Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

101 hasil
Subjek: konf
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN KEMAMPUAN MANAJEMEN KONFLIK PADA NARAPIDANA DI RUTAN KELAS IIB BATUSANGKAR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The purpose that underlies this research is that researchers want to see the relationship between emotional intelligence and conflict management abilities in prisoners at the Class II B Batusangkar detention house. The research method used is a quantitative method with the type of correlational research. The population in this study were prisoners in November 2020, 75 prisoners. The author uses a Likert scale to obtain the required data on emotional intelligence and conflict management skills. The results showed that there was a significant relationship between emotional intelligence and conflict management abilities of prisoners in the Class IIB Batusangkar Detention Center. This is evidenced by the results of the correlation test that r count is greater than r table, thus it can be concluded that the alternative hypothesis (Ha) is accepted and the null hypothesis (H0) is rejected. This means that emotional intelligence is related to conflict management skills

8 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Iklan, Konformitas, dan Gaya Hidup Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah IAIN Batusangkar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rabiatul Adawiya, NIM 1630401133 Judul Skripsi “Pengaruh Iklan, Konformitas, Dan Gaya Hidup Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah IAIN Batusangkar”. Program Sarjana Ekonomi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan pada skripsi ini adalah bagaimana pengaruh iklan, konformitas dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif mahasiswa jurusan perbankan syariah. Penulis telah melihat dan mewawancara mahasiswa banyak bukti bahwa mahasiswa perbankan syariah berprilaku konsumtif dan terpengaruh karena iklan media sosial, konformitas, dan gaya hidup mereka. Jenis penelitian yang digunakan adalah field research atau penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan cara menyebar kuesioner online yang dilakukan pada bulan Mei. Pengambilan sampel 89 orang responden dari 780 mahasiswa aktif jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Batusangkar yang menjadi populasi, dengan menggunakan rumus slovin. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 22. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh iklan, konformitas, dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif mahasiswa jurusan Perbankan Syariah IAIN Batusangkar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel iklan (X1) diperoleh hasil uji thitung sebesar 1,021 lebih kecil dari ttabel 1,662, dengan tingkat signifikan sebesar 0,310 lebih besar dari 0,05 maka H01 diterima dan Ha1 ditolak. Hal ini ssmenunjukkan bahwa variabel iklan tidak berpengaruh terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Pada variabel konformitas (X2) diperoleh hasil uji thitung sebesar 2,067 lebih besar dari ttabel 1,662 dengan tingkat signifikan sebesar 0,42 lebih besar dari 0,05 maka H02 ditolak dan Ha2 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa variabel konformitas (X2) berpengaruh terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Pada variabel gaya hidup (X3) diperoleh hasil uji thitung sebesar 6,812 lebih besar dari ttabel 1,662 dengan tingkat signifikan sebesar 0,00 lebih kecil dari 0,05 maka H03 ditolak dan Ha3 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa variabel gaya hidup (X3) berpengaruh terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Hasil analisis linear berganda diperoleh persamaan Y=8,566 + 0,166 X1 + 0,366 X2 + 0,962 X3+, dari penelitian ini diperoleh nilai R square sebesar 0,478 yang artinya seluruh variabel bebas yakni variabel iklan (X1), konformitas (X2), dan gaya hidup (X3), mempunyai kontribusi secara bersama-sama yaitu sebesar 45,9% terhadap variabel terikat yaitu perilaku konsumtif mahasiswa, sedangkan 54,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Upaya Kepala Sekolah dalam mengatasi konflik kesiswaan di MTsN 9 Agam

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MIRA DESWITA, NIM. 1630103052, Judul Skripsi: “Upaya Kepala Sekolah dalam Mengatasi Konflik Kesiswaan di MTsN 9 Agam”, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah upaya dan langkah-langkah yang dilakukan kepala sekolah dalam mengatasi konflik kesiswaan. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah 1) Faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya konflik kesiswaan di MTsN 9 Agam, 2) Bagaimana upaya kepala sekolah dalam mengatasi konflik kesiswaan di MTsN 9 Agam, 3) Apa kendala kepala sekolah dalam upaya mengatasi konflik siswa di MTsN 9 Agam?. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mendeskripsikan apa saja yang menyebabkan terjadinya konflik kesiswaan di MTsN 9 Agam, 2) Untuk mendeskripsikan upaya kepala sekolah dalam mengatasi konflik kesiswaan di MTsN 9 Agam, 3) untuk menjelaskan tentang kendala yag dialami kepala sekolah dalam upaya mengatasi konflik siswa di MTsN 9 Agam. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif dan mengambil lokasi di MTsN 9 Agam. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil Kesiswaan, Guru BK, dan 2 orang siswa yang pernah bermasalah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Alat bantu yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu berupa hand phone, buku catatan, dan pulpen. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik penjaminan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ketekunan pengamatan, trianggulasi, dan bahan referensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya kepala sekolah dalam mengatasi konflik kesiswaan di MTsN 9 Agam adalah dengan memberikan kewenangan terlebih kepada wali kelas, guru BK, dan Wakil Kesiswaan. Apabila konflik siswa yang terjadi tidak dapat dibenahi oleh pihak diatas, maka kepala sekolah akan melakukan pemanggilan langsung kepada siswa tersebut, lalu mendengar permasalahan yang terjadi dari siswa tersebut, lalu memberikan masukan dan nasehat. Dan jika nasehat yang diberikan tidak memberikan efek positif, maka akan dilakukan pemanggilan orangtua. Dari penelitian yang dilakukan, upaya kepala sekolah dalam mengatasi konflik siswa di MTsN 9 Agam telah berjalan baik dan memberi efek jera kepada siswa yang akibatnya siswa tidak lagi mengulangi masalah yang sama dan setiap konflik siswa yang terjadi dapat diminimalisir dan diatasi dengan cepat.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengelolaan Konflik Di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tanah Datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK M. TOMI PUTRA, NIM: 15300300030, Dengan judul skripsi: “PENGELOLAAN KONFLIK DI PALANG MERAH INDONESIA (PMI) KABUPATEN TANAH DATAR”. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Latar belakang penelitian ini bermula dari ketertarikan penulis tehadap persoalan-persoalan yang terjadi di PMI yang mengakibatkan konflik di tengah-tengah organisasi PMI dari berbagai persoalan yang ada yang berfokuskan kepada pengelolaan Konflik di PMI kabupaten Tanah Datar dengan rumusan masalah mengenai pengelolaan konflik di PMI Kabupaten Tanah Datar serta cara mengoptimalkan pengelolaan konflik di PMI Kabupaten Tanah Datar yang bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan konflik dan cara mengoptimalkan pengelolaan Konflik di PMI Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai pengelolaan konflik di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tanah Datar, Penelitian yang dilakukan ini dengan subjek Ketua PMI Kabupaten Tanah Datar, Sekretaris PMI Kabupaten Tanah Datar, Kepala Markas PMI Kabupaten Tanah Datar, Staf PMI Kabupaten Tanah Datar, dan Relawan PMI Kabupaten Tanah Datar, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah pengelolaan konflik di Palang Merah Indonesia Kabupaten Tanah Datar. Waktu penelitian ini dilakukan Juli-Desember 2019. Teknik pengumpulan data ada 3 yaitu, observasi, wawancara, dokumentasi. Dengan menggunakan analisis data Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya untukmenguji keabsahan data mengunakan tringulasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwaJenis konflik yang terjadi di PMI ada beberapa ragam yaitu: 1) konflik relawan dengan relawan, 2) konflik staf dengan relawan 3) konflik staf dengan ketua PMI, dengan penyebab adanya kesalah pahaman, pembahagian tugas yang kurang merata, kurang memfasilitasi relawan dalam kegiatan. Pengelolaan Konflik di Palang Merah Indonesia Kabupaten Tanah Datar adalah: kurangnya komunikasi Ketua PMI dengan bawahan serta Relawan PMI, Terdapatnya hubungan kurang harmonis antara Staf dengan Relawan, Ketua PMI menjalin komunikasi dengan bawahanya hanya di saat tertentu saja serta PMI tidak memiliki aturan secara terprogram dalam penyelesaian konflik dan juga tidak memiliki buku kasus di PMI Kabupaten Tanah Datar. Rekomendasi yang dapat diberikan kepada PMI yaitu Ketua PMI seharusnya dapat menjalin komunikasi yang baik baik kepada bawahanya serta PMI mebuat program yang terstruktur dalam penyelesaian masalah serta memiliki buku kasus, utuk seluruh Stakeholder di PMI hendaknya tidak membawa permasalahn yang terjadi di dalam aktifitas PMI guna kelangsungan efektifitas dalam pencapaian tujuan organisasi PMI.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Implementasi Manajemen Konflik dalam Penyelesaian Masalah Siswa di MTsN 13 Tanah Datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK GILANG ANDRA BUSHIDO, NIM 1630103033, Judul “Implementasi Manajemen Konflik dalam Penyelesaian Masalah di MTsN 13 Tanah Datar, Kecamatan Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar” jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar tahun 2020. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah kurang efektifnya dalam pengimplementasian manajemen konflik yang dilakukan guru madrasah, wakil kesiswaan, guru Bk, dan wali kelas. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah 1) Bagaimana perencanaan manajemen konflik dalam menyelesaikan masalah siswa dinMTsN 13 Tanah Datar, 2) Bagaimana Implementasi manajemen konflik dalam menyelesaikan masalah siswa di MTsN 13 Tanah Datar, 3) Bagaimana Evaluasi manajemen konflik dalam menyelesaikan masalah siswa di MTsN 13 Tanah Datar. Tujuan penelitian ini adalah 1) Mendeskripsikan perencanan manajemen konflik dalam menyelesaikan masalah siswa di MTsN 13 Tanah Datar, 2) Mendeskripsikan Implementasi manajemen konflik dalam menyelesaikan masalah siswa di MTsN 13 Tanah Datar, 3) Mendeskripsikan Evaluasi manajemen konflik dalam menyelesaikan masalah di MTsN 13 Tanah Datar. Penelitian ini merupakan penelitian deksriptif dengan analisis kualitatif dan mengambil lokasi di MTsN 13 Tanah Datar Kecamatan Padang Ganting. Sumber data dari penelitian ini adalah wakil kesiswaan, guru bk, dan wali kela. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penguji keabsahan data yang digunakan adalah ketekunan pengamat, triangulasi, dan menggunakan bahan referensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi manajemen konflik yang dilakukan dalam menyelesaikan masalah siswa diantara lain Dalam menyusun perencanaan ini tidak langsung membawa kepala sekolah dan hanya ada perencanaan secara umum saja, tidak ada yang lebih spesifik dengan membuat program jangka pendek dan program jangka panjang untuk manajemen konflik di MTsN 13 Tanah datar ini.Dalam pemgimplementasian manajemen konflik ini cukup bagus, tapi disayangkan masi ada guru yang memakai cara kekerasan dan tidak sesuai dengan teori yang berlaku da nada pada manajemen koflik dalam penyelesaian masalah siswa ini.Bahwa dalam evaluasi tidak ada sama sekali dilakukan peninjauan ulang dari awal hingga akhir yang bertujuan untuk menilai baik buruknya atau berjalan tidaknya manajemen konflik yang direncanakan pada tahap awal.

7 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan konformitas dengan perilaku konsumtif dalam pembelian produk fashion pada mahasiswa perbankan syariah di IAIN Batusangkar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adanya perilaku konsumtif pada mahasiswa dalam membeli produk fashion secara berlebihan, hal ini disebabkan oleh tingginya konformitas mahasiswa. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat korelasi yang signifikan antara konformitas dengan perilaku konsumtif dalam pembelian produk fashion pada mahasiswa Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Penelitian ini adalah penelitian dengan metode kuantitatif jenis korelasional. Pengambilan sampel dengan menggunakan simple random sampling, dengan populasi 37 orang mahasiswa. Data yang dikumpulkan dengan menyebarkan Skala likert. Teknik analisis data menggunakan Product Moment. Hasil penelitian diketahui bahwa terdapat korelasi yang signifikan antara konformitas dengan perilaku konsumtif mahasiswa. artinya semakin rendah konformitas mahasiswa maka semakin rendah perilaku konsumtif pada mahasiswa, sebaliknya semakin tinggi konformitas mahasiswa maka semakin tinggi perilaku konsumtif mereka.

5 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan Antara Kohesivitas Kelompok dengan Konformitas pada Komunitas Motor Dua Tak (Two-Stroke Engine) di Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sayyid Maulana Ibrahim, NIM. 2230306078. Judul skripsi "Hubungan Antara Kohesivitas Kelompok dengan Konformitas pada Komunitas Motor Dua Tak (Two-Stroke Engine) di Kabupaten Sijunjung Sumatera Barat." Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, 2026, 81 halaman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena tingginya interaksi sosial dalam komunitas motor dua tak (two-stroke engine) yang dapat membentuk rasa kebersamaan, solidaritas, dan keterikatan antaranggota. Hubungan yang erat antaranggota dapat meningkatkan kohesivitas kelompok sehingga mendorong anggota untuk menyesuaikan sikap, perilaku, maupun keputusan dengan norma yang berlaku dalam komunitas. Perilaku tersebut dikenal sebagai konformitas. Kohesivitas yang tinggi dapat memberikan dampak positif berupa meningkatnya kerja sama dan solidaritas, namun juga dapat memengaruhi anggota untuk mengikuti norma kelompok. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kohesivitas dengan konformitas pada komunitas motor dua tak (two-stroke engine) di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik korelasional. Dalam penelitian ini jumlah populasi sekaligus sampel sebanyak 72 anggota aktif Komunitas Motor 2 Tak Cari Kawan di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa skala kohesivitas berdasarkan teori Forsyth (2010) dan skala konformitas berdasarkan teori Myers (2012). Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman dengan bantuan aplikasi SPSS versi 20 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kohesivitas dengan konformitas pada komunitas motor dua tak (two-stroke engine) di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (r = 0,468; p = 0,000 0,05). Artinya, semakin tinggi kohesivitas yang dimiliki anggota komunitas, maka semakin tinggi pula tingkat konformitas yang ditunjukkan. Sebaliknya, semakin rendah kohesivitas anggota komunitas, maka semakin rendah pula tingkat konformitasnya. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat kohesivitas dan konformitas anggota komunitas berada pada kategori sedang. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H₀) ditolak.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERLINDUNGAN OBJEK SIPIL DALAM KONFLIK BERSENJATA MENURUT FIQIH SIYASAH HARBIYAH DAN HUKUM HUMANITER INTERNASIONAL.

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya perlindungan objek sipil dalam konflik bersenjata sebagai bagian dari upaya membatasi dampak peperangan terhadap kehidupan dan kepentingan masyarakat. Dalam perkembangan konflik bersenjata, objek yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, seperti rumah sakit, sekolah, tempat ibadah, sarana pelayanan umum, dan objek lainnya, dapat terdampak oleh operasi militer. Dalam perspektif Islam, ketentuan mengenai pembatasan tindakan dalam peperangan telah ditemukan dalam Al-Qur'an, hadis, praktik para sahabat, serta pembahasan para fuqaha dalam Fiqih Siyasah Harbiyah. Sementara itu, Hukum Humaniter Internasional memberikan ketentuan yang lebih khusus mengenai status dan perlindungan objek sipil dalam konflik bersenjata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis konsep perlindungan objek sipil dalam konflik bersenjata menurut Fiqih Siyasah Harbiyah serta konsep perlindungan objek sipil menurut Hukum Humaniter Internasional. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan statute approach dan conseptual approach. Sumber data penelitian terdiri atas sumber primer dan sumber sekunder. Sumber primer dalam penelitian ini meliputi Al-Qur'an, hadis, kitab-kitab fiqih yang berkaitan dengan hukum peperangan, serta instrumen Hukum Humaniter Internasional seperti Konvensi Jenewa 1949, Protokol Tambahan I Tahun 1977, Konvensi Den Haag 1907 dan 1954, serta Statuta Roma 1998. Sumber sekunder berupa buku, jurnal ilmiah, dan literatur yang berkaitan dengan Fiqih Siyasah Harbiyah dan Hukum Humaniter Internasional. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis secara deskriptif-analitis untuk memperoleh gambaran mengenai konsep perlindungan objek sipil berdasarkan masing-masing sumber hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep perlindungan objek sipil dalam Fiqih Siyasah Harbiyah ditemukan melalui prinsip larangan melampaui batas dan larangan melakukan kerusakan dalam peperangan. Ketentuan tersebut antara lain bersumber dari QS. Al-Baqarah ayat 190, QS. Al-A'raf ayat 56, dan QS. Al-Hajj ayat 40, serta hadis Nabi Muhammad SAW dan praktik Abu Bakar Ash-Shiddiq dalam memberikan pedoman kepada pasukan. Perlindungan tersebut mencakup larangan melakukan penghancuran terhadap rumah penduduk, tempat ibadah, tanaman, pepohonan yang berbuah, sumber kehidupan, serta harta benda yang tidak berkaitan dengan kepentingan peperangan. Ketentuan tersebut juga ditemukan dalam pemikiran ulama seperti Al-Mawardi, Ibnu Taimiyah, Wahbah az-Zuhaili, dan Muhammad Hamidullah. Konsep perlindungan objek sipil dalam Hukum Humaniter Internasional dirumuskan melalui prinsip pembedaan dan ketentuan mengenai objek sipil, khususnya Pasal 48 dan Pasal 52 Protokol Tambahan I Tahun 1977.

3 dilihat · 8 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penanggulangan Konflik Antarsiswa di SMAN 1 Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nola Amelia, NIM: 2230103054. Judul Skripsi: "Manajemen Penanggulangan Konflik Antarsiswa di SMAN 1 Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar" Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pencegahan, proses penanganan, serta bentuk resolusi konflik siswa yang diterapkan di SMAN 1 Sungai Tarab. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya manajemen konflik yang terstruktur, mengingat sekolah merupakan lingkungan yang mempertemukan siswa dengan latar belakang budaya, karakter, dan pola pikir yang berbeda, sehingga berpotensi menimbulkan gesekan antarpersonal jika tidak dikelola dengan baik sejak tahap perencanaan hingga evaluasi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus untuk mengeksplorasi manajemen penanggulangan konflik siswa secara komprehensif. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti ialah wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari kepala sekolah, wakil kepala kesiswaan, guru bimbingan konseling (BK), wali kelas, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pencegahan konflik dilaksanakan melalui empat langkah, yaitu perencanaan program kerja kesiswaan secara berjenjang, penguatan nilai keagamaan dan karakter, sosialisasi tata tertib sekolah, serta deteksi dini oleh guru BK dan wali kelas. Proses penanganan konflik dilakukan secara berjenjang mulai dari guru mata pelajaran, wali kelas, guru BK, wakil kesiswaan, hingga kepala sekolah, meskipun sekolah belum memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan konflik secara tertulis. Adapun bentuk resolusi konflik dijalankan melalui pendekatan mediasi berbasis keadilan restoratif (restorative justice), sanksi administratif berjenjang, pelibatan orang tua, serta pemulihan hubungan sosial pascakonflik yang dipantau berkelanjutan. Berdasarkan hasil tersebut, disimpulkan bahwa manajemen penanggulangan konflik siswa di SMAN 1 Sungai Tarab telah dijalankan secara terencana dan berjenjang, namun masih memerlukan penyempurnaan pada pendokumentasian SOP tertulis serta pemerataan objektivitas sanksi.

4 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN KONFLIK IRAN-ISRAEL AMERIKA SERIKAT DI MEDIA TEMPO.CO DAN REPUBLIKA.CO.ID PERIODE MARET 2026

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya kajian yang membandingkan pembingkaian berita antara Tempo.co dan Republika.co.id dalam merespons konflik Iran-Israel Amerika Serikat pada periode Maret 2026, fase eskalasi paling kritis dari rangkaian konflik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan framing pemberitaan konflik Iran-Israel pada kedua media daring tersebut. Menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, penelitian ini menerapkan model analisis framing Robert N. Entman yang mencakup empat elemen kunci: define problems, diagnose causes, make moral judgment, dan treatment recommendation. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan telaah teks terhadap 40 artikel berita (masing-masing 20 berita dari tiap media) yang dipilih secara purposive sampling. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tempo.co membingkai konflik sebagai krisis geopolitik internasional secara berimbang, dengan penilaian moral yang bersandar pada hukum internasional serta rekomendasi penyelesaian melalui diplomasi dan deeskalasi. Sebaliknya, Republika.co.id membingkai konflik sebagai bentuk agresi Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, dengan penilaian moral yang menekankan nilai kemanusiaan dan solidaritas keislaman, serta rekomendasi penyelesaian melalui peran organisasi Islam internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan konstruksi realitas atas peristiwa yang sama tersebut mengindikasikan kuatnya pengaruh ideologi pers dan segmentasi pembaca dari masing-masing media.

7 dilihat · 5 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERAN KERAPATAN ADAT NAGARI SEBAGAI INSTITUSI POLITIK NON NEGARA DALAM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH ULAYAT ANTAR SUKU DI NAGARI BATU BAJANJANG

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Helmi Efita NIM 2230307005, Judul Penelitian Skripsi Peran Kerapatan Adat Nagari Sebagai Institusi Politik Non Negara Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Ulayat Antar Suku Di Nagari Batu Bajanjang dilatarbelakangi oleh oleh sengketa tanah ulayat seluas ±1 hektar di Koto Lamo, Nagari Batu Bajanjang, Kabupaten Solok, yang melibatkan Suku Tanjuang Kinari dan Suku Tanjuang Muaro Paneh. Sengketa ini berawal dari hak pakai sementara yang diberikan kepada anak pisang (Suku Tanjuang Muaro Paneh), namun pasca-meninggalnya penerima hak pada awal 2023, tanah tersebut diklaim sebagai harta pusaka tinggi milik Suku Tanjuang Muaro Paneh melalui argumen hibah laleh. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan peran Kerapatan Adat Nagari (KAN) sebagai institusi politik non-negara dalam penyelesaian sengketa tanah ulayat antar-suku; (2) menganalisis tingkat legitimasi keputusan KAN di mata pihak-pihak yang bersengketa serta masyarakat nagari. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif-studi kasus (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas Ketua KAN, pengurus KAN, ninik mamak kedua suku yang bersengketa, tokoh masyarakat, dan Wali Nagari. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kerapatan Adat Nagari (KAN) berperan sebagai mediator, fasilitator, sekaligus pengambil keputusan adat dalam penyelesaian sengketa tanah ulayat. Mekanisme penyelesaian sengketa dilaksanakan berdasarkan prinsip adat bajanjang naiak batanggo turun, yaitu melalui tahapan penyelesaian mulai dari tingkat kaum, suku, hingga KAN sebagai forum adat tertinggi di tingkat nagari. Dalam proses tersebut, KAN mengedepankan musyawarah mufakat, mempertimbangkan bukti adat, sejarah penguasaan tanah, serta nilai-nilai keadilan adat. Keputusan KAN pada akhirnya diterima oleh kedua belah pihak sehingga sengketa dapat diselesaikan tanpa menempuh jalur litigasi. Hal ini menunjukkan bahwa KAN masih memiliki legitimasi sosial yang kuat sebagai institusi politik non negara yang efektif dalam menyelesaikan sengketa tanah ulayat serta menjaga keharmonisan hubungan antar suku di Nagari Batu Bajanjang.

6 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KONFLIK BATAS WILAYAH: STUDI KEPASTIAN HUKUM UNDANG-UNDANG NOMOR 52 TAHUN 2024 TENTANG KABUPATEN TANAH DATAR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

HELGA PRATIWI, NIM 2230203085 Judul Skripsi: Konflik Batas Wilayah: Studi Kepastian Hukum Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2024 Tentang Kabupaten Tanah Datar Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2026 Menurut unsur konstitutif negara salah satu syarat berdirinya negara adalah wilayah. Wilayah memiliki peranan penting dalam menentukan batas kewenangan pemerintahan serta berlakunya hukum dalam suatu daerah. Konflik batas wilayah merupakan persoalan penting karena berkaitan langsung dengan kepastian hukum dan kewenangan administratif. UU Tanah Datar hadir untuk memberikan jaminan kepastian hukum terhadap wilayah administratif Kabupaten Tanah Datar. Tetapi pada pasal 4 ayat (2) membuka peluang terjadinya konflik batas wilayah. Berdasarkan hasil observasi, konflik batas wilayah Kabupaten Tanah Datar dengan Kabupaten Solok telah berlangsung sejak tahun 1950 yang disebabkan karena kekosongan peraturan pada pasal 4 ayat (2) UU Tanah Datar yang menyebabkan terjadinya ketidakpastian batas wilayah. Hal ini menimbulkan pertanyaan bagaimana upaya pemerintah daerah kabupaten Tanah Datar dalam mengisi ketidakpastian hukum tentang batas wilayah administratif Kabupaten Tanah Datar dan Bagaimana advokasi pemerintah daerah Kabupaten Tanah Datar dalam menyelesaikan sengketa wilayah administratif Kabupaten Tanah Datar. Dengan tujuan penelitian bagaimana upaya dan advokasi pemerintah daerah Kabupaten Tanah Datar dalam mengisi ketidakpastian hukum tentang batas wilayah administratif Kabupaten Tanah Datar Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum yuridis empiris, yang memadukan pendekatan normatif terhadap peraturan perundang-undangan dengan pendekatan kualitatif. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara dengan Bapak M Hagi Akbar,S.Si sebagai Staf Sub Bagian Administrasi Kewilayahan Pemerintahan Daerah Kabupaten Tanah Datar, Bapak Anton Yondra SE.,MM selaku Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar, Bapak Firman Malin Paduko Wali Nagari Simawang, Bapak E Datuak Moyang sebagai Wali Nagari Simawang Periode 2013-2019. Analisis data dilakukan dengan melalui tahapan reduksi data, penyajian data (display), dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan lima upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar dan Pemerintah Nagari Simawang dalam mengisi ketidakpastian hukum tentang batas wilayah administratif Kabupaten Tanah Datar yaitu Nagari berupaya melaporkan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar terkait konflik batas wilayah, pemerintah daerah melakukan koordinasi dengan perangkat daerah, survei lapangan dengan tim penegasan batas daerah provinsi dan pusat, konsultasi dengan Kementerian Dalam Negeri, dan mendorong untuk dilahirkannya Peraturan Menteri Dalam Negeri sebagai hukum dasar penetapan batas wilayah yang pasti. Advokasi yang dilakukan yaitu memberikan edukasi kepada masyarakat terdampak, melakukan koordinasi serta mediasi, dan DPRD melakukan pengawasan terhadap jalannya advokasi penyelesaian konflik batas wilayah.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penunjukan Hakamain Sepihak Dalam Penyelesaian Konflik Keluarga di Kabupaten Pamekasan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

QAMARUDDIN, NIM. 232061014, judul Tesis “PENUNJUKAN HAKAMAIN SEPIHAK DALAM PENYELESAIAN KONFLIK KELUARGA DI KABUPATEN PAMEKASAN” Prodi Hukum Keluarga, Program Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam tesis ini adalah Proses penunjukan Hakamain dalam penyelesaian konflik keluarga di kabupaten pamekasan serta fakto-faktor pendukung dan penghambat terhadap tingkat keberhasilan Hakamain dalam penyelesaian konflik keluarga. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dan menganalisis proses penunjukan Hakamain dalam penyelesaian konflik keluarga di Kabupaten Pamekasan serta mendiskripsikan fakto-faktor pendukung dan penghambat terhadap tingkat keberhasilan Hakamain dalam penyelesaian konflik keluarga di Kabupaten Pamekasan Fokus utama dalam penelitian ini tentang Tinjauan Hukum Islam Terhadap penunjukan Hakamain dalam penyelesaian konflik keluarga di kabupaten pamekasan. Penelitian ini membahas tentang proses penunjukan Hakamain dan peranannya dalam penyelesaian konflik keluarga di Desa Bajur, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan Madura, serta meninjau praktik tersebut dalam perspektif hukum Islam. Hakamain merupakan tokoh adat yang dipercaya oleh masyarakat untuk menengahi dan menyelesaikan perselisihan dalam rumah tangga melalui pendekatan kekeluargaan dan musyawarah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, sedangkan analisis data melibatkan reduksi data, penyajian data, simpulan dan verivikasi Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penunjukan Hakamain dilakukan melalui musyawarah adat yang melibatkan tokoh masyarakat dan keluarga besar, tanpa prosedur formal negara. Kriteria yang digunakan dalam penunjukan meliputi integritas, kearifan, serta kemampuan menyelesaikan masalah secara adil dan netral. Dalam banyak kasus, keberadaan Hakamain berhasil mendorong rujuk dan memperkuat ikatan keluarga, meskipun terdapat pula hambatan seperti kurangnya komitmen pasangan, intervensi eksternal, dan pengaruh budaya modern yang melemahkan peran adat. Dari sudut pandang hukum Islam, praktik penunjukan Hakamain ini sejalan dengan prinsip ishlah sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an surah An-Nisa ayat 35, serta didukung oleh berbagai hadits yang menekankan pentingnya mendamaikan pihak yang berselisih.. Dengan demikian, Hakamain di Pamekasan dapat dianggap sebagai bentuk kearifan lokal yang Islami, yang berkontribusi positif dalam penyelesaian konflik rumah tangga secara damai. Penulis menyimpulkan bahwa penunjukan Hakamain di Pamekasan adalah praktik lokal yang sejalan dengan hukum Islam dan memberikan kontribusi positif dalam meredam konflik keluarga. Namun, efektivitasnya akan lebih optimal jika diintegrasikan dengan pendekatan hukum formal dan profesionalisme mediasi modern. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan, pelatihan, serta sinergi antara tokoh adat, ulama, dan lembaga hukum agar Hakamain dapat menjalankan perannya secara lebih strategis, kontekstual, dan sesuai dengan tantangan zaman.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan Konformitas teman sebaya dengan perilaku bullying di SMK Negeri 1 Pulau Punjung

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Vira Mailani, NIM 2030306067, Judul Skripsi: "Hubungan Konformitas teman sebaya dengan Perilaku Bullying Pada Siswa di SMK Negeri 1 Pulau Punjung". Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Lingkungan sekolah dapat mempengaruhi perkembangan mental dan prestasi belajar siswa. Maraknya fenomena kekerasan yang terjadi pada anak usia sekolah saat ini menjadi hal yang tidak bisa di elakan. Perilaku bullying disekolah merupakan contoh masalah yang nyata dikarenakan dalam perilaku bullying terkandung masalah pribadi dan sosial dialami perilaku bullying seperti ajakan teman untuk melakukan bullying dengan secara berulang ulang yaitu seperti menghasut teman lain, menghina, mengejek, memukul, mendorong dan menoyor si korban yang lemah secara berulang ulang. Sekolah yang seharusnya menjadi ruang untuk memperoleh ilmu dan membentuk karakter positif justru berubah menjadi lingkungan yang menumbuhkan rasa takut bagi sebagian siswa. Fenomena ini menunjukkan adanya penyimpangan fungsi sekolah sebagai tempat pendidikan yang aman dan kondusif. Salah satu faktor yang berperan kuat dalam munculnya perilaku bullying adalah konformitas terhadap teman sebaya, di mana siswa terdorong untuk melakukan tindakan negatif akibat pengaruh, ajakan, maupun tekanan kelompok. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara konformitas teman sebaya dengan perilaku bullying pada siswa di SMK Negeri 1 Pulau Punjung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 552 orang dengan sampel 85 orang. Teknik pengambilan sampel adalah menggunakan Teknik random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Skala Likert dengan menggunakan instrumen penelitian skala konformitas teman sebaya dan skala Perilaku bullying. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang negative antara konformitas teman sebaya dengan perilaku bullying di SMK Negeri 1 Pulau Kunjung. Hal ini terlihat dari besarnya (r = 0,039 0,05) dengan nilai sig kecil dari 0,05 ( 0,721 > 0,05) dengan kesimpulan bahwa Ha yang menyatakan tidak adanya hubungan yang signifikan antara konformitas dengan perilaku bullying remaja di SMK Negeri 1 Pulau Punjung, ditolak. Sedangkan Ho yang menyatakan tidak adanya hubungan antara konformitas teman sebaya dengan Perilaku bullying remaja SMK Negeri 1 Pulau Punjung, diterima.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan Konformitas Teman Sebaya (Peer Group) Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja di Kelurahan Muara Lembu

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sara Ovela, NIM 2130306076, Judul Skripsi “Hubungan Konformitas Teman Sebaya (Peer Group) dengan Perilaku Merokok pada Remaja di Kelurahan Muara Lembu”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini merupakan perilaku merokok dikalangan remaja semakin meningkat, terutama dalam konteks budaya dan konformitas teman sebaya yang mendorong perilaku meniru. Perilaku merokok pada remaja telah menjadi isu kesehatan yang semakin mengkhawatirkan, mengingat usia mulai merokok semakin muda dan akses terhadap rokok menjadi lebih mudah. Meskipun banyak remaja telah memperoleh pengetahuan tentang bahaya merokok, hal tersebut belum cukup untuk mencegah mereka dari mencoba atau bahkan mengadopsi kebiasaan merokok. Konformitas teman sebaya diartikan sebagai kecenderungan individu untuk menyesuaikan sikap dan perilaku sesuai dengan norma atau tekanan dari kelompok sebayanya, baik secara nyata maupun tersirat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya (peer group) dengan perilaku merokok di Kelurahan Muara Lembu. Metode penelitian yang digunakan berupa korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja laki-laki di Kelurahan Muara Lembu yang jumlah sampelnya sebanyak 50 orang remaja. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling dengan menggunakan kesuluruhan sampel. Penulis menggunakan instrument skala likert, berupa skala konformitas teman sebaya dan skala perilaku merokok. Pengolahan data dianalisis menggunakan pearson product moment dengan bantuan program SPSS 20. Hasil ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis dalam penelitian ini berdasarkan koefisien korelasi antara konformitas teman sebaya (peer group) dengan perilaku merokok pada remaja di Kelurahan Muara Lembu. Yang diperoleh koefisien korelasi sebesar -0,098 dengan tarif signifikan p=0.496 (>0,05) yang menunjukkan bahwa Ha ditolak dan Ho diterima, dengan arah negative, sehingga hipotesis yang menyatakan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konformitas teman sebaya (peer group) dengan perilaku merokok pada remaja di Kelurahan Muara Lembu dengan arah negative, yang artinya semakin tinggi konformitas teman sebaya maka semakin rendah perilaku merokok, dan sebaliknya. Kemungkinan besar ada faktor lain yang mempengaruhi konformitas teman sebaya terhadap perilaku merokok pada remaja.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERBEDAAN KONFORMITAS ANTARA REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN DI SMKN 1 SAWAHLUNTO

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nofrita Agustia, NIM 2130306056, Judul Skripsi: “Perbedaan Konformitas antara Remaja Laki-laki dan Perempuan di SMKN 1 Sawahlunto.” Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah kecenderungan remaja untuk menunjukkan perilaku konformitas di lingkungan sekolah. Pada masa ini, remaja memiliki kebutuhan yang tinggi untuk diterima oleh kelompok sebayanya, sehingga sering kali mengikuti perilaku mayoritas meskipun bertentangan dengan nilai pribadi. Hal ini dapat memengaruhi proses pengambilan keputusan, interaksi sosial, dan pembentukan identitas diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan konformitas antara remaja laki-laki dan perempuan di SMKN 1 Sawahlunto. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif komparatif dengan uji-t. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja laki-laki dan perempuan yang bersekolah di SMKN 1 Sawahlunto sebanyak 483 orang. Sampel penelitian diambil dengan Teknik stratified random sampling dengan total kesalahan 10%, sehingga diperoleh sampel sebanyak 83 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan skala konformitas berbasis likert yang disebarkan kepada sampel penelitian di SMKN 1 Sawahlunto. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam konformitas antara remaja laki-laki dan perempuan di SMKN 1 Sawahlunto. Nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,020 0,05, sehingga hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan konformitas yang signifikan antara remaja laki-laki dan perempuan di SMKN 1 Sawahlunto.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Hubungan antara konformitas teman sebaya terhadap intensitas bermain game online pada remaja di nagari sikabau dharmasraya

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Adinda Febiana, NIM : 2030306001, Judul Skripsi: “Hubungan Antara Konformitas Teman Sebaya Terhadap Intensitas Bermain Game Online Pada Remaja Di Nagari Sikabau Dharmasraya” Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah Uin Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya intensitas bermain game online dikalangan remaja di nagari sikabu, dharmasraya, diduga dipengaruhi oleh factor konformitas teman sebaya. Remaja cenderung mudah mengikuti perilaku, kebiasaan, atau pola aktivitas kelompok sebaya demi mendapatkan penerimaan sosial. Tingginya pengaruh kelompok sebaya dapat berdampak pada perubahan prioritas aktivitas remaja, termasuk meningkatnya waktu yang dihabiskan untuk bermain game online. Hal ini berpotensi menimbulkan berbagai konsekuensi, seperti penurunan prestasi akademik, berkurangnya interaksi sosial didunia nyata, dan potensi kecanduan game. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 716 orang. Teknik pengambilan sampel adalah menggunakan teknik random sampling dan menggunakan rumus slovin dengan taraf nyata atau batas sebesar 10% sehingga didapatkan hasil daro penjumlahan sampel sebanyak 87 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Skala Likert dengan menggunakan instrumen penelitian skala konformitas teman sebaya dan skala intensitas bermain game online. Teknik analisis data menggunakan deskriptif data, normalitas, linearitas, uji hipotesis serta uji korelasi yang digunakan adalah korelasi pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dengan tingkat hubungan sedang antara konformitas teman sebaya dengan intensitas bermain game online, maksudnya semakin tinggi konformitas teman sebaya maka semakin tinggi tingkat intensitas bermain game online begitu juga sebaliknya. Kata Kunci : konformitas teman sebaya, intensitas bermain game online

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KONFLIK RUMAH TANGGA: STUDI FILM BABY BLUES PERSPEKTIF HUKUM KELUARGA ISLAM

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Aisyah, NIM 2130201009 judul skripsi “Konflik Rumah Tangga: Studi Film Baby Blues Perspektif Hukum Keluarga Islam” Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhshiyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah seringkali dihadapkan pada berbagai tantangan, salah satunya adalah sindrom baby blues. Indonesia memiliki prevalensi sindrom baby blues tertinggi di Asia, dengan 57% ibu mengalami gejala tersebut. Film Baby Blues menawarkan representasi menarik tentang dinamika rumah tangga pasca persalinan, khususnya terkait sindrom baby blues. Penelitian ini menganalisis gambaran sindrom baby blues, konflik rumah tangga, dan solusi yang ditawarkan film tersebut, dengan pendekatan hukum keluarga Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan film Baby Blues sebagai sumber data utama. Data dikumpulkan melalui pengamatan berulang dan transkripsi adegan-adegan relevan. Analisis konten dengan dukungan teori plot segment digunakan untuk mengidentifikasi, mengkode, dan menganalisis gambaran sindrom baby blues, bentuk-bentuk konflik rumah tangga, serta solusi yang ditawarkan dalam film. Analisis terhadap film Baby Blues mengungkapkan bahwa representasi sindrom baby blues dalam film tersebut sejalan dengan temuan penelitian sebelumnya. Selain itu, film ini juga mengidentifikasi berbagai bentuk konflik rumah tangga yang dapat dikategorikan sebagai konflik internal (misalnya, perbedaan persepsi tentang pembagian tugas, pertengkaran, dan masalah ekonomi) dan konflik eksternal (misalnya, tekanan pekerjaan dan campur tangan keluarga ). Solusi yang ditawarkan dalam film, seperti komunikasi asertif dan dukungan sosial, sejalan dengan prinsip ishlah dalam hukum Islam yang menekankan pentingnya menjaga keharmonisan keluarga melalui dialog dan musyawarah. Penggambaran tentang sindrom baby blues, konflik rumah tangga, dan solusi dalam mengatasi konflik pada penelitian ini diharapkan dapat memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat tentang konflik rumah tangga, khususnya sindrom baby blues, dari perspektif hukum keluarga Islam. Hal ini penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keharmonisan rumah tangga dan mencari solusi yang tepat jika terjadi konflik.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH KETERAMPILAN BERKOMUNIKASI DAN SERVANT LEADERSHIP KEPALA SEKOLAH TERHADAP PENYELESAIAN KONFLIK DI SMPIT SE-KABUPATEN PASAMAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Bermawi Nasution, NIM 222011009, Judul “Pengaruh Keterampilan Berkomunikasi dan Servant leadership Kepala Sekolah Terhadap Penyelesaian Konflik di SMPIT Se-Kabupaten Pasaman”, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Program Pascasarjana UIN Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2022. Konflik merupakan fenomena yang tak terhindarkan dalam lembaga pendidikan, terutama pada sekolah berbasis boarding yang memiliki intensitas interaksi tinggi yaitu selama 24 jam. Observasi awal di SMPIT Cahaya Madani Boarding School (CMBS) dan SMPIT Ruhama Baina Annas Kabupaten Pasaman menunjukkan adanya tantangan dalam pengelolaan konflik, dengan total 41 kasus konflik dalam setahun terakhir yang melibatkan berbagai pihak seperti konflik antar siswa, guru-siswa, dan antar guru, dengan rata-rata penyelesaian memakan waktu 2-3 minggu per kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh keterampilan berkomunikasi dan servant leadership kepala sekolah terhadap penyelesaian konflik di SMP IT se-Kabupaten Pasaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Fokus penelitian ini adalah untuk mengukur pengaruh keterampilan berkomunikasi (X1) dan servant leadership kepala sekolah (X2) terhadap penyelesaian konflik (Y). Teknik analisis data melibatkan penggunaan perhitungan statistik deskriptif. Studi dilakukan terhadap 56 responden yang terdiri dari guru dan tenaga kependidikan di SMPIT Cahaya Madani dan SMPIT Ruhama Baina Annas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan berkomunikasi dan servant leadership kepala sekolah memiliki pengaruh positif yang kuat terhadap penyelesaian konflik di SMPIT se-Kabupaten Pasaman. Keterampilan berkomunikasi berkorelasi sebesar 0.526 dengan penyelesaian konflik, sementara servant leadership berkorelasi sebesar 0.504. Kepala sekolah yang memiliki keterampilan komunikasi yang baik dan menerapkan servant leadership terbukti lebih efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis serta mengelola konflik secara konstruktif melalui pendekatan yang kolaboratif dan berorientasi pada pelayanan.

6 dilihat · 6 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penyelesaian Konflik Rumah Tangga Pasangan Tidak Malakok (Studi Terhadap Peran Mamak di Nagari Bungo Tanjuang)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah menjelaskan tentang penyelesaian konflik rumah tangga terhadap pasangan tidak malakok serta peran mamak dalam menyelesaikan konflik tersebut. Terdapat konflik pada pasangan yang tidak melakukan tradisi malakok, tidak adanya hasil damai yang dilakukan oleh mamak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan proses penyelesaian konflik dan dampak dari penyelesaian konflik rumah tangga pasangan tidak malakok di Nagari Bungo Tanjuang. Jenis penelitian adalah penelitian yuridis sosiologis, dengan memakai metode kualitatif. Adapun sumber data penelitian ini adalah pasangan berkonflik yang menikah tanpa melaksanakan tradisi malakok, orang tua, mamak, alim ulama di Nagari Bungo Tanjuang Kec.Batipuh. Teknik pengumpulan data adalah dengan cara wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dengan cara mengumpulkan data, mengolah data, dan menyajikan data. Teknik analisis data dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa mamak di Nagari Bungo Tanjuang memiliki peran yang sangat penting dalam menyelesaikan konflik rumah tangga bagi pasangan tidak malakok yang mana hanya dilakukan oleh satu orang mamak, hal ini dapat dilihat dari mamak yang membedakan antara pasangan yang malakok dengan yang tidak malakok, ada beberapa jenis konflik yang dialami oleh pasangan yang tidak malakok yaitu: berupa faktor ekonomi, faktor perbedaan pendapat, faktor tidak saling menghargai, faktor campur tangan mertua, dan kekerasan dalam rumah tangga. Adapun hasil mamak dalam penyelesaian adalah tidak adanya kepuasan dari pasangan yang berkonflik, tidak ada hasil damai seperti yang diharapkan dan semakin memperburuk hubungan sehingga terjadi perpisahan baik pisah rumah maupun cerai bawah tangan dan akan berdampak terhadap kewajiban antara suami istri maupun anak. Ayat al-quran An-Nisa ayat 35 menjelaskan bahwa adanya uapaya damai namun tidak ada dilakukan oleh mamak di Nagari Bungo Tanjuang, dalam hal ini mamak meminta para pasangan untuk bercerai sedangkan UU perkawinan mengatur adanya asas mempersulit perceraian, yang terjadi di Nagari Bungo Tanjuang penyelesaian konflik tersebut tidak memberikan solusi yang baik sehingga tidak terjamin ketahanan rumah tangga. Kata Kunci: Peran Mamak, konflik Rumah Tangga, tidak Malakok

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail