Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

22 hasil
Subjek: TGT
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII MTsN Padang Panjang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Iga Romadhani, NIM. 15300500024, Judul Skripsi: Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Pada Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas VIII MTsN Padang Panjang, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII MTsN Padang Panjang, ditandai dengan siswa tidak memahami materi pelajaran sehingga siswa bersifat pasif dalam proses pembelajaran, rendahnya kemampuan siswa dalam menjawab soal tes kemampuan berpikir kritis matematis yang diberikan, masih ada siswa yang tidak memperhatikan guru, menganggap matematika itu sulit dan membosankan. Proses pembelajaran yang berlansung masih kurang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, karna siswa tidak dibiasakan untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Permasalahan-permasalahan itulah yang menyebabkan tidak ada kreatifitas dan keaktifan siswa dalam belajar, sehingga tidak akan melatih siswa dalam memahami, menyerap, dan merespon suatu materi dan permasalahan. Padahal dengan adanya keaktifan bertanya, menjawab pertanyaan, mengemukakan ide dan kreatifitas dalam menyelesaikan masalah dapat melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini terjadi karena strategi pembelajaran yang digunakan guru kurang mampu meningkatkan kemampuanberpikir kritis siswa, strategi yang yang tidak melibatkan seluruh siswa aktif dalam pembelajaran.Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi hal tersebut adalah menerapkan Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) lebih baik dari kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan rancangan penelitian Random Control Group Only. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas VIII MTsN Padang Panjang tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari enam kelas.Pengambilan sampel dilakukan secara probability sampling tepatnya dengan teknik simple random sampling dengan melakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata. Kelas yang terambil ditetapkan sebagai kelas eksperimen yaitu kelas VIII B dengan menerapkan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dan kelas kontrol yaitu kelas VIII C yang menerapkan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian, Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji-t didapat hargathitung = 18.62 sedangkan ttabel = 3.98 pada taraf nyata α = 0,05. Berartit_(hitung )>t_tabel yaitu 18.62> 1.997 maka H_0 ditolak,terima H_1. Sehingga dapat disimpulkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) lebih baik darikemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menerapkan metode pembelajaran konvensional. Kata Kunci :Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa, Metode Pembelajaran Team Games Tournament (TGT)

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perbandingan Hasil Belajar dan Aktivitas Peserta Didik Antara Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Division) dengan TGT (Team Games Tournament) di SMA N 2 Batusangkar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PEGI AGUSTRIANA, NIM. 15300600050. Judul Skripsi: “Perbandingan Hasil Belajar dan Aktivitas Peserta Didik Antara Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD (Student Team Achievement Division) dengan TGT (Team Games Tournament) di SMA N 2 Batusangkar”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun 2019. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil belajar biologi peserta didik khususnya kelas XI di SMAN 2 Batusangkar masih belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata nilai ulangan harian. Rendahnya hasil belajar biologi peserta didik salah satu penyebabnya adalah proses pembelajaran yang terjadi di kelas terpusat pada pendidik, pendidik kurang memvariasikan model dalam pembelajaran biologi sehingga peserta didik menjadi kurang perhatian, kurang aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar dan aktivitas peserta didik melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan tipe TGT. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian true eksperimen dengan rancangan penelitian Posttest Only Control Design . Populasi dalam penelitian ini adalah semua peserta didik kelas XI IPA SMAN 2 Batusangkar tahun ajaran 2019/2020 yang berjumlah 89 orang peserta didik. Teknik penentuan sampel adalah dengan menggunakan Random Sampling, kelas sampelnya adalah kelas XI IPA 1 dan kelas XI IPA 2. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan tes hasil belajar ranah kognitif berupa tes objektif dan lembar observasi aktivitas peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata aktivitas peserta didik dengan menggunakan model STAD pertemuan 1 sampai 3 sebesar 70,34%, 73,56%, dan 77,71% dengan kriteria banyak sampai banyak sekali, sedangkan menggunakan model TGT sebesar 52,94%, 53,36% dan 57,46% dengan kriteria banyak. Hal ini terlihat perbedaan aktivitas yang didapatkan. Rata-rata hasil tes belajar biologi peserta didik kelas eksperimen 1 adalah 84,66% dengan persentase ketuntasan 75,86%, sedangkan rata-rata yang diperoleh pada kelas eksperimen 2 adalah 75,84% dengan persentase ketuntasan 62,5%. Hal ini terlihat terdapat perbedaan hasil belajar kognitif yang didapatkan. Jadi, dapat disimpulkan bahwa model STAD dan TGT dapat menjadi solusi permasalahan diatas dan dapat diterapkan di sekolah tersebut.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament(TGT) terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa KELAS V di SDN 01 MALALO

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Alfani Rahmi, NIM 2230111011, dengan judul “Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V di SDN 01 Malalo”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 01 Malalo. Sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), pembelajaran masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru, serta kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut diduga dapat diatasi melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) yang mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 01 Malalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 01 Malalo yang berjumlah 26 orang sekaligus dijadikan sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji Paired Sample t-test, uji Effect Size, dan uji N-Gain dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) efektif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 01 Malalo. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 59,62 pada pretest menjadi 85,77 pada posttest. Hasil uji Effect Size memperoleh nilai Cohen’s d sebesar 1,20 yang termasuk kategori besar (high effect), sedangkan hasil uji N-Gain sebesar 0,65 yang berada pada kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) memberikan pengaruh yang kuat dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Model TGT (Team Games Tournament) Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di SDN 22 Baringin

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Khoiri Niswa, dengan NIM 2130111063 menyusun skripsi berjudul “Pengaruh Model TGT (Team Games Tournament) Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di SDN 22 Baringin” Penelitian ini dilaksanakan pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh metode yang digunakan, sehingga membuat siswa cenderung pasif dalam proses pembelajaran. Guru lebih sering menggunakan metode ceramah dalam pembelajaran yang membuat siswa cepat bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas III di SDN 22 Baringin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan pre-eksperimental. Desain penelitian yang diterapkan adalah one group pretest posttest design, di mana satu kelas digunakan sebagai kelompok eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa tes soal objektif untuk pretest dan posttest. Data dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, uji taraf kesukaran soal, uji daya pemebeda soal, normalitas, uji-t paired sample t-test, dan uji N-gain. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas III SDN 22 Baringin. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar. Diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 66,43, sedangkan nilai rata-rata posttest sebesar 94,75. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Berdasarkan hasil uji N-Gain, diperoleh nilai sebesar 0,812 yang termasuk dalam kategori tinggi. Hasil uji N-Gain menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan, terlihat dari adanya perbedaan nilai antara pretest dan posttest yang diperoleh siswa. Selain itu, hasil uji-t memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 ( 0,05), yang berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas III SDN 22 Baringin. Model ini mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan efektif sehingga membantu siswa memahami materi serta meningkatkan hasil belajar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Kombinasi Metode Simulasi dan Team Games Tournament untuk Meningkatkan Pemahaman dan Keterampilan Sholat Siswa Di SDN 15 Gurun

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Miftahul Rahmi, NIM 2130101071, Judul Skripsi “Penerapan Kombinasi Metode Simulasi dan Team Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Pemahaman dan Keterampilan Sholat Siswa di SDN 15 Gurun”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2026. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam memahami serta melaksanakan shalat dengan baik, benar, dan tertib. Berdasarkan observasi yang dilakukan dalam pembelajaran PAI di SD, pada pembelajaran shalat guru sudah menggunakan metode demonstrasi, namun masih bersifat satu arah. Metode demonstrasi yang digunakan masih berpusat kepada guru (teacher-centered), sehingga siswa kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Hal tersebut menyebabkan siswa belum mampu memahami materi pembelajaran shalat secara optimal, dan keterampilan shalat siswa masih memerlukan adanya bimbingan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kombinasi metode Simulasi dan Team Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan shalat siswa kelas II di SDN 15 Gurun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain Pre Experimental One Group Pretest-Posttest. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 15 Gurun pada tahun 2026. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II di SDN 15 Gurun yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis berupa soal pilihan ganda untuk mengukur pemahaman siswa dan lembar observasi keterampilan sholat, untuk mengukur keterampilan siswa dalam mempraktikkan sholat secara langsung. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji Normalitas, uji N-Gain, uji Hipotesis dengan Paired Sample t-test Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman siswa setelah penerapan kombinasi metode Simulasi dan Team Games Tournament (TGT). Nilai rata-rata pretest sebesar 65,50 meningkat menjadi 81,00 pada posttest. Hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman siswa sebelum dan sesudah penerapan kombinasi metode Simulasi dan Team Games Tournament (TGT). Hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa 18 siswa (90%) memperoleh peningkatan dalam kategori sedang dan 2 siswa (10%) dalam kategori tinggi, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,488 yang termasuk dalam kategori sedang. Selain itu, hasil penilaian keterampilan sholat menunjukkan nilai rata-rata sebesar 81,35, dengan nilai tertinggi 94 dan nilai terendah 72. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan kombinasi metode Simulasi dan Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan sholat siswa kelas II di SDN 15 Gurun

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Model Kooperatif Tipe TGT Berbantuan Media Math Snake and Ladder terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Kelas V SDN 16 Saruaso

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Dhea Andini Putri dengan NIM 2130111030 menyusun skripsi berjudul Pengaruh Model Kooperatif Tipe Tgt Berbantuan Media Math Snake And Ladder Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Penjumlahan Dan Pengurangan Bilangan Pecahan Matematika Kelas V Di Sdn 16 Saruaso. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakutas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK). Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan di kelas V SDN 16 Saruaso. Hal ini disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran yang masih konvensional, kurangnya penggunaan media pembelajaran yang menarik, serta rendahnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media Math Snake and Ladder terhadap hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experimental Design bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 16 Saruaso yang berjumlah 11 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan model kooperatif tipe TGT berbantuan media Math Snake and Ladder. Nilai rata-rata posttest lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata pretest, sehingga dapat disimpulkan bahwa model kooperatif tipe TGT berbantuan media Math Snake and Ladder berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan bilangan pecahan kelas V di SDN 16 Saruaso.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Game Tournament (TGT) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Hukum Dasar Kimia Kelas X SMA N 1 Sungayang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kurnia Hayati, NIM. 2130110009, Judul Skripsi "Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Game Tournament (TGT) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Hukum Dasar Kimia Kelas X SMA N 1 Sungayang". Program Studi Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini membahas permasalahan terkait penggunaan model pembelajaran yang masih kurang beragam serta rendahnya keaktifan dan hasil belajar peserta didik dalam proses pembelajaran kimia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apakah hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan model Teams Game Tournament (TGT) lebih tinggi dibanding hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional pada materi hukum dasar kimia di SMAN 1 Sungayang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi- eksperimental dalam bentuk non-equivalen control group design. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas 10, dengan sampel dua kelas yang dipilih melalui pengambilan sampel. Kelompok eksperimen diberikan perlakuan menggunakan model Teams Game Tournament (TGT), sedangkan kelompok kontrol menerima pengajaran konvensional. Analisis data meliputi uji normalitas dan homogenitas, diikuti dengan pengujian hipotesis. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan model Teams Game Tournament (TGT) lebih tinggi dibanding hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji-t yang menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,001, yang lebih kecil dari 0,05, sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Hal ini menunjukkan adanya pengaruh yang nyata setelah diterapkannya model pembelajaran Teams Game Tournament (TGT). Perbedaan signifikan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol terlihat dari hasil uji n-gain dan perolehan rata-rata hasil belajar. Dimana rata-rata n-gain pada kelas eksperimen = 48,97 dan kelas kontrol = 14,13 pada kelas Eksperimen memiliki kategori sedang dan pada kelas kontrol kategori rendah. Berdasarkan perbedaan rata-rata N-Gain menunjukkan bahwa model Teams Game Tournament (TGT) memberikan peningkatan hasil belajar yang lebih Tinggi dibandingkan pembelajaran konvensional. Hasil tersebut menunjukkan bahwa memberikan model Teams Game Tournament (TGT) dapat peningkatan hasil belajar yang lebih Tinggi dibandingkan pembelajaran konvensional. Hal ini membuktikan bahwa model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan hasil belajar peserta didik dibandingkan pembelajaran yang berpusat pada pendidik.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Model Pembelajaran TGT (Team Games Tournament) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Al-Qur'an Hadits Kelas XI di MAN 3 Tanah Datar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Elsi Saputri. NIM 2030101051 (2025). Judul skripsi: “PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAM GAMES TOURNAMENT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS KELAS XI DI MAN 3 TANAH DATAR”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah guru belum mengadakan variasi dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi selama proses pembelajaran, guru belum mengadakan variasi dalam proses pembelajaran. Jika ada materi yang kurang di mengerti oleh siswa maka guru akan bertanya pada siswa tetapi kebanyakan siswa hanya diam sehingga guru kesulitan untuk mengetahui apakah siswa paham dengan materi yang diberikan guru. Siswa juga kurang antusias seperti mengalami kebosanan dalam pembelajaran, siswa kurang memahami materi yang diajarkan dan tidak fokus selama pembelajaran berlangsung. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran TGT (Team Games Tournament) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits kelas XI di MAN 3 Tanah Datar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif menggunakan desain Quasi Experimental. Dalam penelitian ini menggunakan Pretest Posttest Non-Equivalent Control Groups Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI Man 3 Tanah Datar tahun pelajaran 2024/2025. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI.F.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI.F.2 sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah berupa soal pretest-posttest untuk kompetensi pengetahuan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol yaitu dengan nilai rata-rata ranah kognitif kelas eksperimen 80,67 dan rata-rata kelas kontrol 73,67. Berdasarkan hasil analisis uji hipotesis menggunakan uji t diperoleh nilai t hitung lebih besar dibandingkan t tabel, dengan nilai signifikan (2-tailed) yaitu 0,044 yang artinya kecil dari 0,05 sehingga dapat diambil keputusan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, artinya model pembelajaran TGT (team games tournament) dapat mempengaruhi hasil belajar siswa pada mata pelajaran Al-Qur’an Hadits kelas XI di MAN 3 Tanah Datar.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi Kelas XI MAN 1 Mukomuko

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ayu Rahayu. NIM. 1930106007. Judul Skripsi: Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi Kelas XI MAN 1 Mukomuko. Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu KePendidikan (FTIK), UIN Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Latar belakang masalah dalam penelitian ini yaitu kurangnya antusias dan aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran karena pendidik kurang optimal dalam memilih model pembelajaran. Peserta didik kurang kerjasama yang baik dalam kelompok selama pembelajaran berlangsung menyebabkan kebanyakan peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran, sehingga peserta didik yang aktif hanya didominasi oleh peserta didik yang berkemampuan tinggi. Kurangnya keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran berdampak terhadap hasil belajar yang masih rendah. Batasan masalah dalam penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar kognitif peserta didik dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aktivitas dan hasil belajar kognitif peserta didik dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) lebih baik dari hasil belajar biologi peserta didik dengan konvensional kelas XI di MAN 1 Mukomuko. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasi Eksperimental dengan desain Possttest Control Only Design dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran ini berpengaruh terhadap keaktifan peserta didik yang dibuktikan dengan meningkatnya persentase aktivitas belajar dan hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas kontrol. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan uji independent t-test melalui aplikasi SPSS statistic 25 dengan ketentuan nilai alpha sebesar 0,05 dan didapatkan hasil signifikasi 0,025, dimana 0,0250,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil belajar biologi peserta didik menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) pada lebih baik dari hasil belajar biologi peserta didik menggunakan model pembelajaran konvensional.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Model Pembelajaran Teams Geams Tournament (TGT) Berbantuan Media Puzzle Picture Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII MTsN 13 Tanah Datar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Okta Moliska Adinda, NIM 1730106039, Judul Skripsi “Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar kognitif dan aktivitas belajar peserta didik setelah penerapan model pembelajaran teams geams tournament (TGT) berbantuan media puzzle picture. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Penelitian ini dilaterbelakangi karena adanya peserta didik yang kurang memperhatikan materi yang berlangsung, masih ada peserta didik yang kurang memperhatikan materi yang disampaikan oleh guru, peserta didik kurang aktif dalam berdiskusi, kurang aktif bertanya dan kurang aktif mengemukakan pendapat. Sehingga menyebabkan hasil belajar peserta didik tidak memenuhi standar kriteria ketuntasan minimal (KKM). Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Rancangan penelitan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu post test control only group design. Instrumen penelitian yang digunakan lembar observasi aktivitas peserta didik dan tes hasil belajar. Analisis data aktivitas menggunakan stataistik deskriptif dan tes hasil belajar menggunakan uji t. Dari penelitian yang telah dilakukan, didapatkan nilai rata-rata kelas eksperimen yaitu 82,78 sedangkan nilai rata-rata kelas kontrol yaitu 74,95. Sedangkan pada uji-t. Didapatkan t hitung adalah 3,03, sedangkan t tabel adalah 1,68 dengan taraf nyata a = 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Terdapat pengaruh signifikan model pembelajaran teams geams tournament (TGT) berbantuan media puzzle picture terhadap hasil belajar peserta didik kelas VIII MTsN 13 Tanah Datar.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Modul Ajar Berbasis Team Games Tournament (TGT) Pada Materi Struktur Atom Dan Keunggulan Nanomaterial di SMAN 2 Lintau Buo

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Zahara Rahma, NIM: 2030110019, judul skripsi “Pengembangan Modul Ajar Berbasis Team Games Tournament (TGT) pada Materi Struktur Atom dan Keunggulan Nanomaterial di SMAN 2 Lintau Buo” program studi tadris kimia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kendala yang dihadapi pendidik dalam memodifikasi modul ajar agar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Meskipun modul ajar telah disusun, modul ajar tersebut belum memfasilitasi gaya belajar kinestetik yang dominan pada siswa di SMAN 2 Lintau Buo. Modul ajar yang ada lebih cocok untuk siswa dengan gaya belajar visual dan auditori, sementara gaya belajar kinestetik menjadi kebutuhan utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul ajar berbasis Team Games Tournament (TGT) pada materi Struktur Atom dan Keunggulan Nanomaterial yang valid dan praktis, serta sesuai dengan gaya belajar kinestetik siswa. Validitas mengacu pada sejauh mana suatu alat atau metode (seperti modul ajar) mengukur apa yang seharusnya diukur. Dalam konteks modul ajar, validitas mengukur seberapa tepat konten, desain, dan metode pembelajaran sesuai dengan tujuan kurikulum dan kebutuhan peserta didik. Sedangkan praktikalitas berhubungan dengan sejauh mana suatu alat atau metode dapat digunakan secara efektif dalam situasi nyata. Dalam hal modul ajar, praktikalitas menilai kemudahan penggunaan oleh pendidik dan sejauh mana modul ajar tersebut dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Namun, penelitian ini hanya mencakup tiga tahapan dari model 4-D tersebut: 1) Tahap Define, untuk menganalisis kondisi di lapangan; 2) Tahap Design, untuk merancang modul ajar berbasis TGT; dan 3) Tahap Develop, untuk menguji validitas dan praktikalitas modul ajar yang telah dirancang. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi dan angket respon praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Modul Ajar Berbasis TGT pada materi Struktur Atom dan Keunggulan Nanomaterial memenuhi kriteria valid dengan persentase 77% menurut lembar validasi; 2) Modul Ajar tersebut juga memenuhi kriteria sangat praktis dengan persentase 94% berdasarkan angket respon praktikalitas. Dengan demikian, modul ajar ini dapat dijadikan perangkat ajar yang efektif bagi pendidik dalam proses pembelajaran.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENS (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN FIQIH DI PONDOK PESANTREN TAWALIB TANJUNG LIMAU

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Yana Fitri, NIM: 1630101083, Judul Skripsi: “Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournamens (TGT) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Fiqih Di Pondok Pesantren Tawalib Tanjung Limau”. Program studi Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen semu atau quarsi eksperimen dengan disain penelitian the nonequivalent control group disaign. Penelitian ini didasari oleh kurang aktifnya peserta didik dalam proses pembelajaran, strategi pembelajaran yang kurang bervariasi, tujuan pembelajaran yang tidak tercapai secara maksimal serta hasil belajar yang kurang memuaskan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi Teams Games Tournamens (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih. Populasi penelitian ini terdiri dari seluruh siswa kelas VII di Pondok Pesantren Tawalib Tanjung Limau, sedangkan sampelnya terdiri dari 2 kelas yaitu satu kelas kontrol dengan penerapan strategi yang diberikan oleh guru sedangkan satu kelas lagi dengan penerapan strategi (TGT) Teams Games Tournamens. Jumlah kelas kontrol adalah 19 siswa sedangkan kelas eksperimen berjumlah 19 siswa. Instrument yang digunakan adalah tes hasil belajar yang berjumlah 5 buah soal yang berbentuk essay. Dari hasil analisis data menunjukan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata kelas kontrol adalah 65,26 sedangkan kelas eksperimen adalah 74,47. Presentase ketuntasa kelas kontrol lebih rendah dibandingkan kelas eksperimen. Kelas kontrol presentase ketuntasannya adalah 53 % sedangkan kelas eksperimen presentase ketuntasannya adalah 74%. Berdasarkan hasil uji normalitas mengunakan SPSS bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikasi 0,2. Hasil uji homogenitas mengunakan SPSS menunjukan bahwa data berditribusi normal dengan nilai signifikasi 1,144 Sedangkan Uji hipotesis dengan mengunakan SPSS jumlah signifikasinya dengan mengunakan uji t adalah 2,417 yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikasi strategi pembelajaran TGT terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Fiqih di Pondok Pesantren Tawalib Tanjung Limau.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peningkatan hasil belajar pembelajaran terpadu pada tema 5 ekosistem model teams games tournament (TGT) siswa kelas V UPTD SD Negeri 02 sialang lima puluh kota

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kumalasari, NIM 1830111024 judul skripsi “peningkatan hasil belajar pembelajaran terpadu pada tema 5 ekosistem model team games tournament siswa kelas V UPTD SDN 02 Sialang Lima Puluh kota . fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan universitas Islam negeri (UIN) Mahmud Yunus batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah peningkatan hasil belajar pembelajaran terpadu siswa kelas 5 UPTD SD negeri 02 sialang 50 kota perbantuan teams games tournament (TGT). tujuan pembahasan ini untuk mengetahui meningkatkan hasil belajar siswa pembelajaran terpadu siswa kelas 5 UPTD SD negeri 02 sialang lima puluh kota dengan menggunakan model teams games tournament (TGT). jenis penelitian ini adalah pre- eksperimental design, berlangsung selama dua pertemuan tahap-tahap model teams games tournament (TGT) mulai dari tahapan presentasi di kelas , tim, games, turnamen dan rekognitif penelitian ini dilakukan di kelas 5 SD negeri 02 sialang lima puluh kota yang berjumlah 15 orang siswa yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. teknik pengumpulan data diperoleh dengan melakukan observasi tes dan dokumentasi. analisis data diperoleh dari analisis dan statistik inferensial yaitu dengan menggunakan teknik statistik uji t untuk menguji nilai rata-rata dari kelas. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar pembelajaran terpadu siswa kelas 5 UPTD SD negeri 02 sialang lima puluh kota berbantuan model teams games tournament (TGT). pada pertemuan 1 menunjukkan rata-rata 70% dan pertemuan dua diperoleh dengan 85,33%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan model teams games tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) BATUSANGKAR 2020

2021•Koleksi Perpustakaan

RANTI WAHYUNI ,NIM 14 105 061,JudulSkripsi“PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATEMATIKA MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP KEMAMPUAN PENYELESAIAN MASALAH UNTUK SISWA KELAS VIII MTsS MUHAMMADIYAH TANJUNG BONAI”Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah berawal dari ketidaktercapaian tujuan pembelajaran mateamatika untuk ranah kognitif dan salah satu penyebabnya kurangnya minat belajar peserta didik, kurangnya kemampuan pemahaman peserta didik dalam penyelesaian masalah. Media yang ada tidak digunakan secara maksimal. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti melakukan penelitian pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) matematika model team games tournament (TGT) terhadap kemampuan penyelesaian masalah untuk siswa kelas VIII MTsS Muhammadiyah Tanjung Bonai. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan 4-D (define, design, develop, dan desseminate). Rancangan pada penelitian ini terdiri dari 3 tahap saja yaitu (1) tahap pendefinisian (define) dilakukan untuk mendapatkan gambaran umum di sekolah, mengenai bagaimana proses pembelajaran, kendala yang dihadapi di dalam kelas dan karakteristik siswa. Kegiatan dimulai dari wawancara, menganalisis media pembelajaran yang dipakai guru matematika di kelas VIII MTsS Muhammadiyah Tanjung Bonai sebagai sumber belajar siswa dan mereview lembar kerja peserta didik (LKPD) model Team Games Tournament (TGT) yang digunakan di sekolah tersebut. Tahap design, hasil dari (2) tahap define digunakan untuk merancang LKPD pada materi bangun ruang sisi datar. Adapun tahapnya yakni pembuatan bagan alur Penyusunan desain produk secara keseluruhan (story board), Pengumpulan objek rancangan berupa teks materi, soal dan jawaban sesuai dengan rancangan produk, pembuatan background dan pengumpulan gambar yang sesuai dengan produk. Setelah semua bahan terkumpul kemudian disatukan menjadi kesatuan yang utuh untuk dibentuk dalam satu lembar kerja peserta didik (LKPD) model Team Games Tournament (TGT), (3) tahap develop, untuk melihat validitas dan praktikalitas terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi terhadap lembar kerja peserta didik (LKPD) model Team Games Tournament(TGT) pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII yang telah dirancang adalah valid memperoleh rata-rata persentase 75% .

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN QUESTION BOX TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS DAN AKTIVITAS SISWA DI MTSN 3 TANAH DATAR

2020•Koleksi Perpustakaan

MERI FATMAWATI, NIM : 15300500034, Judul Skripsi “Pengaruh Model Teams Games Tournament Berbantuan Question Box terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis dan Aktivitas Siswa Kelas VIII MTsN 3 Tanah Datar”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar (IAIN) Batusangkar 2020. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan komunikasi matematis dan aktivitas belajar siswa yang peneliti temukan dikelas VIII MTsN 3 Tanah Datar. Selama proses pembelajaran matematika berlangsung siswa tidak terlibat aktif dalam pembelajaran, siswa kurang memperhatikan guru pada saat menjelaskan pelajaran bahkan siswa sibuk dengan hal-hal diluar kegiatan pembelajaran. Pada saat siswa menyelesaikan soal matematika, siswa belum mampu menyampaikan, menyatakan serta mengeksresikan ide-ide matematika secara tulisan. Selain kemampuan komunikasi matematis terlihat aktivitas belajar siswa juga rendah, selama proses pembelajaran berlangsung siswa tidak mau bertanya terhadap materi yang tidak dipahami sehingga saat pembelajaran siswa terlihat pasif. Guru tidak mengajak siswa dalam menyelesaikan masalah secara bersama-sama, guru cenderung langsung menjawab permasalahan tersebut tanpa meminta pendapat serta ide-ide dari siswa. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi masalah ini adalah model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) media Question Box. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan apakah kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran TGT berbantuan Question Box lebih baik baik dari kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional dan untuk melihat aktivitas belajar siswa selama mendapatkan TGT berbantuan media Question Box. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, rancangan penelitian Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTsN 3 Tanah Datar Tahun ajaran 2019/2020 terdiri dari lima kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara Probability Sampling dengan teknik Simple Random Sampling. Kelas yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.5 sebagai kelas eksperimen dan VIII.3 sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes kemampuan komunikasi matematis dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu uji-t. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil uji hipotesis yaitu Tolak H0 karena = 1,645 atau maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Question Box lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Selanjutnya dari hasil analisis data aktivitas belajar siswa kategori sangat tinggi dengan angka persentasi 87,5 dan dapat disimpulkan aktivitas siswa selama mendapatkan pembelajaran TGT berbantuan Question Box meningkat.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA KELAS VIII MTsN PADANG PANJANG

2020•Koleksi Perpustakaan

Iga Romadhani, NIM. 15300500024, Judul Skripsi: Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas VIII MTsN Padang Panjang, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII MTsN Padang Panjang, ditandai dengan siswa tidak memahami materi pelajaran sehingga siswa bersifat pasif dalam proses pembelajaran, rendahnya kemampuan siswa dalam menjawab soal tes kemampuan berpikir kritis matematis yang diberikan. Proses pembelajaran yang berlangsung masih kurang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, karna siswa tidak dibiasakan untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Permasalahan-permasalahan itulah yang menyebabkan tidak ada kreatifitas dan keaktifan siswa dalam belajar, sehingga tidak akan melatih siswa dalam memahami, menyerap, dan merespon suatu materi dan permasalahan. Hal ini terjadi karena strategi pembelajaran yang digunakan guru kurang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi hal tersebut adalah menerapkan Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) lebih baik dari kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan rancangan penelitian Random Control Group Only. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas VIII MTsN Padang Panjang tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari enam kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara probability sampling tepatnya dengan teknik simple random sampling dengan melakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata. Kelas yang terambil ditetapkan sebagai kelas eksperimen yaitu kelas VIII B dengan dan kelas kontrol yaitu kelas VIII C. Instrumen yang digunakan tes kemampuan berpikir kritis matematis, teknik analisis data dengan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian, Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji-t didapat harga thitung = 18.62 sedangkan ttabel = 3.98 pada taraf nyata = 0,05. Berarti > yaitu 18.62 > 1.997 maka ditolak, terima . Sehingga dapat disimpulkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) lebih baik dari kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menerapkan metode pembelajaran konvensional.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) MELALUI KEGIATAN OUTBOUND UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJASAMA DI TK KASIH IBU KOTO BANGUN

2019•Koleksi Perpustakaan

WELA OKTA PUTRI, NIM: 14 109 084, judul skripsi: PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) MELALUI KEGIATAN OUTBOUND UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA DI TK KASIH IBU KOTO BANGUN, jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Penelitian ini dilatarbelakangi belum berkembangnya kemampuan kerjasama anak secara optimal. Oleh karena itu, kemampuan kerjasama anak masih perlu ditingkatkan lagi, salah satu cara meningkatkan kemampuan kerjasama anak adalah dengan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Melalui Kegiatan Outbound. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Melalui Kegiatan Outbound dapat meningkatkan kemampuan kerjasama TK Kasih Ibu Koto Bangun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, desain penelitian pre-eksperimental dengan tipe one group pretestpostest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak di TK Kasih Ibu Koto Bangun. Terdiri dari 1 kelas dengan jumlah anak 10 orang anak. Teknik pengambilan sampelnya yaitu sampling jenuh, yaitu anak-anak kelompok B yang berjumlah 10 orang anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data, maka diperoleh pretest rata-rata adalah 32,6 dan hasil posttest rata-ratanya yaitu 43,3. Dari hasil penelitian menunjukkan hipotesis diterima dengan taraf signifikan adalah 5%. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest setelah dilakukan treatment. Maka hipotesis alternative (Ha) diterima dan hipotesis nihil (H0) ditolak, artinya Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Melalui Kegiatan Outbound dapat Meningkatkan Kemampuan Kerjasama di TK Kasih Ibu Koto Bangun. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Melalui Kegiatan Outbound dapat Meningkatkan Kemampuan Kerjasama di TK Kasih Ibu Koto Bangun di TK Kasih Ibu Koto Bangun.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS XI DI MAN 1 PAYAKUMBUH

2018•Koleksi Perpustakaan

YULISA SULASTRI, NIM 14 106 078, Judul Skripsi: “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Video Pembelajaran pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di MAN 1 Payakumbuh”. Skripsi Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Kurang optimalnya guru memilih model pembelajaran dan kurangnya kerjasama yang baik dalam kelompok selama pembelajaran berlangsung menyebabkan kebanyakan siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran, sehingga siswa yang aktif hanya didominasi oleh siswa yang berkemampuan tinggi. Kurangnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran berdampak terhadap hasil belajar yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan video pembelajaran pada pembelajaran biologi kelas XI di MAN 1 Payakumbuh dari segi aktivitas dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA MAN 1 Payakumbuh tahun pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari 2 lokal. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, sampel yang terpilih adalah kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran ini berpengaruh terhadap keaktifan siswa yang dibuktikan dengan meningkatnya persentase aktivitas belajar. Hasil belajar biologi siswa kelas eksperimen dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan video pembelajaran juga lebih baik dari hasil belajar biologi siswa dengan menggunakan pembelajaran konvensional dengan rata-rata hasil belajar dari kelas eksperimen 76,05 dan kelas kontrol 60,75.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Tipe Team Game Tournament (TGT) Berbantuan Roda Impian pada Kelas VIII di MTsN Kepala Hilalang Kecamata 2x11 Kayu Tanam

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

APRINALDI PUTRA ALI, NIM 13 106 007, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Tipe Team Games Tournament (TGT) Berbantuan Roda Impian Pada Kelas VIII di MTsN Kepala Hilalang Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam”, Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2017, dengan jumlah halaman 69 lembar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas VIII MTsN Kepala Hilalang Kecamatan 2 X 11 Kayu Tanam. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan sebuah model pembelajaran yang baru, salah satunya dengan menggunakan model pembelajaran TGT berbatuan roda impian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran TGT berbatuan roda impian lebih baik daripada minat baca siswa menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment, dengan rancangan penelitian Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII MTsN Kepala Hilalang Kecamatan 2 X 11 Kayu Tanam. Sampel diambil menggunakan cara lotting atau melalui undian, yaitu kelas VIII2 sebagai kelas eksperimen dan VIII1 sebagai kelas kontrol. Hipotesis diuji menggunakan uji-t dengan data berupa hasil belajar siswa menggunakan tes berupa soal objektif. Berdasarkan analisis data, diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA kelas eksperimen adalah 81,41 sedangkan pada kelas kontrol 70 menggunakan perhitungan uji- t dengan taraf kepercayaan 95% (α = 0,05) diperoleh thitung = 7,22 dan ttabel = 1,645. Karena thitung > t tabel, maka hipotesis penelitian diterima (tolak H0) sehingga, hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran TGT berbantuan roda impian lebih baik daripada hasil belajar siswa menggunakan metode konvensional.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DENGAN BANTUAN MEDIA KOTAK KARTU MISTERIUS (KOKAMI) PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI KELAS IX DI MTsS SIKABAU DHARMASRAYA

2018•Koleksi Perpustakaan

SILVIA JONITA, NIM 13 106 077, Judul Skripsi: “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Dengan Bantuan Media Kotak Kartu Misterius (KOKAMI) Pada Pembelajaran Biologi Kelas IX Di MTsS Sikabau Dharmasraya”. Skripsi, Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kegurua, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2017. Rendahnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya yaitu: siswa yang kurangnya minat untuk belajar, kurangnya variasi model dan metode pembelajaran yang digunakan guru.Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) dengan bantuan media KOKAMI terhadap hasil belajar biologi di kela IX MTsS Sikabau. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen semu, dengan rancangan penelitian randomized control group posttest only design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX MTsS Sikabau Tahun Pelajaran 2017/2018 yang terdiri dari 2 kelas yaitu IX.a dan IX.b. pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, sampel diambil secara lotting. Sampel yang terambil pertama adalah kelas IX.a sebagai kelas eksperimen dan kelas IX.b sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis dan kuantitatif didapatkan hasil belajar Biologi siswa kelas IX MTsS Sikabau dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) dengan bantuan media KOKAMI lebih baik dari hasil belajar Biologi siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) dengan bantuan media kotak kartu misterius (KOKAMI) berpengaruh terhadap hasil belajar Biologi siswa

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail