Pemikiran ketatanegaraan Islam
On Islamic constitutional law.
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
On Islamic constitutional law.
Pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto melalui Keputusan Presiden Nomor 116/TK/Tahun 2025 menimbulkan persoalan hukum tata negara dan administrasi negara terkait pemenuhan syarat integritas moral, keteladanan, dan berkelakuan baik sebagaimana diatur dalam Pasal 25 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kewenangan Presiden dalam pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto serta kesesuaian prosedur administratifnya dengan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2010. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan Presiden bersumber dari Pasal 15 UUD 1945 dan UU GTK, tetapi merupakan kewenangan terikat (gebonden bevoegdheid) karena dibatasi oleh persyaratan dalam Pasal 25 dan Pasal 26 UU GTK. Secara prosedural, pengusulan Soeharto telah melalui tahapan pengusulan, verifikasi, dan penetapan setelah Sidang Paripurna MPR RI pada 25 September 2024 menyatakan Ketetapan MPR Nomor XI/MPR/1998 telah selesai dilaksanakan. Meskipun keputusan tersebut masih menjadi objek sengketa di PTUN Jakarta, penelitian ini menyimpulkan bahwa secara formal kewenangan dan prosedur administratif pemberian gelar tersebut telah sesuai dengan ketentuan konstitusional dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
ABSTRAK Reski Amelia nim: 2230203056 judul Sripsi Delegasi Pembentukan Norma Hukum Pidana: Peluang Judical Riview Pasal 2 ayat (3) KUHP UU No 1 Tahun 2023 mahasiswa Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus batusangkar, Tahun 2026. Penelitian ini mengkaji persoalan konstitusional Pasal 2 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang mendelegasikan pengaturan living law kepada Peraturan Pemerintah. Ketentuan tersebut dipersoalkan karena berpotensi memengaruhi asas legalitas, lex certa, lex stricta, kepastian hukum, serta batas kewenangan pemerintah dalam pembentukan norma pidana. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstitusionalitas pendelegasian tersebut dan peluang pengajuan judicial review di Mahkamah Konstitusi. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan konseptual, serta dianalisis secara kualitatif menggunakan teori hierarki norma, teori kewenangan, dan asas legalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengakuan terhadap living law dapat dibenarkan, namun pendelegasian pengaturannya kepada Peraturan Pemerintah harus dibatasi secara tegas agar tidak memperluas kewenangan pemerintah dalam membentuk norma yang menjadi dasar pemidanaan. Ketidakjelasan kriteria dan batas keberlakuan living law juga berpotensi mengurangi kepastian hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat dasar argumentasi konstitusional untuk mengajukan judicial review terhadap Pasal 2 ayat (3), sehingga ketentuan tersebut perlu ditafsirkan secara ketat agar tetap sejalan dengan asas legalitas, hierarki peraturan perundang-undangan, dan prinsip negara hukum. Kata kunci: Delegasi norma hukum pidana, living law, judicial review, asas legalitas.
Ahmad Yasin Habibie, NIM 2230201002 (2022), Judul Skripsi: “Putusan Kerapatan Adat Nagari Dalam Sengketa Pembagian Harta Pusako Tinggi Pada Masyarakat Adat Minangkabau (Studi Kasus Di Jorong Dalam Koto, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek)” Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar.Pokok permasalahan dalam penelitian ini mengkaji sengketa pembagian pemanfaatan tanah Harta Pusako Tinggi berupa tanah makam komunal (pandan pakuburan) Suku Pisang di Jorong Dalam Koto, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Konflik ini dipicu oleh alih fungsi lahan sakral menjadi perkebunan sepihak oleh pihak tergugat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan latar belakang terjadinya sengketa, proses penyelesaian dan dasar pertimbangan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kamang Hilia ditinjau dari Hukum Adat Minangkabau, serta mengkaji putusan tersebut berdasarkan perspektif Hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian yuridis empiris menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan delapan informan kunci yang terdiri dari pihak perempuan Suku Pisang (Penggugat), pihak Panungkek (Tergugat), serta pemuka adat dan KetuaKAN Kamang Hilia selaku pihak penengah, yang didukung oleh draf dokumentasi berita acara persidangan. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data tekstual, serta verifikasi kesimpulan akhir.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sengketa berawal dari pihak penggugat selaku pemilik tanah asli yang mendapati lahan pemakaman bersama milik leluhurnya telah diubah secara sepihak oleh tergugat menjadi perkebunan jeruk demi keuntungan ekonomi pribadi saat mamak kepala waris kaum penggugat sedang merantau. Perselisihan memuncak ketika pohon dilahan tersebut ditebang untuk dialihfungsikan kembali sebagai makam pekuburan dan pihak tergugat menolak keabsahan draf silsilah keturunan yang diajukan oleh penggugat, sehingga penggugat membawa perkara ini ke lembaga kerapatan adat setempat. Pengurus adat kemudian bertindak sebagai penengah melalui proses perdamaian berjenjang dalam mediasi damai untuk memulihkankan hubungan kekerabatan sehingga menghasilkan surat kesepakatan bersama dan pencabutan gugatan oleh pihak penggugat. Lembaga adat mengambil langkah jalan tengah dengan mengizinkan pembagian lahan hak kelola untuk menghindari perselisihan keluarga yang berkepanjangan. Berdasarkan sudut pandang hukum Islam, tanah pemakaman tersebut pada dasarnya berstatus kepemilikan bersama untuk kepentingan umum yang dilarang keras diubah menjadi milik pribadi. Walaupun proses kesepakatan tersebut mengandung kelemahan karena ketidakhadiran mamak kepala waris kaum penggugat, hasil akhir pembagian lahan ini dinilai tetap sah demi mengutamakan nilai kedamaian dan mencegah kerusakan sosial yang lebih besar.
Nurul Fitriyani NIM 2230302045, dengan Judul Skripsi: “Pengaruh Mitigasi Bencana Terhadap Respon Masyarakat Nagari Pasie Laweh”. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh peristiwa banjir lahar dingin (galodo) yang terjadi di Nagari Pasie Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar pada 11 Mei 2024, yang menimbulkan kerugian material cukup besar bagi masyarakat setempat. Pasca-bencana tersebut, berbagai upaya mitigasi bencana dilakukan, salah satunya melalui program KKN Mitigasi Bencana oleh UIN Mahmud Yunus Batusangkar bekerja sama dengan BPBD Tanah Datar dan pemerintah Nagari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara mitigasi bencana terhadap respon masyarakat Nagari Pasie Laweh pasca-bencana galodo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan Teori Stimulus-Organism-Response (S-O-R). Populasi penelitian adalah masyarakat Nagari Pasie Laweh yang berjumlah 3.259 orang, dengan sampel sebanyak 97 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, dan data dianalisis menggunakan uji korelasi non-parametrik Spearman's Rank (Spearman's Rho) karena data variabel respon masyarakat tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (p 0,05), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima, dengan koefisien korelasi berada pada kategori kuat dan arah positif. Variabel mitigasi bencana memperoleh nilai grand mean sebesar 3,11 (kategori Baik), dengan aspek peringatan dini memiliki nilai tertinggi (3,27), sedangkan aspek kesiapsiagaan memiliki nilai terendah (2,98). Variabel respon masyarakat memperoleh nilai grand mean sebesar 3,20 (kategori Baik), dengan aspek konatif tertinggi (3,41) dan aspek kognitif terendah (3,16). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh dan hubungan yang signifikan antara mitigasi bencana terhadap respon masyarakat Nagari Pasie Laweh, di mana semakin optimal komunikasi mitigasi bencana yang dilakukan, semakin positif pula respon masyarakat dalam menghadapi potensi bencana serupa di masa mendatang.
This study discusses how the rights of children with disabilities are fulfilled in Sigando Village, Padang Panjang, based on the Child Protection Law and Islamic Family Law. This study aims to determine the implementation of the fulfillment of the rights of children with disabilities according to positive law and Islamic law, as well as to identify inhibiting factors and efforts to fulfill them. This study is an empirical juridical study with a qualitative approach through in-depth interviews. The results show that positive law and Islamic law both position children with disabilities as legal subjects who must be protected and have rights. Barriers to fulfilling these rights include children's physical and psychological limitations, low parental understanding, economic limitations, difficult access to education and health services, and lack of cooperation between parents and teachers. Efforts made include data collection and distribution of social assistance by the government, community support and concern, mentoring and special learning by inclusive school teachers, and the role of parents in caring for, protecting, and seeking health and education services for children. Penelitian ini membahas bagaimana pemenuhan hak-hak anak disabilitas di Kelurahan Sigando Padang Panjang berdasarkan Undang-Undang Perlindungan anak dan Hukum Keluarga Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pemenuhan han anak disabilitas menurut hukum positif dan hukum Islam, serta mengidentifikasi faktor penghambat dan upaya pemenuhannya. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum posistif dan hukum islam sama-sama menempatkan anak disabilitas sebagai subejek hukum yang wajib dilindungi serta memiliki hak. Hambatan pemenuhan hak tersebut meliputi keterbatasan fisik dan psikologis anak, rendahnya pemahaman orang tua, keterbatasan ekonomi, sulitnya akses layanan pendidikan dan kesehatan, serta kurangnya kerja sama orang tua dan guru. Upaya yang dilakukan meliputi pendataan dan penyaluran bantuan sosial oleh pemerintah, dukungan serta kepedulian masyarakat, pendampingan dan pembelajaran khusus oleh guru sekolah inklusif, serta peran orang tua dalam pengasuhan, perlindungan, dan mengupayakan layanan kesehatan serta pendidikan bagi anak.
Pokok permasaalahan dalam SKRIPSI adalah kurangnya perhatian santri kelas IV dalam mengulang mengaji dirumah, sehingga santri menjadi kesulitan dalam mengikuti pembelajaranAl-Quran dengan metode tilawah. Mengingat pentingnya perkara ini, maka perlu adanya upaya yang sungguh dari pihak TPQ. Untuk membiasakan santri mengulang dirumah agar bisa mengikuti Pembelajaran Al-Quran di TPQ Taqwa Ngalau. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research ). Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu penelitian yang mendeskripsikan kejadian dilapangan, sebagaimana yang ada di lokasi penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, teknik penyajian data, dan teknik penarikan kesimpulan. Selanjutnya untuk melihat keabsahan data, penulis menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pelaksanaan pembelajaran Al-Quran dengan metode tilawah di TPQ Taqwa Ngalau. Hal ini dapat dilihat dari Ustadzah yang menerangkan bagaimana pelaksanaan pembelajaran Al-Quran dengan Metode Tilawah. Kemudian dalam hal ini faktor pendukung adalah adanya kerja sama sesama guru, serta adanya fasilitas yang memadai sedangkan faktor penghambat adalah kurangnya motivasi santri, kurangnya dukungan dari pihak keluarga, kesulitan guru dalam menghadapi santri yang mengobrol dengan teman disebelahnya.
ABSTRAK Rahmad Doris, NIM. 2130301033 (2025). Judul skripsi “Tradisi Shalawat Mokkah di Nagari Parambahan: Studi Living Qur`an Terhadap Surah al-Ahzab ayat 56”. Program Sutdi Ilmu al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dab Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji: (1) Sejarah dan praktik tradisi Shalawat Mokkah, (2) Pemahaman masyarakat terhadap QS al-Ahzab [33] ayat 56 dalam konteks tradisi tersebut, dan (3) Pengaruh pembacaan Shalawat Mokkah dalam kehidupan sosial keagamaan masyarakat setempat. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research), serta studi Living Qur`an yaitu kajian ilmiah tentang berbagai peristiwa sosial terkait dengan kehadiran al-Qur`an di tengah masyarakat. Pendekatan yang penulis pakai dalam penelitian ini ada dua yaitu: pendekatan fenomenologi dan pendekatan sosial keagamaan. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun sumber data primer penelitian ini adalah: Bapak SY. Dt. Asa Marajo, Bapak Robianto S.Pd, Bapak Irwan, Bapak Dt Bs Parpatia, pelaku tradisi Shalawat Mokkah, pemuda yang ikut terlibat dan masyarakat setempat. Hasil Penelitian yang diperoleh di lapangan mengenai Tradisi Shalawat Mokkah di Nagari Parambahan: Studi Living Qur`an Terhadap Surah al-Ahzab ayat 56 menunjukkan bahwa: (1) Sejarah tradisi pembacaan Shalawat Mokkah sudah ada di Nagari Parambahan sejak zaman dahulu oleh nenek moyang orang Parambahan. Praktik pembacaan Shalawat Mokkah di Nagari Parambahan dimulai dengan membaca istighfar 3x, al-Fatihah 3x, kemudian dilanjutkan dengan membaca Shalawat Mokkah bersama-sama. Setelah itu, dibacakan surah al-Ikhlas [112] 3x, al-Falaq [113], an-Annas [114], al-Fatihah [1], al-Baqarah [2] ayat 1-5, al-Baqarah [2] 163, al-Baqarah [2] 255, al-Baqarah [2] 284-286, serta tahlil bersama-sama dan diakhiri dengan membaca doa setelah membaca Shalawat Mokkah. (2) Masyarakat Nagari Parambahan memahami bahwa QS al-Ahzab [33] ayat 56 merupakan perintah Allah SWT untuk bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Kalangan tua dan kalangan muda mengekspresikan pemahaman ini melalui keterlibatan aktif dalam tradisi Shalawat Mokkah, yang mereka anggap sebagai bentuk konkret pelaksanaan perintah shalawat karena isinya berupa pujian kepada Nabi Muhammad SAW. (3) Pengaruh pembacaan Shalawat Mokkah dalam kehidupan sosial keagamaan ada dua, yaitu pengaruh secara umum dan pengaruh secara khsusus. Pengaruh secara umum, tradisi pembacaan Shalawat Mokkah membentuk rasa kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Sedangkan pengaruh secara khusus, tradisi Shalawat Mokkah memberikan dampak positif dalam aspek spritualitas sosial, dan pelestarian budaya lokal.
Khairatil Madani, NIM 2030301018 Judul Skripsi: “Rasm al-Qur’ān: Studi Tekstologi-Filologis Terhadap Manuskrip al-Qur’ān Pasia Laweh Sungai Tarab”. Program Studi Ilmu al-Qur’ān dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian terhadap Manuskrip al-Qur’ān Kuno di Indonesia terutama dari segi aspek rasm telah banyak diteliti, namun masih ada di antara mansukrip tersebut yang belum diteliti termasuk salah satunya Manuskrip al-Qur’ān yang ada di Nagari Pasia Laweh Kecamatan Sungai Tarab. Tujuan dari penelusuran yang penulis lakukan adalah untuk mendeskripsikan bagaimana karakteristik rasm dalam Manuskrip al-Qur’ān Pasia Laweh serta menguji konsistensi penggunaan rasm pada Manuskrip al-Qur’ān Pasia Laweh Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan filologi, sumber primernya adalah Manuskrip al-Qur’ān Pasia Laweh. Serta teknik pengumpulan data yang gunakan dalam penelitian ini yaitu teknik studi dokumen dengan menggunakan metode analisi isi dokumen (content analysis) . Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Manuskrip al-Qur’ān Pasia Laweh merupakan peninggalan Syaikh Hafiz seorang ulama yang berasal dari Nagari Pasia Laweh kecamatan Sungai Tarab kabupaten Tanah Datar. Kemudian berdasarkan pengamatan yang telah penulis lakukan dalam penelitian ini ditemukan bahwa karakteristik rasm yang digunakan dalam Manuskrip Pasia Laweh ada 2 macam yaitu rasm utsmani dan rasm imla’i . Namun jika dilihat lagi dalam penulisan manuskrip ini lebih cendrung peggunaan rasm imla’i, hal itu tampak pada 72 lafadz yang ter inindaksi menggunakan rasm imlā’i dalam penulisannya. Namun jika dilihat pada konsistensi penyalin dalam menggunakan kaidah rasm dapat dilihat pada lafadz السموات yang penulisannya tidak mengikuti kaidah dari 2 yaitu rasm utsmānī dan rasm imlā’i. Namun adanya pencampuran rasm dalam satu lafadz tersebut yaitu dengan menerapkan hazf alif (pembuangan alif) setelah mim dan itsbat alif (penambahan alif) setelah wawu. Hal ini menunjukkan ketidakkonsistennya penyalin manuskrip dalam menerapkan kaidah rasm pada Manuskrip al-Qur’ān Pasia Laweh.
ISRA MARDANI 2024, NIM, HES 222022006, Thesis Title: "Study of the Legal Debate on Pagang Gadai in Minangkabau", Mahmud Yunus Batusangkar State Islamic University (UIN) Postgraduate Islamic Economic Law Study Program. The main problem in this thesis is why there is a legal debate about pawning pawns in Minangkabau. The aim of this research is to determine the mapping of ulama regarding pagang pawn law in Minangkabau, to explore what arguments they put forward, and to find out the forms of mashlahah and mafsadah in the implementation of pagang pawn. The benefits and outcomes of this research are as a valuable contribution for the author in pursuing the study of Sharia Economic Law, as a thought contribution to educational institutions, especially Mahmud Yunus Batusangkar State Islamic University (UIN), and as one of the requirements for obtaining a master's degree in law in the program studying Sharia Economic Law postgraduate at Mahmud Yunus Batusangkar State Islamic University (UIN). The type of research is library research. The research is descriptive qualitative analysis, where researchers collect data from written sources such as books, journals and other mass media. The aim is to present existing information, analyze it and draw conclusions based on the researched literature. This research concludes that there are two categories of mapping the opinions of ulama regarding pawn pawn law in Minangkabau, namely intellectual ulama and Islamic boarding school ulama. Intellectual ulama tend to be of the opinion that the practice of pagang pawn in Minangkabau is not in accordance with the Minangkabau traditional philosophy which relies on the Book of Allah and the Sunnah of the Prophet SAW on the grounds that there is a debt that conveys benefits and that is Riba and is forbidden, even such a practice gives rise to mafsadat in the form of disharmony for both internal and external a people. Meanwhile, Islamic boarding school ulama tend to accept the practice of pawning for reasons of Ijtihadi, ta'awun contracts and for the benefit of the people. but with a written contract, there are witnesses, trust and have a period of time.
ABSTRAK Putri Balqis Humairah, NIM 2030201058 Judul Skripsi “Distorsi Hukum Keluarga Islam Indonesia: Studi terhadap Narasi Perjanjian Perkawinan dalam Film Wedding Agreement” Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhshiyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Perjanjian perkawinan menurut pasal 29 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 yang direvisi menjadi Undang-Undang no 16 Tahun 2019 tentang perkawinan harus diajukan bersama dan disahkan oleh petugas yang berwenang. Namun perjanjian perkawinan yang ada di dalam film Wedding Agreement yang disepakati oleh kedua belah pihak bertentangan dengan aturan tentang perjanjian perkawinan dalam undang-undang perkawinan, maka hal ini menjadi suatu permasalahan yang menarik untuk dibahas. Penelitian ini terfokus kepada bentuk- bentuk narasi dan bentuk-bentuk distorsi perjanjian perkawinan dalam film Wedding Agreement ditinjau dari Hukum Keluarga Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data primer dalam penelitian ini berupa teks dari narasi lisan pada film Wedding Agreement dengan durasi 1 jam 40 menit. Data dikumpulkan dengan mendownload film melalui link, setelah itu menonton dan mendengarkan film, kemudian mentranskrip ke dalam bentuk teks. Teknik pengolahan data yang dilakukan yaitu menentukan menentukan variabel dan membuat kategorisasi narasi perjanjian perkawinan. Data kemudian dianalisis dengan metode analisis isi kualitatif. Teknik penjamin keabsahan data dengan menonton film Wedding Agreement secara berulang-ulang, kemudian triangulitas teknik dengan mengecek data kepada sumber yang sama tetapi dengan teknik yang berbeda. Penelitian ini menemukan, pertama, bentuk-bentuk narasi perjanjian perkawinan yang ada dalam film Wedding Agreement dibagi menjadi dua bagian yaitu: bentuk narasi secara sharih/jelas dan bentuk narasi secara kinayah/kiasan. Dalam bentuk narasi perjanjian secara sharih/jelas ada 6 (enam) macam yang berkaitan dengan narasi perjanjian perkawinan yaitu kesepakatan nikah, suami istri yang pisah kamar, tidak perlu melakukan kewajiban sebagai istri atau meniadakan kewajiban-kewajiban istri, tidak perlu meminta izin suami/istri jika hendak bepergian, nikah kontrak dan mengurus urusan masing-masing. Bentuk narasi perjanjian perkawinan secara kinayah/sindirian terdapat 4 (empat) macam, antara lain: mengajukan gugatan cerai, nikah kontrak, kewajiban suami istri serta pisah kamar. Kedua, bentuk distorsi perjanjian perkawinan dalam film Wedding Agreement dengan ketentuan Hukum Keluarga Islam terbagi menjadi 4 (empat) poin, yaitu kesepakatan nikah, menikah dalam satu tahun, kewajiban suami istri dan mengurus urusan masing-masing. Berdasarkan temuan ini, penelitian ini mengkonfirmasi bahwa terjadi distorsi hukum keluarga Islam Indonesia dalam film Wedding Agreement. Distorsi ini terjadi karena pemahaman hukum keluarga dari para penggiat film masih rendah, disamping adanya tuntutan pasar untuk mendapatkan keuntungan besar dari penayangan film tersebut.
ABSTRAK Ahmad Ramadanil, nim 1930301002 (2024). Judul skripsi “Study Living Qur`an Tradisi Shalawat kelompok Barzanji Surau Tuo Minang Jorong Gunung Nagari Tanjung Alam” Jurusan Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah Universitas Mahmud Yunus Batusangkar. Studi ini didasarkan pada kebiasaan masyarakat di Jorong Gunung Nagari Tanjung Alam dalam membaca Shalawat Barzanji. Penelitian ini berfokus pada tiga pembahasan: (1). Bagaimana pola pembacaan Shalawat dalam kelompok Barzanji Surau Tuo Minang Jorong Gunung Nagari Tanjung Alam.(2). Bagaimana pemaknaan Shalawat dalam kelompok Barzanji Surau Tuo Minang Jorong Gunung Nagari Tanjung Alam, dan (3). Apa manfaat dari pembacaan Shalawat dalam kelompok Barzanji Surau Tuo Minang Jorong Gunung Nagari Tanjung Alam. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research), serta studi Living Qur`an yaitu kajian ilmiah tentang berbagai peristiwa sosial yang terkait dengan kehadiran Al-Qur`an di tengah kumunitas umat muslim. Pendekatan yang penulis pakai dalam penelitian ini ada dua yaitu: pendekatan fenomenologi dan pendekatan sosial keagamaan sedangkan teknik pengumpulan data di lakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Adapun sumber data utama penelitian ini adalah ketua dan anggota dari kelompok Barzanji Surau Tuo Minang Jorong Gunung Nagari Tanjung Alam. Hasil penelitian di lapangan tentang tradisi Shalawat dalam kelompok Barzanji Surau Tuo Minang Jorong Gunung Nagari Tanjung Alam menunjukkan bahwa: (1) Kelompok ini membaca Shalawat secara berurutan yang telah diwariskan dari guru mereka, dimulai dengan membaca surat al-Fatihah dan kemudian membaca surah pendek seperti al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas, dan membaca tahlil sebanyak 33 kali setelah itu, membaca Shalawat Barzanji, yang dimulai dengan membaca Abtadiul Imla`, Waba' du fa.aqul, Wa lamma Arradallah, Walamma Tamma, Mahalul Qiyam, Wa Muhayyan, Wa Baroza, dan ditutup dengan Wa Dharoza. Dalam kelompok Barzanji Surau Tuo Minang, ada penambahan kata pada sebagian kalimat di poin Mahalull Qiyam. Dan ada juga pengurangan kata dalam membaca Shalawat Barzanji. Irama yang digunakan kelompok Barzanji Surau Tuo Minang adalah irama Arab dan irama Bidawar. Begitu juga waktu pelaksanaan Shalawat Barzanji biasanya dilakukan pada malam hari karena waktunya lebih panjang, sehingga lebih nyaman untuk membacanya dengan khusyuk. (2). Pemaknaan Shalawat dalam kelompok Barzanji Surau Tuo Minang Jorong Gunung Nagari Tanjung Alam terbagi menjadi dua, yaitu anggota yang mengetahui pemaknaan dari Shalawat Barzanji dan anggota yang tidak mengetahui pemaknaan Shalawat Barzanji. Anggota yang mengetahui mengatakan: Shalawat ini merupakan bagian dari perintah dari Allah Swt yang terdapat dalam Surat Al-Ahzab/33 ayat 56, dan sumber ilmu, karena di dalam Shalawat Barzanji terdapat sejarah ketika Nabi masih dalam kandungan, peristiwa yang terjadi ketika kelahiran Nabi Muhmaad Saw, sampai kepada Nabi berdakwah di tengah-tengah masyarakat. (3). Manfaat pembacaan Shalawat Barzanji bagi kelompok Surau Tuo Minang adalah mendatangakan kelembutan hati, mendapatkan rahmat yang berlimpah dari Allah Swt, diampuni dosa oleh Allah Swt, merasa dapat selalu menyerahkan segala urusan kepada Allah Swt (tawakal), merasa lebih bersyukur terhadap nikmat Allah Swt, merasa lebih tawadhuk, dan merasa lebih sabar dalam menghadapi persoalan baik itu di rumah tangga dan dapat menjalin silaturahimi yang baik antara sesama masyarakat Jorong Gunung Nagari Tanjung Alam. Kata kunci: Living Qur`an, Tradisi, Shalawat Barzanji.
ABSTRAK Hendro Januardi Rahmad. NIM 2050401036. Judul Tugas akhir: “SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RELAWAN(VOLUNTEER MANAGEMENT INFORMATION SYSTEM/VMS)” Jurusan Manajemen Informatika Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Dibimbing oleh Bapak Adriyendi, M. Kom. Sistem Informasi Manajemen Relawan (Volunteer Management Information System/VMS) menjadi krusial bagi organisasi yang bergantung pada kontribusi relawan. Penelitian ini menggali implementasi VMS pada Sumatera Volunteer di wilayah Batusangkar, Sumatera Barat. Fokus utama adalah mengoptimalkan pengelolaan relawan, meningkatkan efisiensi, dan mengatasi tantangan yang muncul. Penelitian ini mengidentifikasi ketidakstrukturan dalam pengelolaan relawan dan kesulitan dalam merekrut relawan yang sesuai. Solusinya dihadirkan melalui desain dan implementasi VMS yang intuitif, fleksibel, dan dilengkapi dengan analisis data yang kuat. Keamanan data dan pelatihan bagi pengguna menjadi perhatian serius. Sumatera Volunteer, sebagai studi kasus, menunjukkan keberhasilan VMS dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan mengelola relawan dengan efektif. Meski demikian, tantangan keuangan, teknologi, dan keamanan data perlu diatasi untuk memaksimalkan manfaatnya. Kata Kunci: Sistem Informasi Manajemen Relawan, Pengelolaan Efektif, Desain VMS.
Rahmat Ramadhan, NIM. 1730101111, Judul Skripsi: “Peran Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Tilawah Alquran dalam Meningkatkan Hafalan Mahasiswa Melalui Kegiatan Daurah Alquran di UIN Mahmud Yunus Batusangkar”. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Skripsi ini adalah Peran UKM Seni Tilawah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran UKM Seni Tilawah Alquran dalam Meningkatkan hafalan mahasiswa melalui kegiatan Dauroh Alquran di UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian di UKM Seni Tilawah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Instrumen penelitian pada penelitian ini adalah peneliti sendiri. Sumber data dalam penelitian ini adalah Pembina, pengurus dan anggota biasa UKM Seni Tilawah. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi data atau triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Peran UKM Seni Tilawah Alquran dalam ziyadah dan muraja’ah hafalan mahasiswa pada kegiatan Dauroh iailah dalam meningkatkan hafalan mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar: 1) Peran UKM Seni Tilawah dalam Ziyadah dan Muraja’ah yaitu Dalalam kegiatan Dauroh ada dua kgiatan yang difokuskan dalam meningkatan hafalan mahasiswa yang pertama ziyadah ,ziyadah kegiatan yang dilakukan untuk menambah hafalan dalam kegiatan dauroh target yang ingin dicapai satu hari satu halaman. Yang ke dua muraja’ah mengulang-mengulang hafalan yang baru dihafal maupun yang sudah dihafal dalam kegiatan dauroh bisa melakukan mura’ah dengan sendiri, dengan musyrif dan musyrifah dan juga dilakukan secara bersama 2) Faktor Pendukung: dan Penghambat UKM Seni Tilawah dalam meningkatkan kemampuan melalui kegiatan Dauroh yaitu: faktor pendukung: faktor kesehatan, pemanfaatan waktu yang baik, faktor motivasi, faktor kecerdasan dan faktor Penghambat :Tidak mengusai Makhrijul Huruf dan Tajwid, kemapuan menghafal yang berbeda-beda, tidak bersungguh-sungguh dan tidak sabar
RINDI ANDINI, NIM. 1930101128. Judul Skripsi “Pelaksanaan Ekstrakurikuler Tilawah Al-Quran di UPT SMP Negeri 2 Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar” Prodi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2024. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah pelaksanaan tilawah Al-Quran di UPT SMP Negeri Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar. Adapun maksudnya adalah bagaimana pembina tilawah Al-Quran merencanakan dan melaksanakan kegiatan tilawah Al-Quran di SMP Negeri 2 Lintau Buo Utara untuk mencapai suatu tujuan yaitu untuk mengembangkan potensi dan bakat siswa dalam membaca Al-Quran, serta membuat siswa cinta terhadap Al-Quran. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan tilawah Al-Quran di UPT SMP Negeri 2 Lintau Buo Utara. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah pendekatan kualitatif yang bertempat di SMP Negeri 2 Lintau Buo Utara. Informan dari penelitian ini adalah pembina ekstrakurikuler tilawah Al-Quran, pelatih kegiatan tilawah Al-Quran, peserta tilwah Al-Quran, dan kepala sekolah. Data yang diperoleh di analisis dengan beberapa tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan triangulasi data dalam penjaminan keabsahan data. Dari hasil penelitian yang peneliti lakukan di lapangan dapat digambarkan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler tilawah Al-Quran di UPT SMP Negeri 2 Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar yang pertama yaitu perencanaan kegitan tilawah sudah terlaksana dengan baik, dimulai dengan adanya prakiraan, penetapan tujuan, pemograman kegiatan, strategi kegiatan, pelaksana kegiatan, tempat atau lokasi kegiatan, jadwal kegiatan, anggaran kegiatan dan membuat kebijakan. selanjutnya yang kedua, yaitu pelaksanaan kegiatan ekstrakuikuler tilawah Al-Quran sudah terlaksana dengan baik sesaui dengan rencana yang sebelumnya direncanakan dan begitu juga dengan pemberian motivasi, pembimbingan, koordinasi, dan komunikasi guna untuk mencapai tujuan dari kegiatan ekstrakurikuler tilawah Al-Quran.
Toni Firdaus, NIM. 1930301042, Judul Skripsi “Resepsi Masyarakat Sarilamak dalam Pembacaan Ayat-ayat Al-Qur`an pada Tradisi Shalawat Dala`il al-Khairat Setelah Kematian (Studi Living Qur`an)” program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2024. Latar belakang masalah dalam penulisan skripsi ini menyoroti kebiasaan dan tanggapan masyarakat Nagari Sarilamak terhadap pembacaan ayat-ayat AlQur`an dalam tradisi shalawat Dala`il al-Khairat. Fokus penelitian ini adalah menggambarkan resepsi masyarakat Sarilamak terhadap pembacaan ayat-ayat AlQur`an dalam konteks tradisi shalawat Dala`il al-Khairat setelah kematian. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup bagaimana pelaksanaan tradisi pembacaan ayat-ayat Al-Qur`an pada shalawat Dala`il al-Khairat dan bagaimana masyarakat merespons pembacaan ayat-ayat Al-Qur`an pada shalawat Dala`il alKhairat setelah kematian. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, yang dilaksanakan melalui metode penelitian lapangan atau field research. Pengumpulan data dilakukan dengan mengimplementasikan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan secara langsung terhadap praktik pembacaan ayat-ayat Al-Qur`an pada tradisi shalawat Dala`il alKhairat setelah kematian di masyarakat Sarilamak. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan pandangan dan pemahaman mendalam dari responden terkait praktik tersebut. Sementara itu, teknik dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data historis terkait perkembangan dan keberlanjutan tradisi ini dari masa ke masa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di nagari Sarilamak mengenai resepsi masyarakat terhadap pembacaan ayat-ayat Al-Qur`an dalam tradisi shalawat Dala`il al-Khairat setelah kematian, ditemukan bahwa tradisi ini telah eksis dan terus dilaksanakan secara turun-temurun oleh masyarakat nagari Sarilamak. Pelaksanaan tradisi ini dimulai dengan membaca al-Fatihah, surah alAhzab [33] ayat 56, shalawat Dala`il al-Khairat, Istighfar, Tahlil, surah al-Ikhlas [112], al-Falaq [113], dan An-Naas [114], dan diakhiri dengan Doa. Pembacaan ayat-ayat Al-Qur`an pada tradisi shalawat Dala`il al-Khairat setelah kematian termasuk aplikasi Living Qur`an dalam bentuk praktik yng dilakukan ditengahtengah masyarakat dan merupakan bagian dari tradisi (`Urf) yang terus dilakukan sampai sekarang. Dalam pelaksanaan tradisi ini muncul respon/ resepsi dari masyarakat Sarilamak di antaranya; mereka melakukan tradisi ini memang karena keinginan mereka bahkan ada yang terdesak karena posisi mereka sebagai tokoh masyarakat, kemudian pelaksanaan tradisi ini bisa menumbuhkan rasa cinta kepada Al-Qur`an dan Rasulullah SAW, menenagkan jiwa, bahkan mereka meyakini bahwa tradisi ini dapat memberikan pertolongan kepada orang yang telah meninggal atau mayit, bahkan mereka meyakini bahwa tradisi ini merupakan perbuatan yang baik yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam.
ABSTRAK Silvia, NIM: 1630101080, Judul Skripsi: “Penerapan Metode Tilawati Dalam Upaya Meningkatkan Huruf Hijaiyah Anak di TPA Nurus Sakinah Padang Lapai ”. Program studi Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen semu atau quarsi eksperimen dengan disain penelitian One Group Design. Penelitian ini didasari oleh kurang nya kemampuan Santri dalam membaca Huruf Hijaiyah dalam proses pembelajaran di TPA, Metode pembelajaran yang kurang bervariasi, tujuan pembelajaran yang tidak tercapai secara maksimal serta hasil belajar yang kurang memuaskan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Penerapan Metode Tilawati dalam upaya meningkatkan Huruf Hijaiyah. Populasi penelitian ini terdiri dari seluruh santri di TPA Nurus Sakinah Padang Lapai, sedangkan sampelnya terdiri dari 1 kelas yaitu satu kelas eksperimen saja yang berjumlah 10 orang dengan penerapan Metode Tilawati yang diberikan oleh guru untuk melakukan Pretest dan Protest. Jumlah kelas eksperimen berjumlah 10 Santri. Instrument yang digunakan adalah tes lisan. Dari hasil analisis data menunjukan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen pada Nilai Postest adalah 64 sedang nilai rata-rata pada nilai Pretest ada;ah 71. Presentase ketuntasa nilai pretest lebih rendah dibandingkan nilai postest. Pada pretest ketuntasannya adalah 50 % sedangkan postets presentase ketuntasannya adalah 70%. Berdasarkan hasil uji normalitas mengunakan SPSS bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikasi 0,2. Hasil uji homogenitas mengunakan SPSS menunjukan bahwa data berditribusi normal dengan nilai signifikasi 0,725. Sedangkan Uji hipotesis dengan mengunakan SPSS jumlah signifikasinya dengan mengunakan uji t adalah 1,227 yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikasi Metode Tilawati terhadap Huruf Hijaiyah anak di TPA Nurus Sainah Padang Lapai.
Fadhilah Iffah. NIM.1830301015 (2023). Judul Skripsi: “Study Living Qur`an: Seni Salawat Dulang di Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya ayat-ayat Al-Qur`an yang hidup di tengah masyarakat Kabupaten Tanah Datar. Kesenian ini telah dibawakan oleh masyarakat dari masa kemasa, yang mana Kesenian ini berupa Kesenian Salawat Dulang, hal ini membuat peneliti tertarik untuk mendalami seputar Kesenian ini, baik itu berupa sejarah, ayat-ayat yang disyarahkan dalam syairnya, dan juga nilai-nilai yang terkandung di dalam Kesenian salawat dulang ini. Adapun tujuan penelitian ini adalah: Untuk mendeskripsikan sejarah salawat dulang, ayat-ayat yang disyarahkan, nilai-nilai yang terkandung dalam salawat dulang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) adalah penelitian yang berbasis pada data-data lapangan yang terkait dengan subjek yang akan diteliti. Kajian ini dapat dimasukkan ke dalam kajian Living Qur’an yang dipahami sebagai Al-Qur`an yang hidup di tengah masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Sumber data yang peneliti gunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah: Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi. Dari penelitian yang penulis lakukan, menghasilkan kesimpulan terkait sejarah, ayat-ayat yang disyarahkan, dan nilai-nilai yang terkandung dalam Kesenian salawat dulang adalah: (1) Terdapat perbedaan pendapat tentang sejarah Kesenian salawat dulang ini, baik itu siapa yang membawa Kesenian ini ke Kabupaten Tanah Datar, dan daerah mana yang menjadi daerah persebaran pertama Kesenian ini di Kabupaten Tanah Datar. Hal ini terjadi karena tidak adanya bukti secara tertulis terkait sejarah Kesenian salawat dulang ini, penyampaian hanya dilakukan dari mulut ke mulut. Akan tetapi Kesenian salawat dulang ini merupakan salah satu media yang dipakai oleh para pendahulu untuk mendakwahkan agama Islam di tengah masyarakat Minangkabau dan masih ada hingga saat ini. Kesenian salawat dulang ini sudah sangat membaur di tengah masyarakat Minangkabau, baik mereka yang tinggal di ranah Minang maupun yang tinggal di luar Sumatera Barat. (2) Banyak ayat-ayat Al-Qur`an yang disyarahkan dalam lantunan syair salawat dulang, seperti ayat-ayat yang membahas seputar hakikat ketuhanan, kajian diri atau tasawuf, khamr, hakikat shalat, kematian, jangan sombong dan takabur, dan lainnya. Akan tetapi terdapat beberapa ayat yang sering disyarahkan, yaitu surat Al-A’raf ayat 172, dan surat Al-Hadid ayat 4 dan biasanya tema pembahasan adalah tasawuf dan ada juga seputar kematian. (3) Kesenian salawat dulang memiliki nilai-nilai yang cukup kompleks di dalamnya, diantaranya nilai-nilai keagamaan atau dakwah Islam, nilai-nilai kebudayaan dan tradisi, nilai-nilai akhlak budi pekerti, serta hiburan.
PATMAWATI, NIM. 1830101140, Judul Skripsi: “Strategi UKM Seni Tilawah dalam Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar”. Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah UKM Seni Tilawah UIN Mahmud Yunus Batusangkar merupakan wadah minat bakat mahasiswa dalam bidang Al-Qur’an yang banyak diminati mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar, akan tetapi kurangnya keinginan mahasiswa untuk meningkatkan kemampuannya pada bidang tilawah, tartil dan tahfidz. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Strategi UKM Seni Tilawah dalam Meningkatkan Kemampuan Mahasiswa pada bidang Tilawah, Tartil dan Tahfidz. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Lokasi penelitian di UKM Seni Tilawah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Instrumen penelitian pada penelitian ini adalah peneliti sendiri. Sumber data dalam penelitian ini adalah pengurus dan anggota biasa UKM Seni Tilawah. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan adalah teknik triangulasi data atau triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa Strategi UKM Seni Tilawah dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar: 1) Strategi UKM Seni Tilawah dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa pada bidang tilawah, yaitu: a) Latihan naghom tilawah, b) Mengadakan Lomba Musabaqoh Tilawatil Al-Qur’an (MTQ), c) Memberikan motivasi. 2) Strategi UKM Seni Tilawah dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa pada bidang tartil tartil, yaitu: a) Latihan Naghom tartil, b) Mengadakan Lomba Musabaqoh Tilawatil Al-Qur’an (MTQ), c) Memberikan motivasi. 3) Strategi UKM Seni Tilawah dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa pada bidang tahfidz, yaitu: a) Halaqah Tahfidz, b) Karantina tahfidz, c) Memberikan motivasi.
SISKA NOVITA, NIM. 14 231 104, dengan judul skripsi “Pengelolaan Dana Desa di Nagari Pasie Laweh Kecamatan Sungai Tarab Tahun 20152017”. Jurusan Ekonomi Syariah/ Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan dana desa di Nagari Pasie Laweh Kecamatan Sungai Tarab Tahun 2015-2017 dalam bidang perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban serta kendala yang dihadapi oleh pemerintah Nagari Pasie Laweh dalam melakukan pengelolaan dana desa. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mengunakan wawancara dan dokumentasi. Analisis data penelitian ini melalui pengukuran dengan membandingkan standar/kriteria Pengelolaan Keuangan Desa yang berpedoman pada Permendagri Nomor 113 tahun 2014 tentang pedoman Pengelolaan Keuangan Desa dengan keadaan dilapangan yang sesungguhnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dana desa di Nagari Pasie Laweh dari bagian perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan dan pertanggungjawaban sudah sesuai dengan Permendagri No. 113 Tahun 2014, namun dalam bagian pelaporan yang dilakukan oleh pemerintah Nagari Pasie Laweh belum sepenuhnya menerapkan ketentuan yag ada dalam Permendagri No. 113 Tahun 2014, hal ini disebabkan oleh pemerintah nagari belum dapat memberikan laporan pertanggungjawaban kepada pemerintah daerah dengan tepat waktu sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kendala yang di hadapi oleh pemerintah Nagari Pasie Laweh dalam melakukan pengelolaan dana desa yaitu: 1) Pemerintah Nagari mengalami kendala dalam melakukan perencanaan pembangunan yang akan dilakukan karena belum memiliki skala prioritas atau tolak ukur dalam pembangunan. 2) Bendahara belum mampu memberikan laporan pertanggungjawabana secara tepat waktu kepada Wali Nagari, disebabkan oleh keterlambatan penyampaian SPJ dari PTPKN dan TPK yang menyebabkan keterlambatan dalam penginputan transaksi dan pelaporan kedalam sistem. 3) Pemerintah Nagari belum dapat memberikan laporan pertanggungjawaban secara tepat waktu kepada pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, di sebabkan oleh katerlambatan dalam pengumpulan SPJ dari masing-masing PTPKN dan TPK, dan keterlambatan dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban.