Abstrak
Toni Firdaus, NIM. 1930301042, Judul Skripsi “Resepsi Masyarakat Sarilamak dalam Pembacaan Ayat-ayat Al-Qur`an pada Tradisi Shalawat Dala`il al-Khairat Setelah Kematian (Studi Living Qur`an)” program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2024. Latar belakang masalah dalam penulisan skripsi ini menyoroti kebiasaan dan tanggapan masyarakat Nagari Sarilamak terhadap pembacaan ayat-ayat AlQur`an dalam tradisi shalawat Dala`il al-Khairat. Fokus penelitian ini adalah menggambarkan resepsi masyarakat Sarilamak terhadap pembacaan ayat-ayat AlQur`an dalam konteks tradisi shalawat Dala`il al-Khairat setelah kematian. Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup bagaimana pelaksanaan tradisi pembacaan ayat-ayat Al-Qur`an pada shalawat Dala`il al-Khairat dan bagaimana masyarakat merespons pembacaan ayat-ayat Al-Qur`an pada shalawat Dala`il alKhairat setelah kematian. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, yang dilaksanakan melalui metode penelitian lapangan atau field research. Pengumpulan data dilakukan dengan mengimplementasikan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan secara langsung terhadap praktik pembacaan ayat-ayat Al-Qur`an pada tradisi shalawat Dala`il alKhairat setelah kematian di masyarakat Sarilamak. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan pandangan dan pemahaman mendalam dari responden terkait praktik tersebut. Sementara itu, teknik dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data historis terkait perkembangan dan keberlanjutan tradisi ini dari masa ke masa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di nagari Sarilamak mengenai resepsi masyarakat terhadap pembacaan ayat-ayat Al-Qur`an dalam tradisi shalawat Dala`il al-Khairat setelah kematian, ditemukan bahwa tradisi ini telah eksis dan terus dilaksanakan secara turun-temurun oleh masyarakat nagari Sarilamak. Pelaksanaan tradisi ini dimulai dengan membaca al-Fatihah, surah alAhzab [33] ayat 56, shalawat Dala`il al-Khairat, Istighfar, Tahlil, surah al-Ikhlas [112], al-Falaq [113], dan An-Naas [114], dan diakhiri dengan Doa. Pembacaan ayat-ayat Al-Qur`an pada tradisi shalawat Dala`il al-Khairat setelah kematian termasuk aplikasi Living Qur`an dalam bentuk praktik yng dilakukan ditengahtengah masyarakat dan merupakan bagian dari tradisi (`Urf) yang terus dilakukan sampai sekarang. Dalam pelaksanaan tradisi ini muncul respon/ resepsi dari masyarakat Sarilamak di antaranya; mereka melakukan tradisi ini memang karena keinginan mereka bahkan ada yang terdesak karena posisi mereka sebagai tokoh masyarakat, kemudian pelaksanaan tradisi ini bisa menumbuhkan rasa cinta kepada Al-Qur`an dan Rasulullah SAW, menenagkan jiwa, bahkan mereka meyakini bahwa tradisi ini dapat memberikan pertolongan kepada orang yang telah meninggal atau mayit, bahkan mereka meyakini bahwa tradisi ini merupakan perbuatan yang baik yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam.