Abstrak
Yeni Puspita Sari, NIM. 2230301029 (2026). Judul Skripsi "Studi Living Qur`an, Kontribusi Program Waqaf 1000 Hafizh Terhadap Budaya Qur`ani Masyarakat Tanah Datar". Program Studi Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Program Waqaf 1000 Hafizh di Kabupaten Tanah Datar sebagai program keagamaan yang diinisiasi oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan minat masyarakat dalam menghafal Al-Qur`an sekaligus mendorong terbentuknya Budaya Qur`ani di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Program Waqaf 1000 Hafizh Kabupaten Tanah Datar sebagai bentuk aktualisasi konsep Living Qur`an, mengetahui bentuk resepsi masyarakat terhadap program tersebut, serta menganalisis kontribusinya terhadap Budaya Qur`ani masyarakat Tanah Datar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dalam bentuk riset lapangan (field research) dengan pendekatan fenomenologi dan perspektif Living Qur`an. Pendekatan fenomenologi digunakan untuk memahami pengalaman dan pemaknaan informan terhadap Program Waqaf 1000 Hafizh, sedangkan perspektif Living Qur`an digunakan untuk memahami interaksi dan resepsi masyarakat terhadap Al-Qur`an melalui program tersebut. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan melibatkan Pembina dan pelaksana program, guru Rumah Tahfizh, peserta, wali santri, dan masyarakat, serta didukung dengan observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Waqaf 1000 Hafizh dilaksanakan melalui proses Pembinaan dan penghafalan Al-Qur`an, seleksi hafalan, pemberian penghargaan, serta Wisuda akbar sebagai bentuk apresiasi terhadap capaian peserta. Resepsi masyarakat terhadap program menunjukkan kecenderungan positif dengan bentuk utama berupa resepsi fungsional, yaitu pemanfaatan dan pengamalan Al-Qur`an melalui aktivitas membaca, menghafal, muraja’ah, serta pembentukan kebiasaan keagamaan. Selain itu, ditemukan resepsi estetis melalui prosesi Wisuda akbar dan simbol penghargaan, serta respons evaluatif-reflektif berupa harapan masyarakat terhadap penyempurnaan program agar capaian hafalan diiringi penguatan nilai-nilai keagamaan. Program Waqaf 1000 Hafizh juga memberikan kontribusi terhadap pembentukan Budaya Qur`ani melalui peningkatan interaksi dengan Al-Qur`an, penguatan praktik hafalan dan muraja’ah, pengamalan nilai-nilai Qur`ani, serta pembiasaan sosial berbasis Al-Qur`an. Dengan demikian, Program Waqaf 1000 Hafizh tidak hanya menjadi program Pembinaan hafalan, tetapi juga menjadi ruang sosial bagi hadir dan hidupnya Al-Qur`an dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Tanah Datar.