Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2025Versi 1

Resepsi Masyarakat Nagari Siguntur kecamatan Sitiung kabupaten Dharmasraya terhadap Tradisi Pembacaan Al-Qur'an dan Do'a Tolak Bala setelah Batanam Padi (Studi Living Qur'an)

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ilmu Alqur'an Dan Tafsir•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Rizky Fajar Nim 210301035 (2025). Judul Resepsi Masyarakat Nagari Siguntur kecamatan Sitiung kabupaten Dharmasraya terhadap Tradisi Pembacaan Al-Qur'an dan Do'a Tolak Bala setelah Batanam Padi (Studi Living Qur'an). Progam Studi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang penelitian ini adalah Resepsi Masyarakat Nagari Siguntur kecamatan Sitiung kabupaten Dharmasraya terhadap Tradisi Pembacaan Al-Qur'an dan Do'a Tolak Bala setelah Batanam Padi. Fokus utama penelitian ini adalah:1) mendeskripsikan sejarah awal tradisi pembacaan Al Qur'an dan Do'a Tolak Bala setelah Batanam Padi di Nagari Siguntur, 2) mengkaji praktek pembacaan Al Qur'an dan Do'a pada tradisi pembacaan Al-Qur'an dan Do'a Tolak Bala setelah Batanam Padi di Nagari Siguntur, 3) Menjelaskan makna yang terkandung dalam Tradisi pembacaan Al Qur'an dan Do'a Tolak Bala setelah Batanam di Nagari Siguntur. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan studi Living Qur'an, yaitu kajian ilmiah mengenai berbagai peristiwa yang terkait dengan kehadiran Al-Qur'an di tengah komunitas muslim tertentu. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan fenomenalogi dan pendekatan sosial keagamaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah tetua kampung, alim ulama dan pihak-pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Tradisi Pembacaan Al-Qur'an dan Do'a Tolak Bala setelah Batanam Padi. Hasil penelitian yang diperoleh dilapangan mengenai Resepsi Masyarakat Nagari Siguntur kecamatan Sitiung kabupaten Dharmasraya terhadap Tradisi Pembacaan Al-Qur'an dan Do'a Do'a Tolak Bala setelah Batanam Padi menunjukkan bahwa: 1) Sejarah awal muncul nya tradisi pembacaan Al Qur'an dan Do'a Tolak Bala setelah Batanam Padi di Nagari Siguntur sudah ada sejak zaman dahulu yang diwariskan oleh nenek moyang terdahulu. Dasar munculnya tradisi ini adalah sebagai bentuk upaya atau ikhtiar masyarakat Nagari agar padi yang ditanam di jauh kan dari segala bala atau musibah yang dapat merusak nya. 2) Praktik pembacaan Al-Qur'an dan Do'a pada tradisi pembacaan Al-Qur'an dan Do'a Tolak Bala setelah Batanam Padi terdiri kegiatan baureh, makan bersama, berzikir, bertahlil yang dipimpin oleh Imam Nagari dan ayat yang Al-Qur'an yang dibaca adalah QS.Al-Fatihah, QS.Al-Ikhlas, QS. Al-Falaq, QS.An-Nas, QS. Al-Baqarah ayat 1-5 serta ayat kursi dan ditutup dengan Do'a Tolak Bala yang dibaca oleh Imam Nagari. 3) Makna yang terkandung dalam Tradisi pembacaan Al-Qur'an dan Do'a Tolak Bala setelah Batanam di Nagari Siguntur adalah upaya atau ikhtiar masyarakat untuk menolak bala yang dapat merusak tanaman padi, baik itu hama, tikus maupun kekeringan dan segala hal yang dapat membuat gagal panen, selain itu tradisi ini juga bertujuan untuk meningkatkan rasa syukur kepada Tuhan, selain menolak bala tanaman, tradisi ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan silaturrahmi antara masyarakat.

Kata kunci

Resepsi, Tradisi, Living Qur'an

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Resepsi Masyarakat Nagari Siguntur kecamatan Sitiung kabupaten Dharmasraya terhadap Tradisi Pembacaan Al-Qur'an dan Do'a Tolak Bala setelah Batanam Padi (Studi Living Qur'an)2025 · oai:ais:skripsi:10843

Publikasi terkait