ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RANTI WAHYUNI ,NIM 14 105 061,JudulSkripsi“PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATEMATIKA MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP KEMAMPUAN PENYELESAIAN MASALAH UNTUK SISWA KELAS VIII MTsS MUHAMMADIYAH TANJUNG BONAI”Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah berawal dari ketidaktercapaian tujuan pembelajaran mateamatika untuk ranah kognitif dan salah satu penyebabnya kurangnya minat belajar peserta didik, kurangnya kemampuan pemahaman peserta didik dalam penyelesaian masalah. Media yang ada tidak digunakan secara maksimal. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti melakukan penelitian pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) matematika model team games tournament (TGT) terhadap kemampuan penyelesaian masalah untuk siswa kelas VIII MTsS Muhammadiyah Tanjung Bonai. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan 4-D (define, design, develop, dan desseminate). Rancangan pada penelitian ini terdiri dari 3 tahap saja yaitu (1) tahap pendefinisian (define) dilakukan untuk mendapatkan gambaran umum di sekolah, mengenai bagaimana proses pembelajaran, kendala yang dihadapi di dalam kelas dan karakteristik siswa. Kegiatan dimulai dari wawancara, menganalisis media pembelajaran yang dipakai guru matematika di kelas VIII MTsS Muhammadiyah Tanjung Bonai sebagai sumber belajar siswa dan mereview lembar kerja peserta didik (LKPD) model Team Games Tournament (TGT) yang digunakan di sekolah tersebut. Tahap design, hasil dari (2) tahap define digunakan untuk merancang LKPD pada materi bangun ruang sisi datar. Adapun tahapnya yakni pembuatan bagan alur Penyusunan desain produk secara keseluruhan (story board), Pengumpulan objek rancangan berupa teks materi, soal dan jawaban sesuai dengan rancangan produk, pembuatan background dan pengumpulan gambar yang sesuai dengan produk. Setelah semua bahan terkumpul kemudian disatukan menjadi kesatuan yang utuh untuk dibentuk dalam satu lembar kerja peserta didik (LKPD) model Team Games Tournament (TGT), (3) tahap develop, untuk melihat validitas dan praktikalitas terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi terhadap lembar kerja peserta didik (LKPD) model Team Games Tournament(TGT) pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII yang telah dirancang adalah valid memperoleh rata-rata persentase 75% .
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Iga Romadhani, NIM. 15300500024, Judul Skripsi: Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) Pada Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas VIII MTsN Padang Panjang, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII MTsN Padang Panjang, ditandai dengan siswa tidak memahami materi pelajaran sehingga siswa bersifat pasif dalam proses pembelajaran, rendahnya kemampuan siswa dalam menjawab soal tes kemampuan berpikir kritis matematis yang diberikan, masih ada siswa yang tidak memperhatikan guru, menganggap matematika itu sulit dan membosankan. Proses pembelajaran yang berlansung masih kurang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, karna siswa tidak dibiasakan untuk melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Permasalahan-permasalahan itulah yang menyebabkan tidak ada kreatifitas dan keaktifan siswa dalam belajar, sehingga tidak akan melatih siswa dalam memahami, menyerap, dan merespon suatu materi dan permasalahan. Padahal dengan adanya keaktifan bertanya, menjawab pertanyaan, mengemukakan ide dan kreatifitas dalam menyelesaikan masalah dapat melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Hal ini terjadi karena strategi pembelajaran yang digunakan guru kurang mampu meningkatkan kemampuanberpikir kritis siswa, strategi yang yang tidak melibatkan seluruh siswa aktif dalam pembelajaran.Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi hal tersebut adalah menerapkan Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) lebih baik dari kemampuan berpikir kritis matematis siswa dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan rancangan penelitian Random Control Group Only. Populasi dalam penelitian adalah siswa kelas VIII MTsN Padang Panjang tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari enam kelas.Pengambilan sampel dilakukan secara probability sampling tepatnya dengan teknik simple random sampling dengan melakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata. Kelas yang terambil ditetapkan sebagai kelas eksperimen yaitu kelas VIII B dengan menerapkan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dan kelas kontrol yaitu kelas VIII C yang menerapkan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian, Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji-t didapat hargathitung = 18.62 sedangkan ttabel = 3.98 pada taraf nyata α = 0,05. Berartit_(hitung )>t_tabel yaitu 18.62> 1.997 maka H_0 ditolak,terima H_1. Sehingga dapat disimpulkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) lebih baik darikemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menerapkan metode pembelajaran konvensional. Kata Kunci :Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa, Metode Pembelajaran Team Games Tournament (TGT)
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Alfani Rahmi, NIM 2230111011, dengan judul “Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V di SDN 01 Malalo”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 01 Malalo. Sebagian besar siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), pembelajaran masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru, serta kurangnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Kondisi tersebut diduga dapat diatasi melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) yang mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan kolaboratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 01 Malalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 01 Malalo yang berjumlah 26 orang sekaligus dijadikan sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji Paired Sample t-test, uji Effect Size, dan uji N-Gain dengan bantuan aplikasi IBM SPSS Statistics 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) efektif terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V di SDN 01 Malalo. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05 sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Rata-rata nilai siswa meningkat dari 59,62 pada pretest menjadi 85,77 pada posttest. Hasil uji Effect Size memperoleh nilai Cohen’s d sebesar 1,20 yang termasuk kategori besar (high effect), sedangkan hasil uji N-Gain sebesar 0,65 yang berada pada kategori sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) memberikan pengaruh yang kuat dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Khoiri Niswa, dengan NIM 2130111063 menyusun skripsi berjudul “Pengaruh Model TGT (Team Games Tournament) Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila Di SDN 22 Baringin” Penelitian ini dilaksanakan pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa yang disebabkan oleh metode yang digunakan, sehingga membuat siswa cenderung pasif dalam proses pembelajaran. Guru lebih sering menggunakan metode ceramah dalam pembelajaran yang membuat siswa cepat bosan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas III di SDN 22 Baringin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan pre-eksperimental. Desain penelitian yang diterapkan adalah one group pretest posttest design, di mana satu kelas digunakan sebagai kelompok eksperimen. Instrumen yang digunakan berupa tes soal objektif untuk pretest dan posttest. Data dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, uji taraf kesukaran soal, uji daya pemebeda soal, normalitas, uji-t paired sample t-test, dan uji N-gain. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas III SDN 22 Baringin. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar. Diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 66,43, sedangkan nilai rata-rata posttest sebesar 94,75. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah diberikan perlakuan menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT). Berdasarkan hasil uji N-Gain, diperoleh nilai sebesar 0,812 yang termasuk dalam kategori tinggi. Hasil uji N-Gain menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan, terlihat dari adanya perbedaan nilai antara pretest dan posttest yang diperoleh siswa. Selain itu, hasil uji-t memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 ( 0,05), yang berarti H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas III SDN 22 Baringin. Model ini mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan efektif sehingga membantu siswa memahami materi serta meningkatkan hasil belajar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Miftahul Rahmi, NIM 2130101071, Judul Skripsi “Penerapan Kombinasi Metode Simulasi dan Team Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Pemahaman dan Keterampilan Sholat Siswa di SDN 15 Gurun”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2026. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam memahami serta melaksanakan shalat dengan baik, benar, dan tertib. Berdasarkan observasi yang dilakukan dalam pembelajaran PAI di SD, pada pembelajaran shalat guru sudah menggunakan metode demonstrasi, namun masih bersifat satu arah. Metode demonstrasi yang digunakan masih berpusat kepada guru (teacher-centered), sehingga siswa kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Hal tersebut menyebabkan siswa belum mampu memahami materi pembelajaran shalat secara optimal, dan keterampilan shalat siswa masih memerlukan adanya bimbingan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kombinasi metode Simulasi dan Team Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan shalat siswa kelas II di SDN 15 Gurun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain Pre Experimental One Group Pretest-Posttest. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 15 Gurun pada tahun 2026. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II di SDN 15 Gurun yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis berupa soal pilihan ganda untuk mengukur pemahaman siswa dan lembar observasi keterampilan sholat, untuk mengukur keterampilan siswa dalam mempraktikkan sholat secara langsung. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji Normalitas, uji N-Gain, uji Hipotesis dengan Paired Sample t-test Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman siswa setelah penerapan kombinasi metode Simulasi dan Team Games Tournament (TGT). Nilai rata-rata pretest sebesar 65,50 meningkat menjadi 81,00 pada posttest. Hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman siswa sebelum dan sesudah penerapan kombinasi metode Simulasi dan Team Games Tournament (TGT). Hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa 18 siswa (90%) memperoleh peningkatan dalam kategori sedang dan 2 siswa (10%) dalam kategori tinggi, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,488 yang termasuk dalam kategori sedang. Selain itu, hasil penilaian keterampilan sholat menunjukkan nilai rata-rata sebesar 81,35, dengan nilai tertinggi 94 dan nilai terendah 72. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan kombinasi metode Simulasi dan Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan sholat siswa kelas II di SDN 15 Gurun
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wulandari, NIM 2230106041, Judul Skripsi: Pengaruh Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Teknik Cerdas Cermat Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X SMA N 2 Batusangkar. Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Rendahnya aktivitas belajar peserta didik selama pembelajaran Biologi berdampak pada hasil belajar yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Teams Games Tournament (TGT) berbantuan teknik cerdas cermat terhadap aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada materi Ekosistem di kelas X Fase E SMAN 2 Batusangkar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis quasi-experiment menggunakan desain Posttest-Only Control Group Design. Sampel penelitian ditentukan melalui teknik simple random sampling dan penarikan kelas sampel dengan cara lotting. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi aktivitas belajar dan tes hasil belajar berbentuk esai. Data dianalisis secara deskriptif serta inferensial menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata aktivitas peserta belajar pada pertemuan 1 sebesar 78,3% dengan kategori aktif, kemudian meningkat pada pertemuan 2 menjadi 86% dengan kategori sangat aktif. Rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 90,01 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol sebesar 69,20. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) 0,000 0,05, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan model Teams Games Tournament (TGT) berbantuan teknik cerdas cermat terhadap hasil belajar peserta didik. Dapat disimpulkan, bahwa model TGT berbantuan teknik cerdas cermat berpengaruh dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik pada materi ekosistem.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dina Lareza, Nim. 2130101024, Judul skripsi:”PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI DI UPT SDN 16 BARINGIN”. Program Studi Pendidikan agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran konvensional yang cenderung pasif dan kurang melibatkan partisipasi aktif peserta didik. untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) berbantuan media Wordwall yang dirancang untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa melalui kegiatan belajar berbasis permainan dan kerja sama tim. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre eksperimental berupa one group pretest-posttest design. Sampel penelitian adalah 38 siswa kelas IV. Instrumen yang digunakan berupa soal pilihan ganda yang telah diuji validitas, reliabilitas, daya beda, dan tingkat kesukaran. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji-t (paired sample t-test), dan perhitungan gain ternormalisasi (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Nilai rata rata pretest siswa adalah 48,21, meningkat menjadi 79,68 pada posttest. Uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 0,05, yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest. Rata-rata N-Gain sebesar 0,69 termasuk dalam kategori sedang, dengan 42% siswa berada pada kategori tinggi dan 58% pada kategori sedang, serta tidak ada siswa yang berada di kategori rendah. dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran TGT berbantuan media Wordwall efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, baik secara individu maupun secara klasikal.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Imeldawati, NIM. 2130111056 (2025) Judul Skripsi: "Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Teams Games Tournament Terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Matematika Kelas V SDN 11 Rao-rao". Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya motivasi belajar matematika peserta didik. Hal ini terlihat dari kurangnya perhatian saat guru mengajar dan sikap pasif ketika ditanya. Selain itu, metode ceramah yang sering digunakan guru membuat pembelajaran terasa monoton. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap peningkatan motivasi belajar matematika siswa kelas V SDN 11 Rao-Rao. Model TGT merupakan model pembelajaran kooperatif yang membentuk kelompok kecil untuk berkompetisi secara akademik. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen. Pendekatan yang digunakan adalah Quasi Experimental Design tipe One Group Pre-test Posttest Design. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen berupa skala motivasi belajar dengan 25 butir pernyataan. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDN 11 Rao-Rao yang berjumlah 15 orang, dan seluruhnya menjadi sampel. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test melalui aplikasi SPSS versi 26. Analisis data dilakukan secara kuantitatif untuk menguji hipotesis penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Model ini mendorong partisipasi aktif dan meningkatkan semangat belajar peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata posttest sebesar 96,33 dan nilai signifikansi (sig.) sebesar 0,000 (sig. 0,05). Artinya, terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan model TGT. Dengan demikian, model TGT efektif dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas V SDN 11 Rao-Rao.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Ayu Rahayu. NIM. 1930106007. Judul Skripsi: Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Teams Games Tournament) Terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi Kelas XI MAN 1 Mukomuko. Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu KePendidikan (FTIK), UIN Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Latar belakang masalah dalam penelitian ini yaitu kurangnya antusias dan aktivitas peserta didik dalam proses pembelajaran karena pendidik kurang optimal dalam memilih model pembelajaran. Peserta didik kurang kerjasama yang baik dalam kelompok selama pembelajaran berlangsung menyebabkan kebanyakan peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran, sehingga peserta didik yang aktif hanya didominasi oleh peserta didik yang berkemampuan tinggi. Kurangnya keaktifan peserta didik dalam proses pembelajaran berdampak terhadap hasil belajar yang masih rendah. Batasan masalah dalam penelitian ini adalah aktivitas dan hasil belajar kognitif peserta didik dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Team Games Tournament). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aktivitas dan hasil belajar kognitif peserta didik dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) lebih baik dari hasil belajar biologi peserta didik dengan konvensional kelas XI di MAN 1 Mukomuko. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasi Eksperimental dengan desain Possttest Control Only Design dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran ini berpengaruh terhadap keaktifan peserta didik yang dibuktikan dengan meningkatnya persentase aktivitas belajar dan hasil belajar peserta didik pada kelas eksperimen lebih baik dibandingkan rata-rata hasil belajar peserta didik pada kelas kontrol. Pengujian hipotesis penelitian menggunakan uji independent t-test melalui aplikasi SPSS statistic 25 dengan ketentuan nilai alpha sebesar 0,05 dan didapatkan hasil signifikasi 0,025, dimana 0,0250,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil belajar biologi peserta didik menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe TGT (Teams Games Tournament) pada lebih baik dari hasil belajar biologi peserta didik menggunakan model pembelajaran konvensional.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK MIFTAHUL JANAH, NIM. 2030111081 (2024) Judul Skripsi : “Pengaruh Model Pembelajaran TGT Menggunakan Media Card Sort terhdap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajara Pendidikan Pacasila Kelas IV SD N 16 Padang Magek”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah dan Ilmu keguaruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah hasil belajar peserta didik masih rendah, dimana pembelajaran berpusat pada pendidik dan pembelajaran belum membuat siswa sebagai pemeran utama dalam penyampaian materi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournament Menggunakan Media Card Sort terhdap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajara Pendidikan Pacasila Kelas Iv SD N 16 Padang Magek. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode penelitian menggunakan jenis penelitian eksperimen dengan model one group pretest-posttest design. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti yaitu, Tes Hasil Belajar dan juga menggunakan Angket Hasil belajar pretest dan posttest. Populasi penelitian ini ialah siswa Kelas IV SDN 16 Padang Magek dengan memilih sampel menggunakan teknik purpose sampling dengan jumlah 23 orang siswa. Instrumen penelitian ini ialah tes hasil belajar siswa dengan menggunakan soal objektif dengan jumlah soal 25 butir, selain itu angket juga merupakan instrument dalam penelitian ini dengan jumlah 25 butir pernyataan. Sedangkan analisis data hasil belajar siswa di analisis dengan uji T menggunakan SPSS versi 23. Pengelolahan data dilakukan denggan metode kuantitatif kemudian diuraikan berdasarkan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa dengan menggunakan Model Pembelajaran Teams Games Tournament Menggunakan Media Card Sort berpengaruh baik terhadap hasil belajar siswa karena membuat hasil belajar siswa menjadi lebih baik. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang dapat menjawab rumusan masalah yang mana dapat dilihat berdasarkan output uji t terlihat jelas bahwasannya nilai dari uji t Paired Samples Test diperoleh sig (2-tailed) 0,000 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh model pembelajaran TGT (Teams GamesTournament) berbantuan media Card Sort terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas IV SDN 16 Padang Magek.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rahmi Savitri, NIM. 2030101030, judul skripsi: “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT BERBANTUAN MEDIA KARTU DOMINO SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SKI SISWA KELAS VII MTsN 8 AGAM”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan pada penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa di kelas VII MTsN 8 Agam. Guru sudah menerapkan beberapa jenis metode pembelajaran seperti role playing, make and match dan talking stick tetapi hasil belajar siswa masih rendah. Ketika belajar siswa cenderung merasa bosan apalagi jika berada pada jam pelajaran setelah istirahat dan menjelang pulang. Oleh karena itu, diperlukan adanya sebuah inovasi berupa model dan media pembelajaran untuk meningkatkan semangat dan hasil belajar siswa. Model dan media yang dipilih adalah model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament dan media kartu domino sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament berbantuan media kartu domino sejarah dapat meningkatkan hasil belajar Sejarah Kebudayaan Islam siswa kelas VII MTsN 8 Agam. Oleh karena itu, diperlukan adanya sebuah inovasi berupa model dan media pembelajaran untuk meningkatkan semangat dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kuantitatif eksperimen dengan bentuk posttest-only design with nonequivalent groups yaitu membandingkan hasil kelompok eksperimen dan kontrol setelah treatment. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VII MTsN 8 Agam sebanyak 104 orang dan sampel terdiri dari 2 kelas yaitu kelas VII.1 dan VII.4 berjumlah 48 orang yang dipilih melalui Convenience Sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini berupa hasil tes pengetahuan yang dilakukan setelah pelaksanaan pembelajaran melalui model pembelajaran koopertaif tipe team games tournament menggunakan media kartu domino sejarah pada kelas eksperimen dan model pembelajaran direct instruction dengan bantuan mind maping pada kelas kontrol. Selanjutnya data dianalisis menggunakan uji normalitas, realibilitas, dan independent sample t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistic 22. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapatnya perbedaan yang signifikan pada hasil belajar Sejarah Kebudayaan Islam pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament berbantuan media kartu domino sejarah dengan kelas kontrol yang menerapkan model pembelajaran direct instruction dengan bantuan mind maping. Hal ini dibuktikan dari hasil uji hipotesis menggunakan uji independent sample t-test didapat nilai sig. (2 tailed) sebesar 0,002 artinya sig 0,002 sig 0,05. Berdasarkan hal tersebut, H0 ditolak dan Ha diterima.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Zahara Rahma, NIM: 2030110019, judul skripsi “Pengembangan Modul Ajar Berbasis Team Games Tournament (TGT) pada Materi Struktur Atom dan Keunggulan Nanomaterial di SMAN 2 Lintau Buo” program studi tadris kimia, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kendala yang dihadapi pendidik dalam memodifikasi modul ajar agar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Meskipun modul ajar telah disusun, modul ajar tersebut belum memfasilitasi gaya belajar kinestetik yang dominan pada siswa di SMAN 2 Lintau Buo. Modul ajar yang ada lebih cocok untuk siswa dengan gaya belajar visual dan auditori, sementara gaya belajar kinestetik menjadi kebutuhan utama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul ajar berbasis Team Games Tournament (TGT) pada materi Struktur Atom dan Keunggulan Nanomaterial yang valid dan praktis, serta sesuai dengan gaya belajar kinestetik siswa. Validitas mengacu pada sejauh mana suatu alat atau metode (seperti modul ajar) mengukur apa yang seharusnya diukur. Dalam konteks modul ajar, validitas mengukur seberapa tepat konten, desain, dan metode pembelajaran sesuai dengan tujuan kurikulum dan kebutuhan peserta didik. Sedangkan praktikalitas berhubungan dengan sejauh mana suatu alat atau metode dapat digunakan secara efektif dalam situasi nyata. Dalam hal modul ajar, praktikalitas menilai kemudahan penggunaan oleh pendidik dan sejauh mana modul ajar tersebut dapat diterapkan dalam proses pembelajaran sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate). Namun, penelitian ini hanya mencakup tiga tahapan dari model 4-D tersebut: 1) Tahap Define, untuk menganalisis kondisi di lapangan; 2) Tahap Design, untuk merancang modul ajar berbasis TGT; dan 3) Tahap Develop, untuk menguji validitas dan praktikalitas modul ajar yang telah dirancang. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi dan angket respon praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Modul Ajar Berbasis TGT pada materi Struktur Atom dan Keunggulan Nanomaterial memenuhi kriteria valid dengan persentase 77% menurut lembar validasi; 2) Modul Ajar tersebut juga memenuhi kriteria sangat praktis dengan persentase 94% berdasarkan angket respon praktikalitas. Dengan demikian, modul ajar ini dapat dijadikan perangkat ajar yang efektif bagi pendidik dalam proses pembelajaran.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Yana Fitri, NIM: 1630101083, Judul Skripsi: “Pengaruh Model Pembelajaran Teams Games Tournamens (TGT) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran Fiqih Di Pondok Pesantren Tawalib Tanjung Limau”. Program studi Pendidikan Agama Islam. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini merupakan penelitian ekperimen semu atau quarsi eksperimen dengan disain penelitian the nonequivalent control group disaign. Penelitian ini didasari oleh kurang aktifnya peserta didik dalam proses pembelajaran, strategi pembelajaran yang kurang bervariasi, tujuan pembelajaran yang tidak tercapai secara maksimal serta hasil belajar yang kurang memuaskan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi Teams Games Tournamens (TGT) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih. Populasi penelitian ini terdiri dari seluruh siswa kelas VII di Pondok Pesantren Tawalib Tanjung Limau, sedangkan sampelnya terdiri dari 2 kelas yaitu satu kelas kontrol dengan penerapan strategi yang diberikan oleh guru sedangkan satu kelas lagi dengan penerapan strategi (TGT) Teams Games Tournamens. Jumlah kelas kontrol adalah 19 siswa sedangkan kelas eksperimen berjumlah 19 siswa. Instrument yang digunakan adalah tes hasil belajar yang berjumlah 5 buah soal yang berbentuk essay. Dari hasil analisis data menunjukan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata kelas kontrol adalah 65,26 sedangkan kelas eksperimen adalah 74,47. Presentase ketuntasa kelas kontrol lebih rendah dibandingkan kelas eksperimen. Kelas kontrol presentase ketuntasannya adalah 53 % sedangkan kelas eksperimen presentase ketuntasannya adalah 74%. Berdasarkan hasil uji normalitas mengunakan SPSS bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikasi 0,2. Hasil uji homogenitas mengunakan SPSS menunjukan bahwa data berditribusi normal dengan nilai signifikasi 1,144 Sedangkan Uji hipotesis dengan mengunakan SPSS jumlah signifikasinya dengan mengunakan uji t adalah 2,417 yang menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikasi strategi pembelajaran TGT terhadap hasil belajar pada mata pelajaran Fiqih di Pondok Pesantren Tawalib Tanjung Limau.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kumalasari, NIM 1830111024 judul skripsi “peningkatan hasil belajar pembelajaran terpadu pada tema 5 ekosistem model team games tournament siswa kelas V UPTD SDN 02 Sialang Lima Puluh kota . fakultas tarbiyah dan ilmu keguruan universitas Islam negeri (UIN) Mahmud Yunus batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah peningkatan hasil belajar pembelajaran terpadu siswa kelas 5 UPTD SD negeri 02 sialang 50 kota perbantuan teams games tournament (TGT). tujuan pembahasan ini untuk mengetahui meningkatkan hasil belajar siswa pembelajaran terpadu siswa kelas 5 UPTD SD negeri 02 sialang lima puluh kota dengan menggunakan model teams games tournament (TGT). jenis penelitian ini adalah pre- eksperimental design, berlangsung selama dua pertemuan tahap-tahap model teams games tournament (TGT) mulai dari tahapan presentasi di kelas , tim, games, turnamen dan rekognitif penelitian ini dilakukan di kelas 5 SD negeri 02 sialang lima puluh kota yang berjumlah 15 orang siswa yang terdiri dari 8 siswa laki-laki dan 7 siswa perempuan. teknik pengumpulan data diperoleh dengan melakukan observasi tes dan dokumentasi. analisis data diperoleh dari analisis dan statistik inferensial yaitu dengan menggunakan teknik statistik uji t untuk menguji nilai rata-rata dari kelas. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan hasil belajar pembelajaran terpadu siswa kelas 5 UPTD SD negeri 02 sialang lima puluh kota berbantuan model teams games tournament (TGT). pada pertemuan 1 menunjukkan rata-rata 70% dan pertemuan dua diperoleh dengan 85,33%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan model teams games tournament (TGT) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik terpadu.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FITRANELLA. 2022. NIM: 1802032011, Judul Persepsi Siswa Tentang Penggunaan Model Pembelajaran Snowball Throwing dan Team Games Tournament (TGT) Oleh Guru Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti di SMPN 40 Sijunjung. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Pascasarjana Universitas Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum terungkapnya persepsi siswa mengenai model pembelajaran Snowball Throwing dan Team Games Tournaments (TGT) dan yang telah dilaksanakan oleh guru¬ Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAIBP) di SMPN Negeri 40 Sijunjung. Tujuan dilakukannya penelitian ini yaitu untuk mengetahui persepsi siswa tentang model pembelajaran Snowball Throwing dan Team Games Tournaments (TGT) oleh guru (PAIBP) di SMPN 40 Sijunjung. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan cross-sectional design. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik SMPN 40 Sijunjung yang berjumlah 121 orang. Jumlah sampel dalam penelitian ini yaitu 93 orang yang diambil menggunakan sampel acak sederhana menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket, dalam bentuk google from telah dlakukan uji coba terbatas pada 15 orang sampel untuk dilakukan uji validitas dan reabilitas. Nilai validitas model pembelajaran Snowball Throwing 0,266 dengan reliabelitas 0,956. Adapun Nilai validitas model pembelajaran Team Games Tournaments 0,404 dengan reliabelitas 0,930. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi siswa mengenai model pembelajaran Snowball Throwing berada pada skor 22228 dengan kategori sangat baik dan persepsi siswa mengenai model pembelajaran Team Games Tournaments (TGT) berada pada skor 9617 dengan kategori sangat baik. Secara umum, siswa menunjukkan persepsi yang positif pada kedua model pembelajaran tersebut.
BookOpen AccessPDF tersedia
2021•Koleksi Perpustakaan
RANTI WAHYUNI ,NIM 14 105 061,JudulSkripsi“PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) MATEMATIKA MODEL TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP KEMAMPUAN PENYELESAIAN MASALAH UNTUK SISWA KELAS VIII MTsS MUHAMMADIYAH TANJUNG BONAI”Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2020.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah berawal dari ketidaktercapaian tujuan pembelajaran mateamatika untuk ranah kognitif dan salah satu penyebabnya kurangnya minat belajar peserta didik, kurangnya kemampuan pemahaman peserta didik dalam penyelesaian masalah. Media yang ada tidak digunakan secara maksimal. Berdasarkan hal tersebut, maka peneliti melakukan penelitian pengembangan lembar kerja peserta didik (LKPD) matematika model team games tournament (TGT) terhadap kemampuan penyelesaian masalah untuk siswa kelas VIII MTsS Muhammadiyah Tanjung Bonai.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan 4-D (define, design, develop, dan desseminate). Rancangan pada penelitian ini terdiri dari 3 tahap saja yaitu (1) tahap pendefinisian (define) dilakukan untuk mendapatkan gambaran umum di sekolah, mengenai bagaimana proses pembelajaran, kendala yang dihadapi di dalam kelas dan karakteristik siswa. Kegiatan dimulai dari wawancara, menganalisis media pembelajaran yang dipakai guru matematika di kelas VIII MTsS Muhammadiyah Tanjung Bonai sebagai sumber belajar siswa dan mereview lembar kerja peserta didik (LKPD) model Team Games Tournament (TGT) yang digunakan di sekolah tersebut. Tahap design, hasil dari (2) tahap define digunakan untuk merancang LKPD pada materi bangun ruang sisi datar. Adapun tahapnya yakni pembuatan bagan alur Penyusunan desain produk secara keseluruhan (story board), Pengumpulan objek rancangan berupa teks materi, soal dan jawaban sesuai dengan rancangan produk, pembuatan background dan pengumpulan gambar yang sesuai dengan produk. Setelah semua bahan terkumpul kemudian disatukan menjadi kesatuan yang utuh untuk dibentuk dalam satu lembar kerja peserta didik (LKPD) model Team Games Tournament (TGT), (3) tahap develop, untuk melihat validitas dan praktikalitas terbatas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi terhadap lembar kerja peserta didik (LKPD) model Team Games Tournament(TGT) pada materi bangun ruang sisi datar kelas VIII yang telah dirancang adalah valid memperoleh rata-rata persentase 75% .
BookOpen AccessPDF tersedia
2020•Koleksi Perpustakaan
MERI FATMAWATI, NIM : 15300500034, Judul Skripsi “Pengaruh Model Teams Games Tournament Berbantuan Question Box terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis dan Aktivitas Siswa Kelas VIII MTsN 3 Tanah Datar”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar (IAIN) Batusangkar 2020.
Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan komunikasi matematis dan aktivitas belajar siswa yang peneliti temukan dikelas VIII MTsN 3 Tanah Datar. Selama proses pembelajaran matematika berlangsung siswa tidak terlibat aktif dalam pembelajaran, siswa kurang memperhatikan guru pada saat menjelaskan pelajaran bahkan siswa sibuk dengan hal-hal diluar kegiatan pembelajaran. Pada saat siswa menyelesaikan soal matematika, siswa belum mampu menyampaikan, menyatakan serta mengeksresikan ide-ide matematika secara tulisan. Selain kemampuan komunikasi matematis terlihat aktivitas belajar siswa juga rendah, selama proses pembelajaran berlangsung siswa tidak mau bertanya terhadap materi yang tidak dipahami sehingga saat pembelajaran siswa terlihat pasif. Guru tidak mengajak siswa dalam menyelesaikan masalah secara
bersama-sama, guru cenderung langsung menjawab permasalahan tersebut tanpa meminta pendapat serta ide-ide dari siswa. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi masalah ini adalah model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) media Question Box. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan apakah kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran TGT berbantuan Question Box lebih baik baik dari kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional dan untuk melihat aktivitas belajar siswa selama mendapatkan TGT berbantuan media Question Box.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, rancangan penelitian Randomized Control Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTsN 3 Tanah Datar Tahun ajaran 2019/2020 terdiri dari lima kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara Probability Sampling dengan teknik Simple Random Sampling. Kelas yang dijadikan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.5 sebagai kelas eksperimen dan VIII.3 sebagai kelas kontrol. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes kemampuan komunikasi matematis dan lembar observasi aktivitas belajar siswa. Teknik analisis data
dalam penelitian ini yaitu uji-t. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil uji hipotesis yaitu Tolak H0 karena = 1,645 atau maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Question Box lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Selanjutnya dari hasil analisis data aktivitas belajar siswa kategori sangat tinggi dengan angka persentasi 87,5 dan dapat disimpulkan aktivitas siswa selama mendapatkan pembelajaran TGT berbantuan Question Box meningkat.
BookOpen AccessPDF tersedia
2020•Koleksi Perpustakaan
Iga Romadhani, NIM. 15300500024, Judul Skripsi: Pengaruh
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament
(TGT) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas VIII
MTsN Padang Panjang, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu
Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis
matematis siswa kelas VIII MTsN Padang Panjang, ditandai dengan siswa tidak
memahami materi pelajaran sehingga siswa bersifat pasif dalam proses
pembelajaran, rendahnya kemampuan siswa dalam menjawab soal tes
kemampuan berpikir kritis matematis yang diberikan. Proses pembelajaran yang
berlangsung masih kurang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis
siswa, karna siswa tidak dibiasakan untuk melatih kemampuan berpikir kritis
siswa. Permasalahan-permasalahan itulah yang menyebabkan tidak ada kreatifitas
dan keaktifan siswa dalam belajar, sehingga tidak akan melatih siswa dalam
memahami, menyerap, dan merespon suatu materi dan permasalahan. Hal ini
terjadi karena strategi pembelajaran yang digunakan guru kurang mampu
meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Salah satu solusi yang ditawarkan
dalam mengatasi hal tersebut adalah menerapkan Model Pembelajaran Team
Games Tournament (TGT). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui apakah
Model Pembelajaran Team Games Tournament (TGT) lebih baik dari kemampuan
berpikir kritis matematis siswa dengan pembelajaran konvensional.
Jenis penelitian yang dipakai adalah penelitian eksperimen semu (Quasi
Eksperimen), dengan rancangan penelitian Random Control Group Only. Populasi
dalam penelitian adalah siswa kelas VIII MTsN Padang Panjang tahun ajaran
2019/2020 yang terdiri dari enam kelas. Pengambilan sampel dilakukan secara
probability sampling tepatnya dengan teknik simple random sampling dengan
melakukan uji normalitas, homogenitas dan kesamaan rata-rata. Kelas yang
terambil ditetapkan sebagai kelas eksperimen yaitu kelas VIII B dengan dan kelas
kontrol yaitu kelas VIII C. Instrumen yang digunakan tes kemampuan berpikir
kritis matematis, teknik analisis data dengan uji-t.
Berdasarkan hasil penelitian, Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji-t
didapat harga thitung = 18.62 sedangkan ttabel = 3.98 pada taraf nyata =
0,05. Berarti > yaitu 18.62 > 1.997 maka ditolak, terima .
Sehingga dapat disimpulkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang
menerapkan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) lebih baik
dari kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menerapkan metode
pembelajaran konvensional.
BookOpen AccessPDF tersedia
2019•Koleksi Perpustakaan
WELA OKTA PUTRI, NIM: 14 109 084, judul skripsi: PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) MELALUI KEGIATAN OUTBOUND UNTUK MENINGKATKAN KERJASAMA DI TK KASIH IBU KOTO BANGUN, jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Penelitian ini dilatarbelakangi belum berkembangnya kemampuan kerjasama anak secara optimal. Oleh karena itu, kemampuan kerjasama anak masih perlu ditingkatkan lagi, salah satu cara meningkatkan kemampuan kerjasama anak adalah dengan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Melalui Kegiatan Outbound. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Melalui Kegiatan Outbound dapat meningkatkan kemampuan kerjasama TK Kasih Ibu Koto Bangun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, desain penelitian pre-eksperimental dengan tipe one group pretestpostest design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak di TK Kasih Ibu Koto Bangun. Terdiri dari 1 kelas dengan jumlah anak 10 orang anak. Teknik pengambilan sampelnya yaitu sampling jenuh, yaitu anak-anak kelompok B yang berjumlah 10 orang anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data, maka diperoleh pretest rata-rata adalah 32,6 dan hasil posttest rata-ratanya yaitu 43,3. Dari hasil penelitian menunjukkan hipotesis diterima dengan taraf signifikan adalah 5%. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara pretest dan posttest setelah dilakukan treatment. Maka hipotesis alternative (Ha) diterima dan hipotesis nihil (H0) ditolak, artinya Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Melalui Kegiatan Outbound dapat Meningkatkan Kemampuan Kerjasama di TK Kasih Ibu Koto Bangun. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Melalui Kegiatan Outbound dapat Meningkatkan Kemampuan Kerjasama di TK Kasih Ibu Koto Bangun di TK Kasih Ibu Koto Bangun.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
YULISA SULASTRI, NIM 14 106 078, Judul Skripsi: “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Video Pembelajaran pada Pembelajaran Biologi Kelas XI di MAN 1 Payakumbuh”. Skripsi Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Kurang optimalnya guru memilih model pembelajaran dan kurangnya kerjasama yang baik dalam kelompok selama pembelajaran berlangsung menyebabkan kebanyakan siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran, sehingga siswa yang aktif hanya didominasi oleh siswa yang berkemampuan tinggi. Kurangnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran berdampak terhadap hasil belajar yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan video pembelajaran pada pembelajaran biologi kelas XI di MAN 1 Payakumbuh dari segi aktivitas dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA MAN 1 Payakumbuh tahun pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari 2 lokal. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling, sampel yang terpilih adalah kelas XI MIA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 2 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran ini berpengaruh terhadap keaktifan siswa yang dibuktikan dengan meningkatnya persentase aktivitas belajar. Hasil belajar biologi siswa kelas eksperimen dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan video pembelajaran juga lebih baik dari hasil belajar biologi siswa dengan menggunakan pembelajaran konvensional dengan rata-rata hasil belajar dari kelas eksperimen 76,05 dan kelas kontrol 60,75.