ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK NICHA ANDRI YANI, NIM. 1602032012 Judul "Pengembangan Modul Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Materi Penyelenggaraan Jenazah di SMK Negeri 1 Batipuh" Program Studi Pendidikan Agama Islam program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Permasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan keterbatasan sumber belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Dalam proses pembelajaran guru hanya memiliki buku paket Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti tanpa adanya bahan ajar lain berupa modul, handout, LKS dan lainnya. Materi yang tersaji dalam buku tersebut sangat sangat sulit siswa untuk memahaminya, dan guru juga sulit mengembangkan bahan ajar berupa modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL). Tujuan umum dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan suatu modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL). Sedangkan tujuan khususnya adalah untuk menghasilkan modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) yang valid dan praktis sehingga dapat digunakan oleh guru dan siswa di sekolah, sebagai pedoman dalam proses pembelajaran. Jenis Penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model yang digunakan adalah model 4-D yaitu tahap define, design, develop dan disseminate. Teknik analisis data dengan menggunakan rumus yang dimodifikasi dari Riduwan untuk validitas dan praktikalitas. Data validitas diperoleh melalui lembar validasi modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning. Sedangkan data praktikalitas diperoleh melalui lembar angket respon siswa untuk melihat keterlaksanaan modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi penyelenggaraan jenazah. Hasil penelitian menunjukkan validitas modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi penyelenggaraan jenazah diperoleh rata-rata 86 % dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas dari keterlaksanaan modul modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi penyelenggaraan jenazah diperoleh rata-rata 90 % dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan jabaran di atas dapat disimpulkan modul Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi penyelenggaraan jenazah yang dikembangkan dapat dinyatakan sangat valid dan sangat praktis sehingga layak untuk digunakan oleh semua guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di sekolah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yuni Ependi, NIM 2230111170. Judul Skripsi: "Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V SDIT Qurrata A'yun Batusangkar." Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada mata pelajaran matematika. Pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan siswa kurang mampu mengaitkan konsep matematika dengan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL), karena mampu menghubungkan materi pembelajaran dengan konteks nyata sehingga mendorong siswa berpikir kritis dan aktif dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDIT Qurrata A’yun Batusangkar. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan desain Pretest-Posttest Kontrol Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDIT Qurrata A’yun Batusangkar, Untuk menentukan kelas kontrol dan kelas eksperimennya, digunakan teknik simple random sampling, di dapatkan bahwa kelas V quba sebagai kelas eksperimen dan kelas V Muzdalifah sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian secara deskriptif menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) lebih baik dibandingkan dengan kelas control yang mengunakan pebelajaran konvensional. Hal tersebut terlihat dari rata-rata nilai N-Gain kelas eksperimen yang lebih tinggi daripada rata-rata N-Gain kelas control. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis yang signifikan antara kelaseksperimen dan kelas kontrol. Berdasar uji independent sample t-test ,diperoleh nilai signifikansi yang lebih kecil dari taraf 0,05 sehingga H₁ diterima dan H₀ ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar mengunakan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) lebih baik dibandingkan peningkatan kemapuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Assari Sri Devi, NIM 2230111029. Judul Skripsi: "Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching Learning Terhadap Aktivitas Belajar Matematika Siswa Kelas IV UPT SDN 03 Rambatan". Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keaktifan belajar siswa kelas IV UPT SDN 03 Rambatan dalam pembelajaran Matematika, di mana siswa lebih memilih bermain bersama teman daripada memperhatikan penjelasan guru, serta belum bervariasinya model pembelajaran yang diterapkan. Salah satu alternatif solusi yang dapat digunakan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa adalah dengan menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Contextual Teaching Learning terhadap aktivitas belajar siswa.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 UPT SDN 03 Rambatan yang berjumlah 33 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen angket aktivitas belajar yang telah divalidasi oleh tiga validator. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji prasyarat dan uji hipotesis (paired sample t-test).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase siswa pada kategori aktivitas belajar tinggi meningkat dari 21,21% saat pre-test menjadi 54,55% setelah post-test. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai t sebesar -5,858 dengan df 32 dan signifikansi 0,000 (sig < 0,05), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa H0, yang menyatakan tidak terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Contextual Teaching Learning terhadap aktivitas belajar siswa, ditolak; sedangkan Ha, yang menyatakan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Contextual Teaching Learning terhadap aktivitas belajar siswa, diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching Learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan aktivitas belajar siswa kelas 4 UPT SDN 03 Rambatan pada mata pelajaran Matematika.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Desi Indah, NIM 2230103020. Judul Skripsi: Evaluasi Kegiatan Kokurikuler di MTsN 7 Tanah Datar dengan Model CIPP (Context, Input, Process, dan Product). Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan kegiatan kokurikuler di MTsN 7 Tanah Datar yang belum berjalan secara optimal dan terukur. Kegiatan kokurikuler masih dipandang sebagai kegiatan tambahan sehingga perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasinya belum sepenuhnya sesuai dengan tujuan pendidikan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan kokurikuler melalui model CIPP yang meliputi aspek context, input, process, dan product. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluatif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di MTsN 7 Tanah Datar. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari kepala madrasah, wakil kurikulum, wakil kesiswaan, pembina osim dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan teknik penjaminan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) aspek context kegiatan kokurikuler telah memiliki tujuan yang mendukung penguatan karakter dan pengembangan kompetensi peserta didik, namun belum seluruh warga madrasah memahami indikator keberhasilan kegiatan secara menyeluruh; (2) aspek input menunjukkan bahwa sumber daya manusia, sarana prasarana, dan pendanaan masih terbatas sehingga memengaruhi optimalisasi kegiatan; (3) aspek process menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan kokurikuler belum sepenuhnya berjalan sesuai perencanaan karena jadwal kegiatan yang belum konsisten, tingkat partisipasi peserta didik yang berbeda-beda, serta monitoring yang belum dilakukan secara berkelanjutan; dan (4) aspek product menunjukkan bahwa kegiatan kokurikuler memberikan dampak positif terhadap pengembangan karakter, keterampilan, dan keaktifan peserta didik, namun sistem evaluasi hasil kegiatan belum menggunakan indikator yang terstandar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan kokurikuler di MTsN 7 Tanah Datar telah berjalan cukup baik, namun masih memerlukan perbaikan pada aspek perencanaan, pengelolaan sumber daya, pelaksanaan kegiatan, serta sistem evaluasi agar tujuan kegiatan kokurikuler dapat tercapai secara optimal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Intan Kurnia Putri, NIM 2230106023 (2026). Judul skripsi: “Pengembangan Modul Pembelajaran Biologi Terintegrasi Ayat Al-Qur’an Berbasis Contextual Teaching And Learning (CTL) Materi Sitem Respirasi Manusia Kelas XI SMAN 2 Sugai Tarab”. Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan ( FTIK), Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah pengembangan modul pembelajaran biologi terintegrasi ayat Al-Qur’an berbasis CTL materi sistem respirasi kelas XI SMAN 2 Sungai Tarab. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui validitas dan praktikalitas modul pembelajaran biologi terintegrasi aayat Al-Qur’an berbasis CTL materi sistem respirasi kelas XI SMAN 2 Sungai Tarab. Jenis penelitian yang diharapkan dalam kegiatan ini adalah penelitian pengembangan (research & development), mengunakan adalah model pengembangan 4-D yaitu define, design, develop, and disseminate. Pada penelitian ini tahap disseminate tidak dilakukan. Pada tahap define dilakukan analisis awal, analisis peserta didik, analisis tugas, analisis konsep, dan perumusan tujuan pembelajaran untuk mengidentifikasi kebutuhan modul. Pada tahap design dilakukan perancangan garis besar program modul, flowchart, dan storyboard modul, pengumpulan bahan, hingga proses editing modul. Pada tahap develop dilakukan validasi modul oleh ahli, revisi modul berdasarkan saran validator, serta uji praktikalitas modul kepada guru dan peserta didik. Produk modul pembelajaran biologi divalidasi oleh 3 orang ahli atau validator yang terdiri dari 2 orang dosen dan 1 guru mata pelajaran biologi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui angket. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar validasi dan lembar praktikalitas. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan rumus persentase validitas dan praktikalitas, kemudian hasil persentase tersebut dikonversi ke dalam kategori kualitatif berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan untuk menentukan tingkat kevalidan dan kepraktisan modul yang dikembangkan. Pada penelitian yang penulis lakukan dilapangan, hasil yang peneliti dapatkan adalah modul pembelajaran biologi terintegrasi ayat Al-Qur’an berbasis CTL materi sistem respirasi manusia yang dikembangkan dikategori yang sangat valid dengan rata-rata validasi penilaian modul persentase 88%. Dan rata-rata hasil praktikalitas angket respon peserta didik 87% dan rata-rata angket respon guru 93% dikategorikan sangat praktis dan dapat disimpulkan bahwa Modul Pembelajran Biologi yang dikembangankan bersifat valid dan praktis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikhlasil Amal, NIM. 1930106020 (2026). Judul skripsi: “Pengembangan LKPD Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Pada Materi Ekosistem Di Kelas X MA Darul Funun El-Abbasiyah Padang Japang” Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya bahan ajar yang mengaitkan konsep ekosistem dengan konteks lingkungan nyata peserta didik, sehingga literasi lingkungan belum berkembang secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan LKPD yang bersifat kontekstual dan mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan LKPD berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada materi ekosistem di kelas X MA Darul Funun El-Abbasiyah Padang Japang, sehingga LKPD tersebut valid. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development), yang dibatasi sampai pada tahap validasi ahli. Prosedur pengembangan meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, dan pengembangan produk. Produk yang dihasilkan berupa LKPD berbasis CTL pada materi ekosistem yang disussun berdasarkan tujuh komponen CTL, yaitu konstruktivisme, inquiri, bertanya, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi, dan penilaian autentik. Validasi dilakukan oleh dosen bidang biologi, ahli media pembelajaran, dan ahli bahasa untuk menilai kelayakan LKPD dari aspek kontruksi, bahasa yang digunakan, kesesuaian isi, karakteristik CTL, literasi lingkungan, keterbacaan & kepraktisan, dan kegrafikan. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD berbasis CTL yang dikembangkan berada pada kategori valid dengan persentase 78%, sehingga layak digunakan secara teoritis sebagai bahan ajar pada materi ekosistem. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis CTL pada materi ekosistem telah memenuhi kriteria kelayakan dan dapat digunakan sebagai alternatif bahan ajar di sekolah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fitrina Dewilia, NIM 2230105015 Judul Skripsi “Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) Terhadap Math Anxiety dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII MTsN 6 Tanah Datar”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2026. Pokok permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis (KPMM) siswa kelas VII MTsN 6 Tanah Datar dalam pembelajaran matematika. Hal ini terlihat dari kesulitan siswa terutama dalam memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan melihat kembali atau menyimpulkan. Kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh kecemasan matematika (math anxiety) yang dialami oleh sebagian besar siswa. Siswa yang kecemasannya tinggi terhadap pembelajaran matematika, maka kemampuan pemecahan masalah matematisnya akan rendah dan begitu sebaliknya. Salah satu faktor yang mempengaruhi hal ini adalah pelaksanaan pembelajaran yang kurang efektif dan masih berpusat kepada guru. Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dianggap sebagai solusi untuk meningkatkan KPMM dan mengurangi math anxiety siswa. Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui pengaruh pendekatan CTL terhadap KPMM, 2) untuk mengetahui pengaruh pendekatan CTL terhadap math anxiety, dan 3) untuk mengetahui interaksi antara pendekatan dan math anxiety dalam menentukan KPMM siswa kelas VII MTsN 6 Tanah Datar. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah quasi eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VII MTsN 6 Tanah Datar tahun ajaran 2025/2026. Pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling teknik lotting dan terpilih dua kelas yaitu kelas VII.11 sebagai kelas eksperimen dan VII.8 sebagai kelas kontrol. Sedangkan instrumen penelitian ini yaitu instrumen tes KPMM dan angket math anxiety, kemudian dianalisis menggunakan uji-t dan uji two way anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) KPMM siswa yang menerapkan pendekatan CTL lebih baik daripada KPMM siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional. Sehingga dapat diartikan bahwa pendekatan CTL berpengaruh terhadap KPMM. 2) Math anxiety siswa yang menerapkan pendekatan CTL lebih rendah daripada math anxiety siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional. Hal ini berarti terdapat pengaruh antara pendekatan CTL terhadap math anxiety. 3) Tidak terdapat interaksi antara pendekatan CTL dan KPMM terhadap math anxiety.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Zaharatul Jannah, NIM 2130101161. Judul skripsi: “Pengembangan Modul Ajar Berbasis Contextual Teaching and Learning Menggunakan Aplikasi Canva pada Mata Pelajaran Aqidah Akhlak di Kelas VII MTsS Syech Adimin Ar-Radji Taram”. Program studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian yaitu dalam hal ini perangkat ajar yang digunakan guru dalam mengajar masih terfokus dengan kurikulum 2013 yang demikian membuat peserta didik menjadi sulit untuk memahami pembelajaran pada pelaksanaan kurikulum sekarang. Oleh sebab itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dibutuhkan pengembangan modul ajar sebagai perangkat ajar guru dalam mengajar pada kurikulum merdeka sekarang. Tujuan dikembangkan modul ajar CTL adalah untuk meningkatkan pemahaman belajar siswa pada mata pelajaran aqidah akhlak kelas VII di MTsS Syech Adimin Ar-Radji Taram. Jenis penelitian ini adalah R&D (reserch and development) dengan model pengembangan 4D. Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII yang telah naik kelas ke kelas VIII di MTsS Syech Adimin Ar-Radji Taram. Berdasarkan analisis materi yang akan di gunakan saat peneliti melakukan observasi awal adalah materi semester 2 dan penelitian dilakukan pada tahun ajaran baru, oleh karena itu peneliti mengambil subjek uji coba pada penelitian ini siswa kelas VIII. Tahapan-tahapan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan Modul Ajar CTL adalah define, design, development, dan disseminate dengan menggunakan aplikasi canva. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu produk modul ajar CTL yang dikembangkan sangat valid untuk digunakan di sekolah tersebut. Dari data yang dikumpulkan yaitu 0,878 dengan terdapat validasi produk modul ajar CTL dan pada penilaian umum ada pada kategori “B” sehingga modul ajar CTL yang dikembangkan dapat digunakan. Uji coba penggunaan modul ajar CTL dilakukan kepada lima orang peserta didik perwakilan dari kelas VIII MTsS syech Adimin Ar-Radji Taram untuk uji praktikalitas. Uji coba praktikalitas yang dilakukan memperoleh hasil 0,9111 terkategori “sangat praktis”. Dengan kata lain modul ajar CTL dengan aplikasi canva yang dikembangkan sangat praktis digunakan dalam mata pelajaran aqidah akhlak di kelas VII MTs. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modul ajar CTL menggunakan aplikasi canva layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Vebiola Febriani, NIM. 2130110021, Judul Skripsi “Penerapan Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Asam Basa Di SMAN 1 Sungai Tarab” Program Studi Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar kelas XI pada mata pelajaran kimia di SMAN 1 Sungai Tarab. Hal ini disebabkan oleh kurangnya minat belajar siswa pada mata pelajaran kimia dikarenakan siswa tidak mampu menghubungkan konsep kimia dengan kehidupan sehari-hari. Menyikapi masalah tersebut, maka perlu diterapkan suatu pendekatan pembelajaran yang didalam penerapan nya mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik yaitu pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) Penelitian bertujuan untuk melihat penerapan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran kimia. Jenis Penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI Moving Kima di SMAN 1 Sungai Tarab, dengan sampel diambil menggunakan Teknik random sampling yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan pendekatan CTL dan kelas kontrol yang menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan Teknik analisis statistik deskriptif. Sesuai dengan uji hipotesis yang mendapatkan hasil bahwa nilai sig.(2- tailed) 0,000 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya hasil belajar menggunakan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) lebih baik dari pada hasil belajar menggunakan pendekatan konvesional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yessi Wulandari. NIM 2130105055. Judul Skripsi “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Materi Statistika Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 2 Pariangan”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan komunikasi matematis peserta didik di SMPN 2 Pariangan, sumber belajar yang digunakan saat pembelajaran belum terdapat soal yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Untuk mengatasinya, maka perlu adanya ketersediaan sumber belajar yang dapat menunjang dan dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa LKPD berbasis CTL untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis peserta didik yang valid, praktis dan efektif. Tujuan penelitian ini secara khusus adalah untuk memperoleh sebuah data, apakah LKPD yang dihasilkan sudah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan, dalam bentuk observasi dan juga wawancara dengan guru, analisis karakteristik peserta didik, analisis sumber belajar, analisis modul ajar, analisis literatur tentang LKPD berbasis CTL, (2) tahap design, digunakan untuk merancang LKPD. Hasil dari tahap design dilanjutkan dengan (3) tahap development, digunakan untuk melihat validitas, praktikalitas dan efektivitas dari LKPD berbasis CTL. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon peserta didik, dan tes kemampuan komunikasi matematis. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan adalah rumus persentase untuk analisis validitas dan analisis praktikalitas, sedangkan untuk analisis efektivitas menggunakan rumus N-Gain. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis CTL dirancang valid, praktis dan efektif. LKPD yang dirancang terdiri dari cover,petunjuk penggunaaa, CP dan materi pokok, informasi pendukung, langkah kerja dan latihan (langkah kerja pada LKPD menggunakan komponen CTL), Penilaian. Hasil validitas LKPD adalah 81,6% dengan kategori sangat valid. Sementara hasil praktikalitas LKPD yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 82,18% dengan kategori sangat praktis. Kemudian hasil efektivitas LKPD berbasis CTL terlihat pada persentase N-gain yang diperoleh. Berdasarkan hasil persentase N-gain yang diperoleh yaitu 80,85% yang dinyatakan efektif dengan kategori tinggi karena hasil kemampuan komunikasi matematis peserta didik meningkat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ayu Oswati Hasanah, NIM: 2130111019, Dengan judul “PENGEMBANGAN LKPD BAHASA INDONESIA BERBASIS MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR”, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil analisis kebutuhan pendidik dan peserta didik yang menunjukkan bahwa peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami materi Bahasa Indonesia secara kontekstual, khususnya dalam menulis kalimat efektif dan tidak efektif. Dalam praktiknya, proses pembelajaran Bahasa Indonesia seringkali belum mampu menumbuhkan keterampilan menulis yang baik dan pemahaman yang bermakna terhadap penggunaan bahasa yang efektif. Salah satu permasalahan yang ditemukan adalah kurangnya bahan ajar yang dirancang dengan pendekatan kontekstual yang melibatkan pengalaman nyatasiswa. Adapun jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model 4D yang meliputi Define, Design, Develop, dan Disseminate. Proses pengembangan didukung dengan analisis alur tujuan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan pendidik, serta analisis pendidik dan peserta didik melalui observasi dan wawancara. Subjek uji coba produk adalah 23 siswa kelas IV di SDN 04 Padang Panjang yang menerapkan LKPD dalam pembelajaran materi kalimat efektif dan tidak efektif. Data yang diperoleh berasal dari kombinasi data kuantitatif dan kualitatif melalui angket validitas dan angket praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD yang dikembangkan sangat valid dan sangat praktis dari tiga orang validator dengan skor rata-rata sebesar 83%. Hasil uji praktikalitas menunjukkan bahwa LKPD dikategorikan sangat praktis berdasarkan angket praktikalitas pendidik dengan skor sebesar 93%, dan praktis berdasarkan angket praktikalitas peserta didik dengan skor sebesar 85%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa LKPD Bahasa Indonesia berbasis Contextual Teaching and Learning ini layak digunakan dalam proses pembelajaran di kelas IV Sekolah Dasar, khususnya dalam materi menulis kalimat efektif dan tidak efektif
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Novita Salma, NIM 2130101095. Skripsi berjudul “Pengembangan Video pembelajaran interaktif berbasis contextual teaching and learning pada Materi Peradaban Islam pada Masa Modern Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas XI SMA”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan media pembelajaran yang lebih kontekstual dan interaktif. Berdasarkan analisis terhadap video pembelajaran interaktif berbasis contextual teaching and learning (CTL) yang telah ada sebelumnya, ditemukan beberapa kelemahan, antara lain: kurangnya keterkaitan materi dengan konteks kehidupan nyata peserta didik, minimnya partisipasi aktif siswa melalui pertanyaan reflektif atau tugas aplikatif, serta ketiadaan unsur kolaboratif dan eksploratif yang dapat membangun pemahaman secara mandiri maupun kelompok. Selain itu, visualisasi materi cenderung statis sehingga kurang mendukung keterlibatan emosional dan kognitif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran interaktif berbasis CTL guna mengatasi kelemahan dan kekurangan tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (research and development) dengan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumen pengumpulan data berupa lembar validitas dan praktikalitas. Uji coba dilakukan di SMAN 1 Pariangan dengan subjek sebanyak 30 peserta didik kelas XI. Data dianalisis untuk mengetahui tingkat validitas dan praktikalitas produk yang dikembangkan. Berdasarkan kebutuhan data yang didapatkan dari hasil research dan wawancara secara langsung yaitu dengan menganalisis TP dan memilih materi peradaban islam pada masa modern. Pada tahap perancangan yaitu terdapat rancangan pengumpulan bahan, membuat flowchart, storyboard, dan programing. Hasil pada tahap pengembangan menunjukkan bahwa video pembelajaran interaktif berbasis Contextual Teaching and Learning yang dikembangkan memperoleh skor validitas sebesar 86,6% pada aspek media dan 82,7% pada aspek materi, yang keduanya masuk dalam kategori “sangat valid.” Berlanjut pada tahap implement, video pembelajaran interaktif di uji cobakan kepada 30 peserta didik menunjukkan skor sebesar 83,9%, yang dikategorikan “sangat praktis.” Selanjutnya pada tahap evaluate, berdasarkan penilaian dan komentar positif yang diberikan oleh peserta didik video pembelajaran interaktif berbasis Contextual Teaching and Learning pada materi peradaban islam pada masa modern mata pelajaran Pendidikan agama islam dan budi pekerti siap digunakan dalam skala yang lebih besar. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa sangat layak untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MARNIATI. (NIM: 212012032). Judul Tesis “EVALUASI PROGRAM TAHFIDZ AL QUR’AN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL CIPP (Context, Input, Process, Product) DI SDIT MA’ARIF PADANG PANJANG”. Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah pada progam tahfidz di SDIT Ma’arif Padang Panjang, yaitu (1)sarana prasarana yang kurang, (2)guru tahfidz masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Evaluasi Context Program Tahfidz Al Qur’an dengan menggunakan Model CIPP di SDIT Ma’arif Padang Panjang. (2) Evaluasi Input Program Tahfidz Al Qur’an dengan menggunakan Model CIPP di SDIT Ma’arif Padang Panjang. (3) Evaluasi Process Program Tahfidz Al Qur’an dengan menggunakan Model CIPP di SDIT Ma’arif Padang Panjang. (4) Evaluasi Product Program Tahfidz Al Qur’an dengan menggunakan Model CIPP di SDIT SDIT Ma’arif Padang Panjang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif jenis evaluatif. Tempat penelitian adalah SDIT Ma’arif Padang Panjang. Waktu penelitian dari bulan Juni sampai bulan Juli 2024. Subjek dari penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kepeserta didikan, koordinator tahfidz dan guru tahfidz. Instrumen pada penelitian ini adalah pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan studi dokumentasi. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisa data yang digunakan adalah: (1) Reduksi data; (2) Penyajian data (3) Penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Evaluasi context program tahfidz di SDIT Ma’arif menunjukkan bahwa analisis kebutuhan yang belum terpenuhi adalah kompetensi guru tahfidz yang belum maksimal dan sarana dan prasaran untuk mendukung program tahfidz belum memadai. (2) Evaluasi input program tahfidz di SDIT Ma’arif Padang Panjang bahwa kompetensi yang dimiliki guru tahfidz, sumber pendanaan, dan sarana pembelajaran yang perlu ditingkatkan. (3) Evaluasi process program tahfidz di SDIT Ma’arif Padang Panjang menunjukkan bahwa proses pelaksanaan pembelajaran tahfidz Qur’an berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan dan yang menjadi kendala dalam pelaksanaan pembelajaran tahfidz Qur’an yaitu kurangnya waktu jam pelajaran dan kurangnya guru tahfidz Qur’an dalam satu kelas. (4) Evaluasi product program tahfidz di SDIT Ma’arif Padang Panjang menunjukkan bahwa pencapaian target hafalan peserta didik berjalan sesuai target, serta siswa menjalankan ujian kompre tahfidz baru dinyatakan lulus hafalannya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran fikih adalah salah satu mata pelajran yang diajarkan di madrasah tsanawiyah. Ini adalah bagian dari pembelajaran Agama Islam yang bertujuan untuk mengarahkan dan mengantarkan siswa ke jalan yang benar dan sesuai dengan ajaran agama islam.Dalam pembelajaran kurangnya variasi Bahan ajar dan sumber belajar bagi madrasah tsanawiyah. Dalam proses pembelajaran Fikih siswa mendengarkan penyampaian dari guru saja. Hasil wawancara dengan guru fikih, bahwa guru menggunakan buku siswa kelas VII yang disesuaikan dengan CP dan ATP. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D). Sedangkan model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE. Prosedur pelaksanaan model ADIIE dilaksanakan dalam lima tahap yaitu: 1) Analysis, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, dan 5) Evaluation. Uji coba bersifat terbatas dilakukan kepada siswa dalam satu kelas yaitu kelas VII.A MTs Thawalib Gunung Padang Panjang dengan pembelajaran menggunakan E-LKPD Fikih berbasis CTL (Contextual Teaching and Learning). Selama pembelajaran berlansung, peneliti mengamati proses pembelajaran yang sedang berlansung, peneliti mengamati proses pembelajaran yang sedang berlansung dengan menggunakan bahan ajar melalui pengamatan lansung (observasi) serta menggunakan angket respon siswa dan angket respon guru. Hasil rata-rata persentase validasi E-LKPD fikih berbasis CTL (Contextual Teaching and Learning) adalah 85.83% dengan kategori sangat valid. Sedangkan persentase penilaian kelas VII.A di isi oleh 6 orang siswa terhadap E-LKPD berbasis CTL (Contextual Teaching and Learning) memperoleh nilai 89,33% dengan kategori sangat praktis, ditambah dengan hasil angket respon guru memperoleh 85% dengan kategori sangat praktis. Dengan kata lain, E-LKPD fikih berbasis CTL (Contextual Teaching and Learning) yang dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran Fikih kelas VII di MTs Thawalib Gunung Padang Panjang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Wilda Hidayati, NIM 1930111094, judul skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SDN 21 Balimbing”, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Rendahnya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya penggunaan model pembelajaran dan strategi yang belum bervariasi, pembelajaran terpaku dengan satu arah, siswa yang kurang aktif dalam pembelajaran. penelitian ini dibatasi dengan membahas tentang pengaruh model pembelajaran contextual teaching and learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran contextual teaching and learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV SDN 21 Balimbing. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah pra-exsperimental design tipe one gruop pretest-posttest design. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh siswa kelas IV SDN 21 Balimbing, dengan jumlah sampel 21 orang dengan 8 perempuan dan 13 laki-laki. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sampling total atau sampel jenuh. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen tes sebanyak 8 butir soal berupa esai. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, uji hipotesis menggunakan uji t dan uji n-gain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran contextual teaching and learning terhadap keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS, yang dimana terdapat nilai rata-rata posttest yaitu 80,65 dengan persentase ketuntasan 80,95% nilai rata-rata tersebut pada kategori tinggi, sedangkan nilai pretest yaitu 54,76 dengan persentase ketuntasan 4,76% nilai rata-rata tersebut pada kategori rendah. Berdasarkan perhitungan uji t didapatkan nilai yaitu 11,939 sedangkan nilai sig yaitu 0,000. Terlihat jelas bahwasanya nilai dari uji t lebih besar dari sig. Didapatkan hasil bahwa ditolak dan diterima. Dapat disimulkan bahwa penggunaan model pembelajaran contextual teaching and learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS kelas IV SDN 21 Balimbing.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mella Karlina, NIM 2030107010, Judul Skripsi: “Pengembangan Modul Energi Terbarukan dengan Contextual Teaching Learning Berbantuan Augmented Reality (AR) Terintegrasi Al-Qur’an Kelas X SMA/MA”. Program Studi Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi karena terbatasnya bahan ajar yang digunakan pendidik dalam proses pembelajaran. Bahan ajar yang ada hanya buku paket dan handout, namun modul pembelajaran belum ada. Penelitian dilakukan pada materi energi terbarukan kelas X SMA/MA. Augmented Reality (AR) dibutuhkan pada materi energi terbarukan untuk dapat mengubah gambar menjadi tiga dimensi. Penelitian di lakukan di Madrasah Aliyah sangat mendukung modul yang terintegrasi ayat Al-Qur’an. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan modul Energi Terbarukan dengan Contextual Teaching Learning berbantuan Augmented Reality (AR) terintegrasi Al-Qur’an. Jenis Penelitian pengembangan yang dipakai yakni model 4-D (Define, Design, Development, Dissemination). Namun pengembangan modul pembelajaran fisika terintegrasi ayat Al-Qur’an berbasis AR ini hanya menggunakan tiga tahapan saja yakni Define, Design, and Development. Tahap pendefinisian dilakukan analisis muka belakang, karakteristik peserta didik, tugas, konsep, dan merumuskan tujuan pembelajaran. Pada tahap perancangan, modul dirancang menggunakan aplikasi canva untuk membuat desain cover, aplikasi Microsoft word untuk membuat isi, dan aplikasi Assemblr Edu untuk membuat AR. Pada tahap pengembangan, modul divalidasi dari segi materi, media dan tafsir oleh masing-masing 4 validator materi, 4 validator media, dan 2 orang validasi tafsir. Sedangkan praktikalitas diberikan kepada 2 orang pendidik dan 35 orang peserta didik. Dari hasil validasi materi diperoleh 88,75%, validasi media diperoleh 85,31% dan validasi tafsir diperoleh 85,41% secara keseluruhan didapat kategori sangat valid. Hasil penelitian uji praktikalitas modul energi terbarukan berbantuan AR terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an pada peserta didik di MAN 2 Tanah Datar diperoleh 83,2% kategori sangat praktis, sedangkan uji praktikalitas modul fisika pada pendidik diperoleh praktikalitas sebesar 89,06% dengan kategori sangat praktis. Jadi dapat disimpulkan bahwa modul ini valid dan sangat praktis digunakan oleh pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran. Kata kunci : Modul, Contextual Teaching Learning, Augmented Reality (AR), Energi Terbarukan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
QURRATA A'YUNIN. NIM:1930105039, Judul Skripsi: "Pengembangan Majalah Matematika Berbasis Contextual Teaching and Learning dalam Melatih Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas X MAN Kota Solok". Program Studi Tadris Matematika Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertolak dari permasalahan yang diidentifikasi dalam proses pembelajaran matematika di MAN Kota Solok. Berdasarkan hasil studi awal diperoleh informasi bahwa hasil belajar peserta didik masih rendah terutama dalam kemampuan komunikasi matematis. Selain itu pembelajaran yang masih bersifat teacher center menyebabkan minat dan motivasi belajar peserta didik berkurang, sehingga peserta didik tidak terlibat aktif dalam pembelajaran. Faktor penyebab hal tersebut terjadi karena ketersedia sumber belajar atau media pembelajaran yang belum mampu mengakomodasi kebutuhan peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) yaitu suatu metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan suatu tertentu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah define, design dan development. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian lembar validasi dan lembar angket respon kepada peserta didik. Teknik analisis data yaitu analisi validitas dan analisis praktikalitas. Pada proses validitas, majalah matematika divalidasi oleh 3 orang validator. Sedangkan untuk proses praktikalitas, majalah matematika diuji cobakan kepada peserta didik kelas X MIPA 1 MAN Kota Solok sebanyak 27 orang peserta didik, untuk melihat kepraktisan sebuah majalah matematika berbasis contextual teaching and learning dalam melatih kemampuan komunikasi matematis siswa yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majalah matematika berbasis contextual teaching and learning untuk melatih kemampuan komunikasi matematis yang dirancang telah valid dan praktis. Hasil validasi majalah matematika diperoleh adalah 97,55% dengan kategori sangat valid. Sementara itu hasil praktikalitas majalah yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 85,75% dengan kategori sangat praktis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sulitnya peserta didik memahami materi yang sukar dipahami jika dipelajari sendiri, sehingga dibutuhkan media yang membantu pendidik dalam materi pembelajaran, khususnya materi pemanasan global kelas XI SMA/MA. Oleh karena itu diperlukan pengembangan video pembelajaran fisika kelas XI SMA/MA materi pemanasan global berbasis model contextual teaching and learning menggunakan Animaker yang bertujuan untuk menghasilkan video pembelajaran yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan model CTL yang menghubungkan dengan kehidupan sehari-hari atau konteks sehingga peserta didik bisa memahami dengan mudah pembelajaran fisika. Jenis penelitian yang digunakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen penelitian terdiri dari angket validasi yang diisi oleh dua orang dosen dan satu orang pendidik ahli media dan ahli materi, serta angket respon pendidik dari dua orang pendidik angket respon peserta didik 31 orang peserta didik. Berdasarkan analisis data terhadap produk berupa Video Pembelajaran Fisika Kelas XI SMA/MA Materi Pemanasan Global Berbasis Model Contextual Teaching and Learning Menggunakan Animaker diperoleh untuk data hasil validasi ahli materi diperoleh nilai 79,2% dengan kategori valid, ahli media diperoleh nilai 84,8% dengan kategori sangat valid. Sedangkan hasil analisis data respon pendidik dan peserta didik diperoleh nilai masing-masing 79,2% dan 85,0% dengan kategori praktis dan sangat praktis. Jadi, telah dihasilkan video pembelajaran yang sangat praktis dapat digunakan dalam pembelajaran oleh peserta didik dan pendidik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatar belakangi dengan bahan ajar yang digunakan oleh guru hana berupa buku paket yang disediakan oleh sekolah, terkadang menggunakan media PPT (Power Point) dalam proses pembelajaran. Sehingga mengakibatkan ketergantungan dalam materi dikarenakan peserta didik tidak mengulangi pembelajaran di rumah dan mengharapkan penjelasan materi dari guru saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan bahan ajar dalam bentuk Majalah Biologi Berbasis Contextual Learning Pada Materi Sistem Ekskresi di SMAN 2 Sungai Tarab yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan yang mana penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan untuk menyempurnakan suatu produk yang sesuai dengan acuan dan kriteria dari produk yang dibuat sehinggamenghasilkan produk yang baru melalui berbagai tahapan dan validasi atau pengujian. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian pengembangan R&D (Research and Development) menggunakan model 4-D (Difine, Design, Develop, dan Disseminate). Instrument yang digunakan adalah angket validitas dan angket praktikalitas. Data validasi dan praktikalitas yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan skala likert 1-4. Hasil validasi ditampilkan dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memenuhi semua aspek sebuah penelitian pengembangan yang sesuai dengan karakteristik sebuah bahan ajar. Majalah Biologi Berbasis Contextual Learning dikategorikan sangat valid dengan presentase 90,66% dan dinilai sangat praktis oleh peserta didik dengan presentase 87,57%.