ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Yuni Ependi, NIM 2230111170. Judul Skripsi: "Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V SDIT Qurrata A'yun Batusangkar." Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada mata pelajaran matematika. Pembelajaran yang masih berpusat pada guru menyebabkan siswa kurang mampu mengaitkan konsep matematika dengan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL), karena mampu menghubungkan materi pembelajaran dengan konteks nyata sehingga mendorong siswa berpikir kritis dan aktif dalam menyelesaikan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDIT Qurrata A’yun Batusangkar. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) menggunakan desain Pretest-Posttest Kontrol Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SDIT Qurrata A’yun Batusangkar, Untuk menentukan kelas kontrol dan kelas eksperimennya, digunakan teknik simple random sampling, di dapatkan bahwa kelas V quba sebagai kelas eksperimen dan kelas V Muzdalifah sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian secara deskriptif menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) lebih baik dibandingkan dengan kelas control yang mengunakan pebelajaran konvensional. Hal tersebut terlihat dari rata-rata nilai N-Gain kelas eksperimen yang lebih tinggi daripada rata-rata N-Gain kelas control. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis yang signifikan antara kelaseksperimen dan kelas kontrol. Berdasar uji independent sample t-test ,diperoleh nilai signifikansi yang lebih kecil dari taraf 0,05 sehingga H₁ diterima dan H₀ ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa peningkatan kemampuan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar mengunakan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) lebih baik dibandingkan peningkatan kemapuan pemecahan masalah matematis siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Assari Sri Devi, NIM 2230111029. Judul Skripsi: "Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching Learning Terhadap Aktivitas Belajar Matematika Siswa Kelas IV UPT SDN 03 Rambatan". Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keaktifan belajar siswa kelas IV UPT SDN 03 Rambatan dalam pembelajaran Matematika, di mana siswa lebih memilih bermain bersama teman daripada memperhatikan penjelasan guru, serta belum bervariasinya model pembelajaran yang diterapkan. Salah satu alternatif solusi yang dapat digunakan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa adalah dengan menerapkan model pembelajaran Contextual Teaching Learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Contextual Teaching Learning terhadap aktivitas belajar siswa.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 UPT SDN 03 Rambatan yang berjumlah 33 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen angket aktivitas belajar yang telah divalidasi oleh tiga validator. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji prasyarat dan uji hipotesis (paired sample t-test).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase siswa pada kategori aktivitas belajar tinggi meningkat dari 21,21% saat pre-test menjadi 54,55% setelah post-test. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai t sebesar -5,858 dengan df 32 dan signifikansi 0,000 (sig < 0,05), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa H0, yang menyatakan tidak terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Contextual Teaching Learning terhadap aktivitas belajar siswa, ditolak; sedangkan Ha, yang menyatakan terdapat pengaruh penerapan model pembelajaran Contextual Teaching Learning terhadap aktivitas belajar siswa, diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Contextual Teaching Learning berpengaruh signifikan terhadap peningkatan aktivitas belajar siswa kelas 4 UPT SDN 03 Rambatan pada mata pelajaran Matematika.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Fitrina Dewilia, NIM 2230105015 Judul Skripsi “Pengaruh Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) Terhadap Math Anxiety dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII MTsN 6 Tanah Datar”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2026. Pokok permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis (KPMM) siswa kelas VII MTsN 6 Tanah Datar dalam pembelajaran matematika. Hal ini terlihat dari kesulitan siswa terutama dalam memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan melihat kembali atau menyimpulkan. Kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh kecemasan matematika (math anxiety) yang dialami oleh sebagian besar siswa. Siswa yang kecemasannya tinggi terhadap pembelajaran matematika, maka kemampuan pemecahan masalah matematisnya akan rendah dan begitu sebaliknya. Salah satu faktor yang mempengaruhi hal ini adalah pelaksanaan pembelajaran yang kurang efektif dan masih berpusat kepada guru. Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dianggap sebagai solusi untuk meningkatkan KPMM dan mengurangi math anxiety siswa. Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengetahui pengaruh pendekatan CTL terhadap KPMM, 2) untuk mengetahui pengaruh pendekatan CTL terhadap math anxiety, dan 3) untuk mengetahui interaksi antara pendekatan dan math anxiety dalam menentukan KPMM siswa kelas VII MTsN 6 Tanah Datar. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah quasi eksperimental dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas VII MTsN 6 Tanah Datar tahun ajaran 2025/2026. Pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling teknik lotting dan terpilih dua kelas yaitu kelas VII.11 sebagai kelas eksperimen dan VII.8 sebagai kelas kontrol. Sedangkan instrumen penelitian ini yaitu instrumen tes KPMM dan angket math anxiety, kemudian dianalisis menggunakan uji-t dan uji two way anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) KPMM siswa yang menerapkan pendekatan CTL lebih baik daripada KPMM siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional. Sehingga dapat diartikan bahwa pendekatan CTL berpengaruh terhadap KPMM. 2) Math anxiety siswa yang menerapkan pendekatan CTL lebih rendah daripada math anxiety siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional. Hal ini berarti terdapat pengaruh antara pendekatan CTL terhadap math anxiety. 3) Tidak terdapat interaksi antara pendekatan CTL dan KPMM terhadap math anxiety.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Vebiola Febriani, NIM. 2130110021, Judul Skripsi “Penerapan Pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Materi Asam Basa Di SMAN 1 Sungai Tarab” Program Studi Tadris Kimia, Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Penelitian ini didasarkan pada rendahnya hasil belajar kelas XI pada mata pelajaran kimia di SMAN 1 Sungai Tarab. Hal ini disebabkan oleh kurangnya minat belajar siswa pada mata pelajaran kimia dikarenakan siswa tidak mampu menghubungkan konsep kimia dengan kehidupan sehari-hari. Menyikapi masalah tersebut, maka perlu diterapkan suatu pendekatan pembelajaran yang didalam penerapan nya mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik yaitu pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) Penelitian bertujuan untuk melihat penerapan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran kimia. Jenis Penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI Moving Kima di SMAN 1 Sungai Tarab, dengan sampel diambil menggunakan Teknik random sampling yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan pendekatan CTL dan kelas kontrol yang menggunakan pendekatan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan Teknik analisis statistik deskriptif. Sesuai dengan uji hipotesis yang mendapatkan hasil bahwa nilai sig.(2- tailed) 0,000 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya hasil belajar menggunakan pendekatan Contextual Teaching Learning (CTL) lebih baik dari pada hasil belajar menggunakan pendekatan konvesional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mella Karlina, NIM 2030107010, Judul Skripsi: “Pengembangan Modul Energi Terbarukan dengan Contextual Teaching Learning Berbantuan Augmented Reality (AR) Terintegrasi Al-Qur’an Kelas X SMA/MA”. Program Studi Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi karena terbatasnya bahan ajar yang digunakan pendidik dalam proses pembelajaran. Bahan ajar yang ada hanya buku paket dan handout, namun modul pembelajaran belum ada. Penelitian dilakukan pada materi energi terbarukan kelas X SMA/MA. Augmented Reality (AR) dibutuhkan pada materi energi terbarukan untuk dapat mengubah gambar menjadi tiga dimensi. Penelitian di lakukan di Madrasah Aliyah sangat mendukung modul yang terintegrasi ayat Al-Qur’an. Oleh karena itu perlu adanya pengembangan modul Energi Terbarukan dengan Contextual Teaching Learning berbantuan Augmented Reality (AR) terintegrasi Al-Qur’an. Jenis Penelitian pengembangan yang dipakai yakni model 4-D (Define, Design, Development, Dissemination). Namun pengembangan modul pembelajaran fisika terintegrasi ayat Al-Qur’an berbasis AR ini hanya menggunakan tiga tahapan saja yakni Define, Design, and Development. Tahap pendefinisian dilakukan analisis muka belakang, karakteristik peserta didik, tugas, konsep, dan merumuskan tujuan pembelajaran. Pada tahap perancangan, modul dirancang menggunakan aplikasi canva untuk membuat desain cover, aplikasi Microsoft word untuk membuat isi, dan aplikasi Assemblr Edu untuk membuat AR. Pada tahap pengembangan, modul divalidasi dari segi materi, media dan tafsir oleh masing-masing 4 validator materi, 4 validator media, dan 2 orang validasi tafsir. Sedangkan praktikalitas diberikan kepada 2 orang pendidik dan 35 orang peserta didik. Dari hasil validasi materi diperoleh 88,75%, validasi media diperoleh 85,31% dan validasi tafsir diperoleh 85,41% secara keseluruhan didapat kategori sangat valid. Hasil penelitian uji praktikalitas modul energi terbarukan berbantuan AR terintegrasi ayat-ayat Al-Qur’an pada peserta didik di MAN 2 Tanah Datar diperoleh 83,2% kategori sangat praktis, sedangkan uji praktikalitas modul fisika pada pendidik diperoleh praktikalitas sebesar 89,06% dengan kategori sangat praktis. Jadi dapat disimpulkan bahwa modul ini valid dan sangat praktis digunakan oleh pendidik dan peserta didik dalam pembelajaran. Kata kunci : Modul, Contextual Teaching Learning, Augmented Reality (AR), Energi Terbarukan