EVALUASI PROGRAM TAHFIDZ AL QUR’AN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL CIPP (CONTEXT, INPUT, PROCESS, PRODUCT) DI SDIT MA’ARIF PADANG PANJANG
MARNIATI. (NIM: 212012032). Judul Tesis “EVALUASI PROGRAM TAHFIDZ AL QUR’AN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL CIPP (Context, Input, Process, Product) DI SDIT MA’ARIF PADANG PANJANG”. Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah pada progam tahfidz di SDIT Ma’arif Padang Panjang, yaitu (1)sarana prasarana yang kurang, (2)guru tahfidz masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Evaluasi Context Program Tahfidz Al Qur’an dengan menggunakan Model CIPP di SDIT Ma’arif Padang Panjang. (2) Evaluasi Input Program Tahfidz Al Qur’an dengan menggunakan Model CIPP di SDIT Ma’arif Padang Panjang. (3) Evaluasi Process Program Tahfidz Al Qur’an dengan menggunakan Model CIPP di SDIT Ma’arif Padang Panjang. (4) Evaluasi Product Program Tahfidz Al Qur’an dengan menggunakan Model CIPP di SDIT SDIT Ma’arif Padang Panjang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif jenis evaluatif. Tempat penelitian adalah SDIT Ma’arif Padang Panjang. Waktu penelitian dari bulan Juni sampai bulan Juli 2024. Subjek dari penelitian ini adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kepeserta didikan, koordinator tahfidz dan guru tahfidz. Instrumen pada penelitian ini adalah pedoman wawancara dan pedoman dokumentasi. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan studi dokumentasi. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisa data yang digunakan adalah: (1) Reduksi data; (2) Penyajian data (3) Penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Evaluasi context program tahfidz di SDIT Ma’arif menunjukkan bahwa analisis kebutuhan yang belum terpenuhi adalah kompetensi guru tahfidz yang belum maksimal dan sarana dan prasaran untuk mendukung program tahfidz belum memadai. (2) Evaluasi input program tahfidz di SDIT Ma’arif Padang Panjang bahwa kompetensi yang dimiliki guru tahfidz, sumber pendanaan, dan sarana pembelajaran yang perlu ditingkatkan. (3) Evaluasi process program tahfidz di SDIT Ma’arif Padang Panjang menunjukkan bahwa proses pelaksanaan pembelajaran tahfidz Qur’an berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan dan yang menjadi kendala dalam pelaksanaan pembelajaran tahfidz Qur’an yaitu kurangnya waktu jam pelajaran dan kurangnya guru tahfidz Qur’an dalam satu kelas. (4) Evaluasi product program tahfidz di SDIT Ma’arif Padang Panjang menunjukkan bahwa pencapaian target hafalan peserta didik berjalan sesuai target, serta siswa menjalankan ujian kompre tahfidz baru dinyatakan lulus hafalannya.