Profil penulis
Ren
784 karya publik ditemukan.
PERSPEKTIF FIQH SIYASAH DUSTURIYAH TERHADAP UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 2011 TENTANG BANTUAN HUKUM
Utari Lorensi Putri. NIM 1630203068. Judul Skripsi: Perspektif Fiqh SiyasahDusturiyah Terhadap Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 Tentang Bantuan Hukum. Jurusan Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana bentuk pemenuhan hak dan keadilan bagi warga negara dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum menurut konstitusi negara Indonesia dan bagaimana pemenuhan hak dan keadilan bagi warga negara menurut Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum perspektif fiqh siyasah dusturiyah. Pembahasan ini untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana pelaksanaan dan penyelenggaraan Bantuan Hukum terhadap pemenuhan hak-hak dan keadilan rakyat berdasarkan konstitusi negara Indonesia dan perspektif fiqh siyasah dusturiyah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (Library Research). Metode yang digunakan adalah hukum normatif. Hukum normatif berupa prilaku hukum. Pokok kajiannya adalah hukum dikonsepkan sebagai norma atau kaidah yang berlaku dalam masyarakat dan menjadi acuan perilaku setiap orang. Sehingga penelitian hukum normative berfokus pada hukum positif, asas-asas dan doktrin hukum. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah kegiatan mencari dan mencatat data yang dilakukan oleh peneliti untuk menghimpun informasi yang relevan terkait dengan topik atau masalah yang akan atau sedang di teliti. Pengolahan data kualitatif yang dilakukan secara interaktif terus menerus sampai dirasa cukup. Dari hasil penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa Warga negara secara umum dinyatakan mempunyai kedudukan khusus terhadap negaranya, mempunyai hak dan kewajiban yang bersifat timbal balik terhadap negaranya sehingga sebagai warga negara yang baik. Pemberian Bantuan Hukum merupakan kewajiban negara dan negara yang menentukan syarat-syarat bagi Penerima Bantuan Hukum. Tujuan dari Bantuan Hukum itu sendiri adalah agar hak-hak rakyat dapat terpenuhi dalam perkara di pengadilan maupun di luar pengadilan. Dalam menjalankan Bantuan Hukum haruslah memakai asas keadilan. Keadilan yang dimaksud adalah menempatkan hak dan kewajiban setiap orang secara proporsional, patut, benar, baik, dan tertib, asas persamaan kedudukan di dalam hukum adalah bahwa setiap orang mempunyai hak dan perlakuan yang sama di depan hukum serta kewajiban menjunjung tinggi hukum. Dalam peradilan Islam telah terbentuk pemikiran pemberian Bantuan Hukum.Prinsip keadilan dan persamaan dihadapan hukum atau pemenuhan hak-hak rakyat termasuk di dalam konsep Bantuan Hukum. Ketentuan hukum Islam menjadi dasar yang paling fundamental bagi adanya Bantuan Hukum dalam proses hukum Islam.
Kesiapan UPT SMPN 1 Lintau Buo Dalam Menerapkan Kurikulum 2013
ABSTRAK RENNY AULIA FITRI, NIM. 1630103073 Judul SKRIPSI “Kesiapan UPT SMPN 1 Lintau Buo Dalam Menerapkan Kurikulum 2013” Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun 2020. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah Kurikulum 2013 telah terlaksana pada tahun ajaran 2018/2019, namun kurang dari kesiapan sarana dan prasana. Penelitian ini ditunjukan kepada guru dan siswa di UPT SMPN 1 Lintau Buo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana kelengkapan sarana dan prasarana dan untuk menjelaskan bagaimana pemanfaatan sarana dan prasarana di UPT SMPN 1 Lintau Buo. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluasi (evaluation reasearch), dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan evaluasi formatif dan sumatif.Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui kuesioner, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa, perlengkapan sarana dan prasarana di UPT SMPN 1 Lintau Buo bisa di kategorikan baik dan baik sekali yaitu dengan nilai 65 dan 81 (berdasarkan penilaian perlengkapan sarana dan prasarana dengan angket siswa dan guru). Pada variable perlengkapan sarana dan prasarana tidak signifikan terhadap pemafaatan sarana dan prasarana dengan skor 28 yang dikategorikan kurang baik, dengan adanya kelengkapan sarana dan prasarana dengan nilai yang baik tetapi masih terdapat kekurangan-kekurangan dalam pemanfaatan sarana dan prasarana. Kata Kunci: Kelengkapan dan Pemanfaatan Sarana Dan Prasarana
Pelaksanaan Tradisi Manjampuik Nasi Sapariuk Dalam prespektif hukum Islam (studi di nagari simawang kabupaten tanah datar)
ABSTRAK RENI MUSTIKA. NIM 1630201045, Judul Skripsi: “Tradisi Manjampuik Nasi Sapariuk Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi di Nagari Simawang Kabupaten Tanah Datar)“. Jurusan Ahwal Al�Syakhshiyyah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah bagaimana proses pelaksanaan tradisi manjampuik nasi sapariuk di Nagari Simawang Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar dan bagaimana tinjauan hukum Islam terhadap pelaksanaan tradisi manjampuik nasi sapariuk di Nagari Simawang Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana proses pelaksanaan tradisi manjampuik nasi sapariuk di Nagari Simawang Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar dan untuk menganalisis pandangan hukum Islam terhadap pelaksanaan tradisi manjampuik nasi sapariuk di Nagari Simawang Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research), untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui observasi dan wawancara dengan ketua KAN, niniak mamak suku, dan pasangan suami istri yang tidak melaksanakan tradisi manjampuik nasi sapariuk. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Berdasarkan hasil penelitian dapat penulis simpulkan bahwa setelah melakukan perkawinan atau ijab kabul di Nagari Simawang Kabupaten Tanah Datar ada aturan adat yang harus dilaksankan yaitu tradisi manjampuik nasi sapariuk, manjampuik nasi sapariuk adalah kebiasaan manjampuik marapulai dengan membawa nasi sapariuk apabila pasangan tersebut tidak melaksankan walimah, apabila tradisi ini belum dilaksanakan maka perkawinan bagi pasangan suami istri di dalam adat yang berlaku di Nagari Simawang Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar termasuk nikah gantuang, maksud dari nikah gantuang tersebut yaitu suami belum boleh tinggal serumah dengan istri,sahilia samudiak (jalan-jalan berdua-duaan) dan melakukan hubungan suami istri sampai ia melaksanakan tradisi manjampuik nasi sapariuk di Nagari Simawang Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar, apabila kedua pengantin tetap ingin serumah maka pengantin laki-laki akan dianggap sebagai tamu tak diundang di kediaman keluarga perempuan. Ditinjau Simawang tersebut memiliki banyak manfaat dari pada mudharatnya seperti kedua pasangan lebih dihargai dan membawa dampak baik bagi nagari dan kedua keluarga. Tradisi ini sudah dilaksanakan secara turun temurun yang harus dijaga dan dipandang baik oleh masyarakat. Di dalam Islam sesuatu yang dilakukan terus menurus dan dipandang baik serta tidak bertentangan dengan Al-Qur’an disebut dengan ‘Urf. ‘Urf yang terdapat di dalam tradisi manjampuik nasi sapariuk ini termasuk kepada ‘urf shahih karena agar masyarakat atau pasangan suami istri tidak berbuat semaunya dalam berumah tangga, dengan pulang dan pergi semaunya. Hal ini bertujuan karena masyarakat menganggap adanya nilai�nilai kebaikan dan kemaslahatan, diantaranya saling harga menghargai, tegur sapa, tunjuk aja, bagi pihak laki-laki akan menjadi sumando dan dibawa sahilia samudiak dan akan diikut sertakan dalam musyawarah apapun yang ada di Nagari Simawang Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar, sedangkan bagi pihak perempuan akan menjadi pebisan di dalam Nagari Simawang Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar, dan sebagai pemberitahuan kepada masyarakat telah terjadi pernikahan. menurut hukum Islam tentang tradisi manjapuik nasi sapariuk ini ialah dalam Islam tradisi atau adat yang dilakukan oleh masyarakat Nagari
Pengaruh Strategi Pembelajaran Reading, Question and Answering (RQA) dipadu Think Pair Share (TPS) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa MAN 2 Tanah Datar
Renita Setia Ningsih Nim. 15 300 600 059, Judul Skripsi “Pengaruh Strategi Pembelajaran Reading, Question, And Answering (RQA) Dipadu Think Pair Share (TPS) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa MAN 2 Tanah Datar”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Biologi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Dalam proses pembelajaran siswa belum dilibatkan secara aktif untuk mencari konsepnya sendiri dan kurangnya pengetahuan awal siswa kelas XI MIA MAN 2 Tanah Datar. Hal ini dikarenakan kegiatan pembelajaran masih didominasi oleh guru (teacher centered) melalui metode ceramah dan masih banyak siswa yang belum mampu untuk berpikir kritis seperti menjawab pertanyaan disertai dengan alasan serta mengemukakan argumen mengenai suatu masalah. Akibatnya terlihat pada hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa masih banyak yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh strategi pembelajaran Reading, Question, And Answering (RQA) Dipadu Think Pair Share (TPS) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa MAN 2 Tanah Datar pada materi struktur dan fungsi sel penyusun jaringan tumbuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian Posttest Control Only Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang berjumlah 102 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian dapat dilihat dari skor rata-rata siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari pada skor rata-rata kelas kontrol, yaitu 69,38 untuk kelas eksperimen dan 48,44 untuk kelas kontrol. Begitu juga dengan skor tertinggi juga berada pada kelas eksperimen yaitu 90, sedangkan untuk kelas kontrol tertingginya 88. Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan uji-t didapat harga thitung = 5,07 sedangkan ttabel = 1,66 pada taraf nyata α = 0,05. Berarti t hitung > t tabel yaitu 5,07 > 1,66 maka dapat dikemukakan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Biologi kelas XI materi struktur dan penyusun sel jaringan tumbuhan dengan menggunakan strategi pembelajaran reading, question, and answering (RQA) dipadu think pair share (TPS) lebih baik dari pada keterampilan berpikir kritis siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional.
Strategi Madrasah dalam Meningkatkan Jumlah Peserta Didik di MTsN Sungai Jambu Kabupaten Tanah Datar
Rena Lestari, NIM 14 131 044, Judul Skripsi: “Strategi Madrasah dalam Meningkatkan Jumlah Peserta Didik di MTsN Sungai Jambu Kabupaten Tanah Datar”, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun 2018. Pokok Permasalahan dalam penelitian ini adalah MTsN Sungai Jambu masih memiliki jumlah peserta didik yang sedikit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi madrasah dalam meningkatkan jumlah peserta didik di MTsN Sungai Jambu Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga cara yaitu, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data ini menggunakan Presistent observation (ketekunan pengamatan), Triangulasi dan Menggunakan bahan referensi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa MTsN Sungai jambu telah melakukan strategi untuk meningkatkan jumlah peserta didik dengan menggunakan dua strategi, yaitu: strategi interen madrasah dan strategi eksteren madrasah. Adapun langkah yang dilakukan dalam strategi interen madrasah, yaitu: 1) Meningkatkan kualitas peserta didik, dalam bentuk upaya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, menerapkan nilai-nilai Islam, memprioritaskan penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) serta Life Skill (Kecakapan Hidup), melakukan kerja sama yang baik antar tenaga pendidik (guru) dan kepala madrasah untuk melaksanakan program yang menunjang proses pembelajaran, dan mengembangkankan potensi peserta didik dalam kegiatan OSIS dan Ekstrakurikuler; 2) Memperbaiki sarana prasarana madrasah, diantaranya melakukan renovasi ruangan, pengecetan, pembuatan taman, yang pada prinsipnya menjadikan penampilan sekolah menjadi lebih menarik. Sedangkan strategi eksteren madrasah, dilakukan dengan langkah sebagai berikut: 1) Turun Berdakwah (TURBA), adapun kegiatannya yaitu MTsN Sungai Jambu melakukan dakwah ke sekolah-sekolah sekaligus memperkenal MTsN Sungai Jambu ini dan informasi tentang madrasah ini; dan 2) Pembuatan Brosur, brosur yang dibuat oleh MTsN Sungai Jambu memuat beberapa infromasi seperti, denah lokasi, syarat pendaftaran, visi-misi madrasah, kegiatan yang dilaksanakan, prestasi yang sudah diraih, sarana prasarana yang dimiliki, dan tenaga pendidik. Kendala dalam melaksanakan strategi yaitu, pertama madrasah mengalami kesulitan karena sekolah dan masyarakat kurang merespon dari strategi yang telah dijalankan tersebut. Kendala kedua yaitu adanya persaingan yang ketat antar lembaga pendidikan
PROSES PENERIMAAN ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SLB AUTISCARE BATUSANGKAR
ABSTRAK Rila Renita Susanti, NIM 2230306071, judul skripsi: “Proses Penerimaan Diri Orang Tua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Autiscare Batusangkar”. Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beratnya beban psikologis yang dialami orang tua saat pertama kali mengetahui anaknya didiagnosis sebagai anak berkebutuhan khusus (ABK), yang ditunjukkan melalui berbagai reaksi emosional seperti sedih, kecewa, marah, dan kesulitan menerima kondisi anak. Perbedaan pengalaman dan cara orang tua dalam memaknai kondisi anak menunjukkan bahwa proses penerimaani setiap orang tua berlangsung secara berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses penerimaan orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus di SLB Autiscare Batusangkar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian terdiri atas tiga orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus sebagai subjek utama, yang dipilih melalui purposive sampling, serta enam subjek sekunder yang terdiri dari guru dan anggota keluarga. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerimaan orang tua berlangsung melalui tiga tahapan, yaitu self-rejection, self-understanding, dan self-acceptance. Pada tahap self-rejection, orang tua menunjukkan reaksi berupa tidak percaya terhadap diagnosis, sedih, kecewa, marah, serta kesulitan menerima kondisi anak. Pada tahap self-understanding, orang tua mulai memahami kondisi anak, mencari berbagai alternatif penanganan seperti terapi dan second opinion medis, serta menerima dukungan dari keluarga dan lingkungan, meskipun masih diiringi beban psikologis. Pada tahap self-acceptance, orang tua mampu menerima kondisi anak secara realistis, menyesuaikan harapan terhadap perkembangan anak, serta menjalankan peran pengasuhan dengan lebih positif melalui strategi atau sumber penguatan yang bersifat praktis, spiritual, maupun relasional-spiritual. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerimaan diri merupakan proses yang dinamis dan dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, dukungan sosial, serta kemampuan orang tua dalam memaknai kondisi anak.
PENGARUH KEMUDAHAN PENGGUNAAN, KEAMANAN DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA MARKETPLACE TOKOPEDIA PADA MASYARAKAT KELURAHAN AUR GADING KOTA SAROLANGUN
Skripsi ini disusun oleh Seren Witriyani, dengan Nim: 2230404176 yang mengangkat judul skripsi “Pengaruh Kemudahan Penggunaan, Keamanan dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Pada Marketplace Tokopedia Pada Masyarakat Kota Sarolangun Kelurahan Aur Gading”. Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Falkultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalis pengaruh kemudahan penggunaan, keamanan, dan harga terhadap keputusan pembelian secara online pada aplikasi Tokopedia di kota Sarolangun khususnya masyarakat kelurahan Aur Gading. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena kurangnya kepercayaan konsumen untuk menjadikan Tokopedia sebagai platform marketplace pilihan utama saat akan melakukan pembelian. meskipun dilihat dari segi kemudahan penggunaan, keamanan dan juga harga, dinilai kompotitif. Adapun sampel dalam penelitian ini yaitu seluruh masyarakat kelurahan Aur Gading yang memiliki aplikasi Tokopedia. Jenis penelitian yang digunakan merupakan jenis penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu sebanyak 96 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji klasik, uji regreasi linear berganda, uji hipotesis dan uji koefisiensi determinasi dengan mengunakan program SPSS Versi 25. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara persial kemudahan penggunaan dan keamanan berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada marketplace Tokopedia di kelurahan Aur Gading. Sementara harga tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada marketplace Tokopedia di kelurahan Aur Gading. Secara simultan menunjukan bahwa kemudahan penggunaan, keamanan dan harga secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada marketplace Tokopedia di kota Sarolangun khususnya pada masyarakat kelurahan Aur Gading.
Pengaruh Pengetahuan dan Religiusitas Terhadap Minat Masyarakat Muslim Melakukan Pembiayaan di Lembaga keuangan Syariah Non-bank (Studi Pada Masyarakat Nagari Tabek Kec. Pariangan, Kabupaten Tanah)
Kartika Yorena, NIM 1930401064, Judul Skripsi: “Pengaruh Pengetahuan dan Religiusitas terhadap Minat Masyarakat Muslim Melakukan Pembiayaan di Lembaga Keuangan Syariah Non-Bank (Studi pada Masyarakat Nagari Tabek, Kec. Pariangan, Kab. Tanah Datar)". Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena bahwa minat masyarakat Muslim dalam melakukan pembiayaan pada Lembaga Keuangan Syariah Non-Bank (LKSNB) belum tentu tinggi meskipun lembaga tersebut menjalankan kegiatan berdasarkan prinsip-prinsip syariah. Perbedaan pemahaman masyarakat mengenai produk dan mekanisme pembiayaan syariah serta penerapan nilai-nilai keagamaan dalam aktivitas ekonomi menjadi hal yang menarik untuk dikaji. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan religiusitas terhadap minat masyarakat Muslim melakukan pembiayaan pada Lembaga Keuangan Syariah Non-Bank (LKSNB) di Nagari Tabek, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Muslim di Nagari Tabek, Kecamatan Pariangan, Kabupaten Tanah Datar yang menjadi objek penelitian. Sampel penelitian berjumlah 97 responden yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan uji koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat masyarakat Muslim dalam melakukan pembiayaan pada Lembaga Keuangan Syariah Non-Bank (LKSNB), dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,599, nilai t_hitungsebesar 7,469, dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Variabel Religiusitas juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat masyarakat Muslim, dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,373, nilai thitung sebesar 4,728, dan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05. Dengan demikian, semakin baik pengetahuan dan semakin tinggi religiusitas masyarakat, maka semakin tinggi pula kecenderungan masyarakat untuk melakukan pembiayaan pada LKSNB. Hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa instrumen penelitian dinyatakan reliabel, dengan nilai Cronbach’s Alpha Pengetahuan sebesar 0,836, Religiusitas sebesar 0,846, dan Minat sebesar 0,842. Secara simultan, variabel Pengetahuan dan Religiusitas dinyatakan berpengaruh signifikan terhadap Minat masyarakat Muslim dalam melakukan pembiayaan pada Lembaga Keuangan Syariah Non-Bank (LKSNB). Hasil uji normalitas juga menunjukkan bahwa data memenuhi asumsi normalitas, dengan nilai signifikansi Pengetahuan sebesar 0,106, Religiusitas sebesar 0,062, dan Minat sebesar 0,154, yang seluruhnya lebih besar dari 0,05.
Pengaruh Kompetensi dan Motivasi Terhadap Produktivitas Petani Gambir di Nagari Koto Lamo Kecamatan Kapur IX
Prita Renti Asmara, Nim 2230404142. Judul Skripsi ”Pengaruh Kompetensi dan Motivasi Kerja Terhadap Produktivitas Petani Gambir di Nagari Koto Lamo Kecamatan Kapur IX”. Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Eknomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Produktivitas petani gambir merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan usaha tani. Kompetensi dan motivasi kerja diduga menjadi faktor yang memengaruhi produktivitas petani gambir, dimana sebagian petani di Nagari Koto Lamo merasa hasil produksi gambir yang dikelolah nya menurun atau berfluktuasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi dan motivasi kerja terhadap produktivitas petani gambir, baik secara parsial maupun simultan. penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani gambir di Nagari Koto Lamo Kecamatan Kapur IX. Sampel penilitian berjumlah 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 25, sebelum dilakukan pengujian hipotesis, data terlebih dahulu diuji melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kompetensi berpengaruh terhadap produktivitas petani gambir. Motivasi Kerja secara parsial berpengaruh terhadap produktivitas petani gambir. Secara simultan Kompetensi dan Motivasi Kerja berpengaruh terhadap Produtivitas petani gambir. Kontribusi Kompetensi dan Motivasi Kerja mempengaruhi Produktivitas Petani sebesar 78,8% sisanya 21,2% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi dan motivasi kerja dapat menjadi upaya yang perlu diperhatikan dalam meningkatkan produktivitas petani gambir di Nagari Koto Lamo Kecamatan Kapur IX.
PENGARUH NON PERFORMING FINANCING (NPF), FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR), DAN BEBAN OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO) TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA) DENGAN CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA BANK UMUM SYARIAH TAHUN 2021-2024
Reno Puspita Sari, NIM 222 04 2015, dengan judul Tesis “Pengaruh Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), Dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) Terhadap Return On Asset (ROA) Dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) Sebagai Variabel Moderasi Pada Bank Umum Syariah Tahun 2021-2024”. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah penelitian ini adanya ketidakkonsistenan hubungan antara Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia selama periode 2021-2024, fenomena penurunan profitabilitas pada beberapa BUS pada semester I 2024 serta belum terujinya peran Capital Adequacy Ratio (CAR) sebagai variabel moderasi dalam konteks hubungan tersebut menjadi dasar pentingnya penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return On Asset (ROA) secara parsial dan simultan, serta menguji peran Capital Adequacy Ratio (CAR) dalam memoderasi pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Umum Syariah tahun 2021-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah 14 Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan sampel sebanyak 6 bank yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria kelengkapan data. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan periode 2021-2024. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan software EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan FDR dan BOPO berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. CAR terbukti memoderasi pengaruh NPF terhadap ROA dengan memperlemah pengaruh negatifnya, serta memperkuat pengaruh positif FDR dan BOPO terhadap ROA. Secara simultan, NPF, FDR, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA, baik tanpa maupun dengan CAR sebagai variabel moderasi. Nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan variasi ROA sebesar 69,5% pada model tanpa moderasi dan 49,6% pada model dengan moderasi, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis berupa penguatan teori intermediasi keuangan, manajemen risiko, dan peran modal sebagai variabel moderasi, serta implikasi manajerial bagi bank syariah dalam mengelola risiko pembiayaan, likuiditas, efisiensi operasional, dan permodalan secara terintegrasi sesuai prinsip syariah.
SHARIAH COMPLIANCE PADA AKAD MURABAHAH DI PT. MANDIRI UTAMA FINANCE SYARIAH KOTA PADANG
ABSTRAK Rengga Permata, NIM 242021008, Judul: “Shariah Compliance pada Akad Murabahah di PT. Mandiri Utama Finance Syariah Kota Padang”, Pascasarjana Program Hukum Ekonoi Syariah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Tahun 2026 Penelitian ini membahas penerapan Shariah Compliance pada akad murabahah di PT Mandiri Utama Finance Syariah Kota Padang serta implikasinya terhadap keabsahan akad, kepastian hukum, perlindungan nasabah, kepercayaan masyarakat, dan reputasi lembaga pembiayaan syariah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan prinsip syariah secara substantif dalam lembaga pembiayaan syariah, karena penggunaan akad murabahah tidak hanya ditentukan oleh bentuk formal perjanjian, tetapi juga harus sesuai dengan rukun, syarat, dan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris. Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan pihak PT Mandiri Utama Finance Syariah Kota Padang dan nasabah yang menggunakan pembiayaan murabahah, serta melalui studi dokumentasi dan kepustakaan. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan menghubungkan hasil penelitian dengan teori kepatuhan hukum, teori akad, teori Pacta Sunt Servanda, dan teori aanvullend. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Shariah Compliance pada akad murabahah di PT Mandiri Utama Finance Syariah Kota Padang secara umum telah dilaksanakan melalui penggunaan akad dan prosedur pembiayaan syariah yang mengacu pada Fatwa DSN-MUI Nomor 111/DSN-MUI/IX/2017 tentang Akad Jual Beli Murabahah serta fatwa-fatwa DSN-MUI lainnya yang mengatur pembiayaan murabahah. Namun, masih terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, terutama pemahaman nasabah terhadap substansi akad murabahah, penjelasan mengenai kepatuhan mekanisme akad, serta transparansi mengenai harga pokok dan margin keuntungan sebagaimana diamanatkan dalam Fatwa DSN-MUI. Nasabah pada umumnya lebih memahami jumlah angsuran dan jangka waktu pembayaran dibandingkan dengan karakteristik murabahah sebagai akad jual beli yang mengharuskan adanya keterbukaan mengenai harga perolehan barang dan margin keuntungan. Penerapan Shariah Compliance memiliki implikasi terhadap keabsahan akad karena kepatuhan terhadap rukun, syarat, dan ketentuan akad murabahah sebagaimana diatur dalam Fatwa DSN-MUI menjadi dasar sahnya akad. Selain itu, Shariah Compliance memberikan kepastian hukum bagi para pihak, meningkatkan perlindungan nasabah melalui transparansi informasi, membangun kepercayaan masyarakat, dan memperkuat reputasi lembaga pembiayaan syariah. Sebaliknya, ketidaksesuaian antara ketentuan Fatwa DSN-MUI dengan praktik pembiayaan murabahah berpotensi menimbulkan persoalan terhadap keabsahan akad serta berdampak pada kepastian hukum, perlindungan nasabah, kepercayaan masyarakat, dan reputasi lembaga pembiayaan syariah.
Implementasi Kompetensi Profesional Tenaga Administrasi di SMPN 3 Pariangan Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 21 Tahun 2025
Reni Refenski, NIM 2230103062. Judul Skripsi: “Implementasi Kompetensi Profesional Tenaga Administrasi di SMP Negeri 3 Pariangan Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 21 Tahun 2025”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang penelitian ini adalah tenaga administrasi sekolah memegang peran strategis dalam menunjang layanan administrasi kesiswaan, Dapodik, aset, serta persuratan dan kepegawaian. Di SMPN 3 Pariangan hanya tersedia dua orang tenaga administrasi untuk menangani seluruh bidang tersebut, sehingga menimbulkan kendala dalam pemenuhan kompetensi profesional sebagaimana diamanatkan Pasal 18 ayat (3) Permendikdasmen Nomor 21 Tahun 2025. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) pemenuhan kompetensi profesional tenaga administrasi sekolah; dan (2) faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, dengan sumber data meliputi wakil kepala sekolah, guru, tenaga administrasi, dan siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan model Miles dan Huberman, dengan triangulasi teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keenam indikator kompetensi profesional, yaitu pemahaman kebijakan, ketepatan waktu, perencanaan sistematis, integrasi TIK, evaluasi berkala, dan inovasi layanan, telah terlaksana cukup baik meski belum merata, khususnya pada bidang persuratan dan kepegawaian; (2) faktor pendukung meliputi dukungan kepala sekolah, sarana TIK, kerja sama antarwarga sekolah, motivasi, dan pengalaman kerja; sedangkan faktor penghambat mencakup perangkapan tugas, minimnya pelatihan berkelanjutan, keterbatasan digitalisasi arsip, keterbatasan ruang arsip, dan tenggat pelaporan Dapodik yang ketat.
Pengaruh Persepsi Self Service Technology Terhadap Minat Menggunakan Layanan Bank Syariah (Studi Kasus Mahasiswa Perbankan Syariah UIN Mahmud Yunus Batusangkar)
Lorensa Okta Putri, NIM. 2230401055 Judul “PENGARUH PERSEPSI SELF SERVICE TECHNOLOGY TERHADAP MINAT MENGGUNAKAN LAYANAN BANK SYARIAH (Studi Kasus Mahasiswa Perbankan Syariah UIN Mahmud Yunus Batusangkar)” Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh Persepsi tentang self service technology terhadap menggunakan layanan bank syariah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Persepsi tentang self service technology terhadap menggunakan layanan bank syariah Penelitian ini menggunakan metode field research dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Mahmud Yunus Batusangkar angkatan 2023 dan 2024. Populasi penelitian berjumlah 126 mahasiswa, sedangkan penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan (error) 5%, sehingga diperoleh sampel minimal sebanyak 96 responden. Hasil dari penelitian ini adalah Persepsi tentang Self Service Technology (SST) berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan layanan bank syariah. Hal ini dibuktikan melalui hasil uji t yang menunjukkan nilai t hitung sebesar 16,551 lebih besar dari t tabel sebesar 1,985 dengan nilai signifikansi 0,000 0,05, sehingga hipotesis diterima. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan koefisien sebesar 0,683 yang berarti setiap peningkatan persepsi terhadap Self Service Technology (SST) akan diikuti oleh peningkatan penggunaan layanan bank syariah. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,745 menunjukkan bahwa variabel SST mampu menjelaskan penggunaan layanan bank syariah sebesar 74,5%, sedangkan 25,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi terhadap teknologi layanan mandiri memiliki peran penting dalam meningkatkan penggunaan layanan perbankan syariah.
ILMU ḤUḌHŪRĪ DALAM FILSAFAT PENGETAHUAN AL-GHAZĀLĪ DAN MULLĀ ṢHADRĀ (STUDI KOMPARATIF)
Penelitian ini mengkaji ‘Ilmu Ḥuḍhūrī, ilmu yang hadir secara langsung dalam diri seseorang tanpa perantara, yang berfokus pada pemikiran Al-Ghazālī dan Mullā Ṣhadrā, yang jarang dikomparasi pada level epistemologis dan ontologis. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengidentifikasi konsep Ilmu Ḥuḍhūrī dalam filsafat pengetahuan, 2) dalam Filsafat Pengetahuan Al-Ghazālī dan Mullā Ṣhadrā, dan 3) mengidentifikasi persamaan dan perbedaan konsep keduanya. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif menggunakan desain analisis komparatif terhadap karya-karya primer Al-Ghazālī dan Mullā Ṣhadrā. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Ilmu ḥuḍhūrī dalam filsafat pengetahuan menjadi dasar bagi pengetahuan tentang diri, keadaan batin, dan realitas metafisis, serta berkaitan erat antara pengetahuan, kesucian jiwa, dan kedekatan eksistensial manusia dengan Allah. Seseorang bisa merasa bahagia tanpa perlu pembuktian secara logis dengan materi. Ketika seseorang berkata “saya bahagia”, ia tidak membutuhkan dalil empiris atau rasional karena pengetahuan ini hadir langsung dalam kesadaran. 2) Ilmu Ḥuḍhūrī dalam filsafat pengetahuan Al-Ghazālī yaitu, pengetahuan yang langsung hadir tanpa perantara konsep atau indra, diperoleh melalui penyucian jiwa, dan bersifat intuitif-spiritual. Contohnya; Ketika seseorang merasa bahagia, ia tidak memerlukan penjelasan orang lain untuk mengetahui rasa tersebut. Pengalaman itu hadir secara langsung dalam dirinya, dan yang melalui penyucian jiwa bersifat intuitif-spiritual, bukan hanya melalui logika. Sedangkan Ilmu Ḥuḍhūrī menurut Mullā Ṣhadrā yaitu, pengetahuan langsung yang terjadi melalui kehadiran eksistensial objek dalam subjek, tanpa perantara representasi mental. Kesadaran manusia terhadap tindakan batinnya, seseorang mengetahui bahwa ia sedang menginginkan bahagia. Pengetahuan ini tidak diperoleh melalui indera, tetapi melalui kehadiran langsung dalam jiwa.. 3) Persamaan dan perbedaan kerangka filosofis mereka menghasilkan bahwa, Al-Ghazālī dan Mullā Ṣhadrā, sama-sama menegaskan kemungkinan pengetahuan bersifat non-representasional, artinya bentuk pengetahuannya tidak berupa konsep atau abstraksi mental, melainkan objek dalam subjek hadir secara langsung. Sedangkan perbedaannya adalah Al-Ghazali lebih menekankan pada dimensi spiritual-etis (penyucian hati, kasyf, ma‘rifah). Sedangkan Mulla Shadra lebih menekankan dimensi ontologis-eksistensial (kesatuan wujud subjek-objek).. Ini menunjukkan bahwa pengetahuan tidak hanya bersifat rasional tetapi juga transendental dan intuitif. Filsafat pengetahuan al-Ghazali dan Mulla Shadra penting dalam perkembangan ilmu pengetahuan saat ini yang hanya cendrung materialistik, pengetahuan itu dianggap benar jika bisa diukur, diamati atau diuji secara materi. Kebahagiaan itu didapatkan jika seseorang memiliki uang, jabatan, serta kehidupan yang mewah lainnya..
KEWAJIBAN SERTIFIKASI HALAL BAGI PEDAGANG MAKANAN DI AREA CAR FREE DAY BATUSANGKAR (Tinjauan Aspek Undang-Undang dan Hukum Ekonomi Syariah)
Keisha Sarenia Dewi, NIM 2230202013, Judul: “Kewajiban Sertifikasi Halal Bagi Pedagang Makanan di Area Car Free Day Batusangkar (Tinjauan Aspek Undang-Undang dan Hukum Ekonomi Syariah)”, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Penelitian ini membahas praktik pedagang makanan di area Car Free Day Lapangan Cindua Mato Batusangkar terkait kewajiban sertifikasi halal dan pencantuman label halal. Latar belakang penelitian ini adalah masih ditemukannya pedagang makanan di area Car Free Day Lapangan Cindua Mato Batusangkar yang belum memiliki sertifikat halal dan belum mencantumkan label halal pada produk makanan yang mereka tawarkan, padahal kewajiban pencantuman kehalalan produk telah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab pedagang belum mesertifikat halalkan atau belum mencantumkan label halal, kesesuaian praktik pedagang dengan peraturan perundang-undangan tentang kewajiban label halal, serta tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap praktik tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris. Data diperoleh melalui wawancara dengan pedagang makanan di area Car Free Day Lapangan Cindua Mato Batusangkar serta observasi secara langsung. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan mengaitkan temuan lapangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan pedagang belum mengurus sertifikasi halal meliputi faktor keterbatasan waktu, faktor kurangnya pemahaman tentang sertifikasi halal, faktor keterbatasan biaya (pembuatan stiker), serta faktor kondisi dan keadaan. Tingkat kepatuhan masyarakat dari 63 pedagang, hanya 9 pedagang yang sudah memiliki sertifikat halal, 6 diantaranya sudah mencantumkan label halal dan 3 diantaranya belum mencantumkan label halal, sisanya 54 pedagang makan belum memiliki sertifikat halal. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, ketentuan tersebut bersifat mengikat dan wajib dilaksanakan oleh seluruh pelaku usaha UMKM. Kondisi ini menunjukkan bahwa praktik pedagang belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, meskipun sebagian pedagang telah mematuhi kewajiban tersebut, sehingga secara keseluruhan praktik sertifikasi dan pencantuman label halal di area Car Free Day tersebut dapat disimpulkan belum terlaksana secara optimal. Dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah, praktik pedagang makanan bagi yang telah memiliki sertifikat halal terhadap produk makanan yang dijual, pada dasarnya telah memiliki kesesuaian dengan prinsip-prinsip syariah. Namun, penerapan prinsipprinsip tersebut belum sepenuhnya berjalan dengan baik, disebabkan masih adanya pedagang yang belum memiliki sertifikat halal atau belum mencantumkan label halal, maka hal tersebut menunjukkan ketidakjelasan dan belum adanya kepastian hukum secara formal mengenai status hukum kehalalan produk.
Manajemen Kegiatan Pembelajaran Keterampilan Tata Busana di MAN 2 Sijunjung
Novita Reni, NIM:2130103065, judul skripsi: “Manajemen Kegiatan Pembelajaran Keterampilan Tata Busana di MAN 2 Sijunjung”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pelaksanaan kegiatan pembelajaran keterampilan tata busana di MAN 2 Sijunjung yang merupakan salah satu madrasah plus keterampilan di Kabupaten Sijunjung. Kegiatan ini telah berjalan sejak tahun 2020 dan menunjukkan berbagai hasil positif, seperti tersedianya karya busana siswa yang dipamerkan dan digunakan pada berbagai kegiatan sekolah. Kondisi ini menunjukkan bahwa pentingnya manajemen kegiatan pembelajaran keterampilan tata busana di MAN 2 Sijunjung yang mencakup perencanaan dan pelaksanaan secara sistematis agar keterampilan siswa dapat berkembang secara optimal.Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan dan pelaksanaan kegiatan pembelajaran keterampilan tata busana di MAN 2 Sijunjung. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dengan sumber data terdiri dari atas kepala madrasah, wakil kurikulum, guru tata busana, dan siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kegiatan pembelajaran keterampilan tata busana dilakukan secara terstruktur melalui penetapan tujuan, penyusunan kurikulum, pengalokasian sarana dan prasarana, serta penentuan jadwal dan strategi pembelajaran. Perencanaan disusun berdasarkan kebutuhan peserta didik, visi madrasah, serta pedoman keterampilan dari kementerian agama. Selanjutnya pelaksanaan kegiatan pembelajaran keterampilan berjalan melalui kegiatan teori dan praktik penguasaan keterampilan dasar, pembuatan pola, menjahit, dan menghasilkan karya busana. Guru berperan aktif dalam membimbing siswa, menyediakan contoh kerja, serta melakukan evaluasi terhadap hasil praktik siswa. kegiatan ini telah memberi dampak positif bagi siswa dalam pengembangan kreativitas, keterampilan menjahit, serta kesiapan kerja. Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat bagi madrasah, bagi guru sebagai acuan peningkatan mutu pembelajaran, bagi siswa untuk memaksimalkan potensi keterampilan, serta bagi peneliti selanjutnya sebagai rujukan dalam kajian manajemen kegiatan pembelajaran keterampilan di lembaga pendidikan.
PENGABULAN PERMOHONAN DISPENSASI KAWIN DI PENGADILAN AGAMA BATUSANGKAR KELAS 1B PASCA PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI NOMOR 22/PUU-XV/2017
RENALDO ALFISAL, NIM 2230201041 Judul Skripsi: “Pengabulan Permohonan Dispensasi Kawin Di Pengadilan Agama Batusangkar Kelas 1B Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22/PUU-XV/2017” Program Studi Hukum keluarga Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2026. Penelitian ini membahas perkawinan anak masih menjadi persoalan serius dalam hukum keluarga di Indonesia meskipun telah diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 dan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22/PUU-XV/2017 yang menegaskan kesetaraan batas usia perkawinan serta prinsip perlindungan hak anak. Meskipun putusan tersebut bersifat final dan mengikat serta menilai perbedaan batas usia sebagai diskriminasi yang bertentangan dengan UUD 1945, ketentuan dispensasi kawin dalam Pasal 7 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Perkawinan tetap membuka ruang terjadinya perkawinan usia anak, dalam praktiknya, Pengadilan Agama, termasuk Pengadilan Agama Batusangkar Kelas IB, masih banyak mengabulkan permohonan dispensasi kawin, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai konsistensi penerapan prinsip perlindungan anak pasca putusan Mahkamah Konstitusi, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pertimbangan hukum serta pendapat Hakim dalam mengabulkan permohonan dispensasi kawin pasca putusan MK 22/PUU-XV/2017 Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan di Pengadilan Agama Batusangkar Kelas IB. Data diperoleh melalui wawancara dengan Hakim, studi dokumentasi putusan dispensasi kawin, dan analisis peraturan perundang-undangan, yang dianalisis secara deskriptif-analitis dengan menjamin keabsahan data melalui triangulasi sumber dan metode Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik pengabulan permohonan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Batusangkar Kelas IB pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22/PUU-XV/2017 menunjukkan adanya perubahan pendekatan hakim yang lebih selektif, berhati-hati, dan berorientasi pada perlindungan anak. Hakim tidak lagi memandang dispensasi kawin sebagai pengecualian yang bersifat otomatis, melainkan sebagai mekanisme hukum yang harus diuji secara ketat melalui pertimbangan yuridis, sosiologis, dan psikologis dengan menjadikan prinsip kepentingan terbaik bagi anak (the best interest of the child) sebagai dasar utama, dalam memutus perkara, Hakim menerapkan pendekatan kasuistik dengan menggali fakta-fakta konkret di persidangan, termasuk kesiapan fisik dan mental anak, kondisi sosial keluarga, serta potensi dampak jangka panjang perkawinan dini, meskipun secara normatif praktik tersebut telah selaras dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22/PUU-XV/2017, Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, dan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2019, realitas sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat masih menjadi faktor dominan yang mendorong tingginya permohonan dispensasi kawin, oleh karena itu, dispensasi kawin tetap diposisikan sebagai instrumen perlindungan hukum yang bersifat luar biasa dan limitatif,
Analisis SWOT pada Program Ekstrakurikuler Membatik di SDIT Insan Madani Batusangkar
Reni Anggraini, NIM 2130103082 (2025). Judul Skripsi: “Analisis SWOT Pada Program Ekstrakurikuler Membatik di SDIT Insan Madani”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang dari penelitian ini pendidikan berperan penting dalam membentuk kecerdasan, keterampilan, dan karakter siswa. Salah satu upaya sekolah adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler, termasuk membatik yang memiliki nilai budaya tinggi. Di Kabupaten Tanah Datar, hanya SDIT Insan Madani Batusangkar yang menyelenggarakan ekstrakurikuler membatik secara resmi dan wajib, dibina oleh guru yang sudah terlatih. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian fenomenologi yang dikenal dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara serta dokumentasi. Sedangkan untuk analisis datanya yaitu dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Dan untuk kredibilitas penelitiannya peneliti menggunakan cara triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan terletak pada pelestarian budaya, keterlibatan direktur yayasan, antusiasme siswa, dan dukungan infrastruktur. Kelemahan utama terletak pada keterbatasan waktu, karena proses pembuatan batik membutuhkan tahapan yang panjang. Peluangnya meliputi promosi melalui acara sekolah, media sosial, dan dukungan orang tua. Ancamannya relatif tidak signifikan, hanya terkait dengan keterlambatan pengadaan alat dan bahan.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMAN 1 Rambatan pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Rena, 2130101114. “Penerapan Model Pembelajaran Project Based learning (PjBL) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMAN 1 Rambatan Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti”. Prodi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMAN 1 Rambatan. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran dan kurangnya variasi metode yang mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif. Model PjBL diyakini mampu meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa melalui keterlibatan langsung dalam proyek yang bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Posttest Kontrol Group Only Design. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan model PjBL dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t untuk menguji hipotesis. Teknik sampel yang digunakan ada random sampling yang diuji melalui nilai PH kemudian uji normalitas dan homogenitas. Teknik pengumpulan data yaitu mengunakan tes berbentuk soal pilihan ganda 20 buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil perhitungan uji hipotesis dengan uji t dengan menggunakan α= 0,05 diperoleh Thitung = 7,801 dan Ttabel = 2,002. Artinya 7,801 > 2,002 atau Thitung > Ttabel sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Jadi, dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara model pembelajaran project based learning terhadap hasil belajar siswa kelas XII di SMAN 1 Rambatan pada mata pelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar