Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

61 hasil
Subjek: Body
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN ANTARA SOCIAL COMPARISON DENGAN BODY IMAGE PADA SISWI DI SMA NEGERI 2 BATUSANGKAR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Natasya Mutiara Diva, NIM: 2230306058, Judul Skripsi: “Hubungan Antara Social Comparison dan Body Image pada Siswi SMA Negeri 2 Batusangkar”. Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini didasarkan pada pentingnya memahami body image pada remaja putri, karena perubahan pada masa remaja dapat meningkatkan kepekaan terhadap penilaian penampilan. Body image berkaitan dengan penerimaan diri, salah satunya diduga dipengaruhi oleh social comparison, yaitu kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara social comparison dengan body image pada siswi SMA Negeri 2 Batusangkar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 232 orang dengan sampel 70 responden, terdiri dari 35 siswi kelas XI dan 35 siswi kelas XII yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa skala social comparison berdasarkan teori Festinger (1954) dan skala body image berdasarkan teori Cash (2002). Analisis data menggunakan teknik korelasi Product Moment Pearson. Berdasarkan hasl hipotesis menunjukkan bahwa ( rxy = 0,605) dan dengan taraf signifikansi 1% (p = 0,000 0,01)) hal ini berarti hipotesis alternatif (Ha) yang menyatakan bahwa ada hubungan antara social comparison dengan body image pada remaja siswa di SMA Negeri 2 Batusangkar diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak. Artinya, semakin tinggi social comparison yang dilakukan pada Siswi SMA Negeri 2 Batusangkar, maka semakin tinggi pula body image nya, begitupun sebaliknya.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN ANTARA BODY IMAGE DENGAN PERILAKU KONSUMTIF KOSMETIK PADA REMAJA PUTRI DI SMA N 3 PADANG PANJANG

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perhatian remaja putri terhadap kondisi tubuh dan penampilan fisiknya serta meningkatnya penggunaan produk kosmetik dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena yang ditemukan menunjukkan bahwa sebagian siswi membawa dan menggunakan produk kosmetik, seperti bedak, lipstik, parfum, sunscreen, dan body lotion di lingkungan sekolah. Pembelian kosmetik juga dapat dipengaruhi oleh ketidakpuasan terhadap penampilan, rekomendasi teman sebaya, media sosial, serta ketertarikan untuk mencoba produk baru meskipun produk sebelumnya masih tersedia. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa cara remaja putri memandang dan menilai tubuhnya atau body image diduga berkaitan dengan kecenderungan perilaku konsumtif kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body image dengan perilaku konsumtif kosmetik pada remaja putri di SMAN 3 Padang Panjang. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 150 siswi kelas XI di SMAN 3 Padang Panjang. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling. Sampel penelitian berjumlah 60 siswi yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data menggunakan skala body image berdasarkan teori Cash dan skala perilaku konsumtif berdasarkan teori Lina dan Rosyid. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara body image dengan perilaku konsumtif kosmetik pada remaja putri kelas XI di SMAN 3 Padang Panjang. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,079 dengan nilai signifikan p = 0,550 (p ˃ 0,05). Koefisien korelasi tersebut menunjukkan arah hubungan negatif dengan tingkat hubungan yang sangat lemah. Artinya, semakin positif body image, perilaku konsumtif kosmetik cenderung semakin rendah. Sebaliknya, semakin rendah body image, perilaku konsumtif kosmetik cenderung semakin tinggi. Namun, kecenderungan tersebut tidak signifikan secara statistik. Dengan demikian, hipotesis penelitian yang menyatakan terdapat hubungan antara body image dengan perilaku konsumtif kosmetik tidak diterima.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan antara Self-Compassion dengan Body Dissatisfaction pada Siswa SMAN 1 Sungai Rumbai

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang ditandai dengan berbagai perubahan fisik sehingga remaja cenderung lebih memperhatikan penampilan tubuhnya. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di SMAN 1 Sungai Rumbai, ditemukan bahwa beberapa siswa belum sepenuhnya puas terhadap penampilan fisiknya, terutama pada aspek berat badan, tinggi badan, dan kondisi kulit. Siswa juga memandang bahwa penampilan fisik memengaruhi kepercayaan diri serta kesan yang diberikan kepada orang lain. Temuan tersebut menunjukkan adanya kecenderungan body dissatisfaction pada sebagian siswa. Namun, penelitian mengenai hubungan antara self-compassion dengan body dissatisfaction pada siswa SMAN 1 Sungai Rumbai belum pernah dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel tersebut pada siswa SMAN 1 Sungai Rumbai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 598 siswa dengan sampel sebanyak 86 siswa yang dipilih menggunakan teknik probability sampling melalui random sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala Self-Compassion berdasarkan teori Neff (2003) dan skala Body Dissatisfaction berdasarkan teori Cash dan Pruzinsky (2002). Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan program IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara self-compassion dengan body dissatisfaction pada siswa SMAN 1 Sungai Rumbai (r = -0,305; p = 0,004 0,01). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi self-compassion yang dimiliki siswa, semakin rendah body dissatisfaction yang dialami. Berdasarkan analisis deskriptif, tingkat self-compassion dan body dissatisfaction pada siswa SMAN 1 Sungai Rumbai berada pada kategori sedang. Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H₀) ditolak.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh konseling kelompok teknik cognitive restructuring dalam mengurangi pikiran body shaming siswa di SMA N 1 Padang Ganting

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Yolanda Fitri, NIM 2130108108, Judul Skripsi: “Pengaruh Konseling Kelompok Teknik Cognitive Restructuring dalam Mengurangi Pikiran Body Shaming Siswa SMA N 1 Padang Ganting”, Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah banyaknya fenomena pikiran body shaming siswa yaitu diantaranya perasaan malu, cemas, mider ,tingkah laku, perceived personality traits ataupun keadaan pikiran yang merasa tubuh tidak ideal, jelek, atau memalukan dan perilaku menghindar dari situasi sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok teknik cognitive restructuring dalam mengurangi pikiran body shaming siswa kelas X SMA N 1 Padang Ganting Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis eksperiment dan desain penelitian menggunakan one group pre-test post-test, yaitu mengukur pikiran body shaming siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok menggunakan instrumen yang sama. Pikiran body shaming siswa diukur menggunakan Skala Likert. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMA N 1 Padang Ganting yang berjumlah 34 orang dan sebagai sampel 10 orang yang ditentukan melalui Teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik paired samples t-test dan uji N-Gain. Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan, diketahui thitung yaitu sebesar 16,201,seterusnya jika dikonsultasikan dengan rtabel pada taraf signifikan 5% yaitu sebesar 2,262. Dengan demikian maka thitung(16,201)>ttabel(2,262) pada taraf signifikansi 5%. Dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan (H0 )ditolak, yang menyatakan bahwa terdapat pengaruh yang posirif dan signifikan antara konseling kelompok teknik Cognitive Restructuring dalam mengurangi pikiran body shaming siswa SMA N 1 Padang Ganting

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan antara social comparison dengan body dissatisfaction pada siswi di SMAN 1 Pariangan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Eriska Umardi, NIM 2130306018. Judul Skripsi: “Hubungan Antara Social Comparison dengan Body Dissatisfaction pada Siswi di SMAN 1 Pariangan”. Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswi yang merasa tidak puas dengan tubuhnya karena sering membandingkan diri dengan orang lain, terutama pada masa remaja. Masa remaja merupakan tahap perkembangan yang menuntut individu untuk menerima kondisi fisik dan penampilan dirinya. Namun, realitanya menunjukkan bahwa banyak remaja mengalami kesulitan dalam menerima perubahan fisiknya. Ketika terdapat ketidaksesuaian antara gambaran diri yang ideal dengan kenyataan diri saat ini, remaja cenderung mengalami body dissatisfaction. Salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan body dissatisfaction adalah social comparison, khususnya dalam hal penampilan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara social comparison dengan body dissatisfaction pada siswi di SMAN 1 Pariangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah adalah siswi SMAN 1 Pariangan kelas X dan XI yaitu sebanyak 214 siswi. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 68 orang siswi. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala social comparison dan body dissatisfaction yang disusun berdasarkan skala likert dengan 5 pilihan jawaban. Hasil uji reliabilitas menunjukkan bahwa skala social comparison memiliki koefisien reliabilitas sebesar 0,935 dan skala body dissatisfaction sebesar 0,945, yang dianalisis menggunakan bantuan aplikasi SPSS. Untuk hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara social comparison dengan body dissatisfaction pada siswi SMAN 1 Pariangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara social comparison dan body dissatisfaction dengan nilai koefisien korelasi r = 0,417 dan nilai signifikansi (p= 0,000 0,01). Artinya, semakin tinggi kecenderungan siswi di SMAN 1 Pariangan dalam membandingkan dirinya dengan orang lain, maka semakin tinggi pula tingkat ketidakpuasan terhadap tubuh yang mereka rasakan. Oleh karena itu, penting bagi siswi untuk lebih mengenali dan menerima diri sendiri secara realistis, serta mengembangkan sikap positif terhadap tubuh agar terhindar dari dampak social comparison yang berlebihan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN BODY DISSATISFACTION PADA REMAJA SISWI DI SMA NEGERI 1 SUNGAI TARAB

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Zahara, NIM 2130306093, Judul Skripsi “Hubungan Dukungan Sosial dengan Body Dissatisfaction pada Remaja Siswi di SMA Negeri 1 Sungai Tarab”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Remaja perempuan sering mengalami ketidakpuasan terhadap bentuk tubuhnya (Body Dissatisfaction), terutama karena pengaruh media dan standar kecantikan yang tidak realistis. Ketidakpuasan ini dapat berdampak pada kesehatan mental dan harga diri remaja. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap Body Dissatisfaction adalah dukungan sosial. Dukungan dari keluarga, teman, atau lingkungan sekolah diyakini dapat membantu remaja lebih menerima diri. Namun, dalam beberapa kasus, dukungan sosial justru bisa memperkuat tekanan terhadap penampilan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana hubungan antara dukungan sosial dengan Body Dissatisfaction. Penelitian ini dilakukan pada remaja siswi di SMA Negeri 1 Sungai Tarab untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling dengan populasi seluruh siswi SMA Negeri 1 Sungai Tarab. Sampel penelitian berjumlah 80 siswi. Instrumen pengukuran yang digunakan berupa skala dukungan sosial yang disusun berdasarkan teori Sarafino (2011) dan skala Body Dissatisfaction Cash (2002) yang disusun peneliti berdasarkan indikator yang relevan dengan permasalahan ketidakpuasan tubuh. Berdasarkan hasul hipotesis menunjukkan bahwa ( rxy = -0,449, dan dengan taraf signifikansi 1% (p = 0,000 0,01)) hal ini berarti hipotesis alternatif (Ha) yang menyatakan bahwa ada hubungan antara dukungan social dengan Body Dissatisfaction pada remaja siswa di SMA Negeri 1 Sungai Tarab diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak. Artinya semakin Tinggi Dukungan Sosial yang di rasakan pada Remaja Siswi di SMA Negeri 1 Sungai Tarab, Maka semakin Tinggi Pula Body Dissatisfaction, begitupun sebaliknya apabila Body Dissatisfaction pada Remaja Siswi di SMA Negeri 1 Sungai Tarab Tinggi maka Dukungan Sosial akan Semakin Tinggi Pula.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Antara Kebersyukuran Dengan Body Image Pada Remaja Pengguna Media Sosial di Jorong Lurah Ampang

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fadillah Almi, NIM: 2130306019, Judul Skripsi “Hubungan Antara Kebersyukuran Dengan Body Image Pada Remaja Pengguna Media Sosial Di Jorong Lurah Ampang”, Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah fenomena remaja yang sering merasa tidak puas terhadap bentuk tubuhnya akibat perbandingan dengan standar kecantikan di media sosial, khususnya Instagram. Body image adalah sikap yang dimiliki seseorang terhadap tubuhnya yang dapat berupa penilaian positif dan negatif. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi body image seseorang, salah satunya bagaimana individu dapat mensyukuri penampilan fisiknya. Ketika individu menerima dan mensyukuri keadaan fisiknya, maka individu tersebut akan memiliki body image yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Antara Kebersyukuran Dengan Body Image Pada Remaja Pengguna Media Sosial Di Jorong Lurah Ampang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional dengan menggunakan Teknik korelasi rank spearman. Subjek penelitian berjumlah 84 remaja pengguna media sosial di Jorong Lurah Ampang dengan populasi sebanyak 84 orang. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa skala kebersyukuran dan skala body image yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis data menggunakan uji korelasi rank spearman menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kebersyukuran dengan body image pada remaja pengguna Median Sosial di Jorong Lurah Ampang, dengan nilai koefisien korelasi r = 0,586 dan signifikansi p = 0,000 (p 0,01). Hal ini berarti semakin tinggi kebersyukuran remaja, maka semakin positif body image yang dimilikinya, begitu pula sebaliknya. Mayoritas remaja dalam penelitian ini memiliki tingkat kebersyukuran dan body image pada kategori tinggi. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya menumbuhkan rasa syukur dalam diri remaja sebagai upaya membangun body image yang sehat dan positif, serta memberikan kontribusi pada literatur psikologi perkembangan dan psikologi Islami terkait kebersyukuran.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Antara celebrity Worship dengan Body Image pada remaja penggemar k pop di kenagarian maek

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nurhakiki, NIM 2130306062 (2025) Judul skripsi: “Hubungan Celebrity worship dengan Body image pada remaja penggemar K-POP di Kenagarian Maek”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah adanya fenomena yang terjadi pada remaja penggemar K-Pop di Kenagarian Maek, yaitu ketidakpuasan terhadap bentuk tubuh atau Body image yang dipengaruhi oleh Celebrity worship. Oleh karena itu penelitian ini ingin mengetahui Body image pada remaja dan juga ingin mengetahui bagaimana Celebrity worship menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi Body image, serta hubungan antara Celebrity worship dengan Body image pada Remaja di Kenagarian Maek. Tujuan pembahasan ini adalah untuk menguji apakah ada hubungan antara Celebrity worship dengan Body image pada Remaja Di Kenagarian Maek. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan jenis pendekatan korelasional. Populasi penelitian ini adalah Remaja sebanyak 1, 041 orang. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Simple Random Sampling menggunakan rumus Slovin dengan taraf kepercayaan 90%, sehingga didapatkan hasil dari jumlah sampel sebanyak 91 orang. Kemudian teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu skala likert. Analisis Data yang dilakukan menggunakan uji korelasi Product Momen. Hasil dari penelitian ini adalah didapatkan nilai reliabilitas dari skala Celebrity worship sebesar 0,960 dan skala Body image 0,921, dalam penelitian ini Ha atau hipotesis kerja diterima dan H0 atau hipotesis nol ditolak, karena kedua variabel memiliki nilai signifikansi sebesar p(s)=0,0040,05 dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,718. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel. Kesimpulan semakin tinggi Celebrity worship yang dirasakan Remaja Penggemar K pop di kenagarian Maek, maka semakin tinggi pula tingkat Body image yang mereka miliki.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN ANTARA BODY IMAGE DENGAN SELF CONFIDENCE PADA REMAJA OVERWEIGHT di MAN 1 PADANG PANJANG

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Faranisa, Nim 2030306017. Judul skripsi “Hubungan Antara Body Image dengan Self Confidence pada Remaja Overweight di MAN 1 Kota Padang Panjang”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Permasalahan dalam penelitian ini adalah siswa di MAN 1 Kota Padang Panjang diajarkan untuk hidup berdasarkan nilai-nilai Body Image dan Self Confidence, dengan harapan siswa dapat memandang positif dan mensyukuri bentuk fisik yang dimiliki agar terbentuknya persepsi yang bagus terhadap diri sendiri. Namun tidak semua siswa yang dapat memandang positif bentuk fisik yang dimilikinya sehingga mereka memiliki kepercayaan diri yang rendah atau negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Body Image dengan Self Confidence pada remaja overweght di MAN 1 Kota Padang Panjang. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel pada penelitian ini adalah remaja Overweight, dengan jumlah sampel sebanyak 63 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala Likert dengan menyebar kuesioner skala Body Image dan Self Confidence. Peneltian ini menggunakan skala Body Image yang berjumlah 35 butir pernyataan dengan nilai reliabilitas 0,923 dan skala Self Confidence yang berjumlah 33 butir pernyataan dengan nilai reliabilitas sebesar 0,756. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi Pruduct Moment. Untuk hipotesis dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara Body Image dengan Self Confidence pada siswa di MAN 1 Kota Padang Panjang. Hasil penelitian ini adalah Ha diterima, karena kedua variabel memiliki nilai signifikansi sebesar p(s)= 0,010,05, dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,324 sehingga dapat dikatakan kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan. Kesimpulannya adalah semakin positif atau tinggi tingkat Body Image maka semakin positif atau tinggi tingkat Self Confidence yang dimiliki oleh siswa di MAN 1 Kota Padang Panjang.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN BODY IMAGE DENGAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA SMA NEGERI 1 BATUSANGKAR

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Putri Indriani, NIM : 2030306043, Judul skripsi: “Hubungan Body Image Dengan Kepercayaan Diri Siswa SMA Negeri 1 Batusangkar”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah body image pada remaja yang menstandarkan dirinya pada orang lain atau teman sebayanya. Remaja melakukan usaha untuk terlihat menarik dengan mempercatik dirinya untuk mendapat tubuh yang ideal. Usaha remaja yang dilakukan agar terlihat menarik seperti foto menggunakan filter instagram agar kulit terlihat putih, pipi terlihat tirus dan jerawat jadi tidak nampak. Usaha lain yang dilakukan remaja adalah diet secara instan dengan meminum obat pelangsing, menghitung jumlah kalori setiap makan dan meminum susu peninggi badan. Hal ini dapat mengganggu kepercayaan diri yang penting bagi perkembang sosial remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan body image dengan kepercayaan diri siswa SMA Negeri 1 Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.045 orang dengan sampel 105 orang. Teknik pengambilan sampel adalah menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Skala Likert dengan menggunakan instrumen penelitian skala body image dan skala kepercayaan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif antara body image dengan kepercayaan diri, maksudnya semakin tinggi kepercayaan diri maka body image akan semakin rendah. Sebaliknya semakin rendah body image maka perilaku kepercayaan diri akan semakin tinggi. Hal ini berarti terdapat korelasi yang signifikan antara body image dengan kepercayaan diri siswa SMA Negeri 1 Batusangkar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN ANTARA BODY DISSATISFACTION DENGAN SELF CONFIDENCE SISWI SMA NEGERI 1 BATUSANGKAR

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Nurfatimah, NIM 1930306033 (2024), Judul Skripsi “Hubungan Antara Body Dissatisfaction dengan Self Confidence Siswi SMA Negeri 1 Batusangkar”, Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah remaja harus memiliki Self confidence untuk membangun interaksi yang baik dengan orang lain. Self confidence ialah percaya terhadap kemampuan diri sendiri dan kemampuan untuk mengembangkan penilaian positif terhadap diri sendiri. Salah satu faktor yang mempengaruhi Self confidence adalah Penampilan fisik. Bagi remaja yang tidak puas dengan penampilan fisik nya akan memiliki Self confidence yang rendah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat apakah adanya hubungan antara Body dissatisfaction dengan Self confidence siswi kelas X di SMA Negeri 1 Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan uji korelasi rank spearman. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X di sekolah SMA Negeri 1 Batusangkar, dengan sampel penelitian berjumlah 90 subjek. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling yakni sampel diambil berdasarkan kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Body dissatisfaction dan skala Self confidence yang peneliti buat sendiri berdasarkan aspek-aspek dari teori Rosen dan Lauster. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis Korelasi rank spearman dengan bantuan IBM SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Body dissatisfaction secara signifikan mempunyai hubungan dengan Self confidence, hal tersebut dapat dilihat dari nilai signifikansi sebesar 0,003 dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,310. Hal ini menunjukkan bahwasanya adanya hubungan antara variabel Body Dissatisfaction dengan Self confidence. Merujuk pada hasil korelasi tersebut maka hipotesis kerja diterima karena nilai signifikansinya 0,003 0,05. Kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan. sehingga dapat disimpulkan hasil penelitian ini memiliki korelasi negatif yaitu, semakin tinggi Body dissatisfaction siswi maka semakin rendah pula Self confidence dan semakin rendah Body dissatisfaction maka semakin tinggi pula Self confidence siswi SMA Negeri 1 Batusangkar. Kata Kunci: Body Dissatisfaction, Self Confidence, Siswi

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

USAHA KORBAN BODY SHAMING DALAM MERESPON REALITA SOSIAL DI MASYARAKAT NAGARI TIGO JANGKO KECAMATAN LINTAU BUO

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Fitri Oktafiani, NIM. 1930108022 (2023), Judul Skripsi: Usaha Korban Body shaming Dalam Merespon Realita Sosial Di Masyarakat Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo. Program Studi Bimbingan Konseling, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah rendahnya kepercayaan diri seseorang, merasa minder, insecure dan korban body shaming akan menutup diri dan lebih senang menyendiri, membuat diriya tidak berkembang, dan melakukan hal ekstrim untuk memperbaiki diri kondisi fisiknya, serta korban akan depresi. Tujuan dari pembahasan ini untuk mengetahui usaha korban body shaming dalam merespon realita sosial di masyarakat Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data primer dalam penelitian ini berjumlah 5 orang korban body shaming. Data sekunder dalam penelitian ini adalah masyarakat sekitar. Teknik analisis data dilakukan dengan tiga tahapan yaitu, data reduction, data display, dan conclusion drawing/verivication, dengan mengumpulkan data hasil wawancara dan observasi, membuat kesimpulan dan memverifikasi data.Teknik yang digunakan untuk penjamin keabsahan data yaitu triangulasi data yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik, serta triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukan bahwa usaha korban body shaming dalam merespon realita sosial di masyarakat Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo yang pertama respon positif korban body shaming yaitu korban merespon dengan senyuman, dengan rasa humoris, menanggapi dengan sikap masa bodo dan tidak menanggapi dengan serius. Kedua respon negatif korban body shaming yaitu korban marah, tersinggung, dan tidak bisa menerima kritikan dari orang lain.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERSEPSI BODY IMAGE DALAM FILM IMPERFECT DI TINJAU DARI PERSPEKTIF SOSIAL DAN AGAMA ISLAM

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fufusia Syafira, Nim 1730302019, Judul Skripsi “Persepsi Body Image dalam Film Imperfect di Tinjau dari Persektif Sosial, dan Agama Islam” Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah Film Persepsi Body Image dalam Film Imperfect di Tinjau dari Persektif Sosial, dan Agama Islam. Tujuan pembahasan ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai persepsi penonton dalam menafsirkan dan mengevaluasi perilaku komunikasi artis dalam film Imperfect dan mendeskripsikan mengenai persepsi penonton dalam memandingkan dirinya dan orang lain setelah menonton film. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film Imperfect merupakan film yang membawa kepada aura yang sangat positif tentunya bagi penonton atau khalayak, karena film ini mengajarkan kepada penonton film Imperfect untuk tidak lagi memandang dan melihatseseorang berdasarkan bentuk fisiknya saja yang terlihat sempurna padahaldidalam QS.At Tiin:4 telah dijelaskan bahwasanya Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk sebaik- baiknya. Jika ditinjau dari perspektif Agama Islam saat adegan projek melati peran utama Rara mengajak kepada para wanita untuk tidak lagi merasa insecurity dengan bentuk fisik. Di dalam adegan tersebut Rara terlihat cantik setelah diet ekstrem selama 1 bulan dia sebagai tokoh utama menampilkan berbagai ragam wanita dengan senyum bahagia, dilihat dari gambar yang diambil oleh Dika kekasih Rara wanita tersebut terlihat cantik dan sangat bahagia padahal sebelumya mereka sangat tidak percaya diri dengan bentuk fisiknya. setelah menampilkan gambar tersebut Rara berpesan kepada para penonton untuk mengubah rasa Insecurity menjadi lebih bersyukur karena kita diciptakan dengan berbagai kekurangan dan kelebihanmasing-masing.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan antara Self-Esteem dengan Body Image pada Remaja Putri di LKSA Kabupaten Lima Puluh Kota

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NURUL AULIA FITRA, NIM 1730306023. Judul Skripsi “Hubungan antara Self-Esteem dengan Body Image pada Remaja Putri di LKSA Kabupaten Lima Puluh Kota” Jurusan Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Masalah pokok penelitian ini adalah banyak remaja putri yang tinggal di LKSA Kabupaten Lima Puluh Kota cenderung masih memberikan evaluasi yang rendah mengenai dirinya dan menilai kondisi atau bentuk tubuhnya secara negatif, padahal kondisi tubuh mereka bagus menurut orang lain, namun mereka tidak menganggap demikian. Mereka menganggap kondisi tubuh mereka belum ideal dan masih memiliki kekurangan, sehingga mereka tidak puas akan dirinya sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self-esteem dengan body image pada remaja putri di LKSA Kabupaten Lima Puluh Kota. Jenis penelitian yang peneliti gunakan yaitu jenis penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja putri di LKSA Kabupaten Lima Puluh Kota yaitu sebanyak 70 orang. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu total sampling, sehingga jumlah sampel yang digunakan adalah 70 orang. Teknik pengumpulan datanya adalah dengan pemberian kuesioner. Terdapat dua kuesioner yang akan dibagikan, yaitu skala Self-Esteem dan skala Body Image. Realibilitas skala self-esteem sebesar α = 0,718 dan realibilitas skala body image sebesar α = 0,872. Data dalam penelitian ini diuji menggunakan analisis Product Moment. Analisis hasil uji coba menggunakan SPSS for Windows Seri 21.0. Hipotesis penelitian ini yaitu terdapat hubungan yang signifikan antara self-esteem dengan body image pada remaja putri di LKSA Kabupaten Lima Puluh Kota. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self-esteem dengan body image pada remaja putri di LKSA Kabupaten Lima Puluh Kota. Hasil korelasi menunjukkan arah hubungan positif antara self-esteem dengan body image remaja putri berdasarkan data yang diperoleh, yaitu nilai r hitung = 0,307 dengan signifikansi 0,010 dan r tabel = 0,235 artinya r hitung > r tabel dan nilai probabilitas Sig (0,010 0,05). Artinya hipotesis nol (Ho) ditolak, sedangkan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Jadi self-esteem memiliki hubungan positif signifikan dengan body image remaja di LKSA Kabupaten Lima Puluh Kota. Semakin tinggi self-esteem yang dimiliki remaja putri maka, semakin tinggi pula body image yang dimilikinya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Psychical and Supernormal Phenomena

2018•Koleksi Perpustakaan

Excerpt from Psychical and Supernormal Phenomena: Their Observation and Experimentation The thorough study of Hypnotism has drawn attention to phenomena which seem, on the one hand, only to be the continuation of hypnotic phenomena, and, on the other, to be connected with faculties of the human mind hitherto unknown. These phenomena are, first of all, those of mental suggestion and thought-transmission, which we have studied in our Traite de l'Hypnotisme. In other cases, we have witnessed phenomena of lucidity in certain subjects placed in a condition of deep somnambulism. In studying lucidity more closely we noticed that certain special circumstances, and in particular a methodical training, develop this faculty in a singular manner in those endowed with it. The investigator is thus led to inquire whether this faculty of lucidity does not sometimes appear spontaneously, in the same way as we witness spontaneous somnambulism in connection with induced somnambulism. He then finds a certain number of cases of telepathy which seem to be closely connected with the instances of lucidity. After embarking upon the study of telepathy it is not long before we become convinced that the phenomena of this category are very complex. In fact, while certain instances of telepathy are only the mental perception of a fact that has occurred at a distance, there are others in which this perception is accompanied by an hallucination, and sometimes this hallucination is collective. About the Publisher Forgotten Books publishes hundreds of thousands of rare and classic books. Find more at www.forgottenbooks.com This book is a reproduction of an important historical work. Forgotten Books uses state-of-the-art technology to digitally reconstruct the work, preserving the original format whilst repairing imperfections present in the aged copy. In rare cases, an imperfection in the original, such as a blemish or missing page, may be replicated in our edition. We do, however, repair the vast majority of imperfections successfully; any imperfections that remain are intentionally left to preserve the state of such historical works.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

The Problems of Psychical Research Experiments and Theories in the Realm of the Supernormal (Classic Reprint)

2018•Koleksi Perpustakaan

Excerpt from The Problems of Psychical Research Experiments and Theories in the Realm of the Supernormal The present edition of this book is to some extent-an abridgement of the first edition, which appeared some seven years ago. I have, for instance, omitted a num ber of cases which were originally included, and also my sittings with Mrs. Piper - which material will be published at a later date in another volume. I have also omitted the original First Chapter, - since much of this material was subsequently included in my Modern Psychical Phenomena. On the other hand, I have in cluded a new chapter on Recent Experiments in Psychic Photography, - composed partly of original and hitherto unpublished material, and partly of the experiments undertaken, some years ago, by Dr. Baraduc, - in pho tog'raphing the soul. The account of his experiments was originally published in my book, Death: its Causes and Phenomena, but they are now included here as being more in line with other experiments recently under taken in this field. I have also added a brief chapter on the Scientific Investigation of Psychic Phenomena by means of Laboratory Instruments. About the Publisher Forgotten Books publishes hundreds of thousands of rare and classic books. Find more at www.forgottenbooks.com This book is a reproduction of an important historical work. Forgotten Books uses state-of-the-art technology to digitally reconstruct the work, preserving the original format whilst repairing imperfections present in the aged copy. In rare cases, an imperfection in the original, such as a blemish or missing page, may be replicated in our edition. We do, however, repair the vast majority of imperfections successfully; any imperfections that remain are intentionally left to preserve the state of such historical works.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Supernormal

2018•Koleksi Perpustakaan

Can yoga and meditation unleash our inherent supernormal mental powers, such as telepathy, clairvoyance, and precognition? Is it really possible to perceive another person's thoughts and intentions? Influence objects with our minds? Envision future events? And is it possible that some of the superpowers described in ancient legends, science fiction, and comic books are actually real, and patiently waiting for us behind the scenes? Are we now poised for an evolutionary trigger to pull the switch and release our full potentials? Dean Radin, Director of Research at the Institute of Noetic Sciences (IONS) and bestselling author of The Conscious Universe, presents persuasive new experimental evidence for the existence of such phenomena. He takes us on a thrilling scientific journey and challenges outdated assumptions that these abilities are mere superstition. Focusing on Patanjali's mysterious Yoga Sutras -- 2,000 year-old meditation practices believed to release our extraordinary powers -- Radin offers powerful evidence confirming that sometimes fact is much stranger, spookier, and more wonderful than the wildest fiction.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Mantik

2018•Koleksi Perpustakaan

Dieser Inhalt ist eine Zusammensetzung von Artikeln aus der frei verf gbaren Wikipedia-Enzyklop die. Seiten: 74. Nicht dargestellt. Kapitel: Nostradamus, Zahlensymbolik, Biorhythmus, Vaticinium ex eventu, Rattenk nig, Tarot, Geschichte des Wahrsagens, Sinotibetische Divinationskalkulationen, Bibelcode, Lenormandkarten, Baba Wanga, Geomantie, Totenbeschw rung, Wei er Beryll, Minchiate, Onomantie, Pr kognition, Menetekel, Gro e Tafel, Kipperkarten, Lochen Dharma r, Seher, Kaffeesatz, Zigeunerkarten, Handlesen, Wunderzeichen, Tarot de Marseille, Kartenlegen, Leberschau, Bleigie en, Losbuch, Omikuji, Prophezeiung, Pyromantie, Wahrsagekarten, Oneiromantie, Omen, Hatsuyume, Chthonische Tiere, Bibelstechen, Stichomantie, Zwiebelkalender, Lebenslinie, Aeromantie, Kristallomantie, Hieroskopie, Tonalamatl, Coelbren, Alectryomantie, Ovomantie, Tagew hler, I-Ging-Karten, Arithmomantie, Omphalomantie, Hydromantie, Rhabdomantie. Auszug: Tarot (maskulinum oder neutrum, ausgesprochen ) ist ein 78-Blatt-Kartensatz, der zu psychologischen und divinatorischen Zwecken verwendet wird. Er wird eingeteilt in die 22 gro en Arkana und die 56 kleinen Arkana. Arcanum steht lat. f r Geheimnis, es leitet sich von arca ab, welches Kiste bedeutet (was in einer Kiste liegt, ist von au en unsichtbar, und damit geheim). Die Geschichte der im Artikel Tarock gesondert behandelten Tarotspielkarten war bis Ende des 18. Jahrhunderts mit den als Deutungswerkzeug benutzten Tarots identisch. Seitdem enthalten Decks, welche explizit als Deutungswerkzeuge gedacht sind, zunehmend symbolische Inhalte. Gesichert ist folgendes: Das Wort Tarot" stammt aus dem Franz sischen und ist der Name eines Kartenspieles, welches auch Tarocchi" (italienisch), Tarock" (deutsch) oder Troccas" (r toromanisch) genannt wird. Bei der italienischen, deutschen und r toromanischen Bezeichnung hei en die Tr mpfe ebenso: Bsp. Das Wort Tarocci" ist gleichbedeutend mit dem Wort Trumpf." Im franz sischen Sprachraum ist dies nich...

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail