Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

HUBUNGAN ANTARA BODY IMAGE DENGAN PERILAKU KONSUMTIF KOSMETIK PADA REMAJA PUTRI DI SMA N 3 PADANG PANJANG

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Psikologi Islam•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perhatian remaja putri terhadap kondisi tubuh dan penampilan fisiknya serta meningkatnya penggunaan produk kosmetik dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena yang ditemukan menunjukkan bahwa sebagian siswi membawa dan menggunakan produk kosmetik, seperti bedak, lipstik, parfum, sunscreen, dan body lotion di lingkungan sekolah. Pembelian kosmetik juga dapat dipengaruhi oleh ketidakpuasan terhadap penampilan, rekomendasi teman sebaya, media sosial, serta ketertarikan untuk mencoba produk baru meskipun produk sebelumnya masih tersedia. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa cara remaja putri memandang dan menilai tubuhnya atau body image diduga berkaitan dengan kecenderungan perilaku konsumtif kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara body image dengan perilaku konsumtif kosmetik pada remaja putri di SMAN 3 Padang Panjang. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 150 siswi kelas XI di SMAN 3 Padang Panjang. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling. Sampel penelitian berjumlah 60 siswi yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data menggunakan skala body image berdasarkan teori Cash dan skala perilaku konsumtif berdasarkan teori Lina dan Rosyid. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara body image dengan perilaku konsumtif kosmetik pada remaja putri kelas XI di SMAN 3 Padang Panjang. Hal ini ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,079 dengan nilai signifikan p = 0,550 (p ˃ 0,05). Koefisien korelasi tersebut menunjukkan arah hubungan negatif dengan tingkat hubungan yang sangat lemah. Artinya, semakin positif body image, perilaku konsumtif kosmetik cenderung semakin rendah. Sebaliknya, semakin rendah body image, perilaku konsumtif kosmetik cenderung semakin tinggi. Namun, kecenderungan tersebut tidak signifikan secara statistik. Dengan demikian, hipotesis penelitian yang menyatakan terdapat hubungan antara body image dengan perilaku konsumtif kosmetik tidak diterima.

Kata kunci

Kata Kunci: body image, perilaku konsumtif kosmetik, remaja putri

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1HUBUNGAN ANTARA BODY IMAGE DENGAN PERILAKU KONSUMTIF KOSMETIK PADA REMAJA PUTRI DI SMA N 3 PADANG PANJANG2026 · oai:ais:skripsi:13562

Publikasi terkait