Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

PENGARUH NON PERFORMING FINANCING (NPF), FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR), DAN BEBAN OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO) TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA) DENGAN CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA BANK UMUM SYARIAH TAHUN 2021-2024

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•EKONOMI SYARIAH (S2)•1 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Reno Puspita Sari, NIM 222 04 2015, dengan judul Tesis “Pengaruh Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), Dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) Terhadap Return On Asset (ROA) Dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) Sebagai Variabel Moderasi Pada Bank Umum Syariah Tahun 2021-2024”. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah penelitian ini adanya ketidakkonsistenan hubungan antara Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia selama periode 2021-2024, fenomena penurunan profitabilitas pada beberapa BUS pada semester I 2024 serta belum terujinya peran Capital Adequacy Ratio (CAR) sebagai variabel moderasi dalam konteks hubungan tersebut menjadi dasar pentingnya penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return On Asset (ROA) secara parsial dan simultan, serta menguji peran Capital Adequacy Ratio (CAR) dalam memoderasi pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Umum Syariah tahun 2021-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah 14 Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan sampel sebanyak 6 bank yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria kelengkapan data. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan periode 2021-2024. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan software EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan FDR dan BOPO berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. CAR terbukti memoderasi pengaruh NPF terhadap ROA dengan memperlemah pengaruh negatifnya, serta memperkuat pengaruh positif FDR dan BOPO terhadap ROA. Secara simultan, NPF, FDR, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA, baik tanpa maupun dengan CAR sebagai variabel moderasi. Nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan variasi ROA sebesar 69,5% pada model tanpa moderasi dan 49,6% pada model dengan moderasi, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis berupa penguatan teori intermediasi keuangan, manajemen risiko, dan peran modal sebagai variabel moderasi, serta implikasi manajerial bagi bank syariah dalam mengelola risiko pembiayaan, likuiditas, efisiensi operasional, dan permodalan secara terintegrasi sesuai prinsip syariah.

Kata kunci

Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO), Return On Asset (ROA) dan Capital Adequacy Ratio (CAR)

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGARUH NON PERFORMING FINANCING (NPF), FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR), DAN BEBAN OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO) TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA) DENGAN CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA BANK UMUM SYARIAH TAHUN 2021-20242026 · oai:ais:skripsi:13639

Publikasi terkait