Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

54 hasil
Subjek: pariwisata
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Komunikasi Pembangunan Dinas Pariwisata terhadap Proses Revitalisasi Objek Wisata Alahan Panjang Resort di Kabupaten Solok

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Giska Lovina Fernando. NIM 1630302020 (2016). Judul Skripsi Peran Komunikasi Pembangunan Dinas Pariwisata terhadap Proses Revitalisasi Objek Wisata Alahan Panjang Resort di Kabupaten Solok. Program Strata I (Sarjana) IAIN Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah peran komunikasi pembangunan sebagai salah satu metode dan cara untuk menjaga stabilitas dan menjaga kelancaran proses revitalisasi yang berlangsung di objek wisata Alahan Panjang Resort. Peran komunikasi pembangunan akan terlihat dalam penggunaan strategi dan partisipasi pihak stake holder dan pihak non stake holder yang terlibat. Jenis penelitian yang diguankan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptiv kualitatif untuk mendapatklan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam (dept interview) dan dari dokumen pendukung dari instansi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Kemudian diuraikan melalui pemaparan dan penjabaran kalimat kalimat yang efektif. Berdasarlan penelitian yang peneliti lakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan strategi komunikasi pembangunana yang dominan digunakan adalah strategi komunikasi partisipatori dan strategi menggunakan media. Selain itu, peneliti juga menemukan pengguanaan forum-forum dialogis guna sebagai perantara untuk pihak stake holder dan pihak non stake holder Dinas Pariwsata dalam proses penyampaian informasi dan proses penyandaran pesan tersebut. Media rakyat sebagai bentuk salah satu peran komunikasi pembangunan juga memegang peranan penting terhadap jalannya proses penyandaran informasi selama proses revitalisasi pada objek tersebut..

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan (studi kasus wisata Pantai Sasak di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK M. ALFATH RIDHO PUTRA, NIM 15301500033, Judul SKRIPSI “Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan (Studi Kasus Wisata Pantai Sasak di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie)”, Jurusan Hukum Tata Negara, Fakultas Syariah Institut, Agama Islam Negeri Batusangkar (IAIN) Tahun 2020. Dalam penulisan skripsi ini yang menjadi pokok permasalahan skripsi ini adalah Pelaksanaan Pasal 30 dan 42 Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan, tentang pengelolaan wisata Pantai Sasak di Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan prilaku yang diamati. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field reaserch) dan penelitian kepustakaan (library reaserch). Penelitian lapangan (field reaserch) adalah pendekatan dengan melihat dan mengkaji bagaimana suatu aturan diimplementasikan dilapangan, dalam penelitian lapangan teknik pengumpulan data yang digunakan melaui observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan penelitian penelitian kepustakaan (library reaserch), adalah penelitian yang digunakan dengan menggunakan literatur (kepustakaan) baik dengan buku-buku, ataupun jurnal untuk mengetahui bagaimana singkronasi antara aturan hukum yang satu dengan yang lain. Dari penelitian yang dilakukan ditemukan bahwa Pertama rumusan Pasal 30 ayat (1) Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan, mengenai pengelolaan wisata khusunya wisata Pantai Sasak yang ada di Kabupaten Pasaman Barat. Hal ini dapat dilihat dari pengelolaan wisata pantai sasak yang ada di Nagari Sasak Ranah Pasisie, yang selama ini dikelolala oleh masyarakat Nagari Sasak tidak mempunya Tanda Daftar Usaha pariwisata (TDUP). Dalam Pasal 42 huruf (d) Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan, Pemerintah Daerah berkewajiban mengawasi dan mengendalikan kegiataan kepariwisataan dalam rangka mencegah dan menanggulangi berbagai dampak negatif bagi masyarakat luas. Pemerintah Daerah seharusnya memberikan sanksi administratif kepada pengelola wisata yang tidak mempunyai Tanda Daftar Usaha Pariwisata sebagaimana Pasal 68 ayat (2) Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan berupa sanksi teguran tertulis, pembatasan kegiatan usaha, pemberlakuan sementara kegiatan usaha pariwisata, dan penutupan kegiatan usaha. Kedua pandangan Hukum Islam terhadap Pelaksana Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan tidak sesuai dengan Hukum Tata Negara Islam. Hal itu dikarenakan dalam Hukum Tata Negara Islam telah dijelaskan bagaimana konsep penerapan Syari’ah Islam al-sultah al-atnfiziyah peraturan yang dilaksanakan oleh lembaga eksekutif (pemerintah daerah), untuk taat kepada aturan dan menjalankan amanah yang telah diberikan oleh al-sutah at-tasyri’iyah. Namun Pemerintah Daerah dan masyarakat Nagari Sasak tidak taat terhadap Peraturan Daerah Kabupaten Pasaman Barat Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kepariwisataan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) di Nagari Tuo Pariangan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah pariwisata berbasis masyarakat (community based tourism) di Nagari Tuo Pariangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pariwisata berbasis masyarakat (community based tourism) di Nagari Tuo Pariangan Jenis penelitian yang dilakukan yaitu field research atau penelitian lapangan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, data didapatkan langsung dari pengelola objek wisata Nagari Tuo Pariangan. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan merangkum dan diklasifikasi sesuai aspek masalah yang telah disusun, kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis data kualitatif. Dari penelitian yang menulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan bahwa Masyarakat di sekitar objek wisata turut andil dalam pengelolaan objek wisata Nagari Tuo Pariangan ini, sudah banyak masyarakat melakukan kegiatan usaha seperti usaha jasa kuliner, jasa pemandu wisata, menyewakan tempat penginapan, dan membuat makanan dan minuman untuk dijual sebagai oleh-oleh. adanya kegiatan pelatihan, kegiatan adat yang di ikuti masyarakat di sekitar objek wisata, dan bekerja sama dengan seluruh Travel Agen yang ada di Sumatra Barat, sehingga pengunjung meningkat drastis pada tahun 2018, yang mana pada tahun 2017 berjumlah 45.760 orang, menjadi 244.334 orang pada tahun 2018 kenaikannya lebih dari 500%. Namun belum maksimalnya pengelolan pariwisata Nagari Tuo Pariangan ini seperti belum adanya penggunakan tiket masuk untuk para wisatawan yang berkunjung, kurangnya tempat penginapan, dan masih banyak sampah yang tercecer.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

"Pengaruh Strategi Viral Marketing Melalui Konten Video Pendek Pada Akun TikTok @puncak.batudindiang Terhadap Minat Berkunjung Wisatawan Dengan Trust In Content Sebagai Variabel Mediasi"

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hanifan Purnama. NIM 2230302025. Pengaruh Strategi Viral Marketing melalui Konten Video Pendek pada Akun TikTok @puncak.batudindiang terhadap Minat Berkunjung Wisatawan dengan Trust in Content sebagai Variabel Mediasi. Skripsi, Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Pertumbuhan pengguna TikTok yang pesat di Indonesia membuka peluang bagi destinasi wisata lokal untuk memanfaatkan konten video pendek sebagai media promosi digital, sebagaimana ditunjukkan oleh akun @puncak.batudindiang yang mempromosikan Panorama Puncak Batudindiang di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Namun demikian, viralitas suatu konten tidak selalu berbanding lurus dengan tingkat kepercayaan maupun minat berkunjung wisatawan, sehingga diperlukan kajian mengenai peran Trust in Content sebagai variabel yang menjembatani pengaruh tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Strategi Viral Marketing terhadap Minat Berkunjung wisatawan, baik secara langsung maupun melalui Trust in Content sebagai variabel mediasi, serta mengeksplorasi strategi kreatif pengelola akun dalam membangun konten viral. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain sequential explanatory, yang diawali dengan pengumpulan dan analisis data kuantitatif melalui kuesioner terhadap 104 responden menggunakan analisis regresi bertahap dan uji bootstrapping, dilanjutkan dengan wawancara mendalam terhadap sepuluh informan untuk memperdalam dan menjelaskan temuan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Viral Marketing berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap Minat Berkunjung (β1 = 0,984; Sig. = 0,000) dan terhadap Trust in Content (β2 = 0,714; Sig. = 0,000). Trust in Content juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap Minat Berkunjung (β4 = 0,400; Sig. = 0,000) dan memediasi secara parsial pengaruh Viral Marketing terhadap Minat Berkunjung sebesar 29,0% (efek tidak langsung = 0,2859; 95% CI Bootstrap [0,087; 0,520]). Temuan kualitatif mengungkap bahwa keberhasilan viralitas konten didorong oleh visual panorama alam yang autentik dan minim rekayasa, siaran langsung pada waktu sunrise dan sunset, serta pemilihan musik lintas usia, sekaligus menunjukkan bahwa peran Trust in Content dapat melemah pada wisatawan yang telah memiliki pengalaman kunjungan langsung.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STRATEGI PEMASARAN UNTUK MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATA EDUKASI MUSIUM BUSTANIL ARIFIN PDIKM KOTA PADANG PANJANG

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Cici Ananda. NIM 2030406002. Strategi Pemasaran untuk Meningkatkan Kunjungan Wisata Edukasi museum Bustanil Arifin PDIKM Kota Padang Panjang. Program Studi Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh belum optimalnya jumlah kunjungan wisatawan ke Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM) Kota Padang Panjang yang dipengaruhi oleh kurangnya inovasi produk wisata, terbatasnya promosi digital, serta persaingan dengan destinasi wisata modern. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pemasaran yang diterapkan dalam meningkatkan kunjungan wisata edukasi di PDIKM Kota Padang Panjang melalui pendekatan marketing mix yang meliputi product (produk), price (harga), place (tempat), dan promotion (promosi). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengelola PDIKM, pengunjung, serta pihak-pihak yang terkait. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui teknik triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran PDIKM telah menerapkan unsur-unsur bauran pemasaran. Pada aspek produk, PDIKM menawarkan wisata edukasi budaya dengan koleksi rumah gadang, benda-benda bersejarah, dan informasi kebudayaan Minangkabau, namun masih memerlukan inovasi melalui pemanfaatan teknologi dan penambahan atraksi budaya. Pada aspek harga, tarif tiket dinilai terjangkau dan sesuai dengan manfaat yang diperoleh pengunjung. Pada aspek tempat, lokasi PDIKM mudah dijangkau dan didukung akses transportasi yang baik, meskipun layanan informasi berbasis digital masih perlu dikembangkan. Pada aspek promosi, PDIKM telah memanfaatkan media sosial dan berbagai kegiatan promosi, tetapi masih perlu meningkatkan kreativitas konten digital serta memperluas kerja sama dengan berbagai pihak agar mampu meningkatkan daya tarik dan jumlah kunjungan wisatawan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA SUMBER DAYA MANUSIA PARIWISATA DI MINANGKABAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh etika kerja Islam dan budaya Minangkabau berbasis ABS-SBK terhadap kinerja sumber daya manusia pariwisata melalui mediasi serial kualitas layanan, kepuasan wisatawan, dan revisit intention. Riset dilatarbelakangi paradoks antara pengakuan internasional Sumatera Barat sebagai World's Best Halal Destination, World's Best Halal Culinary Destination dan World's Best Halal Tour Operator dengan realitas kinerja pariwisata yang stagnan, tercermin dari kunjungan wisatawan yang rendah (1,79%-1,87% wisatawan nusantara dan 0,48%-0,58% wisatawan mancanegara) dan rata-rata lama menginap tamu yang singkat (1,11-1,38 hari). Penelitian ini mengisi celah literatur: belum adanya integrasi etika kerja Islam dan budaya Minangkabau sebagai prediktor simultan dan masih terbatasnya riset SDM pariwisata berbasis nilai lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif survei dengan 340 responden wisatawan yang berasal dari luar Sumatera Barat. Instrumen dikembangkan dari sintesis Human Capital Theory, Resource-Based View, Service-Dominant Logic, Social Exchange Theory, dan Performance Theory. Analisis data menggunakan SEM-PLS dengan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Budaya Minangkabau berbasis ABS-SBK merupakan determinan paling dominan terhadap kualitas layanan (β=0,573), kepuasan wisatawan (β=0,357), dan kinerja SDM (β=0,250); (2) Etika kerja Islam berpengaruh signifikan terhadap kualitas layanan (β=0,322) namun tidak langsung terhadap kepuasan, revisit intention, dan kinerja SDM; (3) Mediasi serial kualitas layanan, kepuasan wisatawan, dan revisit intention terbukti memediasi pengaruh etika kerja Islam (β=0,015) dan budaya Minangkabau (β=0,027) terhadap kinerja SDM; (4) Model penelitian memiliki R² kinerja SDM sebesar 81,8% dan Q² 0,627 (prediktif kuat). Penelitian ini menghasilkan kontribusi teoretis berupa model kausal integratif, operasionalisasi ABS-SBK sebagai konstruk terukur, serta dimensi kepuasan spiritual dan kultural sebagai perluasan teori kepuasan wisatawan. Implikasi praktis mencakup rekomendasi kebijakan pelatihan SDM berbasis ABS-SBK, pengembangan standar kompetensi dan sertifikasi, serta integrasi nilai lokal dalam kurikulum pendidikan pariwisata.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pemanfaatan Media Sosial Dalam Mendukung Minat Berkunjung Wisatawan Mancanegara di Destinasi Wisata Istano Basa Pagaruyung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Della Sri Junita, NIM 2230406004, Judul Skripsi: Pemanfaatan Media Sosial dalam Mendukung Minat Berkunjung Wisatawan Mancanegara di Destinasi Wisata Istano Basa Pagaruyung. Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah belum optimalnya pemanfaatan media sosial oleh pengelola Istano Basa Pagaruyung dalam mendukung minat berkunjung wisatawan mancanegara, sehingga perlu dikaji bagaimana strategi promosi melalui Media Sosial dijalankan dan sejauh mana hal tersebut memengaruhi minat berkunjung wisatawan mancanegara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemanfaatan media sosial dalam mendukung minat berkunjung wisatawan mancanegara serta mengetahui strategi pemanfaatan media sosial yang dilakukan oleh pengelola Istano Basa Pagaruyung. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah pengelola media sosial Istano Basa Pagaruyung dan wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Istano Basa Pagaruyung. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa pemanfaatan media sosial telah memberikan kontribusi dalam mendukung minat berkunjung wisatawan mancanegara ke Istano Basa Pagaruyung, melalui unggahan foto, video, reels, dan stories yang memperkenalkan budaya dan aktivitas wisata, serta mampu memberikan informasi dan menarik perhatian wisatawan terhadap destinasi wisata. Namun, pemanfaatan tersebut belum sepenuhnya optimal karena sebagian wisatawan masih memperoleh informasi melalui travel agent, tour guide, dan rekomendasi perjalanan. Adapun strategi yang dilakukan pengelola dalam memanfaatkan media sosial untuk mendukung minat berkunjung wisatawan mancanegara meliputi konsistensi pengunggahan konten, pemanfaatan berbagai fitur media sosial, penggunaan bahasa asing dalam beberapa konten, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan promosi. Pengembangan konten yang lebih informatif, penggunaan bahasa internasional secara konsisten, serta promosi lintas platform diperlukan untuk meningkatkan efektivitas strategi tersebut dan menjangkau lebih banyak wisatawan mancanegara.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Ekonomi dan Sosial Masyarakat Terhadap Pariwisata Berkelanjutan di Desa Wisata Pariangan Tanah Datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dita Firsya Alia Putri, NIM 2130406010, Judul Skripsi ”Pengaruh Ekonomi Dan Sosial Masyarakat Terhadap Pariwisata Berkelanjutan Di Desa Wisata Pariangan Tanah Datar”. Progran Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun Akademik 2026. Permasalahan dalam skripsi ini adalah penegmbangan pariwisata di desa pariangan belum menunjukan keberlanjutan yang optimal. Pariwisatanya belum memberikan dampak ekonomi yang signifikan dan merata bagi masyarakat, serta masi minim nya keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan dan pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pengaruh ekonomi dan sosial masyarakat terhadap pariwisata berkelanjutan di Desa Wisata Pariangan Tanah Datar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat desa wisata pariangan dan wisatawan yang mengunjungi desa wisata tersebut, dengan teknik pengembilan sampel menggunakan rumus Cochran dan di peroleh sebanyak 97 responden. Data di kumpulkan melalui kusioner dan dokumentasi, serta di analisis menggunakan regresi linear berganda melelui SPSS. Teknik analisis yang digunakan meliputi uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kondisi ekonomi dan sosial masyarakat berpengaruh signifikan terhadap pariwisata berkelanjutan di desa wisata pariangan. Hal ini dibuktikan dengan nilai F-hitung sebesar 85,785 yang lebih besar daripada F-tabel sebesar 3,093, serta nilai signifikansi 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Artinya keberlanjutan pariwisata tidak dapat terlepas dari peran ekonomi dan sosial masyarakat secara bersamaan.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat Community Based Tourism Di Perkampungan Adat Sijunjung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

M. Hanif Saputra, NIM 2130406015, Judul Skripsi: “Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat (Community Based Tourism) di Perkampungan Adat Sijunjung”. Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Perkampungan Adat Sijunjung, meskipun kawasan ini memiliki potensi budaya dan adat yang kuat sebagai destinasi wisata. Kondisi ini disebabkan oleh belum optimalnya penerapan prinsip-prinsip Community Based Tourism (CBT), seperti aspek ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan politik. Rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia, minimnya pengembangan UMKM, lemahnya pengelolaan lingkungan, serta kurangnya dukungan kebijakan pemerintah lokal menjadi permasalahan utama dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan prinsip ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan politik dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Perkampungan Adat Sijunjung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pengurus Pokdarwis, pengelola desa wisata, wali nagari, niniak mamak, dan pihak Dinas Pariwisata Kabupaten Sijunjung. Data sekunder diperoleh dari dokumen resmi dan literatur yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip ekonomi belum optimal, terlihat dari terbatasnya lapangan pekerjaan, minimnya pengembangan UMKM, dan ketergantungan pada sektor homestay. Prinsip sosial menunjukkan partisipasi masyarakat yang masih rendah dalam pengelolaan pariwisata. Prinsip budaya telah diterapkan cukup baik melalui pelestarian rumah gadang dan tradisi adat, namun belum dikemas maksimal sebagai produk wisata. Prinsip lingkungan menunjukkan lemahnya pengelolaan kebersihan kawasan. Prinsip politik menunjukkan masih terbatasnya dukungan kebijakan pemerintah lokal dan pemberdayaan masyarakat dalam pengambilan keputusan. Secara keseluruhan, pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Perkampungan Adat Sijunjung belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip Community Based Tourism, sehingga diperlukan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan pariwisata berkelanjutan.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Pada Objek Wisata Pemandian Air Panas Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Annisya Zulkifli, NIM 2130406006, Judul Skripsi “Analisis Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Pada Objek Wisata Pemandian Air Panas Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar” Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pariwisata berkelanjutan merupakan pendekatan pembangunan pariwisata yang menekankan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Objek Wisata Pemandian Air Panas Padang Ganting di Kabupaten Tanah Datar memiliki potensi sebagai destinasi wisata alam berbasis sumber air panas alami, namun pengelolaannya belum sepenuhnya menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan pariwisata berkelanjutan di objek wisata tersebut ditinjau dari aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan serta dikaitkan dengan penerapan unsur 4A (attraction, accessibility, amenities, dan ancillary). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif untuk menggambarkan kondisi pengembangan pariwisata berkelanjutan di lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan pariwisata berkelanjutan di Objek Wisata Pemandian Air Panas Padang Ganting belum berjalan optimal. Hal ini ditandai dengan belum signifikannya dampak ekonomi bagi masyarakat lokal serta pengelolaan lingkungan yang belum sistematis, terutama terkait pemanfaatan sumber daya air panas dan pengelolaan limbah. Penerapan unsur 4A juga belum terlaksana secara menyeluruh, sehingga diperlukan strategi pengembangan pariwisata yang berorientasi pada prinsip keberlanjutan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KOLABORASI PENTAHELIX PARIWISATA DALAM MEWUJUDKAN SMART VILLAGE TOURISM DI DESA WISATA KUBU GADANG”

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YULIZA ZEN, NIM 222042024. Judul Tesis: “Kolaborasi Pentahelix Pariwisata dalam Mewujudkan Smart Village Tourism di Desa Wisata Kubu Gadang”. Program studi Ekonomi Syari`ah Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam tesis ini adalah Desa Wisata Kubu Gadang menjadi salah satu Desa Wisata Maju dengan prestasi terbaik di Sumatera Barat, membutuhkan strategi agar menjadi Desa Wisata Mandiri yang berdampak luas dalam pengelolaan, oleh karena itu Pariwisata cerdas menjadi salah satu langkah yang mengacu pada kualitas berbagai aspek seperti layanan canggih dan kreatif yang dikembangkan untuk wisatawan di era digital kontemporer. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research), dengan metode kualitatif interpretif. Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan melalui wawancara mendalam, melalui dokumentasi dan Focus Group Discussion (FGD). Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa: Kolaborasi Pentahelix di Desa Wisata Kubu Gadang berjalan aktif dengan peran unik setiap aktor. Pemerintah memberi dukungan regulasi dan pendanaan, akademisi menyumbang keilmuan, pelaku usaha berinovasi, komunitas terlibat langsung, dan media gencar promosi. Model kolaborasinya partisipatif dan sinergis, meski ada tantangan koordinasi, ketimpangan peran, dan SDM yang perlu ditingkatkan. Analisis SWOT menunjukkan potensi besar dari budaya dan antusiasme warga, tetapi juga kelemahan dalam manajemen, promosi digital, dan kemandirian finansial. Strategi pengembangannya fokus pada peningkatan SDM, optimalisasi peran tiap aktor, digitalisasi promosi, dan penguatan kelembagaan untuk mencapai pariwisata yang mandiri dan berkelanjutan. Penelitian ini merancang roadmap 5 tahun (2025–2029) dengan indikator keberhasilan yang mengacu pada prinsip SMART Criteria (Doran, 1981) dan Triple Bottom Line (Elkington, 1997), meliputi: Peningkatan jumlah pengunjung (20–30% per tahun), Pertumbuhan omzet wisata (25–40% per tahun), Peningkatan kapasitas SDM (50 warga terlatih/tahun), serta Penguatan tata kelola melalui evaluasi triwulanan dan audit independen. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi teoritis dalam pengintegrasian model Pentahelix dengan pendekatan keberlanjutan, sekaligus rekomendasi praktis bagi pemangku kepentingan untuk membangun desa wisata yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Stakeholder Dalam Pengembangan Community Based Tourism (CBT) Di Desa Wisata Kubu Gadang Kota Padang Panjang (Studi Kasus Desa Wisata Kubu Gadang Pemenang ADWI Tahun 2023)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dianni Oktaria Putri 2330406035 (2025) judul Skripsi : “Peran Stakeholder Dalam Pengembangan Community Based Tourism (CBT) Di Desa Wisata Kubu Gadang Kota Padang Panjang (Studi Kasus Desa Wisata Kubu Gadang Pemenang ADWI Tahun 2023)” Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran stakeholder dalam pengembangan Community Based Tourism (CBT) di Desa Wisata Kubu Gadang, Kota Padang Panjang, pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023 kategori Desa Wisata Maju. Fokus penelitian ditujukan pada peran stakeholder primer (masyarakat dan Kelompok Sadar Wisata/POKDARWIS) dan stakeholder sekunder (pemerintah daerah, lurah, dan dinas pariwisata) berdasarkan lima dimensi CBT menurut Suansri (2013), yaitu dimensi ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan politik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stakeholder primer berperan aktif dalam pengelolaan atraksi wisata, penyediaan homestay, produk UMKM, serta kegiatan budaya lokal seperti silek lanyah dan makan bajamba. Sementara stakeholder sekunder memberikan dukungan dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pelatihan, dan promosi desa wisata. Namun, pasca kemenangan ADWI 2023, terdapat penurunan jumlah kunjungan wisatawan, yang mengindikasikan perlunya evaluasi terhadap kesinambungan peran stakeholder. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya integrasi prinsip-prinsip syariah dalam pengembangan desa wisata berbasis komunitas, mengingat karakteristik sosial-budaya masyarakat Minangkabau yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Oleh karena itu, keterlibatan aktif dan kolaboratif seluruh stakeholder perlu ditingkatkan agar pengembangan CBT di Desa Wisata Kubu Gadang berkelanjutan, inklusif, dan sesuai nilai-nilai keislaman.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Evaluasi siklus kehidupan Pariwisata pada Mifan Waterpark and resort Padang panjang

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SHOVI FITRIA. NIM: 2130406026. Judul Skripsi: “Evaluasi Siklus Kehidupan Pada Mifan Waterpark and Resort Padang Panjang” Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah menurunnya Tingkat kunjungan pada mifan waterpark and resort Padang Panjang, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui siklus kehidupan pada Mifan Waterpark and Resort Padang Panjang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif dan mengambil Lokasi di Mifan Waterpark and Resort Padang Panjang. Instrumen penelitian pada penelitian ini adalah berupa Handphone digunakan sebagai alat perekam suara dari informan dan pengumpulan data apabila tidak tercatat semuanya oleh peneliti, sedangkan buku catatan, pena, dan pensil digunakan untuk mencatat informasi yang didapatkan dari informan. Sumber data dalam penelitian ini adalah Direktur Mifan, Sales Marketing, dan pedagang yang berada di mifan waterpark and resort Padang Panjang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi serta Teknik mengecek keabsahan data, peneliti menggunakan triangulasi sumber. Dari Hasil wawancara yang telah dilakukan kepada informan, siklus kehidupan Mifan Waterpark and resort Padang Panjang Pada tahun pertama berdiri, mifan tidak melewati fase Exploration dan Involvement dan mifan sudah berada pada fase Development phase (pengembangan) Hingga tahun 2016, pada fase ini sudah mulai masuk investor dari luar, pasar wisata relatif terpola dan cenderung bersifat massal (Mass Tourism), mulai beragamnya atraksi. Pada tahun 2017 hingga 2020 Mifan berada pada fase Consolidation. Pada tahun 2020 hingga sekarang mifan berada pada tahap stagnation menuju rejuvenation

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Strategi Promosi Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi Dalam Meningkatakan Kunjungan Wisatawan Melalui Event Pedati

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK ​Diki Hendrian, NIM 2030406004 (2020), Judul Skripsi : “Strategi Promosi Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi Dalam Meningkatkan Kunjungan Wisatawan Melalui Event Pedati”. Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. ​Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah strategi promosi Dinas Pariwisata Kota Bukitinggi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan melalui event pedati. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi promosi dinas pariwisata kota bukittnggi dalam meningkatkan kunjungan wistawan melalui event pedati. ​ Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah kualitatif deskriptif yaitu melakukan wawancara langsung untuk mengetahui strategi promosi yang dilakukan Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi melalui promotion mix yang didalam nya tedapat 4 indikator promotion mix yaitu, periklanan, personal selling, publisitas, dan promosi penjualan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu menggunakan tahapan analisis reduksi data yaitu suatu bentuk analisis yang menajamkan dan menunjukkan hal-hal yang penting dalam hasil wawancara, penyajian data memberikan kesimpulan dari hasil wawancara yang telah disusun dimana memungkinkan untuk penarikkan kesimpulan dan pengambilan tindakkan, dan yang terakhir penarikan dan pemberian kesimpulan suatu proses terpenting dan terakhir yang dilakukan dalam penelitian untuk mendapatkan sebuah kesimpulan yang diperoleh dari lapangan dan dapat diuji kebenarannya berdasarkan penyajian data yang diperoleh dari narasumber. ​Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan bahwa strategi promosi Dinas Pariwisata Kota Bukitinggi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan melalui event pedati. adalah menggunakan teori dari Basu Swastha dan Irawan yang terdiri dari 4 indikator, yaitu : Periklanan, Personal selling, Publisitas, dan Promosi penjualan. Hasil penelitian menunjukan Dinas Pariwista Kota Bukittinggi melakukan periklanan dengan memasang baliho di setiap persimpangan jalan yang ada di Kota Bukittinggi dan juga menggunakan videotron, untuk personal selling Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi melakukan kunjungan ke event-event yang ada diluar Kota Bukittinggi supaya personal selling lebih efektif, sedangkan untuk Publisitas Dinas Pariwisata Kota Bukttinggi mengundang artis-artis Minang dan influencer untuk menarik wisatawan agar datang ke event pedati, Tidak hanya periklanan, personal selling, dan publisitas Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi juga menggunakan promosi penjualan untuk strategi promosi penjualan dengan memberikan free ticket kepada pengunjung yang akan datang ke event pedati. Maka dapat disimpulkan bahwa Dinas Pariwisata Kota Bukittinggi sudah melakukan strategi promosi yang cukup efektif tetapi masih memiliki kendala. Itu dapat dilihat dari jumlah kunjungan wisatawan yang menurun ditahun 2023, sebaiknya Dinas priwisata kota bukittinggi lebih memperhatikan lagi masalah promosi dan pembaruan produk supaya event pedati lebih menarik kedapannya.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan pasar kuliner sebagai wisata unggulan di kota Padang panjang.

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Fadhil Apistra, NIM 2030406006 (2020) Judul Skripsi : “Pengembangan Pasar Kuliner Sebagai Wisata Unggulan Di Kota Padang Panjang”, Jurusan Pariwisata Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2024. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui Pengembangan Pasar Kuliner Sebagai Wisata Unggulan Di Kota Padang Panjang. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu menggunakan reduksi data yang merupakan penyerdehanaan informasi yang dilakukan sehingga memudahkan penarikan kesimpulan, penyajian data memberikan informasi dan kesimpulan wawancara yang tersusun dan mudah dipahami, dan yang terakhir penarikan kesimpulan merupakan proses terpenting dan terakhir yang dilakukan dalam penelitian untuk mendapatkan sebuah kesimpulan yang diperoleh dari lapangan dan dapat diuji kebenarannya berdasarkan penyajian data yang diperoleh dari narasumber. Teknik penjamin keabsahan data, dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik triangulasi. Berdasarkan hasil penelitian penulis yang dapat disimpulkan bahwa Pengembangan Pasar Kuliner Sebagai Wisata Unggulan Di Kota Padang Panjang ini adalah menggunakan teori dari T.Hidayat yang terdiri dari 3A yaitu Atraksi, Amenitas, Aksebilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Olahraga Pemuda dan Pariwisata terus menambah atraksi di pasar kuliner agar wisatawan yang berkunjung tidak hanya kulineran tetapi juga bisa melihat acara kesenian dan live musik yang ditampilkan. Namun, terhambat oleh biaya anggaran. Dan amenitas yang disediakan untuk pedagang serta wisatawan perlunya perbaikan dalam tata letak tenda pedagang serta penataan agar tidak menimbulkan kemacetan bila terjadi kenaikan kunjungan wisatawan. Serta aksebilitas jalan jalur darat yang sudah mumpuni namun perlu adanya perbaikan untuk jalan akses pintu masuk pasar kuliner padang panjang. Maka dapat disimpulkan bahwa Dinas Olahraga Pemuda dan Pariwisata Padang Panjang selalu melakukan pengembangan terhadap pasar kuliner sebagai wisata unggulan tetapi terhalang oleh biaya anggaran.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peranan Dinas Pariwisata Dalam Mengambangkan Homestay Sebagai Fasilitas Pariwisata di Kota Batusangkar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Judul skripsi Peranan Dinas Pariwisata Dalam Mengembangkan Homestay Sebagai Fasilitas Pariwisata di Kota Batusangkar program studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Negeri UIN Mahmud Yunus Batusangkar Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Bagaimana peranan dinas pariwisata dalam mengembangkan objek sebagai fasilitas pariwisata pernyataan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian lapangan dengan penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data dari lokasi atau lapangan titik data yang dikemukakan dengan melakukan wawancara terhadap pengelolaan usaha dinas pariwisata teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tujuan langsung dengan melakukan observasi wawancara dan dokumentasi teknik analisis digunakan yaitu reduksi data penyajian yang menarik kesimpulan keabsahan data melalui tringulasi sumber Peranan dinas pariwisata dalam mengembangkan homestay sebagai fasilitas wisata yaitu memberikan pelatihan terhadap pengelolaan homestay yang meningkatkan fasilitas dan kualitas homestay dan juga dinas pariwisata sangat mendukung pengembangan homestay dengan sosialisasi untuk homestay serta membantu homestay dalam pemasaran dan dengan melakukan kerjasama dengan travel agent dan syarat untuk harus mempunyai sertifikat CHSE. Peran dinas pariwisata dalam mengembangkan nama saya sebagai fasilitas pariwisata sudah baik. Harusnya tidak hanya memberikan fasilitas dan pelayanan untuk wisatawan, dengan dukungan dinas pariwisata ini membantu meningkatkan pengembangan homestay serta dukungan pemerintah juga memberikan perhatian penuh terhadap kemajuan hamster di kota batusangkar untuk mendukung industri pariwisata.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peran Stakeholder Dalam Pengembangan Pariwisata Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tomi Afrinaldi. NIM 1930406014 ( 2024). Judul Skripsi “ Peran Stakeholder Dalam Pengembangan Pariwisata Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat” Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui Perab Stakeholder Dalam Pengembangan Pariwisata Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan dengan melakukan wawancara terhadap pengelola pariwisata di Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat. Teknik pengumpulan data yang dugunakan dalam penelitian ini wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Serta keabsahan data yang digunakan triangulasi sumber data. Dengan cara men cross check kepada narasumber 1 ke narasumber lain atau konsultasi kepada ahlin ataupun pakar yang mengerti dan memahami topik permasalahan dalam penelitian ini. Selain itu peneliti dapat melakukannya dengan menanyakan hal yang sama kepada narasumber lain tanpa pengetahuan narasumber sebelumnya. Bedasarkan hasil penelitian penulis dapat disimpulakan bahwa Peran Stakeholder Dalam Pengembangan Pariwisata Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat yaitu policy creator, koordinator, fasilitator, implementator, dan aksesletator. Dengan adanya stakeholder yang berkerja sama dengan masyarakat setempat dan juga pemerintahan terutama Dinas Pariwisata dapat membuat kebijakan-kebijakan yang dilakasakan secara bersama-sama agar pariwisata di Kabupaten Solok Selatan dapat berkembang dan kehidupan ekonomi masyarakat hidup dengan adanya pariwisata di lingkungan tempat mereka tinggal.

7 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Implementasi Manajemen Strategi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Melalui Pariwisata di Kabupaten Tanah Datar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Permasalah dalam penelitian ini adalah Kabupaten Tanah Datar memiliki objek wisata sebanyak 195 yang terdiri wisata alam, budaya dan sejarah. Ini membuktikan bahwa pariwisata di Tanah Datar memiliki daya tarik yang cukup kuat untuk mengembangkan pariwisata serta bisa meningkatkan pendapatan asli daerah, namun hal tersebut belum memberikan kontribusi yang besar terhadap pendapatan asli daerah Kabupaten Tanah Datar. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui penerapan manajemen strategi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanah Datar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan manajemen strategi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanah Datar dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (Field Research), untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan serta melakukan klasifikasi terhadap aspek masalah tertentu dan memaparkan melalui kalimat yang efektif. Dari penelitian yang penulis lakukan dilapangan dapat di simpulkan bahwa pertama penerapan manajemen strategi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanah Datar belum terealisasikan dengan baik sesuai dengan teori yang di kembangkan oleh Wheelen dan Hunger ada empat model dasar manajemen strategi, yaitunya pemindaian lingkungan menjadi langkah krusial untuk mengidentifikasi potensi dan tantangan dalam pengembangan pariwisata, dengan mengintegrasikan pemindaian lingkungan, formulasi strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi, namun semua indikator dalam manajemen strategi masih lemah dalam penerapan oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tanah Datar. Hal ini sangat penting bagi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah, sehingga dalam setiap tahap manajemen strategi tidak dapat diabaikan. Kedua, Faktor pendukung yang memiliki pengaruh besar adalah sudah adanya Peraturan Daerah tentang RIPPAR-KAB dan program unggulan. Ketiga, Faktor penghambat yang terbesar yang di hadapi oleh Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga adalah belum optimalnya kualitas sarana dan prasarana menunjang pariwisata.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

study empiris fasilitas Museum Rumah Bung Hatta dengan Pendekatan Pariwisata Inklusif

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Citra Almi, NIM 2030406003. Judul Skripsi : “Study Empiris Fasilitas di Museum Rumah Bung Hatta dengan Pendekatan Pariwisata Inklusif”. Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Museum ini belum menyediakan fasilitas yang dibutuhkan untuk kemudahan dan kenyaman wisatawan disabilitas yang akan berkunjung ,karena hal itu wisatawan disabilitas yang akan berkunjung akan kesulitan dalam berwisata di museum ini.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengatahui fasilitas yang tersedai di museum ini dan mengetahui fasilitas apa saja yang memang perlu di sediakan oleh pihak museum untuk wisatawan disabilitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan data primer yang diperoleh dari sumber asli dan tidak tersedia dalam bentuk file-file yang harus di cari melalui narasumber untuk mendapatkan data. Hasil penelitian penulis dapat di simpulkan bahwasanya ,fasilitas yang tersedia di Museum Rumah Bung Hatta belum menyediakan fasilitas yang di butuhkan oleh wisatawan disabilitas seperti, jalur landai kursi roda di pintu masuk,besi pegangan di setiap ruangan untuk membantu wisatawan disabilitas saat berkeliling, dan tulisan timbul di keterangan pameran tiap objek sejarah di museum ini sehingga untuk wisatawan disabilitas yang akan berkunjung ke museum ini belum layak untuk berkunjung karena museum ini belum menyediakan fasilitas untuk wisatawan disabilitas.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail