ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Silvia Rahmayani, NIM 2230103073, Judul Skripsi: “Manajemen Sarana Dan Prasarana Pendidikan Pasca Bencana Melalui Sinergi Multi-Stakeholder di MTsN 7 Tanah Datar”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang dari Penelitian ini adalah terjadinya bencana banjir bandang (galodo) yang melanda kabupaten Tanah Datar pada tanggal 11 Mei 2024 dan mengakibatkan kerusakan berat terhadap sarana dan prasarana pendidikan di MTsN 7 Tanah Datar. Kondisi tersebut menuntut pihak madrasah untuk mengelola sarana dan prasarana secara efektif agar proses pembelajaran tetap dapat berlangsung. berbagai upaya dalam memenuhi kembali kebutuhan sarana dan prasarana agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik. Menariknya, pengadaan sarana dan prasarana pasca bencana tidak hanya bersumber dari dana rutin madrasah, tetapi juga melalui bantuan pemerintah, dana bencana, hibah, donatur, serta dukungan berbagai pihak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Manajemen sarana dan prasarana di MTsN 7 Tanah datar yang meliputi perencanaan, pengadaan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, melalui kepala madrasah, wakil sarana dan prasarana, kepala tata usaha, guru, dan komite madrasah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen sarana dan prasarana di MTsN 7 Tanah datar yang dilakukan melalui tiga tahapan. Pertama, perencanaan sarana dan prasarana dilaksanakan menanalisis kebutuhan dengan mengidentifikasi kebutuhan, iventarisasi kerusakan, penentuan skala prioritas, musyawarah bersama stakeholder, serta penyusunan rencana anggaran berdasarkan kebutuhan yang mendesak. Kedua, pengadaan sarana dan prasarana dilakukan melalui bantuan kementerian agama, BPBD, pemerintah pusat, dana Bos, dana DIPA, hibah, serta bantuan dari masyarakat dan donatur dengan mengutamakan fasilitas yang mendukung keberlangsungan proses pembelajaran. Ketiga, Pemeliharaan sarana dan prasarana dilakukan secara rutin dan berkala melalui pengecekan fasilitas, perbaikan kerusakan ringan maupun berat, serta pengawasan penggunaan sarana dan prasarana agar tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan secara optimal. Secara keseluruhan, Manajemen sarana dan prasarana yang diterapkan di MTsN 7 Tanah Datar mampu mendukung percepatan pemulihan fasilitas pendidikan dan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar pasca bencana galodo.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rifauzi Zul Putra, NIM 2130403089, Judul Skripsi: “Analisis Perbandingan Realisasi Anggaran Belanja Pada Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kota Padang Panjang Dan Kota Sawahlunto Periode 2020-2024” Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan realisasi anggaran belanja pada Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKAD) Kota Padang Panjang dan Kota Sawahlunto selama periode 2020–2024. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui pengukuran rasio pertumbuhan belanja, rasio varians belanja, rasio efisiensi belanja, serta rasio keserasian belanja antara belanja operasi dan belanja modal. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran (LRA) yang diperoleh dari laporan keuangan pemerintah daerah. Penggunaan rasio-rasio keuangan tersebut bertujuan untuk menilai kinerja pengelolaan belanja daerah serta melihat pola dan perbedaan realisasi anggaran pada kedua pemerintah daerah selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realisasi belanja BPKAD Kota Padang Panjang cenderung lebih stabil dibandingkan BPKAD Kota Sawahlunto yang mengalami fluktuasi belanja antar tahun. Rasio pertumbuhan belanja di Kota Padang Panjang relatif konsisten, sedangkan di Kota Sawahlunto menunjukkan perubahan yang cukup signifikan. Berdasarkan rasio varians belanja, kedua daerah mengalami selisih antara anggaran dan realisasi belanja yang mencerminkan adanya penyesuaian kebijakan terhadap kebutuhan aktual. Rasio efisiensi belanja pada kedua daerah berada pada kategori efisien hingga sangat efisien, yang menunjukkan kemampuan pemerintah daerah dalam mengendalikan belanja agar tidak melebihi anggaran. Sementara itu, rasio keserasian belanja menunjukkan bahwa struktur belanja pada kedua daerah masih didominasi oleh belanja operasi dengan proporsi belanja modal yang relatif lebih kecil. Berdasarkan Teori Stakeholder, perbedaan tersebut mencerminkan perbedaan kebijakan dan prioritas pemerintah daerah dalam merespons kepentingan para pemangku kepentingan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dianni Oktaria Putri 2330406035 (2025) judul Skripsi : “Peran Stakeholder Dalam Pengembangan Community Based Tourism (CBT) Di Desa Wisata Kubu Gadang Kota Padang Panjang (Studi Kasus Desa Wisata Kubu Gadang Pemenang ADWI Tahun 2023)” Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran stakeholder dalam pengembangan Community Based Tourism (CBT) di Desa Wisata Kubu Gadang, Kota Padang Panjang, pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023 kategori Desa Wisata Maju. Fokus penelitian ditujukan pada peran stakeholder primer (masyarakat dan Kelompok Sadar Wisata/POKDARWIS) dan stakeholder sekunder (pemerintah daerah, lurah, dan dinas pariwisata) berdasarkan lima dimensi CBT menurut Suansri (2013), yaitu dimensi ekonomi, sosial, budaya, lingkungan, dan politik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stakeholder primer berperan aktif dalam pengelolaan atraksi wisata, penyediaan homestay, produk UMKM, serta kegiatan budaya lokal seperti silek lanyah dan makan bajamba. Sementara stakeholder sekunder memberikan dukungan dalam bentuk pembangunan infrastruktur, pelatihan, dan promosi desa wisata. Namun, pasca kemenangan ADWI 2023, terdapat penurunan jumlah kunjungan wisatawan, yang mengindikasikan perlunya evaluasi terhadap kesinambungan peran stakeholder. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya integrasi prinsip-prinsip syariah dalam pengembangan desa wisata berbasis komunitas, mengingat karakteristik sosial-budaya masyarakat Minangkabau yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Oleh karena itu, keterlibatan aktif dan kolaboratif seluruh stakeholder perlu ditingkatkan agar pengembangan CBT di Desa Wisata Kubu Gadang berkelanjutan, inklusif, dan sesuai nilai-nilai keislaman.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tomi Afrinaldi. NIM 1930406014 ( 2024). Judul Skripsi “ Peran Stakeholder Dalam Pengembangan Pariwisata Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat” Program Studi Pariwisata Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui Perab Stakeholder Dalam Pengembangan Pariwisata Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang dikumpulkan dengan melakukan wawancara terhadap pengelola pariwisata di Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat. Teknik pengumpulan data yang dugunakan dalam penelitian ini wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Serta keabsahan data yang digunakan triangulasi sumber data. Dengan cara men cross check kepada narasumber 1 ke narasumber lain atau konsultasi kepada ahlin ataupun pakar yang mengerti dan memahami topik permasalahan dalam penelitian ini. Selain itu peneliti dapat melakukannya dengan menanyakan hal yang sama kepada narasumber lain tanpa pengetahuan narasumber sebelumnya. Bedasarkan hasil penelitian penulis dapat disimpulakan bahwa Peran Stakeholder Dalam Pengembangan Pariwisata Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat yaitu policy creator, koordinator, fasilitator, implementator, dan aksesletator. Dengan adanya stakeholder yang berkerja sama dengan masyarakat setempat dan juga pemerintahan terutama Dinas Pariwisata dapat membuat kebijakan-kebijakan yang dilakasakan secara bersama-sama agar pariwisata di Kabupaten Solok Selatan dapat berkembang dan kehidupan ekonomi masyarakat hidup dengan adanya pariwisata di lingkungan tempat mereka tinggal.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SEFTYA WULANDARI, NIM. 2030103084. Judul Skripsi “Analisis Pengawasan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar oleh Stakeholders Pendidikan pada Madrasah di Kabupaten Tanah Datar” Prodi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2024. Proses pelaksanaan kurikulum merdeka belajar tentu saja dibutuhkan pengawasan oleh stakeholders pendidikan, stakeholders harus mengetahui dan mengawasi seluruh kegiatan pelaksanaan kurikulum merdeka belajar disetiap sekolah dan madrasah secara keseluruhan. Kepala madrasah beserta jajaran wakil merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah atau stakeholders yang berperan dalam mengawasi pelaksanaan kurikulum merdeka belajar pada satuan penididikan, dimana salah satu dari tugas dari kepala madrasah dan jajaran wakil adalah mengawasi proses pelaksanan kurikulum merdeka belajar di madrasah terhadap input dan output beserta kendala yang dialami selama impelementasi kurikulum merdeka belajar di madrasah tersebut guna memastikan ketercapaian tujuan dari kurikulum merdeka belajar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pengawasan dalam implementasi kurikulum merdeka pada madrasah pada Kabupaten Tanah Datar yaitu penetapan standar pengawasan, pengukuran pelaksanaan, perbandingan pelaksanaan dengan standar pengawasan, dan pengambilan tindakan perbaikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertempat di MIN 1 Tanah Datar, MTsN 10 Tanah Datar dan MAN 2 Tanah Datar. Informan dari penelitian ini wakil kurikulum, wakil humas dan wakil kesiswaan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Data yang diperoleh di analisis dengan beberapa tahap reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Peneliti menggunakan triangulasi sumber serta menggunakan referensi dalam penjaminan keabsahan data. Temuan hasil penelitian dapat dikemukakan fungsi pengawasan sudah dilaksanakan dengan baik dan sebagaimana mestinya, pengawasan kurilumum merdeka belajar yang dilakukan oleh Stakeholders pendidikan pada madarsah di Kabupaten Tanah Datar yaitu dimulai dari perencanaan sebelum melakukan pengawasan, yaitu penetapan instrumen ataupun standar pelaksanaan yang ditetapkan pada saaat lokakarya pada awal tahun pembelajaran dengan memperhatikan beberapa hal yang menjadi bahan evaluasi pada tahun sebelumnya, yang kedua pengukuran pelaksanaan kegiatan dibanding standar dilanjutkan dengan membandingkan pelaksanaan dari perencanaan atau hasil dengan standar pengawasan dan diakhiri dengan tindakan perbaikan atau tindak lanjut dari pengawasan yang dilaksanakan secara langsung bersama guru dan supervisor dengan cara berdiskusi dan pemberian motivasi sesuai dengan perkembangan masing-masing guru.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK : ELVITA NURYA, NIM 2030103022, Judul Skripsi: “Analisis Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar oleh Stakeholders Pendidikan Pada Madrasah di Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana analisis pelaksanaan kurikulum merdeka belajar pada oleh stakeholders pendidikan pada madrasah di Kabupaten Tanah Datar. Maka yang menjadi fokus penelitian ini adalah pelaksanaan kurikulum merdeka belajar oleh stakeholders pendidikan pada madrasah di kabupaten tanah datar. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) menjelaskan bagaiman pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka Stakeholders Pendidikan di MIN 1 Tanah Datar, MTsN 10 Tanah Datar, dan MAN 2 Tanah Datar, 2) Untuk menjelaskan bagaimana pelaksanaan projek profil penguatan pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lil alamin di MIN 1 Tanah Datar, MTsN 10 Tanah Datar, dan MAN 2 Tanah Datar. Jenis Penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kualitatatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi, maka peneliti menggunakan trianggulasi data dan menggunakan bahan refrensi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kurikulum merdeka belajar oleh stakeholders pendidikan pada madrasah di kabupaten tanah datar adalah pelaksanaan kurikulum merdeka belajar yang dilakukan oleh stakeholders penddikan pada madrasah di Kabupaten Tanah Datar sudah terlaksana dengan baik, dapat dilihat dari kesiapan madrasah yang melaksanakan penerapan implementasi kurikulum merdeka dan madrasah yang sudah mengikuti berbagai kegiatan sosiasalisasi IKM, Loka Karya, webinar dan workshop yang berkaitan dengan implementasi kurikulum merdeka belajar baik secara daring maupun luring serta terlaksananya kegiatan dalam proses pelaksanaan (actuanting) tersebut serta pelaksanaan kurikulum merdeka belajar yang dilakukan oleh stakeholders pendidikan pada madrasah di kabupaten tanah datar didukung juga dengan adanya projek penguatan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lil alamin yang berhasil terlaksanadengan baik pada madrasah di kabupaten tanah datar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK IRMA ALDIANI. NIM 212012028. Judul Tesis: “Strategi Stakeholders dalam Meningkatkan Literasi Religius pada Siswa SDIT Brilliant Batusangkar”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Program Pasca sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Fenomena dalam penelitian ini yang terdapat di SDIT Brilliant Batusangkar dapat menanamkan literasi religius serta penerapan literasi religius dalam kehidupan sehari-hari dengan baik. Hal yang luar biasa kegiatan literasi religius khususnya tahsin yang melibatkan orang tua secara langsung hanya dilakukan oleh SDIT Brilliant Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain study kasus. Penelitian ini dilakukan di SDIT Brilliant Batusangkar yang beralamat di Jalan Sumagek Ujuang (Simpang Jarani) Balai Batu, Nagari Limo Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan dari bulan Agustus sampai bulan Oktober 2023. Subjek penelitian ini adalah Stakeholders yang terdiri dari ketua Yayasan, kepala sekolah, koordinator bidang kurikulum, guru kelas, guru Tahsin, guru tahfidz, dan orang tua siswa. Kemudian, sumber data pada penelitian ini terdiri dari ketua yayasan, kepala sekolah, guru, orang tua siswa dan siswa. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari instrument utama dan instrumen pendukung. Instrument utama adalah peneliti sendiri, sedangkan instrument pendukung adalah pedoman wawancara, alat perekam, dan catatan lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik purposive sampling, dengan melakukan observasi berperan serta, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan ialah teknik trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Pengelolaan data dilakukan secara kualitatif, kemudian diuraikan berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan dengan menggunakan kalimat yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi stakeholders dalam meningkatkan literasi religius pada siswa SDIT Brilliant Batusangkar terdiri dari; 1) Strategi stakeholders dalam merencanakan peningkatkan literasi religius pada siswa SDIT Brilliant Batusangkar, diantaranya mengadakan rapat guna menetapkan program dan tujuan, membuat buku panduan literasi religius, menyusun jadwal kegiatan literasi religius, membentuk tim tutor sebaya, dan menyediakan fasilitas sebagai tempat untuk berlangsungnya aktivitas literasi religius; 2) Strategi stakeholders dalam mengimplementasikan literasi religius pada siswa SDIT Brilliant Batusangkar ialah melakukan pembiasaan Tahsin pada siswa dan orang tua di SDIT Brilliant Batusangkar pembiasaan sholat sunah duha dan zikir pagi, pembiasaan pelaksanaan kegiatan membaca doa sebelum dan setelah belajar, pembiasaan menghafal Al-Qur’an (Tahfidz) dengan melakukan Metode Talaqqi, pembiasaan melakukan muraja’ah hafalan ayat Al-Qur’an setiap hari, dan melakukan kerjasama dengan orang tua siswa SDIT Brilliant Batusangkar; 3) Strategi stakeholders dalam mengevaluasi peningkatan literasi religius pada siswa SDIT Brilliant Batusangkar dengan melakukan evaluasi harian, mingguan, bulanan dan evaluasi akhir semester.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nofri Hardiansyah, NIM. 2030103058, Judul Skripsi “Persiapan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar oleh Stakeholders Pendidikan di MIN 1 Tanah Datar” Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah penerapan kurikulum merdeka di MIN 1 Tanah Datar yang masih baru mengakibatkan permasalahan seperti halnya pertama, masih minimnya pengetahuan guru serta kesiapan sumber daya manusia (guru) sebagai pilar utama pelaksanan kurikulum merdeka, karena dalam kurikulum merdeka pembejaran berdiferensiasi, pelaksanaan project penguatan profil pelajar pancasila dan asesmen pembelajaran serta pemberdayaan teknologi sebagai alat pendukung pembelajaran. Kedua kemampuan guru dalam pemberdayaan fasilitas teknologi berbasis digital masih perlu ditingkatkan, karena masih banyak guru yang mengalami kendala dalam pengoperasian pembelajaran berbasis digital seperti halnya, pembelajaran, email, hybrid learning, e-learning, sumber dan median pembelajaran berbasis digital. Ketiga, sarana dan prasarana pendukung implementasi kurikulum merdeka berdasarkan pengamatan sarana dan prasarana pendukung implementasi kurikulum merdeka di MIN 1 Tanah Datar perlu cukupkan seperti halnya laboratorium, dan perpustakaan. Jenis penelitian yang peneliti lakukan termasuk kepada penelitian lapangan field research dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini yaitu dengan teknik wawancara, teknik analisis dan pengolahan data yaitu dengan model Miles dan Huberman yang mana dimulai dari reduksi yaitu memilih data yang diperlukan dan membuang data yang dirasa tidak diperlukan lalu mengelompokkan data berdasarkan klasifikasi tentang tahapan-tahapan perencanaan kurikulum merdeka, selanjutnya peneliti menyajikan data kedalam bentuk teks deskriptif, setelah disajikan peneliti mengambil kesimpulan berdasarkan data yang didapatkan pada saat penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di lapangan tentang persiapan implementasi kurikulum merdeka belajar oleh stakeholders pendidikan di MIN 1 Tanah Datar telah dilaksanakan dengan baik dan memenuhi segala standar persiapan kurikulum merdeka di sebuah madrasah, hal ini dibuktikan dengan dibuktikan dengan adanya kegiatan seperti mengadakan lokakarya dan Mengikuti kegiatan sosialisasi IKM, melakukan analisis/identifikasi sumber daya madrasah yang mendukung IKM, Madrasah mengajukan usulan secara online melalui aplikasi PDUM, kepala madrasah menyusun dan menetapkan tim pengembangan kurikulum, perancangan dan penyusunan kom, madrasah melakukan kolaborasi antar pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, peserta didik, untuk pengembangan kualitas pelaksanaan kurikulum. Selain itu MIN 1 Tanah Datar juga menjadi madrasah piloting projek implementasi kurikulum merdeka untuk tingkatan madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Tanah Datar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DEDI HENDRIS. 2022. NIM, 2002011028 judul Tesis “Implementasi Kebijakan Sistem Zonasi dan Dampaknya Berdasarkan Perspektif Stakeholders Sekolah”. Program Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penerapan kebijakan sistem zonasi merupakan usaha pemerintah dalam meratakan mutu pendidikan. Namun belum diketahui pandangan stakeholders tentang implementasi kebijakan sistem zonasi dan dampaknya. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan pandangan stakeholders sekolah terhadap implementasi kebijakan sistem zonasi dari aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi 2) mengetahui dampak implementasi kebijakan sistem zonasi di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 5 Payakumbuh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Tempat penelitian di SMAN 1 dan SMAN 5 Payakumbuh selama Januari sampai Juni 2022 yang dilakukan oleh peneliti sendiri sebagai instrumen penelitian. Sementara itu, teknik pengumpulan data diperoleh dari wawancara, studi dokumentasi, dan observasi. Selanjutnya, data yang dikumpulkan diuji keabsahannya dengan menggunakan teknik triangulasi sumber data. Kemudian data dianalisis melalui tahap reduksi, representasi, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa empat aspek dalam proses implementasi kebijakan sistem zonasi yang harus diperhatikan yakni komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Pada SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 5 Payakumbuh keempat hal tersebut perlu diterapkan. Pada aspek komunikasi, proses sosialisasi penting dilakukan agar mudah dipahami masyarakat sebagai kelompok sasaran dari kebijakan sistem zonasi. Pada aspek sumber daya harus dijadikan pertimbangan yang sungguh-sungguh dalam menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung berupa tenaga ahli, komputer dan jaringan internet. Pada aspek disposisi, stakeholders sekolah tidak boleh menerapkan kebijakan khusus di luar kebijakan sistem zonasi yang telah ditentukan. Kemudian pada aspek struktur birokrasi, perlu adanya SOP dan pembentukan kepanitiaan untuk mengimplementasikan kebijakan sistem zonasi. Sementara itu, dampak implementasi kebijakan sistem zonasi yakni berkurangnya anggapan sekolah favorit dan sekolah unggul walaupun anggapan tersebut belum sepenuhnya hilang di tengah masyarakat.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah bagaimana kolaborasi yang dilakukan oleh setiap stakeholder dalam mengidentifikasi potensi wisata pada kawasan Puncak Kabun Kabupaten Agam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah stakeholder melakukan kolaborasi atau tidak, dalam mengidentifikasi potensi wisata pada kawasan Puncak Kabun. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research), untuk mendapatkan data-data permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah melalui Snowball. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian untuk menjamin keabsahan data peneliti melakukan member check untuk mengetahui seberapa jauh data yang diperoleh sesuai dengan apa yang diberikan oleh pemberi data. Dari penelitian yang peneliti lakukan di lapangan bahwa komponen kolaborasi yang harus dipenuhi oleh Stakeholder ada 7 yaitu: Pemahaman bersama/tujuan bersama, Administrasi, Kepercayaan, Komitmen, Mutualitas, Komunikasi, dan Lingkungan kolaborasi. Namun pada kawasan Puncak Kabun, 7 komponen kolaborasi yang harus dilakukan oleh stakeholder dalam mengidentifikasi potensi wisata belum terlaksana dengan baik. Karena kawasan Puncak Kabun merupakan kawasan yang belum resmi dan usaha kegiatan didalamnya masih milik pribadi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
AGNES YULIA ROSA. NIM. 1830103002 Judul Skripsi: “Pengelolaan Arsip Dinamis untuk Meningkatkan Pelayanan terhadap Stakeholder Madrasah di MTsN 6 Tanah Datar”. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2022. Pokok permasalahan dalam Skripsi ini adalah Pengelolaan Arsip Dinamis untuk Meningkatkan Pelayanan terhadap Stakeholder Madrasah di MTsN 6 Tanah Datar. Adapun sub fokus dalam penelitian ini yaitu: Bagaimana pengelolaan arsip dinamis aktif dan inaktif serta upaya untuk meningkatkan pelayanan terhadap stakeholder madrasah di MTsN 6 Tanah Datar. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pengelolaan arsip dinamis aktif dan inaktif serta upaya untuk meningkatkan pelayanan terhadap stakeholder madrasah di MTsN 6 Tanah Datar. Jenis penelitian yang peneliti lakukan adalah penelitian lapangan (field research) yang dikenal dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengelolaan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan berdasarkan permasalahan yang terjadi di lapangan. Sumber data dari penelitian ini adalah kepala madrasah, wakil kurikulum, wakil kesiswaan, kaur tata usaha, pengelola surat tata usaha, pengadministrasi tata usaha, pegawai tidak tetap (PTT), guru dan peserta didik MTsN 6 Tanah Datar. Teknik penjaminan keabsahan data peneliti menggunakan triangulasi sumber. Berdasarkan penelitian yang dilakukan bahwasanya pengelolaan arsip dinamis aktif dan inaktif di MTsN 6 Tanah Datar yaitu: Penciptaan arsip dan penerimaan arsip meliputi: jenis arsip, penyimpanan arsip, penerimaan surat masuk dan surat keluar. Penggunaan arsip meliputi: peminjaman, pengembalian, dan penemuan kembali arsip. Penyimpanan arsip meliputi: proses temu kembali arsip. Pemeliharaan arsip meliputi: penjagaan dan perawatan arsip. Penyusutan dan pemusnahan arsip meliputi: periodesasi jadwal retensi arsip (JRA). Pengelolaan arsip dinamis aktif dan inaktif belum ada ruang khusus penyimpanan arsip, kurangnya sarana dan prasarana arsip, belum ada tenaga arsiparis, arsip disimpan belum berdasarkan indeks surat. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan pelayanan terhadap stakeholder madrasah ada beberapa hal yaitu: pembagian bidang tugas yang jelas, mengadakan kegiatan loka karya di bidang administrasi, disusunnya Surat Keputusan (SK) Evaluasi Diri Madrasah (EDM) setiap tahun, kerja sama antara Kepala sekolah dengan stakeholder mengenai tugas dan operasional madrasah, mengikutkan pegawai tata usaha pada kegiatan diklat tata kelola surat, arsip di print-out untuk dikirim dan disimpan di sekolah agar memudahkan dalam pencarian arsip yang dibutuhkan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MULIA FITRIA AKMAL. NIM 1730305010. Judul Skripsi : “Upaya Pemerintahan Nagari Dan Stakeholder Dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Pada Objek Wisata Desa Terindah di Dunia Pariangan Kabupaten Tanah Datar” Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Negeri (IAIN) Batusangkar 2022. Penelitian ini yaitu memuat tentang bagaimana partisipasi masyarakat pariangan dalam pengembangan pariwisata desa terindah di dunia Pariangan Kabupaten Tanah Datar. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan partisipasi masyarakat pariangan dalam pengembangan pariwisata desa terindah di dunia Pariangan Kabupaten Tanah Datar. Pada penelitian ini penulis ,menggunakan pendekatan adalah kualitatif dengan metode deskriptif kualitatif subjek penelitiannya adalah Bapak Wali Nagari Pariangan, Tokoh Masyarakat dan Pengunjung Wisata.Teknik pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Data di analisis menggunakan langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik penjaminan keabsahan data menggunakan Triangulasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulakan bahwa partisipasi masyarakat pariangan dalam pengembangan pariwista belum terlaksana dengan baik karena kurangnya pemahaman dari masyarakat tentang dampak baik dari pariwisata desa tersebut.