Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: stakeholders
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Pengawasan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar oleh Stakeholders Pendidikan pada Madrasah di Kabupaten Tanah Datar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

SEFTYA WULANDARI, NIM. 2030103084. Judul Skripsi “Analisis Pengawasan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar oleh Stakeholders Pendidikan pada Madrasah di Kabupaten Tanah Datar” Prodi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2024. Proses pelaksanaan kurikulum merdeka belajar tentu saja dibutuhkan pengawasan oleh stakeholders pendidikan, stakeholders harus mengetahui dan mengawasi seluruh kegiatan pelaksanaan kurikulum merdeka belajar disetiap sekolah dan madrasah secara keseluruhan. Kepala madrasah beserta jajaran wakil merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah atau stakeholders yang berperan dalam mengawasi pelaksanaan kurikulum merdeka belajar pada satuan penididikan, dimana salah satu dari tugas dari kepala madrasah dan jajaran wakil adalah mengawasi proses pelaksanan kurikulum merdeka belajar di madrasah terhadap input dan output beserta kendala yang dialami selama impelementasi kurikulum merdeka belajar di madrasah tersebut guna memastikan ketercapaian tujuan dari kurikulum merdeka belajar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pengawasan dalam implementasi kurikulum merdeka pada madrasah pada Kabupaten Tanah Datar yaitu penetapan standar pengawasan, pengukuran pelaksanaan, perbandingan pelaksanaan dengan standar pengawasan, dan pengambilan tindakan perbaikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang bertempat di MIN 1 Tanah Datar, MTsN 10 Tanah Datar dan MAN 2 Tanah Datar. Informan dari penelitian ini wakil kurikulum, wakil humas dan wakil kesiswaan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Data yang diperoleh di analisis dengan beberapa tahap reduksi data, display data dan menarik kesimpulan. Peneliti menggunakan triangulasi sumber serta menggunakan referensi dalam penjaminan keabsahan data. Temuan hasil penelitian dapat dikemukakan fungsi pengawasan sudah dilaksanakan dengan baik dan sebagaimana mestinya, pengawasan kurilumum merdeka belajar yang dilakukan oleh Stakeholders pendidikan pada madarsah di Kabupaten Tanah Datar yaitu dimulai dari perencanaan sebelum melakukan pengawasan, yaitu penetapan instrumen ataupun standar pelaksanaan yang ditetapkan pada saaat lokakarya pada awal tahun pembelajaran dengan memperhatikan beberapa hal yang menjadi bahan evaluasi pada tahun sebelumnya, yang kedua pengukuran pelaksanaan kegiatan dibanding standar dilanjutkan dengan membandingkan pelaksanaan dari perencanaan atau hasil dengan standar pengawasan dan diakhiri dengan tindakan perbaikan atau tindak lanjut dari pengawasan yang dilaksanakan secara langsung bersama guru dan supervisor dengan cara berdiskusi dan pemberian motivasi sesuai dengan perkembangan masing-masing guru.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Pelalaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar oleh Stakeholders Pendidikan pada Madrasah di Kabupaten Tanah Datar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK : ELVITA NURYA, NIM 2030103022, Judul Skripsi: “Analisis Pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar oleh Stakeholders Pendidikan Pada Madrasah di Kabupaten Tanah Datar”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana analisis pelaksanaan kurikulum merdeka belajar pada oleh stakeholders pendidikan pada madrasah di Kabupaten Tanah Datar. Maka yang menjadi fokus penelitian ini adalah pelaksanaan kurikulum merdeka belajar oleh stakeholders pendidikan pada madrasah di kabupaten tanah datar. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) menjelaskan bagaiman pelaksanaan implementasi kurikulum merdeka Stakeholders Pendidikan di MIN 1 Tanah Datar, MTsN 10 Tanah Datar, dan MAN 2 Tanah Datar, 2) Untuk menjelaskan bagaimana pelaksanaan projek profil penguatan pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lil alamin di MIN 1 Tanah Datar, MTsN 10 Tanah Datar, dan MAN 2 Tanah Datar. Jenis Penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah penelitian kualitatatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi, maka peneliti menggunakan trianggulasi data dan menggunakan bahan refrensi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan kurikulum merdeka belajar oleh stakeholders pendidikan pada madrasah di kabupaten tanah datar adalah pelaksanaan kurikulum merdeka belajar yang dilakukan oleh stakeholders penddikan pada madrasah di Kabupaten Tanah Datar sudah terlaksana dengan baik, dapat dilihat dari kesiapan madrasah yang melaksanakan penerapan implementasi kurikulum merdeka dan madrasah yang sudah mengikuti berbagai kegiatan sosiasalisasi IKM, Loka Karya, webinar dan workshop yang berkaitan dengan implementasi kurikulum merdeka belajar baik secara daring maupun luring serta terlaksananya kegiatan dalam proses pelaksanaan (actuanting) tersebut serta pelaksanaan kurikulum merdeka belajar yang dilakukan oleh stakeholders pendidikan pada madrasah di kabupaten tanah datar didukung juga dengan adanya projek penguatan profil pelajar pancasila dan profil pelajar rahmatan lil alamin yang berhasil terlaksanadengan baik pada madrasah di kabupaten tanah datar.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

STRATEGI STAKEHOLDERS DALAM MENINGKATKAN LITERASI RELIGIUS PADA SISWA SDIT BRILLIANT BATUSANGKAR

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IRMA ALDIANI. NIM 212012028. Judul Tesis: “Strategi Stakeholders dalam Meningkatkan Literasi Religius pada Siswa SDIT Brilliant Batusangkar”. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Program Pasca sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Fenomena dalam penelitian ini yang terdapat di SDIT Brilliant Batusangkar dapat menanamkan literasi religius serta penerapan literasi religius dalam kehidupan sehari-hari dengan baik. Hal yang luar biasa kegiatan literasi religius khususnya tahsin yang melibatkan orang tua secara langsung hanya dilakukan oleh SDIT Brilliant Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain study kasus. Penelitian ini dilakukan di SDIT Brilliant Batusangkar yang beralamat di Jalan Sumagek Ujuang (Simpang Jarani) Balai Batu, Nagari Limo Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan dari bulan Agustus sampai bulan Oktober 2023. Subjek penelitian ini adalah Stakeholders yang terdiri dari ketua Yayasan, kepala sekolah, koordinator bidang kurikulum, guru kelas, guru Tahsin, guru tahfidz, dan orang tua siswa. Kemudian, sumber data pada penelitian ini terdiri dari ketua yayasan, kepala sekolah, guru, orang tua siswa dan siswa. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari instrument utama dan instrumen pendukung. Instrument utama adalah peneliti sendiri, sedangkan instrument pendukung adalah pedoman wawancara, alat perekam, dan catatan lapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik purposive sampling, dengan melakukan observasi berperan serta, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi data. Teknik penjamin keabsahan data yang digunakan ialah teknik trianggulasi sumber dan trianggulasi metode. Pengelolaan data dilakukan secara kualitatif, kemudian diuraikan berdasarkan fenomena yang terjadi di lapangan dengan menggunakan kalimat yang efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi stakeholders dalam meningkatkan literasi religius pada siswa SDIT Brilliant Batusangkar terdiri dari; 1) Strategi stakeholders dalam merencanakan peningkatkan literasi religius pada siswa SDIT Brilliant Batusangkar, diantaranya mengadakan rapat guna menetapkan program dan tujuan, membuat buku panduan literasi religius, menyusun jadwal kegiatan literasi religius, membentuk tim tutor sebaya, dan menyediakan fasilitas sebagai tempat untuk berlangsungnya aktivitas literasi religius; 2) Strategi stakeholders dalam mengimplementasikan literasi religius pada siswa SDIT Brilliant Batusangkar ialah melakukan pembiasaan Tahsin pada siswa dan orang tua di SDIT Brilliant Batusangkar pembiasaan sholat sunah duha dan zikir pagi, pembiasaan pelaksanaan kegiatan membaca doa sebelum dan setelah belajar, pembiasaan menghafal Al-Qur’an (Tahfidz) dengan melakukan Metode Talaqqi, pembiasaan melakukan muraja’ah hafalan ayat Al-Qur’an setiap hari, dan melakukan kerjasama dengan orang tua siswa SDIT Brilliant Batusangkar; 3) Strategi stakeholders dalam mengevaluasi peningkatan literasi religius pada siswa SDIT Brilliant Batusangkar dengan melakukan evaluasi harian, mingguan, bulanan dan evaluasi akhir semester.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERSIAPAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA BELAJAR OLEH STAKEHOLDERS PENDIDIKAN DI MIN 1 TANAH DATAR

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nofri Hardiansyah, NIM. 2030103058, Judul Skripsi “Persiapan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar oleh Stakeholders Pendidikan di MIN 1 Tanah Datar” Program Studi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2024. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah penerapan kurikulum merdeka di MIN 1 Tanah Datar yang masih baru mengakibatkan permasalahan seperti halnya pertama, masih minimnya pengetahuan guru serta kesiapan sumber daya manusia (guru) sebagai pilar utama pelaksanan kurikulum merdeka, karena dalam kurikulum merdeka pembejaran berdiferensiasi, pelaksanaan project penguatan profil pelajar pancasila dan asesmen pembelajaran serta pemberdayaan teknologi sebagai alat pendukung pembelajaran. Kedua kemampuan guru dalam pemberdayaan fasilitas teknologi berbasis digital masih perlu ditingkatkan, karena masih banyak guru yang mengalami kendala dalam pengoperasian pembelajaran berbasis digital seperti halnya, pembelajaran, email, hybrid learning, e-learning, sumber dan median pembelajaran berbasis digital. Ketiga, sarana dan prasarana pendukung implementasi kurikulum merdeka berdasarkan pengamatan sarana dan prasarana pendukung implementasi kurikulum merdeka di MIN 1 Tanah Datar perlu cukupkan seperti halnya laboratorium, dan perpustakaan. Jenis penelitian yang peneliti lakukan termasuk kepada penelitian lapangan field research dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan dalam penelitian ini yaitu dengan teknik wawancara, teknik analisis dan pengolahan data yaitu dengan model Miles dan Huberman yang mana dimulai dari reduksi yaitu memilih data yang diperlukan dan membuang data yang dirasa tidak diperlukan lalu mengelompokkan data berdasarkan klasifikasi tentang tahapan-tahapan perencanaan kurikulum merdeka, selanjutnya peneliti menyajikan data kedalam bentuk teks deskriptif, setelah disajikan peneliti mengambil kesimpulan berdasarkan data yang didapatkan pada saat penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di lapangan tentang persiapan implementasi kurikulum merdeka belajar oleh stakeholders pendidikan di MIN 1 Tanah Datar telah dilaksanakan dengan baik dan memenuhi segala standar persiapan kurikulum merdeka di sebuah madrasah, hal ini dibuktikan dengan dibuktikan dengan adanya kegiatan seperti mengadakan lokakarya dan Mengikuti kegiatan sosialisasi IKM, melakukan analisis/identifikasi sumber daya madrasah yang mendukung IKM, Madrasah mengajukan usulan secara online melalui aplikasi PDUM, kepala madrasah menyusun dan menetapkan tim pengembangan kurikulum, perancangan dan penyusunan kom, madrasah melakukan kolaborasi antar pendidik, tenaga kependidikan, orang tua, peserta didik, untuk pengembangan kualitas pelaksanaan kurikulum. Selain itu MIN 1 Tanah Datar juga menjadi madrasah piloting projek implementasi kurikulum merdeka untuk tingkatan madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Tanah Datar.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN SISTEM ZONASI DAN DAMPAKNYA BERDASARKAN PERSPEKTIF STAKEHOLDERS SEKOLAH

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DEDI HENDRIS. 2022. NIM, 2002011028 judul Tesis “Implementasi Kebijakan Sistem Zonasi dan Dampaknya Berdasarkan Perspektif Stakeholders Sekolah”. Program Pascasarjana Manajemen Pendidikan Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penerapan kebijakan sistem zonasi merupakan usaha pemerintah dalam meratakan mutu pendidikan. Namun belum diketahui pandangan stakeholders tentang implementasi kebijakan sistem zonasi dan dampaknya. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah 1) untuk mendeskripsikan pandangan stakeholders sekolah terhadap implementasi kebijakan sistem zonasi dari aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi 2) mengetahui dampak implementasi kebijakan sistem zonasi di SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 5 Payakumbuh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Tempat penelitian di SMAN 1 dan SMAN 5 Payakumbuh selama Januari sampai Juni 2022 yang dilakukan oleh peneliti sendiri sebagai instrumen penelitian. Sementara itu, teknik pengumpulan data diperoleh dari wawancara, studi dokumentasi, dan observasi. Selanjutnya, data yang dikumpulkan diuji keabsahannya dengan menggunakan teknik triangulasi sumber data. Kemudian data dianalisis melalui tahap reduksi, representasi, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa empat aspek dalam proses implementasi kebijakan sistem zonasi yang harus diperhatikan yakni komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Pada SMA Negeri 1 dan SMA Negeri 5 Payakumbuh keempat hal tersebut perlu diterapkan. Pada aspek komunikasi, proses sosialisasi penting dilakukan agar mudah dipahami masyarakat sebagai kelompok sasaran dari kebijakan sistem zonasi. Pada aspek sumber daya harus dijadikan pertimbangan yang sungguh-sungguh dalam menyediakan sarana dan prasarana yang mendukung berupa tenaga ahli, komputer dan jaringan internet. Pada aspek disposisi, stakeholders sekolah tidak boleh menerapkan kebijakan khusus di luar kebijakan sistem zonasi yang telah ditentukan. Kemudian pada aspek struktur birokrasi, perlu adanya SOP dan pembentukan kepanitiaan untuk mengimplementasikan kebijakan sistem zonasi. Sementara itu, dampak implementasi kebijakan sistem zonasi yakni berkurangnya anggapan sekolah favorit dan sekolah unggul walaupun anggapan tersebut belum sepenuhnya hilang di tengah masyarakat.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail