ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Abstract Online learning activities carried out indirectly and requires appropriate media so that learning can take place. The problem of this research was there is no adequate information about students’ perception on online learning in English for Tourism subject. his type of research is descriptive quantitative. The population were third semester students of the English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, IAIN Batusangkar academic year 2020/2021 by involving three validators to validate the instrument. There resullt was 0,67 (high validity) that considered to have adequate content validity. The sample of this research was 70 students using total sampling technique. he research instrument was a closed questionnaire consisted of 56 statements. Then to analyze the data, the researchers interpreted the data used Djemaris. The results of the study described that students' perceptions on online learning in English for Tourism subject were positive (71,43%). It means that students’ perception while studying at home were good, and online learning was quite helpful in learning during the online learning process.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to determine students' perceptions of the Running Dictation strategy applied by teachers in teaching at SMP IT Darul Hikmah Pasaman Barat for the 2020/2021 academic year. This research is a quantitative descriptive study, using a cross sectional design. The population in this study were students of class VII SMP IT Darul Hikmah, amounting to 65 people. In this study, researchers used a total sampling technique. In data collection, the instrument used was a questionnaire about students' perceptions of the implementation of the running dictation strategy by the English teacher. The results of the validation of this instrument in general are in the range of 61.0% - 80.9%, from the results of the validation of this instrument it is feasible to use and make slight revisions. After that, the researcher distributed the instruments to the research sample to be filled. The results showed that the students' perception of the Running Dictation strategy applied by the teacher in teaching was strongly positive (very positive) with a percentage of 89.23% and an average of 211.05. When viewed from each aspect, students' perceptions of the Running Dictation strategy applied by the teacher in teaching, on the cognitive aspect lies in the category of strongly positive (very positive) with a percentage of 84.61% and an average of 127.43, on the affective aspect lies in the category of strongly positive (very positive) with a percentage of 84.61% and an average of 41.9, in the conative aspect it lies in the category of strongly positive (very positive) with a percentage of 87.69% and an average of 41.71. Of the three aspects of perception, it is more dominant to strongly positive. Based on the results of this study, the Running Dictation strategy is recommended to be used at SMPIT Darul Hikmah West Pasaman
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NOVITA SARI, NIM. 1630104044, Judul Skripsi : “CHALLANGES FACED BY STUDENT-TEACHERS DURING TEACHING PRACTICE ENGLISH IN SOUTHERN THAILAND”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negri Batusangkar. Masalah penelitian ini adalah munculnya tantangan-tantangan yang ditemui mahasiswa ketika melaksanakan praktek belajar mengajar bahasa Inggris di negara Thailand Selatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan dan mendeskripsikan tantangan-tantangan yang di alami mahasiswa ketika melaksanakan praktek belajar mengajar di Thailand Selatan serta strategi untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 2 orang mahasiswa Bahasa Inggris yang mengikuti program PPL International di Thailand dimana informant ini menemukan tantangan dalam proses prakter belajar mengajar di Thailand selatan. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara serta dibantu menggunakan pedoman wawancara. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan perpanjangan waktu dengan mencek hasil wawancara pertama dengan hasil wawancara kedua. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan Triangulation. Selanjutnya untuk menganalisis data, peneliti menggunakan analisis dengan cara mereduksi data, menampilkan data, menyimpulkan dan memverifikasi data. Hasil penelitian menunujukan bahwa tantangan yang dialami mahasiswa bahasa Inggris ketika praktek belajar mengajar di Thailand Selatan ada 4, yaitu : 1) tantangan dalam berbahasa Thailand, 2) merancang RPP, 3) Durasi dalam proses belajar, 4) kurangnya pengetahuan dalam memilih metode, strategi dan pendekatan yang cocok. Selanjutnya hasil penelitian ini juga menunjukkan strategi yang dilakukan mahasiswa dalam mengatasi tantangan ketika praktek belajar mengajar di Thailand Selatan ada 5, yaitu: 1) Belajar bahasa Thailand, 2) bertanya kepada Tutor, 3) melakukan observasi tentang sistem pendidikan di Thailand, dan 4) menggunaka interaktif media, metod, strategi, dan pendekatan. Selanjutnya perbandingan ekspetasi dan realita yang ditemukan oleh mahasiswa ketika di Thailand ada 3, yaitu; 1) mahasiswa berfikir bahwa masyarakat di lingkungan sekolah bisa berbahasa Melayu dan Inggris, 2) pihak sekolah tidak memberikan penjelasan dan pemahaman dalam membuat rancangan pembelajaran, 3) beranggapan bahwa mahasiswa hanya akan mengajar di SMP atau SMA.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Marliza Ariani. NIM 16 301 04 035. Judul skripsi: “ENGLISH TEACHER’S STRATEGIES IN TEACHING STUDENTS WITH DISABILITY AT RAUDHATUL JANNAH PAYAKUMBUH”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum tergambarnya strategi guru dalam mengajarkan anak disabilitas di Raudhatul Jannah Payakumbuh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan oleh guru bahasa Inggris dalam mengajarkan siswa disabilitas di kelas yang sama dengan siswa reguler. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan cross sectional design. Data dalam penelitian ini adalah strategi dalam mengajarkan bahasa Inggris untuk siswa disabilitas. Sumber data dalam penelitian ini adalah hasil observasi, wawancara dan dokumen sekolah yang berkaitan dengan anak disabilitas. Penelitian ini dilakukan di SMP Islam Raudhatul Jannah Payakumbuh. Informant dalam penelitian ini adalah guru yang mengajarkan bahasa Inggris untuk anak disabilitas di kelas VIII.5, di pilih menggunakan purposive sampling. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa teori untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh guru bahasa Inggris dalam mengajarkan anak disabilitas. Teori dari Dornyei in El-Koumy (2016) digunakan sebagai teori utama, sedangkan teori dari Miller (2013) digunakan sebagai teori pendukung. Untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini, peneliti mengelaborasikan hasil observasi dan dokumen dengan hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi yang digunakan oleh guru bahasa Inggris dalam mengajarkan siswa yang dikategorikan disabilitas. Dari hasil wawancara terdapat beberapa strategi; menyampaikan materi yang pokok-pokok saja (Focused on subject matter from the lesson), memberikan kosa kata penting (The basic vocabulary strategy), memberikan media khusus untuk berkomunikasi kepada siswa (Effective communication), memberikan jam tambahan ke siswa (Additional time strategy), memberikan kesempatan untuk siswa belajar sendiri terlebih dahulu (Decision-making model strategy).
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Sendy Afriyanli. NIM 16 30104 062. Judul skripsi: “THE USE OF DEBATE IN IMPROVING STUDENTS’ ENGLISH IN EFL CONTEXT”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Peneliatian ini dilatar belakangi oleh semakin meningkatnya penggunaan debat dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa dalam konteks EFL. Penelitian ini bertujuan untuk menumpulkan informasi penggunaan debate dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa dalam konteks EFL. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan. Penelitian pustaka adalah penelitian yang mengumpulkan data informasi dari perpustakaan dan internet berupa buku-buku dan journal, data penelitian ini adalah penggunaan debat dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris dalam konteks EFL, sedangkan sumber data adalah jurnal-jurnal yang membahas tentang penggunaan debat dalam meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris mahasiswa dalam konteks EFL yang diperoleh melalui penelusuran Google Scholar. Dalam penelitian ini kunci penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan menggunakan teknik content analysis yang dikemukakan oleh Chelimsky (1989). Terdapat enam langkah yang dilakukan untuk menganalisis data: deciding to use content analysis, determining what material should be included in content analysis, selecting units of analysis, developing coding categories, coding the materials, and analyzing and interpreting the results. Metode ini digunakan untuk menggali informasi dan memperbanyak hasil dari pengunaan debate dalam pengajaran Bahasa inggris untuk mendapatkan kesimpulan yang valid dari suatu data dengan tetap memperhatikan konteksnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan analisis data, peneliti menemukan penggunaan debate dalam pengajaran Bahasa inggris bisa meninggkatkan dua keterampilan dalam aspek keterampilan skill berbahasa dan non ligustik yaitu softskill Bahasa inggris dalam konteks EFL; (1) Dalam konteks teaching debate berguna untuk meningkatkan keterampilan Bahasa inggris dalam EFL, yang mana debate debate membantu meningkatkan ketampilan dari segi listening, speaking, reading dan writting. (2) Dalam konteks non linguistic debate juga membantu meninggkatkan kemampuan dari segi softskill yang mana bisa membantu mengembangkan kemapuan kerjasama Tim, keterampilan berfikir kritis, keterampilan berkomunikasi, keterampilan dalam pemecahan masalah, keterampilan untuk belajar seumur hidup, keterampilan informasi dan manajemen dan keterampilan dalam menganalisis.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
RELI ANGGRAINI. NIM 16 301 04 055. Judul skripsi: “The Correlation Between Students' Interest in Learning English and Their English Learning Achievement (A Study of the Eight Grade Students of SMPN 3 Batusangkar)”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah siswa yang mempunyai nilai yang tinggi mereka senang belajar bahasa inggris, tertarik dan selalu memperhatikan guru dalam pembelajaran.Sedangkan siswa yang memperoleh nilai yang jelek mereka tidak tertarik, tidur dan malas mengerjakan tugas dalam belajar bahasa inggris.Berdasarkan fenomena yang diamati di SMPN 3 Batusangkar, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada korelasi yang signifikan antara minat belajar siswa dan prestasi belajar siswa dalam belajar bahasa Inggris. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan design korelasi. Variable penelitian ini adalah minat siswa dalam belajar bahasa Inggris sebagai variable bebas (X) dan prestasi belajar siswa dalam belajar bahasa Inggris sebagai variable terikat (Y). Populasinya adalah 57 orang siswa kelas VIII SMPN 3 Batusangkar pada tahun ajaran 2019/2020. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik stratified proportional random sampling, kemudian dipilihlah 30 orang siswa sebagai sampel. Instrument yang digunakan adalah angket dan tes.Angket untuk mengetahui deskripsi minat siswa dalam belajar bahasa Inggris dan tes yang dibuat oleh guru bahasa inggrisuntuk mengetahui prestasi belajar bahasa Inggris siswa.Hasil dari validitas konten yang diperoleh dari validator adalah 0.8 (sangat tinggi).Sedangkan reliabilitas dari instrument penelitiannya adalah 0.74 (tinggi).Dalam menganalisis data penulis menggunakan SPSS version 22 didalamnya terdapat descriptive statistics, requirement analysis, inferential statistics. Hasil analisis membuktikan bahwa rxy 0.437 dengan kategori sedang atau cukup berkorelasi. Apabila dibandingkan dengan r tabel diperoleh hasil rxy (0.437) lebih besar dari r-tabel (0.374) dengan derajat kebebasan 28 pada tingkat signifikasnsi 5% maka didapat kesimpulan bahwa ada korelasi yang signifikan antara minat belajar siswa dalam bahasa Inggris dengan prestasi belajar dalam bahasa Inggris.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
FEBRINA ERLINDA, NIM 16 301 04 019. Judul Skripsi “Students’ Motivation in Choosing English for Young Learner as an Elective Subject (A Study of the Sixth Semester Students of English Teaching Department of IAIN Batusangkar registered in 2018/2019 Academic Year)”, Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beragamnya motivasi mahasiswa Tadris Bahasa Inggris IAIN Batusangkar dalam memilih mata kuliah English for Young Learner sebagai mata kuliah pilihan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan motivasi mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris dalam mengambil mata kuliah English for Young Learner sebagai mata kuliah pilihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Descriptive Qualitatif. Informan penelitian berjumlah 10 mahasiswa yang dipilih menggunakan pengambilan Purposive Sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu pedoman wawancara. Selanjutnya, dalam menganalisis data peneliti menggunakan teori Miles dan Huberman (1994: 10) yaitu dengan cara mereduksi data, menyajikan data, memverifikasi data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada 8 motivasi mahasiswa dalam memilih mata kuliah English for Young Learner sebagai mata kuliah pilihan. Motivasi tersebut mencakup: 1) Memiliki ketertarikan untuk belajar; 2) Mendapatkan nilai yang bagus; 3) Memiliki tujuan untuk masa depan; 4) Mendapatkan pengalaman baru; 5) Ikut teman-teman; 6) Memiliki ketertarikan dengan cara mengajar dosen; 7) Ingin mengetahui bagaimana cara mengajar anak-anak; dan 8) Mata kuliahnya mudah untuk dipelajari.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan dalam penelitian ini adalah lembar kerja siswa (LKS) yang digunakan disekolah tidak mendorong siswa untuk berfikir kritis. Terkait dengan hal tersebut, model pembelajaran discovery learning bisa digunakan dalam proses belajar mengajar dengan mengaplikasikan tingkatan berfikir dari taksonomi Bloom. Oleh karena itu peneliti mengembangkan materi dalam bentuk Student’s Worksheet (LKS) sebagai bahan ajar yang bisa meningkatkan berfikir kritis siswa dalam belajar Bahasa Inggris tentang Interpersonal Text khususnya materi KD 3.1 & 4.1 (greeting, thanking, leave taking dan apologizing) Jenis penelitian ini adalah EDR (Educational Design Research) dengan tiga tahapan penelitian: preliminary research, prototyping phase dan assessment phase. Pada tahapan preliminary research, peneliti melakukan analisis tingkatan berfikir kritis terhadap LKS Creative Competence Students merujuk pada teori Bloom’s revised taxonomy (2001) yang terdiri dari enam tingkatan yaitu remembering, understanding, applying, analyzing, evaluating dan creating. Pada tahap prototyping stage, peneliti mulai merumuskan desain produk berdasarkan tingkatan berfikir kritis taksonomi Bloom dan pembelajaran Discovery Learning. Pada tahap assessment phase, peneliti menggunakan angket validasi untuk menguji validiasi dari student’s workbook. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa LKS “Creative Competent Student” yang telah dianalisis tingkat berfikir kritis yang dominan adalah lower order thinking skill. Dengan hasil analisis 42, 86% berada pada tingkat Remembering, 8,57% berada pada tingkat Understanding dan Analyzing, 34,29% berada pada tingkat Applying, dan 5,71% pada tingkat Creating. Dalam penelitian ini peneliti mendesain student’s worksheet yang berisi materi Interpersonal Text khususnya KD. 3.1 & 4.1 (greeting, thanking, leave taking dan apologizing) sesuai dengan kurikulum 2013 dengan model pembelajaran Discovery Learning yang menyajikan materi sesuai dengan tingkatan berfikir kritis dari taksonomi Bloom. Kemudian hasil pengolahan data terhadap angket validasi produk didapatkan nilai Kappa 0,703 sehingga students worksheet yang dikembangkan valid. Sehingga student’s worksheet dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan dalam penelitian ini adalah strategi apa yang digunakan guru dalam mengajarkan bahasa Inggris kepada anak anak untuk dapat mengembangkan kemampuan berbahasa bahasa Inggris di SDIT Brilliant Batusangkar. Metode penelitian ini adalah kualitatif, informan dari penelitian ini adalah 12 orang yaitu, dua orang guru bahasa Inggris dan10 orang siswa siswi SDIT Brilliant Batusangkar. Teknik pengambilan informan dengan menggunakan teknik purposive sampling.Pada penelitian ini ada dua instrumen yaitu peneliti yang berperan sebagai instrumen kunci dan pedoman wawancara sebagai instrument pendukung. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara mendalam (in depth interview).Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan wawancara dengan 10 orang siswa dan siswi. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, display data, verifikasi data dan mengambil kesimpulan. Berdasarkan analisis data hasil penelitian didapatkan bahwa strategi yang digunakan guru dalam mengajarkan bahasa Inggris kepada anak anak adalah: 1) using games strategies,2)using song strategies, 3)using method of memorization and 4) focus on pronunciation.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This paper aims to describe the students' opinions on their readiness in teaching English for young learners. This research uses a descriptive study using a qualitative approach. The informants of this study were 9 English Teaching Department students who took English for Young Learners Academic Year 2018/2019. Informants were selected using a purposive sampling technique. In this study, researcher as key instruments. Data collection techniques in this study using interview technique and using other supporting tool, such as; interview guide, tape recorder and documentation. To test the validity of the data, the researcher uses prolonged engagement and member-checking to explore more detailed information related to the problem under study. Then, to analyze the data, researcher used the theory of Miles and Hubberman (1994), which included data reduction, data display, data verification and drawing conclusions. The result of this study confirmed that there are 10 positive opinions and 3 negative opinions toward the students’ readiness to teach English for young learners. These findings can be valuable information and reflections for the students, the lecturer and readers.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SRI RAMADANI, NIM 15 300 4000 88, Judul skripsi: “SPEAKING PROBLEMS FACED BY STUDENTS IN ENGLISH FOR TOURISM SUBJECT (A Study of the Third Semester Students of English Teaching Department of IAIN Batusangkar Registered in 2018/2019 Acadenic Year)”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya mahasiswa yang mengalami masalah dalam speaking pada saat mereka tampil memerankan dialog didepan kelas. Padahal sebelum memasuki kelas dosen telah menyuruh mahasiswa untuk membuat persiapan terkait pembelajaran yang akan dipelajari sebelum memasuki kelas, dan di kelaspun sebelum mereka melakukan praktek mahasiswa diberikan contoh dialog seputar materi pembelajaran di hari tersebut. Jadi, permasalahan dalam penelitian ini adalah belum terungkapnya masalah speaking yang dihadapi mahasiswa saat melakukan role play performance pada mata kuliah English for Tourism. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkapkan masalah speaking yang dialami mahasiswa pada mata kuliah English for Tourism. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah delapan orang mahasiswa Bahasa Inggris yang mengalami masalah speaking dalam mata kuliah English for Tourism. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan menggunakan alat pendukung lainnya seperti interview guideline, tape recorder dan documentation. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan interview ulang untuk menggali informasi lebih rinci terkait masalah yang diteliti. Selanjutnya, untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles and Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada enam masalah speaking yang dihadapi mahasiswa pada mata kuliah English for Tourism, yaitu : 1) Cemas ketika tampil, 2) keterbatasan kosakata, 3) kesulitan bagaimana cara mengucapkan kata bahasa Inggris secara baik dan benar, 4) tata bahasa, 5) kekurangan ide mengenai tempat wisata, 6) kurang percaya diri ketika tampil.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
MIRA ANGGREINI, REG.NO 14 104 044, judul skripsi “ ENGLISH TEACHERS’ REASON NOT USING INSTRUCTIONAL MEDIA IN LEARNING PROCESS. Program Studi Bahasa Inggris, Jurusan Tarbiyah, Institut Agama Islam Negri (IAIN) Batusangkar. Masalah dalam penelitian ini adalah belum tergambarnya alasan guru Bahasa Inggris tidak menggunakan media pembelajaran di MTs di kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apa saja alasan guru Bahasa Inggris untuk tidak menggunakan media dalam kegiatan pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah 7 orang guru bahasa inggris yang tidak menggunakan media dalam kegiatan pembelajaran di tiga MTs yang ada di Tanah Datar yaitu: MTsN 6 Tanah datar, MTsS Belimbing dan MTsS Rambatan. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai Instrumen kunci dengan dibantu dengan pedoman wawancara. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara. Untuk menguji keabsahan data peneliti melakukan perpanjangan waktu untuk menggali informasi lebih rinci terkait masalah yang akan diteliti. Selanjutnya untuk menganalis data peneliti mengacu kepada teori Miles and Huberman (1994) dengan langkah-langkah seperti reduksi data, display data dan kesimpulan/verifikasi data. Hasil penelitian ini menunjukan, adapun alasan guru tidak menggunakan media dalam kegiatan pembelajaran yaitu: pertama dari segi guru itu sendiri, alasan guru tidak menggunakan media pembelajaran dikarenakan guru terkendala keika mempersiapkan atau merencanakan media yang akan diaplikasikan seperti, guru tidak menemukan sumber media yang sesuai dengan materi yang akan diajarkan serta kurangmya jumlah media yang dirancang oleh guru sehingga ketika media itu tidak bisa digunakan guru tidak memiliki media cadangan sebagai penggantinya. Kemudian, kurangnya penguasaan guru terhadap teknologi. Kedua, gangguan teknis yang sering terjadi seperti, listrik yang sering kali padam ketika akan menggaplikasikan media dikelas. Ketiga dari segi tuntutan materi, adapun alasan guru untuk tidak menggunakan media dikarenakan tidak semua materi yang akan diajarkan memerlukan media. Terakhir, dari segi ketersediaan sarana dan prasarana yang disediakan sekolah seperti, kurangnya alat pendukung untuk penggaplikasian media dikelas.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK DELLA SRIYANTI. 14 104 020, judul skripsi “AN ANALYSIS OF TEXTBOOKS DESIGNED BY ENGLISH STUDENTS IN ENGLISH FOR SPECIFIC PURPOSES (ESP) CLASSROOM”. Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum sesuainya tujuan pembelajaran dan visual illustration yang dibuat oleh mahasiswa semester 7 Jurusan Tadris Bahasa Inggris yang mengambil mata kuliah English for Specific Purposes (ESP) tahun akademik 2018/2019. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tujuan pembelajaran dan visual illustration pada setiap unit dalam textbooks yang dibuat oleh mahasiswa semester 7 yang mengambil mata kuliah English for Specific Purposes (ESP). Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Data dalam penelitian ini adalah semua rancangan textbook yang dibuat oleh mahasiswa semester 7 Jurusan Tadris Bahasa Inggris yang mengambil mata kuliah English for Specific Purposes (ESP). Sumber data penelitiannya adalah dokumen dalam bentuk textbook hasil dari tugas akhir semester mata kuliah English for Specific Purposes (ESP) mahasiswa semester 7 Jurusan Tadris Bahasa Inggris yang berjumlah 10 textbook. Untuk mengumpulkan data peneliti meminta izin ke dosen pengampu mata kuliah. Instrumen dalam penelitian ini adalah analisis dokumen. Dalam menganalisis dokumen peneliti fokus pada tujuan pembelajaran yang baik menurut teori Uno (2006), Litz (2003), and Kusrianto (2007) yaitu adanya unsur ABCD (Audience, Behaviour, Conditioning, Degree) dan visual illustrasion dari unit dalam textbook. Dalam penelitian ini ada tiga langkah yang dilakukan untuk menganalisis data berdasarkan teori analisis isi dari Gay (2000); Analyzing the data, describing learning objectives and visual illustration of the unit in ESP textbooks, and interpreting the result. Untuk menguji keabsahan data ini, peneliti membaca dan menandai dokumen beberapa kali. Dari analisis yang dilakukan oleh peneliti bahwa tujuan pembelajaran dan visual illustration yang dibuat oleh mahasiswa sebagian besar memenuhi kriteria tetapi ada beberapa kesalahan yang ditemukan di bagian unit tertentu. Ada empat elemen tujuan pembelajaran yang baik. Pertama, Audience. Semua tujuan pembelajaran dalam textbook dari unit 1 sampai 7 memenuhi. Kedua, Behavior. Ada satu textbook yang tidak memenuhi yaitu D7 unit 7 and D8 unit 1. Ketiga, Condition. D1, D3, D4, D5, D6, D7, D8, D9, D10 semua unit dalam textbook tidak memenuhi kecuali D5 unit 1 memenuhi. Keempat, Degree. Ada satu textbook yang tidak memenuhi yaitu D8 unit 1. Kriteria selanjutnya yaitu textbook harus relevan antara gambar dan teks yang disajikan. Sebagian besar unit dalam textbook memenuhi, kecuali D1 unit 6, D4 unit 5 and 6, D5 unit 1, 3, 5, 6, D9 unit 7, D10 unit 3 and 4 tidak memenuhi.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ASRIL, NIM. 15300400015, Judul Skripsi : “STUDENTS’ DIFFICULTIES IN USING ENGLISH ONLY IN MICRO TEACHING CLASS” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negri Batusangkar. Masalah dari penelitian ini adalah masih adanya mahasiswa yang menggabungkan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia ketika melakukan praktek mengajar di kelas micro teaching, padahal dosen menyuruh mereka untuk menggunakan bahasa Inggris saja ketika tampil praktek mengajar. Sebagian dari mereka juga tampak ragu ragu dan bingung ketika menyampaikan materi hanya menggunakan bahasa Inggris saja di kelas micro teaching.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan kesulitan kesulitan yang di alami mahasiswa ketika menggunakan bahasa Inggris saja ketika mengajar di kelas micro teacing. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 10 orang mahasiswa Bahasa Inggris yang mengalami kesulitan dalam menggunakan bahasa Inggris saja ketika melakukan praktek mengajar di kelas micro teaching dan di kelas itu dosen menginstruksikan untuk menggunakan bahasa Inggris saja untuk tampil mengajar. Informan dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan menggunakan alat pendukung lainnya seperti interview guideline, tape recorder dan documentation. Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan perpanjangan waktu untuk menggali informasi lebih rinci terkait masalah yang diteliti. Selanjutnya, untuk menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles and Huberman (1994) yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunujukan bahwa kesulitan yang dialami mahasiswa ketika tampil praktek mengajar dalam menggunakan bahasa Inggris saja di kelas micro teachnig ada 8, yaitu : 1) kesulitan dalam memilih kosa kata yang akan digunakan, 2) ragu dan tidak mengerti dalam penggunaan grammar, 3) merasa tidak percaya diri dalam menggunakan bahasa Inggris saja ketika tampil, 4) kesulitan dalam menyampaikan ide dalam bahasa Inggris, 5) keterbatasam kosa kata dalam berbicara bahasa Inggris, 6) merasa cemas berlebihan ketika menggunakan bahasa Inggris secara penuh, 7) ketika mengucapakan kata per kata nya mahasiswa mendapat kesulitan bagaimana cara mengucapkan kata dalam bahasa Inggris secara benar dan 8) mereka takut melakukan kesalahan ketika menggunkan bahasa Inggris saja ketika mengajar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
SEPTIAN AHMAD YANI, NIM 14 104 072, dengan judul skripsi “ The Effect of Using Comic Strips on Students’ Ability in Writing English Texts at SMAN 1 Lubuk Sikaping”, Jurusan Bahasa Inggris, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar tahun 2018. Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan pada kurang efektifnya strategi pembelajaran Quick Write Strategy yang diterapkan oleh guru dalam pembelajaran bahasa Inggris khususnya dalam menulis teks Berbahasa Inggris. Sehingga berdampak kepada beberapa siswa tidak dapat mengembangkan ide-ide mereka dalam menulis teks berbahasa Inggris dengan baik dan kurangnya minat mereka dalam menulis. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk megetahui apakah ada pengaruh yang signifikan dari penggunaan comic strips terhadap kemampuan siswa dalam menulis teks Berbahasa Inggris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan desain Quasi Experimental Research. Data dalam penelitian ini nilai pre-test dan post-test dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Populasi dari penelitian adalah kelas X yang terdiri dari kelas X1A-X7A dan XS1-XS2 yang berjumlah 331 orang. Adapun sampel dari penelitian ini adalah siswa kelas X1 A (eksperimental class) dan X2 A (conrol class) yang berjumlah 69 orang siswa. Cara pengambilan sampel dengan menggunakan Cluster Sampling. Instrumen dari penelitian ini adalah writing test yang telah teruji validatas dan reliabilitasnya. Untuk menguji reliabilitas atau tidaknya test, peneliti menggunakan rumus yang dijelaskan oleh Arikunto (1996), yang menunjukan hasil 0,88 yang berarti memiliki reliabilitas yang tinggi. Dalam menganalisis data, peneliti melakukan pengolahan data dengan menggunakan rumus Independent Sample T-Test dengan menggunakan SPSS versi 16.0 dan secara manual dengan menggunakan rumus yang dijelaskan oleh Sugiyono (2005). Kemudian dengan membandingkan nilai t hitung dengan t tabel dengan mempertimbangkan df. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh yang signifikan dari penggunaan Comic Strips terhadap kemampuan siswa dalam menulis teks berbahasa Inggris di SMAN 1 Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman. Dimana nilai dari t- test adalah 3,508. Kemudian dengan membandingkan to dengan ttable dari df = 67 ditemukan bahwa nilai t-table pada level signifikan 5% yaitu 1,99 dan pada level signifikan 1 % yaitu 2,65. Dapat diartikan bahwa 1,99 3,508 > 2,65, dan kesimpulannya thitung > ttable artinya Ha diterima dan H0 ditolak. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan Comic strips berpengaruh terhadap kemampuan siswa dalam menulis teks Berbahasa Inggris.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
HERRY MUHAMAD NUGIE RULLYARIESTA, Reg. No 2130104029, thesis title: “PRE-SERVICE TEACHERS’ CHALLENGES IN USING SPEAKING SKILLS WHILE TEACHING ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE IN THAILAND”. English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training. State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. This research was motivated by the need to understand the challenges faced by pre-service teachers from UIN Mahmud Yunus Batusangkar in using speaking skills while teaching English as a Foreign Language in Junior high school in Thailand. This purpose of this study is to explore and describe the challenges faced by pre-service teachers in using speaking skills while teaching Enflish as a Foreign Language in Junior high school in Thailand. This research used qualitative research with a case study design. In 2024, a total of eleven English students from UIN Mahmud Yunus Batusangkar joined the International Pre-Service Teaching Program in Thailand. The researcher distributed an open-ended questionnaire via Google Form to all participants to identify those who met the research criteria. Based on the responses and using purposive sampling, three pre-service teachers who taught English at the junior high school level were selected as informants. The researcher served as the key instrument, supported by interview guide, notebook, stationery, and a smartphone used for recording the interviews. Data were analyzed using Miles and Hubermans‘ (1984) model, which includes data reduction, data display, drawing and verifying conclusion. Based on the data analysis, this study identified four main challenges faced by pre-service teachers in using English speaking skills in Thai junior high schools: (1) limitations in language ability and teaching media; (2) obstacles in using English as the medium of instruction, including pronunciation and vocabulary issues; (3) underlying factors such as limited proficiency, cultural differences, and lack of experience; and (4) strategies to overcome them, including improving language skills, adapting to local contexts, collaborating with local teachers, and developing media. Strengthening language competence, cultural understanding, and creativity in media use is key to addressing these challenges.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rana Sahira, Reg. No 2130104055, entitled: “An Analysis of Implementation of Genre Based Approach in Teaching English by Pre-Service Teachers”. English Teaching Department Faculty of Tarbiyah and Teacher Training Islamic State University of Mahmud Yunus Batusangkar. The problem of this research was unrevealed implementation of Genre Based Approach by Pre-Service Teachers. This research aims to analyze the implementation of the Genre-Based Approach (GBA) in teaching English by pre-service teachers. This study is motivated by the limited research that explores how pre-service teachers apply the stages of GBA during their teaching practicum in real classroom settings. This research employed a qualitative approach with a content analysis design. The data sources consisted of five recorded teaching videos from seventh-semester students of the English Teaching Department at UIN Mahmud Yunus Batusangkar in the 2024/2025 academic year who implemented GBA in their teaching practice. The researcher acted as the main instrument, supported by an observation sheet. The data were collected by analyzing teaching videos and their transcripts and were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings reveal that the pre-service teachers implemented the four stages of the Genre-Based Approach, namely Building Knowledge of the Field (BKOF), Modeling of the Text (MOT), Joint Construction of the Text (JCOT), and Independent Construction of the Text (ICOT). However, the implementation was not fully optimal, as some stages were applied inconsistently, particularly the JCOT and ICOT stages. These findings indicate that although pre-service teachers have understood the basic concept of GBA, they still require further guidance and training to effectively implement all stages of the Genre-Based Approach in English language teaching.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aims to identify the factors influencing post-proposal thesis writing procrastination among students of the English Education Department at UIN Mahmud Yunus Batusangkar. The background of this research was motivated by the phenomenon thatseveral students delayed continuing their thesis writing after completing the proposal seminar. This study employed a quantitative approach with a descriptive design. The respondents consisted of 45 English Education students who had completed their proposal seminar. The sampling technique used was total sampling since the population was fewer than 100 (Sugiyono, 2019). The data were collected through a closed-ended questionnaire using a five-point Likert scale. The instrument was adapted from Hayu (2022), which consisted of 50 items. The instrument had been validated by two validators with a percentage of 100%, indicating a very high level of validity, in line with McHugh (2012) who stated that validity can be measured through percentage agreement among raters. The reliability test using Cronbach’s Alpha resulted in a coefficient of 0.969, categorized as very high reliability, consistent with Nunnally (1978), who asserted that a reliability coefficient above 0.70 is considered acceptable.The questionnaire was distributed through Google Form and filled out by the respondents. The collected data were analyzed using descriptive quantitative methods with the assistance of Microsoft Excel and SPSS software. The findings revealed that the physical condition factor obtained a mean score of 16.6 and was categorized as high, the psychological condition factor obtained a mean score of 54.02 and was categorized as low, and the environmental condition factor obtained a mean score of 33.49 and was categorized as low. Therefore, it can be concluded that physical condition was the most influential factor in students’ post-proposal thesis writing procrastination.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRACT JULIANDRO PUTRA PERDANA, Reg. No. 1830104029, Title: "STUDENTS' READINESS ON TEACHING ENGLISH AT ELEMENTARY SCHOOL AFTER COMPLETING ENGLISH FOR YOUNG LEARNERS SUBJECT. English Teacher Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Mahmud Yunus State Islamic University, Batusangkar. The problem of this research is the students' readiness to teach English in elementary schools after completing English for Young Learners subject has not been revealed. The purpose of this research is to describe students' readiness to teach English in elementary schools after completing English for Young Learners subject. This study used a quantitative descriptive method. The population of this study consists of English Teaching Department students of UIN Mahmud Yunus Batusangkar who have taken the English for Young Learners, totaling 45 students. The sampling technique used total sampling. To collect data, this study used a questionnaire consisting of 52 items. The questionnaire was validated by two validators, with the overall validation test result being 0.73, categorized as highly valid. The reliability test was conducted using SPSS version 24, with a Cronbach's Alpha value of 0.952, indicating perfect reliability. The questionnaire was distributed using Google Forms via the WhatsApp application, and analyzed using descriptive statistics. The result of research showed the general finding of students’ readiness on teaching English at elementary school after completing English for Young Learner subject was very high category. Based on specific finding after calculation of each indicator, it was found that students’ content knowledge readiness was in high category. The percentage students’ pedagogical knowledge readiness was in high category. The percentage students’ existing skill readiness was in very high category. The percentage students’ attitude towards teaching readiness was in high category. Furthermore, students’ exposure to the topic readiness was in high category.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
LIVIA SITI RHOSYADA, NIM 21 301 040 36, Judul skripsi: “STUDENTS’ STRATEGIES TO OVERCOME LOW SELF-EFFICACY IN SPEAKING FOR ACADEMIC PURPOSES SUBJECT”. Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya self-efficacy yang dialami oleh mahasiswa dalam mata kuliah Speaking for Academic Purposes. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi-strategi yang digunakan oleh mahasiswa semester lima dalam mengatasi rendahnya self-efficacy mereka dalam konteks berbicara akademik di lingkungan perkuliahan. Penelitian ini merupakan penelitian fenomenologi kualitatif yang dilakukan di UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi yang digunakan mahasiswa dalam mengatasi low self-efficacy pada mata kuliah Speaking for Academic Purposes. Informan dalam penelitian ini adalah enam orang mahasiswa semester lima jurusan Pendidikan Bahasa Inggris yang telah menempuh mata kuliah tersebut pada tahun akademik 2024/2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria bahwa informan telah menyelesaikan mata kuliah dan menunjukkan indikator low self-efficacy. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner dan wawancara. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner untuk mengidentifikasi mahasiswa dengan low self-efficacy, dilanjutkan dengan wawancara mendalam. Untuk menjamin keabsahan data, digunakan time triangulation and source triangulation. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman (1994) yang meliputi tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Temuan tersebut selanjutnya dikelompokkan ke dalam empat kategori kognitif, metakognitif, sosial, dan afektif berdasarkan teori strategi pembelajaran bahasa Oxford (1990). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan empat jenis strategi untuk mengatasi low self-efficacy dalam mata kuliah Speaking for Academic Purposes, yaitu strategi kognitif, metakognitif, sosial, dan afektif. Strategi kognitif yang digunakan meliputi melakukan latihan dan pengulangan sebelum kelas serta merangkum materi sebelum melakukan presentasi. Strategi metakognitif meliputi pengamatan terhadap penampilan teman yang berbicara dengan baik, kemudian menerapkan hasil pengamatan tersebut dalam penampilan mereka sendiri. Strategi sosial meliputi berlatih berbicara bahasa Inggris bersama teman setiap hari dan melakukan latihan sambil diamati oleh teman. Sementara itu, strategi afektif meliputi dengan memperoleh motivasi melalui pengamatan terhadap teman yang tampil percaya diri dan baik saat berbicara. Strategi-strategi tersebut terbukti efektif dalam membantu mahasiswa meningkatkan keyakinan diri mereka dalam berbicara di konteks akademik.