Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
Manajemen&kepemimpinan pendidikan islam
Isu-Isu Kontemporer Tentang Pendidikan Islam
Evaluasi Pendidikan pengembangan Model Evaluasi Pendidikan Agama Di Sekolah
Dasar-Dasar Perancangan Dan Evaluasi Pembelajaran PPKN
Standar Nasional Pendidikan
Perbedaan Penerapan Model Problem Based Learning Pada Hasil Belajar Geografi
Otonomi Manajemen Sekolah
Pengembangan Model Supervisi Akademik Penilik PAUD Menggunakan Google Workspace For Education di Kota Solok
ABSTRAK Desi Fatma, NIM. 232012008, Judul Tesis Pengembangan Model Supervisi Akademik Penilik PAUD Menggunakan Google Workspace For Education di Kota Solok. Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam Pascasarjana Universiatas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan utama yang mendasari penelitian ini adalah rendahnya kualitas supervisi akademik Penilik PAUD di Kota Solok yang berdampak pada kurang optimalnya pelaksanaan pembelajaran dan pengelolaan lembaga PAUD. Supervisi hanya berfokus pada administrasi pembelajaran tanpa memberikan umpan balik yang komprehensif menyebabkan guru kesulitan meningkatkan kompetensi profesional mereka. Selain itu, keterbatasan waktu dan tingginya beban kerja penilik membuat banyak lembaga tidak mendapatkan pembinaan yang memadai, sehingga mutu pendidikan tidak berkembang secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kebutuhan pengembangan model supervisi akademik Penilik PAUD menggunakan Google Workspace for Education di Kota Solok; (2) merancang model supervisi akademik menggunakan Google workspace For education yang sesuai dengan kebutuhan tersebut; dan (3) menguji validitas, praktikalitas, serta efektivitas model supervisi yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahapan penelitian meliputi analisis kebutuhan, perancangan model, pengembangan aplikasi, implementasi lapangan, serta evaluasi validitas, praktikalitas, dan efektivitas model yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik di lapangan masih kurang optimal karena itu perlu pengembangan model supervisi akademik penilik menggunakan Google workspace For Education sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Model supervisi akademik ini dirancang menggunakan aplikasi Smart Digital Supervision App. Aplikasi ini memanfaatkan fitur Google Workspace for Education seperti Google Forms, Google Classroom, dan Google Sites. Aplikasi ini telah teruji validitas, praktikalitas, dan efektifitasnya, dan dinyatakan valid dengan hasil 89,22% dengan kategori sangan valid. Hasil uji praktikalitas sebesar 87,08% dengan kategori sangat praktis dan uji efektifitas memperoleh hasil sebesar 85,60% dengan kategori sangat efektif. Hasil validasi dari ahli menunjukkan bahwa aplikasi ini sangat valid dari aspek konten, konstruk, desain dan bahasa. Hasil ujicoba menunjukkan bahwa aplikasi sangat layak digunakan. Implementasi aplikasi ini diharapkan dapat membantu penilik dalam melakukan supervisi secara lebih efisien, meningkatkan mutu pembelajaran, dan mengoptimalkan pengelolaan lembaga PAUD di Kota Solok.
Persyaratan Pendidikan Calon Anggota Legislatif Dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Prespektif Fiqih Siyasah Dusturiyah.
ABSTRAK ULFA ASTIN. NIM. 1830203083. Judul Skripsi: “Persyaratan Pendidikan Calon Anggota Legislatif Dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Prespektif Fiqih Siyasah Dusturiyah”. Jurusan Hukum Tata Negara (Siyasah) Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah Persyaratan Pendidikan Calon Anggota Legislatif Dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 Prespektif Fiqih Siyasah Dusturiyah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan dan menganalisis pendapat yang pro dan kontra terhadap syarat pendidikan calon anggota legislatif menurut UU No. 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data sekunder yang terdiri dari sumber hukum perimer yaitu, Al-Qur’an, Undang-Undang Dasar Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Sumber hukum sekunder yaitu, Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang Tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum, Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar. Dan bahan hukum tersier yaitu, buku Hukum Positif dan Ketatanegaraan Islam, pendapat para ahli, jurnal ilmiah, skripsi, artikel terkait dengan pokok pembahasan penulis. Teknik analisis data yang penulis gunakan adalah kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah pertama anggota legislatif dengan tamatan SMA sederajat telah memenuhi syarat yang disampaikan dalam undang-undang, namun untuk menjadi wakil rakyat dengan tamatan SMA Sederajat bisa dikatakan belum ahli atau berwawasan dengan adanya keterbatasan pendidikan. Mahfud MD menyatakan bahwa pendidikan itu adalah kunci yang mempunyai makna filosofi tersendiri. Hal ini sejalan dengan pendapat Ki Hajar Dewantara bahwa pendidikan menjadi ukuran utama kemajuan suatu bangsa dimana peroses terus menerus yang tidak terhenti, yang berarti pendidikan harus selalu bergerak dan tidak setatis. Plato juga mengemukakan bahwa Negara harus dikuasai oleh ahli fikir atau filsafat, karena hanya filsuf yang dapat melihat persoalan sebenarnya dalam kehidupan, yang dapat membedakan mana yang baik dan yang buruk. Oleh sebab itu pendidikan sangatlah penting, karena dengan pendidikan seseorang akan lebih mampu untuk memecahkan persoalan-persolan yang terjadi di zaman modern ini karena dengan pengetahuannya itu terbentuklah peraturan yang bermanfaat untuk kemaslahatan bangsa Indonesia. Kedua Al-Mawardi dan Ibn Khaldun menyatakan bahwa untuk menjadi Ahl al-Halli wa al-Aqdi adalah orang yang benar-benar mampu mengemban amanah, adil, dan berwawasan luas (ilmu agama dan ilmu umum) yang harus dimiliki sampai di level mampu berijitihad yang berarti anggota legislatif harus menguasai benar semua cabang ilmu agama dan umum. Jika kelembagaan legislatif terdiri dari para mujtahid dan ahli fatwa (mufti) maka sebuah lembaga negara akan mudah memecahkan persoalan ataupun mengatur Negaranya ke arah Baldatun Toyibatun Wa Robun Ghafur, karena semuanya akan berlandasakan kepada Al-Qur’an dan Sunnah dalam menetapkan suatu aturan atau kebijkan-kebijkan pemerintahan.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ONLINE OLEH GURU PAI PADA MASA COVID-19 DI MTS NEGERI 1 SIJUNJUNG
ABSTRAK Nonis Marlina, NIM. 1902032016. Judul Tesis: Pelaksanaan Pembelajaran Online Oleh Guru PAI pada Masa Covid-19 di MTs Negeri 1 Sijunjung. Program Studi Pendidikan Agama Islam Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Pembelajaran jarak jauh secara online mampu menumbuhkan kemandirian belajar siswa. Belajar tanpa bimbingan langsung dari guru membuat siswa secara mandiri mencari informasi mengenai materi pembelajaran dan tugas-tugas yang diberikan kepada mereka. Pembelajaran online yang dilaksanakan oleh guru PAI MTs Negeri 1 Sijunjung pada Masa Covid-19 yang menggunakan internet mempunya kekurangan dan kelebihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan efektivitasan pembelajaran guru PAI dalam pembelajaran online pada Masa Covid-19 di MTs Negeri 1 Sijunjung. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan studi kasus (case study). Sumber data primer. Sumber data primer merupakan sumber data pokok yang sangat terkait dengan permasalahan yang dibahas. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah Guru PAI dan peserta didik MTs Negeri 1 Sijunjung.Sumber data sekunder dalam penelitian ini adalah Kepala Madrasah dan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MTs Negeri 1 Sijunjung dan hal-hal lain yang berhubungan dengan pelaksanaan pembelajaran online oleh Guru PAI pada masa covid-19 di MTs Negeri 1 Sijunjung. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah untuk menguji keabsahan data dengan menggunakan teknik tringulasi. Dalam penelitian ini, terdapat tiga tahapan dalam teknik analis data, yaitu Reduksi Data, Penyajian data dan Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1). Perencanaan pembelajaran PAI melalui pembelajaran online di MTs Negeri 1 Sijunjung sudah berjalan sesuai dengan aturan yang diberlakukan oleh pemerintah. Tidak hanya itu, perencanaan ini juga telah dilaksanakan secara maksimal dengan memaksimalkan pembuatan RPP, silabus, alat peraga serta pendukung lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran online. 2). Pelaksanaan pembelajaran PAI melalui pembelajaran online di MTs Negeri 1 Sijunjung dilaksanakan dengan pemberian materi dan tugas oleh guru melalui media internet, dan siswa bertugas menyelesaikan semua materi dan tugas tersebut ditempat masing-masing, 3). Evaluasi pembelajaran PAI melalui pembelajaran online di MTs Negeri 1 Sijunjung dilakukan dengan melihat keaktifan siswa dalam pengumpulan tugas, serta kemamuan dan antusia siswa dalam menyelesaikan tugas dan materi yang telah diberikan dan 4). Keefektivitasan pembelajaran PAI melalui pembelajaran online di MTs Negeri 1 Sijunjung terbilang kurang maksimal, karena guru tidak memiliki waktu yang cukup untuk memberikan penjelasan atas materi dan tugas yang diberikan.
ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM Q.S AR-RAHMAN
ELLA SUSILA. PAI 18 0203 2009, judul Tesis “ANALISIS NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM Q.S AR-RAHMAN” Program Pascasarjana Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri IAIN BATUSANGKAR Tahun 2021. Pokok ppermasalahan dalam tesis ini adalah menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam dari ayat-ayat Alquran yang merupakan pedoman bagi manusia untuk menjalani kehidupan dan dijadikan dasar untuk mendidik manusia ke jalan yang benar. Tujuan pembehasan ini untuk menjelaskan bagaimana nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam Q.S Ar-Rahman. Jenis penelitian ini adalah Library research. Pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan studi pustaka dengan mengumpulkan bahan-bahan yang berkaitan dengan analisis nilai-nilai pendidikan islam yang terdapat dalam Q.S Ar-Rahman yang diambil dari sumber-sumber kepustakaan. Dari penelitian Library research yang penulis lakukan mengenai analisis nilai-nilai pendidikan islam dalam Q.S Ar-Rahman dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat pada Q.S Ar-Rahman ayat 17-18 terdapat nilai pendidikan keimanan, ayat 19-21 terdapat nilai pendidikan keimanan dan akhlak, ayat 46-47 terdapat nilai pendidikan keimanan, ibadah dan akhlak, ayat 31-32 terdapat nilai pendidikan keimanan, ibadah dan akhlak, ayat 33-34 terdapat nilai pendidikan keimanan dan akhlak, dan ayat 35-36 terdapat nilai pendidikan keimanan, ibadah dan akhlak.
Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan di SMP-IT Insan Cendekia Boarding school Payakumbuh
ABSTRAK DESI AFRIWANTI. NIM, 1630103011, Judul Skripsi: Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan Di SMP-IT Insan Cendekia Boarding School Payakumbuh. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar,2021 Penelitian ini membahas tentang strategi pemasaran jasa pendidikan dalam mempromosikan sekolah di SMP-IT Insan Cendekia Boarding SchoolPayakumbuh. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimanastrategi pemasaran jasa pendidikan dalam mempromosikan sekolah di SMP-IT Insan Cendekia Boarding School Payakumbuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pemasaran jasa pendidikan dalam mempromosikan sekolah di SMP-IT Insan Cendekia Boarding School Payakumbuh Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif dan mengambil lokasi di di SMP-IT Insan Cendekia Boarding School Payakumbuh. Instrumen penelitian pada penelitian ini adalah berupa hand phone, buku catatan, pena dan pensil. Sedangkan buku catatan, pena dan pensil digunakan untuk mencatat informasi yang didapatkan dari informan. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Wakil Humas, dan Kaur TU , salah satu orang tua wali murid dan juga salah satu murid SMP-IT Insan Cendekia Boarding School Payakumbuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik mengecek keabsahan data, peneliti menggunakan Triangulasi Sumber. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data dan penyajian data. Teknik penjaminan keabsahan data yang digunakan dalam penelian ini adalah trianggulasi dan menggunakan bahan referensi. Dari hasil wawancara dan observasi yang peneliti lakukan, menunjukan bahwa strategi yang di gunakan oleh SMP-IT Insan Cendekia Boarding School Payakumbuh dalam mempromosikan sekolah yaitu sekolah berupaya memperkuat tim IT yang ada disekolah dan juga tim humas.dan mengunakan strategi bauran pemasaran(produk/produk,Price/harga,place/tempat,promotion/promosi,people/orang,proof/bukti fisik dan process/proses).Produk yang di pasarkan adalah program tahfiz,program berbahasa,Birrul Walidin dan ektrakurikuler Akademik, sedangkan harga di berikan kepada anak-anak yang berprestasi di sekolah dengan memberikan potongan harga mulai dari 50%, 70% bahkan 100% ,namun ada juga beasiswa yang dikhususkan bagi anak-anak yatim dan anak-anak yang kurang mampu Lokasi yang di utamakan adalah kenyamanan dan keamananan bagi para murid, sedangkan dari segi promosi melalui instagram, youtube, twitter, facebook, website, surat kabar.Fasilitas yang di sediakan sudah cukup lengkap.
PENGEMBANGAN E-LKPD BERBASIS PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) MATERI KEKONGRUENAN DAN KESEBANGUNAN KELAS IX.2 SMP N 1 KEC. SITUJUAH LIMO NAGARI
Bunga Jenanda, NIM:1630105007, Judul skripsi “ Pengembangan E-LKPD Berbasis Pendekatan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) Materi Kekongruenan dan Kesebangunan Kelas IX.2 SMP N 1 Kec. Situjuah Limo Nagari, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyyah dan Ilmu Kependidikanan, Institute Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2021. Permasalahan pada penelitian ini adalah Rendahnya hasil belajar peserta didik di karenakan sumber belajar yang berada di sekolah susah dipahami dan membuat peserta didik kurang tertarik dalam belajar. Sumber belajar yang digunakan peserta didik pada pembelajaran matematika hanya buku paket saja dan jarang menggunakann bahan ajar lainnya dan peserta didik lebih tertarik menghabiskan waktunya bermain handpone android mereka dari pada membuka buku pelajaran. Dan juga peserta didik lebih tertarik membaca melalui media handpone dari pada membaca buku cetak. Mayoritas peseta didik juga berpandangan bahwa matematika sukar, karena banyaknya rumus yang perlu dihafal serta matematika itu bersifat absarak sehingga peserta didik tidak tahu apa kegunaan rumus tersebut di kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka peneliti mengembangkan bahan ajar berupa E-LKPD berbasis Pendekatan (PMRI). PMR atau istilah asingnya disebut dengan Realistic Mathematics Education (RME) atau di Indonesia lebih dikenal dengan sebutan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) Bahan ajar ini dapat membantu peserta didik dalam memahami materi dengan menggunakan pendekatan PMRI memberikan edukasi yang tidak sukar dipahami, karena PMRI adalah suatu pendekatan pembelajaran yang memfokuskan agar peserta didik lebih aktif sehinga peserta didik berupaya menemukan sendiri konsepnya. Adapun tujuan penelitian ini secara umum adalah menghasilkan produk berupa E-LKPD berbasis pendekatan PMRI yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan atau Research dan development. Pengembangan ini terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap pendefenisian (define), dalam tahap ini dilakukan wawancara dengan pendidikan, analisis silabus, anlalisis karakter peserta didik, dan analisis sumber belajar (2) tahap perencanaan (design), tahap ini adalah hasil dari tahap define digunakan untuk mendesain E-LKPD kemudian dilanjutkan dengan tahap (3) tahap pengembangan (develop). Instrument yang peneliti gunakan adalah lembar validasi dan praktikalitas. Teknis analisis data pada penelitian ini yaitu menggunakan persentase uji validitas dan uji praktikalitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa E-LKPD berbasis Pendekatan (PMRI) yang dirancang telah valid dan praktis. Hasil uji validitas E-LKPD berbasis Pendekatan Pendidikan Matematikan Realistik Indonesia (PMRI) adalah 75,3 % dengan kategori valid dan hasil uji praktikalitas E-LKPD berbasis Pendekatan Pendidikan Matematikan Realistik Indonesia (PMRI) adalah 86,61% dengan kategori sangat praktis
English’ Difficulties In Implementing Character Education in SMPN 2 SIJNJUNG
AVIVAH HUMAYRA, NIM. 14 104 013, judul skripsi “ENGLISH TEACHER DIFFICULTIES IN IMPLEMENTING CHARACTER EDUCATION IN SMPN 2 SIJUNJUNG” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar. Permasalah dalam penelitian ini adalah belum terungkapnya kesulitan guru dalam membentuk karakter yang baik dalam belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kesulitan guru membentuk karakter yang baik yang di alamioleh guru bahasa inggris. Jenis penelitian ini adalah penelitian pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah 3 orang guru yang telah mengajar di SMPN 2 Sijunjung tahun ajaran 2019/2020. Informan dipilih menggunakan Purposive Sampling. Pada penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen kunci . Instrument yang digunakan untuk mengambil data yaitu pedoman wawancara sebagai instrument pendukung. Teknik pengambilan data pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara. Untuk alat pendukung lainnya seperti handphone yang digunakan untuk merekam.Untuk menguji keabsahan data, peneliti melakukan triangulasi dengan menggunakan wawancara. Selanjutnya, dalam menganalisis data, peneliti menggunakan teori Miles dan Huberman (1994) yaitu melakukan reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa ada 4 kesulitan guru untuk membentuk karakter yang baik dan implementasinya dalam belajarnya di SMPN 2 Sijunjung tahun 2019/2020. Kesulitan guru tersebut yaitu: 1) Guru tidak mengerti indacator dan penilaian karakter ; 2) Guru tidak mengerti IPTEK; 3) Pengaruh keluarga; 4) Kurangnya seminar dan workshop; 5) Guru meanggap bukan role model yang baik untuk muridnya ; 6) Membutuhkan waktu untuk mengubah karakter
Manajemen Kepala Sekolah dalam Penguatan Pendidikan Karakter di MTsN 17 Tanah Datar
NOVI YANTI, NIM 1630103061, judul skripsi “Manajemen Kepala Sekolah dalam Penguatan Pendidikan Karakter di Madrasah Tsanawiyah Negeri 17 Tanah Datar”, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah kemampuan manjerial kepala sekolah yang sub fokusnya tentang fungsi manajemen itu sendiri yaitu planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), actuating (pelaksanaan), dan controlling (pengawasan) dalam penguatan pendidikan karakter di MTsN 17 Tanah Datar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen kepala sekolah mulai dari merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan dan mengawasi dalam penguatan pendidikan karakter di MTsN 17 TanahDatar. Penelitian yang dilakukan tergolong jenis penelitian lapangan (field research) Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif menggunakan jenis penelitian deskriptif dan mengambil lokasi di MTsN 17 Tanah Datar.Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, dan guru.Teknik pengumpulan data ini adalah wawancara.Instrument yang mendukung dalam teknik pengumpulan data yaitu berupa hand phone, buku catatan, dan pulpen.Hand phone digunakan untuk merekam wawancara penelitian dengan informan apabila tidak tercatat semua dengan peneliti. Buku catatan dan pulpen digunakan untuk mencatat pokok-pokok hasil wawancara.Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Teknik penjaminan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah trianggulasi dan menggunakan bahanreferensi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa manajemen kepala sekolah dalam penguatan pendidikan karakter di MTsN 17 Tanah Datar meliputi: perencanaan yang dilakukan oleh kepala sekolah sangat bagus, dimulai dari mengidentifikasi jenis-jenis kegiatan dalam penerapan nilai-nilai penguatan pendidikan karakter, selanjutnya pengorganisasian yang dilakukan oleh kepala sekolah juga sudah sangat bagus yaitu dengan mengikut sertakan semua pihak sekolah dalam penerapan pengutan pendidikan karakter, kemudian pada tahap pelaksanaan penerapan penguatan pendidikan karakter yang dilakukan oleh kepala sekolah sangatlah baik dengan selalu menerapkan adanya nilai-nilai penguatan pendidikan karakter seperti religius, mandiri, gotong royong dan integritas yang terintegrasi dalam kegiatan pembelajaran, kegiatan ektakulikuler, kegiatan pembiasaan dan pembudayaan selanjutnya pada tahap pengawasan yang dilakukan oleh kepala sekolah sangat bagus dengan melakukan pemantauan ataupun pengamatan secara langsung baik secara terprogram maupun tidak terprogram.
Cara Orang Tua dalam Menanamkan Pendidikan Agama pada Anak Usia Dini di Jorong Rumbai, Kec. Batipuh Selatan, Kab. Tanah Datar
ABSTRAK Mutia Angraini, NIM 1630109034 (2020) judul skripsi: “Cara Orang Tua Dalam Menanamkan Pendidikan Agama Pada Anak Usia Dini Di Jorong Rumbai, Kec. Batipuh Selatan, Kab. Tanah Datar”. Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi pentingnya penanaman pendidikan agama sejak usia dini oleh orang tua, terutama pendidikan akidah, akhlak, dan ibadah. Pendidikan agama sudah mulai tertanam pada diri anak yang ada di Jorong Rumbai hal ini terlihat dari ada anak berusia 3-4 tahun yang sudah ikut mengaji di TPA/TPQ, menghafal surat-surat pendek dan ikut sholat berjama’ah di masjid. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan cara orang tua, faktor pendukung dan kendala dalam menanamkan akidah, akhlak, dan ibadah pada anak usia dini di Jorong Rumbai, Kec. Batipuh Selatan, Kab. Tanah Datar.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode fenomenalogi, sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan indikator-indikator penanaman agama pada anak usia dini yaitu (1) Cara orang tua dalam menanamkan akidah pada anak usia dini yaitudengan menggunakan metode keteladanan, pembiasaan, pemberian contoh dan cerita (2) Cara orang tua dalam menanamkan akhlak pada anak usia dini yaitu mengajarkan anak tentang bagaimana untuk memiliki akhlak yang baik, seperti berperilaku sopan, jujur, sabar, penyayang dan lain-lain. Metode yang digunakan yaitu metode keteladanan, pembiasaan, dan metode pengawasan. (3) Cara orang tua dalam menanamkan ibadah pada anak usia dini yaitu orang tua menggunakan metode keteladanan, pembiasaan, dan pemberian hadiah. (4) Faktor pendukung yaitu orang tua memberikan media pendukung seperti menggunakan video-video, memberikan tontonan yang baik untuk anak, dan poster huruf hijaiyah. (5) Kendala yang dihadapi yaitu dari faktor lingkungan, anak yang suka mood-mood tan, sulit menjelaskan kepada anak dengan bahasa yang dapat dipahami anak, kurang bisa mengontrol anak dari tontonan yang kurang mendidik, karena kesibukan jadi kurang ada waktu untuk anak, karena terlalu sibuk dengan hp jadi kadang kala anak menjadi terabaikan, pengaruh keluarga kadang kakaknya yang memberikan contoh yang kurang baik. Dan juga pengaruh tontonan yang kurang mendidik baik itu dari televisi, hp dan lain sebagainya.Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penanaman agama pada anak usia dini di Jorong Rumbai sudah baik hanya saja orang tua mengalami kendala misalnya dari media pendukung yang masih kurang memadai. Dan kendala dari pengaruh baik dari orang tua, keluarga, media elektronik, gatget, dan lingkungan masyarakat.
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN SIJUNJUNG
ABSTRAK LENI MARLINA, NIM. 15 300 3000 29, judul skripsi “Pengaruh Kompetensi Terhadap Kinerja Pegawai dinas pendidikan dan kebudayaankabupaten sijunjung”. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan JurusanManajemen Pendidikan Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun 2020. Penelitianj ini dilatar belakangi bahwa kompensasi yang diberikan kepada pegawai didinas pendidikan ini kinerja seorang pegawai kurang bagus karena setiap tugas yang diberikan atasan kepada bawahanya sering terbengkalai merekakerjakan akibatnya atasan menegur dan mengingatkan kebawahanya tugas yang diberikan untuk setiap individu individu supaya dapat menyelesaikanya secepatnya dan tidak beberapa minggu lagi tugas yang atasan berikan dan amanahkan dapat diselesaikan secepatnya. Kemudian para pegawai semenjakditegur mereka mengerjakan tugas yang diberikan secara semangat dan penuh tangung jawab mereka saling membantu dan penuh semangat dalam menyelesaikanya dan Disini penulis juga melihat para pegawai yang beradadidinas pendidikan dan kebudayaan ini mereka sering mengeluh dengan TPP yangdiberikan karena mereka para pegawai sering dipotong gajinya karena terlamabat datang 5 menit saja gajinya sudah dipotong beberapa persen begitupun seterusnya. Mereka para pegawai setiap bulannya gaji yang didapatkanya berbeda bedakarena gajinya dipotong berdasarkan keterlambatanya dalam mengisi absen yaitu harus sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Adapun tujuan penelitian yaitu; 1. Apakah terdapat pengaruh signifikan kompensasi terhadap kinerja pegawai di dinas pendidikan dan kebudayaan. 2. Seberapa besar pengaruh kompensasi terhadap kinerja pegawai di lingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten sijunjung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, jenis penelitian yangdigunakan adalah metode eksperimen. Sugiyono (2012:107) Menjelaskan metode eksperimen ini dapat diartikan sebagai metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Penelitian ini berfungsi untuk melihat sebesar apa pengaruhkompoensasi terhadap kepuasan kerja di dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten sijunjung. Hal ini dilihat dari hasil perbandingan antara kompenasi dan kinerja dimana disini Mencari harga titik “t ” yang tercantum pada tabel nilai “t” denganberpegang pada df atau db yang telah diperoleh pada taraf signifikansi 5%. Dengan df=N-1=23 diperoleh harga kritik “t” pada tt dengan taraf siginifikansi 5% yaitu sebesar 2,07 Menarik kesimpulan dengan membandingkan besarnya tyang diperoleh t0 (5,672)>tt (2,07) pada db =22 taraf signifikansi 5%, dengan demikian, maka hipotesisi alternatif (Ha) diterima dan (H0) ditolak pada taraf signifikan 5% dengan df 23. Ini berarti bahwa bimbingan kompensasiberpengaruh terhadap kinerja.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA TATA USAHA DI SMAN 1 BATUSANGKAR
ABSTRAK AHMAD SOPI. NIM, 1630103003, Judul Skripsi: “Implementasi Manajemen Tenaga Kependidikan dalam Meningkatkan Kinerja Tata Usaha di SMAN 1 Batusangkar”. Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2020. Pokok permasalahan dalam penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya pengelolaan tenaga kependidikan di SMAN 1 Batusangkar khususnya di bagian tata usahanya. Dari kenyataan yang ada masih banyak tenaga kependidikan di SMAN 1 Batusangkar yang belum maksimal dalam bekerja, sehingga masih banyak pekerjaan-pekerjaan yang lambat diselesaikan dan dilakukan secara manual. Kemudian dalam penempatan tenaga kependidikan khususnya di tata usaha masih belum dilakukan secara baik karena masih ada tenaga kependidikan yang rangkap jabatan dan ketidaksesuaian antara latar belakang pendidikan dengan bidang atau jabatan yang di tempatinya. Penelitian ini merupakan penelitian dengan jenis penelitian kualitatif. Penelitian dengan metode kualitatif deskriptif menekankan analisis proses dari berfikir secara induktif yang berkaitan dengan dinamika hubungan antar fenomena yang diamati dan senantiasa menggunakan logika ilmiah. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri yang mana dalam pengumpulan data peneliti dibantu dengan alat pengumpulan data seperti hand pone, pena dan buku catatan. Sumber data dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, waka kurikulum, waka kesiswaan, petugas perpustakaan dan salah seorang staff tata usaha. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data dan penyajian data. Teknik penjaminan keabsahan data yang digunakan dalam penelian ini adalah triangulasi sumber dan menggunakan bahan referensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan untuk meningkatkan kinerja tenaga kependidikan di SMAN 1 Batusangkar dengan membuat dan menyusun program kerja tenaga kependidikan, kemudian membagi tugas masing-masing tenaga kependidikan tersebut sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Jadi setiap pekerjaan yang ada akan dikerjakan oleh masing-masing tenaga kependidikan tersebut berdasarkan tugas dan fungsinya yang telah ditetapkan sebelumnya. (2) Pelaksanaan manajemen tenaga kependidikan dilakukan dengan cara menetapkan tenaga kependidikan pada setiap bidang pekerjaan sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki, akan tetapi masih banyak tenaga kependidikan yang belum menguasai pekerjaan mereka di karenakan kurangnya skill dan kemampuan mereka terutama dalam penggunaan komputer. (3) Pengawasan tenaga kependidikan dilakukan oleh kepala sekolah dan dilakukan setiap hari kerja.
PENGELOLAAN PENDIDIKAN NON FORMAL DI PANTI ASUHAN TUAN KADHI KOTO GADANG KENAGARIAN PADANG GANTING
Abstrak Syamran, NIM 14 131 054, Judul Skripsi: “Pengelolaan Pendidikan Non Formal Di Panti Asuhan Tuan Kadhi Koto Gadang Kenagarian Padang Ganting”, Jurusan Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun 2020. Pokok Permasalahan dalam penelitian ini adalah Panti Asuhan Tuan Kadhi ini memiliki ajaran atau didikan bermasyarakat yang baik pada anak asuhnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan pendidikan non formal kepada anak asuh yang dilihat dari aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga cara yaitu, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data ini menggunakan Presistent observation (ketekunan pengamatan), Triangulasi dan Menggunakan bahan referensi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran pengelolaan pendidikan non formal pada anak asuh di panti asuhan dilihat dari (1) aspek perencanaan pendidikan dikategorikan sangat baik, (2) pengelolaan pendidikan non formal pada anak asuh di panti asuhan dilihat dari aspek pelaksanaan pendidikan dikategorikan sangat baik, dan (3) pengelolaan pendidikan non formal pada anak asuh di panti asuhan dilihat dari aspek evaluasi pendidikan dikategorikan sangat baik. Dari kesimpulan yang telah dikemukakan tersebut, maka saran yang dapat disampaikan secara umum agar pengelolaan pendidikan non formal bagi anak asuh di panti asuhan dan juga keterlibatan pengelola dan pihak pengasuh yang sudah berjalan dengan sangat baik dapat dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi untuk kedepannya.