Hasil pencarian
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Pencarian lanjut AND / OR / NOT
Evaluasi Pendidikan pengembangan Model Evaluasi Pendidikan Agama Di Sekolah
Kajian Linguistik Bahasa Arab
Buku ini menyajikan pembahasan yang komprehensif tentang Linguistik. Isi buku diawali dengan pembahasan mengenai linguistik sebagai kajian ilmiah bahasa dan bahasa sebagai objek kajiannya, dilanjutkan dengan pemaparan tentang ruang lingkup dan berbagai metode linguistik modern yang meliputi: metode komparatif, metode deskriptif, metode historis, dan metode kontrastif. Untuk memberikan gambaran yang utuh mengenai perkembangan linguistik baik di luar maupun di dalam negeri, buku ini juga menyajikan pembahasan tentang sejarah perkembangan, aliran serta tokoh-tokoh linguistik yang telah memberi warna dan sumbangan besar bagi perkembangan ilmu ini. Selanjutnya buku ini membahas tentang bidang kajian linguistik dengan berbagai tatarannya yang dimulai dari fonologi sampai kepada semantik dan pragmatik yang merupakan kajian lanjutan dari semantik. Selanjutnya dibahas pula hubungan linguistik dengan disiplin ilmu lain seperti psikolinguistik dan sosiolinguistik. Linguistik dipelajari dengan berbagai maksud dan tujuan. Untuk sebagian orang, ilmu ini dipelajari untuk mendalami ilmu itu sendiri sebagai sebuah disiplin ilmu mandiri tanpa ada tujuan lain di luar itu. Sementara untuk sebagian yang lain, ilmu ini dikaji sebagai landasan, dasar atau fondasi untuk mengkaji atau mengembangkan ilmu-ilmu lain seperti kesusastraan, filologi, pengajaran bahasa, penerjemahan, dan sebagainya. Untuk merespon kedua kecenderungan tersebut, maka buku ini ditulis semaksimal mungkin bagi keduanya. Kedua kelompok pengkaji linguistik tersebut bisa berasal dari kalangan akademisi (dosen atau mahasiswa), peneiliti, dan praktisi pengajaran.
Bimbingan Konseling di Sekolah Dasar
Bimbingan Konseling di Sekolah Dasar: Suatu Pendekatan Imajinatif ialah salah satu bentuk tawaran pengajaran dan pembelajaran agar terfokus pada akuisisi alat-alat kognisi utama yang menghubUngkan imajinasi siswa dengan ilmu pengetahuan dalam kurikulum, pada satu sisi, dan meningkatkan kekuatan otak mereka secara umum. Merupakan disiplin ilmu yang akan membantu para guru kelas selaku guru pembimbing di sekolah dasar dalam memahami/mengetahui serta menganalisis kemungkinan terjadi kesalahan dalam diri anak yang berdampak pada proses belajar. Buku persembahan penerbit Prenada Media
Kepemimpinan Pendidikan
Buku dengan judul Kepemimpinan Pendidikan merupakan buku ajar yang disusun sebagai media pembelajaran bagi mahasiswa. Buku ini diterbitkan sebagai sumber referensi dan pedoman belajar bagi mahasiswa yang sedang memprogramkan mata kuliah Manajemen Pendidikan. Pokok-pokok bahasan dalam buku ini mencakup: 1) Konsep-konsep Dasar Kepemimpinan; 2) Syarat-syarat dan Prinsip Kepemimpinan; 3)Kepemimpinan dan Manajemen; 4) Pendekatan dan Model-model Kepemimpinan; 5) Tipe dan Gaya Kepemimpinan; 6) Pengembangan/pembinaan Organisasi; 7) Peran dan Fungsi Kepala Sekolah sebagai Pemimpin Pendidikan; 8) Pemimpin Pendidikan yang Efektif; 9) Praktek Kepemimpinan
Kepemimpinan Transformasional Profetik Kajian Paradigmatik Ontos Integralistik Di Lembaga Pendidikan Islam
kepemimpinan ini menempati posisi esensial yang mewarnai seluruh dinamika kependidikan serta mendinamisasikan perubahan, terutama pada situasi yang transisional. *** Persembahan penerbit Kencana (Prenadamedia Group)
KEPEMIMPINAN DAN SUPERVISI PENDIDIKAN
Secara garis besarnya buku kepemimpinan dan supervise berisi tentang konsep kepemimpinan, Gaya Kepemimpinan, Motivasi dalam Kepemimpinan, Kepemimpinan Transformasional, Transaksional dan Visioner dan Supervisi pendidikan. Buku ini dipersembahkan untuk ayahanda Jamaluddin (alm) dan Ibunda tercinta Khodijah yang tidak henti-hentinya memberikan motivasi dan do’a sehingga menjadi dorongan dalam menyelesaikan studi, semoga menjadi amal yang diterima di sisi Allah SWT. Aamin.
Manajemen & Kepemimpinan Pondok Pesantren
Manajemen dan kepemimpinan pendidikan pondok pesantren hakikatnya adalah suatu proses penataan dan pengelolaan lembaga pendidikan pondok pesantren yang melibatkan sumber daya manusia dan non manusia dalam menggerakkan mencapai tujuan pendidikan pesantren secara efektif dan efisien. Terkait hal itu, secara umum pesantren masih menghadapi kendala serius menyangkut ketersediaan sumber daya manusia profesional dan penerapan manajemen yang umumnya masih konvensional, misalnya tiadanya pemisahan yang jelas antara yayasan, pimpinan madrasah, guru, dan staf atministrasi; tidak adanya transparasi pengelolaan sumber-sumber keuangan; belum terdistribusinya pengelo laan pendidikan; dan banyaknya penyelenggaraan administrasi yang tidak sesuai aturan baku organisasi. Kiai masih merupakaan figur sentral dan penentu kebijakan pendidikan pesantren. Pada kesempatan ini, maka buku yang sederhana ini mampu memberi jawaban mengenai manajemen dan kepemimpinan pondok pesantren yang efektif dan efisien dalam mengatasi berbagai permasalahan itu. Buku Persembahan Penerbit PrenadaMediaGroup
Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
Evaluasi Pendidikan perspektif Islam merupakan suatu proses dan tindakan yang terencana berbasis Islam untuk mengumpulkan informasi tentang kemajuan, pertumbuhan dan perkembangan (peserta didik) terhadap tujuan (pendidikan), sehingga dapat disusun penilaiannya yang dapat dijadikan dasar untuk membuat keputusan. Prinsip-prinsip evaluasi pendidikan perspektif Islam meliputi mengacu pada tujuan, dilaksanakan secara obyektif, bersifat komprehensif atau menyeluruh dan dilaksanakan secara terus menerus atau kontinu (istiqomah). Secara umum tujuan dan fungsi evaluasi pendidikan perspektif Islam untuk: menguji, mengetahui, mengklasifikasi, mengukur, perbaikan, memberikan tabsyir (berita gembira) dan ‘iqab/nadir (siksa/kabar buruk). Dalam al-Qur’an istilah evaluasi tidak dijumpai persamaan kata yang pasti, tetapi ada kata-kata tertentu yang mengarah kepada arti evaluasi, seeperti al-balā’, al- ḥisāb, al-ḥukm, dan al-qaḍā. Prinsip-prinsip evaluasi dalam al-Qur’an mengacu pada tujuan, kontinuitas, totalitas, dan objektifi tas. Artinya, evaluasi harus dilakukan secara sistematis, berkesinambungan, dan terencana. Evaluasi merupakan salah satu bagian penting dalam sebuah sistem pendidikan Islam. Sebab, ia dijadikan sebagai instumen untuk menilai serta mengukur keberhasilan proses pendidikan tersebut. Kesuksesan suatu pendidikan dapat dilihat dari model evaluasi hasil belajar yang telah ditentukan sesuai standar kurikulum yang berlaku. Dengan demikian, ketepatan memilih model evaluasi hasil belajar mempengaruhi peningkatan mutu pendidikan itu sendiri.
PSIKOLOGI AGAMA
Buku ini di susun sebagai salah satu buku yang bisa dijadikan bahan rujukan oleh mahasiswa baik PTAIN maupun PTAIS terutama fakultas tarbiyah, khususnya untuk mata kuliah Psikologi Agama, karena buku ini disusun berdasarkan kurikulum Nasional PTAIN maupun PTAIS. Dengan tujuan serta harapan agar sedikit dapat membantu para mahasiswa khususnya dan bagi pembaca pada umumnya dalam mendalami berbagai permasalahan yang berkaitan dengan perkembangan jiwa agama pada semua tingkat usia dan berbagai faktor yang mempengaruhinya untuk mencapai suatu kematangan dalam beragama. Karena orang yang telah matang dalam beragama maka disitulah akan bersemayam ketenangan jiwa, kedamaian hati (kondisi bathin yang harmonis dan seimbang) apapun permasalahan hidup yang sedang dihadapi, dirinya selalu bersandar kepada Sang Pencipta, sebagai sumber ketenangan jiwa. Atau dengan kata lain orang yang telah matang beragama maka itulah orang yang dikatakan sehat mentalnya.
Metodologi Penelitian Pendidikan ( Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed Method )
Buku ini terdiri dari 5 (lima) bab, yaitu pendahuluan, penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif, penelitian kombinasi, dan proposal penelitian. Penelitian kuantitatif membahas tentang pengertian, studi pustaka, kerangka berpikir, hipotesis, metode-metode, proses penelitian, populasi dan sampel, teknik sampling, instrumen dan skala pengukuran, dan analisis data. Penelitian kualitatif membahas tentang pengertian, landasan teori, rumusan masalah, tujuan penelitian, ciri-ciri, karakteristik, kerangka berpikir, metode-metode, populasi dan sampel, instrumen dan teknik penelitian, teknik analisis data, dan validitas dan reliabilitas. Penelitian kombinasi membahas tentang konsep dasar dan model-model penelitian kombinasi. Proposal penelitian membahas tentang pengertian, unsur-unsur penting, proposal penelitian kuantitatif, proposal penelitian kualitatif, dan proposal skripsi.
Pengantar Studi Islam Interdisipliner
Islam merupakan agama samawi yang bukan sekedar berisikan ajaran keagamaan yang menjurus pada ritual persembahan serta menuntut penegakan syari‘at. Tetapi menurut fakta sejarah peradaban Islam telah lama mengalami perkembangan menjadi sebuah disiplin ilmu. Karena segala hal yang berhubungan dengan Islam ini sangat menarik untuk dijadikan objek studi, dunia Barat sejak lama menyimpan hasrat besar untuk memahami eksistensi, kecenderungan, gejolak dan arah agama besar yang sejak lama telah menunjukkan pesonanya ini melalui kajian-kajian serius yang dilakukan para Islamolog, orientalis dan belakangan Islamisis baik yang jujur maupun tendesius, yang agak obyektif atau subyektif, yang agak netral maupun yang bertujuan mendistrosi dan mengaburkan pengertian Islam atau yang ―murni demi kepentingan ilmu.‖ Dalam kajiannya itu, dunia Barat kemudian menyebutnya Islamic Studies. H.A.R Gibb menyatakan “Islam is indeed much more than a system of theology, it is a complete civilization ungkapan Gibb ini tercatat dalam bukunya Wither Islam? A Survey of Modern Movements in the Moslem World. Dengan demikian, pesatnya perkembangan studi Islam disebabkan agama ini tidak hanya memainkan perannya sebagai ajaran teologi dan spiritual belaka namun juga yang terkenal adalah peradaban yang lengkap. Dan Gerhard Endress menulis bahwasanya selain penelitian sejarah, studi Islam telah mantap sebagai disiplin keilmuan. Sebuah disiplin ilmu adalah sebuah perkembangan yang tak mungkin dihindari sebagai kekuatan sejarah. Melalui tradisi kesarjanaan yang panjang di Barat, menurut Edward Said, studi Islam, tradisi akademik tentang ketimuran atau gambaran tentang Timur telah direkonstruksi dan didominasi oleh konsepsi-konsepsi Barat yang ia sebut orientalism. Melaui orientalisme, Barat telah mengukuhkan dominasi sosial, politik dan kebudayaan selama berabad-abad atas dunia Timur. Karenanya, Timur dianggap ada karena usaha-usaha kesarjanaan Barat. ―The Orient was almost a European invetions, and had been since antiquity a place of romance, exotic being, haunting memories and landscape, remarkable experiences.” Dominasi ini baik di Amerika maupun di Eropa tampak pada perhatian Barat yang menaruh minatnya yang tinggi tentang keislaman dan ketimuran. Pada abad ke-20, minat dan dominasi itu ditunjukkan oleh pendirian Departement of Islamic Studies, Religious Studies atau Asian Studies di berbagai universitas di Barat baik di Amerika Serikat, Eropa dan Australia. Universitas-universitas seperti University of California of Los Angelos (UCLA), Chicago University, Princeton University, Columbia University, Harvard University, Yale University, Temple University, Ohio State University di Amerika Serikat; Faculty of Islamic Studies University of McGill di Kanada; SOAS London University di Inggris; Sorbone University di Perancis; Flinders University, Monash University dan Autsralian National Universtiy di Australia, menyediakan dan menyelenggarakan kajian-kajian keislaman dalam berbagai aspeknya atau studi kawasan dunia Islam dengan segala fasilitas perpustakaan yang lengkap dan metodologi yang lebih maju dibanding di negara-negara Muslim sendiri. Studi Islam (Islamic Studies), terlepas dari kecurigaan yang muncul, Buku ini akan mengulas secara lebih sistematis tentang studi Islam, agama, urgensi, tujuan, ruang lingkup, pembidangannya, dan bertujuan melakukan pendekatan atau kajian-kajian keislaman secara metodologis-akademis dan dari berbagai sudut pandang seperti fenomena Islam. Selain itu hal-hal yang berkenaan dengan sosial kebudayaan dan terutama aspek kesejarahan Islam dalam panggung peradaban dunia dan Indonesia hingga tema Islam Nusantara Berkemajuan meski belum secara holistic dibahas akan tetapi cukup dapat memantik semangat mahasiswa untuk melakukan kajian/studi lanjutan.
FIKIH MUNAKAHAT
Manajemen Program Kegiatan PAUD Berbasis Otak Kanan
Standardisasi Kompetensi Kepala Sekolah
Dunia pendidikan saat ini terutama lembaga pendidikan formal atau persekolahan dihadapka pada suatu era persaingan yang semakin ketat. Banyak sekolah melakukan perubahan-perubahan dalam organisasinya untuk meningkatkan kinerja sekolah. Saat ini proses perubahan dalam lembaga sekolah berkembang dari perbaikan kualitas menjadi manajemen perbaikan dan perubahan. Kepala sekolah, dalam hal ini merupakan sumber daya atau aset yang sangat penting bagi sekolah dalam memenangkan persaingan terhadap sekolah kompetitor. Salah satu faktor penting dalam sistem manajemen sumber daya manusia sekolah agar dapat membangun sistem yang sesuai untuk mencapai kinerja sekolah, dibutuhkan profil kompetensi jabatan. Kemajuan sekolah akan lebih penting bila orang memberikan atensinya pada kiprah kepala sekolah karena alasan-alasan sebagai berikut. Pertama, kepala sekolah merupakan tokoh sentral pendidikan. Hal ini dikarenakan bahwa kepala sekolah sebagai fasilitator bagi pengembangan pendidikan, sebagai pelaksana suatu tugas yang syarat dengan harapan dan pembaruan. Kemasan cita-cita mulia pendidikan secara tidak langsung juga diserahkan kepada kepala sekolah. Begitu pula optimisme para orang tua yang terkondisikan pada kepercayaan menyekolahkan anak-anaknya pada sekolah tertentu, tidak lain karena menggantungkan cita-citanya pada kepala sekolah. Kedua, sekolah adalah sebagai suatu komunitas pendidikan yang membutuhkan seseorang pemimpin untuk mendayagunakan potensi yang ada dalam sekolah. Pada tingkatan ini, kepala sekolah sering dianggap identik, bahkan telah dikatakan bahwasanya wajah sekolah ada pada kepala sekolah. Peran kepala sekolah di sini bukan hanya sebagai seorang akumulator, melainkan juga sebagai konseptor manajerial yang bertanggung jawab pada kontribusi masing-masing demi efektivitas dan efisiensi kelangsungan pendidikan. Keunggulan dan kualitas suatu sekolah dipengaruhi oleh berbagai variabel, variabel kompetensi kepala sekolah memiliki posisi yang sangat penting, kualitas kompetensi kepala sekolah akan memengaruhi efektivitas sekolah, dan menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, yaitu lingkungan belajar yang memotivasi para anggota sekolah untuk mengembangkan potensi, kreativitas, dan inovasi. Hanya kepala sekolah yang memiliki kompetensi tinggi yang akan memiliki kinerja yang memberi teladan, menginspirasi dan memberdayakan, kondisi ini akan mendorong perubahan yang bermasyarakat, relevan, efektif biaya serta diterima oleh staf, murid, dan masyarakat. Dengan demikian, seperti apa kepala sekolah yang berkompetensi tinggi itu, maka buku ini adalah jawabannya. Di dalam buku ini Anda akan menemukan solusi untuk usaha ke arah standardisasi kompetensi bagi kepala sekolah sesuai kebutuhan dunia modern dan kearifan lokal masyarakat Indonesia.Ê *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM: Materi Pembelajaran Perguruan Tinggi
Buku ini disusun dengan tujuan agar para mahasiswa bisa belajar secara efektif dan efi sien dan dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran PAI.
Sumber belajar dan pusat sumber belajar. Teori dan Aplikasinya di Sekolah/Madrasah
Buku berjudul Sumber Belajar dan Pusat Sumber Belajar: Teori dan Aplikasinya di Sekolah/ Madrasah sebagai salah satu referensi utama bagi para mahasiswa calon guru, guru, ataupun dosen serta para praktisi pendidikan, khususnya untuk matakuliah pengembangan sumber belajar maupun media pembelajaran. Di samping itu, pertimbangan lainnya juga karena referensi mengenai pengembangan sumber belajar dan pusat sumber belajar di Indonesia sejauh pengamatan penulis masih sangat kurang. Untuk itu, kehadiran buku ini diharapkan dapat memberi solusi dalam mencukupi ketersediaan kebutuhan buku-buku referensi seperti itu.ÊBuku ini disajikan dengan pembahasan yang lugas dan disertai dengan pemaparan contoh serta aplikasinya di sekolah/madrasah secara perinci dengan harapan dapat memudahkan para pembaca untuk memahami berbagai pembahasan dalam buku ini. Oleh karena itu, buku ini sangat cocok untuk para pembaca, baik yang masih awam tentangpengembangan sumber belajar di sekolah/madrasah, ataupun bagi yang sudah mahir tentang topik buku ini. Cara penyajian seperti inilah yang menurut penilaian penulis masih sulit ditemui dan didapatkan dalam buku-buku referensi tentang pengelolaan sumber belajar dan perpustakaan sekolah/madrasah yang beredar di Indonesia selama ini. Semoga kehadiran buku ini dapat memberi kontribusi positif bagi upaya peningkatan mutu pendidikan dasar dan menengah, baik di sekolah maupun di madrasah, di Indonesia. *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)
PHYLOSOPHY OF PAN : Menulis dalam Perspektif Islam
Salam, Pena yang menusuk di atas selembar kertas putih dapat menembus tujuh lapis bumi, merobek tujuh lapis langit, mengaduk awan putih menjadi hitam. Pena sangat halus dapat memetamorfosis mata yang sebelumnya jernih menjadi berkaca bahkan tidak jarang membuat seseorang menangis tapi kadang, pena juga sangat kejam ia dapat menyayat-nyayat hati orang yang membacanya. Pena dapat menyihir orang menjadi pemberontak namun juga bisa membuat orang menjadi loyal. Ada banyak alasan yang menyemangati setiap orang menulis, akan tetapi seorang penulis sejati memiliki alasan yang sejati pula. Tulisan adalah alat atau media untuk berdilaog dengan pembaca, mengajarkan ilmu kebaikan, mengantarkan pembaca kepada ma’rifatullah dan diperuntukkan untuk kemaslahatan kehidupan dunia dan akhirat baik untuk dirinya dan orang lain. Banyak orang yang berkeinginan untuk menjadi penulis. Apalagi jika ia seorang guru, dosen atau mahasiswa. Keinginan untuk menulis kerap kali muncul dalam hati akan tetapi dengan berlalunya waktu tulisan belum juga dibuat. Saya ingin mengetuk hati anda melalui Philosophy of Pen ini. Melakukan renungan-renungan, analisa-analisa dan dengan membaca tuntas isi buku ini saya jamin anda akan mengetahui dan menyadari bahwa anda adalah pena yang memiliki tugas untuk menulis; menuliskan diri anda, menuliskan apa yang anda lihat, apa yang anda dengar dan apa yang anda fikirkan. Sehingga pada akhirnya anda akan sampai pada satu kesimpulan manis bahwa menulis itu mudah dan menyenangkan. Menulis tidak hanya sekedar menusukkan mata pena di atas kertas putih atau menekan jari-jari tangan secara sistematis pada tombol-tombol huruf keyboar laptop atau komputer anda, akan tetapi jauh dari pada itu dalam perspektif Islam menulis adalah cara berdialog dengan Tuhan. Anda seolah-olah sedang menulis amanat dari Tuhan untuk disampaikan kepada setiap orang yang membacanya, dan setiap kata yang anda tulis jika benar-benar berbanding lurus dengan niat karena Allah Subahanahu wata’ala tanpa dibarengi dengan nafsu kematerian, ingin terkenal atau ingin dianggap pintar, maka setiap kata itu akan menjadi do’a bagi anda. Menjadi pahala yang terus mengandung dan melahirkan pahala-pahala baru yang tidak akan pernah putus. Akan tetapi jika salah menempatkan niat, mengajarkan hal buruk maka alamat diri sungguh binasa, mengalir pula dosa yang mengandung dan melahirkan dosa-dosa baru yang tidak akan putus pula. Mungkin uang, ketenaran dan pujian anda dapatkan. Akan tetapi semakin orang membaca dan mengamalkannya semakin memenuhi tabungan dosa anda. Saya ingin mengajak anda berdialog dengan Philosophy of Pen, anggaplah ia teman baru anda, walaupun mungkin anda lebih tua darinya. Rendahkanlah hati anda walaupun sangat-sangat mungkin anda sudah berbakat dalam menulis buku. Banyak orang yang telah menjadi penulis, telah menerbitkan 2, 5 atau 7 buku, akan tetapi salah menempatkan niat dalam menulis, menulis dengan niat untuk mendapatkan uang, ketenaran dan tidak mengikuti etika dalam menulis. Oleh sebab itu menuliskan dalam perspektif Islam bukanlah untuk mendapatkan pujian sehingga membangkit-kan sifat keriyaan dalam diri akan tetapi menulis untuk mengantarkan seseorang yang membacanya mengingat Allah, mengajarkan kebaikan-kebaikan, menyel-amatkan keimanan dan diperuntukkan pula untuk kemashlahatan kehidupan dunia dan akhirat orang yang membacanya. Semoga buku ini dapat memberikan kemudahan bagi anda untuk menjadi seorang penulis yang baik dan semoga melimpah berkah dan keridhaan Allah Subahanahu wata’ala, sehingga dapat memberikan kemanfaatan pula bagi kami penyusun, Amin ya Rabbal ‘aalamiin.
IQRO AL-MANSURY: Panduan Membaca Al-Qur'an untuk Anak
Iqro’ Al-Mansury menggabungkan metode talaqqi dan mandiri. Memadukan permainan (games), lagu, dan evaluasi interaktif, sebagai modal pembelajaran yang efektif. Buku ini disusun selama lebih dari tujuh tahun dan telah diujicobakan secara langsung pada setiap bagiannya. Iqro’ Al-Mansury dilengkapi dengan lagu-lagu yang cocok dengan anak-anak untuk memudahkan proses pembelajaran. Pembaca bisa memindai QR Code yang tercantum di dalam buku untuk mengunduhnya.
Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Tematik Terpadu
Substansi isi penting buku pegangan utama dalam menyusun RPP Tematik TerpaduÑsebagai implementasi Kurikulum 2013 untuk SD/MIÑini membahas, antara lain: (1) Kurikulum 2013 dan desain baru rencana pembelajaran; (2) Menulis identitas rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP); (3) Kompetensi inti; (4) Kompetensi dasar; (5) Mengembangkan indikator; (6) Menyusun tujuan pembelajaran; (7) Menyusun materi pembelajaran; (8) Menentukan pendekatan, model, strategi, metode, dan teknik pembelajaran; (9) Pemilihan media pembelajaran, alat dan sumber belajar, dan alat peraga; (10) Menyusun langkah-langkah pembelajaran dalam RPP Tematik Terpadu; (11) Merancang penilaian autentik; serta (12) Pengesahan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP).Ê--- Penerbit Kencana Prenadamedia Group