Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

117 hasil
Subjek: keterampilan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Keterampilan Komunikasi Mahasiswa Bimbingan dan Konseling IAIN Batusangkar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Defiana, Nim. 1630108011. judul skripsi: KETERAMPILAN KOMUNIKASI MAHASISWA BIMBINGAN DAN KONSELING IAIN BATUSANGKAR. Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya mahasiswa yang kurang memiliki keterampilan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana keterampilan komunikasi mahasiswa BK IAIN Batusangkar. Keterampilan Komunikasi adalah keterampilan yang diperlukan mahasiswa dalam berbicara, mendengar, mengatasi hambatan komunikasi verbal, memahami komunikasi nonverbal dari peserta didik dan mampu memecahkan konflik secara konstruktif. Adapun indikatornya yaitu memahami komunikasi verbal, dan memahami komunikasi nonverbal. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sample random sampling dan yang menjadi sampel sebanyak 50 orang mahasiswa BK yang mengisi angket secara online yang dibagikan dalam kurun waktu VII hari, dan Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa BK semester VII IAIN Batusangkar. Hasil penelitian menjelaskan bahwa pada umumnya mahasiswa memiliki keterampilan komunikasi yang baik, hal ini dibuktikan dengan data yang diperoleh bahwa terdapat 48% mahasiswa BK memiliki keterampilan komunikasi yang baik dengan jumlah 24 orang dari 50 orang responden, 48% memiliki keterampilan komunikasi yang cukup baik dengan jumlah 24 orang dan 4% memiliki keterampilan komunikasi yang Kurang baik dengan jumlah 2 orang. Kata Kunci : Keterampilan Komunikasi, Mahasiswa Bimbingan dan Konseling

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Penerapan Media Video Terhadap Keterampilan Berwudhu’ Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Aster Nagari Taluk Kecamatan Lintau Buo

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Yofa Suyanti 13 132 112: Pengaruh Penerapan Media Video Terhadap Keterampilan Berwudhu’ Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Aster Nagari Taluk Kecamatan Lintau Buo, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keterampilan berwudhu’ anak. Ketika anak akan melaksanakan praktik shalat dhuha, anak melakukan kegiatan berwudhu’. Dari 16 orang siswa 11 siswa belum dapat melafalkan niat sebelum berwudhu’ dan do’a sesudah berwudhu’. Rata-rata anak melakukan praktik wudhu’ dengan urutan yang terbolak balik, karena ada anak yang mencuci kaki terlebih dahulu kemudian baru mencuci tangan, atau ada anak yang mencuci muka, setelah itu menyapu kepalanya. Mereka melakukan praktik berwudhu’ dengan asal-asalan saja, mereka lebih mengutamakan kesenangan bermain daripada mengikuti apa yang diajarkan guru. Hal tersebut disebabkan karena guru tidak menggunakan media saat melakukan praktik berwudhu’, dan guru mengenalkan tata cara berwudhu’ kepada anak dengan metode yang kurang menarik bagi anak. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen, Desain penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental dengan tipe one group pretest-postest design. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh anak di TK Aster Nagari Taluk yang terdiri dari 3 lokal dengan jumlah anak 48 orang, sedangkan sampelnya rombel 5-6tahun yang berjumlah 16 orang anak. Hasil rata-rata pre-test adalah 15,62. Setelah pretest dilakukan kemudian diberikan perlakuan berupa penerapan media video. Setelah melaksanakan treatment terjadi suatu peningkatan yang terlihat dari hasil post-test yang mana rata-ratanya yaitu 32,37. Hal ini dapat diketahui bahwa N-Gain sebesar 0,68 berada pada kategori sedang. Berdasarkan pengujian hipotesis menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) di terima dengan membandingkan t0 dengan tt. Pada taraf signifikansi 5% diperoleh tt (“t” awal) sebesar 2,13, sedangkan to (“t” hitung) sebesar 3,96, maka dapat diketahui bahwa t0 lebih besar dari tt, gambarannya sebagai berikut: 3,96>2,13. Dengan demikian berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pretes dan posttest pada kelompok sampel. Maka hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak, artinya penerapan media video berpengaruh terhadap keterampilan berwudhu’ anak.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Modul Praktikum Embriologi Berbasis Keterampilan Abad 21 Terintegrasi Ayat Alquran Pada Mahasiswa Tadris Biologi Iain Batusangkar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Atikah, NIM. 15300600007, Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN MODUL PRAKTIKUM EMBRIOLOGI BERBASIS KETERAMPILAN ABAD 21 TERINTEGRASI AYAT ALQURAN PADA MAHASISWA TADRIS BIOLOGI IAIN BATUSANGKAR”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah dalam modul praktikum Embriologi yang ada belum mampu memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan abad 21, khususnya keterampilan problem solving dan critical thinking dan belum terintegrasi ayat Alquran. Tujuan dari adanya penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan suatu produk berupa modul praktikum Embriologi berbasis keterampilan abad 21 terintegrasi ayat alquran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and development). Model penelitian pengembangan yang dilakukan mengacu pada model pengembangan Plomp. Penelitian ini hanya dilakukan dua tahap dari empat tahap yang ada yaitu penelitian pendahuluan (preliminary research) dan tahapan prototipe (prototyping stage) yang terbatas pada kegiatan validasi dari produk hasil pengembangan. Teknik pengumpulan data melalui validasi dengan menggunakan lembar validasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menganalisis lembar validasi secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah modul praktikum embriologi berbasis keterampilan abad 21 terintegrasi ayat alquran dinilai valid oleh 3 validator, dengan kategori valid yang memiliki persentase 80,61 %.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) Terhadap Hasil Belajar Kognitif dan Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Kelas X IPA SMA N 5 Pariaman

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mutia Rahmadani, NIM 15300600034, Judul Skripsi “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat terhadap Hasil Belajar Kognitif dan Keterampilan Proses Sains Peserta didik Kelas X SMA N 5 Pariaman”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Pokok permasalahan dalam skripsi ini yaitu hasil belajar peserta didik rendah ditandai dengan banyaknya nilai peserta didik di bawah KKM, karena kurangnya bervariasinya model pembelajaran yang diterapkan oleh guru dan dalam penerapannya tidak berjalan lancar, kurangnya keterampilan proses sains peserta didik dalam proses pembelajaran . Tujuan penulisan ini untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) terhadap hasil belajar kognitif peserta didik dan mengetahui keterampilan proses sains peserta didik dalam penerapan model pembelajaran STM kelas X di SMAN 5 Pariaman. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis true expeerimental dengan rancangan penelitian the posttest-only control group design. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes bentuk Essay pada ranah kognitif, lembar pengamatan observasi keterampilan Proses Sains. Pengolahan data dilakukan secara kuantitatif, kemudian dianalisis untuk merumuskan hipotesis penelitian yang diajukan. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji-t. Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan dengan uji-t didapatkan bahwa nilai t hitung yaitu 1,78 > dari 1,67 pada t tabel yaitu, sehingga hipotesis penelitian diterima. Hasil penelitian menunjukan rata-rata hasil belajar peserta didik pada penilaian kognitif menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 80,93 dan rata-rata kelas kontrol adalah 74,00. Hasil penilaian keterampilan proses sains peserta didik menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 88 dan rata-rata kelas kontrol adalah 72, 60. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kognitif dan keterampilan proses sains peserta didik dengan penerapan model pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) lebih baik dari pada hasil belajar kognitif dan keterampilan proses sains peserta didik dengan model pembelajaran konvensional pada materi Perubahan Lingkungan di kelas X IPA SMA N 5 Pariaman.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Strategi Pembelajaran Reading, Question and Answering (RQA) dipadu Think Pair Share (TPS) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa MAN 2 Tanah Datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Renita Setia Ningsih Nim. 15 300 600 059, Judul Skripsi “Pengaruh Strategi Pembelajaran Reading, Question, And Answering (RQA) Dipadu Think Pair Share (TPS) Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa MAN 2 Tanah Datar”, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Biologi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Dalam proses pembelajaran siswa belum dilibatkan secara aktif untuk mencari konsepnya sendiri dan kurangnya pengetahuan awal siswa kelas XI MIA MAN 2 Tanah Datar. Hal ini dikarenakan kegiatan pembelajaran masih didominasi oleh guru (teacher centered) melalui metode ceramah dan masih banyak siswa yang belum mampu untuk berpikir kritis seperti menjawab pertanyaan disertai dengan alasan serta mengemukakan argumen mengenai suatu masalah. Akibatnya terlihat pada hasil tes keterampilan berpikir kritis siswa masih banyak yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh strategi pembelajaran Reading, Question, And Answering (RQA) Dipadu Think Pair Share (TPS) terhadap keterampilan berpikir kritis siswa MAN 2 Tanah Datar pada materi struktur dan fungsi sel penyusun jaringan tumbuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan rancangan penelitian Posttest Control Only Group Design. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang berjumlah 102 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian dapat dilihat dari skor rata-rata siswa pada kelas eksperimen lebih tinggi dari pada skor rata-rata kelas kontrol, yaitu 69,38 untuk kelas eksperimen dan 48,44 untuk kelas kontrol. Begitu juga dengan skor tertinggi juga berada pada kelas eksperimen yaitu 90, sedangkan untuk kelas kontrol tertingginya 88. Berdasarkan uji hipotesis yang dilakukan uji-t didapat harga thitung = 5,07 sedangkan ttabel = 1,66 pada taraf nyata α = 0,05. Berarti t hitung > t tabel yaitu 5,07 > 1,66 maka dapat dikemukakan bahwa keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran Biologi kelas XI materi struktur dan penyusun sel jaringan tumbuhan dengan menggunakan strategi pembelajaran reading, question, and answering (RQA) dipadu think pair share (TPS) lebih baik dari pada keterampilan berpikir kritis siswa yang menggunakan metode pembelajaran konvensional.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Senam Ceria Terhadap Keterampilan Motorik Kasar Anak di TK Babussalam Ampalu Kecil Nagari Labuh Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK EZI ADHATUL RAHMI, 14 109 025, Judul Skripsi: Pengaruh Senam Ceria Terhadap Keterampilan Motorik Kasar Anak Di TK Babussalam Ampalu Kecil Nagari Labuh Kecamatan Lima Kaum KabupatenTanah Datar, Skripsi. Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterampilan motorik kasar pada anak kelompok B1 di TK Babussalam Ampalu Kecil Nagari Labuh. Hal ini dapat dilihat dari keterampilan motorik kasar seperti anak masih sering jatuh saat melakukan gerakan melompat, karena motorik anak belum distimulasi dengan baik dan kurangnya motifasi dari guru untuk mengikuti senam. Hal ini dapat dilihat ketika guru melaksanakan senam pagi. Hanya beberapa anak yang keterampilan motorik kasarnya sudah mulai terampil dengan baik. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian Pre experimental Design, dengan model One Group Pre Test Post Test Design. Dalam penelitian ini popoulasinya yaitu anak TK Babussalam Ampalu Kecil Nagari Labuh. Yang mana sampelnya adalah kelompok B1 dengan jumlah anak 10 orang. Sebelum perlakuan/treatment diberikan kepada anak, terlebih dahulu diberikan pre-test untuk melihat keterampilan motorik kasar pada anak. Adapun rata-rata hasil pre-test adalah 24,1. Setelah pre-test kemudian dilanjutkan dengan treatment, selama melaksanakan treatment terjadi suatu peningkatan yang terlihat dari hasil post-test yang mana rata-ratanya yaitu 35,7. Untuk menguji signifikansi t0 dengan cara membandingkan t0 dan tt, pada taraf signifikan 5% yaitu tt 5% = 2,26 dan t0= 9,20 maka dapat diketahui bahwa t0 adalah lebih besar dari tt yaitu 9,20>2,26. Dengan demikian, berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara Pre-Test dan Post-Test pada kelompok experiment. Maka hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, artinya kegiatan senam ceria dapat berpengaruh terhadap keterampilan motorik kasarpada anak.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Peningkatan Keterampilan Gerak Lokomotor Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Kegiatan Lari Estafet di PAUD Cinta Sehat Nagari Parambahan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK EgaBelina, 14 109 021: Peningkatan Keterampilan Gerak Lokomotor Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Kegiatan Lari Estafet di PAUD Cinta Sehat Nagari Parambahan, Skripsi. Jurusan Ilmu Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2019. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya keterampilan gerak lokomotor pada anak kelompok B1 di PAUD Cinta Sehat Nagari Parambahan. Hal ini dapat dilihat dari keterampilan gerak lokomotornya pada saat anak melakukan kegiatan seperti berjalan, melompat, meloncat dan berlari keseimbangan anak terlihat kurang terkontrol. Anak begitu mudah jatuh pada saat melakukan kegiatan berlari dan kegiatan melompat, meloncat, berjalan anak terlihat bosan melakukannya, ini dapat dilihat pada saat anak melakukan senam. Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian Pre eksperimental Design, dengan model One Grup Pre Test Post Test Desain. Dalam penelitian ini popoulasinya yaitu anak PAUD Cinta Sehat Nagari Parambahan.Yang mana sampelnya adalah kelompok B1 dengan jumlah anak 12 orang. Sebelum perlakuan/treatment diberikan kepada anak, terlebih dahulu diberikan pre-test untuk melihat keterampilan gerak lokomotor pada anak. Adapun rata-rata hasil pre-test adalah 17,66. Setelah pre-test kemudian dilanjutkan dengan treatment, selama melaksanakan treatment terjadi suatu peningkatan yang terlihat dari hasil post-test yang mana rata-ratanya yaitu 25,25. Untuk menguji signifikansi t0 dengan cara membandingkan t0 dan tt, pada taraf signifikan 5% yaitu tt 5% = 1,79 maka dapat diketahui bahwa t0 adalah lebih besar dari tt yaitu 5,01>1,79. Dengan demikian, berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara pre-test dan post-test pada kelompok eksperimen. Maka hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak, artinya kegiatan lari estafet dapat meningkatkan keterampilan gerak lokomotor pada anak.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Anak melalui Origami pada Anak Kelompok B TK Tunas Baru Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK MELGA RAMADHANI, 13 132 045, Judul Skripsi:“Peningkatan Keterampilan Motorik Halus Anak Melalui Origami pada Anak Kelompok B TK Tunas Baru Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar”, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Islam (PIAUD), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Penelitian ini berawal dari kenyataan yang ada di TK Tunas Baru Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar bahwa keterampilan motorik halus anak belum berkembang secara optimal dan masih perlu peningkatan, karena kurangnya rangsangan atau stimulasi dari lingkungan keluarga dan tingkat kecerdasan anak. Oleh karena itu, penulis menggunakan kegiatan origami supaya dapat membantu meningkatkan keterampilan motorik halus anak sehingga dapat berkembang secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat peningkatan motorik halus anak melalui origami di TKTunas Baru Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Pre-Experimental. Jenis desain yang digunakan dengan tipe one group pretest-posttest design dengan responden sebanyak 17 orang anak. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data, menunjukkan bahwa terjadinya peningkatan keterampilan motorik halus anak setelah diberikan treatment dengan skor rerata pretest13,11 dan skor rerata posttest 26,41.Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan kemampuan keterampilan motorik halus anak melalui origamidi TK Tunas Baru Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar. Kata kunci:Origami, Keterampilan Motorik Halus

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Keterampilan Akademik dengan Prestasi Belajar Siswa di SMA N 1 Lintau Buo Utara

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Maria Susanti, NIM. 13108079, judul Skripsi: Hubungan Keterampilan Akademik dengan Prestasi Belajar Siswa di SMA N 1 Lintau Buo Utara, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Bibingan Konseling Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2018. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara Keterampilan Akademik dengan Prestasi Belajar Siswa di SMA N 1 Lintau Buo utara dan apakah terdapat hubungan yang signifikan antara keduanya atau tidak sama sekali. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian korelasional yang bersifat kuantitatif, populasi dalam penelitian ini berjumlah 150 orang siswa yang menjadi sampel penelitian yaitu 60 orang. Pengumpulan data tentang keterampilan akademik peneliti lakukan dengan cara menyebarkan angket dengan menggunakan skala Likert. Teknik analisis data menggunakan analisis data korelasional Product Moment. Berdasarkan angket yang penulis berikan kepada siswa yang menjadi sampel penelitian ini didapat bahwa Ketrampilan Akademik pada umumnya berada pada kategori baik dengan percentase (156%) dan untuk prestasi belajar pada kategori cukup dengan persentase (81,58%). Berdasarkan penelitian yang telah peneliti lakukan tentang hubungan keterampilan akademik dengan prestasi belajar siswa dengan harga rxy(0,328)<rtabel (0,330) pada taraf sign 0,01. Maka hipotesis alternatife (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak. Hal ini berarti bahwa antara keterampilan akademik dengan prestasi belajar siswa di SMA N 1 Lintau Buo utara terdapat hubungan yang signifikan, artinya keterampilan memiliki peran yang sangat penting untuk peningkatan prestasi belajar, peningkatan keterampilan akademik adalah bahagian penting dari peran konselor di sekolah.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Penguasaan Keterampilan Esensial Laboratorium Siswa dalam Kegiatan Praktikum Biologi Kelas XI SMAN 1 Salimpaung

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Julia Afrianita, Nim 13 106 033, Skripsi ini berjudul “Analisis Penguasaan Keterampilan Esensial Laboratorium Siswa Dalam Kegiatan Praktikum Biologi Kelas XI SMAN 1 Salimpaung”. Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan atau mengetahui pengusaan keterampilan esensial laboratorium siswa dalam kegiatan praktikum biologi di kelas XI SMAN 1 Salimpaung pelajaran 2017/208. Jenis penelitian ini adalah penelitain deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling dan diperoleh jumlah sampel yang diteliti sebanyak 45 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penilaian kinerja. Berdasasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata pengusaan keterampilan esensial laoboratorium siswa dalam kegiatan praktikum biologi pada kelas XI IPA SMAN 1 Salimpaung diperoleh sebesar 84,68% dengan predikat baik. Dapat diketahui bahwa rata-rata dari setiap keterampilan esensial yang diperoleh siswa selama kegiatan praktikum adalah merencanakan praktikum sebesar 94,41% predikat sangat baik, melakukan pengamatan sebesar 85,12% dengan predikat baik, menafsirkan pengamatan sebesar 82,92% dengan kriteria Baik, mengelompokkan sebesar 89,13% dengan predikat sangat baik, meramalkan/memprediksi sebesar 86,75% dengan predikat sangat baik, berkomunukasi sebesar 82,315% dengan kriteria baik, berhipotesis sebesar 87,31% dengan kriteria sangat baik, menerapkan konsep/prinsip sebesar 84,02% dengan predikat baik, dan mengajukan pertnyaan sebesar 78,2% dengan predikat baik.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

KORELASI KOMPETENSI PENGETAHUAN DENGAN KOMPETENSI KETERAMPILAN PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS XI DI SMA NEGERI 2 SUNGAI TARAB

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

OLLA WULAN DARISMAN, NIM. 13 106 052, Judul skripsi “KORELASI KOMPETENSI PENGETAHUAN DENGAN KOMPETENSI KETERAMPILAN SISWA PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI KELAS XI DI SMA NEGERI 2 SUNGAI TARAB”, Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2017 Penelitian ini didasari oleh hasil kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan siswa yang kurang memuaskan. Adanya kesenjangan antara kompetensi pengetahuan dengan kompetensi keterampilan yang diperoleh mempengaruhi hasil prestasi belajar siswa pada mata pelajaran yang biologi. Untuk memecahkan masalah tersebut, dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara kompetensi pengetahuan dengan kompetensi keterampilan siswa pada mata pelajaran biologi kelas XI IPA di SMA Negeri 2 Sungai Tarab. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional (studi hubungan). Subjek pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA yang berjumlah 40 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi dan wawancara. Teknik dokumentasi dilakukan dengan mengambil nilai mentah ulangan harian siswa tahun ajaran 2017-2018 pada materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Sedangkan teknik wawancara dilakukan kepadda guru biologi yang mengajar di kelas XI IPA. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji deskriptif prosentase dan uji regresi sederhana. Dari hasil penelitian yang dilakukan diperoleh hasil korelasi antara kompetensi pengetahuan dengan kompetensi keterampilan siswa pada mata pelajaran biologi materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan kelas XI IPA di SMA Negeri 2 Sungai Tarab sebesar 0, 590 yang tergolong kedalam kriteria korelasi yang cukup kuat atau sedang. Dengan kontribusi kompetensi pengetahuan terhadap kompetensi keterampilan sebesar 34,81%. Dengan persamaan regresi yang dihasilkan Y = 59,23242 + 0,329097 X.

8 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Model Kooperatif Tipe Game Based Learning (GBL) untuk Meningkatkan Keterampilan Sosial dan Kerja Sama Siswa Pada Pembelajaran Fikih Kelas IX di MTsS Rambatan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Raudiatul Husna NIM 2230101125 (2026) judul Skripsi “PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE GAME BASED LEARNING (GBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN KERJA SAMA SISWA PADA PEMBELAJARAN FIKIH KELAS IX DI MTsS RAMBATAN”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah penelitian ini adalah masih rendahnya keterampilan sosial dan kerja sama siswa kelas IX di MTsS Rambatan dalam pembelajaran Fikih. Berdasarkan hasil penyebaran angket, persentase keterampilan sosial siswa memperoleh nilai sebesar 55,92%, dan kerja sama siswa sebesar 56,17%, yang keduanya berada pada kategori rendah. Temuan tersebut diperkuat oleh hasil observasi dan wawancara dengan guru serta siswa. Kondisi ini disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru sehingga kesempatan siswa untuk berintekrasi, berdiskusi, dan bekerja sama secara aktif masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan sosial dan kerja sama siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Game Based Learning (GBL) pada pembelajaran Fikih kelas IX di MTsS Rambatan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan metode pre-eksperimental menggunakan desain one group Pre-test-Post-test design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX MTsS Rambatan yang berjumlah 19 orang. Sampel ditentukan menggunakan teknik total sampling, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui tes objektif berbentuk pilihan ganda yang diberikan pada saat Pre-test dan Post-test. Instrumen penelitian berupa tes untuk mengukur hasil belajar siswa. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, paired sample t-test, dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Game Based Learning (GBL) dapat meningkatkan keterampilan sosial dan kerja sama siswa. Uji Paired Sample t-test pada instrumen tes menunjukkan nilai signifikansi 0,001 0,05, dengan rata-rata skor meningkat dari 11,7368 pada pre-test menjadi 14,3684 pada post-test. Pada instrumen observasi diperoleh t = −44,703 dengan signifikansi 0,000 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test. Hasil N-Gain menunjukkan peningkatan kategori rendah pada instrumen tes (0,2017) dan kategori tinggi pada instrumen observasi (0,8408). Selama pembelajaran, siswa menunjukkan peningkatan dalam berdiskusi, berkomunikasi, berbagi informasi, menghargai pendapat, bertanggung jawab, dan bekerja sama. Dengan demikian, penerapan model GBL dapat meningkatkan keterampilan sosial dan kerja sama siswa dalam pembelajaran Fikih materi Kurban kelas IX MTsS Rambatan.

7 dilihat · 8 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Metode Guided Reading terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV SDN 20 Baringin

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mayzaroh Aulia, NIM 2230111084, Judul Skripsi “Pengaruh Metode Guided Reading terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas IV SDN 20 Baringin”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. 2026. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah masih rendahnya keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 20 Baringin. Siswa masih mengalami kesulitan dalam menentukan ide pokok dan ide penjelas, memahami informasi dalam bacaan, menarik kesimpulan, serta menceritakan kembali isi teks yang telah dibaca. Selain itu, pembelajaran membaca sebelumnya belum menerapkan metode Guided Reading secara terarah dan sistematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode Guided Reading terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 20 Baringin. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain Pre-Experimental menggunakan rancangan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 31 siswa kelas IV SDN 20 Baringin. Teknik pengumpulan data menggunakan tes keterampilan membaca pemahaman yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Analisis data dilakukan secara statistik dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata keterampilan membaca pemahaman siswa dari 69,35 pada pretest menjadi 87,74 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 18,39 poin. Hasil uji hipotesis menggunakan Paired Samples t-Test menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Selain itu, hasil analisis N-Gain menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,5259 atau 52,59% yang termasuk dalam kategori sedang. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode Guided Reading berpengaruh signifikan terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV SDN 20 Baringin. Penerapan metode Guided Reading melalui kegiatan membaca yang terarah dan bertahap dapat membantu siswa memahami informasi penting, menemukan ide pokok dan ide penjelas, memahami makna kata berdasarkan konteks, menarik kesimpulan, serta menceritakan kembali isi teks yang telah dibaca

5 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

تأثير وسيلة الرسوم المتحركة المدبلجة في عملية تحسين مهارة الاستماع لدى تلاميذ الفصل الرابع في المدرسة الابتدائية الإسلامية الحكومية١ تانه داتر

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Muhammad Arif, NIM 2230102021. Pengaruh Media Animasi Dubbing terhadap Peningkatan Keterampilan Menyimak Siswa Kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Tanah Datar. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2026.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media animasi dubbing terhadap peningkatan keterampilan menyimak siswa kelas IV di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Tanah Datar.Penelitian ini didasarkan pada hasil observasi awal dan wawancara dengan guru bahasa Arab yang menunjukkan bahwa jumlah siswa sebanyak 33 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 siswa telah mencapai nilai ketuntasan minimum, sedangkan 13 siswa belum mencapai nilai ketuntasan. Guru juga menyampaikan bahwa sebagian siswa masih mengalami kesulitan dalam memahami dialog yang panjang, percakapan dengan kecepatan tinggi, serta kosakata yang belum familiar. Selain itu, pembelajaran bahasa Arab masih menggunakan metode pembelajaran konvensional.Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Quasi Experimental Design jenis Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 33 siswa, yang terdiri dari 15 siswa pada kelompok eksperimen dan 18 siswa pada kelompok kontrol. Data dikumpulkan menggunakan tes awal (pretest) dan tes akhir (posttest), kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, Independent Samples t-test, dan uji N-Gain dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media animasi dubbing memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap peningkatan keterampilan menyimak siswa. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,002, yang lebih kecil dari 0,05, sehingga hipotesis nol (H₀) ditolak dan hipotesis alternatif (H₁) diterima. Selain itu, diperoleh nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,5785 (57,85%), yang termasuk dalam kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media animasi dubbing berkontribusi terhadap peningkatan keterampilan menyimak siswa dengan tingkat efektivitas sedang.

4 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Kombinasi Metode Simulasi dan Team Games Tournament untuk Meningkatkan Pemahaman dan Keterampilan Sholat Siswa Di SDN 15 Gurun

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Miftahul Rahmi, NIM 2130101071, Judul Skripsi “Penerapan Kombinasi Metode Simulasi dan Team Games Tournament (TGT) untuk Meningkatkan Pemahaman dan Keterampilan Sholat Siswa di SDN 15 Gurun”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2026. Permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam memahami serta melaksanakan shalat dengan baik, benar, dan tertib. Berdasarkan observasi yang dilakukan dalam pembelajaran PAI di SD, pada pembelajaran shalat guru sudah menggunakan metode demonstrasi, namun masih bersifat satu arah. Metode demonstrasi yang digunakan masih berpusat kepada guru (teacher-centered), sehingga siswa kurang terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Hal tersebut menyebabkan siswa belum mampu memahami materi pembelajaran shalat secara optimal, dan keterampilan shalat siswa masih memerlukan adanya bimbingan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kombinasi metode Simulasi dan Team Games Tournament (TGT) untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan shalat siswa kelas II di SDN 15 Gurun. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain Pre Experimental One Group Pretest-Posttest. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 15 Gurun pada tahun 2026. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II di SDN 15 Gurun yang berjumlah 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis berupa soal pilihan ganda untuk mengukur pemahaman siswa dan lembar observasi keterampilan sholat, untuk mengukur keterampilan siswa dalam mempraktikkan sholat secara langsung. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji Normalitas, uji N-Gain, uji Hipotesis dengan Paired Sample t-test Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman siswa setelah penerapan kombinasi metode Simulasi dan Team Games Tournament (TGT). Nilai rata-rata pretest sebesar 65,50 meningkat menjadi 81,00 pada posttest. Hasil uji hipotesis menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 0,05, sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman siswa sebelum dan sesudah penerapan kombinasi metode Simulasi dan Team Games Tournament (TGT). Hasil uji N-Gain menunjukkan bahwa 18 siswa (90%) memperoleh peningkatan dalam kategori sedang dan 2 siswa (10%) dalam kategori tinggi, dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,488 yang termasuk dalam kategori sedang. Selain itu, hasil penilaian keterampilan sholat menunjukkan nilai rata-rata sebesar 81,35, dengan nilai tertinggi 94 dan nilai terendah 72. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan kombinasi metode Simulasi dan Team Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan sholat siswa kelas II di SDN 15 Gurun

3 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Permainan Uno Stacko Terhadap Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sari Wahyuningsih dengan NIM. 2230109034, judul skripsi "Pengaruh Permainan Uno Stacko terhadap Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Batusangkar". Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya beberapa anak yang keterampilan motorik halus anak belum berkembang dengan baik. Berdasarkan hasil observasi, masih terdapat anak yang mengalami kesulitan dalam mengoordinasikan gerakan mata dan tangan, seperti menggunting sesuai pola serta melipat kertas. Secara teori belum ada yang menguji tentang pengaruh permainan uno stacko terhadap keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 93 anak yang terdiri atas 6 kelas yang ada. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 16 anak pada kelas B1 usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata nilai pretest sebesar 14,81. Setelah diberikan perlakuan sebanyak empat kali, rata-rata hasil treatment I sebesar 15,93, treatment II sebesar 19,56, treatment III sebesar 20,81, dan treatment IV sebesar 32,5. Selanjutnya, rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 34,56. Setelah dilaksanakan analisis uji t diperoleh hasilnya yaitu to = 51,07, sedangkan tı yaitu hasilnya N-1=16-1-15 diperoleh nilai 2,13 maka diketahui bahwa to adalah lebih besar dari te yaitu 51,07 >2,13 karena to lebih besar dari t: maka hipotesis nilai (Ho) yang diajukan ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima. Ini berarti permainan uno stacko berpengaruh terhadap keterampilan motorik halus anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal. Kata Kunci: Permainan Uno Stacko, Keterampilan Motorik Halus, Anak Usia 5-6 Tahun

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V di SDN 13 Tanjung Barulak

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sandra Dewi, NIM 2230111146. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share terhadap Keterampilan Berbicara Siswa Kelas V di SDN 13 Tanjung Barulak. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berbicara siswa yang ditunjukkan melalui pemilihan kosakata yang kurang tepat, intonasi saat berbicara yang kurang jelas, serta rendahnya kepercayaan diri ketika berbicara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V di SDN 13 Tanjung Barulak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dengan tipe One Group Pretest–Posttest Design. Populasi penelitian sekaligus sampel berjumlah 25 siswa kelas V. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Instrumen penelitian berupa tes lisan yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) penerapan model pembelajaran untuk mengukur keterampilan berbicara siswa. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 57,80, sedangkan nilai rata-rata posttest sebesar 85,04. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai sebesar 0,000 0,05. Dengan demikian, Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat pengaruh dari penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share terhadap keterampilan berbicara siswa kelas V di SDN 13 Tanjung Barulak. Oleh karena itu, model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif model pembelajaran untuk meningkatkan keterampilan berbicara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Kata kunci: model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share, keterampilan berbicara

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail