Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

19 hasil
Subjek: Awareness
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan Antara Religiusitas dengan Self-Awareness Pada Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Putri Melani, NIM 2230306064, Judul Skripsi “Hubungan Religiusitas Dengan Self- Awareness Pada Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang” Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Lembaga pemasyarakatan berperan dalam membina narapidana agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan mampu kembali berfungsi di masyarakat. Kehidupan di lembaga pemasyarakatan dapat menimbulkan berbagai tekanan psikologis yang berpotensi memengaruhi kemampuan narapidana dalam memahami dan mengevaluasi dirinya. Self-awareness menjadi salah satu aspek penting dalam proses pembinaan karena berkaitan dengan kemampuan individu dalam mengenali kondisi, pikiran, perasaan, dan perilakunya. Religiusitas dipandang sebagai salah satu faktor yang dapat mendukung self-awareness melalui proses refleksi, pemahaman nilai, dan pengendalian diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan self-awareness pada narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian berjumlah 88 narapidana yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala religiusitas dan skala self-awareness. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman’s rho karena data tidak memenuhi asumsi normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas narapidana berada pada kategori sedang sebesar 52,3%, sedangkan self-awareness berada pada kategori sedang sebesar 81,8%. Hasil uji korelasi Spearman’s rho menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,520 dengan signifikansi p 0,001 (p 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara religiusitas dengan self-awareness pada narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang. Artinya, semakin tinggi religiusitas, maka semakin tinggi pula self-awareness pada narapidana.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Religious Belief dan Halal Awareness Terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Impor Pada Generasi Z Di Nagari Rambatan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latifah Auliani Putri, NIM. 2230404092, dengan judul skripsi “Pengaruh Religious Belief dan Halal Awareness terhadap Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Impor pada Generasi Z di Nagari Rambatan”. Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Kota Batusangkar, 2026. Maraknya penggunaan produk kosmetik impor di kalangan Generasi Z Muslim Nagari Rambatan tidak diimbangi dengan kejelasan status kehalalan, karena belum seluruh produk bersertifikat halal resmi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Religious Belief dan Halal Awareness, secara parsial maupun simultan, terhadap Keputusan Pembelian produk kosmetik impor pada Generasi Z di Nagari Rambatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif metode survei dengan 100 responden Generasi Z perempuan Muslim yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Religious Belief dan Halal Awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, baik secara parsial maupun simultan, dengan nilai R Square sebesar 0,686 (68,6%). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi keyakinan religius dan kesadaran halal konsumen Generasi Z, semakin selektif pula keputusan pembelian mereka terhadap produk kosmetik impor.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pemasaran Digital Dan Brand Awareness Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skincare The Originote Pada Generasi Z Pengguna Tiktok Shop Di Batusangkar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Faizatul Husna, Nim : 2230404055 dengan judul skripsi: “Pengaruh Pemasaran Digital Dan Brand Awareness Terhadap Keputusan Pembelian Produk Skrincare The Originote Pada Generasi Z Pengguna Tiktok Shop di Batusangkar.” Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Pada penelitian ini yang menjadi latar belakang masalahnya yaitu Pesatnya perkembangan pemasaran digital melalui media sosial, khususnya TikTok Shop, serta semakin tingginya persaingan dalam industri skincare yang mendorong perusahaan untuk menerapkan strategi pemasaran digital dan membangun kesadaran merek guna meningkatkan keputusan pembelian konsumen. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah Generasi Z pengguna TikTok Shop di Batusangkar, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji statistik deskriptif, asumsii klasik, uji hipotesis, uji koefisien determinasi dengan menggunakan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pemasaran digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk skincare The Originote pada Generasi Z pengguna TikTok Shop di Batusangkar. Brand awareness juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk skincare The Originote pada Generasi Z pengguna TikTok Shop di Batusangkar. Pengujian secara simultan menunjukkan bahwa variabel pemasaran digital dan brand awareness secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian produk skincare The Originote pada Generasi Z pengguna TikTok Shop di Batusangkar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Strategi Pemasaran Berbasis Media Sosial dalam Meningkatkan Brand Awareness pada UMKM Keripik Ni Mis Batu Basa

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ferry Irfan, NIM 2230404061, Judul Skripsi “Analisis Strategi Pemasaran Berbasis Media Sosial dalam Meningkatkan Brand Awareness pada UMKM Keripik Ni Mis Batu Basa”. Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh UMKM Keripik Ni Mis Batu Basa di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, yang belum memiliki akun media sosial dan masih memasarkan produknya secara konvensional melalui mulut ke mulut dan penitipan ke toko oleh-oleh, sehingga Brand awareness UMKM sangat bergantung pada reputasi personal pemilik, meskipun penjualan lima tahun terakhir terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi pemasaran UMKM sebelum menggunakan media sosial, menganalisis faktor pendukung dan penghambatnya, serta merumuskan strategi pemasaran berbasis media sosial yang dapat meningkatkan Brand awareness UMKM Keripik Ni Mis Batu Basa. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pemilik, karyawan, dan konsumen menggunakan teknik snowball sampling, serta data sekunder berupa laporan penjualan dan dokumen terkait. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemasaran UMKM sebelum menggunakan media sosial masih konvensional dan belum memiliki satu pun akun media sosial. Faktor pendukungnya meliputi kualitas produk yang baik, pelanggan tetap, dan tren penjualan yang meningkat, sedangkan faktor penghambatnya adalah rendahnya literasi digital pemilik dan belum adanya sumber daya pengelola media sosial. Strategi yang dapat diterapkan meliputi pemanfaatan Instagram, Facebook, dan TikTok sebagai kanal pemasaran, penyusunan konten foto dan video produk, penguatan komunikasi dua arah, serta konsistensi unggahan untuk membangun pengenalan dan ingatan konsumen terhadap merek Keripik Ni Mis Batu Basa.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MANAJEMEN PERUBAHAN PEDAGANG PASAR TRADISIONAL DALAM TRANSFORMASI DIGITAL DENGAN PENDEKATAN MODEL ADKAR (STUDI PADA PASAR PUSAT KOTA PADANG PANJANG)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ratna Delfita, NIM 242042016, Judul Tesis "Manajemen Perubahan Pedagang Pasar Tradisional dalam Transformasi Digital dengan Pendekatan Model ADKAR (Studi pada Pasar Pusat Kota Padang Panjang)". Program Studi Ekonomi Syariah, Program Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah penelitian ini adalah perubahan perilaku konsumen yang semakin beralih ke transaksi berbasis digital sehingga menyebabkan menurunnya aktivitas transaksi di Pasar Pusat Kota Padang Panjang. Meskipun pemerintah telah melakukan revitalisasi fisik pasar serta upaya digitalisasi, sebagian besar pedagang masih bertahan menggunakan pola perdagangan konvensional sehingga belum mampu memanfaatkan e-commerce secara optimal. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa permasalahan utama tidak hanya terletak pada ketersediaan teknologi, tetapi juga pada kesiapan individu dalam menghadapi perubahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Awareness terhadap Desire, Desire terhadap Knowledge, Knowledge terhadap Ability, dan Ability terhadap Reinforcement, serta mengidentifikasi dimensi yang menjadi critical bottleneck dalam manajemen perubahan pedagang Pasar Pusat Kota Padang Panjang berdasarkan Model ADKAR. Penelitian kuantitatif kausal-asosiatif ini menarik sampel sebanyak 88 responden dari total 720 populasi pedagang aktif. Sampel dipilih melalui teknik Proportional Stratified Random Sampling berdasarkan jenis barang dagangan. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert 5 poin. Teknik analisis data menerapkan analisis jalur berbasis Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS 4 dan dilengkapi dengan analisis peta kepentingan-kinerja (Importance-Performance Map Analysis/IPMA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap dimensi dalam Model ADKAR memiliki hubungan kausal dalam proses manajemen perubahan pedagang menuju pemanfaatan e-commerce, meskipun kekuatan pengaruh antarvariabel berbeda-beda. Penelitian ini juga mengidentifikasi Ability sebagai dimensi yang menjadi titik hambatan (critical bottleneck) sehingga menghambat keberhasilan transformasi digital pedagang. Temuan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan digitalisasi pasar tradisional tidak hanya ditentukan oleh penyediaan infrastruktur teknologi, tetapi juga oleh peningkatan kesadaran, motivasi, pengetahuan, kemampuan, dan penguatan yang berkelanjutan kepada pedagang. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Padang Panjang dan Dinas Perdagangan dalam merumuskan kebijakan pendampingan digital yang lebih efektif untuk meningkatkan keberhasilan transformasi digital pedagang pasar tradisional. Kata Kunci: Manajemen Perubahan, Model ADKAR, Awareness, Desire, Knowledge, Ability, Reinforcement, Pasar Tradisional, Transformasi Digital, E-Commerce.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbedaan Self Awareness Ditinjau dari Jenis Kelamin pada Siswa yang Mengikuti Organisasi di SMAN 1 Sungai Tarab

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Yolla Oktavia, NIM. 2230306089. Judul skripsi “Perbedaan Self Awareness Ditinjau dari Jenis Kelamin pada Siswa yang Mengikuti Organisasi di SMAN 1 Sungai Tarab”. Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Permasalahan dalam penelitian ini adalah pentingnya self awareness dalam mendukung perkembangan pribadi, sosial, dan akademik siswa. Self awareness merupakan kemampuan individu untuk mengenali dan memahami pikiran, perasaan, perilaku, serta karakteristik yang dimilikinya. Tingkat self awareness yang dimiliki setiap individu dapat berbeda, dan salah satu karakteristik individu yang dapat dikaji dalam kaitannya dengan self awareness adalah jenis kelamin. Dalam penelitian ini, subjek penelitian difokuskan pada siswa yang mengikuti organisasi di SMAN 1 Sungai Tarab. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan self awareness ditinjau dari jenis kelamin pada siswa yang mengikuti organisasi di SMAN 1 Sungai Tarab. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain komparatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMAN 1 Sungai Tarab yang berjumlah 773 siswa. Sampel penelitian berjumlah 88 siswa yang terdiri dari 44 siswa laki-laki dan 44 siswa perempuan yang mengikuti organisasi. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Proportionate Stratified Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala self awareness. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney U dengan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan self awareness yang signifikan antara siswa laki-laki dan siswa perempuan yang mengikuti organisasi di SMAN 1 Sungai Tarab. Hal ini ditunjukkan oleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,215 (p > 0,05). Dengan demikian, H0 diterima dan Ha ditolak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa tingkat self awareness siswa laki-laki dan perempuan yang mengikuti organisasi tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Dengan demikian, jenis kelamin tidak menunjukkan adanya perbedaan tingkat self awareness pada siswa yang mengikuti organisasi di SMAN 1 Sungai Tarab.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DIGITAL MARKETING, PRICE, DAN BRAND AWARENESS TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PADA TOKO BETATERGODA BUKITTINGGI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Lathifa Zori Ariesta, NIM 2130404085. Judul Skripsi: “Pengaruh Digital Marketing, Price, dan Brand Awareness Terhadap Keputusan Pembelian pada Toko Betatergoda Bukittinggi”. Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah keputusan pembelian konsumen pada Toko Betatergoda Bukittinggi yang belum optimal meskipun penerapan digital marketing telah dilakukan, harga yang ditawarkan relatif terjangkau, serta tingkat brand awareness yang cukup baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh digital marketing, price, dan brand awareness terhadap keputusan pembelian pada Toko Betatergoda Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner (angket). Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen Toko Betatergoda Bukittinggi, dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden, cara menentukan banyak sampel dengan menggunakan rumus Lameshow. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan uji statistik yang diolah menggunakan program SPSS. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa variabel digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Toko Betatergoda Bukittinggi. Variabel price (harga) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian serta merupakan variabel yang paling dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian. Variabel brand awareness juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Digital Marketing, Electronic Word of Mouth dan Brand Awareness Terhadap Keputusan Pembelian Layanan Streaming Digital Netflix oleh Generasi Z Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Shiva Halyza Akhyar, NIM 2230404179. Judul SKRIPSI “Pengaruh Digital Marketing, Electronic word of mouth dan Brand Awareness Terhadap Keputusan Pembelian Layanan Streaming Digital Netflix oleh Generasi Z Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota”. Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keputusan pembelian layanan streaming digital Netflix di kalangan Generasi Z Kecamatan Guguak, meskipun pertumbuhan pelanggan Netflix secara global dan nasional terus meningkat, yang dipengaruhi oleh efektivitas digital marketing, electronic word of mouth, dan tingkat brand awareness. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Digital Marketing, Electronic Word of Mouth, dan Brand Awareness terhadap Keputusan Pembelian layanan streaming digital Netflix oleh Generasi Z di Kecamatan Guguak, Kabupaten Lima Puluh Kota.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 97 responden Generasi Z yang berdomisili di Kecamatan Guguak dan pernah mengetahui atau membeli layanan Netflix. Data dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t (parsial), uji f (simultan), dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Digital Marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian, sedangkan Electronic word of mouth dan Brand Awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Digital Marketing, Electronic Word of Mouth dan Brand Awareness berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian layanan streaming digital Netflix.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Media Sosial untuk Meningkatkan Brand Awareness di MIN 1 Tanah Datar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ismi Annisa Khair Hidayat. NIM 2130103041. Judul Skripsi Efektivitas Media Sosial Untuk Meningkatkan Brand Awareness Di MIN 1 Tanah Datar. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Pokok permasalahan dalam skripsi ini yaitu efektivitas media sosial untuk meningkatkan brand awareness di MIN 1 Tanah Datar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana media sosial dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan brand awareness madrasah, melalui penilaian terhadap penggunaan media sosial, jenis konten media sosial yang digunakan, dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jenis penelitian ini yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah pendidik atau tenaga kependidikan dan orang tua peserta didik kelas 1 MIN 1 Tanah Datar dengan jumlah total 118 orang. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket/kuesioner yang disebarkan menggunakan Google Form, serta dokumentasi. Uji validitas dilakukan melalui validitas isi (content validity) dengan bantuan para ahli, menggunakan rumus Aiken’s V. Uji reliabilitas instrument dilakukan dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach melalui aplikasi SPSS 27. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media sosial yang dikelola oleh MIN 1 Tanah Datar termasuk kategori “Efektif” dalam meningkatkan brand awareness. Ketiga indikator utama yaitu penggunaan media sosial, jenis konten media sosial, dan faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas menunjukkan hasil positif dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 82,3. Penggunaan platform seperti Instagram, Website, dan Tiktok secara aktif digunakan untuk menyebarkan informasi program unggulan dan prestasi peserta didik. Konten visual seperti foto dan video terbukti paling menarik perhatian audiens. Faktor penentu efektivitas meliputi strategi komunikasi yang tepat, kualitas konten, dan keterlibatan audiens dalam interaksi digital.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Brand Awareness dan Brand Image terhadap Minat Menabung Mahasiswa Perbankan Syariah Angkatan 2021 di Bank Syariah

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK, Deri Noshamedi, Nim 2130401035. Judul Skripsi: “Pengaruh Brand Awareness dan Brand Image Terhadap Minat Menabung Mahasiswa Perbankan Syariah Angkatan 2021 di Bank Syariah”. Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2024. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah masih sedikitnya mahasiswa perbankan syariah angkatan 2021 yang sadar akan keberadaan perbankan syariah. Tujuan pembahasan ini adalah bagaimana pengaruh brand awareness dan brand image terhadap minat menabung mahasiswa perbankan syariah angkatan 2021 di bank syariah. Jenis penelitian yang digunakan penelitian lapangan dengan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan cara penyebaran kuesioner melalui google form yang di share ke grup whatsapp dan pribadi dilakukan pada bulan Agustus 2024. Pengambilan sampel 56 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Pengolahan data ini dilakukan dengan menggunakan SPSS versi 22. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial brand awareness mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap minat mahasiswa perbankan syariah angkatan 2021 menabung di bank syariah dengan nilai 𝑇ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 sebesar 2,874 besar dari > 𝑇𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 2,005 dan nilai signifikan sebesar 0,006 0,05. Brand image mempunyai pengaruh yang Signifikan terhadap minat mahasiswa perbankan syariah angkatan 2021 menabung di bank syariah dengan nilai 𝑇ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 sebesar 2,604 besar dari > 𝑇𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 2,005 dan nilai signifikan sebesar 0,012 0,05. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi bisa diketahui bahwa 42,6% variabel brand awareness dan brand image mampu mempengaruhi minat mahasiswa perbankan syariah angkatan 2021 menabung di bank syariah dan 57,4 lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektifitas Konseling Kelompok Pendekatan Cognitive Behavior Teknik Bibliotherapy dalam Meningkatkan Cultural Awareness Siswa

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YAUMIL AFIAT. NIM. 1902052023 judul tesis “Efektivitas Konseling Kelompok Pendekatan Cognitive Behavior Teknik Bibliotherapy dalam Meningkatkan Cultural Awareess Siswa. Program Pascasarjana Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam Tesis ini adalah adakah konseling kelompok dengan pendekatan cognitive behavior teknik bibliotherapy efektif dalam meningkatkan cultural awareness siswa perempuan di SMA Negeri 2 Kecamatan Bukik Barisan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektif atau tidaknya pelaksanaan konseling kelompok dengan pendekatan cognitive behavior teknik bibliotherapy efektif dalam meningkatkan cultural awareness siswa, serta melihat perbedaan cultural awareness siswa sebelum dan sesudah mengikuti konseling kelompok. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi eksperimen, yaitu penelitian dengan memberikan perlakuan kepada kelompok eksperimen dan menyediakan kelompok kontrol sebagai pembanding. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah menggunakan instrumen penelitian. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kuantitatif, kemudian diuraikan melalui kalimat yang efektif. Berdasarkan hasil pengolahan instrumen penelitian menggunakan independen t-test, diperoleh hasil t hitung > t tabel atau 2,634 > 2,144. Hal ini menunjukkan terdapat peningkatan cultural awareness siswa setelah diberikan treatment, artinya konseling kelompok dengan pendekatan cognitive behavior teknik bibliotherapy efektif dalam meningkatkan cultural awareness siswa perempuan di SMA Negeri 2 Kecamatan Bukik Barisan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Building Students' :Learning Autonomy through Collaborative Learnin

2019•Koleksi Perpustakaan

Language awareness is defined as a person’s sensitivity to and conscious awareness of the nature of language and its role in human life. It refers to the development in learners of enhancing consciousness and sensitivity to the form and function of the language itself. Students’ language awareness is very important to be developed as it contributes much towards students on how they should learn the language, being well-motivated and how they come into language comprehensively. The activity of students’ learning in the classroom typically seems to concern with learning which they need to learn for achievement of life goals than being aware of what they learn. This is exactly what happened in learning English as a foreign language for Indonesian students. They seem to not have any responsibility for their own learning. This paradigm makes students become more less-motivated and increase their passivity. Students need to develop their own learning strategies so that as far as possible to be autonomous learners. Students having learning autonomy tend to be more competitive in learning because they have a capacity for detachment, critical reflection, decision making and independent actions. This autonomy enables students to develop their own potential. The widespread of autonomy provides an environment which stimulates students’ critical self-awareness. It also supports awareness-raising about the nature of languages, cultures and language learning. Collaborative learning seems to be one effective teaching technique to foster learners’ autonomy. This paper aims to promote the idea of how to build students’ learning autonomy though collaborative learning to develop their language awareness.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Developing Students' Language Awareness through Discovery Learning in English Language Teaching

2019•Koleksi Perpustakaan

Language acquisition has strong relation with language awareness which is very important in order to be a good language user, because it is a person‘s compassion to and sentient awareness of language and its function in human life. It deals with overt knowledge about language, and conscious perception and sensitivity in language learning, language teaching and language use. Language awareness includes the knowledge about language, a conscious understanding of how languages work, of how people learn them and use them. In English language teaching the use of language in classroom interaction is not only for communication, it is also used to deliver norm through language, meanwhile in Indonesia, most of student is multilingual where they have already acquired languages, including their mother tongue and their national language, the students‘ awareness in learning foreign language such English is a crucial issue to be considered. One of technique that can be used to develop students‘ language awareness is through discovery learning. It is an inquiry-based theory which engages students to be active actors in their own process of learning, including in language learning. Discovery learning in English language teaching allows the students to work on language by having a role in their own learning and developing their activity through the language. So, this paper aims to give an overview how to apply discovery learning in English language teaching to develop student language awareness.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

SURE: Developing Learners' Language Awareness through Pragmatic Instruction in the EFL Classroom

2019•Koleksi Perpustakaan

A great number of English language learners in Indonesia tend to be recognised as ‘fluent fools’ learners. They can produce all correct sentences following the grammar rules but cannot communicate in proper manner. The phenomenon of this ‘incompetent learners’ has been observed as a result of the absence of learners’ language awareness. Activities aimed at raising learners’ pragmatic competence and activies offering opportunities for communicative practice can be used as a way out of this faulty. The goal of this paper is to discuss activities utilized in pragmatic instruction. It has acronym name—SURE (See, Use, Review and Expeprience).Hopefully, this strategy will enable learners gradually to gain how language works and how to use language appropriately to various communicative settings.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Building Students’ Learning Autonomy through Collaborative Learning to Develop Their Language Awareness

2019•Koleksi Perpustakaan

Language awareness is defined as person’s sensitivity to and conscious awareness of the nature of language and its role in human life. It refers to the develpment in learners of enhancing consciousness and sensitivity to the form and function of the language itself. Students’ language awareness is very important to be developed as it contributes much towards students on how they should learn language, being well-motivated and how they come into language comprehensively. The activity of students’ learning in the classroom typically seems to concern with learnig which they need to learn for achievement of life goals than being aware of what they learn. This is exactly what happened in learning English as a foreign language for Indonesian students. They seem to not have any responsibility for their own learning. This paradigm makes students become more less-motivated and increase their passivity. Students need to develop their own learning strategies so that as far as possible to be autonomous learners. Students having learning autonomy tend to be more competitive in learning because they have a capacity for detachment, critical reflection, decision making and independent actions. This autonomy enables students to develop their own potential. The widespread of autonomy provides an environment which stimulate students’ critical self-awareness. It also supports awareness-raising about the nature of languages, cultures and language learning. Collaborative learning seems to be one effective teaching technique to foster learners’ autonomy. This paper aims to promote the idea of how to build students’ learning autonomy through collaborative learning to develop their language awareness.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Developing Students’ Language Awareness through Discovery learning in English Language Teaching

2019•Koleksi Perpustakaan

language acquisition has strong relation with language awareness which is very important in order to be a good language user, because it is a person’s sensitivity to and conscious awareness of language and its role in human life. It deals with explicit knowledge about language, and conscious perception and sensitivity in language learning, language teaching and language use. Language awareness includes knowledge about language, a conscious understanding of how language work, of how people learn them and use them. In English language teaching the use of language in classroom interaction is not only for communication, it also used to deliver norm through languages, meanwhile in Indonesia, most of students is multilingual where they have already acquired languages, including their mother tongue and their national language, the students’ awareness in learning foreign language such English is a crucial issue to be considered. One of technique that can be used to develop students’ language awareness is through discovery learning. It is an inquiry-based theory which encourages students to be active agents in their own process, inclusing i language learning. Discovery learning in English language teaching allows the students to work on language by having a role in their own learning and developing their activity through the language. So, this paper aims to give an overview how to apply discovery learning in in English language teaching to develop student language awareness

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

SURE: Developing Learners' Language Awareness through Pragmatic Instruction in the EFL Classroom

2019•Koleksi Perpustakaan

A large number of English language learners in Indonesia tend to be recognised as “fluent fools” learners. They can make all correct sentences following the grammar rules but cannot communicate in appropriate manner. The phenomenon of this ‘incompetent learners” has been observed as a result of the absence of learners’ language awareness. Activities aimed at raising learners’ pragmatic competence and activities offering opportunities for communicative practice can be used as a way out of this faulty. The goal of this paper is to discuss activities utilized in pragmatic instruction. It has acronym named SURE—(See, Use, Review and Experience). Hopefully, this strategy will enable learner gradually to gain how language works and how to use language approppriate to a variety of communicative settings.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

The 7 awareness

2017•Koleksi Perpustakaan

Seven consciousnesses are: Thinking, Silence, Success, Soul, Wisdom, Vision, Surrender.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail