Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Reinforcement
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

MANAJEMEN PERUBAHAN PEDAGANG PASAR TRADISIONAL DALAM TRANSFORMASI DIGITAL DENGAN PENDEKATAN MODEL ADKAR (STUDI PADA PASAR PUSAT KOTA PADANG PANJANG)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ratna Delfita, NIM 242042016, Judul Tesis "Manajemen Perubahan Pedagang Pasar Tradisional dalam Transformasi Digital dengan Pendekatan Model ADKAR (Studi pada Pasar Pusat Kota Padang Panjang)". Program Studi Ekonomi Syariah, Program Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah penelitian ini adalah perubahan perilaku konsumen yang semakin beralih ke transaksi berbasis digital sehingga menyebabkan menurunnya aktivitas transaksi di Pasar Pusat Kota Padang Panjang. Meskipun pemerintah telah melakukan revitalisasi fisik pasar serta upaya digitalisasi, sebagian besar pedagang masih bertahan menggunakan pola perdagangan konvensional sehingga belum mampu memanfaatkan e-commerce secara optimal. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa permasalahan utama tidak hanya terletak pada ketersediaan teknologi, tetapi juga pada kesiapan individu dalam menghadapi perubahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Awareness terhadap Desire, Desire terhadap Knowledge, Knowledge terhadap Ability, dan Ability terhadap Reinforcement, serta mengidentifikasi dimensi yang menjadi critical bottleneck dalam manajemen perubahan pedagang Pasar Pusat Kota Padang Panjang berdasarkan Model ADKAR. Penelitian kuantitatif kausal-asosiatif ini menarik sampel sebanyak 88 responden dari total 720 populasi pedagang aktif. Sampel dipilih melalui teknik Proportional Stratified Random Sampling berdasarkan jenis barang dagangan. Data primer dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert 5 poin. Teknik analisis data menerapkan analisis jalur berbasis Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) menggunakan SmartPLS 4 dan dilengkapi dengan analisis peta kepentingan-kinerja (Importance-Performance Map Analysis/IPMA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap dimensi dalam Model ADKAR memiliki hubungan kausal dalam proses manajemen perubahan pedagang menuju pemanfaatan e-commerce, meskipun kekuatan pengaruh antarvariabel berbeda-beda. Penelitian ini juga mengidentifikasi Ability sebagai dimensi yang menjadi titik hambatan (critical bottleneck) sehingga menghambat keberhasilan transformasi digital pedagang. Temuan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan digitalisasi pasar tradisional tidak hanya ditentukan oleh penyediaan infrastruktur teknologi, tetapi juga oleh peningkatan kesadaran, motivasi, pengetahuan, kemampuan, dan penguatan yang berkelanjutan kepada pedagang. Hasil penelitian diharapkan menjadi dasar bagi Pemerintah Kota Padang Panjang dan Dinas Perdagangan dalam merumuskan kebijakan pendampingan digital yang lebih efektif untuk meningkatkan keberhasilan transformasi digital pedagang pasar tradisional. Kata Kunci: Manajemen Perubahan, Model ADKAR, Awareness, Desire, Knowledge, Ability, Reinforcement, Pasar Tradisional, Transformasi Digital, E-Commerce.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Konseling Kelompok Teknik Reinforcement Untuk Meningkatkan Pengendalian Diri pada Siswa Kelas 10 SMA N 1 Sungai Tarab

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tiara Valensia,Nim 2230108077 Judul Skripsi”Pengaruh Konseling Kelompok teknik Reinforcement Untuk Meningkatkan Pengendalian Diri pada Siswa Kelas 10 SMAN 1 Sungai Tarab”Program Studi Bimbingan Dan Konseling (BK) Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan,Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya pengendalian diri (self-control) pada sejumlah siswa kelas X di SMA N 1 Sungai Tarab, yang ditandai dengan gejala kesulitan mengontrol emosi, kurang menaati peraturan sekolah, kurang bertanggung jawab, serta cenderung berperilaku impulsif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen menggunakan rancangan Pre-Experimental Design tipe One- Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X SMA N 1 Sungai Tarab yang teridentifikasi memiliki tingkat pengendalian diri yang rendah dengan jumlah total 32 orang. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik Simple Random Sampling hingga diperoleh sebanyak 10 siswa yang ditetapkan sebagai kelompok eksperimen. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa skala pengendalian diri bermodel Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, sedangkan teknik analisis data yang digunakan meliputi uji prasyarat serta uji hipotesis melalui Paired Samples T-Test dan uji N-Gain berbantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengendalian diri siswa mengalami kenaikan setelah diberikan perlakuan (treatment) layanan konseling kelompok teknik reinforcement sebanyak 6 kali pertemuan. Secara statistik, hal ini dibuktikan dari skor rata-rata awal (pretest) siswa sebesar 73,5 yang berada pada kategori "Rendah", berhasil mengalami peningkatan pada skor rata-rata akhir (posttest) menjadi sebesar 102 yang masuk dalam kategori "Sedang". Kesimpulan dari penelitian ini adalah layanan konseling kelompok teknik reinforcement terbukti berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan pengendalian diri pada siswa kelas X SMA N 1 Sungai Tarab. Keberhasilan efektivitas perlakuan ini juga didukung oleh hasil analisis uji N-Gain yang memperoleh skor rata-rata sebesar 0,46, di mana angka tersebut masuk ke dalam kriteria peningkatan dengan kategori "Sedang". Dengan demikian, temuan ini memberikan rekomendasi bahwa penerapan teknik reinforcement dalam format kelompok dapat dijadikan salah satu strategi alternatif yang efektif bagi guru Bimbingan dan Konseling (BK) di sekolah untuk membantu siswa mengontrol emosi serta meminimalisir perilaku impulsif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail