Abstrak
Putri Melani, NIM 2230306064, Judul Skripsi “Hubungan Religiusitas Dengan Self- Awareness Pada Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang” Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Lembaga pemasyarakatan berperan dalam membina narapidana agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan mampu kembali berfungsi di masyarakat. Kehidupan di lembaga pemasyarakatan dapat menimbulkan berbagai tekanan psikologis yang berpotensi memengaruhi kemampuan narapidana dalam memahami dan mengevaluasi dirinya. Self-awareness menjadi salah satu aspek penting dalam proses pembinaan karena berkaitan dengan kemampuan individu dalam mengenali kondisi, pikiran, perasaan, dan perilakunya. Religiusitas dipandang sebagai salah satu faktor yang dapat mendukung self-awareness melalui proses refleksi, pemahaman nilai, dan pengendalian diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan self-awareness pada narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian berjumlah 88 narapidana yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala religiusitas dan skala self-awareness. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman’s rho karena data tidak memenuhi asumsi normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas narapidana berada pada kategori sedang sebesar 52,3%, sedangkan self-awareness berada pada kategori sedang sebesar 81,8%. Hasil uji korelasi Spearman’s rho menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,520 dengan signifikansi p 0,001 (p 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara religiusitas dengan self-awareness pada narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang. Artinya, semakin tinggi religiusitas, maka semakin tinggi pula self-awareness pada narapidana.