Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

PUTRI MELANI

2 karya publik ditemukan.

2026: 12022: 1

Hubungan Antara Religiusitas dengan Self-Awareness Pada Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Putri Melani, NIM 2230306064, Judul Skripsi “Hubungan Religiusitas Dengan Self- Awareness Pada Narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang” Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Lembaga pemasyarakatan berperan dalam membina narapidana agar menyadari kesalahan, memperbaiki diri, dan mampu kembali berfungsi di masyarakat. Kehidupan di lembaga pemasyarakatan dapat menimbulkan berbagai tekanan psikologis yang berpotensi memengaruhi kemampuan narapidana dalam memahami dan mengevaluasi dirinya. Self-awareness menjadi salah satu aspek penting dalam proses pembinaan karena berkaitan dengan kemampuan individu dalam mengenali kondisi, pikiran, perasaan, dan perilakunya. Religiusitas dipandang sebagai salah satu faktor yang dapat mendukung self-awareness melalui proses refleksi, pemahaman nilai, dan pengendalian diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan self-awareness pada narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian berjumlah 88 narapidana yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala religiusitas dan skala self-awareness. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman’s rho karena data tidak memenuhi asumsi normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas narapidana berada pada kategori sedang sebesar 52,3%, sedangkan self-awareness berada pada kategori sedang sebesar 81,8%. Hasil uji korelasi Spearman’s rho menunjukkan koefisien korelasi sebesar 0,520 dengan signifikansi p 0,001 (p 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara religiusitas dengan self-awareness pada narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Padang. Artinya, semakin tinggi religiusitas, maka semakin tinggi pula self-awareness pada narapidana.

Pemahaman Pedagang UMKM Tentang Kebijakan Restrukturisasi dan Relaksasi Pembiayaan ( Studi Pada Nagari Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas)

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Abstrak Skripsi atas nama : Putri Melani, NIM : 1830401122 dengan Judul Pemahaman Pedagang UMKM Tentang Kebijakan Restrukturisasi dan Relaksasi Pembiayaan (Studi Pada Nagari Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas) Permasalahan dalam skripsi yang dibuat oleh penulis adalah pemahaman Pedagang UMKM nagari Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas tentang kebijakan restrukturisasi dan relaksasi pembiayaan. Tujuan pembahasan ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman para pedagang UMKM tentang kebijakan restrukturisasi dan relaksasi pembiayaan yang ditujukan kepada pedagang UMKM yang terkena dampak dari pandemi covid 19. Kebijakan restrukturisasi dan relaksasi pembiayaan ini merupakan kebijakan yang diberikan oleh lembaga keuangan berupa memberikan kelonggaran kepada nasabah yang terkena dampak covid 19 dengan tujuan untuk membantu nasabah yang mengalami kesulitan dalam membayar kewajiban pada saat pandemi covid 19. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti merupakan penelitian lapangan dengan jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif untuk mendapatkan data data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi langsung ke lapangan, kuesioner, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan perhitungan skala likert dan uji SPSS yang kemudian dijabarkan sesuai dengan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman Pedagang UMKM nagari Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas tentang kebijakan restrukturisasi dan relaksasi pembiayaan berada pada tingkat sangat paham walaupun informasi yang menyebar tidak merata. Kurangnya para pelaku UMKM nagari Pagaruyung melakukan restrukturisasi dan relaksasi pembiayaan bukan dikarenakan kurangnya pemahaman terhadap kebijakan, tetapi dikarenakan proses pengajuan dan syarat administrasi untuk pengajuan kebijakan yang dianggap ribet oleh para pelaku UMKM.