ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Rike Meidita, NIM. 15300500058, Judul Skripsi “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Process Oriented Guided-Inquiry Learning (POGIL) Terhadap Self Confidence Siswa dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswadi Kelas VIII UPT SMP Negeri 2 Lintau Buo”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar (IAIN) Batusangkar.
Penelitian ini berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan oleh peneliti di kelas VIII UPT SMP Negeri 2Lintau Buo bahwa self confidence siswa dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih rendah. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya model pembelajaran yang digunakan oleh guru masih konvensionaldimana pembelajaran lebih didominasi oleh aktivitas guru. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk melihat peningkatanself confidence siswa dan kemampuan pemecahan masalah matematis. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahuiapakah terdapat peningkatan self confidence siswa setelah menggunakan model pembelajaran Process Oriented Guided-Inquiry Learning (POGIL) dan untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Process Oriented Guided-Inquiry Learning (POGIL).
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitianadalah seluruh siswa kelas VIII.A UPT SMP Negeri 2Lintau Buo tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengisian angket, tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan wawancara.
Berdasarkan hasil angket self confidence siswa, analisis data menunjukkan Self confidence siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) mengalami peningkatan secara signifikan pada α=5%. Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa selama penerapan model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL)berdasarkan hasil dari tes dan wawancara kemampuan pemecahan masalah matematis siswa cukup baik. Pada indikator mengidentifikasi unsur-unsur yang diketahui, ditanya dan kecukupan unsur yang diperlukan, secara umum siswa telah mampu menuliskan dan menyebutkan unsur-unsur yang ada pada soal. Pada indikator merumuskan masalah, secara umum siswa telah mampu membuatkan apa yang menjadi permasalahan didalam soal yang diberikan. Pada indikator menyelesaikan masalah, secara umum siswa telah mampu menyelesaikan masalah dari soal dengan benar tetapi tidak lengkap. Pada indikator menjelaskan atau menginterpretasikan hasil permasalahan menggunakan matematika secara bermakna, secara umum siswa kurang tepat dalam membuat kesimpulan pemecahan masalah.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ramadhenti NIM 232052020. Judul Tesis Efektivitas Konseling Kelompok Pendekatan Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) Untuk Meningkatkan Self Confidence Siswa SMA Negeri 16 Padang. Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah utama yang dibahas dalam tesis ini adalah rendahnyaa tingkat self confidence siswa. Meningkatkan self confidence siswa tersebut, terdapat berbagai teknik dan pendekatan konseling yang dapat diterapkan. Namun, penelitian ini berfokus pada penggunaan konseling kelompok pendekatan rational emotive behavior therapy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan konseling kelompok pendekatan rational emotive behavior therapy untuk meningkatkan self confidence pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis quasi eksperiment desain Pretes-Posttes Control Group Design. Data diperoleh dari skala self confidence dengan pengukuran skala likert. Populasi penelitian ini sebanyak 50 dan sampel sebanyak 20 orang siswa yang ditarik secara simple random sampling. Analisis data dengan uji independent samples test Berdasarkan hasil uji independent samples test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) kecil dari Alpha ( 0,0000,05) artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Hasil uji independent samples test menjelaskan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara skor kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil uji N-gain menunjukkan nilai 46,1%, yang berada pada kategori sedang, sehingga dapat disimpulkan bahwa konseling kelompok rational emotive behavior therapy untuk meningkatkan self confidence pada siswa.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Faranisa, Nim 2030306017. Judul skripsi “Hubungan Antara Body Image dengan Self Confidence pada Remaja Overweight di MAN 1 Kota Padang Panjang”. Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Permasalahan dalam penelitian ini adalah siswa di MAN 1 Kota Padang Panjang diajarkan untuk hidup berdasarkan nilai-nilai Body Image dan Self Confidence, dengan harapan siswa dapat memandang positif dan mensyukuri bentuk fisik yang dimiliki agar terbentuknya persepsi yang bagus terhadap diri sendiri. Namun tidak semua siswa yang dapat memandang positif bentuk fisik yang dimilikinya sehingga mereka memiliki kepercayaan diri yang rendah atau negatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Body Image dengan Self Confidence pada remaja overweght di MAN 1 Kota Padang Panjang. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel pada penelitian ini adalah remaja Overweight, dengan jumlah sampel sebanyak 63 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala Likert dengan menyebar kuesioner skala Body Image dan Self Confidence. Peneltian ini menggunakan skala Body Image yang berjumlah 35 butir pernyataan dengan nilai reliabilitas 0,923 dan skala Self Confidence yang berjumlah 33 butir pernyataan dengan nilai reliabilitas sebesar 0,756. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi Pruduct Moment. Untuk hipotesis dalam penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara Body Image dengan Self Confidence pada siswa di MAN 1 Kota Padang Panjang. Hasil penelitian ini adalah Ha diterima, karena kedua variabel memiliki nilai signifikansi sebesar p(s)= 0,010,05, dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,324 sehingga dapat dikatakan kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan. Kesimpulannya adalah semakin positif atau tinggi tingkat Body Image maka semakin positif atau tinggi tingkat Self Confidence yang dimiliki oleh siswa di MAN 1 Kota Padang Panjang.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Siska Junita, NIM : 2030111134 dengan judul: “Pengaruh Penerapan Ice Breaking terhadap Peningkatan Self Confidence Peserta Didik dalam Pembelajaran Matematika Kelas IV SDN 09 Tanjung Alam”, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya rasa percaya diri (self confidence) peserta didik dalam pembelajaran matematika. Hal itu terlihat pada saat proses belajar berlangsung, ketika guru mengajukan pertanyaan atau saat diminta maju ke depan kelas, banyak peserta didik yang belum berani untuk tampil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penerapan ice breaking terhadap peningkatan self confidence peserta didik dalam pembelajaran matematika kelas IV SDN 09 Tanjung Alam. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode Quasi Experimental Design tipe One Group Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan penulis yaitu total sampling, dengan jumlah 13 orang peserta didik kelas IV SDN 09 Tanjung Alam. Peneliti menggunakan skala likert untuk memperoleh data yang bersumber dari pemberian angket self confidence pada peserta didik. Sedangkan untuk teknik analisis data yang peneliti gunakan, yaitu uji-t dan uji n-gain. Untuk menguji signifikansi dengan cara melakukan uji t paired sample t-test dengan taraf sig 0,05 diperoleh T-hitung sebesar 14,394 dan T-tabel 1, 771 (T-hitung > T-tabel) dan dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,00 0,05. Presentase peningkatan berdasarkan perhitungan n-gain menunjukan bahwa hasil posttest meningkat sebesar 52% di banding pretest, dengan demikian maka Ho ditolak dan Ha diterima yang artinya terdapat pengaruh penerapan ice breaking terhadap peningkatan self confidence peserta didik dalam pembelajaran matematika kelas IV SDN 09 Tanjung Alam.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAKOCHI FERNANDO, NIM 1830104056, judul skripsi “Students’ Self Confidence and their Speaking Ability at Speaking Argumentative Purposes at UIN Mahmud Yunus Batusangkar” Jurusan Tadris Bahasa Inggris Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Mahmud Yunus Batusangkar.Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah apakah terdapat kolerasi antara percaya diri mahasiswa dengan kemampuan berbicara mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis koleraasi antara percaya diri dan kemampuan berbicara tersebut.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang berbentuk korelasional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa semester IV yang mengambil mata kuliah speaking for argumentative purposes di UIN Mahmud Yunus Batusangkar tahun akademik 2022/2023 yang berjumlah 77 orang. Sampel penelitian ini berjumlah 30 orang yang dipilih dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Instrumen untuk memperoleh data tentang percaya diri mahasiswa adalah angket.Sedangkan instrumen untuk data kemampuan berbicara diperoleh dari tes yang dilaksanakan oleh dosen pengampu mata kuliah tersebut. Sebelum di administrasikan, dilakukan uji validitas dan reliabilitas dengan skor validasi dari validator 1 B Teknik Analisis data menggunakan korelasi Pearson product moment. Temuan penelitian menunjukkan bahwa r-hitung adalah 0,419; lebih tinggi dari rtabel yaitu 0,306 , ini berarti bahwa hipotesis null ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat koreslasi yang cukup antara percaya diri mahasiswa dengan kemampuan berbicara merekapada mata kuliah Speaking For Argumentative Purpose.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Dear Masita, NIM: 1930105011, Judul Skripsi: “Analisis Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Ditinjau Dari Self Confidence Pada Materi Relasi Dan Fungsi Kelas VIII MTsN 6 Tanah Datar”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2023. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat self confidence dan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang bervariasi dimana untuk tingkat self confidence tinggi terdapat 4 orang, untuk tingkat self confidence sedang ada 23 peserta didik dan untuk self confidence rendah ada 5 peserta didik. Hal ini dilihat dari ketidakmampuan peserta didik menjawab soal tes yang diberikan dan hasil jawaban peserta didik terhadap angket tentang self confidence. Salah satu kemungkinan utama yang menjadi penyebab timbulnya kesulitan peserta didik dalam memahami pembelajaran adalah kurangnya rasa self confidence (percaya diri) dengan kemampuan yang dimilikinya, sehingga peserta didik merasa rendah diri dan tidak memiliki kemampuan untuk menyelesaikan soal yang diberikan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemahaman konsep matematis pada materi relasi dan fungsi dengan tingkat self confidence tinggi, sedang, dan rendah pada peserta didik kelas XII MTsN 6 Tanah Datar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu peserta didik Kelas VIII 3 MTsN 6 Tanah Datar. Instrumen pada penelitian ini ada tiga, yaitu angket self confidence, tes soal kemampuan pemahaman konsep matematis dan pedoman wawancara. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Penelitian ini, ditemukan bahwa peserta didik yang memiliki tingkat self confidence tinggi mampu menyelesaikan 7 indikator soal tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan tidak memiliki kesulitan dalam menyelesaikan soal tes yang diberikan. Peserta didik yang memiliki tingkat self confidence sedang hanya mampu menyelesaikan 5 dari 7 indikator soal tes kemampuan pemahaman konsep matematis dan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal tes dalam indikator mengembangkan syarat perlu atau syarat cukup suatu konsep dan menggunakan dan memanfaatkan serta memilih prosedur dan operasi tertentu. Salah satu peserta didik yang memiliki tingkat self confidence rendah hanya mampu menyelesaikan 2 dari 7 indikator kemampuan pemahaman konsep matematis dan untuk satu peserta didik yang terpilih hanya mampu menyelesaikan 1 indikator dari 7 indikator kemampuan pemahaman konsep matematis, 2 indikator yang mampu diselesaikan adalah menyatakan ulang suatu konsep dan menyajikan konsep dalam berbagai bentuk refresentasi matematis.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Nurfatimah, NIM 1930306033 (2024), Judul Skripsi “Hubungan Antara Body Dissatisfaction dengan Self Confidence Siswi SMA Negeri 1 Batusangkar”, Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah remaja harus memiliki Self confidence untuk membangun interaksi yang baik dengan orang lain. Self confidence ialah percaya terhadap kemampuan diri sendiri dan kemampuan untuk mengembangkan penilaian positif terhadap diri sendiri. Salah satu faktor yang mempengaruhi Self confidence adalah Penampilan fisik. Bagi remaja yang tidak puas dengan penampilan fisik nya akan memiliki Self confidence yang rendah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk melihat apakah adanya hubungan antara Body dissatisfaction dengan Self confidence siswi kelas X di SMA Negeri 1 Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan uji korelasi rank spearman. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X di sekolah SMA Negeri 1 Batusangkar, dengan sampel penelitian berjumlah 90 subjek. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling yakni sampel diambil berdasarkan kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala Body dissatisfaction dan skala Self confidence yang peneliti buat sendiri berdasarkan aspek-aspek dari teori Rosen dan Lauster. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis Korelasi rank spearman dengan bantuan IBM SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Body dissatisfaction secara signifikan mempunyai hubungan dengan Self confidence, hal tersebut dapat dilihat dari nilai signifikansi sebesar 0,003 dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,310. Hal ini menunjukkan bahwasanya adanya hubungan antara variabel Body Dissatisfaction dengan Self confidence. Merujuk pada hasil korelasi tersebut maka hipotesis kerja diterima karena nilai signifikansinya 0,003 0,05. Kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan. sehingga dapat disimpulkan hasil penelitian ini memiliki korelasi negatif yaitu, semakin tinggi Body dissatisfaction siswi maka semakin rendah pula Self confidence dan semakin rendah Body dissatisfaction maka semakin tinggi pula Self confidence siswi SMA Negeri 1 Batusangkar. Kata Kunci: Body Dissatisfaction, Self Confidence, Siswi
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DILA MARTA SOSENI, NIM : 1730105008 Judul skripsi : “Pengaruh Pendekatan Saintifik dengan Teknik Spotlight terhadap Self Confidence dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII MTsS Balimbing dalam Pembelajaran Matematika”. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Matematika Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini rendahnya self confidence dan hasil belajar peserta didik. Kebiasaan belajar peserta didik yang kurang baik, terlihat pada peserta didik merasa takut untuk menyelesaikan soal di depan kelas, tidak percaya dengan kemampuan yang dimiliki, peserta didik cenderung percaya dengan jabawan teman yang mengakibatkan hasil belajar peserta didik rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mendiskripsikan self confidence peserta didik kelas VIII MTsS Balimbing yang pembelajarannya menggunakan pendekatan saintifik dengan teknik spotlight. 2) Untuk mengetahui apakah hasil belajar peserta didik yang menggunakan pendekatan saintifik dengan spotlight lebih baik dari pada hasil belajar menggunakan pembelajaran konvensional dalam pemebelajaran metmatika SMP/MTs. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasy-eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII MTsS Balimbing tahun pelajaran 2023/2024 yang terdiri dari 2 kelas yang berjumlah 35 peserta didik. Sampel penelitian kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.1 sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket self confidence dan soal tes akhir hasil belajar peserta didik. Teknik analysis data angket menggunakan perhitungan berdasarkan skala Likert, sedangkan untuk hasil belajar peserta didik melakukan uji normalitas, uji homogenitas variansi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat Self confidence peserta didik yang mendapatkan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik dengan teknik spotlight memiliki predikat yang tinggi, pencapaian hasil belajar peserta didik menggunakan pendekatakan saintifik dengan teknik spotlight lebih baik daripada hasil belajar peserta didik menggunakan pembelajaran konvensional. Hal ini dapat dilihat pada hasil uji satu pihak memperoleh hasil yaitu t_hitung>t_(tabel )atau 2,47>1,69
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
YOGA OKTAVIANTO, NIM: 1830105064, judul SKRIPSI “Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik Ditinjau Dari Self Confidence Pada Kelas VIII SMPN 2 Linggo Sari Baganti”. Jurusan Tadris Matematika Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan komuniksi matematis ditinjau dari self confidence. Namun pada kenyataannya peserta didik memiliki kemampuan komunikasi matematis yang rendah dan memiliki self confidence yang beragam. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari self confidence. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah kelas VIII A untuk pemberian angket dan dua orang peserta didik kelas VIII A SMP N 2 Linggo Sari Baganti yang diambil dari tiap tingkatan self confidence untuk pemberian tes dan wawancara. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan angket, tes dan wawancara yang dilakukan pada materi SPLDV. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis untuk setiap tingkatan self confidence : peserta didik dengan self confidence tinggi memenuhi kesemua indikator kemampuan komunikasi matematis, peserta didik dengan self confidence sedang tidak memenuhi satu indikator yaitu menyatakan peristiwa yang dikemukakan dalam bahasa sedangkan peserta didik dengan self confidence rendah hanya memenuhi satu indikator kemampuan komunikasi matematis yaitu menghubungkan benda nyata, gambar, diagram dan tabel ke dalam ide matematika.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
VIDIATUL NADIA, NIM. 1830105059, Judul Skripsi PENGARUH KONSEP DIRI DAN SELF CONFIDENCE TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA PESERTA DIDIK KELAS VIII.B MTs.STI TANJUNG BARULAK . Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2022. Penelitian ini didasari oleh rendahnya hasil belajar matematika, konsep diri dan self confidence peserta didik dalam pembelajaran matematika. Hal ini, ditemukan pada kelas VIII.B MTs.STI Tanjung Barulak. Berdasarkan teori dan masalah yang ditemukan terlihat bahwa konsep diri dan self confidence saling berhubungan. Karena hal tersebut, maka penelitian untuk mengetahui pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung konsep diri dan self confidence terhadap hasil belajar matematika, baik secara simultan maupun secara partial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui signifikansi pengaruh konsep diri dan self confidence terhadap hasil belajar secara partial dan simultan, serta mengetahui besarnya pengaruh tidak langsung konsep diri dan self confidence terhadap hasil belajar matematik peserta didik kelas VIII.B MTs.STI Tanjung Barulak. Jenis penelitian ini adalah Ex-Post Facto dengan metode deskriptif asosiatif menggunakan analisis jalur. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII MTs.STI Tanjung Barulak 52 orang. Sampel pada penelitian ini diambil secara purposive sampling berjumlah 25 orang. Instrumen yang digunakan penelitian ini adalah angket konsep diri dan angket self confidence serta dokumentasi nilai murni ujian semester genap peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan untuk melihat pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat adalah uji t dan uji F. Variabel bebas yang dimaksud adalah konsep diri self confidence, sedangkan variabel terikatnya adalah hail belajar matematika peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Tidak terdapat pengaruh langsung signifikan konsep diri terhadap hasil belajar matematika sebesar 1,56%. (2) Tidak terdapat pengaruh tidak langsung konsep diri terhadap hasil belajar matematika melalui self confidence sebesar 1,187%. (3) Tidak terdapat pengaruh langsung yang signifikan self confidence terhadap hasil belajar matematika sebesar 11,42%. (4) Tidak terdapat pengaruh tidak langsung self confidence terhadap hasil belajar melalui konsep diri sebesar 1,187%. (5) Tidak terdapat pengaruh langsung yang signifikan konsep diri dan self confidence terhadap hasil belajar matematika sebesar 15,35%.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ERNI ERIYA SUSANTI, NIM. 1630104013, judul skripsi: “STUDENTS’ STRATEGES IN BUILDING SELF-CONFIDENCE IN SPEECH PRESENTATION”. Program Studi Bahasa Inggris, Jurusan Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya informasi yang memadai tentang cara menumbuhkan kepercayaan diri mahasiswa sehingga dapat mempresentasikan pidato dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan apa saja strategi yang digunakan oleh mahasiswa bahasa Inggris semester IV tahun akademik 2019/2020 dalam membangun kepercayaan diri saat berpidato. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa program Studi Bahasa Inggris semester IV tahun akademik 2019/2020 yang memiliki kepercayaan diri yang bagus dalam berpidato yang diseleksi dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu dipilih berdasarkan kriteria Self-Confidence. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan pedoman wawancara. Untuk menguji kebenaran data, peneliti menggunakan source triangulation yaitu mengumpulkan informasi dari sumber yang berbeda. Untuk penelitian ini peneliti menggunakan teori Lenny Laskowski (2006) and Annemarie (2019). Selanjutnya analisis data dilakukan dengan cara reduction of the data, data display, conclusion and verification of the data. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada tujuh strategi dalam membangun kepercayaan diri dalam menampilkan pidato yang dilakukan oleh mahasiswa Tadris Bahasa Inggris, yaitu: 1) overcoming fears 2) focus to audiences 3) hand gestures 4) take a deep of breath 5) standing up straight 6) move around or forward to the audiences 7) smilinge. Dari 7 strategi tersebut, strategi focus to audiences, hand gestures, move around or foward to the audiences and smilinge adalah strategi yang paling banyak digunakan mahasiswa untuk membangun kepercayaan diri dalam menampilkan pidato.
BookOpen AccessPDF tersedia
2020•Koleksi Perpustakaan
NOVRINA, NIM 14 105 053, Judul Skripsi “PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA DAN SELF CONFIDENCE KELAS IX SMPN 2 RAMBATAN”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2018.
Kemampuan pemahaman konsep matematis siswa kelas IX SMPN 2 Rambatan masih rendah. Hal ini ditandai dengan kurangnya kemampuan siswa dalam menyatakan ulang sebuah konsep, mengelompokkan objek menurut sifatnya, memberikan contoh dan non contoh dari konsep, menyajikan konsep dalam berbagai konsep representasi matematis, mengembangkan syarat perlu dan syarat cukup dari suatu konsep, menggunakan dan memilih prosedur atau operasi tertentu dan mengaplikasikan konsep atau algoritma pemecahan masalah. Selain itu siswa juga kurang yakin akan self confidence siswa. Untuk itu tujuan penelitian ini 1) Untuk mengetahui bagaimana Self Confidence siswa yang mendapatkan pembelajaran inkuiri terbimbing di Kelas IX SMP N 2 Rambatan dan 2) untuk mengetahui apakah kemampuan pemahaman konsep matematis siswa menggunakan pembelajaran inkuiri terbimbing lebih baik daripada menggunakan pembelajaran konvensional.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan rancangan penelitian Randomized Control Group Posttest Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas IX SMPN 2 Rambatan Tahun Pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari tiga kelas. Sampel adalah siswa Kelas IX-1 sebagai kelas eksperimen dan IX-2 sebagai kelas kontrol. Hipotesis diuji menggunakan uji-t satu arah. Instrumen penelitian adalah tes untuk kemampuan pemahaman konsep matematis dan angket untuk self confidence.
Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata kemampuan pemahaman konsep matematis siswa pada kelas eksperimen adalah 71,62, sedangkan pada kelas kontrol adalah 59,90. Dari uji hipotesis untuk 𝛼=0,05 diperoleh t-hitung = 2,46 dan t-tabel = 1,645. Artinya t-hitung > t-tabel, sehingga hipotesis penelitian diterima. Artinya kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mendapatkan perlakuan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih baik daripada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran konvensional. Berdasarkan angket yang diisi siswa, didapatkan kriteria self confidence dalam mengikuti perbelajaran termasuk kategori tinggi.
BookOpen AccessPDF tersedia
2020•Koleksi Perpustakaan
Rike Meidita, NIM. 15300500058, Judul Skripsi “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Process Oriented Guided-Inquiry Learning (POGIL) Terhadap Self Confidence Siswa dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa di Kelas VIII UPT SMP Negeri 2 Lintau Buo”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar (IAIN) Batusangkar.
Penelitian ini berdasarkan hasil observasi yang telah dilakukan oleh peneliti di kelas VIII UPT SMP Negeri 2 Lintau Buo bahwa self confidence siswa dan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih rendah. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya model pembelajaran yang digunakan oleh guru masih konvensional dimana pembelajaran lebih didominasi oleh aktivitas guru. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk melihat peningkatan self confidence siswa dan kemampuan pemecahan masalah matematis. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan self confidence siswa setelah menggunakan model pembelajaran Process Oriented Guided-Inquiry Learning (POGIL) dan untuk mengetahui bagaimana kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran Process Oriented Guided-Inquiry Learning (POGIL).
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VIII.A UPT SMP Negeri 2 Lintau Buo tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengisian angket, tes kemampuan pemecahan masalah matematis dan wawancara.
Berdasarkan hasil angket self confidence siswa, analisis data menunjukkan Self confidence siswa sebelum dan sesudah menggunakan model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) mengalami peningkatan secara signifikan pada . Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa selama penerapan model pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) berdasarkan hasil dari tes dan wawancara kemampuan pemecahan masalah matematis siswa cukup baik. Pada indikator mengidentifikasi unsur-unsur yang diketahui, ditanya dan kecukupan unsur yang diperlukan, secara umum siswa telah mampu menuliskan dan menyebutkan unsur-unsur yang ada pada soal. Pada indikator merumuskan masalah, secara umum siswa telah mampu membuatkan apa yang menjadi permasalahan didalam soal yang diberikan. Pada indikator menyelesaikan masalah, secara umum siswa telah mampu menyelesaikan masalah dari soal dengan benar tetapi tidak lengkap. Pada indikator menjelaskan atau menginterpretasikan hasil permasalahan menggunakan matematika secara bermakna, secara umum siswa kurang tepat dalam membuat kesimpulan pemecahan masalah.
BookOpen AccessPDF tersedia
2020•Koleksi Perpustakaan
RABIATUL HUSNI, NIM. 15300500048 judul skripsi “HUBUNGAN SELF CONFIDENCE DAN KEBIASAAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP N 1 SUNGAYANG”. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Pendidikan Matematika Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2019.
Pokok permasalahan dalam penelitian ini rendahnya self confidence dan kebiasaan belajar siswa yang kurang baik, terlihat pada siswa tidak mampu mengekspresikan pendapatnya, merasa takut untuk menyelesaikan soal di depan kelas, tidak percaya dengan kemampuan yang dimiliki, tidak mencatat materi, dan tidak mengulang pembelajaran di rumah sehingga siswa cenderung percaya dengan hasil pekerjaan temannya sehingga rendahnya hasil belajar matematika siswa. Adapun rendahnya self confidence dan kebiasaan belajar yang kurang baik merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui hubungan self confidence dengan hasil belajar matematika siswa, 2) Untuk mengetahui hubungan kebiasaan belajar siswa dengan hasil belajar matematika siswa, 3) Untuk mengetahui hubungan antara self confidence dan kebiasaan belajar siswa dengan hasil belajar matematika siswa.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode exspost facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 1 Sungayang tahun pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari 4 kelas yang berjumlah 111 siswa. Sampel penelitian kelas VII.2. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah angket self confidence, angket kebiasaan belajar dan dokumentasi hasil belajar matematika yang diperoleh dari guru mata pelajaran matematika SMPN 1 Sungayang.Teknik analisis data menggunakan rumus korelasi Product Moment dan korelasi ganda.
Hasil analisis penelitian menunjukkan terdapat 1) hubungan positif yang signifikan antara Self confidence dengan hasil belajar matematika siswa sebesar yaitu pada kategori sangat kuat, 2) hubungan positif yang signifikan antara kebiasaan belajar dengan hasil belajar matematika siswa sebesar 0,98 yaitu pada kategori sangat kuat, 3) hubungan antara self confidence dan kebiasaan belajar dengan hasil belajar matematika siswa secara bersama-sama memiliki hubungan positif yang signifikan sebesar 0,867 yaitu pada kategori sangat kuat.
BookOpen AccessPDF tersedia
2020•Koleksi Perpustakaan
Annisa Nurhidayati, NIM: 14 105 006, judul skripsi “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Conceptual Understanding Procedures (CUPs) terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis dan Self Confidence Siswa Kelas X MAN 1 Agam”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2019.
Penelitian ini didasarkan pada permasalahan kemampuan pemahaman konsep matematis dan self confidence siswa yang masih rendah dalam pembelajaran matematika. Hal itu terlihat saat siswa menyelesaikan suatu permasalahan banyak yang menjawab kurang tepat. Siswa masih belum mampu menyatakan ulang sebuah konsep, memberi contoh dan bukan contoh dari konsep, menyajikan konsep dalam berbagai bentuk representasi matematis dan menggunakan, memanfaatkan serta memilih prosedur atau operasi tertentu. Begitu juga dengan self confidence siswa, masih banyak siswa yang belum percaya pada kemampuannya sendiri, bertindak mandiri dalam mengambil keputusan, rendahnya konsep diri yang positif dan belum berani dalam mengemukakan pendapatnya. Kegiatan pembelajaran yang berlangsung hanya berpusat kepada guru, sementara siswa hanya mendengar, memperhatikan dan menerima semua yang disampaikan guru. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran CUPs dan konvensional serta untuk mengetahui peningkatan self confidence siswa yang menerapkan model pembelajaran CUPs.
Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimental dengan populasi siswa kelas X MAN 1 Agam yang terdiri dari 3 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik probability sampling yaitu simple random sampling sehingga kelas X.2 terpilih sebagai kelas eksperimen dan kelas X.3 terpilih sebagai kelas kontrol. Adapun instrumen yang dipakai adalah tes untuk melihat kemampuan pemahaman konsep matematis dan angket untuk self confidence siswa. Data hasil tes yang diperoleh diolah dengan menggunakan uji t sedangkan angket self confidence diolah dengan menggunakan rumus persentase dan N-Gain.
Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang menggunakan model pembelajaran CUPs lebih baik daripada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional, baik secara deskriptif maupun secara inferensial. Selanjutnya berdasarkan analisis data angket Self Confidence ditemukan bahwa terdapat peningkatan Self Confidence dengan kategori rendah.