ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tivinna Auril, Reg. No. 2230104041. “Meta-Cognitive Strategies Employed by the Students in Managing Their Speech Presentation in Speaking for Argumentative Purposes Classroom”. English Education Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. The problem of this research is the lack of information regarding the metacognitive strategies employed by students in managing their speech presentations in the Speaking for Argumentative Purposes classroom. This study aims to identify the metacognitive strategies used by students in general and to describe the use of metacognitive strategies in terms of planning, monitoring, strategy management and information processing, problem solving (debugging), and evaluation in managing argumentative speech presentations. This research employed a quantitative method with a descriptive survey design. The data were collected through a closed-ended questionnaire using a Likert scale consisting of 25 statements. The population of this study was all fifth and seventh semester students of the English Education Program at UIN Mahmud Yunus Batusangkar in the academic year 2025/2026. The total number of respondents was 82 students, selected using total sampling technique. The data were analyzed using descriptive statistics with the assistance of SPSS 26. The results of the study indicate that students actively employ metacognitive strategies in managing their argumentative speech presentations. Overall, 48 students (58.5%) demonstrated a dominant level of metacognitive strategy use, with an overall mean score of 96.45. In terms of planning, metacognitive strategies were employed by 49 students (59.8%) with a mean score of 19.62, while monitoring strategies were used by 43 students (52.4%) with a mean score of 27.05. Furthermore, strategy management and information processing strategies were applied by 40 students (48.8%) with a mean score of 23.01, and problem-solving/debugging strategies were used by 41 students (50%) with a mean score of 11.35. Data evaluation emerged as the most dominant metacognitive strategy, with the highest percentage of 92.7% (76 students) and a mean score of 15.41, indicating that students consistently evaluated both the process and outcomes of their speech presentations. Therefore, it can be concluded that the use of metacognitive strategies plays an important role in helping students manage their argumentative speech presentations effectively.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
DESFI MARLIAN 1730 1040 15, dengan judul “STUDENTS’ PERCEPTION ON ONLINE LEARNING IN ENGLISH FOR SIMPLE SPEECH PRESENTATION CLASS DURING COVID-19 PANDEMIC” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, UIN MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR Permasalahan dalam penelitian ini adalah belum tergambarnya pandangan mahasiswa terhadap perkuliahan secara daring dimasa pamdemi khususnya dimata kuliah English for Simple Speech Presentation. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pandangan mahasiswa terhadap perkuliahan secara daring dalam mata kuliah English for Simple Speech Presentation. Penelitian ini menggunakan desain descriptive quantitative dengan metode close ended. Populasi adalah 40 orang mahasiswa semester keempat pada tahun akademik 2021/2022. Sampel adalah mahasiswa semester keempat. Peneliti menggunakan total sampling, sehingga ada 40 orang populasi langsung dipilih sebagai sampel. Total angket dalam penelitian ini adalah sebanyak 50 butir. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket yang berisi tentang indikator-indikator manfaat pembelajaran daring dari teori (Suhery in Fatimah, 2021: 19). dan (Indrakusuma and Putri, 2016: 6). Angket disebarkan melalui google form. Angket sebelumnya di validasi terlebih dahulu oleh tiga orang validator. Hasil validitas instrumen ini dihitung dengan rumus Aiken dengan hasil secara umum adalah adalah 0,83 dan berada pada kriteria very high validity. Reliabilitas dihitung menggunakan software SPSS 26 dengan metode Alpha Cronbach. Hasil reliabilitas yaitu sebesar 0,948 dengan kategori sangat reliabel. Data dianalisis berdasarkan rumus yang disarankan oleh Anas (2005) P=F/N ×100ditemukan bahwa persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring dalam mata kuliah English for simple seech presentation . Persepsi mahasiswa pada kategori sangat positif 57,5%. Jika dilihat dari masing-masing aspek persepsi, persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring dalam mata kuliah English for Simple Speech Presentation sebagai berikut: pada aspek kognitif persepsi mahasiswa terletak pada kategori sangat positif 50%, pada aspek afektif persepsi mahasiswa terletak pada kategori sangat positif 60% dan pada aspek konatif persepsi mahasiswa pada kategori sangat positif 70%. ini dihitung dengan rumus Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa persepsi mahasiswa terhadap pembelajaran daring di kelas English for Simple Speech Presentation tahun akademik 2020/2021 adalah sangat positive
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ERNI ERIYA SUSANTI, NIM. 1630104013, judul skripsi: “STUDENTS’ STRATEGES IN BUILDING SELF-CONFIDENCE IN SPEECH PRESENTATION”. Program Studi Bahasa Inggris, Jurusan Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum adanya informasi yang memadai tentang cara menumbuhkan kepercayaan diri mahasiswa sehingga dapat mempresentasikan pidato dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan apa saja strategi yang digunakan oleh mahasiswa bahasa Inggris semester IV tahun akademik 2019/2020 dalam membangun kepercayaan diri saat berpidato. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah mahasiswa program Studi Bahasa Inggris semester IV tahun akademik 2019/2020 yang memiliki kepercayaan diri yang bagus dalam berpidato yang diseleksi dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu dipilih berdasarkan kriteria Self-Confidence. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Dalam mengumpulkan data peneliti menggunakan pedoman wawancara. Untuk menguji kebenaran data, peneliti menggunakan source triangulation yaitu mengumpulkan informasi dari sumber yang berbeda. Untuk penelitian ini peneliti menggunakan teori Lenny Laskowski (2006) and Annemarie (2019). Selanjutnya analisis data dilakukan dengan cara reduction of the data, data display, conclusion and verification of the data. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada tujuh strategi dalam membangun kepercayaan diri dalam menampilkan pidato yang dilakukan oleh mahasiswa Tadris Bahasa Inggris, yaitu: 1) overcoming fears 2) focus to audiences 3) hand gestures 4) take a deep of breath 5) standing up straight 6) move around or forward to the audiences 7) smilinge. Dari 7 strategi tersebut, strategi focus to audiences, hand gestures, move around or foward to the audiences and smilinge adalah strategi yang paling banyak digunakan mahasiswa untuk membangun kepercayaan diri dalam menampilkan pidato.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih banyaknya pengulangan kata, pengunaan filler, serta pause yang dilakukan dapat mempengaruhi ketidaklancaran mahasiswa pada penampilan speaking dalam matakuliah English for Simple Speech Presentations. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap faktor yang mempengaruhi ketidaklancaran mahasiswa pada penampilan speaking dalam matakuliah English for simlpe speech presentations. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan descriptive qualitative design. Participant dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester empat yang telah mengambil mata kuliah English for simple speech presentation ta hun academic 2018/2019 yang mana dalam penelitian ini informance 6 orang. Sumber data dalam penelitian ini adalah hasil wawancara. Penelitian ini dilakukan di IAIN Batusangkar. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan beberapa teori untuk menemukan faktor yang mempengaruhi mahasiswa dalam penampilan English for simple speech presentation. Teori dari Levelt in Ali (2016) digunakan sebagai teori utama untuk menemukan faktor disfluency pada English for Simple Speech Presentation. Sedangkan teori dari Newton (2009) digunakan sebagai teori pendukung memperkuat hasil penelitian. Untuk menguji keabsahan data dalam penelitian ini, peneliti mengunakan prologue engagement. Selanjutnya analisis data dilakukan dengan cara data reduksi, menampilkan data, vertifikasi and kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi ketidaklancaran mahasiswa pada penampilan speaking dalam mata kuliah English for simple speech presentation adalah. Yaitu: a) grogi, b) kurang percaya diri, c)kurang kosakata, d) grammar, e) pengucapan, f) mengingat, g) tidak hafal tentang materi.h) lupa kalimat, i) kurang persiapan. Faktor- faktor tersebut dikategoikan kedalam 3 kategori yaitu: 1 anxiety factor ditemukan diantaranya: grogi, kurang percaya diri. 2 linguistic factor faktor diantaranya yaitu kurangnya kosakata, tatabahasa, 3 cognitive factor diantaranya yaitu: mengingat, berfikir, kurang persiapan.