Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

51 hasil
Subjek: NPF
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH 6C TERHADAP NON PERFORMING FINANCING (NPF) PADA PEMBIAYAAN MURABAHAH BAITUL MAAL WAT TAMWIL (BMT) DI KABUPATEN TANAH DATAR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RUDI SATRIA. Z. 2021. NIM: 1902041017, judul tesis “Pengaruh 6C terhadap Non Performing Financing (NPF) pada Pembiayaan Murabahah Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) di Kabupaten Tanah Datar”. Program Pascasarjana Ekonomi Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalah dalam tesis ini adalah Penerapan 6C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition of Economy dan Contraint) yang sudah maksimal ternyata belum mampu menekan tingkat Non Performing Financing (NPF) atau pembiayaan bermasalah yang dibuktikan dengan masih adanya BMT yang berada di atas standar penetapan peringkat Non Performing Financing (NPF) yang dianggap mempunyai resiko pembiayaan yang tinggi dengan kualitas pembiayaan yang buruk. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh 6C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition of Economy dan Contraint) terhadap Non Performing Financing (NPF). Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif (quantitatif research). Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah nasabah pembiayaan murabahah bermasalah dengan kolektabilitas macet pada PT. LKMS BMT Almabruk Batusangkar dan KJKS BMT Darussalam Simabur di Kabupaten Tanah Datar tahun 2015-2019 dikarnakan berada di atas standar penetapan peringkat Non Performing Financing (NPF). Teknik sampel dalam penelitin ini adalah simple random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner (angket) dengan menggunakan skala Likert. Analisis data dalam penelitian ini adalah uji regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa Character, Collateral dan Capital tidak berpengaruh terhadap Non Performing Financing (NPF) artinya terjadinya peningkatan Non Performing Financing (NPF) atau pembiayaan bermasalah pada Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) di Kabupaten Tanah Datar tidak disebabkan oleh Character, Collateral dan Capital nasabah. Sedangkan Capacity, Condition of Economy dan Constrain berpengaruh terhadap Non Performing Financing (NPF) artinya terjadinya peningkatan Non Performing Financing (NPF) atau pembiayaan bermasalah pada Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) di Kabupaten Tanah Datar disebabkan oleh Capacity, Condition of Economy dan Constrain nasabah. Sedangkan 6C (Character,Capacity, Collateral, Capital, Condition of Economi dan Contrain) secara bersama-sama berpengaruh terhadap Non Performing Financing (NPF) artinya peningkatan Non Performing Financing (NPF) atau pembiayaan bermasalah pada Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) di Kabupaten Tanah Datar disebabkan oleh 6C yang tidak berjalan semestinya.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Return on Asset (ROA) pada BPRS di Sumatera Barat Periode 2015-2019

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Skripsi ini berjudul “Pengaruh Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Return On Asset (ROA) pada BPRS di Sumatera Barat Periode 2015-2019” yang disusun oleh Yelni Hernita NIM 1730401166, Jurusan S1 Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah adanya ketidakkonsistenan data dengan teori yang dikemukakan. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Return on Asset (ROA) sedangkan variabel independen dalam penelitian ini adalah Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing (NPF). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh X1 terhadap Y, pengaruh X2 terhadap Y, dan pengaruh X1 dan X2 secara bersama-sama terhadap Y. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah study empiris dengan metode deskriptif kuantitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa Laporan Keuangan yaitu Laporan KAP dan Informasi Lain BPRS di Sumatera Barat periode 2015-2019 yang diambil melalui situs OJK. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis dengan bantuan Program SPSS 22 (Statistic Product and Service Solution). Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan, Financing to Deposit Ratio (FDR) tidak berpengaruh positif terhadap Return On Asset (ROA) pada BPRS di Sumatera Barat, Non Performing Financing (NPF) berpengaruh negatif terhadap Return On Asset (ROA) pada BPRS di Sumatera Barat. Secara bersama-sama Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing (NPF) berpengaruh terhadap ROA pada BPRS di Sumatera Barat. Kata kunci : FDR, NPF, ROA

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Non Perfoming Financing Terhadap Return On Asset pada Bank Syariah Mandiri

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NINDYA PRATAMA, NIM 1730401099. Judul Skripsi “PENGARUH NON PERFOMING FINANCING (NPF) TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA) PADA BANK SYARIAH MANDIRI, 2014 – 2019”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2021. Pokok permasalahan dalam skripsi ini apakah Non Perfoming Financing (NPF) Berpengaruh Terhadap Return On Asset (ROA) Pada Bank Syariah Mandiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh Non Perfoming Financing (NPF) terhadap Return on Asset (ROA) pada Bank Syariah Mandiri Periode 2014 – 2019. Penelitian yang penulis lakukan menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi dokumentasi berupa laporan keuangan Bank Syariah Mandiri. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana dengan uji hipotesis yaitu uji T (Parsial), yang diolah menggunakan SPSS versi 26. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan uji T (Parsial) dapat disimpulkan bahwa Non Perfoming Financing (NPF) berpengaruh secara signifikan terhadap Return on Asset (ROA).

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH NON PERFORMING FINANCING (NPF), FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR), DAN BEBAN OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO) TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA) PADA PT. BANK BNI SYARIAH

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Laras Arnawansyah. NIM. 1730401076. Judul Skripsi “PENGARUH NON PERFORMING FINANCING (NPF), FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR) dan BEBAN OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO) TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA) PADA PT. BNI SYARIAH”. Jurusan Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Batusangkar, 2021. Pokok permasalahan dalam skripsi ini apakah Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA) pada PT. Bank BNI Syariah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Non Performing Financing (NPF) terhadap Return On Asset (ROA), untuk mengetahui pengaruh Financing To Deposit Ratio (FDR) terhadap Return On Asset (ROA), untuk mengetahui pengaruh Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return On Asset (ROA), dan untuk mengetahui pengaruh Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) secara simultan terhadap Return On Asset (ROA) pada PT. Bank BNI Syariah. Jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian lapangan yang bersifat kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi berupa laporan keuangan PT. BNI Syariah. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan uji hipotesis yaitu uji T dan Uji F yang diolah menggunaka SPSS versi 2.6. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan Uji T diperoleh bahwa NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset (ROA) pada PT BNI Syariah, FDR berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset (ROA) pada PT. BNI Syariah, BOPO tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset (ROA) pada PT. BNI Syariah. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan Uji F secara NPF, FDR dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset (ROA) pada PT. BNI Syariah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Financing To Deposit Ratio (FDR) Terhadap Return On Asset (ROA) Pada PT. Bank Mega Syariah Periode 2012-2019

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Syntia Rahmatika, NIM 1730401150, Judul Skripsi “Pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap Return On Asset (ROA) pada PT. Bank Mega Syariah Periode 2012-2019”. Program Sarjana Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar). Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah tentang seberapa besar pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap Return On Asset (ROA) pada PT. Bank Mega Syariah Periode 2012-2019. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap Return On Asset (ROA) pada PT. Bank Mega Syariah Periode 2012-2019. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan kuantitatif. Sumber data yang penulis gunakan adalah sumber data sekunder yaitu laporan keuangan triwulan pada PT. Bank Mega Syariah periode 2012-2019. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang penulis gunakan yaitu dengan uji asumsi klasik, metode regresi linear berganda, uji koefisien determinasi (R2), dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Non Performing Financing (NPF) memiliki pengaruh negatif tidak signifikan terhadap Return On Asset (ROA), dengan nilai signifikansi sebesar 0,642 > 0,05. Financing to Deposit Ratio (FDR) memiliki pengaruh negatif tidak signifikan terhadap Return On Asset (ROA), dengan nilai signifikansi sebesar 0,327 > 0,05. Non Performing Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) berpengaruh tidak signifikan terhadap Return On Asset (ROA) pada PT. Bank Mega Syariah periode 2012-2019 sebesar 4,6%, dan signifikan 0,504 > 0,05.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh FDR, NPF dan BOPO Terhadap Net Operating Margin (NOM) Pada Unit Usaha Syariah

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Sherly Agustri Ningsih. NIM 16 304 011 70. Judul Skripsi “PENGARUH FDR, NPF DAN BOPO TERHADAP NET OPERATING MARGIN (NOM) PADA UNIT USAHA SYARIAH”. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar tahun 2020. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah pengaruh FDR, NPF dan BOPO terhadap Net Operating Margin (NOM) pada Unit Usaha Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh FDR, NPF dan BOPO terhadap Net Operating Margin (NOM) pada Unit Usaha Syariah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi berupa laporan rasio keuangan Unit Usaha Syariah. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan menggunakan SPSS 24.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa FDR tidak berpengaruh terhadap NOM pada Unit Usaha Syariah periode 2015 hingga 2019, dengan nilai thitung ttabel (1.675 2.00) dan nilai Sig. FDR lebih dari 0.05 (0.10 > 0.05). Secara simultan (Uji F) menunjukkan bahwa FDR, NPF dan BOPO berpengaruh terhadap NOM pada Unit Usaha Syariah periode 2015 hingga 2019, nilai Fhitung > Ftabel (83.268 > 2.77) dan nilai Sig. kurang dari 0.05 (0.000 0.05). Secara parsial (Uji t) disimpulkan bahwa NPF dan BOPO berpengaruh terhadap NOM pada Unit Usaha Syariah periode 2015 hingga 2019 dengan nilai thitung > ttabel NPF (5.402 > 2.00) dan nilai Sig. NPF kecil dari 0.05 (0.00 0.05) dan nilai thitung > ttabel BOPO (-15.015 > 2.00) dan nilai signifikansi BOPO kecil dari 0.05 (0.00 0.05). Kata Kunci : Pengaruh, FDR, NPF, BOPO, Net Operating Margin (NOM)

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENGARUH NON PERFORMING FINANCING (NPF) DAN FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR) TERHADAP PROFITABILITAS PADA PT. BANK PEMBANGUNAN DAERAH SUMATERA BARAT CABANG SYARIAH BATUSANGKAR PERIODE 2017-2019

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NISA FIENDRA, NIM 1630401120, dengan judul skripsi “Analisis Pengaruh NPF dan FDR Terhadap Profitabilitas (ROA) pada PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat Cabang Syariah Batusangkar Periode 2017-2019”, Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR) terhadap Profitabilitas (ROA) pada PT. Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat Cabang Syariah Batusangkar Periode 2017-2019. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah dokumentasi berupa lampiran kontrak kerja cabang PT.Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat Cabang Syariah Batusangkar. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS 22. Uji statistik yang terdiri dari uji determinasi, uji t untuk menguji secara partial, serta uji f untuk menguji antar variabel secara bersama-sama. Uji asumsi klasik terdiri dari uji normalitas, uji autokorelasi, uji multikolineritas dan uji heterokedastisitas. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan thitung -0,876 tabel 2.26216 dan nilai signifikansi (sig) 0.404 > 0.05. FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan thitung sebesar -1,588 tabel 2.26216 dan nilai signifikansi (sig) 0.147 > 0.05. Secara simultan NPF dan FDR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dengan nilai fhitung 1,493 dan nilai dari ftabel 4.26, yang artinya fhitung ftabel dengan tingkat signifikan diatas 0.05 yaitu 0.275. Koefisien determinasi sebesar 8,2%, dapat disimpulkan bahwa NPF dan FDR mempengaruhi 8,2%, sedangkan 91,8% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh dana pihak ketiga, modal sendiri, giro wajib minimum, non performing financing (npf) dan financing to deposit ratio (fdr) terhadap pembiayaan pada PT bank mandiri syariah periode 2010-2019

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Indri Yalni. NIM 15301100058. Judul Skripsi “pengaruh Dana Pihak Ketiga, Modal Sendiri, Giro Wajib Minimum (GWM), Non Performing Financing (NPF), dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap Pembiayaan pada PT Bank Mandiri Syariah periode 2011-2019”. Jurusan Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2020. Masalah dalam penelitian ini dilihat pada kenaikan Dana Pihak Ketiga yang tidak sesuai dengan teori yang ada, karena apabila DPK naik maka seharusnya Pembiayaan juga harus naik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Modal Sendiri, Giro Wajib Minimum (GWM), Non Performing Financing (NPF), dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap Pembiayaan pada PT Bank Mandiri Syariah periode 2011-2019. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi berupa laporan keuangan PT Mandiri Syariah. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS 2.2. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa: DPK tidak terdapat berpengaruh positif terhadap Pembiayaan dengan thitung 2.923 ttabel 3.182. Modal Sendiri tidak terdapat pengaruh positif terhadap Pembiayaan dengan thitung 0,730 ttabel 3.182. GWM tidak terdapat pengaruh positif terhadap Pembiayaan dengan thitung 0.000 ttabel 3.182. NPF tidak terdapat pengaruh potif terhadap Pembiayaan dengan thitung 1.689 ttabel 3.182. FDR tidak terdapat pengaruh positif terhadap Pembiayaan dengan thitung 3.053 > ttabel 3.182. Secara simultan DPK, Modal Sendiri, GWM, NPF dan FDR berpengaruh positif terhadap Pembiayaan dengan hitungan fhitung 172.867 > ftabel 9.013.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Non Performing Financing (NPF), Capital Adequacy Ratio (CAR), dan Return On Assets (ROA) terhadap Pembiayaan pada PT.BRI Syariah periode 2013-2019

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Non Performing Financing (NPF) tidak berpengaruh terhadap pembiayaan Capital Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh terhadap pembiayaan Return On Assets (ROA)tidak berpengaruh terhadap pembiayaan

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI KOPERASI KOPKARMAT SUMBAR DALAM MENINGKATKAN ASSET DAN MENEKAN NPF YANG TINGGI

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANDRE NOFRIADI, NIM 1630401016, Judul SKRIPSI “STRATEGI KOPERASI KOPKARMAT SUMBAR DALAM MENINGKATKAN ASSET DAN MENEKAN NPF YANG TINGGI”. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Barusangkar. Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui apa strategi yang digunakan oleh pengurus Koperasi Kopkarmat Sumbar dalam meningkatkan asset dan menekan NPF yang tinggi. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penlitian lapangan (Field Research)dengan pendekatan deskriptif kualitatif, untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu melaui wawancara dan dokumentasi. Teknik penjamin keabsahan data yang penulis gunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan metode triangulasi sumber dan triagulasi teknik. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan bahwa strategi Koperasi Kopkarmat Sumbar dalam meningkatkan asset dan menekan NPF yang tinggi yaitu dengan menggunakan dana dari investor, penempatan dana pada pihak lain, pembiayaan yang diberikan, adanya tingkatan margin pembiayaan dan ujroh, dan adanya beberapa aturan bank yang digunakan oleh Koperasi Kopkarmat Sumbar. Sedangkan strategi dalam menekan NPF yang tinggi yaitu, lebih meningkatkan kehati-hatian dengan menggunakan prinsip 5C diantaranya: dengan menilai Character (watak anggota), Capacity(kemampuan anggota), Capital (modal anggota), Colateral (jaminan anggota), dan Condition (kondisi anggota).Kemudian, dengan teguran dan melakukan pembinaan terhadap anggota Koperasi Kopkarmat Sumbar. Kata Kunci: Strategi, Asset dan NPF

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DANA PIHAK KETIGA, GIRO WAJIB MINIMUM, MODAL SENDIRI, FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR) DAN NON PERFORMING FINANCING (NPF) TERHADAP PEMBIAYAAN PADA PT BRI SYARIAH PERIODE 2011-2017

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Suci Rhamadhilla. NIM 15301100140. Judul Skripsi “Pengaruh Dana Pihak Ketiga, Giro Wajib Minumum, Modal Sendiri, Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Pembiayaan pada PT BRI Syariah periode 2011-2017”. Jurusan Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruhDana Pihak Ketiga, Giro Wajib Minumum, Modal Sendiri, Financing to Deposit Ratio (FDR) dan Non Performing Financing (NPF) terhadap Pembiayaan pada PT BRI Syariah periode 2011-2017.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi berupa laporan keuangan PT BRI Syariah. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan menggunakan SPSS 2.2. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa:DPK berpengaruhpositif terhadap Pembiayaan dengan thitung26,605>ttabel12,706.GWM tidak terdapat pengaruh terhadap positif Pembiayaan dengan thitung1,358 ttabel12,706. Modal Sendiri tidak terdapat pengaruh positif terhadap Pembiayaan dengan thitung5,630> ttabel12,706. FDR tidak terdapat pengaruh positif terhadap Pembiayaan dengan thitung3,554> ttabel12,706. NPF berpengaruh negatif terhadap Pembiayaan dengan thitung-3,859 ttabel12,706. Secara simultan DPK, GWM, Modal Sendiri, FDRdan NPF berpengaruh positif terhadap Pembiayaandengan hitungan fhitung 304,471 > ftabel 224,583.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH DPK, NPF, DAN CAR TERHADAP VOLATILITAS FDR PADA BANK UMUM SYARIAH INDONESIA PERIODE 2021-2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini disusun oleh Roza Permata Sari, NIM. 2230401101 dengan judul: “Pengaruh DPK, NPF, dan CAR Terhadap Volatilitas FDR Pada Bank Umum Syariah Indonesia Periode 2021-2025”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fluktuasi Financing to Deposit Ratio (FDR) pada Bank Umum Syariah di Indonesia yang mencerminkan tingkat stabilitas likuiditas bank. Volatilitas FDR yang tinggi dapat menunjukkan adanya ketidakstabilan dalam fungsi intermediasi perbankan syariah sehingga diperlukan analisis terhadap faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) baik secara parsial maupun simultan terhadap volatilitas FDR pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2021–2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi penelitian terdiri atas 14 Bank Umum Syariah di Indonesia, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 8 Bank Umum Syariah yang memenuhi kriteria penelitian. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan masing-masing bank selama periode 2021–2025. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan aplikasi EViews 13 melalui tahapan analisis statistik deskriptif, pemilihan model regresi, uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Non Performing Financing (NPF) tidak berpengaruh signifikan terhadap volatilitas Financing to Deposit Ratio (FDR), sedangkan Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap volatilitas FDR pada taraf signifikansi 10%. Secara simultan, DPK, NPF, dan CAR tidak berpengaruh signifikan terhadap volatilitas FDR pada Bank Umum Syariah di Indonesia periode 2021–2025, dengan kemampuan model dalam menjelaskan variasi volatilitas FDR yang tergolong rendah. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa di antara ketiga variabel, kecukupan modal (CAR) memiliki kecenderungan pengaruh paling kuat terhadap volatilitas FDR, sementara sebagian besar variasi volatilitas FDR dijelaskan oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh FDR, Biaya Operasional (BOPO), dan Pertumbuhan Pembiayaan (Growth) Terhadap Non Performing Financing (NPF) Unit Usaha Syariah di Indonesia Periode 2020-2024

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Shandi Aulia, NIM 2230401109. "Pengaruh FDR, Biaya Operasional (BOPO), dan Pertumbuhan Pembiayaan (Growth) terhadap Non Performing Financing (NPF) Unit Usaha Syariah di Indonesia Periode 2020–2024". Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi terjadi penurunan Non Performing Financing (NPF) pada Unit Usaha Syariah (UUS) Indonesia periode 2020–2024 yang diduga dipengaruhi oleh Financing to Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan pertumbuhan pembiayaan (Growth). Sedangkan Financing to Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan pertumbuhan pembiayaan (Growth) mengalami peningkatan. Jenis penelitian dilakukan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk time series berupa laporan keuangan bulanan Unit Usaha Syariah Indonesia yang diperoleh dari Statistik Perbankan Syariah yang dipublikasikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Financing to Deposit Ratio (FDR) tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF, yang diduga karena penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan. Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPF, yang berarti semakin rendah efisiensi operasional bank maka semakin tinggi risiko pembiayaan bermasalah. Pertumbuhan pembiayaan (Growth) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap NPF, yang menunjukkan bahwa ekspansi pembiayaan yang dilakukan telah diikuti dengan seleksi dan manajemen risiko yang baik. Secara simultan, FDR, BOPO, dan Growth berpengaruh signifikan terhadap NPF pada Unit Usaha Syariah Indonesia periode 2020–2024, dengan nilai Adjusted R-squared sebesar 17,48%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Strategi BTM dalam Menekan Tingkat Non-Performing Financing (NPF) pada Pembiayaan Mudharabah (Studi Kasus pada Baitul Tamwil Muhammadiyah Cabang Batusangkar)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan risiko pembiayaan mudharabah sebagai salah satu produk pembiayaan yang memiliki tingkat risiko relatif tinggi karena didasarkan pada prinsip bagi hasil. Risiko pembiayaan yang tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan meningkatnya tingkat Non-Performing Financing (NPF), sehingga diperlukan strategi yang efektif untuk meminimalkan risiko tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi identifikasi risiko, strategi pemantauan risiko, dan strategi pengendalian risiko yang diterapkan oleh BTM Muhammadiyah Cabang Batusangkar dalam menekan tingkat Non-Performing Financing (NPF) pada pembiayaan mudharabah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan Pimpinan Cabang, Account Officer (AO), Teller, dan nasabah pembiayaan mudharabah di BTM Muhammadiyah Cabang Batusangkar. Sementara itu, data sekunder diperoleh melalui SOP. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi BTM Muhammadiyah Cabang Batusangkar dalam menekan tingkat Non-Performing Financing (NPF) dilakukan melalui tiga tahapan utama. Pertama, strategi identifikasi risiko dilakukan melalui pemeriksaan kelengkapan administrasi, survei lapangan, analisis berdasarkan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, dan Condition), analisis kemampuan pembayaran (repayment capacity), serta penetapan kelayakan pembiayaan. Kedua, strategi pemantauan risiko dilakukan melalui monitoring perkembangan usaha nasabah, monitoring pembayaran angsuran, koordinasi antara Account Officer dan Teller, serta pemantauan secara berkelanjutan terhadap pembiayaan yang telah direalisasikan. Ketiga, strategi pengendalian risiko dilakukan melalui pendekatan persuasif kepada nasabah, evaluasi penyebab keterlambatan pembayaran, pemberian surat peringatan secara bertahap (SP1, SP2, dan SP3), serta penyelesaian pembiayaan bermasalah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Penerapan strategi tersebut secara konsisten mampu menjaga kualitas pembiayaan sehingga tingkat Non-Performing Financing (NPF) di BTM Muhammadiyah Cabang Batusangkar tetap berada pada tingkat yang rendah.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi dalam Mempertahankan NPF pada Pembiayaan Mikro di BPRS Masyarakat Lintau Buo (MALIBU)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Annisah, NIM 2230401015. Judul Skripsi: “ Strategi Dalam Mempertahankan NPF Pada Pembiayaan Mikro Di BPRS Masyarakat Lintau Buo (MALIBU)”. Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini membahas tentang strategi dalam mempertahankan NPF pada pembiayaan mikro di BPRS Masyarakat Lintau Buo (MALIBU). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan risiko pembiayaan pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di BPRS Masyarakat Lintau Buo (Malibu). Meningkatnya penyaluran pembiayaan UMKM berpotensi meningkatkan risiko terjadinya Non Performing Financing (NPF), sehingga diperlukan strategi yang tepat untuk mempertahankan tingkat NPF agar tetap berada pada kategori sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pembiayaan bermasalah pada pembiayaan UMKM serta strategi yang diterapkan BPRS Masyarakat Lintau Buo (Malibu) dalam mempertahankan tingkat NPF pembiayaan UMKM agar tetap berada pada kategori sehat. Jenis Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Direktur, Account Officer (AO), dan bagian pemasaran BPRS Masyarakat Lintau Buo (Malibu). Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori prudential banking sebagai landasan dalam menganalisis penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan pembiayaan bermasalah pada pembiayaan UMKM di BPRS Masyarakat Lintau Buo (Malibu) meliputi menurunnya kondisi kesehatan nasabah, penurunan pendapatan atau kinerja usaha, faktor eksternal seperti cuaca dan bencana alam, serta perilaku moral hazard nasabah. Adapun strategi yang diterapkan dalam mempertahankan tingkat NPF meliputi penerapan analisis 5C+1S, pelaksanaan survei secara akurat, monitoring dan pendampingan secara berkelanjutan, serta restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah yang mengalami kesulitan pembayaran namun masih memiliki itikad baik. Strategi tersebut terbukti mampu menjaga tingkat NPF pembiayaan UMKM tetap berada pada kategori sehat sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga kualitas pembiayaan dan keberlangsungan operasional bank dapat terjaga.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kecukupan Modal, Pembiayaan Bermasalah dan Efisiensi Manajemen Terhadap Profitabilitas Pada PT Bank KB Bukopin Syariah Periode Tahun 2018-2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sovia Indah Saputri, NIM. 2230401115, dengan Judul Skripsi "Pengaruh Kecukupan Modal, Pembiayaan Bermasalah dan Efisiensi Manajemen Terhadap Profitabilitas Pada PT Bank KB Bukopin Syariah Periode Tahun 2018 - 2025". Program studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun akademik 2026. Masalah pokok penelitian adalah tingkat profitabilitas PT Bank KB Bukopin Syariah periode 2018 - 2025 masih berada dibawah standar yang ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecukupan modal yang diukur menggunakan rasio (CAR), pembiayaan bermasalah yang diukur menggunakan rasio Non Performing Financing (NPF) dan efisiensi manajemen yang diukur menggunakan rasio Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Profitabilitas yang diukur menggunakan rasio (ROA) pada PT Bank KB Bukopin Syariah periode 2018 - 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan analisis regresi linear berganda menggunakan data sekunder laporan triwulan sebanyak 32 observasi yang diolah melalui software EViews 13. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan, bahwa CAR tidak berpengaruh terhadap ROA, NPF berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA. Secara simultan, CAR, NPF, dan BOPO terbukti berpengaruh signifikan terhadap ROA bank dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 70,73%, sementara sisanya sebesar 29,27% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini. Hasil ini menegaskan pentingnya bank dalam menjaga efisiensi biaya operasional dan kualitas penyaluran aset guna mengoptimalkan profitabilitas lembaga keuangan syariah.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH NON PERFORMING FINANCING (NPF), FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR), DAN BEBAN OPERASIONAL PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO) TERHADAP RETURN ON ASSET (ROA) DENGAN CAPITAL ADEQUACY RATIO (CAR) SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA BANK UMUM SYARIAH TAHUN 2021-2024

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Reno Puspita Sari, NIM 222 04 2015, dengan judul Tesis “Pengaruh Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), Dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) Terhadap Return On Asset (ROA) Dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) Sebagai Variabel Moderasi Pada Bank Umum Syariah Tahun 2021-2024”. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah penelitian ini adanya ketidakkonsistenan hubungan antara Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia selama periode 2021-2024, fenomena penurunan profitabilitas pada beberapa BUS pada semester I 2024 serta belum terujinya peran Capital Adequacy Ratio (CAR) sebagai variabel moderasi dalam konteks hubungan tersebut menjadi dasar pentingnya penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return On Asset (ROA) secara parsial dan simultan, serta menguji peran Capital Adequacy Ratio (CAR) dalam memoderasi pengaruh ketiga variabel tersebut terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Umum Syariah tahun 2021-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian adalah 14 Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan sampel sebanyak 6 bank yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria kelengkapan data. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan tahunan periode 2021-2024. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan software EViews 14. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, NPF berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ROA, sedangkan FDR dan BOPO berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. CAR terbukti memoderasi pengaruh NPF terhadap ROA dengan memperlemah pengaruh negatifnya, serta memperkuat pengaruh positif FDR dan BOPO terhadap ROA. Secara simultan, NPF, FDR, dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap ROA, baik tanpa maupun dengan CAR sebagai variabel moderasi. Nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa variabel independen mampu menjelaskan variasi ROA sebesar 69,5% pada model tanpa moderasi dan 49,6% pada model dengan moderasi, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini memberikan implikasi teoritis berupa penguatan teori intermediasi keuangan, manajemen risiko, dan peran modal sebagai variabel moderasi, serta implikasi manajerial bagi bank syariah dalam mengelola risiko pembiayaan, likuiditas, efisiensi operasional, dan permodalan secara terintegrasi sesuai prinsip syariah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi BMT AI-Hijrah Bukittinggi Dalam Menyelesaikan Pembiayaan Bermasalah

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rada Agustina, NIM 2230403083, "Strategi BMT Al-Hijrah Bukittinggi dalam Menyelesaikan Pembiayaan Bermasalah", Skripsi, Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi BMT Al-Hijrah Bukittinggi dalam menyelesaikan pembiayaan bermasalah pada produk murabahah, mengingat nilai Non Performing Financing (NPF) berada di atas batas ideal 5% selama 2021–2024, meskipun menunjukkan tren penurunan konsisten hingga 4,50% pada 2025. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis field research. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi, dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, dengan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian pembiayaan bermasalah dilakukan melalui tiga tahap, yaitu analisis penyebab masalah (faktor pendapatan, usaha, kesehatan, dan pekerjaan nasabah), penerapan mekanisme 3R, serta jalur hukum sebagai upaya terakhir apabila penyelesaian non-litigasi tidak berhasil. Mekanisme 3R terdiri dari Rescheduling (penjadwalan kembali pembayaran atau perpanjangan jangka waktu), Reconditioning (perubahan persyaratan pembiayaan untuk meringankan nasabah), dan Restructuring (penataan kembali struktur pembiayaan sesuai kondisi dan kemampuan nasabah). Dari ketiga mekanisme tersebut, restructuring paling dominan diterapkan, sedangkan rescheduling relatif jarang digunakan, yang menunjukkan bahwa BMT lebih mengutamakan penyesuaian struktur pembiayaan terhadap kondisi aktual nasabah. Strategi tersebut terbukti efektif, tercermin dari penurunan NPF dari 16,63% pada 2021 menjadi 4,50% pada 2025.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Kecukupan Modal, Pembiayaan Bermasalah, Jumlah Pembiayaan, dan Biaya Operasional terhadap Profitabilitas Pada PT. Bank BCA Syariah Tahun 2017-2025

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Vivi Vinta Sari / 2230401120 : Pengaruh Kecukupan Modal, Pembiayaan Bermasalah, Jumlah Pembiayaan, dan Biaya Operasional terhadap Profitabilitas Pada PT. Bank BCA Syariah Tahun 2017-2025. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Program Studi Perbankan Syariah, UIN Mahmud Yunus Batusangkar 2026. Permasalahan dalam penelitian ini adalah profitabilitas BCA Syariah yang terlihat dari ROE dalam 9 tahun terkahir masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh CAR, NPF, FDR, dan BOPO terhadap ROE pada PT. Bank BCA Syariah periode 2017-2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk time series berupa laporan keuangan triwulan PT.Bank BCA Syariah periode 2017-2025 yang diperoleh dari website resmi PT. Bank BCA Syariah. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda yang diolah dengan aplikasi EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial CAR dan BOPO memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap ROE Bank BCA Syariah (2017–2025), sementara NPF dan FDR tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap ROE Bank BCA Syariah (2017–2025). Secara simultan CAR, NPF, FDR, dan BOPO memiliki pengaruh signifikan terhadap ROE Bank BCA Syariah (2017–2025). Variabel CAR, NPF, FDR, dan BOPO memiliki proporsi pengaruh terhadap ROE sebesar 87,42% sedangkan sisanya 12,58% di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam model regresi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Likuiditas (FDR), Produktivitas (BOPO) dan Resiko Pembiayaan (NPF) Terhadap Profitabilitas (ROA) Unit Usaha Syariah Indonesia Periode 2022-2024

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sri Dinda Marshella, NIM 2230401116. “Pengaruh Likuiditas (FDR), Produktivitas (BOPO), dan Risiko Pembiayaan (NPF) terhadap Profitabilitas (ROA) pada Unit Usaha Syariah Indonesia Periode 2022–2024”. Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi Return On Assets (ROA) pada Unit Usaha Syariah (UUS) Indonesia periode 2022–2024 yang diduga dipengaruhi oleh Financing to Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Non Performing Financing (NPF). Tingkat profitabilitas yang tercermin melalui ROA menjadi indikator penting dalam menilai kemampuan bank syariah menghasilkan laba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh FDR, BOPO, dan NPF terhadap ROA baik secara parsial maupun simultan pada Unit Usaha Syariah Indonesia periode 2022–2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk time series berupa laporan keuangan bulanan Unit Usaha Syariah Indonesia periode 2022–2024 yang diperoleh dari website resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi EViews. Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Financing to Deposit Ratio (FDR) berpengaruh negatif signifikan terhadap Return On Assets (ROA). Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan penyaluran pembiayaan belum tentu mampu meningkatkan profitabilitas bank apabila tidak diimbangi dengan kualitas pembiayaan yang baik dan pengelolaan risiko yang optimal. Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh negatif signifikan terhadap ROA, yang berarti semakin tinggi tingkat biaya operasional maka profitabilitas bank akan menurun. Non Performing Financing (NPF) berpengaruh negatif terhadap ROA, yang menunjukkan bahwa meningkatnya pembiayaan bermasalah dapat menurunkan tingkat keuntungan bank. Secara simultan, FDR, BOPO, dan NPF berpengaruh signifikan terhadap ROA pada Unit Usaha Syariah Indonesia periode 2022–2024.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail