Abstrak
Shandi Aulia, NIM 2230401109. "Pengaruh FDR, Biaya Operasional (BOPO), dan Pertumbuhan Pembiayaan (Growth) terhadap Non Performing Financing (NPF) Unit Usaha Syariah di Indonesia Periode 2020–2024". Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi terjadi penurunan Non Performing Financing (NPF) pada Unit Usaha Syariah (UUS) Indonesia periode 2020–2024 yang diduga dipengaruhi oleh Financing to Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan pertumbuhan pembiayaan (Growth). Sedangkan Financing to Deposit Ratio (FDR), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan pertumbuhan pembiayaan (Growth) mengalami peningkatan. Jenis penelitian dilakukan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk time series berupa laporan keuangan bulanan Unit Usaha Syariah Indonesia yang diperoleh dari Statistik Perbankan Syariah yang dipublikasikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Financing to Deposit Ratio (FDR) tidak berpengaruh signifikan terhadap NPF, yang diduga karena penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan. Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPF, yang berarti semakin rendah efisiensi operasional bank maka semakin tinggi risiko pembiayaan bermasalah. Pertumbuhan pembiayaan (Growth) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap NPF, yang menunjukkan bahwa ekspansi pembiayaan yang dilakukan telah diikuti dengan seleksi dan manajemen risiko yang baik. Secara simultan, FDR, BOPO, dan Growth berpengaruh signifikan terhadap NPF pada Unit Usaha Syariah Indonesia periode 2020–2024, dengan nilai Adjusted R-squared sebesar 17,48%.