Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

9 hasil
Subjek: creative problem solving
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL MATEMATIKA BERBASIS CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) PADA MATERI HIMPUNAN DI SMP N 1 TANJUNG EMAS

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Afnida Yanti, NIM: 1630105001, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Matematika Berbasis Creative Problem Solving (CPS) pada Materi Himpunan di SMP N 1 Tanjung Emas”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bahwa hasil belajar siawa belum maksimal atau masih rendah, yaitu belum mencapai ketuntasan belajar,hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh siswa dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan. Faktor penyebabnya yaitu kurangnya sumber belajar dalam pembelajaran, dan ditambah lagi dengan kondisi pada saat sekarang ini yaitu adanya wabah covid-19 yang menyebabkan proses pembelajaran tidak dapat secara langsung dan diganti dengan pembelajaran secara daring (dalam jaringan) atau secara online. Dalam pembelajarang daring ini guru melakukan proses pembelajaran dengan cara mengirim vidio atau foto tentang materi yang sedang berlangsung melalui grup whatssap, dan setelah itu guru langsung memberikan soal-soal latihan kepada siswa tersebut. Dengan permasalahan tersebut peneliti disini mengembangkan sebuah modul untuk membantu proses pembelajaran, dengan adanya modul bisa membantu guru dalam proses pembelajaran. Adapun Tujuan penelitian ini secara umum adalah menghasilkan produk berupa modul himpunan berbasis Creative Problem Solving yang valid dan praktis serta dapat membantu siswa dalam memahami materi himpunan. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan ini terdiri dua tahap yaitu: (1)analisis mukabelakang, tahap ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan melalui wawancara dengan guru, analisis dan silabus, sumber belajar, karakteristik siswa,dan mereview literatur tentang modul, (2) tahap prototipe, hasil dari analisis mukabelakang digunakan untuk merancang prototipe modul. Adapun teknik pengumpulan data adalah validasi dan angket respon siswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi dan angket. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa modul matematika berbasis Creative Problem Solving valid dan praktis. Berdasarkan penilaian validator, modul pembelajaran matematika berbasis Creative Problem Solving dikategorikan valid, dengan rata-rata kevalidannya 76,14%. Berdasarkan penilaian siswa modul pembelajaran matematika berbasis Creative Problem Solving dikategorikan sangat praktis dengan memproleh rata-rata nila 80.9%. Modul pembelajaran matematika berbasis Creative Problem Solving yang peneliti kembangkan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Creative Problem Solving terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV UPT SDN 02 Pariangan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Era Fitri Yanti, NIM. 2230111052, Judul Skripsi: “ Pengaruh Model Creative Problem Solving Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV UPT SDN 02 Pariangan”. Skripsi ini dibimbing oleh ibu Sunarti, M.Pd pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar’ Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika siswa kelas IV UPT SDN 02 Pariangan. Hal tersebut disebabkan oleh proses pembelajaran masih didominasi oleh metode ceramah dan penugasan yang bersifat satu arah, sehingga keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar belum terfasilitasi secara optimal, sehingga hasil belajar siswa rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Creative Problem Solving terhadap hasil belajar matematika siswa . Penelitian ini Meggunakan metode kunatitatif dengan jenis penelitian pre-eksperimental dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV UPT SDN 02 Pariangan. Instrumen yang digunakan yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas yang telah valid dan reliabel. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji t karena berdasarkan uji prasyarat data berdistribusi normal dan variansi populasinya homogen, selanjutnya untuk melihat kategori peningkatan hasil belajar siswa digunakan uji N-Gain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest sebesar 49,05 sedangkan nilai rata-rata posttest sebesar 86,33. Dari hasil uji N-Gain dapat dilihat penggunaan model Creative Problem Solving terhadap hasil belajar matematika siswa kelas IV UPT SDN 02 Pariangan memberikan pengaruh sebesar 74,09%. Berdasarkan uji-t dapat dilihat hasil uji yaitu 0,000 0,05, maka diperoleh kesimpulan bahwa Ha (terdapat pengaruh) diterima dan H0 (tidak terdapat pengaruh) ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa “Terdapat Pengaruh Model Creative Problem Solving Terhadap hasil belajar matematika Siswa Kelas IV UPT SDN 02 Pariangan ”.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Creative Problem Solving (CPS) pada Materi Perubahan Lingkungan di SMAN 2 Batusangkar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sandra Mustika, NIM. 2130106051 (2025), Judul Skripsi: “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Creative Problem Solving Pada Materi Perubahan Lingkungan di SMAN 2 Batusangkar”. Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan berpikir kreatif siswa serta guru belum menggunakan LKPD berbasis CPS dimana tuntutan pembelajaran abad 21 mengharuskan adanya kemampuan berpikir kreatif. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui validitas dan praktikalitas LKPD berbasis Creative Problem Solving Pada Materi Perubahan Lingkungan di SMAN 2 Batusangkar. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan (Research & Development), model pengembangan yang digunakan adalah model 4D yang terdiri dari 4 (empat) tahap yaitu define, design, develop and dissaminate. Penelitian terbatas hanya dilakukan sampai tahap develop karena terkendala waktu dan biaya. Penelitian ini dilakukan di SMAN 2 Batusangkar tahun ajaran 2024/2025. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X yang berjumlah 30 orang. LKPD yang dikembangkan kemudian divalidasi oleh 3 orang validator yang terdiri dari ahli materi, ahli media dan 1 orang praktisi biologi. Dalam pengumpulan data penelitian ini instrumen yang digunakan berupa lembar validasi dan lembar praktikalitas. Lembar tersebut selanjutnya dianalisis menggunakan rumus persentase validitas dan praktikalitas. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu LKPD yang dihasilkan valid dan praktis maka LKPD ini layak digunakan oleh guru dan peserta didik khususnya di SMAN 2 Batusangkar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Digital Berbasis Creative Problem Solving (CPS) pada Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti Kelas V Sekolah Dasar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Afrina Yesi Gusman, NIM 222032001, Judul Tesis : “Pengembangan LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) Digital Berbasis CPS (Creative Problem Solving) pada Pembelajaran PAI Dan Budi Pekerti Sekolah Dasar” Program Pascasarjana Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2024. Permasalahan utama penelitian ini adalah kurang menariknya bahan ajar yang digunakan dan tidak mengintegrasikan dengan teknologi serta kehidupan nyata peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas dan praktikalitas LKPD digital berbasis CPS materi Aku Anak Shaleh pada pembelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development, prosedur pengembangan dilakukan dengan model 4-D oleh Thiagarajan. Prosedur pengembangan LKPD Digital berbasis Creative Problem Solving (CPS) ini meliputi 1) Define, 2) Design, 3) Development, 4) Disseminate. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriftif berupa data kuantitatif dan kualitatif. Instrumen untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini yakni pedoman wawancara, lembar validitas, lembar praktikalitas. LKPD Digital berbasis Creative Problem Solving (CPS) yang telah dikembangkan divalidasi oleh pakar pendidikan PAI dan dianalisis dengan validasi serta praktikalitas oleh pendidik dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan validitas LKPD digital berbasis Creative Problem Solving (CPS) 0,91 kategori sangat valid. Praktikalitas LKPD digital berbasis Creative Problem Solving (CPS) oleh guru 0,92 kategori sangat praktis dan respon peserta didik 0,91 kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut LKPD digital berbasis Creative Problem Solving (CPS) ini valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti di Sekolah Dasar Negeri 21 Simpang Rumbio Kota Solok.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengembangan LKPD Berbasis Creative Problem Solving Pada Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas VII di SMPN 1 Timpeh

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Shavella Maharani. NIM 1930101134. Judul Skripsi Pengembangan Lkpd basis Creative Problem Solving Pada Mata Pelajaran Pai Dan Budi Pekerti Kelas VII Di SMPN 1 Timpeh. Program studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2024. Penelitian ini dilatar belakangi oleh pembelajaran disekolah dengan bahan ajar hanya menggunakan satu buku paket, dengan buku paket pembelajaran yang kurang sistematis,kurang menarik perhatian siswa dalam melaksanakan pembelajaran ,sehingga kurangnya daya tarik siswa terhadap pembelajaran yang bersifat monoton, dan guru sekedar menggunakan metode ceramah.penulis membuat paparan di atas bertujuan ingin memberi alternative dan solusi dalam terbatasnya bahan ajar untuk mendukung kreatifitas siswa dalam berfikir. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implement, dan Evaluation). Prosedur penelitian dimulai dengan tahapan analisis kebutuhan melakukan pengembangan produk, tahapan desain atau perancangan produk, tahapan pengembangan produk, tahapan implementasi atau uji coba produk dan tahapan evaluasi. Alat pengumpulan data berupa lembar validasi dan kuesioner. Subjek uji coba produk berlokasi Di SMP N 1 Timpeh. Berdasarkan hasil uji validitas LKPD berbasis Creative Problem Solving Pada mata Pelajaran PAI dan Budi pekerti di SMPN 1 Timpeh pada aspek kelayakan isi 92,2%dengan kriteria sangat valid, aspek kelayakan media 88,8% dengan kriteria sangat valid, aspek kelayakan bahasa 88,8% dengan ktiteria sangat valid nilai angket respon siswa 92,38% dengan kriteria sangat valid hingga rata-rata dari keseluruhan aspek 90%. Kesimpulannya LKPD berbasis Creative Problem Solving layak digunakan dalam proses pembelajaran Kata Kunci : Pengembangan, Model Creative Problem Solving (CPS), LKPD Berbasis Creative Problem Solving

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL AJAR BERBASIS CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) PADA MATERI IKATAN KIMIA KELAS XI DI SMAN 1 PADANG GANTING

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini didasarkan pada keterbatasan perangkat ajar yang digunakan pendidik dalam proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik sehingga berdampak terhadap kualitas pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menghasilkan modul ajar berbasis Creative Problem Solving (CPS) pada materi ikatan kimia kelas XI di SMAN 1 Padang Ganting yang valid dan praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research and Development dengan model pengembangan 4-D (define, design, develop, dan disseminate). Tetapi tahapan penelitian dengan model 4-D ini hanya dilakukan dari tahap pertama hingga ketiga. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa 1) modul ajar berbasis creative problem solving (CPS) pada materi ikatan kimia memenuhi kriteria sangat valid dengan persentase 89%, 2) modul ajar berbasis creative problem solving (CPS) pada materi ikatan kimia sudah memenuhi kriteria sangat praktis dengan hasil angket respon pendidik memperoleh persentase 93%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul ajar berbasis creative problem solving (CPS) pada materi ikatan kimia yang dikembangkan dapat dijadikan salah satu perangkat ajar bagi pendidik dalam pelaksanaan proses pembelajaran

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN E-MODUL INTERAKTIF (EMODI) BERBASIS CREATIVE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA PADA MATERI PELUANG DI SMPN 2 LUBUK SIKAPING

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Anisa Sarifah. NIM 1930105002. Judul Skripsi: “Pengembangan E-Modul Interaktif (EMODI) Berbasis Creative Problem Solving untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Pada Materi Peluang di SMP Negeri 2 Lubuk Sikaping”. Program Studi Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam (UIN) Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. 2023. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematis siswa di SMP Negeri 2 Lubuk Sikaping, bahan ajar yang digunakan saat pembelajaran belum terdapat contoh soal yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Untuk mengatasinya, maka perlu adanya ketersediaan bahan ajar yang dapat menunjang dan dapat meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa e-modul interaktif (EMODI) berbasis creative problem solving untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran awal kondisi di lapangan, dalam tahap ini dilakukan observasi (uji coba soal) dan wawancara dengan guru bidang studi matematika, analisis silabus dan RPP, analisis karakter siswa, dan analisi literatur tentang e-modul interaktif (EMODI) berbasis creative problem solving, (2) tahap design, digunakan untuk merancang design e-modul interaktif (EMODI). Hasil dari tahap design dilanjutkan dengan, (3) tahap develop, digunakan untuk melihat validitas, praktikalitas, dan efektivitas dari e-modul interaktif (EMODI) berbasis creative problem solving. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon siswa, dan tes kemampuan berpikir kreatif matematis. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan untuk mengemukakan hasil penelitian ini dilakukan secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul interaktif (EMODI) berbasis creative problem solving yang dirancang telah valid, praktis, dan efektif. E-modul interaktif (EMODI) terdiri dari komponen yaitu cover, menu utama, menu petunjuk, menu kata pengantar, pendahuluan, kegiatan pembelajaran, menu rangkuman, menu evaluasi, menu kunci jawaban, menu daftar pustaka, dan menu profil. Hasil validitas e-modul interaktif (EMODI) adalah 90,59% dengan kategori sangat valid. Sementara hasil praktikalitas e-modul interaktif (EMODI) yang diperoleh dari hasil angket respon siswa adalah dengan 88,83% kategori sangat praktis. Kemudian hasil efektivitas e-modul interaktif (EMODI) berbasis creative problem solving terlihat pada nilai N-Gain Score yang diperoleh dari nilai siswa adalah 69% dengan kategori cukup efektif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) DAN PENDEKATAN SAVI (SOMATIC, AUDITORY, VISUALIZATION, INTELLECTUALLY) PADA PEMBELAJARAN IPA MTsS THAWALIB TANJUNG LIMAU

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK NOVA ELVA MELIANI, NIM 1730106032 (2021). Judul Skripsi: “Pengembangan LKPD Berbasis Model Creative Problem Solving Dan Pendekatan SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually) Pada Pembelajaran IPA MTsS Thawalib Tanjung Limau”. Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan permasalahan rendahnya kemampuan berpikir kreatif peserta didik MTsS Thawalib Tanjung Limau dalam pemecahan masalah. Sumber belajar yang digunakan dalam pembelajaran IPA masih terbatas.Untuk mengatasi, maka perlu adanya tambahan sumber belajar yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik agar peserta didik mampu memenuhi tuntutan abad 21. Adapun tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis model Creative Problem Solving (CPS) dan Pendekatan SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually) pada pembelajaran IPA MTsS Thawalib Tanjung Limau yang valid dan praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) menggunakan model 4-D yang terdiri dari tahap define, design, develop dan disseminate. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, lembar wawancara dan angket respon pendidik dan peserta didik. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan untuk mengemukakan hasil penelitian yaitu analisis validitas dan analisis praktikalitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis berbasis model Creative Problem Solving (CPS) dengan Pendekatan SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intellectually) yang dirancang telah valid dan praktis. Hasil validitas LKPD rata-rata adalah 82,73% dengan kategori sangat valid. Sementara hasil praktikalitas oleh guru dengan rata-rata 81,87% dengan kategori sangat praktis dan oleh peserta didik dengan rata-rata 85,49 dengan kategori sangat praktis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 BATUSANGKAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK

2020•Koleksi Perpustakaan

RIRIN FEBRIANTI, NIM. 15300500061, Judul Skripsi “PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING (CPS) DI KELAS VII SMPN 1 BATUSANGKAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS PESERTA DIDIK”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar (IAIN) Batusangkar 2020. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang ditandai dengan proses pembelajaran yang bersifat konvensional, peserta didik yang belum memiliki sikap, motivasi dan kognisi yang bagus. Hal ini juga dibuktikan dengan pemberian soal kemampuan pemecahan masalah peserta didik yang mana jawaban peserta didik benar akan tetapi tidak memenuhi indikator kemampuan pemecahan masalah secara maksimal. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya model pembelajaran yang digunakan oleh guru masih konvensional dimana peserta didik tidak dilibatkan secara aktif dalam pembelajaran. Maka perlu dicarikan solusi dimana yang mampu peserta didik menyelesaikan masalah dengan berbagai alternatif. Maka dibutuhkan suatu cara yang mampu membuat peserta didik kreatife dalam menyelesaikan permasalahan yang mana modelnya adalah Creative Problem Solving (CPS). Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang mendapatkan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang mendapatkan pembelajaran konvensional pada peserta didik kelas VIII SMPN 1 Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment), dengan rancangan penelitian The Nonequivalent Posttest-Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP N 1 Batusangkar tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari 6 kelas. Pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan dengan cara lotting. Sampelnya adalah kelas VIII.1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.3 sebagai kelas kontrol. Data tes kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik diperoleh dari tes akhir kedua kelas sampel dengan penerapan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) di kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional di kelas kontrol. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji-t’. Berdasarkan analisis data tes perhitungan dengan uji-t’ didapat harga t’hitung = sedangkan ttabel pada taraf nyata Berarti yaitu maka ditolak atau terima . Dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang mendapatkan model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik yang mendapatkan pembelajaran konvensional.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail