ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Revi Maisaroh, NIM 2030101154. Judul Skripsi: “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Pada Mata Pembelajaran PAI dan Budi Pekerti Kelas IV di SDIT Qurrata A’yun Batusangkar, Jurusan Pendididkan agama islam, Fakultas Tarbiah dan Ilmu Keguruan,Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar . Penelitian ini dilatar belakang rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti kelas IV di SDIT Qurrata A’yun Batusangkar. Proses pemebelajaran masih berpusat pada guru (teacher center) dengan metode ceramah, sehingga belum membuat siswa menjadi subjek belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar PAI dan Budi pekerti siswa pada ranah kognitif dengan penerapan Model pembelajaran GI (Group Investigation) lebih baik dari pada hasil belajar yang menerapkan model pembelajaran masih berpusat pada guru (teacher center ) dengan metode ceramah dikelas IV SDIT Qurata A’yun Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan rancangan penelitian. Posttest control-group only design. Populasi dalam penelitian ini siswa kelas IV SDIT Qurrata A’yun Batusangkar tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 96 orang. pengambilan sampel di lakukan dengan random sampling, dengan di peroleh 32 siswa kelas eksperimen dan 32 siswa kelas kontrol Insterumen penelitian yang digunakan berupa tes objektif. Teknik analisis yang data yang di gunakan yaitu Uji Normalitas,Uji Homogenita,dan Uji hipotes. Berdasarkan Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen pada hasil belajar kognitif 83,34 sedangkan kelas kontrol 73,75. Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji t di dapat thitung = 4,516 dan ttabel = 1,998 pada taraf a= 0.05. berarti thitung > ttabel 4516 > 1998 . kesimpulan bahwa hasil belajar PAI dan Budi pekerti menerapkan model pembelajaran GI (Group Investigation) lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang menerapkan model pembelajaran masih berpusat pada guru (taacer center) dengan metode ceramah di kelas IV SDIT Qurrata A’yun Batusangkar .
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dany Muhammad Ali, 2030101098. “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran kooperatif Learning Tipe Group Investigation Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak kelas VIII MTsN 6 Tanah Datar”. Prodi Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2025. Penelitian ini dilatar belakangi dengan proses pebelajaran di kelas yang mengunakan model pembelajaran Direct Instruction (teacher centered), yaitu model yang umum sekali digunakan oleh guru di sekolah. Model ini mengutamakan guru yang menjelaskan materi serta memberikan contoh, siswa menyimak atau mendengarkan penjelasan dari guru. Pada model Direct Instruction ini banyak sekali siswa yang monotot dari penjelasan guru yang menjelaskan materi dengan cara berceramah. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di MTsN 6 Tanah Datar. Oleh karena itu dibutuhkan sekali model pemebelajaran yang membuat siswa aktif dan berfikir kritis lagi sesuai dengan ketentuan kurikulum pada saat ini. Batasan masalah pada penelitian ini adalah pengaruh penerapan pembelajaran kooperatif learning tipe group investigation terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak. Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan antara penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe group investigation dengan model pembelajaran Direct Instruction terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak kelas VIII MTsN 6 Tanah Datar. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian ekperimen semu (Quasi Experimen) dengan rancang penelitian yang digunakan adalah Posttest Control-Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTsN 6 Tanah Datar tahun ajaran 2024/2025 yang berjumlah 273 siswa. Teknik sampel yang digunakan ada random sampling yang diuji melalui nilai sumatif kemudian uji normalitas, homogenitas dan uji kesamaan rata-rata. Teknik pengumpulan data yaitu mengunakan tes berbentuk 10 butir soal essay. Berdasarkan hasil penelitian, dapat rata-rata kelas ekperimen dengan menggunakan model kooperatif learning tipe group investigation yakni 87,67 sedangkan rata-rata dikelas kontrol dengan menggunakan model Direct Instruction 80,75. Merujuk pada presentase hasil belajar siswa dengan Uji t, dapat dihitung Thitung 3,64 >Ttabel =1.67. Pada taraf α = 0,05, yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. jadi terdapat pengaruh yang signifikan antara penerapan model pembelajaran kooperatif learning tipe group investigation terhadap hasil belajar siswa pada mata pembelajaran akidah akhlak kelas VIII MTsN 6 Tanah Datar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Salsabila Novrianti, NIM 2030106037 (2024). Judul Skripsi: “Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation (Gi) Berbasis Proyek Terhadap Aktivitas Dan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Perubahan Lingkungan Kelas X SMAN 1 Akabiluru”. Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah tidak optimalnya pembelajaran minat khususnya biologi yang disebabkan karena kurangnya peran aktif siswa dalam proses belajar, banyak siswa yang tidak memperhatikan guru disaat menerangkan, begitu juga dengan metode mengajar guru yang masih dengan cara konvensional berupa penyampaian materi menggunakan metode ceramah. Penggunaan cara konvensional tersebut membuat siswa tidak tertarik dengan yang disampaikan oleh guru didepan kelas, dibuktikan dengan siswa tidak dapat menjawab pertanyaan dari guru yang menerangkan dan masih banyak siswa yang tidak aktif bekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas siswa dengan menggunakan model group investigation (GI) berbasis proyek dan mengetahui Apakah hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran group investigation (GI) berbasis proyek lebih baik dari pada hasil belajar siswa kelas konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Akabiluru. Teknik pengumpulan sampel adalah random sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah soal postest dan lembar observasi. Dari penelitia yang penulis lakukan, hasil peneliti dapatkan adalah rata-rata presentase aktivitas belajar dengan model group investigation pertemuan pertama, kedua, ketiga yaitu 78%, 85%, 90% dengan kategori banyak sekali dan presentase hasil belajar kelas eksperimen yang tuntas yaitu 61%, tidak tuntas sebesar 39%. Sedangkan pada kelas kontrol yang tuntas sebanyak 29% dan tidak tuntas sebesar 75%.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Silvia Ningsih. NIM 1730107019 (2024). Judul Skripsi: ”Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dengan Model Pembelajaran Group Investigation (GI) Pada Materi Gerak Melingkar Beraturan (GMB) Kelas XI SMA/MA”. Program Studi Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Bahan ajar yang biasa digunakan di sekolah terbatas pada buku paket dan cara penjelasan materi yang berpusat pada guru dimana hal ini belum mampu membantu peserta didik memahami materi. LKPD ini buat untuk menarik kembali minat pembelajaran dan cara berfikir peserta didik, dimana dalam proses pembelajarannya cara pendidik mengajar sesuai dengan model pembelajaran dalam penelitian ini maka hal tersebut dapat menarik minat dan keaktifitas peserta didik. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian Research and Development (R&D). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode 4D yaitu define, design, develop, dan desiminate. Namun, pada penelitian ini hanya terbatas pada define, design, dan develop karena keterbatasan waktu dan biaya. Tahap pendefinisian ini dilakukan wawancara dan observasi, analisis kurikulum, analisis karakteristik peserta didik, analisis media pembelajaran, dan analisis materi. Tahap perancangan dilakukan dengan penyusunan perangkat pembelajaran, dan menyusun instrument pengumpulan data. Tahap pengembangan dalam penelitian ini yaitu validasi dan praktikalitas. Validasi LKPD dilakukan oleh enam orang ahli yaitu dua dosen dan empat orang pendidik. Uji praktikalitas diberikan kepada tiga orang pendidik dan peserta didik kelas XI MIPA SMA N 1 Rambatan sebanyak dua puluh sembilan orang. Validasi media (LKPD) diperoleh persentase rata-rata validasi sebesar 88,95% dengan kategori sangat valid oleh validator, validasi materi diperoleh persentase rata-rata 90,5%. Sementara, persentase nilai praktikalitas oleh pendidik dan peserta didik adalah masing-masing sebesar 82,36% dengan kategori sangat praktis dan 87,8% dengan kategori praktis. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan media LKPD dengan model pembelajaran GI pada materi gerak melingkar beraturan yang dirancang dapat dikatakan sudah valid dan praktis. Ini Berarti media LKPD dengan model GI dapat digunakan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Robi Fernando, NIM 1830105051 judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Berbantuan Labirin Kesebangunan dan Kekongruenan Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Peserta Didik Di SMP N 5 X Koto Singkarak” Program Studi Tadris Matematika Falkutas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik kelas IX. Hal ini disebabkan karena model pembelajaran yang masih belum maksimal dan peserta didik yang tidak memahami materi yang dijelaskan sehingga peserta didik menganggap matematika adalah pembelajaran yang begitu sulit dan susah dipahami dan sangat membosankan. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation berbantuan Lakban lebih baik dari pada pembelajaran konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian (Quasy Eksperiment) dengan rancangan randomized control group pretest-posttest only design. Populasi penelitian ini seluruh peserta didik kelas IX SMP Negeri 5 X Koto Singkarak tahun ajaran 2023/2024. Metode pengambilan sampel adalah Probability Sampling dengan teknik Simple Random Sampling. Data pretest dan posttest yang diperoleh dari hasil pemberian soal tes kemampuan pemahaman komsep matematis dan dianalisis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil diatas, terlihat bahwa > atau 3,956 > 2,032 maka ditolak, artinya peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik yang penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbantuan Lakban lebih baik dari peningkatan kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik penggunaan model pembelajaran konvensional. Hal ini menunjukan peserta didik yang menerapkan pembelajaran kooperatif tipe group investigation berbantuan Lakban menunjukkan peningkatan signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis, dimana peserta didik kelas eksperimen mengungguli peserta didik kelas kontrol.
BookOpen AccessPDF tersedia
2021•Koleksi Perpustakaan
Uki Wahdini. NIM. 15300500072. Judul skripsi: “PENGEMBANGAN E MODUL BERBASIS METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION PADA MATERI RELASI FUNGSI DI KELAS VIII MTSS MUHAMMADIYAH BATUSANGKAR”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2021
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah kemampuan siswa belum teroptimalkan melalui proses pembelajaran yang sudah dilakukan. Hal ini disebabkan karena penggunaan sumber belajar yang belum memadai, metode yang digunakan guru tidak bervariasi hanya metode ceramah, sehinga membuat siswa merasa bosan untuk belajar matematika, ada yang tidak paham, dan merasa cemas saat pembelajaran apalagi saat mau ujian. Apalagi pada saat sekarang ini proses pembelajaran daring yang menuntut siswa untuk belajar secara mandiri. Dari permasalahan tersebut peneliti memberikan solusi dengan membuat e modul menggunakan metode kooperatif tipe group investigation, karena dalam e modul menggunakan metode kooperatif tipe group investigation memuat langkah-langkah yang dapat membuat siswa lebih mudah untuk belajar matematika.
Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D. Penelitian ini hanya mengembangkan 3-D, karena keterbatasan waktu dan biaya serta penelitian dilakukan ditengah pandemi Covid 19, yaitu tahap pendefenisian (define), tahap perancangan (design), pengembangan (development). Sampel dari penelitian ini adalah kelas VIII MTsS Muhammadiyah Batusangkar. Instrument penelitian ini terdiri dari: lembar validasi e modul dalam proses pembelajaran matematika, lembar angket siswa.
Berdasarkan hasil penelitian dihasilkan bahwa e modul menggunakan metode kooperatif tipe group investigation dalam proses pembelajaran matematika di kelas VIII MTsS Mummadiyah Batusangkar telah valid dan praktis. Hasil validitas e modul adalah 74,71% dengan kategori valid. Hasil validitas e modul yang diperoleh dari hasil angket peserta didik adalah adalah 89,18 dengan kategori sangat praktis.
BookOpen AccessPDF tersedia
2020•Koleksi Perpustakaan
Susila Fitri Yani NIM. 14 106 070, Judul Skripsi “Pengaruh Penerapan Kombinasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dan Metode Brainstorming terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa”.Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Biologi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019.
Hasil belajar biologi siswa khususnya kelas VIII SMPN 3 Batusangkar masih tergolongrendah.Tidak semua peserta didik aktif ketika proses pembelajaran. Siswa cenderung hanya menerima materi yang disampaikan oleh guru, tanpa terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Selain itu, kurangnya variasi dalam proses pembelajaran menyebabkan kurangnya perhatian siswa untuk belajar.Sehingga hal ini mengakibatkan siswa tidak paham dengan pembelajaran yang telah mereka lakukan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan kombinasi model pembelajaran kooperatif tipe GI dan metode brainstorming terhadap hasil belajar biologi siswa.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen murni (true experimental), dengan rancangan penelitian posttest only control–group design.Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 3 Batusangkar sebanyak 5 kelasyang terdiri dari 155 orang siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VIII 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII 3 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes hasil belajarpada ranah kognitif yang terdiri dari tes uraian sebanyak 7 soal, dengan teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa hasil belajar biologi siswa kelas eksperimen yang menerapkan kombinasi model pembelajaran kooperatif tipe GI dan metode brainstorminglebih baik dari pada kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional yaitu dengan diskusi kelompok kecil, baik berdasarkan analisis secara deskriptif maupun analisis secara statistik.
BookOpen AccessPDF tersedia
2020•Koleksi Perpustakaan
HELNI SEPTIANI, NIM. 14 106 025, judul skripsi “Pengaruh Penerapan Kombinasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Dengan Model Example Non Example Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPA Kelas VII SMP Negeri 2 Sungai Tarab” Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2019. Skripsi ini berjumlah 76 halaman.
Permasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran IPA. Hal ini disebabkan berbagai faktor diantaranya, strategi yang digunakan dalam proses pembelajaran belum mengoptimalkan partisipasi, kemandirian dan keaktifan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar kognitif dan afektif siswa dengan menerapkan Kombinasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Dengan Model Example Non Example pada materi Energi Dalam Sistem Kehidupan kelas VII di SMPN 2 Sungai Tarab lebih baik dari pada hasil belajar siswa dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan penelitian posttest only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMPN 2 Sungai Tarab yang terdiri dari 2 kelas. Pengambilan sampel yang dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol.
Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata hasil belajar afektif siswa kelas eksperimen yaitu 70,83 dan hasil belajar afektif siswa kelas kontrol yaitu 24,11. Hasil belajar kognitif siswa menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen yaitu 71,71 dan hasil belajar kognitif siswa kelas kontrol yaitu 64,86. Setelah dilakukan pengujian hipotesis pada kelas eksperimen dengan menggunakan uji t, didapat harga thitung =1,759 sedangkan ttabel= 1,701, pada taraf nyata α = 0,05. Berarti thitung > ttabel (1,759 > 1,701). Sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, dengan taraf kepercayaan 95 %. Maka dapat disimpulkan bahwa; “Hasil belajar siswa dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dengan model Example non Example lebih baik dari pada pembelajaran Konvensional pada mata pelajaran IPA di SMPN 2 Sungai Tarab”.
BookOpen AccessPDF tersedia
2020•Koleksi Perpustakaan
ULFA AUDINA, NIM: 15300500073, judul skripsi “Aktivitas Dan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Dengan Model Pembelajaran Group Investigation (GI) di Kelas VIII SMPN 3 Pariangan”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019.
Peneliti ini didasarkan pada permasalahan rendahnya aktivitas dan kemampuan komunikasi matematis siswa. Aktivitas belajar siswa rendah terlihat dari beberapa siswa yang sibuk dengan kegiatannya masing-masing tanpa memperhatikan guru di depan kelas. Berdasarkan fenomena yang peneliti temukan di lapangan terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis siswa yang berkemampuan tinggi, sedang dan rendah. Kemampuan ini peneliti temukan dari hasil tes yang peneliti berikan kepada siswa saat peneliti melakukan observasi. Berdasarkan nilai siswa tersebut peneliti dapat melihat bahwa tingkat kemampuan siswa berbeda-beda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan aktivitas siswa setelah menggunakan model pembelajaran Group Investigation (GI), untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan penerapan model pembelajaran Group Investigation (GI) pada kelas VIII di SMPN 3 Pariangan, untuk mengetahui peningkatan kemampuan komunikasi matematis pada siswa yang berkemampuan tinggi, sedang dan rendah.
Jenis penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII.2 SMPN 3 Pariangan tahun pelajaran 2018/2019. Teknik pemilihan subjek penelitian tersebut di tentukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian yaitu menggunakan lembar observasi, tes kemampuan komunikasi matematis siswa, dan pedoman wawancara.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh aktivitas siswa tergolong pada kriteria tinggi dengan persentase 78,89. Hasil tes dan wawancara siswa baik. Adapun rata-rata N-Gain kemampuan komunikasi matematis siswa secara tulisan pada kelas VIII.2 tergolong kategori tinggi yaitu 0,78. Peningkatan kemampuan komunikasi matematis pada siswa yang berkemampuan tinggi memiliki N-Gain 0,89. Peningkatan kemampuan komunikasi matematis pada siswa yang berkemampuan sedang memiliki N-Gain 0,73 dan peningkatan kemampuan komunikasi matematis pada siswa yang berkemampuan rendah memiliki N-Gain 0,46.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Dolla Agnesia, NIM. 13 105 025, Judul Skripsi “Penerapan Strategi Kooperatif Learning Tipe Group Investigation dengan Metode Brainstorming untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Sungai Tarab”, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang peneliti temukan di kelas VIII SMPN 2 Sungai Tarab, dimana kemampuan komunikasi matematis siswa masih rendah. Hal ini dapat dilihat dalam proses pembelajaran dimana siswa jarang mengemungkakan ide atau gagasan tentang konsep yang disampaikan oleh guru dan pembelajaran masih berpusat pada guru. Selain itu, siswa sulit untuk mengkomunikasikan dan menjelaskan ide, situasi, dalam bentuk model matematika yang berbentuk gambar, simbol, persamaan dalam menyelesaika permasalahan matematika, untuk itu diperlukan kiat-kiat dalam mengatasi hal tersebut. Salah satu solusi yang peneliti sarankan adalah pembelajaran dengan Strategi Kooperatif Learning Tipe Group Investigation (GI) dengan Metode Brainstorming. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa setelah menerapkan Strategi Kooperatif Learning Tipe GI dengan Metode Brainstorming dan untuk melihat kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan Strategi Kooperatief Learning Tipe GI dengan Metode Brainstorming lebih baik dari kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional di SMP Negeri 2 Sungai Tarab. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian Randomized Pretest-Posttest Control Group Design. Pengambilan sampel pada penelitian adalah total sampling dengan sampel yaitu siswa kelas VIII.A sebagai kelas kontrol dan siswa kelas VIII.B sebagai kelas eksperimen. Data untuk melihat peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa di kelas eksperimen diperoleh dari data pretest sebelum diberi perlakuan dan data posttest setelah penerapan strategi dikelas eksperimen dan pembelajaran konvensional di kelas kontrol diuji menggunakan N-Gain. Data kemampuan komunikasi matematis siswa diperoleh dari data posttest. Hipotesis diuji menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil penelitian bahwa: (1) Terdapat peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan kategori tinggi dengan rata-rata N-gain = 0,707 (2) Kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan Strategi Kooperatif Learning Tipe GI dengan Metode Brainstorming lebih baik dari pada siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
WIRA OKTAVIA, NIM 13 106 089, Judul Skripsi “Pengaruh Penggunaan Media Flash Card pada Pembelajaran Kooperatif tipe GI (Group Investigation) terhadap Minat Baca Siswa Kelas VIII pada Pembelajaran IPA”, Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2017, dengan jumlah halaman 75 lembar. Penelitian ini bertolak dari permasalah yang ditemukan di kelas VIII MTsN 1 Lima Puluh Kota yaitu kurangnya minat baca siswa pada pembelajaran IPA yang akhirnya berdampak pada prestasi belajar siswa. Salah satu solusi yang peneliti sarankan adalah dengan menerapkan metode pembelajaran menggunaan media Flash Card pada pembelajaran kooperatif tipe GI (Group Investigation). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah minat baca siswa pada pembelajaran IPA dengan menggunakan media flash card pada pembelajaran kooperatif tipe GI lebih baik daripada minat baca siswa menggunakan pembelajaran konvensional dan untuk mengetahui peningkatan minat baca siswa pada pembelajaran IPA setelah mendapatkan perlakuan menggunakan media flash card pada pembelajaran kooperatif tipe GI. Penelitian ini adalah penelitian quasi eksperiment, dengan rancangan penelitian Pretest Posttest Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VIII MTsN 1 Lima Puluh Kota Tahun Ajaran 2017/2018 yang terdiri dari enam kelas. Sampel diambil menggunakan cara lotting atau melalui undian, yaitu kelas VIII4 sebagai kelas eksperimen dan VIII3 sebagai kelas kontrol. Kedua kelas ini diberikan angket awal dan akhir. Hipotesis diuji menggunakan uji-t dengan data berupa hasil angket awal dan akhir siswa. Berdasarkan analisis data, diperoleh rata-rata hasil angket minat baca siswa pada pembelajaran IPA kelas eksperimen adalah 79,83 dengan pesentase kenaikan 84%, sedangkan pada kelas kontrol 68,47 dengan pesentase kenaikan 72% dengan menggunakan perhitungan uji- t dengan taraf kepercayaan 95% (α = 0,05) diperoleh thitung = 31,71 dan ttabel = 1,645. Karena thitung > t tabel, maka hipotesis penelitian diterima (tolak H0) sehingga, minat baca siswa pada pembelajaran IPA dengan menggunakan media flash card pada pembelajaran kooperatif tipe GI lebih baik dari minat baca siswa pada pembelajaran IPA menggunakan metode konvensional. Selanjutnya perolehan minat baca siswa setelah menggunakan media flash card pada pembelajaran kooperatif tipe GI meningkat 16% pada kelas eksperimen dan tergolong sedang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ZUSI NOVIA, NIM 13 106 098, judul skripsi : PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) BERBANTUAN HANDOUT PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI DI KELAS VIII MTsN PITALAH. Skripsi Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.
Latar belakang dari penelitian ini adalah hasil belajar biologi siswa masih banyak yang berada dibawah KKM yang telah ditetapkan oleh sekolah. Proses pembelajaran yang dilaksanakan pada sekolah belum terlaksana dengan baik dan belum mampu menambahkan pengetahuan yang lebih dalam pada siswa, hal ini dikarenakan proses belajar mengajar disekolah MTsN Pitalah masih bersifat Teacher Center. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar biologi siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan Handout pada pembelajaran biologi lebih baik dari pada hasil belajar biologi siswa yang menerapkan pembelajaran konvesional di kelas VIII MTsN Pitalah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan Posttest Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTsN Pitalah tahun pelajaran 2017/2018 yang terdiri dari 5 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VIIIA sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIIB sebagai kelas kontrol.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen adalah 82,62 dengan persentase ketuntasan 79,31% dan rata-rata hasil belajar Biologi peserta didik kelas kontrol adalah 74,5 dengan persentase ketuntasan 60%. Berdasarkan hasil perhitungan dengan uji-t didapat harga thitung= sedangkan ttabel=1,645 pada taraf nyata α = 0,05. Berarti thitung > ttabel dimana 1,825 > 1.645 dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil hipotesis diterima yakni hasil belajar Biologi kelas VIII MTsN Pitalah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) berbantuan Handout lebih baik dari pada hasil belajar biologi siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2017•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
MARZA, NIM. 12 106 010, Judul Skripsi “Penerapan Strategi Group Investigation dengan Giving Question and Getting Answer terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem organisasi kehidupan kelas VII di SMPN 1 Salimpaung” Jurusan Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Batusangkar 2017.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya, pendidik sering menggunakan metode konvensional seperti ceramah, kurangnya minat peserta didik dalam mencari dan membaca buku-buku sumber, kurangnya keberanian siswa dalam mengeluarkan ide atau pendapat saat pembelajaran berlangsung, serta kurangnya keberanian siswa dalam mengeluarkan ide atau pendapat saat pembelajaran berlangsung. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk melihat apakah hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMPN 1 Salimpaung dengan menerapkan Strategi Group Investigation dengan Giving Question and Getting Answer terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem organisasi kehidupan lebih baik daripada hasil belajar kognitif siswa menggunakan model pembelajaran konvensional.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan Randomizing Control Group Postest Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 1 Salimpaung tahun pelajaran 2016/2017 yang terdiri dari 3 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VII1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VII3 sebagai kelas kontrol.
Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen adalah 80.59 dengan persentase ketuntasan 71,43% dan rata-rata hasil belajar peserta didik kelas kontrol adalah 65.58 dengan persentase ketuntasan 38,09%. Uji hipotesis dilakukan uji t, didapatkan nilai thitung = 4.0345 sedangkan ttabel = 1.68, berdasarkan data yang diperoleh thitung > ttabel hipotesis diterima yakni hasil belajar IPA peserta didik dengan menerapkan strategi group investigation dengan giving question and getting answer lebih baik dari hasil belajar peserta didik yang menggunakan pembelajaran konvensional.