ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
M. Ariyandi. 1630105027 (2020). Judul Skripsi: “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Model Cooperative Learning dengan Teknik Bertukar Pasangan Matematika Siswa di Kelas VIII SMP N 1 Sungayang”. Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah permasalahan yang merujuk pada kondisi saat sekarang ini yakni dunia dikejutkan dengan mewabahnya suatu penyakit yang bernama corona atau dikenal dengan istilah Covid-19 (Corona Virus Diseases-19) yang menyerang seluruh dunia bahkan Negara kita, dimana kondisi saat sekarang ini berdampak sangat besar salah satunya terhambatnya proses pembelajaran secara langsung sehingga sekarang dilakukan pembelajaran secara daring. Dalam pembelajaran daring yang dilakukan oleh sekolah, pada umumnya guru hanya memberikan tugas kepada sisiwanya. Padahal suatu pembelajaran dikatakan akan berhasil jika guru memberikan materi pembelajaran atau dapat menjelaskannya kepada siswa. Hal inilah akan menjadikan siswa kurang bersemangat karena mereka hanya dihadapkan pada soal-soal. Dengan permasalahan tersebut peneliti disini membuat LKPD untuk membantu proses pembelajaran, dengan adanya LKPD bisa membantu pendidik dalam proses pembelajaran. Upaya yang bisa dilakukan untuk perubahan dan perbaikan dalam pembelajaran yaitu dengan mencoba strategi, metode, dan model ataupun pendekatan yakni dengan model cooperative learning dengan teknik bertukar pasangan. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis model cooperative learning dengan teknik bertukar pasangan di kelas VIII SMPN 1 Sungayang. Tujuan penelitian secara khusus adalah untuk memperoleh data, apakah LKPD yang dihasilkan sudah memenuhi kriteria valid. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu(1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan, dalam tahap ini dilakukan wawancara dengan pendidik, analisis silabus, dan sumber belajar serta meriview literatur tentang LKPD,(2) tahap design, merancang design lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis model cooperative learning dengan teknik bertukar pasangan pada materi peluang. Hasil dari tahap design yang dirancang dilanjutkan dengan (3) tahap develop, melihat validitas dari lembar kerja peserta didik (LKPD) berbasis model cooperative learning dengan teknik bertukar pasangan materi peluang. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa lembar kerja peserta didik (LKPD) yang dirancang telah valid. Hasil validitas LKPD yang diperoleh adalah 78,33% dengan kategori valid.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
HENDRA FITRI, NIM 15300900021.Skripsi, Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak melalui Strategi Cooperative learning tipe make a match di Taman Kanak-kanak Aisyiyah Lima Kaum, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2019. 87 halaman. Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya kemampuan interaksi sosial (kerjasama) anak usia dini di TK Aiayiyah Lima Kaum. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak khususnya kerjasama melalui strategi cooperative learning tipe make a matchdi TK Aisyiyah Lima Kaum Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain penelitian pre-experimental designs dengan tipe one group pretest-postest.Adapun populasi dalam penelitian ini adalah anak di TK Aisyiyah Lima Kaum Tahun Pelajaran 2018/2019 sebanyak 30 orang anak,kemudian sampel dalam penelitian ini yaitu kelompok B2 dengan jumlah anak sebanyak 8 orang anak, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian dari analisis data statistik, didapatkannilai “t” hitung untuk kemampuan interaksi sosial anak adalah 10,3 dengan df atau db adalah7, apabila kita lihat pada tabel nilai t dengan taraf signifikan 5% maka diperoleh nilai “t” sebesar 2,36,Kemudian dengan membandingkan hasil dari t hitung (tₒ) dengan t tabel (tt) maka dapat dianalisa bahwa t0 besar dari tt (t0 > tt), jadi 10,3> 2,36. Kemampuan interaksi sosial(kerjasama) sudah meningkat, ini ditandai dengan dari 8 orang anak ada 2 orang anak yang termasuk ke dalam kategori sangat mampu (SM) dengan persentase 25%, dan 6 orang anak dalam kategori mampu (M) dengan persentase 75%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak. Ini membuktikan bahwa penggunaan strategi cooperative learning tipe make a match dapat meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak khususnya kerjasama di TK Aisyiyah Lima Kaum. Kata Kunci: Interaksi sosial,cooperative learning, make a match.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hayatun Nismah, NIM 2230101048, Judul Skripsi “Pengaruh Strategi Pembelajaran Deep Learning dan Cooperative Learning Tipe Jigsaw terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Materi Husnudzan Kelas VIII SMP Negeri 1 Tanjung Emas.” Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2026. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti materi Husnudzan masih tergolong rendah. Proses pembelajaran masih didominasi metode ceramah sehingga keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran belum optimal dan pemahaman siswa terhadap materi masih kurang mendalam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh strategi pembelajaran Deep Learning yang dipadukan dengan Cooperative Learning Tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada materi Husnudzan kelas VIII SMP Negeri 1 Tanjung Emas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Experimental Research menggunakan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 44 siswa, yaitu 22 siswa kelas VIII C sebagai kelas kontrol dan 22 siswa kelas VIII B sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji N-Gain, dan uji hipotesis menggunakan Independent Samples t-test dengan bantuan program IBM SPSS Statistics 26. Hasil uji prasyarat menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen sehingga memenuhi syarat untuk dilakukan pengujian hipotesis. Selain itu, hasil uji N-Gain menunjukkan nilai rata-rata 64,1468% yang termasuk dalam kategori sedang, sehingga menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah diberikan perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan strategi pembelajaran Deep Learning yang dipadukan dengan Cooperative Learning Tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada materi Husnudzan kelas VIII SMP Negeri 1 Tanjung Emas. Berdasarkan hasil uji Independent Samples t-test, diperoleh nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05, sehingga Ha diterima dan H₀ ditolak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hasil belajar siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan strategi Deep Learning dan Cooperative Learning Tipe Jigsaw lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode konvensional. Dengan demikian, penerapan kedua strategi tersebut mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, bermakna, dan menyenangkan sehingga dapat meningkatkan pemahaman konsep serta hasil belajar siswa pada materi Husnudzan.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah guru belum mengadakan variasi dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi guru menggunakan metode ceramah dan media penyampaian materi menggunakan powerpoint, buku Kitab Khulasoh Nurul Yakin dan Buku SKI Kelas VII. Namun, selama proses pembelajaran siswa kurang antusias dan mengalami kebosanan sehingga siswa kurang aktif dan pembelajaran menjadi kurang efektif. Cara mengatasi permasalahan diatas yaitu perlunya media dan strategi pembelajaran yang memberikan kemudahan kepada guru serta mampu menunjang semangat belajar bagi siswa sehingga memunculkan pembelajaran yang menyenangkan dengan strategi pembelajaran kooperatif berbantuan media pop-up book. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi cooperative learning berbantuan media pop-up book lebih baik dibandingkan strategi ekspositori terhadap hasil belajar pada pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII MTsS Kauman Muhammadiyah Padang Panjang.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif menggunakan desain Quasi Experimental. Dalam penelitian ini menggunakan Pretest Posttest Non-Equivalent Control Groups Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII MTsS Kauman Muhammadiyah Padang Panjang tahun pelajaran 2025/2026 sebanyak . Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII Tahfidz Putra sebagai kelas eksperimen dan kelas VII Excellent Putra sebagai kelas kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik kombinasi Purposive Cluster Sampling . Instrumen yang digunakan adalah berupa soal pretest-posttest untuk kompetensi pengetahuan..
Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapatnya pengaruh yang lebih baik pada hasil belajar Sejarah Kebudayaan Islam pada kelas eksperimen yang menggunakan strategi cooperative learning berbantuan media pop-up book daripada kelas kontrol menggunakan strategi ekspositori. Hal ini dibuktikan dari hasil uji hipotesis menggunakan uji independent sample t-test bagian equal variance not assumed didapat nilai sig. (2-tailed) sebesar < 0,001 artinya sig < 0,001 < 0,05. Berdasarkan hal tersebut H0 ditolak dan Ha diterima.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Susanti Auliza, NIM 2130101137. Judul skripsi: “Penerapan Strategi Cooperative Learning Tipe Make A Match dalam Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran PAIBP Kelas III UPT SDN 16 Baringin”. Program studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2025. Permasalahan yang melatarbelakangi peneltian ini adalah proses pembelajaran PAIBP ketika guru memberikan soal sebagian siswa hanya menunggu hasil kerja temannya dan tidak mengerjakan soal-soal yang sulit. Masalah tambahan adalah ketika guru menjelaskan materi pembelajaran banyak siswa tidak memperhatikan guru menjelaskan, siswa sibu sendiri, takut salah ketika guru memberikan pertanyaan, dan tidak berani berpartisipasi aktif dalam interaksi kelas, sehingga mengakibatkan adanya siswa yang belum mencapai batas KKTP. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa dengan penerapan strategi cooperative learning tipe make a match lebih baik dari pada hasil belajar siswa dengan strategi konvensional pada mata pembelajaran PAIBP kelas III SDN 16 Baringin. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode Pre- Experimental Design One Grup Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III UPT SDN 16 Baringin. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan total sampling, yaitu Teknik pengambilan sampel yang melibatkan seluruh anggota populasi sebagai sampel. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes berupa 20 soal pilihan ganda. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh yaitu hasil belajar rata-rata pada pretest yaitu 55,41 dan meningkat setelah menerapkan strategi cooperative learning tipe make a match pada hasil belajar posttest yaitu 88,33. Pada pretest nilai tertinggi 85 dan nilai terendah 30 sedangkan pada posttest nilai tertinggi 100 dan nilai terendah 75. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis nilai signifikan sebesar 0.00 0.05. Berdasarkan perhitungan n-gain skor hasil belajar siswa diperoleh nilai rata-rata sebesar 0,7185 atau 71,85% termasuk kategori tinggi. Dengan demikian maka Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat dikemukakan bahwa hasil belajar siswa meningkat dengan menerapkan strategi cooperative learning tipe make a macth mata pembelajaran PAI kelas III UPT SDN 16 Baringin. Kata Kunci: Strategi Cooperative Learning Tipe Make A Match dan Hasil Belajar
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ananda Fitria Hidayani, NIM 2130101008, Judul Skripsi “PENERAPAN KOMBINASI STRATEGI PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TIPE STUDENT TEAM ACHIVEMENT DIVISION (STAD) DAN TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR PAI BUDI PEKERTI SISWA SMPN 3 SUNGAI TARAB”. Program studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan yang terjadi pada penelitian ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran PAI materi sholat dan pelaksanaanya , salah satu penyebabnya yaitu kurangnya variasi strategi pembelajaran yang digunakan guru dalam mengajar sehingga siswa menjadi kurang bersemangat, bosan, tidak berpartisipasi aktif dalam mengikuti pembelajaran yang mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi baru berupa penerapan strategi pembelajaran yang terbaru untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Maka dari itu peneliti mencoba untuk melakukan penerapan kombinasi strategi cooperative learning tipe student team acvhivement division dan tipe jigsaw dalam pembelajaran PAI Budi Pekerti dikelas VII SMPN 3 Sungai Tarab demi meningkatkan hasil belajar siswa. Strategi penelitian ini dipilih karena nantinya siswa akan belajar didalam sebuah kelompok kecil yang nantinya siswa bisa berpartisipasi aktif dalam mengikuti pembelajaran dan nantinya akan diberikan hadiah atau reward bagi siswa yang mendapatkan nilai tertinggi. Dengan adanya hadiah itu dan bekerjasama didalam sebuah kelompok siswa yang satu dengan yang lainnya akan berlomba-lomba untuk mendapatkan hasil quiz atau tes yang terbaik. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah penelitian kuantitatif eksperimen dengan bentuk one group pre-test-post-test only yaitu membandingkan hasil tes sebelum treatment (pre-test) dengan hasil tes setelah treatment (post-test). Yang dimana populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa di SMPN 3 Sungai Tarab yaitu sebanyak 84 orang siswa dan sampel yaitu kelas VII yang terdiri dari satu kelas yaitu sebanyak 17 orang siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini yaitu berupa hasil pre-test dan hasil post-test yang dilakukan pada kelas eksperimen. Selanjutnya analisis data menggunakan uji normalitas, paired sample t-test dengan bantuan IBM statistic 22. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu terdapatnya perbedaan yang signifikan pada hasil pre-tes yang dilakukan sebelum treatment dan hasil post-test materi sholat dan pelaksanaanya mata pelajaran PAI pada kelas eksperimen yang menggunakan cooperative learning tipe student team acvhivement division dan tipe jigsaw. Hal ini dibuktikan dari Hasil uji t-test didapat nilai sig. (2 tailed) sebesar 0,000 artinya sig 0,000 sig 0,05. Berdasarkan hal tersebut, H0 ditolak dan Ha diterima. Maka dari itu, diambil kesimpulan yaitu terdapat peningkatan hasil belajar PAI Budi Pekerti siswa kelas VII SMPN 3 Sungai Tarab setelah penerapan kombinasi strategi pembelajaran perbedaan yang signifikan pada penerapan strategi cooperative learning tipe student team acvhivement division dan tipe jigsaw.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hidayatul Fadillah, Nim. 2030101113, Judul skripsi: “PENGARUH KOMBINASI MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD DAN METODE DRILL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DI MAN 3 TANAH DATAR”. Program Studi Pendidikan agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih banyaknya siswa yang berapa dibawah KKM atau belum tuntas dalam pembelajaran. Rendahnya hasil belajar siswa menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar. Seperti yang terjadi pada siswa kelas XI F1 di MAN 3 Tanah Datar. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pendekatan Kuantitatif Pre-Eksperimen yang berbentuk One Group Pretest Posttest Desigh. Jumlah populasi 31 dan sampel penelitian 15 siswa terpilih melalui Teknik Simple random sampling dengan tehnik lotting dan diperoleh kelas XI F1 sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa 10 soal essay. Hasil Penelitian menunjukkan bahwah terdapat pengaruh kombinasi Model Pembelajaran Cooperative Learning Tipe STAD dan Metode Drill terhadap hasil Belajar Siswa Kelas XI pada Mata Pelajaran AL-Qur’an Hadits di MAN 3 Tanah Datar. Hal ini terlihat Hasil Belajar siswa sebelum menggunakan kombinasi model pembelajaran cooperative learning dan metode Drill menunjukkan bahwa masih banyak siswa yang berada dibawah KKM dengan rata-rata nilai 79,6. Hasil Belajar siswa setelah menggunakan kombinasi model pembelajaran cooperative learning dan metode Drill menunjukkan bahwa hampir seluruh nilai siswa berada diatas KKM dengan rata -rata nilai 89,1.nilai thitung lebih besar dibandingkan t tabel (5.706 > 2.131), dengan signifikan (2-tailed) (0,000,05), maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya metode pembelajaran Cooperative learning tipe STAD dan metode Drill dapat mempengaruhi hasil belajar siswa pada mata pelajaran AL_Qur’an Hadits kelas XI di MAN 3 Tanah Datar.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ASNATUL FITDARAINI, NIM 2030101094 judul skripsi : “PENERAPAN STRATEGI COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN FIQIH KELAS VII DI MTSM BUNGA TANJUNG”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Falkutas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi Cooperative Learning Tipe Jigsaw dalam Pembelajaran Fiqih Kelas VII di MTsM Bunga Tanjung. Strategi ini diterapkan melalui pembelajaran berkelompok diskusi antar anggota, presentasi materi, serta bimbingan dan evaluasi oleh guru. Proses pembelajaran sebelumnya masih berpusat pada guru saja (Teacher Center) sehingga siswa kurang aktif dalam pembelajaran tersebut. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian eksperimen (pre-eksperimen) yang berbentuk One Group Pretest Posttest Desigh, yang melibatkan satu kelas sebagai subjek. Jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu 15 orang peserta didik. Dalam penelitian ini pengambil sampel yang digunakan adalah sampling jenuh seluruh peserta didik sama dengan jumlah populasi. Hasil penelitian diperoleh rata-rata pretest pada kelas eksperimen keseluruhan pertemuan yaitu sebesar 48,7125. Sedangkan nilai rata-rata posttest yaitu sebesar 78,745. Analisis data menggunakan uji paired sample T-Test menunjukkan bahwa nilai t𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙(1,761) sehingga hipotesis HOditolak dan hipotesis Ha diterima. Kesimpulannya penerapan strategi cooperative learning tipe jigsaw terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar fiqih peserta didik.
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Putri Handayani, NIM 1830106041, Judul Skripsi “Penerapan Model Synectics, Mind Maps, Cooperative Learning (SM2CL) Terhadap Hasil Belajar Dan Motivasi Peserta Didik Kelas XI Mata Pelajaran Biologi Di SMAN 2 Batusangkar”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2022. Permasalahan penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar biologi dan kurangnya motivasi peserta didik dalam mengikuti pembelajaran biologi. Hal ini disebabkan guru selalu memakai model pembelajaran konvensional dalam pembelajaran. Model pembelajaran konvensional juga membuat guru mengajarkan materi dengan satu cara saja, sehingga peserta didik tidak dapat belajar sesuai dengan kepribadiannya. Akibat permasalahan tersebut membuat hasil belajar peserta didik rendah dan pembelajaran tidak berlangsung efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar dengan menerapkan model synectics, mind maps, cooperative learning (SM2CL) lebih baik dari pada hasil belajar biologi peserta didik yang menggunakan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran biologi kelas XI SMAN 2 Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu Quasy Experimental yang dilaksanakan pada semester genap tahun 2021/2022. Sampel pada penelitian ini terdiri dari dua yaitu kelas XI MIPA 3 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan rancangan posttest only control group design dengan instrumen berupa tes dalam bentuk essay yang diolah secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar biologi peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran synectics, mind maps, cooperative learning (SM2CL) lebih baik dari hasil belajar biologi peserta didik dengan menerapkan model pembelajaran konvensional yang dibuktikan dari uji hipotesis yaitu thitung > ttabel 7,03 > 1,7171 yang membuat hipotesis diterima. Hal ini juga dibuktikan dari nilai rata-rata kelas eksperimen 89 dan nilai rata-rata kelas kontrol 79,82%. Jadi, model pembelajaran synectics, mind maps, cooperative learning (SM2CL dapat mempengaruhi hasil belajar peserta didik dan dapat diterapkan pada materi biologi lainnya. Key Word: Synectics, Mind Maps, Cooperative Learning (SM2CL), Hasil Belajar, Motivasi Peserta Didik, Pembelajaran Biologi
ThesisOpen AccessPDF tersedia
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANNISA RAHMA, NIM 1730111006, Judul Skripsi “Penerapan Cooperative Learning Model Make A Match Di SDN 02 Tanjung Bonai Kec. Lintau Buo Utara Kab. Tanah Datar “. Skripsi Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidayah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Kurang optimalnya guru memilih model pembelajaran dan kurangnya kerjasama yang baik dalam kelompok selama pembelajaran berlangsung menyebabkan kebanyakan siswa kurang aktif hanya didominasikan oleh siswa yang memiliki kemampuan yang tinggi. Kurangnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran berdampak terhadap hasil belajar yang masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah Dengan menggunakan Metode pembelajaran Make A Match bisa mengetahui pengaruh hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif dengan True Experimental Design . Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pretest- posttest Control Group Design . Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI di SDN 02 Tanjung Bonai Tahun Ajaran 2020 / 2021 yang terdiri dari 1 kelas yang berjumlah 27 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Data yang dikumpulkan menggunakan Observasi, tes dan dokumentasi, sedangkan data hasil penelitian dianalisis secara Statistic Deskriptif dan Statistic Inferensial . Hasil penelitian menunjukkan model pembelajaran ini berpengaruh terhadap Hasil belajar IPA siswa kelas VI SDN 02 Tanjung Bonai. Berdasarkan rata- rata hasil posttest di peroleh rata- rata hasil belajar IPA setelah diterapkan Penerapan Cooperative Learning Model Make A Match lebih tinggi dibandingkan dengan rata- rata pretest sebelum diterapkan Penerapan Cooperative Learning Model Make A Match . Rata- rata pretest yang diperoleh sebelum diterapkan Penerapan Cooperative Learning Model Make A Match 57. Setelah dilakukan tindakan dengan perlakuan Penerapan Cooperative Learning Model Make A Match, maka diperoleh rata- rata 79. Jumlah peningkatan kelas berdasarkan nilai pretest dan posttest sebesar 100 %.
BookOpen AccessPDF tersedia
2020•Koleksi Perpustakaan
HENDRA FITRI, NIM 15300900021. Skripsi, Meningkatkan Kemampuan Interaksi Sosial Anak melalui Strategi Cooperative learning tipe make a match di Taman Kanak-kanak Aisyiyah Lima Kaum, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2019. 87 halaman.
Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya kemampuan interaksi sosial (kerjasama) anak usia dini di TK Aiayiyah Lima Kaum. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak khususnya kerjasama melalui strategi cooperative learning tipe make a match di TK Aisyiyah Lima Kaum
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain penelitian pre-experimental designs dengan tipe one group pretest-postest. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah anak di TK Aisyiyah Lima Kaum Tahun Pelajaran 2018/2019 sebanyak 30 orang anak, kemudian sampel dalam penelitian ini yaitu kelompok B2 dengan jumlah anak sebanyak 8 orang anak, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling.
Berdasarkan hasil penelitian dari analisis data statistik, didapatkan nilai “t” hitung untuk kemampuan interaksi sosial anak adalah 10,3 dengan df atau db adalah 7, apabila kita lihat pada tabel nilai t dengan taraf signifikan 5% maka diperoleh nilai “t” sebesar 2,36, Kemudian dengan membandingkan hasil dari t hitung (tₒ) dengan t tabel (tt) maka dapat dianalisa bahwa t0 besar dari tt (t0 > tt), jadi 10,3 > 2,36. Kemampuan interaksi sosial (kerjasama) sudah meningkat, ini ditandai dengan dari 8 orang anak ada 2 orang anak yang termasuk ke dalam kategori sangat mampu (SM) dengan persentase 25%, dan 6 orang anak dalam kategori mampu (M) dengan persentase 75%. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak. Ini membuktikan bahwa penggunaan strategi cooperative learning tipe make a match dapat meningkatkan kemampuan interaksi sosial anak khususnya kerjasama di TK Aisyiyah Lima Kaum.
BookOpen AccessPDF tersedia
2020•Koleksi Perpustakaan
SAKDIAH MELZA PUTRI, NIM. 15300700027, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning tipe Make A Match Berbantuan Kartu Pintar Fisika untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke Kelas XI MIPA SMAN 1 X Koto Diatas”, Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidik an Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019.
Kesulitan yang dialami peserta didik dalam pembelajaran fisika antara lain terkait pemahaman konsep, dan pemecahan masalah. Model pembelajaran Cooperative Learning tipe Make A Match berbantuan Kartu Pintar Fisika merupakan salah satu solusi untuk mengurangi masalah yang dihadapi peserta didik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Make A Match berbantuan Kartu Pintar Fisika lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran konvensional pada materi elastisitas dan hukum hooke di kelas XI MIPA SMAN 1 X Koto Diatas.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Rancangan yang digunakan adalah posttest only control group. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA SMAN 1 X Koto Diatas yang terdiri dari 2 kelas (51 orang peserta didik). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, dimana kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Make A Match berbantuan Kartu Pintar Fisika, sedangkan pada kelas kontrol diterapkan model pembelajaran konvensional. Data yang diperoleh terdiri dari nilai post test (kognitif) menggunakan tes, afektif dan psikomotor yang diperoleh menggunakan lembar observasi. Data tersebut dianalisis menggunakan uji t.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar fisika peserta didik pada kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Rata-rata nilai akhir peserta didik untuk ranah kognitif pada kelas eksperimen yaitu 73,5 dengan persentase ketuntasan 54%, sedangkan kelas kontrol nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 69,8 dengan persentase ketuntasan 44%. Sedangkan rata-rata nilai akhir peserta didik untuk ranah afektif pada kelas eksperimen adalah 69,2 dan kelas kontrol 64,5 dan untuk rata-rata nilai akhir peserta didik ranah psikomotor pada kelas eksperimen 73,7 dan kelas kontrol 71,4. Pada penelitian ini juga dilakukan uji hipotesis dengan uji-t untuk ke tiga ranah. Pada ranah kognitif diperoleh harga thitung= 0,91, afektif didapatkan thitung= 0,32, dan psikomotor didapatkan thitung= 0,17, sedangkan ttabel= 1.676 untuk ke tiga ranah dengan taraf nyata yang digunakan α = 0,05. Dapat disimpulkan bahwa untuk ranah kognitif, afektif, psikomotor didapatkan thitung<ttabel sehingga H0 diterima dan H1 ditolak. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Make A Match berbantuan Kartu Pintar Fisika sama dengan hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran konvensional pada elastisitas dan hukum hooke di kelas XI MIPA SMAN 1 X Koto Diatas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
BookOpen AccessMetadata saja
2017•Koleksi Perpustakaan