Abstrak
SAKDIAH MELZA PUTRI, NIM. 15300700027, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning tipe Make A Match Berbantuan Kartu Pintar Fisika untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke Kelas XI MIPA SMAN 1 X Koto Diatas”, Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidik an Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Kesulitan yang dialami peserta didik dalam pembelajaran fisika antara lain terkait pemahaman konsep, dan pemecahan masalah. Model pembelajaran Cooperative Learning tipe Make A Match berbantuan Kartu Pintar Fisika merupakan salah satu solusi untuk mengurangi masalah yang dihadapi peserta didik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Make A Match berbantuan Kartu Pintar Fisika lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran konvensional pada materi elastisitas dan hukum hooke di kelas XI MIPA SMAN 1 X Koto Diatas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Rancangan yang digunakan adalah posttest only control group. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA SMAN 1 X Koto Diatas yang terdiri dari 2 kelas (51 orang peserta didik). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, dimana kelas XI MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIPA 2 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Make A Match berbantuan Kartu Pintar Fisika, sedangkan pada kelas kontrol diterapkan model pembelajaran konvensional. Data yang diperoleh terdiri dari nilai post test (kognitif) menggunakan tes, afektif dan psikomotor yang diperoleh menggunakan lembar observasi. Data tersebut dianalisis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar fisika peserta didik pada kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Rata-rata nilai akhir peserta didik untuk ranah kognitif pada kelas eksperimen yaitu 73,5 dengan persentase ketuntasan 54%, sedangkan kelas kontrol nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 69,8 dengan persentase ketuntasan 44%. Sedangkan rata-rata nilai akhir peserta didik untuk ranah afektif pada kelas eksperimen adalah 69,2 dan kelas kontrol 64,5 dan untuk rata-rata nilai akhir peserta didik ranah psikomotor pada kelas eksperimen 73,7 dan kelas kontrol 71,4. Pada penelitian ini juga dilakukan uji hipotesis dengan uji-t untuk ke tiga ranah. Pada ranah kognitif diperoleh harga thitung= 0,91, afektif didapatkan thitung= 0,32, dan psikomotor didapatkan thitung= 0,17, sedangkan ttabel= 1.676 untuk ke tiga ranah dengan taraf nyata yang digunakan α = 0,05. Dapat disimpulkan bahwa untuk ranah kognitif, afektif, psikomotor didapatkan thitung<ttabel sehingga H0 diterima dan H1 ditolak. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran Cooperative Learning tipe Make A Match berbantuan Kartu Pintar Fisika sama dengan hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran konvensional pada elastisitas dan hukum hooke di kelas XI MIPA SMAN 1 X Koto Diatas.