Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

38 hasil
Subjek: BPRS
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Perbandingan Pembiayaan Bermasalah Pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Haji Miskin Pandai Sikek Dengan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Berskala Nasional

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK DESI ARIYANI PUTRI, NIM 16 30401 042, judul SKRIPSI “Perbandingan Pembiayaan Bermasalah Pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Haji Miskin Pandai Sikek Dengan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Berskala Nasional”.Jurusan Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam SKRIPSI ini adalah Perbandingan Pembiayaan Bermasalah Pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Haji Miskin Pandai Sikek Dengan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Berskala Nasional. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi rendahnya pembiayaan bermasalah pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Haji Miskin Pandai Sikek, dan mengetahui bagaimana perbandingan pembiayaan bermasalah pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) berskala nasional dengan PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Haji Miskin Pandai Sikek. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah jenis penelitian lapangan (field research), data-data yang dikumpulkan dalam peneliitian ini berasal dari data primer berupa wawancara langsung dengan Direktur Utama dan Account Officer pada PT BPRS Haji Miskin Pandai Sikek dan data sekunder berupa laporan keuangan yang berhubungan dengan jumlah pembiayaan dan jumlah NPF, analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan pada PT BPRS Haji Miskin Pandai Sikek, perbandingan pembiayaan bermasalah (NPF) pada PT BPRS Haji Miskin Pandai Sikek dengan pembiayaan bermasalah (NPF) pada BPRS berskala nasional adalah pembiayaan bermasalah (NPF) pada PT BPRS Haji Miskin Pandai Sikek dalam kategori sehat. hal tersebut dilihat dari dua fakta kelompok yaitu, Pertama, faktor yang mempengaruhi rendahnya tingkat pembiayaan bermasalahpada PT BPRS Haji Miskin Pandai Sikek terlihat jelas bahwa pembiayaan bermasalah (NPF) pada PT BPRS Haji Miskin Pandai Sikek hampir mencapai 5%, hal tersebut dikarenakan pihak BPRS yaitu Account Officer yang menangani pembiayaan bermasalah (NPF) melakukan tugasnya sesuai dengan prosedur yaitu dimulai dengan pihak bank selektif dalam pencarian dan penerimaan calon nasabah dengan memperhatikan prinsip 5C, melakukan wawancara langsung dengan nasabah, proses permohonan ditindak lanjuti sesuai prosedur, melakukan pemantauan dan pembinaan nasabah, hal ini dilakukan untuk memperkecil terjadinya pembiayaan bermasalah (NPF). Kedua, perbandingan pembiayaan bermasalahpada BPRS berskala nasional denganPT BPRS Haji Miskin Pandai Sikek yaitu, berdasarkan kolektibilitas pembiayaan pada pembiayaan bermasalah pada BPRS nasional dengan PT BPRS Haji Miskin Pandai Sikek terbagi menjadi dua kategori yaitu diragukan dan macet. Pada BPRS Nasional kolektibilitas pembiayaan lebih tinggi dibandingkan dengan PT BPRS Haji Miskin Pandai Sikek, dan persentase NPF pada BPRS berskala nasional, pada tahun 2017 sebesar 9,68%, dan pada tahun 2018 sebesar 9,30%, selanjutnya pada tahun 2019 sebesar 9,75%. Persentase NPF pada BPRS berskala nasional mengalami peningkatan tiap tahun yang selalu berubah-ubah, serta pada BPRS berskala nasional mengalami penurunan kualitas pembiayaan yang dibuktikan dengan persentase angka NPF yang selalu meningkat. Sedangkan pada PT BPRS Haji Miskin Pandai Sikek persentase angka NPF pada tahun 2017 sebesar 4,80%, selanjutnya pada tahun 2018 sebesar 4,54%, dan pada tahun 2019 sebesar 4,95%. Persentase angka NPF pada PT BPRS Haji Miskin juga mengalami fluktasi yang berubah-ubah, tetapi pada PT BPRS Haji Miskin persentase angka NPF masih dalam kategori sehat, hal ini dibuktikan dengan persentase angka NPF pada PT BPRS Haji Miskin masih tergolong rendah yang hampir mencapai 5,00%, hal ini masih dibawah angka yang ditetapkan oleh OJK yaitu sebesar 7,5%. Dari perbandingan pada kedua BPRS dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2019, persentase angka NPF pada PT BPRS Haji Miskin lebih efesiensi yaitu unggul dalam menekan angka pembiayaan bermasalah (NPF) yang mana mampu menekan angka persentase NPFnya sebesar 3,00% pada tahun 2015, dan pada tahun 2017 sampai tahun 2019 masih dalam kategori sehat yaitu hampir mencapai angka 5,00%. Kata Kunci:BPRS, Pembiayaan Bermasalah

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI BAURAN PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN JUMLAH NASABAH TABUNGAN PADA PT.BPRS GAJAH TONGGA KOTO PILIANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Gusna Wila Putri. NIM 1630401073. Judul Skripsi: “Strategi Bauran Pemasaran dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah Tabungan pada PT.BPRS Gajah Tongga Koto Piliang” Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun 2020. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah bagaimana strategi bauran pemasaran dalam meningkatkan jumlah nasabah tabungan pada PT.BPRS gajah Tongga Koto Piliang. Tujuan pembahasan ini untuk mendiskripsikan bagaimana strategi bauran pemasaran pada PT.BPRS Gajah Tongga Koto Piliang Silungkang. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field reserch) dengan metode penelitian lapangan deskriptif pendekatan kualitatif, yang menjadi sumber utama dalam penelitian ini adalah Kepala Bagian Marketing, Karyawan Marketing PT.BPRS gajah Tongga Koto Piliang. Metode pengumpulan data yang penulis gunakan adalah wawancara dan dokumentasi untuk mendapatkan data-data dari PT.BPRS gajah Tongga Koto Piliang. Berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan pada PT.BPRS Gajah Tongga Koto Piliang mengenai strategi Bauran pemasaran dalam Meningkatkan jumlah nasabah tabungan maka dapat disimpulkan, strategi pemasaran yang dilakukan di PT.BPRS Gajah Tongga Koto Piliang melalui strategi bauran pemasaran atau marketing mix dengan menggunakan 7p : product (produk) dari sisi produk PT.BPRS Gajah Tongga Koto Piliang mengemas produk tersebut dalam berbagai bentuk nama dan merek, seperti tabungan wadiah dan deposito Mudharabah, price (harga) PT.BPRS Gajah Tongga Koto Piliang tidak menerapkan biaya administrasi bagi nasabah tabungan, place (tempat) kawasan tempat berdirinya PT.BPRS gajah Tongga Koto Piliang ini merupakan tempat yang sangat strategis berada di tengah keramaian, promotion (promosi) promosi yang di lakukan di PT.BPRS Gajah Tongga Koto Piliang ini dilakukan secara langsung (personal selling), menggunakan media sosial, people (orang) karyawan marketing PT.BPRS Gajah Tongga Koto Piliang selalu diberikan pelatihan-pelatihan, proces (Proses) proses untuk administrasi mudah, dan tidak berbelit-belit physical evidence (bukti fisik) Kantor BPRS Gajah Tongga Koto Piliang di lengkapi dengan fasilitas-fasilitas yang lengkap, sehingga membuat nasabah nyaman.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penanganan Pembiayaan Bermasalah pada PT. BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas Kota Solok

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

GITA YULIANI, NIM 15301100047 dengan judul skripsi “Penanganan Pembiayaan Beramasalah Pada PT. BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas Kota Solok”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Perbankan Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana penanganan pembiayaan bermasalah pada PT. BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas Kota Solok, sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penanganan dan penyelesaian yang dilakukan oleh PT. BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas Kota Solok dalam pembiayaan bermasalah. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (field research). Dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul, dengan menguraikan dan menggambarkan bagaimana Penanganan Pembiayaan Bermasalah pada PT. BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas Kota Solok. Sumber data yang di gunakan yaitu sumber data primer yaitu Direktur Abdurrahman, Kabid Marketing Sudino Yarnen dan Account Officer Jaharnas dan sumber data sekunder yaitu dokumen PT. BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas kota Solok. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan tentang Penanganan Pembiayaan Bermasalah pada PT. BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas Kota Solok dapat diketahui dari proses dan sistem kerja terhadap permohonan pembiayaan yaitu mencari nasabah pembiayaan, pengumpulan data pengusulan pembiayaan (mengisi formulir pembiayaan, wawancara, survey dan analisis pembiayaan), pengikatan, realisasi pembiayaan atau proses pencairan, monitoring (pemantauan), dan penyelesaian pembiayaan bermasalah. Bentuk penanganan dan penyelesaian pembiayaan bermasalah pada PT. BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas Kota Solok sebelum masuk pada bentuk penanganan ada faktor yang menyebabkan pembiayaan bermasalah yaitu faktor internal dan eksternal, selanjutnya dalam bentuk penanganannya yaitu dengan komunikasi dan mengunjungi nasabah, apabila pendekatan-pendekatan tersebut tidak berhasil, maka uapaya yang dilakukan selanjutnya yaitu rescheduling, surat peringatan satu (SP 1), surat peringatan dua (SP 2), surat peringatan tiga (SP 3), jika langkah tersebut tidak juga berhasil maka nasabah disuruh untuk pindah bank, jika tidak bisa juga maka selanjutnya yaitu penjualan jaminan. Kata kunci: Penanganan, Pembiayaan Bermasalah pada PT. BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas Kota Solok

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi dalam Mempertahankan NPF pada Pembiayaan Mikro di BPRS Masyarakat Lintau Buo (MALIBU)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Annisah, NIM 2230401015. Judul Skripsi: “ Strategi Dalam Mempertahankan NPF Pada Pembiayaan Mikro Di BPRS Masyarakat Lintau Buo (MALIBU)”. Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini membahas tentang strategi dalam mempertahankan NPF pada pembiayaan mikro di BPRS Masyarakat Lintau Buo (MALIBU). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan risiko pembiayaan pada sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di BPRS Masyarakat Lintau Buo (Malibu). Meningkatnya penyaluran pembiayaan UMKM berpotensi meningkatkan risiko terjadinya Non Performing Financing (NPF), sehingga diperlukan strategi yang tepat untuk mempertahankan tingkat NPF agar tetap berada pada kategori sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pembiayaan bermasalah pada pembiayaan UMKM serta strategi yang diterapkan BPRS Masyarakat Lintau Buo (Malibu) dalam mempertahankan tingkat NPF pembiayaan UMKM agar tetap berada pada kategori sehat. Jenis Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas Direktur, Account Officer (AO), dan bagian pemasaran BPRS Masyarakat Lintau Buo (Malibu). Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori prudential banking sebagai landasan dalam menganalisis penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan pembiayaan bermasalah pada pembiayaan UMKM di BPRS Masyarakat Lintau Buo (Malibu) meliputi menurunnya kondisi kesehatan nasabah, penurunan pendapatan atau kinerja usaha, faktor eksternal seperti cuaca dan bencana alam, serta perilaku moral hazard nasabah. Adapun strategi yang diterapkan dalam mempertahankan tingkat NPF meliputi penerapan analisis 5C+1S, pelaksanaan survei secara akurat, monitoring dan pendampingan secara berkelanjutan, serta restrukturisasi pembiayaan bagi nasabah yang mengalami kesulitan pembayaran namun masih memiliki itikad baik. Strategi tersebut terbukti mampu menjaga tingkat NPF pembiayaan UMKM tetap berada pada kategori sehat sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga kualitas pembiayaan dan keberlangsungan operasional bank dapat terjaga.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Akad Musyarakah Mutanaqishah (MMQ) sebagai Produk Pembiayaan Pada Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Balerong Bunta

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Animar, NIM 2230401012. Judul Skripsi: “ Implementasi Akad Musyarakah Mutanaqishah (MMQ) Sebagai Produk Pembiayaan Pada Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Balerong Bunta”. Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh implementasi akad Musyarakah Mutanaqishah (MMQ) sebagai salah satu produk pembiayaan inovatif pada Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Balerong Bunta yang baru bertransformasi dari Bank Perkreditan Rakyat (BPR) konvensional menjadi BPRS pada tahun 2023. Namun akad MMQ tergolong kompleks karena menggabungkan akad musyarakah dan ijarah serta memerlukan sistem administrasi yang lebih ketat, BPRS Balerong Bunta mampu mengimplementasikannya dan merealisasikan sejumlah transaksi dalam waktu relatif singkat. Hal ini menjadi fenomena menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi akad Musyarakah Mutanaqishah (MMQ) pada pembiayaan di BPRS Balerong Bunta, meliputi mekanisme dan tahapan operasional akad, strategi penawaran produk kepada nasabah, analisis kelayakan nasabah berdasarkan prinsip 5C+1S, serta proses pengalihan kepemilikan aset dari bank kepada nasabah secara bertahap. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan pihak BPRS Balerong Bunta, khususnya bagian pembiayaan dan pihak terkait lainnya, serta data sekunder berupa dokumen, laporan, dan literatur yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan akad Musyarakah Mutanaqishah (MMQ) di BPRS Balerong Bunta telah berjalan secara sistematis melalui tahapan pengajuan, analisis kelayakan, penandatanganan akad, hingga pembayaran angsuran, dengan karakteristik utama berupa kepemilikan bersama yang berkurang secara bertahap hingga menjadi milik penuh nasabah. Proses penawaran produk dilakukan melalui sosialisasi langsung, promosi, dan pendekatan personal. Analisis kelayakan nasabah menggunakan prinsip 5C+1S serta survei lapangan untuk meminimalisir risiko dan memastikan kesesuaian dengan prinsip syariah. Adapun mekanisme pengalihan kepemilikan aset dilakukan secara bertahap melalui pembayaran angsuran yang mengurangi porsi kepemilikan bank hingga seluruh aset menjadi milik nasabah pada akhir masa pembiayaan. Kata Kunci: Implementasi, Musyarakah Mutanaqishah (MMQ), Pembiayaan Syariah, BPRS Balerong Bunta.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Peningkatan Literasi Keuangan Syariah pada Bank Perekonomian Rakyat Syariah (Studi Kasus pada BPRS Jam Gadang Bukittinggi)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Afitz Saputra, NIM 2030401005. Judul Skripsi: Strategi Peningkatan Literasi Keuangan Syariah pada BPRS Jam Gadang Bukittinggi. Program Studi Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun Akademik 2025/2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan literasi keuangan syariah sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap prinsip, produk, dan layanan perbankan syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk strategi yang diterapkan oleh BPRS Jam Gadang dalam meningkatkan literasi keuangan syariah, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan strategi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data penelitian diperoleh melalui dokumentasi perusahaan, laporan tahunan, laporan publikasi, media sosial resmi BPRS Jam Gadang, serta dokumen pendukung lainnya yang berkaitan dengan pelaksanaan strategi peningkatan literasi keuangan syariah. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPRS Jam Gadang menerapkan lima strategi utama dalam meningkatkan literasi keuangan syariah, yaitu:strategi edukasi dan sosialisasi keuangan syariah kepada masyarakat melalui kegiatan literasi dan inklusi keuangan, termasuk sosialisasi ke sekolah-sekolah di Kota Bukittinggi, strategi pendekatan langsung kepada nasabah dan masyarakat, strategi pemanfaatan media digital melalui akun resmi Instagram dan TikTok sebagai media penyampaian informasi, strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program capacity building, pelatihan manajemen risiko, dan peningkatan kapasitas pelayanan nasabah; serta,strategi peningkatan pelayanan kepada nasabah dengan mengedepankan pelayanan yang profesional, cepat, ramah, dan sesuai dengan prinsip syariah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pembiayaan Murabahah, Multijasa, dan Mudharabah terhadap ROA dengan NPF sebagai Variabel Moderasi pada BPRS Mentari Pasaman Saiyo

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ROKI IRWAN, NIM 242041018, Judul Tesis “Pengaruh Pembiayaan Murabahah, Multijasa, dan Mudharabah Terhadap ROA Dengan NPF Sebagai Variabel Moderasi Pada BPRS Mentari Pasaman Saiyo” Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok Permasalahan dalam tesis ini adalah Return on Assets (ROA) BPRS Mentari Pasaman Saiyo mengalami penurunan yang signifikan, sementara komposisi dan tren pembiayaan Murabahah, Multijasa, dan Mudharabah tidak sejalan dengan kinerja ROA serta disertai dengan kecenderungan peningkatan Non Performing Financing (NPF). Kondisi tersebut menunjukkan perlunya analisis yang lebih mendalam mengenai pengaruh pembiayaan syariah terhadap ROA serta peran NPF dalam hubungan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembiayaan Murabahah, Multijasa, dan Mudharabah terhadap ROA pada BPRS Mentari Pasaman Saiyo, serta menguji peran NPF sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan triwulanan BPRS Mentari Pasaman Saiyo selama periode 2016-2024. Teknik analisis data yang digunakan adalah Moderated Regression Analysis (MRA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembiayaan Murabahah, Multijasa, dan Mudharabah berpengaruh positif dan signifikan terhadap ROA. Hal ini disebabkan oleh karakteristik masing-masing produk. Murabahah memberikan pendapatan margin yang stabil dan dapat diprediksi, Multijasa memberikan pendapatan berbasis jasa (fee-based income) yang mendiversifikasi sumber pendapatan, sementara Mudharabah berpotensi menghasilkan bagi hasil yang tinggi jika usaha nasabah berhasil. Non Performing Financing (NPF) terbukti berperan sebagai variabel moderasi yang signifikan dalam memperlemah hubungan positif antara ketiga jenis pembiayaan tersebut dengan ROA. Alasannya, tingginya NPF mencerminkan realisasi risiko kredit dan kegagalan usaha nasabah, yang mengakibatkan peningkatan biaya provisi dan penurunan pendapatan bersih, sehingga menggerus kontribusi pembiayaan terhadap profitabilitas. Secara simultan, ketiga variabel pembiayaan tersebut mampu menjelaskan 77% variasi ROA pada BPRS Mentari Pasaman Saiyo. Temuan ini menunjukkan bahwa portofolio pembiayaan syariah memiliki peran dominan dalam menentukan kinerja profitabilitas bank. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pengelolaan risiko pembiayaan dan pengendalian NPF untuk meningkatkan ROA bank syariah, khususnya pada BPRS.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Peran perbankan syariah dalam meningkatkan literasi keuangan syariah masyarakat kenagarian saruaso kecamatan tanjung emas

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Muhammad Farhan, NIM 2130401088, Judul Skripsi “Peran Perbankan Syariah dalam Meningkatkan Literasi Keuangan Syariah Masyarakat Kenagarian Saruaso Kecamatan Tanjung Emas”. Program Study Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini membahas bagaimana peran perbankan syariah, khususnya BPRS MALIBU Cabang Saruaso, dalam meningkatkan literasi keuangan syariah masyarakat Kenagarian Saruaso. Latar belakang penelitian berangkat dari masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai prinsip-prinsip dasar keuangan syariah, seperti akad, mekanisme pembiayaan, konsep bagi hasil, serta pengelolaan keuangan berbasis syariah. Rendahnya tingkat literasi tersebut menyebabkan masyarakat belum sepenuhnya memahami perbedaan antara perbankan syariah dan perbankan konvensional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Informan terdiri dari pimpinan dan karyawan BPRS MALIBU serta masyarakat Kenagarian Saruaso baik yang telah menjadi nasabah maupun yang belum. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan upaya edukatif dan peran inovatif yang telah dilakukan serta respons masyarakat terhadap upaya edukatif dan peran inovatif trsebut Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPRS MALIBU telah berupaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat melalui peran edukatif dan inovatif, seperti program "Bank Syariah Masuk Nagari", kemitraan strategis dengan tokoh masyarakat dan pemerintah kenagarian, serta penyederhanaan produk berbasis karakteristik lokal dan teknologi digital. Namun, meskipun strategi sosialisasi dan inovasi layanan seperti produk TASIMPAN telah dijalankan untuk mendekatkan prinsip syariah, minat masyarakat secara luas masih belum menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh kuatnya dominasi perbankan konvensional dan pola pikir masyarakat yang masih menganggap sistem syariah tidak memiliki perbedaan mendasar dengan sistem perbankan pada umumnya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh NPF, FDR dan BOPO Terhadap ROA Pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Di Indonesia

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pokok permasalahan dalam skripsi ini apakah Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Non Performing Financing (NPF) terhadap Return On Asset (ROA), untuk mengetahui pengaruh Financing To Deposit Ratio (FDR) terhadap Return On Asset (ROA), untuk mengetahui pengaruh Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) terhadap Return On Asset (ROA), dan untuk mengetahui pengaruh Non Performing Financing (NPF), Financing To Deposit Ratio (FDR), dan Beban Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) secara simultan terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi berupa laporan keuangan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan uji hipotesis yaitu uji T dan Uji F yang diolah menggunaka SPSS versi 26. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan Uji T diperoleh bahwa NPF tidak berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), FDR berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), BOPO berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS). Berdasarkan hasil penelitian menggunakan Uji F diperoleh bahwa NPF, FDR dan BOPO berpengaruh signifikan terhadap Return On Asset (ROA) pada Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MEKANISME PELAKSANAAN PEMBIAYAAN MIKRO HARIAN DENGAN MENGGUNAKAN AKAD MURABAHAH (DI PT.BPRS CARANA KIAT ANDALAS) CABANG PADANG PANJANG

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tessa Imani, NIM 1830401144, Judul Skripsi: “Mekanisme Pelaksanaan Pembiayaan Mikro Harian Dengan Menggunakan Akad Murabahah (Di PT.BPRS Carana Kiat Andalas) Cabang Padang Panjang”. Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih ditemukannya kendala dalam pelaksanaan pembiayaan mikro harian dengan akad murabahah Di PT.BPRS Carana Kiat Andalas Cabang Padang Panjang yaitu : pertama, mekanisme pelaksanaan pembiayaan yang belum optimal mulai dari pengajuan, analisis, realisasi hingga penagihan harian kedua, adanya risiko gagal bayar dari sebagian nasabah sehingga menuntut strategi penyelesaian yang tepat ketiga, analisis kelayakan nasabah yang sering lebih menekankan aspek finansial, padahal pendekatan karakter juga berperan penting dalam menekan tingkat gagal bayar Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis mekanisme pelaksanaan pembiayaan mikro harian dengan menggunakan akad murabahah serta karakter di PT.BPRS Carana Kiat Andalas Kcp Padang Panjang terhadap nasabah funding aktif gagal bayar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui wawancara dengan dengan pihak kepala cabang, dan nasabah pada PT. BPRS Carana Kiat Andalas Cabang Padang Panjang. Data primer diperoleh langsung dari masyarakat selaku nasabah funding aktif di PT.BPRS Carana Kiat Andalas Cabang Padang Panjang, sedangkan data sekunder bersumber dari dari pimpinan (Gustiawati) dan teller (Shinta Agus Tania)PT.BPRS Carana Kiat Andalas Cabang Padang. Panjang. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. BPRS Carana Kiat Andalas KCP Padang Panjang menjalankan pembiayaan mikro harian dengan sistematis, mulai dari pengajuan, analisis, realisasi, hingga penagihan harian. Akad murabahah diterapkan dengan menjual barang dagangan kepada nasabah disertai margin keuntungan yang disepakati. Analisis kelayakan nasabah tidak hanya berfokus pada aspek finansial, tetapi juga menekankan pendekatan karakter melalui observasi, wawancara, dan survei lingkungan. Pendekatan ini terbukti efektif dalam memperkuat analisis non-finansial dan menjadi dasar dalam penanganan risiko gagal bayar. Ketika nasabah terlambat membayar, pihak BPRS lebih mengutamakan pendekatan kekeluargaan dan musyawarah. Strategi ini efektif dalam menekan angka gagal bayar hingga sekitar 5% dari total nasabah, menunjukkan bahwa pendekatan karakter sangat penting dalam pembiayaan mikro harian.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi BPRS Malibu Dalam Mengatasi Wanprestasi Nasabah

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nazhifa Fauziah, NIM 2030401092, skripsi berjudul “Strategi BPRS Malibu dalam Mengatasi Wanprestasi Nasabah”, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Prodi Perbankan Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi PT. BPRS MALIBU dalam mengatasi wanprestasi pada nasabah. Tujuan penelitian dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hal-hal yang dihadapi PT. BPRS MALIBU dalam mengatasi wanprestasi pada nasabah pembiayaan, dan untuk mengetahui strategi apa yang dilakukan oleh PT. BPRS MALIBU dalam mengatasi wanprestasi pada nasabah di Kecamatan Lintau Buo Kab. Tanah Datar. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah field research dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah sumber data primer yaitunya Vicky Azhari, SE.ME Direktur Utama PT. BPR MALIBU, Andi Maltos, St sebagai Kabag pemsaran pada PT. BPR MALIBU, Khaira Ananta, A,Md sebagai kabag operasional serta sebagai anggota tim konversi bagian Teknologi/IT, Konni Fitra sebagai Account Officer, Megi Dasril sebagai Account Officer pada pembiayaan pada PT. BPRS Malibu Lintau Buo. Dan sumber data sekunder yaitunya buku, jurnal, dan dokumen-dokumen pendukung lainnya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa strategi yang dilakukan oleh PT. BPR MALIBU dalam megatasi wanprestasi nasabah yaitunya dengan cara melakukan analisa kembali terhadap nasabah yang melakukan pembiayaan, dan juga PT. Bprs Malibu Lintau Buo juga melakukan upaya penanganan wanprestasi dengan melakukan sistem pemotongan tabungan nasabah dengan cara nasabah dapat melakukan transaksi tabungan bajapuik yang dilakukan oleh PT. BPRS Malibu setiap harinya. Dan adapun faktor hambatan atau kendala yang di hadapi PT. BPRS Malibu lintau buo dalam mengatasi wansprestasi nasabah yakni kurangnya etikad baik dari nasabah yang melakukan pembiayaan seperti nasabah sering melakukan keterlambatan pada saat jatuh tempo yang sudah di tetapkan oleh PT. BPRS Malibu lintau buo

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRATEGI PT. BPRS MALIBU LINTAU BUO DALAM PEMBERANTASAN PRAKTIK RENTENIR PADA PELAKU UMKM LINTAU BUO

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Azzahra Zulvi, NIM 2130401028, Judul Skripsi: "Strategi PT. BPRS Malibu Lintau Buo dalam Pemberantasan Praktik Rentenir pada Pelaku UMKM Lintau Buo", Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah maraknya praktik rentenir yang masih eksis di tengah pelaku UMKM di Lintau Buo, akibat keterbatasan akses terhadap lembaga keuangan formal seperti BPRS. Praktik pinjaman rentenir yang memberatkan ini menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan. Tujuan adalah untuk mengetahui strategi yang diterapkan oleh PT. BPRS Malibu dalam memberantas praktik tersebut serta dampak praktik rentenir terhadap pelaku UMKM di Lintau Buo. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara. Teknik analisis data menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan oleh PT. BPRS Malibu dalam upaya pemberantasan praktik rentenir mencakup peningkatan inklusi keuangan, penyediaan produk pembiayaan syariah yang sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM, edukasi keuangan, digitalisasi layanan, serta kerja sama dengan lembaga sosial. Strategi ini dirancang untuk memberikan akses pembiayaan yang lebih mudah, cepat, dan terjangkau bagi pelaku UMKM. Adapun praktik rentenir yang terjadi di tengah masyarakat Lintau Buo cenderung menyebabkan beban keuangan yang cukup berat bagi pelaku UMKM, terutama karena proses peminjaman yang tidak didukung perjanjian tertulis dan adanya bunga tinggi yang tidak pasti. Keberhasilan strategi BPRS diukur melalui meningkatnya jumlah nasabah UMKM, adanya perubahan perilaku keuangan pelaku UMKM, serta meningkatnya kelancaran angsuran dan stabilitas pembiayaan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MANAJEMEN RISIKO DALAM PEMBIAYAAN MURABAHAH TPP SERTIFIKASI GURU PADA BPRS HAJI MISKIN PANDAI SIKEK

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko dalam pembiayaan Murabahah Tunjangan Profesi Pendidik (TPP) Sertifikasi Guru pada BPRS Haji Miskin Pandai Sikek. Pembiayaan ini menggunakan akad murabahah dengan sertifikat pendidik sebagai jaminan, yang memiliki karakteristik risiko tersendiri, baik dari sisi internal nasabah maupun eksternal seperti keterlambatan pencairan dana dari pemerintah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara mendalam terhadap direktur, staf marketing, dan teller BPRS, serta dokumentasi dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPRS Haji Miskin menerapkan manajemen risiko secara sistematis melalui lima tahapan utama: identifikasi risiko, pengukuran risiko dengan prinsip 5C (Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition), pemantauan risiko melalui sistem monitoring digital dan koordinasi dengan sekolah, mitigasi risiko melalui analisis kredit, reminder berkala, dan pendekatan humanis, serta evaluasi efektivitas strategi secara triwulanan. Risiko utama yang dihadapi meliputi risiko karakter nasabah, keterlambatan pencairan TPP, dan pelanggaran komitmen penggunaan dana. Strategi mitigasi yang diterapkan terbukti cukup efektif dalam mengurangi risiko jangka pendek, meskipun belum sepenuhnya mampu mencegah risiko gagal bayar jangka panjang. Penelitian ini merekomendasikan penguatan koordinasi lintas lembaga melalui MoU formal, optimalisasi sistem monitoring digital, serta peningkatan literasi keuangan bagi nasabah. Dengan pendekatan yang adaptif dan berbasis nilai-nilai syariah, BPRS Haji Miskin mampu membangun sistem pembiayaan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pendidikan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Implementasi Etika Bisnis Islam dalam Pemasaran Produk Pembiayaan pada PT. BPRS Malibu

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ingka Sonia Rasepta, NIM 2130401062 Judul Skripsi “Implementasi Etika Bisnis Islam dalam Pemasaran Produk Pembiayaan pada PT. BPRS Malibu” Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2025. Dalam penulisan skripsi ini yang menjadi pokok permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini berawal dari masih terjadinya fenomena pemasaran yang tidak sesuai dengan prinsip syariah, seperti kurangnya kejelasan informasi kepada nasabah dan ketidaksesuaian margin antara penawaran awal dengan realisasi transaksi. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba menjawab pertanyaan pokok yaitu bagaimana Implementasi Etika Bisnis Islam dalam Pemasaran Produk Pembiayaan pada PT. BPRS Malibu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian langsung kelapangan (field research), dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Dengan sumber data primer sebagai sumber data utamanya ialah direktur utama, pegawai dan nasabah pembiayaan PT. BPRS Malibu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara, dokumentasi dan observasi lapangan. Teori yang digunakan merujuk pada prinsip-prinsip etika bisnis Islam seperti kejujuran, keadilan, amanah, transparansi dan penghindaran gharar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. BPRS Malibu telah mengimplementasikan etika bisnis Islam dalam kegiatan pemasaran produk yang dilakukan. Nilai-nilai seperti tauhid, kejujuran, amanah, keadilan, pelayanan, transparan serta tidak mengandung unsur gharar dalam melakukan transaksi menjadi prinsip utama dalam interaksi dengan nasabah. Secara keseluruhan, implementasi etika bisnis Islam dalam strategi pemasaran yang digunakan PT. BPRS Malibu tidak hanya berorientasi pada keuntungan saja akan tetapi juga memperkuat hubungan sosial dengan masyarakat dan lembaga yang ada. Dalam proses interaksi dengan nasabah, pegawai pemasaran berupaya menjaga etika komunikasi, tidak memaksa dalam melakukan transaksi dan lain sebagainya. Kata kunci: Etika Bisnis Islam, Pemasaran Syariah, Kejujuran, PT BPRS Malibu

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pelaksanaan Penalti Deposito Mudharabah pada BPRS (Perseroda) Jam Gadang Bukittinggi Ditinjau dari Fiqh Muamalah

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Azzam Fawwaz, NIM 2130202007, Judul “Pelaksanaan Penalti Deposito Mudharabah pada BPRS (Perseroda) Jam Gadang Bukittinggi Ditinjau dari Fiqh Muamalah”. Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2025. Penelitian ini membahas pelaksanaan penalti pada produk deposito mudharabah di BPRS (Perseroda) Jam Gadang Bukittinggi dalam perspektif fiqh muamalah. Deposito mudharabah merupakan salah satu bentuk simpanan berjangka berbasis prinsip bagi hasil antara bank sebagai mudharib dan nasabah sebagai shahibul maal. Namun, ditemukan bahwa ketentuan penalti terhadap pencairan dana sebelum jatuh tempo tidak dicantumkan secara tertulis dalam akad, melainkan hanya disampaikan secara lisan saat proses pencairan berlangsung. Hal ini menimbulkan potensi ketidakjelasan (gharar) serta bertentangan dengan prinsip transparansi (shafafiyyah) dalam fiqh muamalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi dengan narasumber dari pihak internal BPRS. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pelaksanaan deposito mudharabah telah memenuhi prinsip dasar seperti kesepakatan nisbah dan jangka waktu, namun pelaksanaan penalti belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip fiqh muamalah. Pemotongan penalti secara otomatis tanpa pencantuman dalam akad tertulis dan tanpa persetujuan eksplisit dari nasabah dinilai belum mewujudkan asas keadilan dan kerelaan dalam transaksi syariah. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif Dewan Pengawas Syariah untuk memastikan setiap klausul penting dalam akad disampaikan secara terbuka sejak awal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Strategi Rekrutmen Karyawan dalam Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja pada BPRS Balerong Bunta Rao-rao

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ririn Clestiani, NIM 2130401122, Judul Skripsi “Strategi Rekrutmen Karyawan dalam Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja pada BPRS Balerong Bunta Rao-rao”. Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah BPRS Balerong Bunta sebelumnya mengandalkan media tradisional dalam rekrutmen, namun kini beralih ke media sosial untuk mencari tenaga kerja yang lebih berkualitas. Strategi rekrutmen yang tepat salah satunya dilihat pada peningkatan kinerja bank, terlihat dari naiknya penghimpunan dana 4,00% dan penyaluran dana 4,22% pada 2023. Penelitian ini menarik untuk menganalisis bagaimana strategi rekrutmen dapat meningkatkan kualitas tenaga kerja dan dampaknya terhadap kinerja bank. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi rekrutmen yang diterapkan oleh BPRS Balerong Bunta dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah Teknik Reduksi Data, Penyajian Data, dan Kesimpulan. Dari penelitian yang penulis lakukan dapat disimpulkan. Metode yang digunakan dalam strategi rekrutmen meliputi pertama, penggunaan platform rekrutmen yang tepat yaitu dengan pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan Facebook. Kedua, Pengumuman lowongan yang jelas dan menarik, untuk menarik calon karyawan, BPRS menyusun lowongan kerja yang transparan terkait gaji dan tunjangan. Ketiga, Pencarian bakat. Dalam proses seleksi, BPRS menilai kemampuan membaca Al-Qur'an, pengalaman kerja, serta melalui program magang dan referensi karyawan. Strategi rekrutmen yang diterapkan oleh BPRS Balerong Bunta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas tenaga kerja salah satunya pada tabel 1.2 yaitu terjadinya peningkatan jumlah penghimpunan dan penyaluran dana pada dua tahun terakhir.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kinerja Bank Perekonomian Rakyat Syariah Menggunakan Pendekatan Indeks Maqasid Syariah

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Angga Setia Abbi, NIM: 2030401014, Judul Skripsi “Analisis Kinerja Bank Perekonomian Rakyat Syariah Menggunakan Pendekatan Indeks maqasid syariah”. Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, tahun 2024. Permasalahan dalam penelitian ini adalah untuk pengukuran kinerja BPRS masih menggunakan sistem yang hampir sama dengan yang digunakan oleh bank konvensional sesuai dengan surat edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia No. 11/Seojk.03/2022 tentang penilaian tingkat kesehatan BPR dan BPRS dan belum banyak penelitian tentang pengukuran kinerja yang melihat dari segi aspek syariah, melainkan lebih banyak mengukur dari segi keuangannya. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi kinerja Bank Perekonomian Rakyat Syariah di Sumatera Barat dengan Pendekatan Indeks maqasid syariah. Metode penelitian ini menggunakan Pendekatan Deskriptif Kuantitatif dengan model pengukuran dari pendekatan maqasid syariah yang dikembangkan oleh Mustafa Omar Muhammed, Dzulastri Abdul Rozak, dan Fauziah Md Taib. Populasi penelitian ini adalah Delapan BPRS yang ada di Sumatera Barat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder dari laporan tahunan delapan BPRS. Teknik analisis data menggunakan metode operasional Sekaran, menilai rasio kinerja, menentukan indikator kinerja, dan menentukan Indeks maqasid syariah. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa BPRS di Sumatera Barat menghasilkan indeks maqasid syariah paling tinggi sebesar 32,59%. BPRS kinerja terbaik satu yaitu BPRS Jam Gadang Perseroda 32,59%, kedua BPRS Haji Miskin 26,53%, Ketiga BPRS Ampek Angkek Candung 25,97%, Keempat BPRS Mentari Pasaman Saiyo 25,78%, Kelima BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas 23,58%, Keenam BPRS Gajah Tongga Koto Piliang 22,75%, Ketujuh BPRS Al Makmur 22,49%, dan yang terakhir BPRS Carana Kiat Andalas 20,70%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Tingkat Kesehatan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Haji Miskin Pandai Sikek

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Hadid Almauzhah, NIM 1930401014. Judul Skripsi: “Analisis Tingkat Kesehatan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Haji Miskin Pandai Sikek” Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Dalam pembahasan skripsi ini yang menjadi pokok permasalahan adalah tingginya tingkatan pembiayaan bermasalah pada masa covid-19, dan pembiayaan bermasalah merupakan salah satu faktor penentu kinerja keuangan dan tingkat kesehatan BPRS. Sehingga perlunya penilaian perkembangan tingkat kesehatan BPRS Haji Miskin Pandai Sikek dilihat dari faktor keuangan dari tahun 2019 sampai dengan 2022. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana tingkat kesehatan BPRS Haji Miskin Pandai Sikek dilihat dari faktor keuangan. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi yaitu dengan cara melakukan pengumpulan data dari BPRS Haji Miskin Pandai Sikek yang berupa data laporan keuangan. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif, kemudian dihitug mengunakan analisis rasio yang terdapat pada peniliain tingkat kesehatan BPRS berdasarkan SEOJK No.28/SEOJK.03/2019, diantaranya menggunakan rasio CAR, ECR, EAQ, NPF, REO, IGA, ROA, ROE, dan CR. Hasil penelitian tingkat kesehatan BPRS haji Miskin Pandai Sikek pada faktor keuangan dinyatakan sangat sehat dari tahun 2019 sampai dengan 2022. Penilaian pada faktor permodalan pada tahun 2019-2022 berada pada peringkat sangat sehat. artinya, BPRS Haji Miskin Pandai Sikek memiliki kemampuan kinerja yang baik untuk menyerap risiko kerugian terhadap modal yang dimiliki. Pada faktor kualitas aset yang dimiliki BPRS Haji Miskin Pandai Sikek pada tahun 2019-2022 berada pada kategori sangat sehat, yakni memiliki kualitas aset produktif yang sangat baik serta mampu mengelola kualitas aset produktif dengan baik. Pada faktor rentabilitas pada tahun 2019-2022 berada pada kategori sangat sehat. artinya kemampuan kinerja BPRS Haji Miskin Pandai Sikek sangat baik dalam meningkatkan laba. Pada faktor likuiditas pada tahun 2019-2022 memiliki tingkat kesehatan sangat sehat, yaitu dapat dikatakan BPRS Haji Miskin Pandai Sikek memiliki kesulitan yang sangat rendah untuk memenuhi likuiditas jangka pendeknya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KINERJA KEUANGAN DAN PREDIKSI KEBANGKRUTAN PADA BPRS DI SUMATERA BARAT SEBELUM DAN SESUDAH COVID-19 DENGAN METODE ALTMAN Z-SCORE

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sherly Cantika Febiola, NIM 1930401119. Judul Skripsi “Analisis Kinerja Keuangan dan Prediksi Kebangkrutan Pada BPRS di Sumatera Barat Sebelum dan Sesudah Covid-19 dengan Metode Altman Z-Score”. Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Tujuan penelitian adalah untuk menilai kinerja keuangan BPRS di Sumatera Barat dan memprediksi potensi kebangkrutan pada BPRS. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan melalui dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk menilai kinerja keuangan Capital,Efficiency,Liquidity dan Profitabilitas untuk periode tahun 2017-2022, sementara prediksi kebangkrutan dilakukan dengan menggunakan metode Altman Z-Score. Hasil penelitian kinerja keuangan BPRS di Sumatera Barat sebelum dan sesudah covid-19 rata-rata berada dalam keadaan sehat. hasil penelitian terdapat 6 BPRS yang berada dalam zona abu abu 1,1 Z 2,6 yaitu: BPRS Al-Makmur, BPRS Ampek Angkek Candung, BPRS Barakah Nawaitul Ikhlas, BPRS Gajah Tongga Koto Piliang, BPRS Haji Miskin, BPRS Mentari Pasaman Saiyo. Terdapat 1 BPRS yang berada dalam zona berbahaya Z 1,1 yaitu BPRS Carana Kiat Andalas sebesar 0,58.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI IMPLEMENTASI PSAK 102 DAN FATWA DSN MUI TENTANG PEMBIAYAAN MURABAHAH DI BPRS: STUDI KASUS, PT.BPRS HAJI MISKIN SUMATERA BARAT

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

JETLI SATRIO, 2023, NIM. 212041011, judul Tesis “STUDI IMPLEMENTASI PSAK 102 DAN FATWA DSN MUI TENTANG PEMBIAYAAN MURABAHAH DI BPRS: STUDI KASUS, PT.BPRS HAJI MISKIN SUMATERA BARAT” Program Pascasarjana, jurusan Ekonomi Syariah, konsentrasi Akuntansi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok pembahasan dari tesis ini yaitu tentang PSAK 102 dan fatwa DSN MUI tentang pembiayaan murabahah. PSAK 102 merupakan standar akuntansi syariah yang dikeluarkan IAI tahun 2007 yang mulai berlaku efektif tahun 2008, sedangkan fatwa DSN MUI menjadi acuan tentang pedoman standar akuntansi baik segi pengakuan dan pengukuran, penyajian dan pengungkapan pembiayaan murabahah. Permasalahan yang ada pada PT.BPRS Haji Miskin yaitu terkait dengan pengakuan denda yang diakui sebagai biaya penagihan dan dana kebajikan, pengakuan tersebut belum sesuai dengan PSAK 102 menyatakan bahwa denda hanya diakui sebagai dana kebajikan, oleh sebab itu sangat perlu diteliti secara keseluruhan, maka penelitian ini memiliki dua tujuan yaitu: pertama menganalisis implementasi pengakuan dan pengukuran, penyajian serta pengungkapan pembiayaan murabahah berdasarkan PSAK 102 pada PT.BPRS Haji Miskin. Kedua menganalisis implementasi pengakuan dan pengukuran, penyajian serta pengungkapan pembiayaan murabahah berdasarkan fatwa DSN MUI pada PT.BPRS Haji Miskin. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus, dengan pendekatan kualitatif. Tempat penelitian di PT.BPRS Haji Miskin Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan thematic analysis dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data dengan triangulasi sumber. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa BPRS Haji Miskin masih terdapat aspek yang belum sesuai PSAK 102 dan Fatwa DSN MUI yaitu pertama PSAK 102 tentang pengakuan dan pengukuran, terkait penjurnalan saat nasabah melakukan tunggakan dan keterlambatan pembayaran angsuran, BPRS tidak ada pengakuan akuntansinya hanya ada pengakuan ketika pembayaran tunggakan, dalam PSAK 102 menyatakan apabila terjadi tunggakan pembayaran angsuran ada pengakuannya. Penyajian piutang murabahah pada PT.BPRS Haji Miskin masih terdapat penyajian beban murababah tangguhan yang belum disajikan di laporan posisi keuangan yang sebaiknya di munculkan di laporan posisi keuangan sesuai PSAK 102. Pengungkapan pembiayaan murabahah oleh PT.BPRS Haji Miskin hanya mengungkapkan dari sisi penjual ke nasabah dari segi pembeli belum diungkapkan, sementara PSAK 102 menyatakan pengungkapan baik dari segi penjual maupun pembeli. Kedua terkait kepatuhan terhadap DSN MUI tentang pembiayaan murabahah terdapat ketentuan yang belum terpenuhi yaitu bank sebagai pembeli belum diungkapkan ke nasabah yang seharusnya diungkapkan ke nasabah.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail