Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: BPRS.
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

MEKANISME PELAKSANAAN PEMBIAYAAN MIKRO HARIAN DENGAN MENGGUNAKAN AKAD MURABAHAH (DI PT.BPRS CARANA KIAT ANDALAS) CABANG PADANG PANJANG

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tessa Imani, NIM 1830401144, Judul Skripsi: “Mekanisme Pelaksanaan Pembiayaan Mikro Harian Dengan Menggunakan Akad Murabahah (Di PT.BPRS Carana Kiat Andalas) Cabang Padang Panjang”. Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih ditemukannya kendala dalam pelaksanaan pembiayaan mikro harian dengan akad murabahah Di PT.BPRS Carana Kiat Andalas Cabang Padang Panjang yaitu : pertama, mekanisme pelaksanaan pembiayaan yang belum optimal mulai dari pengajuan, analisis, realisasi hingga penagihan harian kedua, adanya risiko gagal bayar dari sebagian nasabah sehingga menuntut strategi penyelesaian yang tepat ketiga, analisis kelayakan nasabah yang sering lebih menekankan aspek finansial, padahal pendekatan karakter juga berperan penting dalam menekan tingkat gagal bayar Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis mekanisme pelaksanaan pembiayaan mikro harian dengan menggunakan akad murabahah serta karakter di PT.BPRS Carana Kiat Andalas Kcp Padang Panjang terhadap nasabah funding aktif gagal bayar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui wawancara dengan dengan pihak kepala cabang, dan nasabah pada PT. BPRS Carana Kiat Andalas Cabang Padang Panjang. Data primer diperoleh langsung dari masyarakat selaku nasabah funding aktif di PT.BPRS Carana Kiat Andalas Cabang Padang Panjang, sedangkan data sekunder bersumber dari dari pimpinan (Gustiawati) dan teller (Shinta Agus Tania)PT.BPRS Carana Kiat Andalas Cabang Padang. Panjang. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT. BPRS Carana Kiat Andalas KCP Padang Panjang menjalankan pembiayaan mikro harian dengan sistematis, mulai dari pengajuan, analisis, realisasi, hingga penagihan harian. Akad murabahah diterapkan dengan menjual barang dagangan kepada nasabah disertai margin keuntungan yang disepakati. Analisis kelayakan nasabah tidak hanya berfokus pada aspek finansial, tetapi juga menekankan pendekatan karakter melalui observasi, wawancara, dan survei lingkungan. Pendekatan ini terbukti efektif dalam memperkuat analisis non-finansial dan menjadi dasar dalam penanganan risiko gagal bayar. Ketika nasabah terlambat membayar, pihak BPRS lebih mengutamakan pendekatan kekeluargaan dan musyawarah. Strategi ini efektif dalam menekan angka gagal bayar hingga sekitar 5% dari total nasabah, menunjukkan bahwa pendekatan karakter sangat penting dalam pembiayaan mikro harian.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pelaksanaan Penalti Deposito Mudharabah pada BPRS (Perseroda) Jam Gadang Bukittinggi Ditinjau dari Fiqh Muamalah

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Azzam Fawwaz, NIM 2130202007, Judul “Pelaksanaan Penalti Deposito Mudharabah pada BPRS (Perseroda) Jam Gadang Bukittinggi Ditinjau dari Fiqh Muamalah”. Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2025. Penelitian ini membahas pelaksanaan penalti pada produk deposito mudharabah di BPRS (Perseroda) Jam Gadang Bukittinggi dalam perspektif fiqh muamalah. Deposito mudharabah merupakan salah satu bentuk simpanan berjangka berbasis prinsip bagi hasil antara bank sebagai mudharib dan nasabah sebagai shahibul maal. Namun, ditemukan bahwa ketentuan penalti terhadap pencairan dana sebelum jatuh tempo tidak dicantumkan secara tertulis dalam akad, melainkan hanya disampaikan secara lisan saat proses pencairan berlangsung. Hal ini menimbulkan potensi ketidakjelasan (gharar) serta bertentangan dengan prinsip transparansi (shafafiyyah) dalam fiqh muamalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dan dokumentasi dengan narasumber dari pihak internal BPRS. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan uji keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pelaksanaan deposito mudharabah telah memenuhi prinsip dasar seperti kesepakatan nisbah dan jangka waktu, namun pelaksanaan penalti belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip-prinsip fiqh muamalah. Pemotongan penalti secara otomatis tanpa pencantuman dalam akad tertulis dan tanpa persetujuan eksplisit dari nasabah dinilai belum mewujudkan asas keadilan dan kerelaan dalam transaksi syariah. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif Dewan Pengawas Syariah untuk memastikan setiap klausul penting dalam akad disampaikan secara terbuka sejak awal.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail