Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

RIDWAN

102 karya publik ditemukan.

2026: 22025: 12024: 32023: 32022: 12021: 22020: 32019: 22018: 302017: 492016: 4

Dampak Sistem Aplikasi E-COURT Di Pengadilan Agama Ditinjau Dari Hukum Acara Dan Hukum Islam

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ridwan Taufik. NIM 1630201047, Dampak Sistem Aplikasi E COURT di Pengadilan Agama Ditinjau Dari Hukum Acara Dan Hukum Islam. Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan Skiripsi ini adalah Dampak sistem aplikasi E COURT, baik itu dampak positif maupun dampak negatife dalam persidangan, dan tujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana Dampak positif penggunaan aplikasi E COURT dilihat dari prinsip Hukum Acara dan Hukum Islam dan Untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana Dampak Negatif penggunaan aplikasi E COURT dilihat dari prinsip hukum acara dan hukum islam. Jenis penelitian ini adalah Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Hukum Normatif. Penelitian Hukum Normatif atau penelitian kepustakaan (library research) adalah penelitian yang menggaji studi dokumen (mengkaji data yang ada) yakni menggunakan berbagai data baik data primer seperti buku-buku, UU, PERMA Nomor 1 Tahun 2019, yang berkaitan dengan proses beracara secara biasa maupun proses beracara secara elektronik (E COURT data skunder seperti Petunjuk Teknis Administrasi Peradilan, Berita Acara Persidangan, Jurnal ataupun tulisan-tulisan lain yag berkaitan dengan permasalahan yangpenulis teliti. dari beberapa buku Peradilan Agama, dokumen yang berhubungan dengan E-COURT, karya ilmiah dan buku yang berkaitan dengan penelitian. Dampak yang ditimbulkan dengan menggunakan aplikasi E COURT berdampak positif dan juga berdampak negatif, dampak positinya dengan menggunakan aplikasi E COURT dapat memangkas waktu persidangan, maksudnya jika menggunakan aplikasi E COURT persidangan lebih singkat, kemudian jika menggunakan aplikasi ini dalam persidangan biaya yang dikeluarkan lebih sedikit dibangdingkan dengan beracara secara biasa, dengan demikian beracara menggunkan aplikasi E COURT ini sudah sesuai dengan azas sederhana, cepat dan biaya ringan. Sedangkan dampak negative yang ditimbulkan dengan menggunakan apli kasi E COURT adalah Tidak adanya kesempatan bagi penggugat ataupun Advokad untuk melakukan perubahan terhadap gugatan, jawaban, replik, dan duplik yang sudah di upload kedalam aplikasi E COURT . Sehingga perlu kehati-hatian sebelum melakukan upload berkas-berkas tersebut. Penggugat, tergugat ataupun Advokad tidak dapat melakukan perubahan, menambah ataupun mengurangi berkas-berkas yang telah diupload tersebut Pandangan hukum Islam dalam masalah peradilan tentu Islam menganjurkan peradilan yang adil dan tidak memang dan suku bangsa, didalam agama Islam tiga poin penting yang harus ada dalam peradilan Islam, diantaranya: pertama selalu menegakkan keadilan, sebab dalam hal menegakkan keadilan merupakan kewajiban bagi orang yang beriman. Kedua, setiap mukmin apabila menjadi saksi karena allah dengan sejujur-jujurnya dan seadil-adilnya. Ketiga manusia dilarang mengikuti hawa nafsu serta menyelewengkan kebenaran. Sesuai dengan firman allah yang artinya: “ wahai orang-orang yang beriman jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu, jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya, maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimspang dari kebenaran. dan jika kamu memutar balikan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah maha mengetahui segala apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. an-Nisa: 135).

Pengaruh Konseling Realitas Setting Kelompok untuk Meningkatkan Harga Diri Siswa Kelas VII.1 dI MTsN Sungayang

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK FADHILA RIDWAN. NIM, 13 108 048 judul SKRIPSI “PENGARUH KONSELING REALITAS SETTING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN HARGA DIRI SISWA KELAS VII DI MTsN SUNGAYANG”. Fakultas Tarbiyah dan ilmu keguruan jurusan Bimbingan dan Konseling Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2018. Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya siswa yang memiliki harga diri rendah. Harga diri merupakan penilaian seseorang terhadap dirinya sendiri, yang mencerminkan sikap penerimaan atau penolakan terhadap dirinya, mempercayai bahwa dirinya mampu, penting dan berharga. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui apakah layanan konseling realitas setting kelompok dapat meningkatkan harga diri siswa kelas VII di MTsN Sungayang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperiment dengan tipe one group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII.1 di MTsN Sungayang yang terdaftar tahun ajaran 2017/2018, teknik sampling yang digunakan untuk menetapkan sampel ialah teknik purposive sampling yakni dengan pertimbangan tertentu, pertimbangan peneliti adalah siswa yang teridentifikasi harga diri rendah dengan sampel 10 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling realitas setting kelompok berpengaruh signifikan terhadap peningkatan harga diri siswa. Hal ini dibuktikan dengan skor hasil postest mengalami peningkatan setelah diberikan treatment melalui konseling realitas setting kelompok. Artinya t0 > tt sehingga Ha menyatakan konseling realitas setting kelompok efektif meningkatkan harga diri siswa secara signifikan diterima, dan H0 yang menyatakan bahwa konseling realitas setting kelompok tidak efektif meningkatkan harga diri siswa ditolak.

PEMENUHAN NAFKAH DALAM PERKAWINAN TERHADAP FUNGSI SAWAH SINGGULUANG DI KABUPATEN TANAH DATAR DALAM KETAHANAN KELUARGA

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ridwan, NIM: 242061020, Judul Tesis: Pemenuhan Nafkah Dalam Perkawinan Terhadap Fungsi Sawah Singguluang di Kabupaten Tanah Datar Dalam Ketahanan Keluarga, Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini berfokus pada pertanyaan utama mengenai bagaimana pelaksanaan fungsi sawah singguluang di Kabupaten Tanah Datar. Kajian ini dilakukan untuk menemukan dan memahami fungsi Sawah Singguluang tehadap pemenuhan nafkah dalam ketahanan keluarga di Kabupaten Tanah Datar. Metode penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan fenomenologi. Pendekatan ini digunakan untuk memahami makna, tindakan sosial, dan pengalaman subjektif para tokoh adat dalam menjalankan perannya melaksanakan fungsi sawah singguluang. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap unsur adat (KAN, dan Bundo Kanduang) serta unsur kemasyarakatan sebagai anggota kaum. Data sekunder diperoleh melalui dokumen resmi seperti tambo, naskah adat Minangkabau, serta literatur ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan menelaah, mengklasifikasi, menganalisis, dan menyimpulkan data. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, Pelaksanaan fungsi sawah singguluang di Kabupaten Tanah Datar ada yang bertentangan dengan fungsi sawah singguluang yang sebenarnya menurut adat salingka nagari, dan tidak sesuai dengan falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah (ABS-SBK). Kedua, Dalam pelaksanaan fungsi sawah singguluang ini terdapat kelebihan dan kekurangan, dimana kekurangan dari sawah singguluang ini lebih menghambat untuk fungsi sawah singguluang sebagai pemenuhan nafkah perkawinan. Ketiga, Berdasarkan hasil analisis, sawah singguluang memiliki kontribusi yang signifikan terhadap ketahanan keluarga, kontribusi tersebut tidak hanya terlihat pada aspek pemenuhan kebutuhan ekonomi, tetapi juga pada penguatan solidaritas keluarga, pelestarian nilai adat, dan pengembangan tanggung jawab sosial. Dalam perspektif hukum Islam, pemanfaatan sawah singguluang dapat dipandang sebagai bagian dari ikhtiar memperoleh rezeki yang halal untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Selama pengelolaannya dilakukan secara adil, transparan, dan sesuai dengan prinsip syariah.

Kegagalan pernikahan laki-laki kabupaten padang pariaman dengan perempuan kabupaten lima puluh kota

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Muhammad Ridwan, NIM 2130201050 Judul Skripsi “KEGAGALAN PERNIKAHAN LAKI LAKI KABUPATEN PADANG PARIAMAN DEGAN PEREMPUAN KABUPATEN LIMA PULUH KOTA”. Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyyah) Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. 2026 Pokok permasalahan skripsi ini adalah perbedaan tradisi adat perkawinan antara Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Lima Puluh Kota, terkait praktik tradisi uang bajapuik dan isi sasuduik, sering menimbulkan konflik adat sehingga berujung pada kegagalan pernikahan. Fenomena ini menjadi urgensi penelitian karena tidak hanya berdampak pada calon pasangan, tetapi juga memunculkan persoalan sosial, psikologis, dan hukum dalam masyarakat di Minangkabau. Sehingga fokus penelitian ini kepada kegagalan pernikahan laki laki Kabupaten Padang Pariaman dengan perempuan Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap apa faktor-faktor penyebab kegagalan pernikahan beda adat, dampak yang ditimbulkan akibat kegagalan pernikahan tersebut, serta upaya penyelesaian yang ditempuh oleh para pihak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian empiris dengan pendekatan yuridis sosiologis. Menggunakan sumber data primer berupa wawancara dengan tokoh dan pihak terkait yaitu calon yang gagal menikah, orang tua, mamak, dan dilengkapi dengan data sekunder berupa litaratur, dokumentasi serta studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif analitis dengan menggunakan perspektif konsep ‘urf dalam hukum Islam, teori konflik sosial, serta maqasid syari‘ah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan pernikahan beda adat dipicu oleh; Pertama, kegagalan perkawinan disebabkan oleh faktor ekonomi dan faktor sosial. Kedua, kegagalan perkawinan menimbulkan dampak yang serius seperti dampak psikologis terhadap calon pengantin dan ketidakharmonisan dalam keluarga, dampak sosial dalam kehidupan bermasyarakat dan dampak yang paling utama disharmonisasi antara adat dan syariat. Ketiga, penyelesaian konflik dilakukan melalui musyawarah adat namun sering tidak mencapai kesepakatan, sehingga jalan terkhir adalah membatalkan rencana pernikahan. Pada akhirnya, penelitian ini menyimpulkan bahwa kegagalan pernikahan akibat perbedaan adat uang bajapuik dan isi sasuduik merupakan fenomena hukum (Sosio-legal) yang telah menghambat terwujudnya tujuan pernikahan. Oleh karena itu, diperlukan titik temu melalui musyawarah sebagai jalan tengah berdasarkan prinsip ‘urf shahih dan maqasid syari‘ah, agar tradisi perkawinan beda adat tidak lagi menjadi penghalang, melainkan sarana untuk mewujudkan kemaslahatan, keharmonisan, dan keadilan dalam kehidupan berkeluarga sehingga terwujudnya tujuan utama pernikahan.

Internalisasi hukum keluarga islam terhadap keputusan pernikahan dini dalam pencegahan stunting di nagari Singkarak kecamatan X Koto Singkarak

2025 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

M Ridwan Syahputra, NIM. 1930201035. Judul Skripsi “Internalisasi Hukum Keluarga Islam terhadap Keputusan Pernikahan Dini dalam Pencegahan Stunting di Nagari Singkarak Kecamatan X Koto Singkarak”, Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyyah) Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2025. Penelitian ini membahas internalisasi Hukum Keluarga Islam terhadap keputusan pernikahan dini dan upaya pencegahan stunting di Nagari Singkarak. Pokok permasalahan dalam penelitian ini meliputi tiga hal utama. Pertama, faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pernikahan dini. Kedua, persepsi pasangan muda terhadap risiko stunting akibat pernikahan dini. Ketiga, peran Hukum Keluarga Islam dalam memberikan pemahaman kepada pasangan muda terkait dampak pernikahan dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami secara mendalam faktor-faktor penyebab pernikahan dini, persepsi pasangan muda terhadap risiko stunting, dan pemberian pemahaman Hukum Keluarga Islam dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pasangan muda mengenai dampak pernikahan dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris berupa penelitian lapangan (field research) yang mengkaji penerapan hukum di masyarakat terkait fenomena pernikahan dini, dengan pendekatan kualitiatif. Penulis mendeskripsikan fenomena yang terjadi di lapangan sekaligus menganalisis penerapan hukum keluarga Islam terhadap pernikahan dini. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah wawancara dari Kantor Urusan Agama (KUA), Bidan Desa, Pemuka Agama (Ulama), pelaku pernikahan dini, hakim Pengadilan Agama Solok, dan pihak Keluarga yang terlibat dalam pernikahan dini. Sumber data pendukung meliputi data dispensasi nikah di Pengadilan Agama Solok dan data anak stunting di Bidan Desa Nagari Singkarak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk menjamin keabsahan data, digunakan metode triangulasi sumber, dengan membandingkan hasil wawancara dari berbagai pihak yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, faktor penyebab pernikahan dini di Nagari Singkarak adalah karena faktor ekonomi, rendahnya pendidikan, pergaulan bebas, serta kurangnya pengetahuan tentang dampak pernikahan dini. Kedua, persepsi pasangan muda terhadap risiko stunting umumnya rendah, mereka tidak sepenuhnya menyadari dampak buruk pernikahan dini terhadap kesehatan ibu saat hamil, dan perkembangan gizi bagi anak, meskipun beberapa dari mereka menyesali keputusan tersebut setelah menyadari dampaknya. Ketiga, peran Hukum Keluarga Islam penting dalam memberikan pemahaman melalui penyuluhan kepada pasangan muda mengenai dampak pernikahan dini, terutama risiko stunting, kesulitan ekonomi, serta penghambatan pendidikan dan karir. Secara keseluruhan, pernikahan dini lebih banyak membawa mudharat dari pada manfaat. Internalisasi Hukum Keluarga Islam memiliki peran penting dalam mencegah pernikahan dini dan stunting. Hukum Keluarga Islam tidak hanya sebagai aturan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi pasangan muda mengenai dampak pernikahan dini, baik dari segi kesehatan ,sosial, dan ekonomi. Melalui penyuluhan dari KUA, Ulama, dan Pengadilan Agama, pasangan muda diharapkan dapat lebih memahami pentingnya menunda pernikahan hingga siap secara fisik, mental, dan ekonomi. Hukum keluarga Islam juga berperan dalam membentuk keluarga yang tidak hanya sehat dan berkualitas, tetapi juga mampu mencapai tujuan keluarga yang sakinah, mawaddah warahmah.

Eksistensi Organisasi Bundo Kanduang di Kabupaten Tanah Datar

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji eksistensi organisasi Bundo Kanduang dalam konteks budaya Minangkabau di Kabupaten Tanah Datar. Bundo Kanduang, sebagai simbol keibuan dan pemimpin perempuan dalam masyarakat matrilineal Minangkabau, memiliki peran penting dalam mempertahankan dan mentransmisikan nilai-nilai budaya serta adat istiadat kepada generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap anggota organisasi Bundo Kanduang di beberapa nagari dan kecamatan di kabupaten tanah datar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bundo Kanduang berperan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan sosial, seperti upacara adat, pendidikan informal, dan pemberdayaan ekonomi perempuan. Namun, eksistensi organisasi ini menghadapi tantangan dari modernisasi dan perubahan sosial yang cepat, yang kadang-kadang bertentangan dengan nilai-nilai tradisional. Oleh karena itu, keberlanjutan Bundo Kanduang memerlukan adaptasi strategi untuk menghadapi dinamika perubahan zaman tanpa menghilangkan esensi budaya yang dijunjung tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa organisasi Bundo Kanduang tetap relevan dan berdaya guna dalam masyarakat Minangkabau, namun memerlukan dukungan dari berbagai pihak untuk mempertahankan dan memperkuat perannya di tengah arus globalisasi dan modernisasi.

Pengembangan Video Tutorial Sholat Jenazah di MIS Al-Ikhlas Batusangkar

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Muhammad Ridwan, NIM 2030101132, judul skripsi “Pengembangan Video Tutorial Sholat Jenazah di MIS Al-Ikhlas Batusangkar”, Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Mahmud Yunus Batusangkar tahun 2024. Penelitian skripsi ini berawal dari permasalahan yang terjadi dilapangan. Permasalah yang peneliti temui adalah masih banyak pendidik yang menggunakan media seperti penggunaan papan tulis dalam proses pembelajaran. Hal ini berdampak kepada minat belajar peserta didik sebab pembelajaran yang seharusnya diiringi dengan adanya contoh praktek akan tapi pelaksanaanya hanya disampaikan melalui media papan tulis dan metode ceramah. Tujuan Peneltian untuk mengembangkan video tutorial sholat jenazah yang dikembangkan berupa video tutorial sholat jenazah di MIS Al-Ikhlas Batusangkar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian model pengembangan ADDIE (analysis, design, devolepment, implement dan Evaluation). Langkah pertama yang dilakukan pada penelitian ini adalah Analisis kebutuhan, pengembangan produk, tahap desain pada produk, pengembangan produk, implementasi produk atau uji coba produk, dan tahap evaluasi. Pada proses pengumpulan data menggunakan lembar validasi dan lembar praktikalitas sedangkan subjek yang dijadikan uji coba pada penelitian ini berlokasi di MIS Al-Ikhlas Batusangkar. Teknik Formula Aiken merupakan teknik analisis data terhadap validasi dan angket respon yang digunakan pada penelitian ini. Berdasarkan hasil uji validitas video tutorial penyelenggaraan jenazah di MIS Al-Ikhlas Batusangkar diperoleh 0,92 dengan kriteria sangat valid. Pada uji praktikalitas video tutorial sholat jenazah di MIS Al-Ikhlas Batusangkar memeperoleh 0,90 dengan kriteria sangat praktis. Jadi kesimpulan dari penggunaan media video tutorial sholat jenazah di MIS Al-Ikhlas Batusangkar layak digunakan dalam proses pembelajan. Kata kunci: Media Pembelajaran, Video Pembelajaran, Sholat Jenazah

DAMPAK KECANDUAN MEDIA SOSIAL TERHADAP PERILAKU BELAJAR SISWA DAN USAHA GURU BK DALAM MENGATASINYA DI MAN KOTA SAWAHLUNTO

2024 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ridwan Syah Putra, NIM. 1930108066, Judul Skripsi: Dampak Kecanduan Media Sosial terhadap Perilaku Belajar Siswa dan Usaha Guru BK dalam Mengatasinya di MAN Kota Sawahlunto. Program Studi Bimbingan Konseling, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah dampak kecanduan media sosial terhadap perilaku belajar siswa dan usaha guru BK dalam mengatasinya di MAN Kota Sawahlunto.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja dampak kecanduan media sosial terhadap perilaku belajar siswa dan usaha guru BK dalam mengatasi kecanduan media sosial. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah melalui wawancara. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah 6 orang siswa dengan data sekundernya 2 orang guru BK. Teknik analisis data dan interpretasi data dari penelitian ini adalah reduksi data, display data,dan kesimpulan/verifikasi data. Teknik penjaminan keabsahan data ini adalah triangulasi sumber. Dari hasil penelitian yang dilakukan di lapangan terdapat beberapa dampak mengenai dampak kecanduan bermain media sosial di kalangan siswa baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Dampak positif yang peneliti temukan yaitu siswa lebih mudah mengakses berbagai macam tugas yang di berikan oleh guru di sekolah, memudahkannya untuk mencari tugas-tugas yang kurang dia pahami dan dampak negatif yang peneliti temukan yaitu siswa malas dalam mengerjakan segala tugas yang di berikan oleh guru di sekolah yang seharusnya tugas-tugas tersebut bisa mereka kerjakan tetapi tidak mereka kerjakan.Untuk mengatasi terjadinya kecanduan media sosial tersebut maka guru BK sebagai guru pembimbing yang menangani berbagai macam permasalahan dan tugas perkembangan siswa di sekolah melakukan berbagai usaha untuk mengatasi dan menanggulangi terjadinya kecanduan media berupa upaya preventif melalui pemberian layanan bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, membantu anak agar memiliki keseimbangan hidup dan juga melalui upaya kuratif seperti menghilangkan penyebab timbulnya permasalahan, melalui konseling individual, dan konseling kelompok dan terdapat hambatan yang didapatkan pada saat guru Bk melakukan beberapa usaha tersebut seperti tidak adanya jam masuk ke kelas dan membuat layanan yang diberikan kurang evektif.

Tradisi Mandi Kuba di Nagari Gurun Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RIDWAN, NIM 1930201058 judul skripsi “TRADISI MANDI KUBA DI NAGARI GURUN KECAMATAN SUNGAI TARAB KABUPATEN TANAH DATAR“ Jurusan Ahwal Al-Syakhsiyyah Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusagkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah mengenai bagaimana pelaksanaan tradisi mandi kuba, bentuk pelestarian tradisi mandi kuba, serta implikasi tradisi mandi kuba di Nagari Gurun, Kecamatan Sungai Tarab. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penulisan ini adalah penelitian lapangan (field research), peneliti menggunakan data yang diperoleh dari riset lapangan serta observasi dan wawancara dengan Wali Nagari, Kerapatan Adat Nagari, serta tokoh masyarakat yang melaksanakan tradisi mandi kuba, yaitu dengan meneliti tradisi mandi kuba yang ada di Nagari Gurun. Instrumen peneliti terdiri dari instrumen utama yaitu penulis sendiri dan instrumen pendukung, seperti file notes, handphone dan lain-lain. Adapun sumber data yang penulis gunakan adalah sumber data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara, serta teknik analisis data dilakukan secara diskriptif kualitatif, yaitu menelaah data yang di peroleh, mengklasifikasikan data dan menganalisa ayat Al Qur’an dan hadis Nabi untuk ditarik kesimpulanya. Hasil penelitian yang penulis peroleh adalah yang pertama : Mengenai pelaksanaan tradisi mandi kuba, mandi kuba dilaksanakan apabila ada salah seorang warga Dusun Kabun Gadang yang meninggal dunia namun tidak dimakamkan di hari meninggal tersebut maka, setelah sholat isya jenazah tersebut dimandikan oleh angku malin yang di tunjuk oleh keluarga yang berduka. Kedua : mengenai bentuk pelestarian tradisi mandi kuba, penyebab tradisi ini masih dilestarikan karena begitu kuat aturan dan sanksi yang di tetapkan oleh pemangku adat apabila tidak melaksanakan tradisi tersebut. Cara orang tua-tua kampung untuk melestarian tradisi ini adalah mengadakan pelatihan di mushollah untuk kaum muda, agar tradisi ini tetap di wariskan. Ketiga : Mengenai implikasi atau dampak tradisi mandi kuba, tradisi mandi kuba memiliki dampak baik jika dilaksanakan oleh masyarakat. Tradisi ini akan berdampak kepada pelaksana (Angku Malin) dan keluarga yang melaksanakan. Dampak terhadap pelaksana tradisi tersebut, ada dampak kerohanian seperti mendapatkan pahala dan juga ada dampak sosial karena telah membantu masyarakat yang sedang ditimpa musibah. Dari hasil penelitian diatas maka dapat penulis simpulkan bahwa pelaksanaan tradisi mandi kubah ini banyak mengandung manfaat, maka tradisi ini tergolong kepada ‘urf shahih. Maka penulis memandang tradisi ini boleh untuk dilaksanakan dan dilestarikan.

Pengembangan Media Pembelajara Flash Card Untuk siswa Membaca Pemula Kelas 1 SD

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mathia Ridwan.N, NIM 1930111045, judul skripsi “Pengembangan Media Pembejaran Flash Card Untuk Pembelajaran Membaca Pemula Siswa Kelas 1 SD” Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2023. Permasalahan dalam penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya siswa kelas 1 yang belum bisa membaca, dan guru yang kebingungan dalam mengajarkan huruf kepada siswa. Apalagi membedakan huruf yang bentuknya mirip dan siswa yang belum paham dalam pengucapan huruf yang benar. Tidak tersedianya media pembelajaran membuat pembelajaran menjadi monoton dan siswa cepat bosan dalam poses belajar. Dengan adanya permasalahan tersebut, peneliti tertarik untuk mengembangkan media pembelajaran flash card untuk membaca pemula bagi siswa kelas 1 SD. Peneliti ingin mengembangkan media flash card karena sesuai dengan kebutuhan siswa dan bisa di gunakan dalam jangka waktu lama. Jenis penelitian yang di gunakan adalah penelitian pengembangan dengan model penelitian 4-D, yang meliputi empat tahap yaitu: define, (tahap pendefinisian), design (tahap perancangan), develop (tahap pengembangan), disseminate (penyebarluasan). Namun pada penelitian ini hanya mengembangkan sampai pada tahap develop. Penelitian ini di lakukan di SDN 10 Padang-Panjang Barat. Instrumen penelitian adalah beberapa lembar validasi dan lembar praktikalitas. Praktikalitas ini di lakukan terhadap 10 orang siswa kelas 1 SDN 10 Padang-panjang Barat dengan uji coba terbatas dan 1 orang guru kelas 1 SDN 10 Padang-panjang Barat Berdasarkan uji validitas produk media pembelajaran flash card untuk belajar membaca pemula di SDN 10 Padang-panjang Barat terlihat bahwa produk yang di kembangkan sangat valid. Hal tersebut di tunjukan oleh hasil uji validitas aspek tujuan dan rasional 100%, aspek isi Media dan Karakteristik 68,1%, aspek kesesuaian bahasa dan produk 96,4% dengan rata-rata 87,5%. Uji praktikalitas yang di lakukan terhadap 10 orang siswa kelas 1 di SDN 10 Padang-panjang Barat memperoleh presentase praktikalitas 97,5% dan hasil praktikalitas yang dilakukan terhadap guru memperoleh nilai 98,3%. Hal ini menunjukan bahwa media pembelajaran flash card ini layak dan cocok untuk di kembangkan untuk belajar membaca siswa kelas 1 SD.

Studi Komparasi Kewarisan Adat Minangkabau Dan Adat Basemah Pagaralam Tinjauan Maqashid Syariah

2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MOHAMMAD RIDWAN, NIM 212061017, judul Tesis “STUDI KOMPARASI KEWARISAN ADAT MINANGKABAU DAN ADAT BASEMAH PAGAR ALAM TINJAUAN MAQASHID SYARI’AH” Jurusan Hukum Keluarga Islam, Program Pascasarjana, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok pembahasan dalam tesis ini terfokus pada bagaimana sistem kewarisan adat Minangkabau dan Basemah Pagar Alam, apakah ada persamaan dan perbedaan sistem kewarisan adat kedua budaya adat tersebut, dan bagaimana analisis sistem kewarisan adat tinjauan maqashid syari’ah. Jenis penelitian pustaka (library research) dan metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif. Sumber data primer terdiri dari buku buku tentang kewarisan adat, sumber data sekunder dari jurnal tentang kewarisan adat, tesis tentang kewarisan adat, skripsi tentang kewarisan adat, sumber data tersier dari kamus dan aturan adat. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa sistem kewarisan adat Minangkabau memakai sistem matrilineal dimana yang mendapat warisan adalah anak perempuan saja dan sistem kewarisan adat Basemah Pagar Alam memakai sistem kewarisan patrilineal dimana yang mendapat warisan adalah anak laki laki tertua dan yang sudah berkeluarga saja, sedangkan perbedaan sistem kewarisan adat Minangkabau dan Basemah Pagar Alam adalah perbedaan jenis kelamin yang mendapat warisan, jika di Minangkabau yang mendapatkan warisan adalah anak perempuan sedangkan di Basemah Pagar Alam yang mendapatkan warisan adalah anak laki laki saja. Dalam adat Minangkabau harta peninggalan nenek moyang secara turun temurun ( harta pusaka tinggi ) tidak bisa dikatakan harta warisan karena bukan hak milik pribadi akan tetapi harta milik kaum atau adat lebih tepatnya disebut harta kolektif dan ini tidak bisa dinamakan harta warisan tetapi harta wakaf, dan (harta pusaka rendah) merupakan harta hasil dari pencarian orang tua selama pernikahan dan boleh diwariskan, sedangkan dalam adat Basemah Pagar Alam harta peninggalan orang tua bisa disebut dengan harta warisan karena bisa dimiliki secara pribadi akan tetapi masyarakat adat Basemah Pagar Alam menyerahkan sepenuhnya harta warisan orang tua kepada anak laki laki tertua. Persamaan sistem kewarisan adat antara Minangkabau dan Basemah Pagar Alam sama sama memakai sistem kewarisan unilateral dan mayoritas masyarakatnya beragama Islam. Penelitian difokuskan kepada perbandingan harta pusaka rendah di Minangkabau dan harta peninggalan orang tua di Basemah Pagar Alam. Berdasarkan sistem kewarisan adat Minangkabau dan adat Basemah Pagar Alam dengan segala persamaan dan perbedaannya ditinjau dari maqashid syari’ah bertujuan untuk menjaga agama dan hartanya, seiring berjalannya waktu dan zaman sistem kewarisan adat Minangkabau dan Basemah Pagar Alam masih berlaku sampai sekarang. Akan tetapi Sebagian masyarakat Minangkabau akhir akhir ini banyak yang menyalahgunakan harta pusaka tinggi untuk diwariskan, dijual, dan dihibahkan. Sedangkan sebagian masyarakat Basemah khususnya anak laki laki tertua yang mendapatkan harta warisan juga menyalahgunakan harta warisan untuk kepentingan pribadinya.

Pengembangan E-Modul Matematika Berbasis Pendekatan Saintifik Pada Materi Teorema Pythagoras Untuk Siswa Kelas VIII MTs Thawalib Tanjung Limau

2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul dengan pendekatan saintifik yang dirancang telah valid, praktis dan efektif. Hasil validitas e-modul yang diperoleh adalah 75,98% dengan ketegori valid. Sementara hasil praktikalitas e-modul yang diperoleh dari hasil angket respon siswa adalah 74,49% kategori praktis. Hasil efektivitas e-modul diperoleh dari hasil tes yaitu 88,23% dari seluruh siswa mendapatkan skor lebih besar dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang telah ditetapkan dan hasil angket respon siswa (efektif) dengan kategori senang, baru, berminat yang diperoleh dengan persentase berkisar antara 84% - 92%.

Praktik Gadai Sawah dalam Prespektif Ekonomi Islam di Nagari Sulit Air Kecamatan X Koto Diatas

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Ridwan Syafrullah, NIM 1730402070. Judul Skripsi: Praktik Gadai Sawah Dalam Perspektif Ekonomi Islam di Nagari Sulit Air Kecamatan X Koto Diatas. Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik dan mendeskripsikan motif pelaksanaan gadai sawah, penetapan batas waktu lamanya gadai dan mendiskripsikan manfaat ekonomi bagi perima dan pemberi gadai di Nagari Sulit Air Kecamatan X Koto Diatas. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data, kemudian dilakukan analisis domain dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dengan menggunakan tringulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Praktik gadai sawah yang dilakukan di Nagari Sulit Air Kecamatan X Koto Diatas belum sesuai dengan ekonomi islam. Karena pihak penggadai hanya mendapatkan keuntungan sesaat akibat keterdesakan ekonominya tersebut. Namun setelah itu penggadai terzalimi secara ekonomi, karena tidak dapat mengolah sawah yang dimilikinya. Sehingga pihak penerima gadai mendapatkan keuntungan yang berlipat dari hasil panen sawah yang digadaikan tersebut, yaitu mendapatkan kembali uang yang dipinjamkan secara utuh serta mendapatkan hasil olahan sawah yang digadaikan. Berdasarkan kaidah fikih pemanfaatan barang gadai ini termasuk riba, dan riba tersebut sudah jelas tidak sesuai dengan ajaran Islam. Berdasakan hasil penelitian ditemukan bahwa bahwa motif transaksi gadai di Sulit Air adalah keterdesakan ekonomi, biaya pendidikan, biaya berobat, modal usaha, dan biaya pernikahan. Sedangkan mengenai penetapan batas waktu gadai di Nagari Sulit Air itu beragam, artinya ada sebagian yang menetapkan batas waktu dan ada juga sebagian tidak menetapkan batas waktu praktik gadai. Adapun mengenai manfaat ekonomi bagi penerima dan pemberi gadai, untuk penerima barang gadai ia merasakan keuntungan secara ekonomis dari hasil olahan barang gadai yang diterimanya. Sedangkan bagi penggadai ia hanya mendapatkan pinjaman uang secara cepat dan dirugikan secara ekonomi karena tidak dapat mengolah sawah yang sudah digadaikan.

PERALIHAN HARTA PUSAKA TINGGI MENURUT HUKUM ADAT DAN HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Jorong Nan IX Nagari Salimpaung)

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ARIZON RIDWAN, NIM 1730201003, Judul SKRIPSI “Peralihan Harta Pusaka Tinggi Menurut Hukum Adat dan Hukum Islam (Studi Kasus di Jorong Nan IX Nagari Salimpaung)” Jurusan Ahwal Syakhshiyyah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan skripsi ini adalah peralihan harta pusaka tinggi menurut Hukum Adat dan Hukum Islam di Jorong Nan IX Nagari Salimpaung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa faktor yang menyebabkan peralihan harta pusaka tinggi serta tinjauan hukum adat dan hukum Islam di Jorong Nan IX Nagari Salimpaung Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Dengan metode kualitatif, teknik pengumpulan data adalah wawancara dan dokumentasi. Sumber data primer terdiri dari Tungganai 4 orang, anggota kaum 3 orang, ketua KAN dan Tokoh masyarakat 4 orang. Sedangkan sumber data sekunder terdiri dari buku-buku adat, buku ushul fiqh, jurnal serta surat-surat atau dokumen yang berkaitan dengan penelitian penulis. Adapun teknik analisis data adalah dilakukan dengan deskriptif kualitatif, dengan metode penelitian untuk membuat gambaran mengenai situasi atau kejadian dan setelah itu disimpulkan. Dari penelitian yang penulis lakukan di lapangan dapat disimpulkan bahwa faktor yang menyebabkan peralihan harta pusaka tinggi di Jorong Nan IX Nagari Salimpaung adalah, anggota kaum ingin mendirikan rumah di atas harta pusaka tinggi, ada salah satu kaum yang keturunannya hampir punah, anggota kaum saling memperebutkan harta pusaka tinggi, anggota kaum tidak mau mempergilirkan harta pusaka tinggi sampai timbul permasalahan berkepanjangan bahkan sampai main fisik dalam memperebutkannya. Selanjutnya tinjauan Hukum Islam terhadap peralihan harta pusaka tinggi dengan cara dibagi-bagi menjadi milik pribadi untuk anggota kaum dan diambil alih menjadi milik pribadi tungganai yang terjadi di Jorong Nan IX Nagari Salimpaung dipandang boleh. Jika dilihat dari cara menyelesaikan masalah kaumnya. Karena kalau tidak dibagi-bagi menjadi milik pribadi untuk seluruh anggota kaum dan diambil alih oleh seorang tungganai menjadi milik pribadinya selama dia masih hidup, maka banyak mudhorat di dalamnya. Oleh karena itu perbuatan seorang tungganai tersebut jatuh kepada Istihsan bi al-Maslahah yaitunya mengambil manfaat dan menolak kemudhoratan. Selanjutnya tinjauan Hukum Adat perbuatan tungganai terhadap peralihan harta pusaka tinggi yang terjadi di Jorong Nan IX Nagari Salimpaung dengan cara dibagi-bagi menjadi milik pribadi dan diambil alih oleh tungganai menjadi milik pribadinya selama masih hidup secara adat dipandang salah. Karena sudah menyalahi aturan adat yang sudah ada.

Dampak Sistem Aplikasi E-COURT Di Pengadilan Agama Ditinjau Dari Hukum Acara Dan Hukum Islam

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

Ridwan Taufik. NIM 1630201047, Dampak Sistem Aplikasi E COURT di Pengadilan Agama Ditinjau Dari Hukum Acara Dan Hukum Islam. Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyyah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan Skiripsi ini adalah Dampak sistem aplikasi E COURT, baik itu dampak positif maupun dampak negatife dalam persidangan, dan tujuan untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana Dampak positif penggunaan aplikasi E COURT dilihat dari prinsip Hukum Acara dan Hukum Islam dan Untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana Dampak Negatif penggunaan aplikasi E COURT dilihat dari prinsip hukum acara dan hukum islam. Jenis penelitian ini adalah Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Hukum Normatif. Penelitian Hukum Normatif atau penelitian kepustakaan (library research) adalah penelitian yang menggaji studi dokumen (mengkaji data yang ada) yakni menggunakan berbagai data baik data primer seperti buku-buku, UU, PERMA Nomor 1 Tahun 2019, yang berkaitan dengan proses beracara secara biasa maupun proses beracara secara elektronik (E COURT data skunder seperti Petunjuk Teknis Administrasi Peradilan, Berita Acara Persidangan, Jurnal ataupun tulisan-tulisan lain yag berkaitan dengan permasalahan yangpenulis teliti. dari beberapa buku Peradilan Agama, dokumen yang berhubungan dengan E-COURT, karya ilmiah dan buku yang berkaitan dengan penelitian. Dampak yang ditimbulkan dengan menggunakan aplikasi E COURT berdampak positif dan juga berdampak negatif, dampak positinya dengan menggunakan aplikasi E COURT dapat memangkas waktu persidangan, maksudnya jika menggunakan aplikasi E COURT persidangan lebih singkat, kemudian jika menggunakan aplikasi ini dalam persidangan biaya yang dikeluarkan lebih sedikit dibangdingkan dengan beracara secara biasa, dengan demikian beracara menggunkan aplikasi E COURT ini sudah sesuai dengan azas sederhana, cepat dan biaya ringan. Sedangkan dampak negative yang ditimbulkan dengan menggunakan apli kasi E COURT adalah Tidak adanya kesempatan bagi penggugat ataupun Advokad untuk melakukan perubahan terhadap gugatan, jawaban, replik, dan duplik yang sudah di upload kedalam aplikasi E COURT . Sehingga perlu kehati-hatian sebelum melakukan upload berkas-berkas tersebut. Penggugat, tergugat ataupun Advokad tidak dapat melakukan perubahan, menambah ataupun mengurangi berkas-berkas yang telah diupload tersebut Pandangan hukum Islam dalam masalah peradilan tentu Islam menganjurkan peradilan yang adil dan tidak memang dan suku bangsa, didalam agama Islam tiga poin penting yang harus ada dalam peradilan Islam, diantaranya: pertama selalu menegakkan keadilan, sebab dalam hal menegakkan keadilan merupakan kewajiban bagi orang yang beriman. Kedua, setiap mukmin apabila menjadi saksi karena allah dengan sejujur-jujurnya dan seadil-adilnya. Ketiga manusia dilarang mengikuti hawa nafsu serta menyelewengkan kebenaran. Sesuai dengan firman allah yang artinya: “ wahai orang-orang yang beriman jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena allah biarpun terhadap dirimu sendiri atau ibu bapa dan kaum kerabatmu, jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya, maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimspang dari kebenaran. dan jika kamu memutar balikan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah maha mengetahui segala apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. an-Nisa: 135).

TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PELAKSANAAN JUAL BELI KULIT KAYU MANIS DI JORONG JAMBAK ULU NAGARI SUNGAI JAMBU KECAMATAN PARIANGAN KABUPATEN TANAH DATAR

2018 · Book · Koleksi Perpustakaan

JANUARDI RIDWAN NIM. 13 204 024. Judul Skripsi“Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah TerhadapPelaksanaan Jual Beli Kulit KayuManis di Jorong Jambak Ulu Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar”, Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalahbagaimana pelaksanaan dan Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap jual beli kulit kayu manis di Jorong Jambak Ulu Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pelaksanaan jual beli kulit kayu manis di Jorong Jambak Ulu Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar dan untuk mengetahui dan menganalisis tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap pelaksanaan jual beli kulit kayu manis di Jorong Jambak Ulu Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah metode penelitian kualitatif dalam bentuk (field research). Sumber data penelitian ini adalah penjual dan pembeli kulit kayu manis, Alim Ulama, Niniak Mamak serta Pemerintah Nagari. Teknik pengumpulan data dalam bentuk wawancara dan dokumentasi. Adapun pengolahan data dilakukan secara kualitatif, yaitu menghimpun data, membaca dan mencatat data yang telah dikumpulkan dan selanjutnya dianalisis serta disimpulkan. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukanbahwa pelaksanaan jual beli kulit kayu manis di Jorong Jambak Ulu Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar diawali dengan penaksiran kualitas dan kuantitas kulit kayu manis, tawarmenawar, penetapan harga, dan ijab qabul. Selanjutnya dilakukan pembayaran panjar dan dilunasi secara angsuran. Adapun tinjauan Hukum Ekonomi Syariah terhadap pelaksanaan jual beli kulit kayu manis di Jorong Jambak Ulu Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar adalah dibolehkan dan terkategori jual beli yang sah. Karena sudah memenuhi rukun dan syarat jual beli, tidak terdapat unsur gharar dalam jual beli tersebut, dan dilakukan oleh orang yang berpengalaman serta sudah menjadi tradisi dalam jual beli kulit kayu manis di Jorong Jambak Ulu Nagari Sungai Jambu Kecamatan Pariangan Kabupaten Tanah Datar.