Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

30 hasil
Subjek: MEA
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS MEANINGFUL INSTRUCTIONAL DESIGN (MID) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA MTsN 8 TANAH DATAR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Rohatul Hayani, NIM: 15300500064, Judul Skripsi “ Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Meaningful Instructional Design (MID) Untuk Meningkat Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa MTsN 8 Tanah Datar ”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah kemampuan pemahaman konsep matematis siswa belum teroptimalkan melalui proses pembelajaran yang sudah dilakukan. Hal ini disebabkan karena penggunaan sumber belajar yang belum mampu untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Terutama dalam pembelajaran daring, sumber belajar memiliki peranan penting sebagai wadah pengganti guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Karena pada pembelajaran daring menuntut siswa untuk belajar mandiri. Dari permasalahan yang ada tersebut peneliti memberikan solusi dengan membuat kan Modul berbasis meaningful instructional design untuk membantu siswa memahami konsep, karena dalam meaningful instructional design ini memuat langkah langkah membuat yang menjadikan siswa mudah untuk belajar memahami konsep Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D. penelitian ini hanya mengembangkan 3-D, karena keterbatasan waktu dan biaya serta penelitian dilakukan di tengah pandemi Covid 19, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), pengembangan (development). Sampel dari penelitian ini adalah kelas VII di MTsN 8 Tanah Datar. Instrument penelitian ini terdiri dari: lembar validasi Modul Berbasis meaningful instructional design, Lembar Angket Respon siswa. Berdasarkan analisis hasil penelitian dihasilkan bahwa Modul Berbasis meaningful instructional design pada siswa kelas VII MTsN 8 Tanah Datar telah valid dan praktis. Hasil Validitas Modul adalah 83% dengan kategori sangat valid. Sementara hasil praktikalitas Modul yang diperoleh dari hasil angket respon siswa yaitu 77,90% dengan kategori praktis. Keyword : Modul Berbasis meaningful instructional design, Validasi, Praktikalitas

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Model Means Ends Analysis (MEA) Khusus pada Kemampuan Pemecahan Masalah di Kelas VIII PPTI Koto Tinggi Pandai Sikek

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nadila, NIM : 1630105035, Judul Skripsi “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Model Means Ends Analysis (MEA) Khusus Pada Kemampuan Pemecahan Masalah di Kelas VIII PPTI Koto Tinggi Pandai Sikek”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah pada proses pembelajaran di satuan pendidikan di setiap jenjang selalu memerlukan adanya bahan ajar. Salah satu bahan ajar yang biasa digunakan dalam proses pembelajaran adalah lembar kerja peserta didik (LKPD) yaitu materi ajar yang sudah dikemas sedemikian rupa, sehingga peserta didik diharapkan dapat mempelajari materi ajar tersebut secara mandiri karena LKPD nantinya akan membantu siswa dalam pembelajaran sebagai penunjang di karenakan dalam buku paket kurikulum 2013 revisi 2017 masih kurangnya soal-soal tentang kemampuan pemecahan masalah siswa. Dalam LKPD peserta didik akan mendapatkan materi, ringkasan, dan tugas yang berkaitan dengan materi. Selain itu peserta didik juga dapat menemukan arahan yang terstruktur untuk memahami materi yang diberikan. Selain LKPD dikemas secara terstruktur. LKPD juga mudah diperoleh oleh peserta didik untuk dijadikan sebagai media pembelajaran dan juga peserta didik biasanya lebih tertarik menggunakan LKPD daripada buku paket. Dengan permasalahan tersebut peneliti disini membuat LKPD untuk membantu proses pembelajaran, dengan adanya LKPD bisa membantu pendidik dalam proses pembelajaran. Upaya yang bisa dilakukan untuk perubahan dan perbaikan dalam pembelajaran yaitu dengan mencoba strategi, metode, dan model ataupun pendekatan yang dapat menfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik salah satunya yaitu model MEA. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengahasilkan suatu produk atau sumber belajar berupa LKPD Relasi dan Fungsi Berbasis Model Means Ends Analysis (MEA) Khusus Pada Kemampuan Pemecahan Masalah di Kelas VIII PPTI Koto Tinggi Pandai Sikek. Tujuan penelitian secara khusus adalah untuk memperoleh data, apakah LKPD yang dihasilkan sudah memenuhi kriteria valid. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define (pendefinisian), dalam tahap ini dilakukan wawancara dengan guru dan peserta didik, analisis silabus, analisis sumber belajar, mereview literature tentang LKPD dan analisis karakteristik peserta didik, (2) tahap design (perancangan), hasil dari tahap define digunakan untuk merancang design LKPD matematika berbasis model MEA khusus pada kemampuan pemecahan masalah. Hasil dari tahap design dilanjutkan dengan (3) tahap develop (pengembangan). Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan persentase uji validitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis model MEA khusus pada kemampuan pemecahan masalah yang dirancang telah valid. Hasil uji validasi LKPD yang diperoleh adalah 69,8% dengan kategori valid.

5 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Media Pembelajaran Infografis Berbasis Meaningfull Learning Berbantu NotebookLM untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Transformasi Sosial Daulah Umayyah di MTsN 3 Tanah Datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Teti Depita, NIM 2230101062, judul skripsi “Pengembangan Media Pembelajaran Infografis Berbasis Meaningfull Learning Berbantu NotebookLM untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Materi Transformasi Sosial Daulah Umayyah di MTsN 3 Tanah Datar”, Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun 2026. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran infografis berbasis meaningfull learning berbantu NotebookLM untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi transformasi sosial Daulah Umayyah. Permasalahannya adalah penggunaan media pembelajaran yang belum relevan dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Media yang digunakan terbatas pada PowerPoint berbentuk teks tanpa visualisasi, sehingga siswa mengalami kesulitan memahami materi yang memiliki cakupan informasi kompleks sehingga berdampak terhadap rendahnya hasil belajar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan tes. Uji praktikalitas melibatkan satu guru dan 21 siswa, sedangkan uji efektivitas melibatkan 41 siswa. Analisis data menggunakan uji validitas Aiken’s V, persentase praktikalitas, uji t-test, dan N-Gain Score. Hasil validasi oleh tiga validator sebesar 0,845 dengan kategori tinggi /sangat valid. Hasil praktikalitas guru 95,00% dan siswa 90,14% kategori sangat praktis. Hasil uji t-test menunjukkan signifikansi 0,000 (p 0,05). N-Gain pada TP 2 sebesar 0,7217 (72,17%) dan TP 3 sebesar 0,7372 (73,72%), keduanya berkategori tinggi. Dengan demikian, media infografis yang dikembangkan dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

9 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN TUGAS AKHIR MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING ( STUDI KASUS: PADA PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA UIN MY BATUSANGKAR )

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tari Awaliyah. NIM 2150401030. Judul Tugas Akhir: “SISTEM NFORMASI MANAJEMEN TUGAS AKHIR MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING (STUDI KASUS: PADA PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA UIN MY BATUSANGKAR)” Jurusan Manajemen Informatika Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Dibimbing oleh ibuk Lidya rahmi, M.Pd.T. Clustering merupakan proses analisa informasi yang mana kerap digunakan sebagai salah satu proses yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi yang memiliki karakter yang sama pada satu kluster yang sama dan informasi yang memiliki karakter yang berbeda ke kluster lain. Pada penelitian yang dilakukan hal yang akan menjadi tujuan atau sasaran dalam penlitian ini adalah mengetahui proses clusterisasi tugas akhir di rogram studi Manajemen Informatika UIN MY Batusangkar untuk mengetahui cara kerja algoritma K-Means dalam melakukan clusterisasi tugas akhir, menerapkan algoritma K-Means. Metode K-Means merupakan sebuah metode yang melakukan proses clustrering untuk setiap judul tugas akhir yang ada. Penelitian yang dilakukan menciptakan informasi baru yaitu dengan adanya clustering data dari judul tugas akhir dimana setiap hasilnya dapat dilihat di masing-masing cluster datanya. Dari hasil penelitian yang dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa algoritma K-Means merupakan algoritma yang mampu mengelompokan beberapa data dengan cepat dan tepat sehingga data data yang memuat judul skripi tersebut dapat dilihat sesuai dengan kelompoknya datanya masing-masing.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Implementasi Means-Ends Analysis Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik di SMPN 1 Batusangkar

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

DIKE TRI HERMA GUSWITA, NIM : 1930105016, Judul Skripsi “Implementasi Means-Ends Analysis Dengan Lightening The Learning Climate Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Peserta Didik Di Smpn 1 Batusangkar”. Program Studi Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan IlmuKeguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa SMP kelas VIII. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi mamematis siswa yang menggunakan model prmbelajaran Means Ends Analysis (MEA) dengan Lightening The Learning Climate lebih baik dari model pembelajaran konvensional di kelas VIII SMPN 1 Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Batusangkar Kecamatan Lima Kaum Tahun Pelajaran 2023/2024. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling, dengan melakukan uji normalitas, uji homogenitas, dan kesamaan rata-rata pada kelima kelas populasi, diperoleh dua kelas sampel yaitu kelas VIII.5 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.8 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan yaitu tes uraian. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji t. Setelah dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas kelas sampel, diketahui kedua kelas berdistribusi normal dan memiliki variansi yang homogen. Selanjutnya dilakukan uji hipotesis dengan menggunakan uji t. Kemudian dicari harga ttabel pada taraf nyata 𝛼 = 0,05 dan derajat kebebasan 61 menggunakan tabel distribusi t dan diperoleh t(0,95)(61) = 1,671. Berdasarkan uji t yang telah dilakukan, diperoleh thitung = 1,870963 sehingga terlihat bahwa thitung > ttabel artinya tolak H0 atau terima H1. Jadi kemampuan komunikasi matematis siswa dengan penerapan model pembelajaran Means-Analysis dengan Lightening the Learning Climate lebih baik daripada kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional pada Kelas Kelas VIII SMPN 1 Batusangkar.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

THE CORRELATION BETWEEN A GUESSING MEANING FROM CONTEXT TECHNIQUE AND STUDENTS’ READING COMPREHENSION (A Study of Twelfth Grade Students of MAN 2 Padang Panjang in 2022/2023 Academic Year)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FITRA WINDA AMALIA. Nim 15300400041. Judul Skripsi : “THE CORRELATION BETWEEN A GUESSING MEANING FROM CONTEXT TECHNIQUE AND STUDENTS’ READING COMPREHENSION (A Study of Twelfth Grade Students of MAN 2 Padang Panjang in 2022/2023)” Jurusan Tadris Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakang guessing meaning from context technique dalam aktivitas membaca untuk membantu siswa mengidentifkasi makna tanpa melihat kamus. Hal ini ditujukan untuk membantu siswa dalam memahami teks dengan lebih mudah.Teori menyatakan bahwa ada keterkaitan antara guessing meaning from context technique dengan pemahaman membaca siswa. Peneliti ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada korelasi yang signifikan antara guessing meaning from context technique dengan pemahaman membaca siswa di MAN 2 Padang Panjang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang berbentuk korelasi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas XII PKPI tahun ajaran 2022/2023 di MAN 2 Padang Panjang berju mlah 76 siswa yang berasal dari tiga kelas pararel. pengambilan sample dilakukan dengan teknik proportional stratified random sampling. Berdasarkan teknik tersebut terpilih 69 siswa sebagai sample penelitian dan 7 siswa sebagai sampel try – out. Penelitian ini menggunakan dua instrument pengumpulan data yaitu angket dan tes. Angket ini digunakan untuk mengetahui penggunaan guessing meaning from context technique dalam aktifitas membaca. Sebelum dilakukan pengambilan data, angket terlebih dahulu di uji cobakan kepada 7 siswa dengan pernyataan sebanyak 38 item. Dari hasil uji coba ditemukan 26 item valid, 3 item revisi, dan 9 item dibuang.Sehingga 29 item itulah yang di distribusikan kepada sample penelitian. Sedangkan pemahaman membaca siswa diperoleh dari tes yang dibuat oleh guru bahasa inggris untuk mengetahui hasil pemahaman membaca siswa. Berdasarkan analisis yang dilakukan, didapatkan rata-rata guessing meaning fom context technique sebesar 82.59 dan rata-rata students’ reading comprehension 58.4203. Setelah itu, peneliti menganalisis korelasi dengan menggunakan product moment pearson di SPSS 22. Didapatkan rxy adalah (0,305) dikategori sedang atau cukup berkolerasi. Apabila dibandingkan dengan r tabel diperoleh hasil rxy (0,305) lebih besar dari r-tabel (0,236) pada tarif signifikan 5% pada derajat bebas (df) ini artinya H a diterima dan Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa ada korelasi yang signifikan antara guessing meaning from context technique dengan students’ reading comprehension.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

Pengembangan Video Pembelajaran Berbasis Meaningfull Instructional Design (MID) untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa Kelas VIII MTsS TI Pasir

2021•Koleksi Perpustakaan

Hanifatus Sakinah, NIM: 1630105020, Judul Skripsi : “PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN BERBASIS MEANINGFULL INSTRUCTIONAL DESIGN (MID) UNTUK MENINKATKAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA KELAS VIII MTsS TI PASIR”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2021. Penelitian ini bertolak dari rendahnya kemampuan koneksi matematis siswa dan permasalahan yang teridentifikasi dalam pembelajaran di sekolah adalah kurangnya penggunaan media pembelajaran yang mana guru hanya menggunakan media konvensional seperti spidol, penggaris, papan tulis, dan bahan ajar. Kurangnya penggunaan media pembelajaran ini mempengaruhi kepada kemampuan koneksi matematis siswa. Selain itu kurangnya penjelasan guru dalam mengenalkan keterkaitan antar ide matematika maupun dengan konteks di luar matematika juga dapat mempengaruhi kemampuan koneksi matematis peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan sebuah video pembelajaran berbasis Meaningfull Instructional Design (MID) yang valid dan juga praktis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian ini terdiri dari 3 tahap, yaitu tahap pendefinisian (Define), tahap perancangan (Design) dan tahap pengembangan (develop). Tahap pendefenisian (define) dilakukan untuk mendefenisikan kebutuhan-kebutuhan didalam proses pembelajaran serta mengumpulkan berbagai informasi yang berkaitan dengan produk yang akan dikembangkan. Tahap pendefenisian ini terdiri dari beberapa tahap yaitu analisis awal, analisis siswa, analisis tugas, analisis konsep dan meninjau literatur tentang video pembelajaran. Selanjutnya tahap perancangan (design) bertujuan untuk menrancang video pembelajaran. Terakhir tahap pengembangan (develop) bertujuan untuk mengembangkan video pembelajaran yang telah dirancang yang valid dan praktis. Hasil penelitian menunkukkan bahwa video yang dirancang valid dengan hasil validitas 78,45%. Kemudian video pembelajaran matematika telah praktis digunakan dengan hasil kepraktisan dari 20 orang siswa kelas VIII MTsS TI Pasir 61%.

2 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS MEANINGFUL INSTRUCTIONAL DESIGN (MID) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA MTsN 8 TANAH DATAR

2021•Koleksi Perpustakaan

Rohatul Hayani, NIM: 15300500064, Judul Skripsi “ Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Meaningful Instructional Design (MID) Untuk Meningkat Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa MTsN 8 Tanah Datar ”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Kependidikan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah kemampuan pemahaman konsep matematis siswa belum teroptimalkan melalui proses pembelajaran yang sudah dilakukan. Hal ini disebabkan karena penggunaan sumber belajar yang belum mampu untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan pemahaman konsep siswa. Terutama dalam pembelajaran daring, sumber belajar memiliki peranan penting sebagai wadah pengganti guru dalam menyampaikan materi pembelajaran. Karena pada pembelajaran daring menuntut siswa untuk belajar mandiri. Dari permasalahan yang ada tersebut peneliti memberikan solusi dengan membuat kan Modul berbasis meaningful instructional design untuk membantu siswa memahami konsep, karena dalam meaningful instructional design ini memuat langkah langkah membuat yang menjadikan siswa mudah untuk belajar memahami konsep Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D. penelitian ini hanya mengembangkan 3-D, karena keterbatasan waktu dan biaya serta penelitian dilakukan di tengah pandemi Covid 19, yaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), pengembangan (development). Sampel dari penelitian ini adalah kelas VII di MTsN 8 Tanah Datar. Instrument penelitian ini terdiri dari: lembar validasi Modul Berbasis meaningful instructional design, Lembar Angket Respon siswa. Berdasarkan analisis hasil penelitian dihasilkan bahwa Modul Berbasis meaningful instructional design pada siswa kelas VII MTsN 8 Tanah Datar telah valid dan praktis. Hasil Validitas Modul adalah 83% dengan kategori sangat valid. Sementara hasil praktikalitas Modul yang diperoleh dari hasil angket respon siswa yaitu 77,90% dengan kategori praktis.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERBASIS MODEL MEANS ENDS ANALYSIS (MEA) KHUSUS PADA KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DI KELAS VIII PPTI KOTO TINGGI PANDAI SIKEK

2021•Koleksi Perpustakaan

Nadila, NIM : 1630105035, Judul Skripsi “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Model Means Ends Analysis (MEA) Khusus Pada Kemampuan Pemecahan Masalah di Kelas VIII PPTI Koto Tinggi Pandai Sikek”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah pada proses pembelajaran di satuan pendidikan di setiap jenjang selalu memerlukan adanya bahan ajar. Salah satu bahan ajar yang biasa digunakan dalam proses pembelajaran adalah lembar kerja peserta didik (LKPD) yaitu materi ajar yang sudah dikemas sedemikian rupa, sehingga peserta didik diharapkan dapat mempelajari materi ajar tersebut secara mandiri karena LKPD nantinya akan membantu siswa dalam pembelajaran sebagai penunjang di karenakan dalam buku paket kurikulum 2013 revisi 2017 masih kurangnya soal-soal tentang kemampuan pemecahan masalah siswa. Dalam LKPD peserta didik akan mendapatkan materi, ringkasan, dan tugas yang berkaitan dengan materi. Selain itu peserta didik juga dapat menemukan arahan yang terstruktur untuk memahami materi yang diberikan. Selain LKPD dikemas secara terstruktur. LKPD juga mudah diperoleh oleh peserta didik untuk dijadikan sebagai media pembelajaran dan juga peserta didik biasanya lebih tertarik menggunakan LKPD daripada buku paket. Dengan permasalahan tersebut peneliti disini membuat LKPD untuk membantu proses pembelajaran, dengan adanya LKPD bisa membantu pendidik dalam proses pembelajaran. Upaya yang bisa dilakukan untuk perubahan dan perbaikan dalam pembelajaran yaitu dengan mencoba strategi, metode, dan model ataupun pendekatan yang dapat menfasilitasi kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik salah satunya yaitu model MEA. Adapun tujuan penelitian ini adalah mengahasilkan suatu produk atau sumber belajar berupa LKPD Relasi dan Fungsi Berbasis Model Means Ends Analysis (MEA) Khusus Pada Kemampuan Pemecahan Masalah di Kelas VIII PPTI Koto Tinggi Pandai Sikek. Tujuan penelitian secara khusus adalah untuk memperoleh data, apakah LKPD yang dihasilkan sudah memenuhi kriteria valid. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define (pendefinisian), dalam tahap ini dilakukan wawancara dengan guru dan peserta didik, analisis silabus, analisis sumber belajar, mereview literature tentang LKPD dan analisis karakteristik peserta didik, (2) tahap design (perancangan), hasil dari tahap define digunakan untuk merancang design LKPD matematika berbasis model MEA khusus pada kemampuan pemecahan masalah. Hasil dari tahap design dilanjutkan dengan (3) tahap develop (pengembangan). Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah menggunakan persentase uji validitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis model MEA khusus pada kemampuan pemecahan masalah yang dirancang telah valid. Hasil uji validitas LKPD yang diperoleh adalah 69,8 % dengan kategori valid.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN MEANS ENDS ANALYSIS (MEA) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP IPA PADA MATERI SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA DI KELAS VIII SMP N 3 SUNGAYANG

2020•Koleksi Perpustakaan

Devita Sari Purpa, NIM. 15300600013, Judul Skripsi: “Pengaruh Model Pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) Terhadap Pemahaman Konsep IPA Pada Materi Sistem Peredaran Darah Pada Manusia Di Kelas VIII SMP N 3 Sungayang”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2019. Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya pemahaman konsep siswa dalam memecahkan masalah IPA (khususnya pada materi sistem peredaran darah pada manusia), proses pembelajaran yang masih didominasi oleh guru serta penggunaan strategi yang konvensional membuat banyak siswa yang sulit memahami konsep pembelajaran IPA, rendahnya hasil belajar siswa (ditanyai dengan banyaknya siswa yang belum mencapai batas KKM), serta kurangnya minat belajar siswa dalam mempelajari IPA. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil belajar siswa kelas VIII SMP N 3 Sungayang dengan menerapkan model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA). Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah jenis true experimental dengan rancangan penelitian posttest only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 3 Sungayang tahun pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari 2 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.1 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen adalah 84,13 dengan persentase ketuntasan 91,67% dan rata-rata hasil belajar siswa pada kelas kontrol adalah 73,12 dengan persentase ketuntasan 68,00%. Uji hipotesis dilakukan dengan uji-t dari perhitungan diperoleh thitung= 2,63 sedangkan ttabel= 1.645 pada taraf nyatanya α=0,05. Karena thitung> ttabel sehingga H1 diterima dan H0 ditolak, dapat disimpulkan bahwa "Model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA) berpengaruh terhadap pemahaman konsep siswa”.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessPDF tersedia

PENERAPAN MODEL MEANS ENDS ANALYSIS (MEA) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMPN 3 BATUSANGKAR

2020•Koleksi Perpustakaan

MERIZA, NIM: 14 105 039, judul skripsi ”Penerapan Model Means Ends Analysis (MEA) Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas VIII SMPN 3 Batusangkar”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang peneliti temukan di SMPN 3 Batusangkar, yaitu siswa seringkali mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan matematika, karena ketidakmampuan siswa dalam menyajikan pernyataan matematika baik secara lisan, tertulis dan gambar meskipun siswa sudah menguasai konsep materi dengan baik. Selain itu siswa juga tidak terbiasa dalam menggunakan pola atau sifat dari gejala matematika di dalam pembelajaran, yang mengakibatkan ketika menemukan pola matematika yang baru siswa sedikit kebingungan. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kemampuan penalaran matematis siswa dengan menerapkan model MEA lebih baik dari kemampuan penalaran matematis siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional pada kelas VIII di SMPN 3 Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMPN 3 Batusangkar tahun pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari lima kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling dengan cara lotting, yang terambil pertama yaitu kelas VIII.4 sebagai kelas eksperimen dan yang terambil kedua kelas VIII.5 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan penalaran matematis. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata kemampuan penalaran matematis pada kelas eksperimen adalah 77,967 dan rata-rata kelas kontrol adalah 67,467. Dari uji hipotesis diperoleh dengan diperoleh sehingga hipotesis penelitian diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa menggunakan model MEA lebih baik daripada kemampuan penalaran matematis siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ArticleOpen AccessPDF tersedia

Clustering using K-Means and Fuzzy C-Means on Food Productivity

2019•Artikel Penelitian dan Pengabdian

This paper provided an overview of analysis and implementation clustering for food productivity. Food productivity is determined by food production. Rice is one of staple food in Indonesia. Rice production is influencing adequacy level of national food production. Rice productivity is very important to accomplishment food affordability. Rice productivity per province in Indonesia must be increased, because large population and high consumption. Rice productivity that fluctuates and tends to decrease, need to clustering to determinant category cluster of productivity. Clustering is using K-Means and Fuzzy C-Means. Method improvement of K-Means is modification Intra Cluster Distance and Inter Cluster Distance. Calculate distance (Inter Cluster Distance and Intra Cluster Distance) to evaluate the clustering results and to compare the efficiency of the clustering algorithms. Method improvement of Fuzzy C-Means is modification algorithm, alternative process and iteration. Data processing is using Excel software. Clustering produce three cluster (C1, C2, C3) is convergence. Measurement cluster based on comparison of membership cluster, consistency, and productivity. Membership cluster, there is point data anomaly (x22, x23, x29, x33). Consistency data on K-Means (C1 = 72.73%, C2 = 93.75%, C3 = 100%). Consistency data on Fuzzy C-Means (C1 = 100%, C2 = 88.33%, C3 = 87.50%). Rice Productivity is Cluster 1 (decrease), Cluster 2 (decrease, except 3 provinces), and Cluster 3 (increase, except 1 province). Majority in rice productivity is 70.59%. Result of clustering showed that majority rice productivity on category cluster is low productivity.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PENGARUH PENERAPAN MODEL ELICITING ACTIVITIES (MEA) TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS KELAS VIII MTSN 9 PADANG PARIAMAN

2018•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANA MUKTIA, NIM : 13 105 006, Judul Skripsi “Pengaruh Penerapan Model Eliciting Activities (MEA) Terhadap Aktivitas Belajar Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VIII MTsN 9 Padang Pariaman”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang peneliti temukan di kelas VIII MTsN 9 Padang Pariaman, dimana aktivitas siswa dalam pembelajaran belum maksimal dan juga kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih rendah. Hal ini terlihat karena pendekatan belajar yang kurang menarik dan membosankan bagi siswa dan kurang mengaitkan dengan pengetahuan awal siswa serta terlalu berpusat pada guru dan kurang mengembangkan ide dan kreativitas siswa. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi hal tersebut adalah dengan menerapkan Model Eliciting Activities (MEA) dalam pembelajaran matematika, dimana pada Model Eliciting Activities (MEA) adanya aktivitas siswa lebih berpartisipasi lebih aktif dalam pembelajaran dengan sering mengekspresikan idenya, serta siswa dapat terbiasa untuk memecahkan/menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah. Adapun tujuan penelitian ini adalah 1)untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dengan penerapan pendekatan Model Eliciting Activities (MEA) pada kelas VIII MTsN 9 Padang Pariaman dan 2)untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menggunakan Model Eliciting Activities (MEA) lebih baik dari siswa dengan pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan penelitian Randomized Control-Group Only Design. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi dan tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah lembar observasi dengan menggunakan persentase dan tes Kemampuan pemecahan masalah matematis dengan menggunakan uji-t, sebelum melakukan uji-t terlebih dahulu dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata persentase aktivitas belajar siswa pada kelas eksperimen seluruh pertemuan dengan kriteria persentase banyak, untuk visual and listening activities yaitu 61,33%, oral activities yaitu 58,59%, mental activities yaitu 57,03%, dan emotional activities yaitu 62,5%. Selanjutnya rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas eksperimen adalah , sedangkan pada kelas kontrol adalah . Dari hasil uji hipotesis yang dilakukan di dapatkan dan , pada taraf nyata . Berdasarkan pengujian hipotesis yaitu 3,125 > 1,645, sehingga ditolak dan diterima, dapat disimpulkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menggunakan Model Eliciting Activities (MEA) lebih baik dari pada kemampuan pemecahan masalah matematis siswa menggunakan pembelajaran konvensional.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Maritime Cooperation Between India and Sri Lanka

2018•Koleksi Perpustakaan

This Study Is Important For The Promotion Of Better Understanding Between India And Sri Lanka On Maritime Issues. The Focus Is On Examining The Prospects For The Settlement Of The Maritime Dispute, Analysing The Potential Areas Of Maritime Cooperation In The Eez, Deep-Sea Resource Exploration, And Bilateral Understanding On Respective Fishermen`S Problems. It Examines The Security Threats From Illegal Networks And Analyses The Indo-Sri-Lankan Joint Initiatives Towards Regional Maritime Security Management In The Bay Of Bengal.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail