Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

MERIZA

2 karya publik ditemukan.

2026: 12020: 1

Pelaksanaan Nafkah Oleh Ibu Di Nagari Simpang Tonang Selatan, Pasaman

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Meriza Putri, NIM 2230201028, Judul Skripsi “Pelaksanaan Nafkah Oleh Ibu Di Nagari Simpang Tonang Selatan, Pasaman” Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al Syakhshiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini membahas faktor-faktor penyebab ibu menjadi pihak yang melaksanakan kewajiban nafkah anak serta dampaknya terhadap pemenuhan hak anak di Nagari Simpang Tonang Selatan, Pasaman. Tujuan penelitian adalah menjelaskan faktor-faktor tersebut dan dampaknya. Jenis penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Sumber data primer: ibu sebagai pelaksana nafkah, perangkat nagari, dan niniak mamak. Teknik pengumpulan data: wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik analisis: pengumpulan data, reduksi, penyajian, verifikasi. Penjaminan keabsahan: triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kewajiban nafkah oleh ibu di Nagari Simpang Tonang Selatan dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling berkaitan. Berdasarkan data dari lima keluarga yang diteliti, satu keluarga mengalami kondisi tersebut akibat perceraian tanpa adanya pemenuhan nafkah dari pihak ayah, sedangkan empat keluarga lainnya disebabkan oleh ayah yang masih berada dalam rumah tangga tetapi tidak memiliki pekerjaan tetap dan tidak menjalankan tanggung jawabnya sebagai pemberi nafkah. Keadaan ini menyebabkan ibu menjadi penanggung jawab utama dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Mayoritas ibu bekerja pada sektor informal seperti berdagang kecil, menjahit, atau pekerjaan serabutan dengan penghasilan yang terbatas dan tidak menentu. Selain faktor ekonomi, minimnya dukungan dari keluarga besar maupun lingkungan sosial turut memperkuat beban yang harus ditanggung ibu secara mandiri. Dampak dari kondisi tersebut bersifat multidimensional. Di satu sisi, ibu berhasil menjaga terpenuhinya kebutuhan dasar anak, seperti pendidikan, kesehatan, sandang, dan pangan, sehingga keberlangsungan hidup dan proses tumbuh kembang anak tetap terjaga. Namun di sisi lain, ibu menghadapi beban ganda yang berat karena harus menjalankan peran sebagai pencari nafkah sekaligus pengasuh utama, yang berdampak pada kelelahan fisik dan tekanan psikologis. Anak-anak dalam kondisi ini cenderung menjadi lebih mandiri, tetapi terdapat potensi berkurangnya pendampingan emosional akibat tidak optimalnya peran ayah dalam struktur keluarga. Fenomena ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara ketentuan normatif mengenai kewajiban nafkah dengan realitas sosial yang terjadi di masyarakat.

PENERAPAN MODEL MEANS ENDS ANALYSIS (MEA) TERHADAP KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMPN 3 BATUSANGKAR

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

MERIZA, NIM: 14 105 039, judul skripsi ”Penerapan Model Means Ends Analysis (MEA) Terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Kelas VIII SMPN 3 Batusangkar”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang peneliti temukan di SMPN 3 Batusangkar, yaitu siswa seringkali mengalami kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan matematika, karena ketidakmampuan siswa dalam menyajikan pernyataan matematika baik secara lisan, tertulis dan gambar meskipun siswa sudah menguasai konsep materi dengan baik. Selain itu siswa juga tidak terbiasa dalam menggunakan pola atau sifat dari gejala matematika di dalam pembelajaran, yang mengakibatkan ketika menemukan pola matematika yang baru siswa sedikit kebingungan. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa masih rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan kemampuan penalaran matematis siswa dengan menerapkan model MEA lebih baik dari kemampuan penalaran matematis siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional pada kelas VIII di SMPN 3 Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMPN 3 Batusangkar tahun pelajaran 2018/2019 yang terdiri dari lima kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling dengan cara lotting, yang terambil pertama yaitu kelas VIII.4 sebagai kelas eksperimen dan yang terambil kedua kelas VIII.5 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes kemampuan penalaran matematis. Uji hipotesis yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh rata-rata kemampuan penalaran matematis pada kelas eksperimen adalah 77,967 dan rata-rata kelas kontrol adalah 67,467. Dari uji hipotesis diperoleh dengan diperoleh sehingga hipotesis penelitian diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa menggunakan model MEA lebih baik daripada kemampuan penalaran matematis siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional.