Profil penulis
Si
6.128 karya publik ditemukan.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) Berbantuan Talking Stick terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP N 3 Lembang Jaya
SILVIA RAHMA YANTI. NIM, TBIO 13 106 078 judul skripsi “ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournaments (TGT) Berbantuan Talking Stick Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 3 Lembang Jaya”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2018. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah rendahnya hasil belajar peserta didik yang dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya model pembelajaran yang dilakukan belum mengoptimalkan partisipasi, tanggung jawab, kemandirian, dan disiplin peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) berbantuan Talking Stick terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMPN 3 Lembang Jaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu, yaitu diperlukan adanya treatment yang biasanya ditujukan kepada kelas eksperimen dan diharapkan treatment ini dapat memberikan hasil yang berbeda, artinya jauh lebih baik daripada kelas kontrol. Rancangan penelitian yang digunakan Posttest only control desain. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 3 Lembang Jaya Tahun Pelajaran 2017/2018 yang terdiri dari 2 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VIII.B sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII.A sebagai kelas kontrol. Hasil Penelitian menunjukkan rata-rata hasil belajar IPA pada kelas eksperimen I adalah 87,85 dengan persentase ketuntasan 80,85 % dan rata hasil belajar IPA peserta didik kelas kontrol adalah 68,66 dengan persentase ketuntasan 47%. Uji hipotesis dilakukan dengan uji-t. Dari perhitungan diperoleh t_hitung= 5,843 dan t_tabel = 1,645. Karena hipotesis yang diterima yakni Ada perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang diajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournaments (TGT) berbantuan Talking Stick dengan Konvensional.
Pengaruh metode Penemuan Terbimbing (Gided Discovery) terhadap Disposisi Matematis dan Hasil Belajar siswa Kelas VIII SMP N 3 Lintau Buo
Factors Causing Students' Lack of Confidence during Microteaching Practices
ANNISA FITRIA NINGSIH, Reg. Num.2230104003 entitled: "FACTORS CAUSING STUDENTS' LACK OF CONFIDENCE DURING MICROTEACHING PRACTICES" (A Descriptive Qualitative Study of English Language Teaching Department Students at UIN Mahmud Yunus Batusangkar), English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. The problem of this research is that the factors causing students' lack of confidence during Microteaching practices have not yet been clearly identified. Therefore, this research aimed to analyze the factors causing students' lack of confidence during Microteaching practices among English Language Teaching Department students. This study employed a qualitative descriptive research design. The participants were eight English Language Teaching Department students at UIN Mahmud Yunus Batusangkar who had completed the Microteaching course. Data were collected through semi-structured interviews and analyzed using the interactive model proposed by Miles and Huberman, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings revealed that students' lack of confidence during Microteaching practices was influenced by three main factors: psychological factors, social factors, and situational factors. Psychological factors, particularly self-doubt, emerged as the most dominant factor affecting students' confidence. Social factors were reflected mainly through peer judgment, while situational factors consisted of performance pressure and being observed and evaluated during teaching performances. The findings also showed that these factors were closely interconnected and collectively influenced students' confidence throughout the Microteaching process. Understanding these factors may contribute to developing supportive learning environments and strategies that help pre-service teachers build confidence during teaching practice.
Kesenjangan Pelaksanaan Norma Program Pusaka Sakinah di Kantor Urusan Agama Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto
Givanno Putra Alfarisi (2130201032). Kesenjangan Pelaksanaan Norma Program Pusaka Sakinah di Kantor Urusan Agama Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto. Program Studi Hukum Keluarga Islam (Ahwal Al-Syakhsiyyah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini membahas kesenjangan norma pelaksanaan Program Pusaka Sakinah di Kantor Urusan Agama Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 783 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pusat Layanan Keluarga Sakinah (Pusaka Sakinah). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan antara ketentuan normatif dalam petunjuk pelaksanaan Program Pusaka Sakinah dengan praktik pelaksanaannya di KUA Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto. Permasalahan penelitian meliputi bentuk pelaksanaan Program Pusaka Sakinah, faktor-faktor penyebab kesenjangan norma, serta faktor penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Sumber data terdiri atas data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan Kepala KUA, penghulu, dan penyuluh agama Islam KUA Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto, serta data sekunder berupa Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 783 Tahun 2019. Data dikumpulkan melalui wawancara dan studi dokumen, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan teknik triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan, pertama, KUA Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto telah melaksanakan program Pusaka Sakinah melalui layanan BERKAH, KOMPAK, dan Lestari, tetapi belum melaksanakan ketentuan sesuai dengan Kepdirjen Nomor 783 Tahun 2019 secara utuh. Kedua, kesenjangan norma terlihat pada belum terpenuhinya standar 16 Jam Pelajaran (JPL), belum optimalnya pelaksanaan kegiatan sesuai sasaran program, belum dilaksanakannya inventarisasi keluarga yang berpotensi mengalami permasalahan melalui koordinasi dengan Desa atau Kelurahan, serta belum optimalnya perencanaan anggaran. Ketiga, faktor penghambat pelaksanaan meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, jumlah peserta bimbingan yang tidak menentu, rendahnya kesadaran masyarakat untuk berkonsultasi sejak dini, serta ketergantungan pada kerja sama lintas sektor yang belum berjalan optimal. Dengan demikian, pelaksanaan Program Pusaka Sakinah di KUA Kecamatan Lembah Segar Kota Sawahlunto telah berjalan secara substantif, namun masih terdapat kesenjangan antara norma yang ditetapkan dalam petunjuk pelaksanaan dengan implementasinya di lapangan.
Strategi Pengembangan Usaha pada UMKM Batiah Poni di Jorong Baduih Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar
Yusniati Ningsih, NIM 2230404205, Judul Skripsi “Strategi Pengembangan Usaha Pada UMKM Batiah Poni di Jorong Baduih Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar” Program Studi Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah persaingan usaha yang sejenis selain itu terdapat beberapa kendala lainnya seperti keterbatasan promosi, jangkauan pemasaran yang belum luas, pemanfaatan media digital, inovasi produk yang masih terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pengembangan usaha UMKM Batiah Poni berdasarkan analisis SWOT. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer yang berasal dari pemilik usaha UMKM Batiah Poni dan sumber data skunder yang diperoleh melalui laporan penjualan. Teknik pengumpulan data melalui obsevasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik analisis data dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penerikan kesimpulan. Hasil analisis diuji dengan menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa UMKM Batiah Poni memiliki kekuatan berupa memiliki surat izin usaha dan lebel halal dari MUI, mengunakan bahan baku yang berkualitas, merupakan makanan tradisional, memiliki pelanggan yang loyal dan memiliki wawasan tentang desain merek dan kemasan. Kelemahan yang dihadapi meliputi kemasan produk masih sederhana, pemasaran masih terbatas, lokasi yang kurang strategis, desain merek masih sederhana. Peluang yang dimiliki antara lain meningkatnya ekonomi keluarga,peluang kerja sama dengan toko oleh-oleh, berpotnesi menjadi oleh-oleh khas daerah, pemanfaatan media sosial, serta inovasi produk, kemasan dan proses produksi masih manual. Sementara itu, ancaman yang dihadapi meliputi persaingan produk sejenis, kenaikan harga bahan baku, perubahan selera konsumen, kondisi cuaca, dan keterbatasan tenaga kerja. Berdasarkan hasil analisis SWOT diperoleh strategi pengembangan berupa pemanfaatan kekuatan untuk menangkap peluang pasar, peningkatan pemasaran digital, perbaikan kemasan dan identitas merek, mempertahankan kualitas produk, serta meningkatkan efisiensi produksi. Penerapan strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing, memperluas pangsa pasar, dan mendukung keberlanjutan UMKM Batiah Poni. Kata kunci: UMKM, Strategi Pengembangan Usaha, Analisis SWOT, Batiah Poni.
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP LARANGAN PENJUALAN PRODUK TEMBAKAU PADA ANAK DIBAWAH UMUR OLEH PEMERINTAH TANAH DATAR (STUDI PASAL 434 AYAT (1) HURUF b,c,e PP NO. 28 TAHUN 2024 TENTANG PERATURAN PELAKSANAAN UNDANG UNDANG NOMOR 17 TAHUN 2023 TENTANG KESEHATAN)
ABSTRAK Nasiwa Nathania, Nim 2130203055, judul skripsi “Penegakan Hukum Terhadap Larangan Penjualan Produk Tembakau Pada Anak Dibawah Umur Oleh Pemerintah Tanah Datar (Studi Pasal 434 Ayat (1) Huruf b,c,e PP NO. 28 Tahun 2024 Tentang Pearaturan Pelaksanaan Undang - Undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan)” Program Studi Hukum Tata Negara (Siyasah), Fakultas Syariah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalah dalam skripsi ini terletak pada adanya praktek penjualan produk tembakau terhadap anak dibawah umur di Batusangkar. Penelitian ini bertujuan mengetahui, menjelaskan dan menganalisis mekanisme pegawasan yang dilakukan oleh Pemerintah Kab. Tanah Datar, dan faktor pendukung dan penghambat pemerintah dalam menjalankan pasal 434 ayat (1) huruf b,c,dan e PP No. 28 Tahun 2024 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undangundang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Yuridis Empiris. Penelitian Yuridis Empiris adalah penelitian hukum yang didasarkan atas penetapan hukum tertulis di lapangan, bagaimana hukum tersebut sudah ditetapkan serta sesuai dengan keadaan lapangan.Beberapa indicator dalam kualitatif adalah terknik pengumpulan data melalui wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, pertama, praktik penjualan produk tembakau kepada anak di bawah umur masih trjadi di Kota Batusangkar dan pelaksanaan Pasal 434 ayat (1) huruf b, c, dan e Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 belum berjalan secara optimal. Kedua, dilakukan melalui kerja sama antara Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan pihak sekolah dalam bentuk razia, pembinaan, pemberian teguran, serta penyusunan pembaruan Peraturan Daerah tentang Kawasan Tanpa Rokok. Ketiga, Faktor pendukung pelaksanaan pengawasan adalah adanya kewenangan Satpol PP, kerja sama antarinstansi, dan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat regulasi. Adapun faktor penghambatnya meliputi rendahnya kesadaran masyarakat dan pelaku usaha, kepentingan ekonomi pedagang, peredaran rokok ilegal, serta belum optimalnya sosialisasi dan penegakan hukum. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pengawasan, sosialisasi, dan kerja sama seluruh pihak agar perlindungan terhadap anak dari bahaya produk tembakau dapat terlaksana secara efektif.
Students’ Strategies in Overcoming Challenges during the Internship Program
SITI ZAHARA RAHIMI FITRI, Student ID 22 301 040 60, Thesis Title: "STUDENTS' STRATEGIES IN OVERCOMING CHALLENGES DURING THE INTERNSHIP PROGRAM." English Teaching Department, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, State Islamic University (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. The Teaching Internship Program (PPL) is a compulsory program that gives English student teachers the opportunity to gain direct teaching experience in schools. During the program, they apply the knowledge and teaching skills they have learned at university in real classroom situations. However, English student teachers may face various challenges during the internship, such as lesson preparation, instructional delivery, classroom management, assessment practices, student engagement, and adaptation to the school environment. Previous studies have discussed challenges experienced by student teachers during teaching internships. However, studies focusing on the strategies used by English student teachers to overcome these challenges during the Teaching Internship Program (PPL) at the junior high school level in Tanah Datar Regency are still limited. Therefore, this study aimed to explore the strategies used by English student teachers to overcome challenges during the Teaching Internship Program (PPL) at the junior high school level. This study used a descriptive qualitative design. The participants were three English student teachers from the English Teaching Department of UIN Mahmud Yunus Batusangkar who had completed their Teaching Internship Program (PPL) at junior high schools. The participants were selected using purposive sampling based on the research criteria. The data were collected through semi-structured interviews using an interview guide. The interviews were conducted in Indonesian based on the participants’ preferences. The data were analyzed using Miles and Huberman’s (1994) interactive model, which included data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. Member checking was also used to ensure the trustworthiness of the data. The findings showed that the participants used three main types of strategies to overcome the challenges they experienced during the Teaching Internship Program (PPL), namely cognitive strategies, behavioral strategies, and emotional strategies. Cognitive strategies included understanding students’ characteristics, searching for teaching references, reflecting on teaching practices, and finding suitable solutions to teaching challenges. Behavioral strategies included preparing teaching materials and learning media, using games and quizzes, applying code-switching, communicating with mentor teachers, and encouraging students to participate in classroom activities. Emotional strategies included managing nervousness and anxiety, maintaining confidence, remaining patient, and adapting to the school environment. The findings also showed that the participants used these strategies to deal with challenges in lesson preparation, instructional delivery, classroom management, assessment practices, student engagement, and school adaptation.
Pengaruh Model pembelajaran Direct Instruction dengan Menggunakan Media Permainan Roda Putar terhadap Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN 11 Lawang Mandahiling
Nur Asifa, NIM 2230111115, Judul Skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Direct Instruction Dengan Menggunakan Permainan Roda Putar Terhadap Membaca Permulaan Siswa Kelas II SDN 11 Lawang Mandahiling”. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah kemampuan membaca permulaan siswa masih belum maksimal terlihat dari kemampuan mengenal huruf,membaca suku kata, merangkai kata dan menyambung kata menjadi kalimat. Tujuan penelitian adalah untuk pengaruh model pembelajaran direct instruction dengan menggunakan media permainan roda putar terhadap membaca permulaan siswa kelas II SDN 11 Lawang Mandahiling. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain Pre-Eksperimental dengan rancangan One Group Pretest-Postest. Jumlah sampel penelitian sebanyak 23 siswa kelas II SDN 11 Lawang Mandahiling. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah tes soal berbentuk lisan. Instrumen penelitian ini adalah tes membaca permulaan siswa menggunakan soal tes lisan. sedangkan analisis data siswa di analisis dengan uji prasyarat analisis dan uji-t menggunakan SPSS versi 22. Pengelolaan data dilakukan dengan metode kuantitatif kemudian diuraikan berdasarkan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran direct instruction dengan menggunakan media permainan roda putar terhadap membaca permulaan siswa kelas II SDN 11 Lawang Mandahiling. Adapun hasil uji T dengan nilai sig. 0.000 0.05. Sebelum diterapkan media pembelajaran roda putar yaitu skor rata-rata nilai pretest sebesar 58,26. Kemudian setelah menggunakan media pembelajaran roda putar, skor rata-rata nilai posttest 78,65. Maka HO di tolak dan Ha di terima. Artinya terdapat pengaruh signifikan dari penerapan model pembelajaran direct instruction dengan menggunakan media permainan roda putar terhadap membaca permulaan siswa.
EFEKTIFITAS LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL BERBASIS DIGITALISASI ASESSMENT RIASEC TERHADAP KEMATANGAN PILIHAN PROGRAM STUDI DI PERGURUAN TINGGI PADA SISWA KELAS X SMA N 1 PADANG SAGO
HERMAYESI. 2026. NIM. 242052006, Judul Tesis “Efektivitas Layanan Bimbingan Klasikal Berbasis Digitalisasi Asesmen RIASEC terhadap Kematangan Pilihan Program Studi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Padang Sago.”. Program Pascasarjana Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kematangan pilihan program studi sebagian siswa SMA dalam mengenali potensi diri, minat, bakat, dan menentukan program studi yang sesuai. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas layanan bimbingan klasikal berbasis digitalisasi asesmen RIASEC terhadap kematangan pilihan program studi siswa kelas X SMA Negeri 1 Padang Sago. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain non-equivalent control group. Sampel terdiri atas kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan menggunakan skala kematangan pilihan program studi dan dianalisis melalui statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, serta Independent Samples t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kematangan pilihan program studi kelompok eksperimen meningkat setelah diberikan layanan bimbingan klasikal berbasis digitalisasi asesmen RIASEC. Hasil uji hipotesis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Dengan demikian, layanan bimbingan klasikal berbasis digitalisasi asesmen RIASEC efektif meningkatkan kematangan pilihan program studi siswa kelas X SMA Negeri 1 Padang Sago.
Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Fish Bowl Terhadap Self Esteem Siswa MTsS TI Tanjung Barulak
SITI NILAM SARI, NIM 1930108073. Judul Skripsi : “Pengaruh Bimbingan Kelompok dengan Teknik Fish bowl terhadap Self Esteem Siswa MTsS TI Tanjung Barulak”. Program studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang memiliki self esteem yang rendah, yang ditunjukkan melalui kurangnya rasa percaya diri dalam bersosialisasi, perasaan kurang dihargai, kurangnya keyakinan terhadap kemampuan akademik, serta kurangnya penerimaan terhadap penampilan dan kemampuan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik Fish Bowl terhadap Self Esteem siswa MTsS TI Tanjung Barulak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pre-test post-test. Populasi penelitian ini berjumlah 32 siswa dengan sampel sebanyak 14 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan pertimbangan tertentu. Instrumen penelitian ini berupa angket dengan skala Likert yang terdiri dari 44 butir pernyataan. Angket diberikan sebelum dan sesudah pelaksanaan bimbingan kelompok dengan teknik fish bowl. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test. Analisi data dilakukn melalui uji normalitas dan uji hipotesis menggunakan Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan self esteem siswa setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik Fish Bowl. Rata-rata skor self esteem sebelum diberikan layanan (pre-test) sebesat 108,71 sedangkan setelah diberikan layanan (post-test) meningkat menjadi 163,21. Hasil uji Paired Sampel t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 6,837 dengan nilai ignifikansi 0,000 0,05, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima.. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bimbingan kelompok dengan teknik fish bowl berpengaruh terhadap self esteem siswa MTsS TI Tanjung Barulak.
Hubungan Antara Perfeksionisme Dengan Prokrastinasi Akademik Dalam Penyelesaian Skripsi Pada Mahasiswa Akhir Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar
Siti Rahmalita Muharromah, NIM 2230306081, Judul Skripsi "Hubungan Antara Perfeksionisme dengan Prokrastinasi Akademik dalam Penyelesaian Skripsi pada Mahasiswa Akhir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar". Program Studi Psikologi Islam Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penyelesaian skripsi merupakan salah satu tuntutan akademik yang sering dihadapkan pada berbagai hambatan, salah satunya prokrastinasi akademik. Salah satu faktor yang diduga berhubungan dengan prokrastinasi akademik adalah perfeksionisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perfeksionisme dengan prokrastinasi akademik dalam penyelesaian skripsi pada mahasiswa akhir Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi penelitian berjumlah 224 mahasiswa dengan sampel sebanyak 70 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan Skala Perfeksionisme berdasarkan Hewitt dan Flett (1991) serta Skala Prokrastinasi Akademik berdasarkan Ferrari et al. (1995). Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara perfeksionisme dengan prokrastinasi akademik. Secara simultan, ketiga dimensi perfeksionisme berpengaruh signifikan terhadap prokrastinasi akademik (F = 11,499; p = 0,000) dengan kontribusi sebesar 34,3% (R² = 0,343). Namun, secara parsial Self-Oriented Perfectionism, Other-Oriented Perfectionism, dan Socially Prescribed Perfectionism tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap prokrastinasi akademik (p > 0,05). Dengan demikian, perfeksionisme secara keseluruhan berhubungan dan berkontribusi terhadap prokrastinasi akademik dalam penyelesaian skripsi, sedangkan 65,7% variasi prokrastinasi akademik dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
PENGARUH KONSELING KELOMPOK REALITAS TERHADAP ORIENTASI KARIR SISWA SMA
DESI PRAMITHA. 2026. NIM BKPI 242052003. Judul Tesis “Pengaruh Konseling Kelompok Realitas terhadap Orientasi Karir Siswa SMA”. Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, Pascasarjana Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Orientasi karir merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan siswa SMA karena berkaitan dengan kemampuan memahami potensi diri, mengeksplorasi pilihan pendidikan dan pekerjaan, mengambil keputusan karir, serta merencanakan masa depan. Orientasi karir rendah merupakan kondisi ketika siswa belum memiliki kesiapan yang optimal dalam menentukan arah pendidikan dan karir, yang ditandai dengan kurang jelasnya tujuan karir, kurangnya pemahaman terhadap minat, kemampuan, dan potensi diri, keterbatasan dalam mencari informasi mengenai pendidikan dan pekerjaan, keraguan dalam menentukan pilihan karir, serta belum mampu menyusun rencana karir secara terarah. Kondisi tersebut dapat menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam menentukan pilihan pendidikan lanjutan dan mempersiapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai tujuan karirnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain A Posttest-Only Nonequivalent Design. Populasi penelitian terdiri atas 303 siswa kelas XI SMAN 1 Batusangkar. Pengukuran awal dilakukan untuk keperluan skrining dan diperoleh 54 siswa yang memenuhi kriteria skor orientasi karir ≤124 sebagai populasi terjangkau. Selanjutnya, dipilih 20 siswa menggunakan teknik simple random sampling, yang terdiri atas 10 siswa kelompok eksperimen dan 10 siswa kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan layanan konseling kelompok realitas sebanyak enam sesi, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Setelah seluruh rangkaian layanan selesai, kedua kelompok diberikan posttest menggunakan Skala Orientasi Karir yang terdiri atas 37 butir pernyataan. Data penelitian dianalisis menggunakan Mann–Whitney U Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) pada uji Mann–Whitney U Test sebesar 0,001, lebih kecil daripada taraf signifikansi 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada skor posttest orientasi karir antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memiliki Mean Rank sebesar 15,10, sedangkan kelompok kontrol sebesar 5,90, sehingga skor orientasi karir kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Ditinjau dari keempat dimensi orientasi karir, perubahan skor deskriptif terbesar pada kelompok eksperimen terdapat pada dimensi Pengetahuan tentang Dunia Kerja, dengan selisih mean per butir sebesar 0,79 antara hasil pengukuran awal dan posttest. Dengan demikian, layanan konseling kelompok realitas berpengaruh secara signifikan terhadap orientasi karir siswa SMA dan dapat menjadi salah satu alternatif layanan bimbingan dan konseling untuk membantu siswa mengembangkan orientasi karir.
Pengaruh Sektor Pertanian Dan Sektor Industri Pengolahan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Periode 2011-2025
Meri Septia Ningsih NIM. 1930402045. judul Skripsi “ Pengaruh Sektor Pertanian dan Sektor Industri Pengolahan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Periode 2011-2025”. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok-pokok permasalahan dalam penelitian ini Pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode 2011–2025 tidak lepas dari peran dua lapangan usaha yang secara konsisten menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto, yaitu sektor pertanian dan sektor industri pengolahan. Meskipun sama-sama berkontribusi besar, kedua sektor ini menunjukkan pola pergerakan yang berbeda: sektor industri pengolahan cenderung lebih rentan terhadap guncangan ekonomi, sementara sektor pertanian relatif lebih stabil sepanjang periode tersebut. Kondisi ini, ditambah dengan hasil penelitian terdahulu yang belum konsisten dalam menyimpulkan sektor mana yang memiliki pengaruh lebih besar, menjadi dasar bagi penelitian ini untuk menguji pengaruh kedua sektor terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, baik secara parsial maupun simultan. Untuk menjawab tujuan tersebut, penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kepustakaan yang bersifat ex post facto. Data yang diolah merupakan data sekunder resmi dari Badan Pusat Statistik, berupa laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto triwulanan seri 2010 secara year-on-year, dengan total 60 observasi selama periode 2011–2025. Pengujian dilakukan melalui regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS, mencakup uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta uji koefisien determinasi. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa sektor pertanian memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan nilai t hitung sebesar 2,199 yang melampaui t tabel sebesar 2,007 pada taraf signifikansi 0,032. Pengaruh serupa juga ditemukan pada sektor industri pengolahan, bahkan dengan tingkat signifikansi yang lebih kuat (t hitung 5,620; sig. 0,000) dan koefisien regresi sebesar 0,337, jauh melampaui koefisien sektor pertanian yang hanya 0,059. Ketika diuji secara bersama-sama, kedua sektor tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (F hitung 19,015; sig. 0,000), dengan kemampuan menjelaskan variasi pertumbuhan ekonomi sebesar 42,2 persen (R Square = 0,422). Berdasarkan temuan ini, sektor industri pengolahan dapat disimpulkan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode penelitian, tanpa mengecilkan peran sektor pertanian yang tetap terbukti berpengaruh secara signifikan.
Analisis Dampak Kebijakan Efesiensi Anggaran Terhadap Penyelenggaraan Pemerintah dan Pemenuhan Hak Masyarakat Dalam Prespektif Siyasah Dusturiyah di nagari Indudur
Siti aisyah, NIM 2230203061, judul skripsi “Analisis Dampak Kebijakan Efesiensi Anggaran Terhadap Penyelenggaraan Pemerintah Nagari Indudur Dan Pemenuhan Hak Masyarakat Dalam Prespektif Siyasah Dusturiyah” Prgram Studi Hukum Tata Negara (Siyasah), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun Akademik 2026. Penelitian ini dilatar belakangi oleh instruksi Presiden no 1 tahun 2025 tentang efesiensi belanja dalam pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja negara dan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2025, instruksi ini berdampak pada anggaran belanja daerah termasuk nagari Indudur yang mengalami penurunan, sehingga berpengaruh pada penyelenggaraan pemerintah dan pemenuhan hak masyarakat nagari Indudur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan efesiensi anggaran terhadap penyelenggaraan pemerintah dan pemenuhan hak masyarakat nagari Indudur dalam prespektif siyasah dusturiyah. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan informan kunci yang terdiri dari wali nagari, perangkat nagari, lembaga adat nagari, anggota PKK, masyarakat umum, yang kemudian divalidasi melalui teknik tringulisasi sumber dan dianalisis menggunakan teori efesiensi anggaran dan teori siyasah dusturiyah . Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak kebijakan efisiensi anggaran di Nagari Indudur diwujudkan melalui penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Nagari (APB Nagari), penetapan skala prioritas program, pengurangan belanja operasional, serta penundaan dan penghapusan beberapa kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Kebijakan tersebut berdampak pada berkurangnya alokasi beasiswa pendidikan, terbatasnya pelaksanaan pelatihan pemberdayaan masyarakat dan PKK, tertundanya pembangunan infrastruktur seperti jalan dan irigasi, berkurangnya dukungan terhadap kegiatan adat, serta menurunnya bantuan sosial bagi sebagian masyarakat. Meskipun demikian, pemerintah nagari tetap berupaya mempertahankan program-program yang bersifat prioritas sesuai dengan kemampuan keuangan yang tersedia. Ditinjau dari perspektif Siyasah Dusturiyah, kebijakan efisiensi anggaran belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan (al-'adalah) dan kemaslahatan (al-maslahah), karena pengurangan anggaran berimplikasi pada berkurangnya pemenuhan hak-hak dasar masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, pembangunan, dan perlindungan sosial.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN MINAT GENERASI MUDA PADA SEKTOR PERTANIAN PANGAN, HORTIKULTURA DAN PERKEBUNAN DI JORONG BUKIK APIK, KABUPATEN AGAM
Fenomena penurunan minat generasi muda terhadap sektor pertanian di Jorong Bukik Apik, Kabupaten Agam, yang mengancam keberlanjutan regenerasi petani dan ketahanan pangan lokal. Perkembangan pendidikan, pengaruh budaya merantau, serta stigma negatif terhadap profesi petani memicu dilema bagi generasi muda dalam menentukan pilihan karir. Meskipun pemerintah nagari, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), dan kelompok tani telah melakukan berbagai upaya pemberdayaan, keterlibatan pemuda masih belum optimal dan memerlukan kajian mendalam mengenai faktor penyebab, dampak sosial-ekonomi, serta efektivitas program di lapangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian mencakup generasi muda terpelajar dan pekerja, petani muda, masyarakat umum, masyarakat yang berprofesi sebagai petani sekaligus anggota Kelompok Tani Gunuang Ameh, Ketua Kelompok Tani Gunuang Ameh, Kepala Jorong Bukik Apik, Sekretaris Nagari Padang Tarok, dan Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Baso. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penjaminan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Penelitian ini menunjukkan bahwa penyebab rendahnya minat bertani meliputi ketidakpastian harga hasil tani, lamanya proses perputaran uang, tingginya risiko gagal panen akibat cuaca/hama, keterbatasan modal, serta defisit kepercayaan diri dan gengsi sosial yang ditimbulkan meliputi melemahnya ikatan sosial dan tradisi gotong royong antar generasi penyusutan volume produksi padi daerah, serta meluasnya lahan tidur yang terbengkalai. Upaya pemberdayaan telah dilaksanakan melalui pemberian akses pengetahuan, akses sumber daya, serta akses kesempatan. Namun, implementasinya belum optimal akibat mentalitas ketergantungan bantuan dan apatisme pemuda karena kalkulasi ekonomi jangka pendek. Penelitian ini merekomendasikan perlunya rekonstruksi model pemberdayaan berbasis agribisnis digital, mekanisasi teknologi mikro yang sesuai topografi, serta sinergi komunitas untuk memutus stigma negatif sektor pertanian.
TINGKAT SOCIAL MEDIA FATIGUE PADA MAHASISWA DI UNIVERSITAS ISLAM NEGRI MAHMUD YUNUS BATUSANGKAR
ABSTRAK Silvia Dwi Zulfajri, NIM. 2230306080. Judul Skripsi “Tingkat Social Media Fatigue Pada Mahasiswa Di Universitas Islam Negri Mahmud Yunus Batusangkar” Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah, UIN Mahmud Yunus Batusangkar, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya intensitas penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa di tengah tuntutan akademik dan sosial yang kompleks, yang berpotensi menimbulkan Social Media Fatigue (SMF) kelelahan akibat penggunaan media sosial berlebihan yang mencakup aspek kognitif, emosional, dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat SMF pada mahasiswa pengguna media sosial di Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik survei. Sampel penelitian berjumlah 99 mahasiswa dari populasi 7.454 orang, diperoleh melalui proportionate stratified random sampling menggunakan rumus Slovin, mencakup empat fakultas (FTIK, FEBI, FUAD, FASYA). Instrumen yang digunakan adalah Social Media Fatigue Scale (SMFS) adaptasi Zhang et al. (2021) oleh Syahrani (2023), terdiri atas 15 aitem valid dan reliabel. Data dianalisis secara deskriptif dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan tingkat SMF mahasiswa berada pada kategori tinggi, dengan 61 orang (61,6%) kategori tinggi, 31 orang (31,3%) sedang, dan 7 orang (7,1%) rendah. Ditinjau dari aspek, kategori tinggi paling dominan pada aspek emosional (67,7%), diikuti kognitif (54,5%) dan perilaku (49,5%). Berdasarkan fakultas, FTIK menunjukkan proporsi tertinggi (74,0%), sedangkan berdasarkan jenis kelamin, mahasiswa laki-laki menunjukkan proporsi lebih tinggi (68,4%) dibandingkan perempuan (57,4%). Temuan ini menunjukkan perlunya pengelolaan literasi digital dan digital well-being yang lebih baik, khususnya pada aspek emosional.
HUBUNGAN ANTARA LONELINESS DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA DEWASA AWAL DI JORONG SILABUAK NAGARI PARAMBAHAN
Yusila Maritya Mona, NIM: 2230306091, Judul Skripsi: "Hubungan antara Loneliness dengan Quarter Life Crisis pada Dewasa Awal di Jorong Silabuak Nagari Parambahan." Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena Quarter Life Crisis yang banyak dialami oleh individu pada masa dewasa awal. Fase ini ditandai dengan munculnya perasaan cemas, bingung, tidak percaya diri, dan ketidakpastian terhadap masa depan akibat berbagai tuntutan kehidupan, seperti pendidikan, pekerjaan, hubungan sosial, dan harapan untuk mencapai keberhasilan. Di sisi lain, individu juga rentan mengalami Loneliness, yaitu perasaan kesepian yang muncul ketika hubungan sosial yang dimiliki tidak sesuai dengan hubungan yang diharapkan. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan meningkatnya Quarter Life Crisis pada dewasa awal. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Loneliness dengan Quarter Life Crisis pada dewasa awal di Jorong Silabuak, Nagari Parambahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 130 orang dewasa awal di Jorong Silabuak, Nagari Parambahan, dengan sampel sebanyak 57 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling melalui metode simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Loneliness berdasarkan teori Russell (1996) dan skala Quarter Life Crisis berdasarkan teori Robbins dan Wilner (2001) yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara Loneliness dengan Quarter Life Crisis pada dewasa awal di Jorong Silabuak, Nagari Parambahan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar (r = 0,452) dan nilai signifikansi sebesar (p = 0,000 0,05). Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat Loneliness yang dialami individu, maka semakin tinggi pula tingkat Quarter Life Crisis yang dirasakan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat Loneliness, maka semakin rendah pula tingkat Quarter Life Crisis pada dewasa awal
Putusan Kerapatan Adat Nagari dalam sengketa pembagian Harta Pusako tinggi pada masyarakat adat Minangkabau (studi kasus jorong dalam Koto, Nagari kamang hilia, kecamatan kamang magek)
Ahmad Yasin Habibie, NIM 2230201002 (2022), Judul Skripsi: “Putusan Kerapatan Adat Nagari Dalam Sengketa Pembagian Harta Pusako Tinggi Pada Masyarakat Adat Minangkabau (Studi Kasus Di Jorong Dalam Koto, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek)” Program Studi Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyyah) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar.Pokok permasalahan dalam penelitian ini mengkaji sengketa pembagian pemanfaatan tanah Harta Pusako Tinggi berupa tanah makam komunal (pandan pakuburan) Suku Pisang di Jorong Dalam Koto, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Konflik ini dipicu oleh alih fungsi lahan sakral menjadi perkebunan sepihak oleh pihak tergugat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan latar belakang terjadinya sengketa, proses penyelesaian dan dasar pertimbangan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kamang Hilia ditinjau dari Hukum Adat Minangkabau, serta mengkaji putusan tersebut berdasarkan perspektif Hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan jenis penelitian yuridis empiris menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan delapan informan kunci yang terdiri dari pihak perempuan Suku Pisang (Penggugat), pihak Panungkek (Tergugat), serta pemuka adat dan KetuaKAN Kamang Hilia selaku pihak penengah, yang didukung oleh draf dokumentasi berita acara persidangan. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data tekstual, serta verifikasi kesimpulan akhir.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sengketa berawal dari pihak penggugat selaku pemilik tanah asli yang mendapati lahan pemakaman bersama milik leluhurnya telah diubah secara sepihak oleh tergugat menjadi perkebunan jeruk demi keuntungan ekonomi pribadi saat mamak kepala waris kaum penggugat sedang merantau. Perselisihan memuncak ketika pohon dilahan tersebut ditebang untuk dialihfungsikan kembali sebagai makam pekuburan dan pihak tergugat menolak keabsahan draf silsilah keturunan yang diajukan oleh penggugat, sehingga penggugat membawa perkara ini ke lembaga kerapatan adat setempat. Pengurus adat kemudian bertindak sebagai penengah melalui proses perdamaian berjenjang dalam mediasi damai untuk memulihkankan hubungan kekerabatan sehingga menghasilkan surat kesepakatan bersama dan pencabutan gugatan oleh pihak penggugat. Lembaga adat mengambil langkah jalan tengah dengan mengizinkan pembagian lahan hak kelola untuk menghindari perselisihan keluarga yang berkepanjangan. Berdasarkan sudut pandang hukum Islam, tanah pemakaman tersebut pada dasarnya berstatus kepemilikan bersama untuk kepentingan umum yang dilarang keras diubah menjadi milik pribadi. Walaupun proses kesepakatan tersebut mengandung kelemahan karena ketidakhadiran mamak kepala waris kaum penggugat, hasil akhir pembagian lahan ini dinilai tetap sah demi mengutamakan nilai kedamaian dan mencegah kerusakan sosial yang lebih besar.
Implementasi Program Tahsin bagi Guru di SDIT Masjid Raya Lantai Batu
Silvia Annisa, NIM 2230101145. Judul Skripsi: “Implementasi Program Tahsin bagi Guru di SDIT Masjid Raya Lantai Batu”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik merupakan syarat penting profesionalisme guru di lembaga pendidikan Islam, namun observasi awal di SDIT Masjid Raya Lantai Batu menunjukkan bahwa kualitas bacaan Al-Qur'an sebagian guru masih belum sesuai kaidah tajwid dan makhraj sehingga sekolah menyelenggarakan program tahsin secara rutin dan wajib bagi seluruh guru. Berbeda dengan program tahsin pada umumnya yang menyasar siswa, sekolah ini justru menyelenggarakan program tahsin wajib dan rutin khusus bagi guru sebagai upaya pembinaan kompetensi pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program tahsin bagi guru di SDIT Masjid Raya Lantai Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi non- partisipatif, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, wakil kepala bidang keagamaan, pembina program, serta guru peserta tahsin, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program tahsin dilakukan secara sistematis melalui penetapan tujuan, placement test, penyusunan materi bertahap, penjadwalan kegiatan, pemilihan pembina, pengelompokan peserta, serta sarana prasarana meskipun sebagian aspek seperti standar kelulusan belum terdokumentasi secara resmi. Pelaksanaan program berjalan rutin dua kali sebulan pada hari sabtu secara berkelompok dengan metode talaqqi dan musyafahah dengan memperhatikan etika dalam koreksi bacaan yang mendorong partisipasi aktif dan kepercayaan diri guru serta adanya pengawasan langsung oleh wakil keagamaan dalam pelaksanaan program. Evaluasi dilakukan melalui tes lisan pada setiap akhir pertemuan, melalui pelaporan perkembangan bacaan melalui rapat oleh pembina kepada wakil keagamaan dan kepala sekolah, namun evaluasi belum didukung rubrik penilaian baku maupun program remedial terstruktur. Secara keseluruhan, program tahsin memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi membaca Al-Qur’an guru serta berdampak pada program keagamaan sekolah lainnya.