Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

HUBUNGAN ANTARA LONELINESS DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA DEWASA AWAL DI JORONG SILABUAK NAGARI PARAMBAHAN

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Psikologi Islam•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Yusila Maritya Mona, NIM: 2230306091, Judul Skripsi: "Hubungan antara Loneliness dengan Quarter Life Crisis pada Dewasa Awal di Jorong Silabuak Nagari Parambahan." Program Studi Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena Quarter Life Crisis yang banyak dialami oleh individu pada masa dewasa awal. Fase ini ditandai dengan munculnya perasaan cemas, bingung, tidak percaya diri, dan ketidakpastian terhadap masa depan akibat berbagai tuntutan kehidupan, seperti pendidikan, pekerjaan, hubungan sosial, dan harapan untuk mencapai keberhasilan. Di sisi lain, individu juga rentan mengalami Loneliness, yaitu perasaan kesepian yang muncul ketika hubungan sosial yang dimiliki tidak sesuai dengan hubungan yang diharapkan. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan meningkatnya Quarter Life Crisis pada dewasa awal. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Loneliness dengan Quarter Life Crisis pada dewasa awal di Jorong Silabuak, Nagari Parambahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian berjumlah 130 orang dewasa awal di Jorong Silabuak, Nagari Parambahan, dengan sampel sebanyak 57 responden yang dipilih menggunakan teknik probability sampling melalui metode simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Loneliness berdasarkan teori Russell (1996) dan skala Quarter Life Crisis berdasarkan teori Robbins dan Wilner (2001) yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara Loneliness dengan Quarter Life Crisis pada dewasa awal di Jorong Silabuak, Nagari Parambahan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar (r = 0,452) dan nilai signifikansi sebesar (p = 0,000 0,05). Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (Ho) ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat Loneliness yang dialami individu, maka semakin tinggi pula tingkat Quarter Life Crisis yang dirasakan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat Loneliness, maka semakin rendah pula tingkat Quarter Life Crisis pada dewasa awal

Kata kunci

Loneliness, Quarter Life Crisis, Dewasa Awal.

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1HUBUNGAN ANTARA LONELINESS DENGAN QUARTER LIFE CRISIS PADA DEWASA AWAL DI JORONG SILABUAK NAGARI PARAMBAHAN2026 · oai:ais:skripsi:13534

Publikasi terkait