Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Implementasi Program Tahsin bagi Guru di SDIT Masjid Raya Lantai Batu

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Pendidikan Agama Islam•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Silvia Annisa, NIM 2230101145. Judul Skripsi: “Implementasi Program Tahsin bagi Guru di SDIT Masjid Raya Lantai Batu”. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik merupakan syarat penting profesionalisme guru di lembaga pendidikan Islam, namun observasi awal di SDIT Masjid Raya Lantai Batu menunjukkan bahwa kualitas bacaan Al-Qur'an sebagian guru masih belum sesuai kaidah tajwid dan makhraj sehingga sekolah menyelenggarakan program tahsin secara rutin dan wajib bagi seluruh guru. Berbeda dengan program tahsin pada umumnya yang menyasar siswa, sekolah ini justru menyelenggarakan program tahsin wajib dan rutin khusus bagi guru sebagai upaya pembinaan kompetensi pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program tahsin bagi guru di SDIT Masjid Raya Lantai Batu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur, observasi non- partisipatif, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, wakil kepala bidang keagamaan, pembina program, serta guru peserta tahsin, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program tahsin dilakukan secara sistematis melalui penetapan tujuan, placement test, penyusunan materi bertahap, penjadwalan kegiatan, pemilihan pembina, pengelompokan peserta, serta sarana prasarana meskipun sebagian aspek seperti standar kelulusan belum terdokumentasi secara resmi. Pelaksanaan program berjalan rutin dua kali sebulan pada hari sabtu secara berkelompok dengan metode talaqqi dan musyafahah dengan memperhatikan etika dalam koreksi bacaan yang mendorong partisipasi aktif dan kepercayaan diri guru serta adanya pengawasan langsung oleh wakil keagamaan dalam pelaksanaan program. Evaluasi dilakukan melalui tes lisan pada setiap akhir pertemuan, melalui pelaporan perkembangan bacaan melalui rapat oleh pembina kepada wakil keagamaan dan kepala sekolah, namun evaluasi belum didukung rubrik penilaian baku maupun program remedial terstruktur. Secara keseluruhan, program tahsin memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi membaca Al-Qur’an guru serta berdampak pada program keagamaan sekolah lainnya.

Kata kunci

Program Tahsin, Kompetensi Membaca Al-Qur’an, Guru

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Implementasi Program Tahsin bagi Guru di SDIT Masjid Raya Lantai Batu2026 · oai:ais:skripsi:13234