Lewati ke konten utama
Beranda / Publikasi / Thesis
ThesisOpen AccessTerbit 2026Versi 1

Pengaruh Sektor Pertanian Dan Sektor Industri Pengolahan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Periode 2011-2025

Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir•Ekonomi Syariah•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

Meri Septia Ningsih NIM. 1930402045. judul Skripsi “ Pengaruh Sektor Pertanian dan Sektor Industri Pengolahan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Periode 2011-2025”. Program Studi Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok-pokok permasalahan dalam penelitian ini Pertumbuhan ekonomi Indonesia selama periode 2011–2025 tidak lepas dari peran dua lapangan usaha yang secara konsisten menjadi kontributor terbesar terhadap Produk Domestik Bruto, yaitu sektor pertanian dan sektor industri pengolahan. Meskipun sama-sama berkontribusi besar, kedua sektor ini menunjukkan pola pergerakan yang berbeda: sektor industri pengolahan cenderung lebih rentan terhadap guncangan ekonomi, sementara sektor pertanian relatif lebih stabil sepanjang periode tersebut. Kondisi ini, ditambah dengan hasil penelitian terdahulu yang belum konsisten dalam menyimpulkan sektor mana yang memiliki pengaruh lebih besar, menjadi dasar bagi penelitian ini untuk menguji pengaruh kedua sektor terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, baik secara parsial maupun simultan. Untuk menjawab tujuan tersebut, penelitian ini dirancang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kepustakaan yang bersifat ex post facto. Data yang diolah merupakan data sekunder resmi dari Badan Pusat Statistik, berupa laju pertumbuhan Produk Domestik Bruto triwulanan seri 2010 secara year-on-year, dengan total 60 observasi selama periode 2011–2025. Pengujian dilakukan melalui regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS, mencakup uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta uji koefisien determinasi. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa sektor pertanian memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan nilai t hitung sebesar 2,199 yang melampaui t tabel sebesar 2,007 pada taraf signifikansi 0,032. Pengaruh serupa juga ditemukan pada sektor industri pengolahan, bahkan dengan tingkat signifikansi yang lebih kuat (t hitung 5,620; sig. 0,000) dan koefisien regresi sebesar 0,337, jauh melampaui koefisien sektor pertanian yang hanya 0,059. Ketika diuji secara bersama-sama, kedua sektor tersebut juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi (F hitung 19,015; sig. 0,000), dengan kemampuan menjelaskan variasi pertumbuhan ekonomi sebesar 42,2 persen (R Square = 0,422). Berdasarkan temuan ini, sektor industri pengolahan dapat disimpulkan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada periode penelitian, tanpa mengecilkan peran sektor pertanian yang tetap terbukti berpengaruh secara signifikan.

Kata kunci

sektor pertanian, sektor industri pengolahan, pertumbuhan ekonomi, regresi linier berganda, data triwulanan

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1Pengaruh Sektor Pertanian Dan Sektor Industri Pengolahan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Indonesia Periode 2011-20252026 · oai:ais:skripsi:13463

Publikasi terkait