Profil penulis
. ISKA
425 karya publik ditemukan.
PENGOLAHAN SAMPAH DI PAKANDANGAN EMAS: PELUANG, TANTANGAN DAN SOLUSI BAGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK NAGARI
INTEGRASI KONSEP EKONOMI KONVENSIONAL DAN EKONOMI ISLAM
IMPLEMENTASI SISTEM MEDIASI DALAM PENYELESAIAN PERKARA PADA PENGADILAN AGAMA DI SUMATERA BARAT
Dominasi Produk Musyarakah Mendorong Optimalisasi Sektor Riel
PENERAPAN SISTEM BAGI HASIL DI BPRS SUMATERA BARAT
SISTEM INFORMASI DATA PENDAFTARAN PEMASANGAN AIR PADA PDAM TANAH DATAR BERBASIS WEB
i ABSTRAK Eko Iskandar, NIM 15 500 1000 22, Judul Tugas Akhir. “Sistem Informasi Data Pendaftaran Pemasangan Air Pada PDAM Tanah Datar Berbasis Web”. Jurusan Manajemen Informatika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Setelah di lakukan penelitian pada PDAM Tirta Alami Tanah Datar maka ditemukan permasalahan dalam Perancangan Sistem Pendaftaran Pemasangan Air yang masih dilakukan secara manual, sehingga memakan waktu yang lama. Masalah ini dapat diselesaikan kalau dibantu dengan menggunakan program aplikasi, dengan program aplikasi ini dapat memudahkan dalam pengolahan dan pembuatan laporan. Dalam penulisan tugas akhir ini metode penelitian yang dilakukan adalah penelitian lapangan yaitu wawancara dengan mengajukan pertanyaan dengan melalui tanya jawab, penelitian perpustakaan, dan penelitian dilabor dengan menggunakan pemograman PHP MYSQL. Dengan memanfaatkan program aplikasi tersebut, diharapkan dapat membantu kinerja petugas untuk melakukan pencatatan dan pembuatan laporan yang efektif dan efisien.
FAKTOR PENYEBAB PERILAKU AGRESIF DAN CARA PENANGGULANGAN PADA ANAK USIA DINI DI TK AL-HIKMAH KOTO BARU SUNGAI TARAB KABUPATENTANAH DATAR
Siska Sriwahyuni, NIM 14 109 075, Judul Skripsi “Faktor Penyebab Perilaku Agresif Pada Anak Usia Dini Di Tk Al-Hikmah Koto Baru Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar” Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah adanya perilaku Ageresif yang terjadi di sekolah di Tk Al-Hikmah Koto Baru Sungai Tarab. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui apakah faktor penyebab perilaku Agresif pada anak Tk Al-Hikmah Koto Baru Sungai Tarab. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang memanfaatkan wawancara terbuka untuk menelaah dan memahami sikap, pandangan, perasaan, dan prilaku individu atau sekelompok orang.Tujuan penelitan ini adalah untuk mengetahui Faktor Penyebab Perilaku Agresif Pada Anak Tk Al-Hikmah Koto Baru Sungai Tarab. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada dua faktor penyebab perilaku Agresif di Tk Al-Hikmah Koto Baru Sungai Tarab yaitu faktor teman biologis atau keturunan yang mana perilaku agresif anak yang menurun dari ayah dan lingkungan sosial yang tidak sehat yang mengajarkan anak berkelahi, berkata-kotor, berkata kasar dan mencemooh. Adapun upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi perilaku Agresif yang terjadi yaitu dengan memberikan perhatian yang lebih kepada anak yang berperilaku agresif tersebut lalu memberikan kegiatan yang mengontrol emosi anak agar tetap stabil dan sesalu merangkul dan menasehati anak tersebut dengan baik dengan bekerja sama dengan orang tua yang sangat mengerti dengan perilaku agresif yang terjadi pada anaknya dengan cara tetap sadar dan menerapkan disiplin yang tegas kepada anaknya serta tidak memberikan hukuman yang berbentuk kekerasan jika melakukan kesalahan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII DI SMPN 1 RAMBATAN
LADIANA SISKA, NIM: 15300500029, judul skripsi "Penerapan Model Pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII di SMPN 1 Rambatan". Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa yang peneliti temukan di kelas VIII SMPN 1 Rambatan. Selama proses pembelajaran berlangsung siswa tidak terlibat aktif dalam proses pembelajaran matematika, siswa kurang antusias dan kurang memperhatikan guru saat menjelaskan pelajaran, siswa sibuk dengan kegiatannya masing-masing seperti bercerita dengan temannya. Begitu juga dengan rendahnya kemampuan komunikasi matematis, terlihat ketika siswa menyampaikan maupun dalam mengekspresikan ide-ide matematika secara tulisan. Dilihat dari jawaban siswa, sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal kemampuan komunikasi matematis, belum optimal dan masih banyak siswa yang belum memenuhi indikator kemampuan komunikasi matematis. Siswa tidak memahami materi pelajaran sehingga siswa bersifat pasif dalam proses pembelajaran, masih ada siswa yang tidak memperhatikan guru, menganggap matematika itu sulit dan membosankan. Hal ini terjadi karena pembelajaran yang digunakan guru masih bersifat teacher center. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi hal tersebut adalah menerapkan model pembelajaran IOC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis dengan menerapkan model pembelajaran IOC dan kemampuan komunikasi matematis dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII SMPN 1 Rambatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMPN 1 Rambatan tahun pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari empat kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling dengan cara lotting, yang terambil pertama yaitu kelas VIII 3 sebagai kelas eksperimen dan yang terambil kedua kelas VIII 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu, lembar observasi kemampuan komunikasi matematis lisan siswa dan tes kemampuan komunikasi matematis tulisan siswa dan pengujian hipotesis dilakukan dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, kemampuan komunikasi matematis lisan siswa dalam pembelajaran matematika dengan model pembelajaran IOC tergolong pada kategori sedang. Sedangkan rata-rata gain score kemampuan komunikasi matematis siswa kelas eksperimen adalah 0,69 dan rata-rata gain score kelas kontrol adalah 0,38. Dari uji hipotesis diperoleh 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 = 8,39 dengan 𝛼 = 0,05 diperoleh 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 = 1,7 sehingga hipotesis penelitian diterima. Jadi disimpulkan terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran IOC dengan pembelajaran konvensional di kelas VIII SMPN 1 Rambatan.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA BERBANTUAN TEKA-TEKI SILANG (TTS) PADA MATERI CAHAYA DAN ALAT-ALAT OPTIK KELAS VIII SMPN 5 PADANG PANJANG.
GEPERLIN SISKA NIM. 1630107047, judul “PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA BERBANTUAN TEKA-TEKI SILANG (TTS) MATERI CAHAYA DAN ALAT-ALAT OPTIK KELAS VIII SMP N 5 PADANG PANJANG”, Jurusan Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasil belajar peserta didik dikategorikan rendah yang disebabkan karena kurangnya konsentrasi peserta didik dan kurangnya minat belajar peserta didik dalam mata pelajran IPA terutama pada pembelajaran fisika, karena peserta didik menganggap materi fisika merupakan mata pelajaran yang sulit, kurang menarik dan membosankan, hal ini menyebabkan peserta didik menjadi kurang tertarik dengan pembelajaran fisika. Untuk itu salah satu cara yang dapat ditempuh dalam rangka mengatasi kondisi diatas adalah dengan merancang modul yang dapat membangkitkan minat peserta didik sehingga peserta didik dapat aktif dalam proses pembelajaran, maka peneliti melakukan penelitian pengembangan mudul pembelajaran fisika berbantuan teka-teki silang. Penelitian ini hadir sebagai jawaban dari permasalahan di atas yaitu mengembangkan modul pembelajaran fisika berbantuan teka-teki silang pada materi cahaya dan alat-alat optik kelas VIII SMP N 5 Padang Panjang yang valid dan praktis. Modul ini memuat tentang materi cahaya dan alat-alat optik disusun dengan langkah langkah pendekatan saintifik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan 4-D (define, design, develop, dan desseminate). Rancangan pada penelitian ini terdiri dari 3 tahap saja yaitu (1) tahap pendefinisian (define) dilakukan untuk mendapatkan gambaran umum sekolah. Kegiatan ini dimulai dengan wawancara dengan guru fisika, menganalisis media pembelajaran yang dipakai dan (2) tahap design yaitu merancang modul pembelajaran fisika berbantuan teka-teki silang (3) tahap develop yaitu kegiatan menguji validitas, praktikalitas dari modul pembelajaran fisika berbantuan teka-teki silang. Instrumen penelitian yaitu (1) Lembar validasi modul, dan (2) angket respon siswa tentang praktikalitas modul. Teknik analisis data penelitian yang digunakan yaitu (1) analisis validitas modul, (2) analisis angket praktikalitas modul. Hasil validitas produk oleh pakar fisika menunjukkan bahwa : (1) Modul pembelajaran fisika berbantuan teka-teki silang materi cahaya dan alat-alat optik valid dengan persentase78,31%, (2) Modul pembelajaran fisika Berbantuan teka-teki silang sudah memenuhi kriteria praktis yang telah diuji cobakan kepada 31 orang siswa kelas VIII SMP N 5 Padang Panjang dengan persentase 82,69%.
PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK TEKNIK PSIKODRAMA UNTUK MENGURANGI PERILAKU AGRESIF SISWA KELAS XI IPS MAN 2 SOLOK
Della Yuriska, NIM. 15300800019, judul skripsi: Pengaruh Bimbingan Kelompok Teknik PsikodramaUntuk Mengurangi Perilaku Agresif Siswa Kelas XI IPS di MAN 2 Solok, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Bimbingan dan Konseling Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2020. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang memiliki perilaku agresif pada kategori sangat tinggi dan tinggi. Perilaku agresif adalah suatu bentuk tingkah laku yang bertujuan untuk merusak, mengganggu atau menyakiti orang lain dengan sengaja. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre-Eksperiment dengan tipe one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS 2, teknik sampling yang digunakan untuk menetapkan sampel ialah teknik purposive sampling yakni dengan pertimbangan tertentu, pertimbangan peneliti ialah siswa yang teridentifikasi sangat tinggi dan tinggi perilaku agresif dengan jumlah sampel 10 orang. Hasil penelitian mengatakan bahwa bimbingan kelompok teknik psikodramaberpengaruh signifikan dalam mengurangi perilaku agresif siswa. Hal ini dibuktikan dengan skor hasil posttest mengalami penurunan setelah diberikan treatment melalui bimbingan kelompok. Artinya t0≥ ttsehingga Hayang menyatakan bimbingan kelompok teknik psikodramaberpengaruh efektif untuk mengurangi perilaku agresif siswa secara signifikan diterima, dan H0 yang menyatakan bahwa bimbingan kelompok teknik psikodrama tidakberpengaruh signifikan untuk mengurangi perilaku agresif siswa ditolak.
PELAKSANAAN STRATEGI PEMBELAJARAN AKTIF (ACTIVE LEARNING) PADA MATA PELAJARAN AL-QUR’AN HADITS DI MTs TABEK KABUPATEN TANAH DATAR
Neli Siska Dewi , Nim. 14 101 084, judul skripsi: “Pelaksanaan Strategi Pembelajaran Aktif (Active Learning) pada Mata Pelajaran Al-Quran Hadits di MTs Tabek Kabupaten Tanah Datar”. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Jurusan Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2018. Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah pada pelaksanaan pembelajaran guru sudah menggunakan startegi pembelajaran aktif namun, guru belum mengetahui bahwa dalam proses pelaksanaan pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperoleh data tentang pelaksanaan pembelajaran aktif di MTs Tabek, terutama ditinjau pada aspek perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran Al-Quran Hadits. Penelitian ini berguna sebagai masukan bagi pihak yang terkait terutama pada guru Al-Quran Hadits di MTs Tabek Kabupaten Tanah Datar. Jenis penelitian ini adalah menggunakan penelitian lapangan (field research),dengan menggunakan metode deskriftif kualitatif yaitu menggambarkan secara verbal permasalahan sesuai dengan kenyataan yang terjadi dilapangan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penjaminan keabsahan data penulis menggunakan teknik triagulasi data sebagai pembanding terhadap data dengan menggunakan berbagai sumber teknik dan waktu. Sedangkan analisis data yang digunakan yaitu menggunakan menggunakandata reduction, data display ( penyajian data ), Conclusion Drawing atau verivacation ( penarikan kesimpulan dan verivikasi ). Bedasarkan hasil penelitian diperoleh data bahwa, guru di MTs Tabek Kabupaten Tanah Datar sudah membuat perencanaan pembelajaran mulai dari silabus pembelajaran dengan mengembangkan silabus dari keputusan MGMP, dan membuat RPP. Sedangkan untuk pelaksanaan pembelajaran(RPP)yang dirancang oleh guru tidak sesuai dengan pelaksanaan guru dalam proses pembelajaran. Terdapat beberapa perbedaan seperti tujuan pembelajaran, guru sudahmembuat tujuan pembelajaran didalam RPP, namun dalam pelaksanaannya tidak selalu disampaikan pada siswa. Pada proses pelaksanaan pembelajaran Al-Quran Hadits dengan menggunakan Strategi pembelajaran aktif di MTs Tabek Kabupaten Tanah Datar, guru sudah melaksanakan strategi pembelajaran aktif dalam proses pembelajaran, namun dalam format RPP yang dibuat guru belum ada guru membuat perencanaan strategi pembelajaran aktif, karena guru tidak berpatokan kepada RPP yang dibuatnya pada saat pelaksanaan proses pembelajaran aktif. Guru sudah melaksanakan strategi pembelajaran aktif tetapi, guru belum mengetahui bahwa dalam proses pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran aktif, karena guru belum mengetahui macam-macam dari strategi pembelajaran aktif.Pada langkah mengamati guru melaksanakan dengan menugaskan siswa untuk melihat gambar yang ada di buku sumber, kemudian guru mengajukan pertanyaan kepada siswa. Pada langkah evaluasi guru sudah melaksanakan, berupa evaluasi kognitif, afrktif dan psikomotor.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VII DI MTsN KOTA SOLOK
YUNI LIA SISKA NIM 12 105 070, Judul skripsi: “PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VII DI MTsN KOTA SOLOK, Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar Tahun 2019, 83 halaman. Penelitian ini bertolak dari permasalahan yang teridentifikasi bahwa rendahnya tingkat pemahaman konsep matematis siswa. Penelitian ini peneliti lakukan di kelas VII MTsN Kota Solok, karena pembelajaran yang berlangsung belum dapat merangsang kemampuan pemahaman konsep matematis siswa, pada saat guru mengajukan pertanyaan, tidak semua siswa dapat menjawabnya dan pada saat diberikan latihan, hanya sebagian kecil siswa saja yang mengerjakan sedangkan yang lainnya hanya menyalin dari teman yang sudah selesai. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematis siswa masih rendah, jika hal ini terus berlanjut maka akan berakibat terhadap rendahnya hasil belajar siswa. Untuk itu dilakukan penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui apakah Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation lebih baik dari pada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan menggunakan pembelajaran konvensional di kelas VII MTsN Kota Solok. Jenis penelitian ini adalah penelitian Eksperimen Semu (Quasi Eksperimen), dengan rancangan penelitian adalah Rancangan statistik dua kelompok. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII MTsN Kota Solok yang terdaftar pada tahun ajaran 2018/2019. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik secara acak (random) dengan teknik lotting, sampel yang terpilih adalah VII.A sebagai kelas eksperimen dan VII.B sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes kemampuan pemahaman konsep matematis berupa tes esay. Hipotesis diuji dengan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Hal ini terlihat pada tes akhir kemampuan pemahaman konsep matematis siswa. Rata-rata hasil tes siswa pada kelas eksperimen yaitu 71,68 dengan persentase ketuntasan 54 % dan rata-rata pada kelas kontrol yaitu 64,72 dengan persentase ketuntasan 40%. Uji hipotesis diperoleh 1,71 dan 1,645 karena > hipotesis statistik diterima (tolak ). Jadi kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation lebih baik dari pada kemampuan pemahaman konsep matematis siswa dengan menggunakan pembelajaran konvensional.
Pengembangan Model Pembelajaran Fisika Berbantuan Teka-Teki Silang (TTS) pada Materi Cahaya dan Ala-Alat Optik Kelas VIII SMP N 5 Padang Panjang
ABSTRAK GEPERLIN SISKA NIM. 1630107047, judul “PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN FISIKA BERBANTUAN TEKA-TEKI SILANG (TTS) MATERI CAHAYA DAN ALAT-ALAT OPTIK KELAS VIII SMP N 5 PADANG PANJANG”, Jurusan Tadris Fisika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar, 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasil belajar peserta didik dikategorikan rendah yang disebabkan karena kurangnya konsentrasi peserta didik dan kurangnya minat belajar peserta didik dalam mata pelajran IPA terutama pada pembelajaran fisika, karena peserta didik menganggap materi fisika merupakan mata pelajaran yang sulit, kurang menarik dan membosankan, hal ini menyebabkan peserta didik menjadi kurang tertarik dengan pembelajaran fisika. Untuk itu salah satu cara yang dapat ditempuh dalam rangka mengatasi kondisi diatas adalah dengan merancang modul yang dapat membangkitkan minat peserta didik sehingga peserta didik dapat aktif dalam proses pembelajaran, maka peneliti melakukan penelitian pengembangan mudul pembelajaran fisika berbantuan teka-teki silang. Penelitian ini hadir sebagai jawaban dari permasalahan di atas yaitu mengembangkan modul pembelajaran fisika berbantuan teka-teki silang pada materi cahaya dan alat-alat optik kelas VIII SMP N 5 Padang Panjang yang valid dan praktis. Modul ini memuat tentang materi cahaya dan alat-alat optik disusun dengan langkah langkah pendekatan saintifik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan 4-D (define, design, develop, dan desseminate). Rancangan pada penelitian ini terdiri dari 3 tahap saja yaitu (1) tahap pendefinisian (define) dilakukan untuk mendapatkan gambaran umum sekolah. Kegiatan ini dimulai dengan wawancara dengan guru fisika, menganalisis media pembelajaran yang dipakai dan (2) tahap design yaitu merancang modul pembelajaran fisika berbantuan teka-teki silang (3) tahap develop yaitu kegiatan menguji validitas, praktikalitas dari modul pembelajaran fisika berbantuan teka-teki silang. Instrumen penelitian yaitu (1) Lembar validasi modul, dan (2) angket respon siswa tentang praktikalitas modul. Teknik analisis data penelitian yang digunakan yaitu (1) analisis validitas modul, (2) analisis angket praktikalitas modul. Hasil validitas produk oleh pakar fisika menunjukkan bahwa : (1) Modul pembelajaran fisika berbantuan teka-teki silang materi cahaya dan alat-alat optik valid dengan persentase78,31%, (2) Modul pembelajaran fisika Berbantuan teka-teki silang sudah memenuhi kriteria praktis yang telah diuji cobakan kepada 31 orang siswa kelas VIII SMP N 5 Padang Panjang dengan persentase 82,69%.
PELAKSANAAN METODE DEMONSTRASI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AL-QUR’AN SD IT LANTAI BATU BATUSANGKAR
BOBI ISKANDAR, NIM 14 101 019, Judul Skripsi “PELAKSANAAN METODE DEMONSTRASI PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN ALQUR’AN KELAS IV SDIT MASJID RAYA LANTAI BATU BATUSANGKAR”, Jurusan Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2019. Permasalahan dalam penelitian ini adalah pada pelaksanaan pembelajaran pendididkan al-qur’an, siswa masih belum mampu membaca Al-qur’an secara tepat, dilihat dari pemahaman saat pembelajaran siswapun kurang menguasai huruf yang terdapat dalam hukum bacaan, pada saat membaca dan menuliskan hukum bacaan dipapan tulis siswapun masih perlu arahan atau bimbingan dari guru. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi yang dilakukan oleh guru dalam pelaksanaan pembelajaran. Kegunaan penelitian dapat digunakan sebagai bahan bacaan untuk menambah referensi dan sebagai bahan bacaan di perpustakaan IAIN Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mendapatkan data yang diteliti.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi.Sumber data penelitian yaitu sumber data primer dan sumber data skunder.Teknik penjaminan keabsahan data yang digunakan adalah Triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, data display, dan verifikasi data. Perencanaan pembelajaran Al-qur’an di SDIT Masjid Raya Lantai Batu Batusangkar, yang dilakukan guru yaitu telah membuat RPP, merancang materi, merumus tujuan dan menetap metode pada mata pelajaran Al-qur’an. Pelaksanaan yang dilakukan pada pembelajaran Al-qur’an yaitu dilakukan secara praktek atau demonstrasi terhadap hukum bacaan yang telah dijelaskan guru pada pembelajaran Al-qur’an, kemudian siswa mencari hukum bacaan yang terdapat dalam surat contohnya dalam surat An-Naba’kemudian siswa menuliskan di papan tulis itupun dilakukan ditunjuk secara bergilir dan dilakukan secara individu. Evaluasi yang telah dilaksanakan pada saat pembelajaran Al-qur’an dapat dilakukan dengan cara secara tes dan non tes, untuk mengukur pemahaman siswa terhadap pembelajaran guru melakukan tes secara lisan, siswa membacakan atau mengulangi kembali terhadap materi yang disampaikan dan kemudian evaluasi dapat dilakukan secara tertulis yaitu guru memberikan latihan atau UH yang dilakukan satu kali satu minggu yang bertujuan untuk mengukur sejauh pemahaman atau penguasaan materi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing Pada Materi Impuls dan Momentum Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X MAN 1 Kota Padang Panjang”,
SISKA OKTAVIANI, NIM. 14 107 039, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing Pada Materi Impuls dan Momentum Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X MAN 1 Kota Padang Panjang”, Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Kesulitan yang dialami peserta didik dalam pembelajaran fisika antara lain pemahaman konsep, dan pemecahan masalah. Model pembelajaran Problem Posing merupakan salah satu solusi untuk mengurangi masalah yang dihadapi peserta didik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran Problem Posing lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran konvensional pada materi impuls dan momentum di kelas X MAN 1 kota Padang Panjang. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu. Rancangan yang digunakan adalah two group posttest only. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X IPA MAN 1 Kota Padang Panjang yang terdiri dari 2 kelas (60 orang peserta didik). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, dimana kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPA 2 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran Problem Posing, sedangkan pada kelas kontrol diterapkan model pembelajaran konvensional. Data yang diperoleh terdiri dari nilai post test (kognitif), afektif dan psikomotor yang diperoleh dengan menggunakan lembar observasi. Data tersebut dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar fisika peserta didik pada kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Rata-rata nilai akhir peserta didik untuk ranah kognitif pada kelas eksperimen yaitu 76,6 dengan persentase ketuntasan 57%, sedangkan kelas kontrol nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 71,4 dengan persentase ketuntasan 43%. Sedangkan rata-rata nilai akhir peserta didik untuk ranah afektif pada kelaseksperimen adalah 69,2 dan kelas kontrol 66 dan untuk rata-rata nilai akhir peserta didik ranah psikomotor pada kelas eksperimen 75,8 dan kelas kontrol 73,8. Pada penelitian ini juga dilakukan uji hipotesis dengan uji-t untuk ke tiga ranah. Pada ranah kognitif diperoleh hargathitung= 1,767, pada ranah afektif didapatkan thitung= 1,930, dan ranah psikomotor didapatkan thitung= 1,856, sedangkanttabel= 1.672 untuk ke tiga ranah dengan tarafnyata yang digunakanα = 0,05. Dapat dilihat bahwa untuk semua ranah baik kognitif, afektif, psikomotor didapatkan thitung>ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran Problem Posinglebih baik dibandingkan dengan hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran konvensional pada materi impuls dan momentum di kelas X MAN 1 kota Padang Panjang.
PENGEMBANGAN MODUL PRAKTIKUM EMBRIOLOGI BERBASIS SEARCH, SOLVE, CREATE AND SHARE (SSCS) TERINTEGRASI AYAT ALQURAN PADA MAHASISWA TADRIS BIOLOGI IAIN BATUSANGKAR
Siska Fitriani. NIM 15300600068 (2019). Judul Skripsi: “Pengembangan Modul Praktikum Embriologi Berbasis Search, Solve, Create and Share (SSCS) Terintegrasi Ayat Alquran pada Mahasiswa Tadris Biologi IAIN Batusangkar” Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam skripsi ini yaitu modul praktikum masih bersifat sederhana, kurang menuntut mahasiswa untuk berfikir kritis dan pendekatan praktikum yang digunakan masih bersifat konvensional, sehingga langkah-langkah kerja ilmiah mahasiswa masih belum tergambar secara keseluruhan. Selain itu materi belum terintegrasi ayat Alquran. Oleh karena itu, dilakukan suatu penelitian untuk mencari penyelesaian masalah tersebut, melalui pengembangan modul praktikum Embriologi berbasis Search, Solve, Create and Share (SSCS) Terintegrasi ayat Alquran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan Plomp. Tahap pengembangan menggunakan model Plomp memiliki tiga fase yaitu tahap penelitian pendahuluan (preliminary research), tahap prototipe (prototyping stage) dan tahap refleksi dan dokumentasi secara sistematis (systematic reflection and documentation). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar uji validitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dihasilkan produk berupa modul praktikum Embriologi berbasis Search, Solve, Create and Share (SSCS) terintegrasi ayat Alquran. Hasil validasi modul diperoleh nilai rata-rata 79,59% dikategorikan valid dari aspek kualitas isi, kualitas metode penyajian, penggunaan bahasa, penggunaan ilustrasi, kualitas kelengkapan/bahan penunjang, kualitas fisik modul dan karakteristik modul praktikum.
EKSISTENSI KANTOR CABANG BANK NAGARI SYARIAH BATUSANGKAR PASCA PENINGKATAN STATUS DARI KANTOR CABANG PEMBANTU MENJADI KANTOR CABANG
WINA ARISKA, NIM: 15301100157, judul skripsi “Eksistensi Kantor Cabang Bank Nagari Syariah Batusangkar Pasca Peningkatan Status Dari Kantor Cabang Pembantu Menjadi Kantor Cabang“, Jurusan Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah Eksistensi Kantor Cabang Bank Nagari Syariah Batusangkar Pasca Peningkatan Status Dari Kantor Cabang Pembantu Menjadi Kantor Cabang terhadap keleluasaan manajemen, jumlah nasabah dan pendapatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengetahui Eksistensi Kantor Cabang Bank Nagari Syariah Batusangkar Pasca Peningkatan Status Dari Kantor Cabang Pembantu Menjadi Kantor Cabang terhadap keleluasaan manajemen, jumlah nasabah dan pendapatan. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah Field Research (penelitian lapangan), untuk mendapatkan data-data dari permasalahan yang diteliti. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan terdapat Eksistensi Kantor Cabang Bank Nagari Syariah Batusangkar Pasca Peningkatan Status Dari Kantor Cabang Pembantu Menjadi Kantor Cabang terhadap keleluasan manajemen, jumlah nasabah dan pendapatan. Dari segi keleluasan manajemen eksistensinya adalah wewenang pengambilan keputusan seperti keputusan pemberian pembiayaan kantor cabang pembantu lebih lama dalam memutuskan pembiayaan dengan nominal dibawah 500 juta dan jika di atas 500 juta kantor cabang pembantu harus meminta persetujuan ke cabang sedangkan kantor cabang keputusan sudah lebih leluasa dan pemberian pembiayaannya lebih cepat dengan nominal 500 hingga 1 Milyar sudah bisa memutuskan sendiri. Perencanaan ketika berstatus kantor cabang pembantu Bank Nagari diberi target oleh kantor cabang sedangkan setelah menjadikan kantor cabang Bank Nagari yang membuat target seperti jumlah nasabah. Pengawasan semakin ketat terhadap kinerja Bank Nagari Syariah Batusangkar untuk meningkatkan tingkat kepercayaan masyarakat sehingga kinerja dan pelayanan menjadi bagus kepada nasabah. Pengawasan pada kantor cabang pembantu berlapis sedangkan kantor cabang tidak berlapis. Pengorganisasian setelah peningkatan status kantor adanya penambahan karyawan dan bagiannya. Sedangkan dari segi jumlah nasabah peningkatan status kantor pada Bank Nagari Syariah Batusangkar mengalami peningkatan dan peningkatan tidak signifikan. Kemudian dari segi pendapatan eksistensi kantor cabang pasca peningkatan status kantor terhadap pendapatan dan biaya-biayapun juga meningkat karena Bank Nagari Syariah Batusangkar masih dalam masa peralihan status dari kantor cabang pembantu menjadi kantor cabang.
PENGEMBANGAN HANDOUT MATEMATIKA BERBASIS NILAI-NILAI KEISLAMAN DENGAN PENDEKATAN DISCOVERY LEARNING UNTUK PESERTA DIDIK KELAS VIII MTsS AL-HARBI PABALUTAN
RISKA. NIM 15300500062. Judul Skripsi: “PENGEMBANGAN HANDOUT MATEMATIKA BERBASIS NILAI-NILAI KEISLAMAN DENGAN PENDEKATAN DISCOVERY LEARNING UNTUK PESERTA DIDIK KELAS VIII MTsS AL-HARBI PABALUTAN”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2019. Permasalahan dalam penelitian ini adalah sumber belajar yang digunakan di MTsS AL-Harbi Pabalutan belum menunjang untuk terwujudnya visi madrasah. MTsS Al-Harbi Pabalutan memiliki visi “membentuk pribadi muslim dan muslimah yang berkarakter mulia, beriman, berilmu, beramal, bertaqwa, berkualitas dan professional menuju ridha Ilahi, berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah”. Untuk mencapai visi tersebut maka dibutuhkan sebuah bahan ajar yang mengaitkan materi pembelajaran dengan nilai-nilai keislaman. Jadi salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan merancang handout matematika berbasis nilai-nilai keislaman dengan pendekatan discovery learning. Adapun tujuan penelitian ini secara umum adalah menghasilkan produk berupa handout matematika berbasis nilai-nilai keislaman dengan pendekatan discovery learning yang dapat membantu peserta didik MTsS Al-Harbi Pabalutan dalam memahami materi koordinat kartesius. Tujuan penelitian secara khusus adalah untuk mendapatkan data apakah handout matematika berbasis nilai-nilai keislaman dengan pendekatan discovery learning yang dihasilkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan ini terdiri dari tiga tahap, yaitu: (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran dan kondisi awal yang ada di lapangan, dalam tahap ini dilakukan observasi dan wawancara dengan guru matematika, analisis silabus, RPP dan analisis karakteristik peserta didik, serta review literatur tentang handout, (2) tahap design, hasil dari tahap ini adalah rancangan awal handout yang akan dikembangkan. (3) tahap develop, pada tahap ini dilakukan validitas, praktikalitas, serta efektifitas terhadap handout yang telah dirancang. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa Handout Matematika berbasis nilai-nilai keislaman dengan pendekatan discovery learning yang dirancang telah valid dengan hasil validitas yang diperoleh adalah 78,8%. Kemudian Handout telah praktis digunakan setelah diuji coba kepraktisannya pada 13 orang peserta didik kelas VIII MTsS Al-Harbi Pabalutan, dengan hasil praktikalitas sebesar 87% dan selanjutnya untuk menguji efektivitas Handout dilakukan tes dengan ketuntasan yang diperoleh peserta didik sebesar 92% dan angket respon peserta didik menunjukkan kesan positif peserta didik terhadap keberadaan dan penggunaan Handout pada saat proses pembelajaran.
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PENURUNAN JUMLAH NASABAH PADA PEMBIAYAAN ARRUM HAJI DI PEGADAIAN SYARIAH BATUSANGKAR
SISKA RAHMAWATI, NIM, 15301100130, dengan judul skripsi “FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PENURUNAN JUMLAH NASABAH PADA PEMBIAYAAN ARRUM HAJI DI PEGADAIAN SYARIAH BATUSANGKAR”. Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IAIN Batusangkar, 2019. Yang menjadi pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah terjadinya penurunan jumlah nasabah pembiayaan Arrum Haji di Pegadaian Syariah Batusangkar dari tahun ke tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab menurunnya jumlah nasabah pembiayaan Arrum Haji di Pegadaian Syariah Batusangkar. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reseach) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data adalah melalui reduksi data, penyajian data, dan simpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menyebabkan turunnya jumlah nasabah pada Pembiayaan Arrum Haji di Pegadaian Syariah Batusangkar disebabkan oleh faktor internal dan eksternal yang dilihat dari aspek bauran pemasaran dan teori analisis pembiayaan. Berdasarkan faktor internal yang menyebabkan turunnya jumlah nasabah pada Pembiayaan Arrum Haji di Pegadaian Syariah Batusangkar adalah promosi yang belum maksimal. Faktor eksternal yang menyebabkan turunnya jumlah nasabah pada Pembiayaan Arrum Haji di Pegadaian Syariah Batusangkar adalah minat masyarakat yang rendah, ketidakmampuan masyarakat membayar angsuran, serta kondisi ekonomi masyarakat