Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

34 hasil
Subjek: IOC
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMPN 1 Rambatan

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

LADIANA SISKA, NIM: 15300500029, judul skripsi "Penerapan Model Pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII di SMPN 1 Rambatan". Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa yang peneliti temukan di kelas VIII SMPN 1 Rambatan. Selama proses pembelajaran berlangsung siswa tidak terlibat aktif dalam proses pembelajaran matematika, siswa kurang antusias dan kurang memperhatikan guru saat menjelaskan pelajaran, siswa sibuk dengan kegiatannya masing-masing seperti bercerita dengan temannya. Begitu juga dengan rendahnya kemampuan komunikasi matematis, terlihat ketika siswa menyampaikan maupun dalam mengekspresikan ide-ide matematika secara tulisan. Dilihat dari jawaban siswa, sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal kemampuan komunikasi matematis, belum optimal dan masih banyak siswa yang belum memenuhi indikator kemampuan komunikasi matematis. Siswa tidak memahami materi pelajaran sehingga siswa bersifat pasif dalam proses pembelajaran, masih ada siswa yang tidak memperhatikan guru, menganggap matematika itu sulit dan membosankan. Hal ini terjadi karena pembelajaran yang digunakan guru masih bersifat teacher center. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi hal tersebut adalah menerapkan model pembelajaran IOC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis dengan menerapkan model pembelajaran IOC dan kemampuan komunikasi matematis dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII SMPN 1 Rambatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMPN 1 Rambatan tahun pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari empat kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling dengan cara lotting, yang terambil pertama yaitu kelas VIII 3 sebagai kelas eksperimen dan yang terambil kedua kelas VIII 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu, lembar observasi kemampuan komunikasi matematis lisan siswa dan tes kemampuan komunikasi matematis tulisan siswa dan pengujian hipotesis dilakukan dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, kemampuan komunikasi matematis lisan siswa dalam pembelajaran matematika dengan model pembelajaran IOC tergolong pada kategori sedang. Sedangkan rata-rata gain score kemampuan komunikasi matematis siswa kelas eksperimen adalah 0,69 dan rata-rata gain score kelas kontrol adalah 0,38. Dari uji hipotesis diperoleh t_hitung=8,39 dengan α=0,05 diperoleh t_tabel=1,7 sehingga hipotesis penelitian diterima. Jadi disimpulkan terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran IOC dengan pembelajaran konvensional di kelas VIII SMPN 1 Rambatan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) terhadap Hasil Belajar Kognitif IPAS Siswa Kelas IV di SDN 05 Baringin

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RARA ENMILDA PUTRI, NIM 2130111106 (2025). Judul Skripsi: “Pengaruh Model Pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) Terhadap Hasil Belajar Kognitif IPAS Siswa Kelas IV Di SDN 05 Baringin”. Program Studi Guruan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa di kelas IV SDN 05 Baringin sehingga siswa mengalami kesulitan dalam memahami pelajaran yang dijelaskan oleh guru, siswa tidak terlibat aktif dalam pembelajaran. Dan kurangnya Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) dalam pembelajaran. Tujuan yang ingin di capai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui: “Pengaruh terhadap hasil belajar siswa setelah menggunakan model Inside Outside Circle (IOC)‟. Metode penelitian ini adalah Kuatitatif Eksperimen. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa pada kelas IV yang berjumlah 31 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument tes. Teknik analisis data dilakukan dengan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis dan uji N-gain menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh model pembelajaran inside outside circle (IOC) terhadap hasil belajar kognitif IPAS siswa kelas IV di SDN 05 Baringin. Hasil analisis data terdapat nilai rata-rata yang berbeda antara pretest dan posttest, terlihat dari nilai rata- rata pretest yaitu 69,71 sedangkan nilai posttest yaitu 79,06. Berdasarkan uji t dengan bantuan aplikasi SPSS Versi 22 yang peneliti lakukan dapat dilihat dari perbandingan pretest dan posttest, dimana hasil hipotesis uji signifikansi untuk uji t diperoleh nilai Sig.(2-tailed) sebesar 0,000 maka sesuai dasar pengambilan keputusan dalam uji independent Sampel t test jika sig 0,05 (0,000 0,05) maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya bahwa ada pengaruh atau terdapat pengaruh model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV di SDN 05 Baringin.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII DI SMPN 1 RAMBATAN

2020•Koleksi Perpustakaan

LADIANA SISKA, NIM: 15300500029, judul skripsi "Penerapan Model Pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII di SMPN 1 Rambatan". Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa yang peneliti temukan di kelas VIII SMPN 1 Rambatan. Selama proses pembelajaran berlangsung siswa tidak terlibat aktif dalam proses pembelajaran matematika, siswa kurang antusias dan kurang memperhatikan guru saat menjelaskan pelajaran, siswa sibuk dengan kegiatannya masing-masing seperti bercerita dengan temannya. Begitu juga dengan rendahnya kemampuan komunikasi matematis, terlihat ketika siswa menyampaikan maupun dalam mengekspresikan ide-ide matematika secara tulisan. Dilihat dari jawaban siswa, sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal kemampuan komunikasi matematis, belum optimal dan masih banyak siswa yang belum memenuhi indikator kemampuan komunikasi matematis. Siswa tidak memahami materi pelajaran sehingga siswa bersifat pasif dalam proses pembelajaran, masih ada siswa yang tidak memperhatikan guru, menganggap matematika itu sulit dan membosankan. Hal ini terjadi karena pembelajaran yang digunakan guru masih bersifat teacher center. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi hal tersebut adalah menerapkan model pembelajaran IOC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis dengan menerapkan model pembelajaran IOC dan kemampuan komunikasi matematis dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII SMPN 1 Rambatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMPN 1 Rambatan tahun pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari empat kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling dengan cara lotting, yang terambil pertama yaitu kelas VIII 3 sebagai kelas eksperimen dan yang terambil kedua kelas VIII 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu, lembar observasi kemampuan komunikasi matematis lisan siswa dan tes kemampuan komunikasi matematis tulisan siswa dan pengujian hipotesis dilakukan dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, kemampuan komunikasi matematis lisan siswa dalam pembelajaran matematika dengan model pembelajaran IOC tergolong pada kategori sedang. Sedangkan rata-rata gain score kemampuan komunikasi matematis siswa kelas eksperimen adalah 0,69 dan rata-rata gain score kelas kontrol adalah 0,38. Dari uji hipotesis diperoleh 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 = 8,39 dengan 𝛼 = 0,05 diperoleh 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 = 1,7 sehingga hipotesis penelitian diterima. Jadi disimpulkan terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran IOC dengan pembelajaran konvensional di kelas VIII SMPN 1 Rambatan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) BERBANTUAN LEMBAR DISKUSI SISWA (LDS) PADA PEMBELAJARAN IPA KELAS VIII SMPN 4 RAMBATAN

2020•Koleksi Perpustakaan

Tesa Oktavani Putri NIM. 15300600072, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Inside Outside Circle (IOC) Berbantuan Lembar diskusi siswa (LDS) Pada Pembelajaran IPA Kelas VIII SMPN 4 Rambatan”, Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Hasil belajar IPA siswa khususnya kelas VIII SMPN 4 Rambatan masih tergolong rendah. Tidak semua siswa percaya diri dalam menyampaikan pendapat dalam proses pembelajaran. Selain itu, proses pembelajaran hanya didominasi oleh siswa yang berkemampuan tinggi sedangkan siswa yang berkemampuan rendah cenderung pasif. Sehingga hal ini mengakibatkan siswa kurang paham dengan pembelajaran yang telah dilakukan. Jenis penelitian ini adalah True Experimental Design, dengan rancangan Posttest Only Control Design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 4 Rambatan sebanyak 2 kelas yang terdiri dari 42 orang siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling, sampel yang terpilih adalah kelas VIII1 sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes objektif bentuk pilihan ganda pada ranah kognitif, lembar observasi aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian pada ranah kognitif menunjukkan bahwa hasil belajar IPA siswa kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) berbantuan lembar diskusi siswa (LDS) lebih baik dari pada hasil belajar kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional dengan nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 81,67 dan rata-rata kelas kontrol adalah 73,81. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) berbantuan lembar diskusi siswa (LDS) pada setiap kali pertemuan meningkat. Hal ini terlihat dari hasil observasi, dimana adanya peningkatan persentase aktivitas yang diperoleh siswa selama tiga kali pertemuan. Rata-rata persentase aktivitas belajar siswa pada pertemuan pertama, kedua, dan ketiga adalah 93,94%, 94,25%, dan 95,22% dengan kriteria sangat aktif. Jadi, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar IPA siswa kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) berbantuan lembar diskusi siswa (LDS) lebih baik dari pada kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA MATERI VIRUS KELAS X SMA 1 SUNGAYANG

2020•Koleksi Perpustakaan

ZELLA DESEMSI, NIM. 14106079, Judul skripsi “PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA MATERI VIRUS KELAS X SMA 1 SUNGAYANG”,Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2019. Permasalahan dalam penlitian ini berkaitan dengan rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran Biologi. Hal ini disebabkan berbagai faktor diantaranya, siswa kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan peserta didik kurang termotivasi untuk belajar, kegiatan pembelajaran masih berpusat pada guru, guru mata pelajaran belum menggunakan model pembelajaran yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar biologi siswa dengan penerapan strategi pembelajaran Kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC) lebih baik dari pada hasil belajar yang menggunakan metode pembelajaran konvensional menggunakan metode ceramah dan tanya jawab pada siswa kelas X SMA N 1 Sungayang. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian true eksperimental dengan rancangan penelitian randomizing controlgroup postest only design. Penentuan kelas sampel ditentukan melalui teknik simple random sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X MIA SMA N 1 Sungayang yang berjumlah 99 orang siswa. Sampel penelitian ini adalah 2 kelas yaitu kelas X MIA 1 berjumlah 34 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIA 3 berjumlah 33 siswa sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar diperoleh dari hasil tes akhir pada kedua kelas sampel dan tes akhirnya berupa tes objektif. Hasil penelitian pada hasil belajar siswa menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 80,09dengan persentase ketuntasan 76,47% dan rata-rata kelas kontrol adalah 70,76 dengan persentase ketuntasan 42,42%.. Sedangkan pada uji t didapatkan bahwa nilai thitung= 4,2122 sedangkan ttabel=1,645, sehingga H1 diterima dan H0 ditolak, dengan demikian hasil belajar Biologi siswa dengan menerapkan strategi pembelajaran Kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC)pada materi virus kelas X SMAN 1 Sungayang berpengaruh terhadap hasil belajar biologi siswa pada ranah kognitif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

An Analysis and Comparison of Two Essential Oils Extraction Methodologies for Lemongrass (Cymbopogon Citratus (DC.) Stapf)

2017•Koleksi Perpustakaan

Lemongrass from te species of citratus have been used in this research in order to anaylze and compare two extraction methodolgy for extracting essential oils from lemongrass. The two methods involved were steam distillation and maceration extraction. Control methods involved were steam distillation and maceration extraction. Control method for this research was steam distillation. There are three types of essential oils were produced by these two methods, which produced from air dried lemongrass leaves, direct heating lemongrass by using drying oven with temperature of 60c and essential oils from fresh lemongrass leaves.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail