Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

LADIANA SISKA

2 karya publik ditemukan.

2020: 1

Penerapan model pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) untuk meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas VIII SMPN 1 Rambatan

· Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

LADIANA SISKA, NIM: 15300500029, judul skripsi "Penerapan Model Pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII di SMPN 1 Rambatan". Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa yang peneliti temukan di kelas VIII SMPN 1 Rambatan. Selama proses pembelajaran berlangsung siswa tidak terlibat aktif dalam proses pembelajaran matematika, siswa kurang antusias dan kurang memperhatikan guru saat menjelaskan pelajaran, siswa sibuk dengan kegiatannya masing-masing seperti bercerita dengan temannya. Begitu juga dengan rendahnya kemampuan komunikasi matematis, terlihat ketika siswa menyampaikan maupun dalam mengekspresikan ide-ide matematika secara tulisan. Dilihat dari jawaban siswa, sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal kemampuan komunikasi matematis, belum optimal dan masih banyak siswa yang belum memenuhi indikator kemampuan komunikasi matematis. Siswa tidak memahami materi pelajaran sehingga siswa bersifat pasif dalam proses pembelajaran, masih ada siswa yang tidak memperhatikan guru, menganggap matematika itu sulit dan membosankan. Hal ini terjadi karena pembelajaran yang digunakan guru masih bersifat teacher center. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi hal tersebut adalah menerapkan model pembelajaran IOC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis dengan menerapkan model pembelajaran IOC dan kemampuan komunikasi matematis dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII SMPN 1 Rambatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMPN 1 Rambatan tahun pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari empat kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling dengan cara lotting, yang terambil pertama yaitu kelas VIII 3 sebagai kelas eksperimen dan yang terambil kedua kelas VIII 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu, lembar observasi kemampuan komunikasi matematis lisan siswa dan tes kemampuan komunikasi matematis tulisan siswa dan pengujian hipotesis dilakukan dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, kemampuan komunikasi matematis lisan siswa dalam pembelajaran matematika dengan model pembelajaran IOC tergolong pada kategori sedang. Sedangkan rata-rata gain score kemampuan komunikasi matematis siswa kelas eksperimen adalah 0,69 dan rata-rata gain score kelas kontrol adalah 0,38. Dari uji hipotesis diperoleh t_hitung=8,39 dengan α=0,05 diperoleh t_tabel=1,7 sehingga hipotesis penelitian diterima. Jadi disimpulkan terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran IOC dengan pembelajaran konvensional di kelas VIII SMPN 1 Rambatan.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INSIDE OUTSIDE CIRCLE (IOC) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA KELAS VIII DI SMPN 1 RAMBATAN

2020 · Book · Koleksi Perpustakaan

LADIANA SISKA, NIM: 15300500029, judul skripsi "Penerapan Model Pembelajaran Inside Outside Circle (IOC) untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII di SMPN 1 Rambatan". Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa yang peneliti temukan di kelas VIII SMPN 1 Rambatan. Selama proses pembelajaran berlangsung siswa tidak terlibat aktif dalam proses pembelajaran matematika, siswa kurang antusias dan kurang memperhatikan guru saat menjelaskan pelajaran, siswa sibuk dengan kegiatannya masing-masing seperti bercerita dengan temannya. Begitu juga dengan rendahnya kemampuan komunikasi matematis, terlihat ketika siswa menyampaikan maupun dalam mengekspresikan ide-ide matematika secara tulisan. Dilihat dari jawaban siswa, sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal kemampuan komunikasi matematis, belum optimal dan masih banyak siswa yang belum memenuhi indikator kemampuan komunikasi matematis. Siswa tidak memahami materi pelajaran sehingga siswa bersifat pasif dalam proses pembelajaran, masih ada siswa yang tidak memperhatikan guru, menganggap matematika itu sulit dan membosankan. Hal ini terjadi karena pembelajaran yang digunakan guru masih bersifat teacher center. Salah satu solusi yang ditawarkan dalam mengatasi hal tersebut adalah menerapkan model pembelajaran IOC. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis dengan menerapkan model pembelajaran IOC dan kemampuan komunikasi matematis dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII SMPN 1 Rambatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu atau quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII SMPN 1 Rambatan tahun pelajaran 2019/2020 yang terdiri dari empat kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling dengan cara lotting, yang terambil pertama yaitu kelas VIII 3 sebagai kelas eksperimen dan yang terambil kedua kelas VIII 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini ada dua yaitu, lembar observasi kemampuan komunikasi matematis lisan siswa dan tes kemampuan komunikasi matematis tulisan siswa dan pengujian hipotesis dilakukan dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data, kemampuan komunikasi matematis lisan siswa dalam pembelajaran matematika dengan model pembelajaran IOC tergolong pada kategori sedang. Sedangkan rata-rata gain score kemampuan komunikasi matematis siswa kelas eksperimen adalah 0,69 dan rata-rata gain score kelas kontrol adalah 0,38. Dari uji hipotesis diperoleh 𝑡ℎ𝑖𝑡𝑢𝑛𝑔 = 8,39 dengan 𝛼 = 0,05 diperoleh 𝑡𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙 = 1,7 sehingga hipotesis penelitian diterima. Jadi disimpulkan terdapat perbedaan peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran IOC dengan pembelajaran konvensional di kelas VIII SMPN 1 Rambatan.