Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Two Stay Two Stray
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan Peta Konsep Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X SMAN 1 Padang Ganting

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

RAHMI TAUFIKA, NIM. 13 106 058 judul skripsi “Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Two Stay Two Stray dengan Peta Konsep terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X SMAN I Padang Ganting” Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Jurusan Tadris Biologi Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, 2017, 237 halaman. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh: 1) proses pembelajaran masih bersifat konvesional yang berpusat pada guru, 2) model pembelajaran cukup bervariasi karena sudah menggunakan metode diskusi tapi hasil belajar belum meningkat, 3) minat siswa kurang saat mengikuti pembelajaran, 4) siswa kurang aktif dalam pembelajaran dikarenakan pembelajaran yang bersifat monoton, 5) sehingga hasil belajar siswa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar Biologi siswa dengan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dengan peta konsep. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan rancangan penelitian control group post test only design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X SMAN I Padang Ganting yang terdaftar pada tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 123 orang siswa. Sampel dalam penelitian adalah kelas X.2 berjumlah 22 orang siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas X.5 bejumlah 22 orang siswa sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar siswa diperoleh dari hasil tes akhir pada kedua kelas sampel, dan tes akhirnya berupa tes objektif sebanyak 20 butir soal. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen yaitu 78,86 lebih tinggi bila dibandingkan dengan nilai rata-rata siswa kelas kontrol yaitu 66,81. Sedangkan pada uji t’ didapatkan tHitung = 1,93 dan t tabel = 1,68 maka H0 ditolak karena thitung > ttabel atau , dengan demikian dapat dinyatakan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dengan peta konsep lebih baik dari hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran konvesional pada siswa kelas X SMAN I Padang Ganting.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) terhadap Keaktifan Belajar Siswa Mata Pelajaran IPAS Kelas IV di SDN 18 Balimbing

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Diva Rahmi Suci, NIM. 2230111047 (2026), dengan judul skripsi: ”Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tpe Two Stay Two Stray (TSTS) Terhadap Keaktifan Belajar Siswa Mata Pelajaran IPAS Kelas IV di SDN 18 Balimbing”. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya keaktifan belajar siswa kelas IV di SDN 18 Balimbing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahi pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray terhadap keaktifan belajar siswa Mata Pelajaran IPAS Kelas IV di SDN 18 Balimbing. Penelitian ini menggunakan jenis Pre Eksperimental Desain dengan desain One Group Pretest Posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV tahun pelajaran 2026/2027 di SDN 18 Balimbing yang berjumlah 17 orang siswa, dengan teknik pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan sampling jenuh, dimana seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, wawancara dengan guru kelas serta penyebaran angket keaktifan belajar Pretest, posttest dan dokumentasi penelitian. Instrument dalam penelitian ini menggunakan lembar angket keaktifan belajar siswa, dimana lembar angket ini telah dilakukan proses uji validasi. Teknik analisis data yang digunakan untuk pengembangan instrument adalah uji validitas, uji reliabilitas, sedangkan untuk uji prasyarat menggunakan uji deskriptive statistik,dan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya peningkatan keaktifan belajar siswa dilihat dari hasil angket keaktifan belajar siswa. Nilai rata-rata dari angket pretest yang diperoleh sebesar 54,88 (68,60%) sedangkan nilai rata-rata dari angket posttest yang diperoleh sebesar 65,47 (81,84%). Berdasarkan pengujian hipotesis dengan uji Paired Sampel T-Test diperoleh nilai t hitung -7,613 dengan df=16 dan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000. Sig 0,000 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray berperngaruh terhadap keaktifan belajar siswa mata pelajaran IPAS Kelas IV di SDN 18 Balimbing.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray terhadap Aktivitas Belajar Siswa pada Kelas V di Gugus 03 Limo Kaum

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dini Agustriyani, NIM. 2230111045 (2026), Judul Skripsi: “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray terhadap Aktivitas Belajar Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran IPAS di Gugus 03 Limo Kaum”, Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya aktivitas belajar siswa pada pembelajaran IPAS di kelas V SDN 21 Limo Kaum. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap aktivitas belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS di Gugus 03 Limo Kaum. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan desain Posttest Only Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 93 siswa dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar observasi aktivitas motorik siswa. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis (Independent Sample t- Test), dan uji effect size dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray terhadap peningkatan aktivitas belajar siswa. Rata-rata skor kelas eksperimen sebesar 75.79 dan kelas kontrol sebesar 62.67. Hasil uji Independent Sample t-Test menunjukkan nilai Sig. (2- tailed) sebesar 0,000 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Hasil perhitungan effect size menggunakan Cohen’s d sebesar 2.319 termasuk kategori sangat besar. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray berpengaruh signifikan terhadap peningkatan aktivitas belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPAS di SDN 21 Limo Kaum.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pelaksanaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMAN 1 Salimpaung

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Muhamad Ruhul Huda, NIM: 2130101070 Judul Skripsi: “Pelaksanaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMAN 1 Salimpaung”. Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan guru dalam pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray dan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMAN 1 Salimpaung, penelitian ini focus kepada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif, kemudian diuraikan berdasarkan permasalahan yang terjadi di lapangan dengan menggunakan kalimat efektif. Sumber data primer penelitian ini adalah Wakil kurikulum dan guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMAN 1 Salimpaung. Sedangkan sumber data sekunder adalah peserta didik di SMAN 1 Salimpaung. Dari penelitian yang penulis lakukan dilapangan dapat disimpulkan bahwa Pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray pada mata pelajaran PAI dan Budi Pekerti di SMAN 1 Salimpaung juga dapat meningkatkan kemampuan belajar dan kerjasama peserta didik, dengan peserta didik dapat berdiskusi dan berbagi informasi dengan kelompok lain. Guru merancang pembelajaran dengan memperhatikan kesiapan perangkat ajar, pengelompokan siswa secara seimbang, serta pemilihan materi yang sesuai dengan karakteristik model TSTS. Proses pembelajaran berlangsung aktif dan partisipatif, di mana siswa saling bertukar informasi antar kelompok, sehingga mendorong keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kerja sama. Faktor pendukung pelaksanaan model ini meliputi dukungan fasilitas sekolah yang memadai, partisipasi aktif siswa, serta adanya monitoring dari pihak kurikulum. Adapun hambatan yang ditemui mencakup keterbatasan waktu, dan kendala teknis saat pertukaran anggota kelompok. Secara keseluruhan, model TSTS mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti serta memperkuat nilai-nilai kolaboratif dan kebersamaan antar peserta didik.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Kombinasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray dan Teknik Numbered Head Together Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI di SMAN 1 Rambatan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Rini Nurlinda Sari. NIM 2030101156 (2025). Judul Skripsi: ″ Penerapan Kombinasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray dan Teknik Numbered Head Together untuk meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PAI di SMAN 1 Rambatan″. Program Studi Pendidikan Agama Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan utama dalam skripsi ini adalah pembelajaran berpusat pada guru atau peran guru yang lebih dominan dalam proses pembelajaran (Teacher Center), Siswa kurang antusias dalam pembelajaran, hal ini terlihat dari siswa yang jarang bertanya, menjawab pertanyaan dan mengemukakan pendapat, Rendahnya minat membaca siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Tujuan pembahasan ini untuk mengetahui apakah adanya peningkatan aktivitas belajar siswa setelah diterapkannya kombinasi model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dan Teknik Numbered Head Together di SMAN 1 Rambatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan Quasi Eksperimen dengan desain post-test only control group design. Dalam desain ini, membandingkan hasil angket kelas eksperimen dengan kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yaitu teknik random sampling Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan adalah angket dan lembar observasi. Pengolahan data dilakukan dengan bantuan spss windows 26 menggunakan independent sampel t-test, kemudian data diuraikan dan dipaparkan melalui kalimat yang efektif. Berdasarkan penelitian yang telah penulis lakukan dapat disimpulkan bahwa selama proses pembelajaran berlangsung pada kelas eksperimen dengan perlakuan kombinasi model pembelajaran Two Stay Two Stray (TSTS) dan Teknik Numbered Head Together (NHT) mengalami peningkatan pada aktivitas visual, oral, listening, writing, emosional, motorik dan aktivitas mental di setiap pertemuan. Peningkatan aktivitas belajar siswa dapat dilihat dari perolehan posttest kelas eksperimen dengan perolehan presentase rata-rata sebanyak 85%, sedangkan kelas kontrol dengan perlakuan model Discovery learning juga mengalami peningkatan pada aktivitas visual, oral, listening, writing, emosional, motorik dan aktivitas mental di setiap pertemuan. Peningkatan aktivitas belajar siswa dapat dilihat dari perolehan posttest kelas kontrol dengan perolehan presentase rata-rata sebanyak 68%. Perbedaan rata-rata antara kedua kelas yaitu sebanyak 17%. Setelah dilakukannya uji-t yang dilakukan terhadap hasil pengujian post-test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 karena 0,000 0,05. Diperoleh T-hitung 6,878 dengan df dari hasil (n-k) yaitu 59-2 = 57, maka didaptkan T-tabel 2,002. Maka, diperoleh kesimpulan T-hitung > T-tabel yakni 6,878 > 2,002 maka disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat pengaruh signifikan penerapan kombinasi model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dan Teknik Numbered Head Together terhadap aktivitas aktivitas belajar siswa.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TO STRAY TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS DI KELAS IV MIM BATU TABA

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Widya Pitaloka. NIM 1930111093, Judul Skripsi: ”Pengaruh Model Pembelajaran Two Stay Two Stray terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Dalam Pembelajaran IPS di Kelas IV MIM Batu Taba”, Skripsi ini dibimbing oleh Yufi Latmini Lasari M.Pd pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar Tahun 2023. Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya nilai hasil belajar kognitif siswa pada pembelajaran IPS. Rendahnya hasil belajar Kognitif siswa dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya penggunaan model dan strategi yang belum bervariasi, pembelajaran yang terpaku dengan satu arah, siswa yang kurang aktif dalam pembelajaran dan siswa yang masih beranggapan bahwa pembelajaran IPS adalah pembelajaran yang membosankan. Penelitian ini dibatasi dengan membahas tentang pengaruh model two stay two stray terhadap hasil kognitif siswa dalam pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa dalam pembelajaran IPS di kelas IV MIM Batu Taba. Jenis Penelitian yang peneliti gunakan adalah Pra-Exsperimental design tipe one group pretest-postets design. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh siswa kelas IV MIM Batu Taba, dengan jumlah sampel 19 orang dengan 8 perempuan dan 11 laki-laki. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan sampling total atau sampel jenuh. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument tes sebanyak 20 butir soal yang berupa pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas dan uji homogenitas selanjutnya melakukan uji hipotesis menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran two stay two stray pada hasil belajar kognitif siswa dalam pembelajaran IPS, yang dimana terdapat nilai posttest yaitu 83,15 dengan persentase ketuntasan 100% nilai rata-rata tersebut pada katagori tinggi sedangkan nilai pretest yaitu 55,5 dengan persentase ketuntasan 15,7% nilai rata-rata tersebut pada katagori rendah. Berdasarkan perhitungan uji t di dapatkan nilai yaitu 14,949 sedangkan nilai sig yaitu 0,000. Terlihat jelas bahwasanya nilai dari uji t lebih besar dari sig, didapatkan hasil bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran two stay two stray berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa dalam pembelajaran IPS di kelas IV MIM Batu Taba.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY DENGAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQH MATERI SEDEKAH, HIBAH DAN HADIAH KELAS VIII DI MTsN PADANG GANTING

2019•Koleksi Perpustakaan

NURUL AZIZA, NIM. 13 101 105, dengan judul : “PENGARUH KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY DENGAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQH MATERI SEDEKAH, HIBAH, HADIAH KELAS VIII DI MTsN PADANG GANTING”Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, yang terdiri dari 75 halaman. Penelitian ini di latar belakangi oleh hasil belajar Fikih siswa khususnya kelas VIII di MTsN Padang Ganting masih belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata ujian tengah semesternya. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan perbaikan dalam proses pembelajaran, salah satunya yaitu dengan kombinasi model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan Make a Match. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar Fikih siswa dengan kombinasi model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan Make a Match lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together pada pembelajaran fikih materi Sedekah, Hibah dan Hadiah di MTsN Padang Ganting. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan penelitian Completely Randomized Desain (Acak Sempurna). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.C-VIII.A MTsN Padang Ganting tahun ajaran 2017/2018 yang terdiri dari 3 kelas. Teknik penentuan sampel adalah menggunakan Cluster Random Sampling dan diperoleh jumlah sampel yang diteliti sebanyak 40 orang, 20 orang kelas eksperimen dan 20 orang kelas Kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata kelas eksperimen test 79,65 sedangkan, pada kelas Kontrol test 66,75 dengan selisih test 12,9. Begitupun dengan melihat persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal yaitu pada kelas eksperimen persentase ketuntasan diperoleh 80% sedangkan, pada kelas Kontrol diperoleh 50% dengan selisih 30%. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa “Hasil belajar siswa dengan kombinasi model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan Make a Match lebih lebih baik daripada Model pembelajaran Numbered Heads Together pada mata pelajaran fiqih Kelas VIII di MTsN Padang Ganting.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN LKS BERBASIS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA MATERI ORGANISASI KEHIDUPAN UNTUK KELAS VII SMPN 3 X KOTO DIATAS KABUPATEN SOLOK

2017•Koleksi Perpustakaan

Asti Purnama Sari, NIM. 11 106 031, Judul Skripsi: “Pengembangan LKS Berbasis Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray pada Materi Organisasi Kehidupan untuk Kelas VII di SMPN 3 X Koto Diatas Kabupaten Solok”. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Jurusan Tadris Biologi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) 2017, dengan jumlah 74 halaman. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurangnya bahan ajar yang ada di sekolah, selain itu juga kurangnya interaksi antara siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk berupa LKS Berbasis Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray yang valid dan praktis. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research of Development). Prosedur penelitian yang digunakan adalah model 4-D yaitu define, design, develop dan disseminate. Pada penelitian ini tahap disseminate tidak dilakukan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melalui wawancara dan angket. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat dilihat bahwa LKS Biologi berbasis pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray bersifat valid dengan persentase 78% melalui uji validitas. Sedangkan hasil uji praktikalitas malalui angket respon guru dikategorikan praktis dengan persentase 79,6% dan respon siswa dikategorikan praktis dengan persentase 79,1%.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail