Lewati ke konten utama
BookOpen AccessTerbit 2019Versi 1

PENGARUH KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY DENGAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQH MATERI SEDEKAH, HIBAH DAN HADIAH KELAS VIII DI MTsN PADANG GANTING

Koleksi Perpustakaan•IAIN Batusangkar•2 dilihat · 0 unduhan

Abstrak

NURUL AZIZA, NIM. 13 101 105, dengan judul : “PENGARUH KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY DENGAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQH MATERI SEDEKAH, HIBAH, HADIAH KELAS VIII DI MTsN PADANG GANTING”Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar, yang terdiri dari 75 halaman. Penelitian ini di latar belakangi oleh hasil belajar Fikih siswa khususnya kelas VIII di MTsN Padang Ganting masih belum maksimal. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata ujian tengah semesternya. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan perbaikan dalam proses pembelajaran, salah satunya yaitu dengan kombinasi model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan Make a Match. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar Fikih siswa dengan kombinasi model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan Make a Match lebih baik dari pada hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together pada pembelajaran fikih materi Sedekah, Hibah dan Hadiah di MTsN Padang Ganting. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu, dengan rancangan penelitian Completely Randomized Desain (Acak Sempurna). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII.C-VIII.A MTsN Padang Ganting tahun ajaran 2017/2018 yang terdiri dari 3 kelas. Teknik penentuan sampel adalah menggunakan Cluster Random Sampling dan diperoleh jumlah sampel yang diteliti sebanyak 40 orang, 20 orang kelas eksperimen dan 20 orang kelas Kontrol. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata kelas eksperimen test 79,65 sedangkan, pada kelas Kontrol test 66,75 dengan selisih test 12,9. Begitupun dengan melihat persentase ketuntasan belajar siswa secara klasikal yaitu pada kelas eksperimen persentase ketuntasan diperoleh 80% sedangkan, pada kelas Kontrol diperoleh 50% dengan selisih 30%. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa “Hasil belajar siswa dengan kombinasi model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan Make a Match lebih lebih baik daripada Model pembelajaran Numbered Heads Together pada mata pelajaran fiqih Kelas VIII di MTsN Padang Ganting.

Kata kunci

Model pembelajaran Two Stay Two Stray, Make A Match, Hasil Belajar

Informasi bibliografis

Versi dan riwayat publik

  1. Versi 1PENGARUH KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY DENGAN MAKE A MATCH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIQH MATERI SEDEKAH, HIBAH DAN HADIAH KELAS VIII DI MTsN PADANG GANTING2019 · oai:ais:library-item:104239