Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

10 hasil
Subjek: Problem Posing
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pembelajaran Biologi Berbasis Model Problem Posing Pada Materi Perubahan Lingkungan untuk Kelas X SMA

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dina Putri Lestari. NIM 1630106005 (2020). Judul Skripsi: “Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pembelajaran Biologi Berbasis Model Problem Posing pada Materi Perubahan Lingkungan untuk Kelas X SMA”, Jurusan Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya variasi penggunaan media pembelajaran yang digunakan oleh guru untuk meningkatkan keaktifan peserta didik, meningkatkan berfikir kritis peserta didik, dan peserta didik kurang tertarik atau kurang termotivasi dalam belajar serta kurang memahami materi yang diajarkan oleh guru. Berdasarkan latar belakang diatas penulis melakukan suatu penelitian untuk mencari penyelesaian masalah tersebut, yaitu dengan melakukan Pengembangan LKPD Biologi Berbasis Model Pembelajaran Problem Posing pada materi biologi kelas X SMA yaitu materi perubahan lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan menggunakan model pengembangan 4-D. Tahap pengembangan menggunakan model 4-D memiliki empat tahapyaitu tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Namun pada model ini penulisan dilakukan sampai tahap pengembangan (develop). Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa lembar uji validitas. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dihasilkan produk berupa LKPD Biologi Berbasis Model Pembelajaran Problem Posing. Hasil validasi LKPD diperoleh nilai rata-rata 87,64% yang dikategorikan sangat valid dari aspek syarat didaktik, syarat kontruksi, syarat teknis dan model Problem Posing.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MODUL BERBASIS PROBLEM POSING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMPN 3 BATUSANGKAR

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Astri, NIM : 15300500007, Judul Skripsi “Pengembangan Modul Berbasis Problem Posing Untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMPN 3 Batusangkar”, Jurusan Tadris Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Institut Agama Islam Negeri Permasalahan dalam penelitian ini adalah sumber belajar yang digunakan terbatas dan tidak menunjang proses belajar menggajar antara guru dan siswa sehingga tidak teciptanya umpan timbal balik antar guru dan siswa yang berkaitan dengan materi yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran di SMPN 3 Batusangkar. Adapun upaya untuk mengatasi hal yakni dengan menyediakan sumber belajar pendamping dalam pembelajaran matematika sehingga dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Salah satu sumber belajar yang dapat digunakan oleh siswa adalah modul berbasis problem posing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Modul memiliki beberapa kelebihan diantarannya; adanya umpan balik, penguasaan tuntas, tujuan belajar jelas, menimbulkan motivasi belajar, fleksibelitas belajar serta memungkinkan kerjasama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul berbasis problem posing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa pada materi garis dan sudut yang valid dan praktis untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu(1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi di lapangan, dalam tahap ini dilakukan wawancara dengan guru, analisis sumber, analisis kebutuhan siswa,analisis silabus dan RPP, serta meriview literatur tentang modul,(2) tahap design, hasil dari tahap define digunakan untuk merancang design modul matematika berbasis problem posing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika. Hasil dari tahap design yang dirancang dilanjutkan dengan (3) tahap develop, tahap ini adalah lanjutan dari tahap design untuk melihat validitas, praktikalitas dari modul berbasis problem posing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa modul berbasis problem posing untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar matematika siswa yang dirancang telah valid dan praktis. Hasil validitas modul yang diperoleh adalah 78,16 % kategori valid. Sementara hasil praktikalitas modul yang diperoleh dari hasil angket respon siswa yaitu 80,24 % kategori praktis. Keyword: Modul berbasis problem posing, aktivitas siswa, dan hasil belajar matematika

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING BERBASIS SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING AND MATHEMATICS (STEM) TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI IPA SMA N 1 SUNGAYANG

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Audina Savitri, NIM. 15300600008, Judul Skripsi : “Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing Berbasis Science Technology Engineering And Mathematics (STEM) Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI IPA SMA N 1 Sungayang”. Jurusan Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurang aktifnya siswa karena model yang digunakan guru masih konvensional, siswa tidak mampu menyampaikan pendapat dan bertanya, kurangnya rasa kerjasama dan tanggungjawab siswa di dalam kelompok pada saat diskusi dalam memecahkan suatu permasalahan, kemudian kurang seriusnya siswa dalam pelaksanaan praktikum sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil belajar siswa kelas XI IPA di SMA N 1 Sungayang dengan menerapkan model pembelajaran Problem Posing Berbasis Science Technology Engineering and Mathematics (STEM). Jenis penelitian ini adalah jenis true experimental dengan rancangan penelitian randomized control group posttest only design. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 3 sebagai kelas kontrol. Instrument penelitian ini dengan menggunakan soal essay berjumlah 10 butir soal, dengan materi sistem respirasi manusia. Soal terlebih dahulu divalidasi ke validator, kemudian dilakukan uji coba soal ke kelas XII IPA 3, uji indeks kesukaran soal, uji daya pembeda, reliabilitas dan klasifikasi soal dan didapatkan soal yang valid sebanyak 10 soal. Uji yang peneliti gunakan adalah uji normalitas dengan uji liliefors, uji homogenitas dengan uji f dan uji hipotesis. Hasil belajar kognitif siswa kelas eksperimen 83.31 dengan persentase ketuntasan 78.13%, sedangkan hasil belajar siswa pada kelas kontrol adalah 76.97 dengan persentase ketuntasan 56.3%. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh thitung= 2.85 sedangkan ttabel= 1.645 pada taraf nyatanya α=0,05. Karena thitung > ttabel sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Hasil belajar afektif siswa kelas eksperimen didapat rata-rata 92.5% dengan kriteria baik sekali, sedangkan kelas kontrol didapat rata-rata 84.42% dengan kriteria baik sekali. Hasil belajar psikomotorik siswa kelas eksperimen didapat rata-rata 100% dengan kategori baik, sedangkan kelas kontrol didapat rata-rata 91.15% dengan kategori baik. Hasil penilaian proyek siswa kelas eksperimen dengan rata-rata 82.7 dan kelas kontrol 78.6 dengan kriteria baik. Dengan demikian hasil belajar biologi siswa dengan menerapkan model Problem Posing berbasis Science, Technology, Engineering and Mathematics (STEM) lebih baik daripada hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Pendekatan Problem Posing Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis dan Self Eficacy Siswa Kelas VIII SMP N 2 Kec. Lareh Sago Halaban

•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK RAHMADAYANTI, NIM 13 105 074, Judul Skripsi: “Penerapan Pendekatan Problem Posing Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Dan Self Efficacy Siswa Kelas VIII SMP N 2 Kec.Lareh Sago Halaban”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Batusangkar. Permasalahan yang terjadi di SMP N 2 Kec. Lareh Sago Halaban yaitu siswa kurang mampu memilih strategi yang tepat dalam menyelesaikan masalah, siswa sudah mecoba menggunakan strategi tertentu, tetapi kebanyakan strategi mengarah pada jawaban yang salah. Selain itu, keyakinan siswa dalam menyelesaikan soal pun masih kurang, siswa banyak yang mencontoh kepada teman dalam menyelesaikan soal. Hal itu terjadi karena pembelajaran di SMP N 2 Kec. Lareh Sago Halaban masih bersifat konvensional. Berdasarkan hal di atas terlihat bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis dan self efficacy siswa masih rendah. Sehingga dibutuhkan pendekatan yang tepat untuk meningkatkan kemampuan masalah matematis dan self efficacy. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan problem posing dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional serta mendeskripsikan self efficacy siswa selama dan setelah menyelesaikan soal yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan problem posing. Jenis penelitian yang dilakukan adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan Posttest only control design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 2 Kec. Lareh Sago Halaban tahun pelajaran 2017/2018 yang terdiri atas 4 kelas dengan jumlah siswa 108 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple Random Sampling, sampel yang dipilih adalah kelas VIII.2 sebagai kelas eksperimen yang terdiri atas 27 orang dan kelas VIII.3 sebagai kelas kontrol yang terdiri atas 27 orang. Data kemampuan pemecahan masalah matematis siswa diperoleh dari hasil tes akhir berbentuk uraian. Sedangkan dengan data self efficacy yang diperoleh dari hasil observasi dan angket yang diberikan pada siswa kelas eksperimen. Hasil penelitian terhadap kemampuan pemecahan masalah menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dengan pendekatan problem posing lebih baik daripada kemampuan pemecahan masalah matematis dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Hasil observasi secara keseluruhan menunjukkan bahwa self efficacy siswa berada pada kategori tinggi karena mengalami peningkatan tiap pertemuan. Hasil angket menunjukkan bahwa 23,07% siswa memiliki self efficacy sedang, 69,07% siswa memiliki self efficacy tinggi dan 7,69% siswa memiliki self efficacy sangat tinggi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Posing terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V SDIT Qurrata A’yun Batusangkar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tita Zulfieni, NIM 2230111160 Judul Skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Posing terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V SDIT Qurrata A’yun Batusangkar” Pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDIT Qurrata A’yun Batusangkar, model pembelajaran yang digunakan guru masih kurang bervariasi, dan kurangnya minat siswa dalam pembelajaran matematika. Hal ini terlihat dari kesulitan siswa terutama dalam memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan melihat kembali. Salah satu faktor yang mempengaruhi hal ini adalah pelaksanaan pembelajaran yang kurang efektif dan masih berpusat kepada guru. Model problem posing dianggap sebagai solusi untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem posing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDIT Qurrata A’yun Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah Quasi Eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas V SDIT Qurrata A’yun Batusangkar tahun ajaran 2025/2026. Pengambilan sampel dilakukan dengan Purposive Sampling dan terpilih dua kelas yaitu kelas V Muzdalifah sebagai kelas eksperimen dan V Quba sebagai kelas kontrol. Sedangkan instrumen penelitian ini yaitu instrumen tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji t karena berdasarkan uji prasyarat data berdistribusi normal dan variansi populasinya homogen, selanjutnya untuk melihat kategori peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa digunakan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran problem posing lebih baik daripada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional baik secara deskriptif maupun secara inferensial. Secara deskriptif peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran problem posing berada pada kategori tinggi dengan N-Gain 0,75, sedangkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional berada pada kategori sedang dengan N-Gain 0,42. Sementara secara statistik inferensial peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran problem posing lebih baik daripada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Penggunaan Model Problem Posing Terhadap Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas IV di UPT SDN 02 Pariangan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya pemahaman konsep matematika siswa yang disebabkan oleh penggunaan model pembelajaran konvensional dan kurang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran Problem Posing terhadap pemahaman konsep matematika siswa kelas IV di UPT SDN 02 Pariangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental dalam bentuk one-group pretest and posttest design. Sampel penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN 02 Pariangan yang berjumlah 18 orang. Instrumen yang digunakan adalah tes esai untuk mengukur pemahaman konsep matematika siswa sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan model pembelajaran problem posing. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji normalitas, uji hipotesis (uji-t), dan effect size. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep matematika siswa setelah pembelajaran menggunakan model problem posing. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji hipotesis, hasil yang diperoleh sebesar 0,00 dimana jika nilia signifikan dari pada 0,05 maka terdapat pengaruh variabel Y terhadap variabel X. Kemudian berdasarkan perhitungan effect size dari cohen’s mendapatkan hasil 2.585038 yang menunjukkan bahwa interpretasinya mempunyai efek yang tergolong besar. maka dapat disimpulkan bahwa terdapat engruh penggunaan model problem posing terhadap pemahaman konsep matematika siswa di UPT SDN 02 Pariangan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Model Pembelajaran Problem Posing Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik di MTsN 2 Tanah Datar

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Affikah Rizki Yandra, NIM: 2130106003 judul: Pengaruh Model Pembelajaran Problem Posing Terhadap Hasil Belajar Peserta Di MTsN 2 Tanah Datar. Program Studi Tadris Biologi Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar 2025. Rendahnya hasil belajar peserta didik dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya model pembelajaran yang digunakan belum mengoptimalkan hasil belajar belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk untuk melihat pengaruh hasil belajar peserta didik di MTsN 2 Tanah Datar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dalam bentuk Posttest-only control design . Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII IPA MTsN 2 Tanah Datar yang berjumlah 48 orang yang terdiri atas 3 kelas. Teknik penentuan sampel menggunakan teknik random sampling . Instrumen penelitian yang digunakan adalah modul ajar, soal, dan lembar yang divalidasi oleh 2 dosen dan 1 pendidik. Berdasarkan hasil uji-t melalui aplikasi SPSS 26 diperoleh nilai sig. (2- tailed) 0,000 0,05 dengan taraf a 0,05 dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H₁ diterima, maka penggunaan model pembelajaran Problem posing berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN HANDOUT MATERI SEGITIGA BERBASIS PROBLEM POSING UNTUK SISWA KELAS VII DI MTsS THAWALIB TANJUNG LIMAU

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fadli Juliano. NIM 1730105013. Judul Skripsi: “Pengembangan Handout Materi Segitiga Berbasis Problem Posing Untuk Siswa Kelas VII di MTsS Thawalib Tanjung Limau”. Jurusan Tadris Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus (UIN MY) Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah sumber belajar (buku paket) yang digunakan siswa memiliki beberapa kekurangan seperti, ilustrasi yang kurang kreatif serta tidak terdapatnya langkah-langkah pembelajaran pada materi tertentu. Untuk mengatasinya, maka perlu adanya ketersediaan sumber belajar tambahan yang dapat memudahkan proses pembelajaran dan dapat membantu siswa dalam mengikuti pembelajaran lebih terarah dan terfokus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan dan kepraktisan dari handout materi segitiga berbasis problem posing. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu tahap define, tahap design, dan tahap develop. Subjek uji coba penelitian adalah siswa kelas VII di MTsS Thawalib Tanjung Limau. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi dan angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis validasi dan analisis praktikalitas. Hasil validitas handout adalah 75,92 % dengan kategori valid. Sementara hasil praktikalitas handout yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 81,72 % dengan kategori sangat praktis.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Problem Posing Pada Pembelajaran Matematika Kelas VIII Di MTsS Al-Harbi

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah masih rendahnya hasil belajar peserta didik kelas VIII MTsS Al-Harbi, salah satunya dikarenakan media pembelajaran yang digunakan belum menunjang keberhasilan belajar peserta didik. Dalam proses pembelajaran matematika pendidik masih terfokus dengan buku sehingga peserta didik hanya terpaku dengan penjelasan pendidik saja dan peserta didik tidak paham dengan konsep pada materi. Pendidik juga sudah menggunakan media yaitu powerpoint namun jarang sekali digunakan oleh pendidik dikarenakan masih kurangnya kemampuan pendidik dalam membuat media pembelajaran yang lebih menarik. Untuk mengatasinya, maka perlu adanya media pembelajaran yang dapat menunjang keberhasilan belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa media pembelajaran interaktif berbasis problem posing yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan R&D.Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu (1) tahap define, dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi dilapangan, dalam tahap ini dilakukan observasi dan wawancara dengan pendidik dan peserta didik, analisis silabus dan RPP, analisis sumber belajar, analisis karakteristik peserta didik, dan analisis literatur, (2) tahap design, digunakan untuk merancang design media pembelajaran interaktif berbasis problem posing, (3) tahap develop, digunakan untuk melihat validitas, praktikalitas, dan efektivitas dari media pembelajaran interaktif berbasis problem posing. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon peserta didik, dan soal tes. Selanjutnya teknik analisis data yang digunakan untuk mengemukakan hasil penelitian diantaranya analisis validitas, analisis praktikalitas, dan analisis efektivitas. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan media pembelajaran interaktif berbasis problem posing yang dirancang telah valid, praktis, dan efektif. Hasil validitas media adalah 80,2% dengan kategori valid. Sementara hasil praktikalitas media yang diperoleh dari hasil angket respon peserta didik yaitu 87,64% dengan kategori sangat praktis. Kemudian hasil efektifitas media pembelajaran interaktif berbasis problem posing terlihat pada ketuntasan klasikal peserta didik kelas VIII dengan persentase 75% dengan kategori baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing Pada Materi Impuls dan Momentum Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X MAN 1 Kota Padang Panjang”,

2020•Koleksi Perpustakaan

SISKA OKTAVIANI, NIM. 14 107 039, Judul Skripsi “Penerapan Model Pembelajaran Problem Posing Pada Materi Impuls dan Momentum Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas X MAN 1 Kota Padang Panjang”, Jurusan Tadris Fisika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019. Kesulitan yang dialami peserta didik dalam pembelajaran fisika antara lain pemahaman konsep, dan pemecahan masalah. Model pembelajaran Problem Posing merupakan salah satu solusi untuk mengurangi masalah yang dihadapi peserta didik tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran Problem Posing lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran konvensional pada materi impuls dan momentum di kelas X MAN 1 kota Padang Panjang. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu. Rancangan yang digunakan adalah two group posttest only. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X IPA MAN 1 Kota Padang Panjang yang terdiri dari 2 kelas (60 orang peserta didik). Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling, dimana kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPA 2 sebagai kelas kontrol. Pada kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran Problem Posing, sedangkan pada kelas kontrol diterapkan model pembelajaran konvensional. Data yang diperoleh terdiri dari nilai post test (kognitif), afektif dan psikomotor yang diperoleh dengan menggunakan lembar observasi. Data tersebut dianalisis menggunakan uji t. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar fisika peserta didik pada kelas eksperimen lebih baik dari pada kelas kontrol. Rata-rata nilai akhir peserta didik untuk ranah kognitif pada kelas eksperimen yaitu 76,6 dengan persentase ketuntasan 57%, sedangkan kelas kontrol nilai rata-rata yang diperoleh yaitu 71,4 dengan persentase ketuntasan 43%. Sedangkan rata-rata nilai akhir peserta didik untuk ranah afektif pada kelaseksperimen adalah 69,2 dan kelas kontrol 66 dan untuk rata-rata nilai akhir peserta didik ranah psikomotor pada kelas eksperimen 75,8 dan kelas kontrol 73,8. Pada penelitian ini juga dilakukan uji hipotesis dengan uji-t untuk ke tiga ranah. Pada ranah kognitif diperoleh hargathitung= 1,767, pada ranah afektif didapatkan thitung= 1,930, dan ranah psikomotor didapatkan thitung= 1,856, sedangkanttabel= 1.672 untuk ke tiga ranah dengan tarafnyata yang digunakanα = 0,05. Dapat dilihat bahwa untuk semua ranah baik kognitif, afektif, psikomotor didapatkan thitung>ttabel sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, dapat dinyatakan bahwa hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran Problem Posinglebih baik dibandingkan dengan hasil belajar fisika peserta didik yang menerapkan model pembelajaran konvensional pada materi impuls dan momentum di kelas X MAN 1 kota Padang Panjang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail