Abstrak
Tita Zulfieni, NIM 2230111160 Judul Skripsi “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Posing terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas V SDIT Qurrata A’yun Batusangkar” Pada Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok permasalahan dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDIT Qurrata A’yun Batusangkar, model pembelajaran yang digunakan guru masih kurang bervariasi, dan kurangnya minat siswa dalam pembelajaran matematika. Hal ini terlihat dari kesulitan siswa terutama dalam memahami masalah, membuat rencana, melaksanakan rencana, dan melihat kembali. Salah satu faktor yang mempengaruhi hal ini adalah pelaksanaan pembelajaran yang kurang efektif dan masih berpusat kepada guru. Model problem posing dianggap sebagai solusi untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem posing terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas V SDIT Qurrata A’yun Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah Quasi Eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa kelas V SDIT Qurrata A’yun Batusangkar tahun ajaran 2025/2026. Pengambilan sampel dilakukan dengan Purposive Sampling dan terpilih dua kelas yaitu kelas V Muzdalifah sebagai kelas eksperimen dan V Quba sebagai kelas kontrol. Sedangkan instrumen penelitian ini yaitu instrumen tes kemampuan pemecahan masalah matematis. Teknik analisis data yang dilakukan adalah uji t karena berdasarkan uji prasyarat data berdistribusi normal dan variansi populasinya homogen, selanjutnya untuk melihat kategori peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa digunakan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran problem posing lebih baik daripada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional baik secara deskriptif maupun secara inferensial. Secara deskriptif peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran problem posing berada pada kategori tinggi dengan N-Gain 0,75, sedangkan peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional berada pada kategori sedang dengan N-Gain 0,42. Sementara secara statistik inferensial peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan model pembelajaran problem posing lebih baik daripada peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang menerapkan pembelajaran konvensional.