Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

107 hasil
Subjek: Cost
DaftarKartu
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penentuan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Process Costing Bubuk Kopi Family Saiyo Pada Usaha Kecil Menengah Nagari Koto tuo Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Liza Satriyenti, Nim 16 3020 57,dengan judul skripsi: ”Penentuan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Process Costing Bubuk Kopi Family Saiyo Pada Usaha Kecil Menengah Nagari Koto Tuo Kecamatan Sungai Tarab kabupaten Tanah Datar”. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Negeri Batusangkar 2020. Permasalahan dalam penelitian ini adalah perhitungan harga pokok produksi bubuk kopi yang dilakukan pada Usaha Kecil Menengah bubuk kopi Family Saiyo dan penentuan harga pokok produksi bubuk kopi dengan menggunakan metode Process Costing. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui perhitungan perbedaan harga pokok produksi menurut perhitungan perusahaan dengan metode process costing. Harga pokok produksi bubuk kopi yang dilakukan pada Usaha Kecil Menengah Family Saiyo dan untuk penentuan harga pokok produksi bubuk kopi dengan menggunakan metode Process Costing. Metode penelitian yang digunakan adalah Field Research atau penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kuantitatif. Objek dalam penelitian ini adalah Usaha Kecil Menengah Family Saiyo di Nagari Koto Tuo. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara dan dokumentasi yang di dapatkan dari Usaha Kecil Menengah Family Saiyo. Analisis data yang dilakukan dengan cara mendeskripsikan haraga pokok produksi bubuk kopi Family Saiyo kemudian akan dibandingkan dengan perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode Process Costing. Hasil analisis dari penelitian yang penulis lakukan dengan menggunakan metode Process Costing menunjukkan Harga Pokok Produksinya lebih tinggi dari perhitungan yang dihitung oleh Usaha Kecil Menengah Bubuk Kopi Family Saiyo. Karena perhitungan yang dilakukan pada Usaha Kecil Menengah Family Saiyo belum memasukkan semua biaya yang dikeluarkannya, terutama pada biaya Overhead pabriknya.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING METHOD DALAM MENENTUKAN HARGA JUAL PADA USAHA DAKAK-DAKAK LIMA SAUDARA SIMABUR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YELLI RAMADHANI, NIM 14 231 125, dengan judul skripsi “ Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Menggunakan Metode Full Costing Method dalam Menentukan Harga Jual Pada Usaha Dakak- Dakak Lima Saudara Simabur” Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Negri (IAIN) Batusangkar. Tujuan dari penulisan skripsi ini untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing method dalam menentukan harga jual pada usaha dakak-dakak lima saudara simabur, sedangkan kegunaan penelitian ini adalah untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kuantitatif. Dalam penelitian ini penulis menganalisis perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing method dalam menentukan harga jual pada usaha dakak-dakak lima saudara simabur. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang mana seperti data wawancara langsung dengan pemilik perusahan serta data berupa informasi biaya produksi bulan April 2019. Sedangkan untuk data sekunder diperoleh dari laporan biaya produksi bulan April 2019 Usaha Dakak-Dakak Lima Saudara Simabur. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, mendapatkan hasil bahwa penghitungan harga pokok produksi dalam penetapan harga jual usaha dakak-dakak menurut perusahaan memiliki perbedaan dengan penghitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing. Pada penghitungan menurut perusahaan harga pokok produksi per produksi sebesar Rp. 24.047 sedangkan harga pokok produksi berdasarkan metode full costing Rp. 26.113. Harga jual menurut perusahaan adalah sebesar Rp. 40.000 sedangkan menurut cost plus pricing method yang diperhitungkan oleh penulis adalah sebesar Rp. 32.641 persentase laba yang diharapkan adalah sebesar 25%. Dengan hasil tersebut terlihat bahwa perhitungan secara manual yang dilakukan oleh perusahan belum efektif karena berdasarkan analisis penulis terdapat perbedaan dalam harga jual .

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penentuan Harga Pokok Produksi Berdasarkan Metode Harga Pokok Pesanan (Job Order Costing) Pada Usaha Moly Gorden

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Hendra Saputra, Nim 1630402045, Judul Skripsi “Penentuan Harga Pokok Produksi Berdasarkan Metode Harga Pokok Pesanan (Job Order Costing) Pada Usaha Moly Gorden”. Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Usaha Moly Gorden di Manunggal Limo Kaum Batusangkar adalah perusahaan tidak mempedulikan biaya bahan baku, biaya tenaga kerja dan biaya overhead pabriknya naik atau turun, menghitung harga pokok produksinya masih dengan cara yang sederhana. Perusahaan menetapkan harga pokok produksi dengan cara berpatokan pada harga yang ditetapkan sebelumnya dan perhitungan harga pokok produksinya tidak dilakukan secara terperinci. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penentuan harga pokok produksi menggunakan metode harga pokok pesanan (Job Order Costing) pada Usaha Moly Gorden. Jenis penelitian yang penulis lakukan adalah field research atau penelitian lapangan yang bersifat deskriptif kuantitatif, karena dalam penelitian ini penulis melakukan perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode harga pokok pesanan (Job Order Costing). Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data pesanan usaha Moly Gorden di Manunggal Limo Kaum Batusangkar selama tahun 2018-2019. Hasil penelitian yang penulis lakukan menunjukkan harga pokok produksi yang dihitung oleh pihak perusahaan lebih besar dibandingkan dengan perhitungan menggunakan metode pesanan (job order costing). Ini disebapkan karena usaha Moly Gorden menghitung harga produksinya tidak secara terperinci. Sebaiknya perusahaan menggunakan metode pesanan (Job Order Costing) dalam perhitungan harga pokok produksinya, karena salah satu cara perusahaan dalam menurunkan harga jual tanpa mengalami kerugian adalah dengan cara memperhatikan harga pokok produksinya. Dengan demikian perusahaan dapat bersaing dipasaran dengan cara merendahkan harga jualnya yang telah ditetapkan sebelumnya.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perhitungan Harga Pokok Produksi Kerabu Saga Pada CV Kiniko Enterprise Dengan Menggunakan Metode Full Costing

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

FITRIA RAMADHANI, NIM. 14 231 034 Judul Skripsi “Perhitungan Harga Pokok Produksi Kerabu Saga Pada CV Kiniko Enterprise Dengan Menggunakan Metode Full Costing”.Jurusan Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar Tahun 1441 H/ 2020 M. Permasalahan dalam skripsi ini adalah perhitungan harga pokok produksi kerabu saga pada CV Kiniko Enterprise belum sesuai dengan Standar Akuntasi Keuangan. Karena dalam perhitungan harga pokok produksi, perusahan hanya berdasarkan perkiraan saja, belum menghitung secara terperinci biaya-biaya yang diperlukan selama proses produksi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing pada CV Kiniko Enterprise. Metode penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif.Teknik pengumpulan data yang penulis lakukan adalah dokumentasi dan wawancara. Dari penelitian yang penulis lakukan pada CV Kiniko Enterprise, dapat disimpulkan bahwa harga pokok produksi yang dihitung dengan menggunakan metode full costing lebih tinggi dari perhitungan yang dihasilkan oleh CV Kiniko Enterprise.Perhitungan harga pokok yang dihasilkan oleh perusahaan untuk menghasilkan 3.500 kg kerabu saga adalah Rp 52.275.000 dengan harga pokok produksi sebesar Rp 15.000/kg, sedangkan perhitungan harga pokok dengan menggunakan metode full costing untuk menghasilkan 3.500 kg kerabu saga adalah sebesar Rp 66.505.000 dengan harga pokok produksi sebesar Rp 19.000/kg. Jadi terdapat perbedaan perhitungan antara metode full costing dengan metode perusahaan sebesar Rp 4.000 dalam produksi kerabu saga. Hal ini disebabkan karena perhitungan biaya yang dilakukan oleh CV Kiniko Enterprise belum sepenuhnya menghitung biaya produksi seperti biaya penyusutan Gedung, biaya listrik dan air, biaya pemeliharaan peralatan dan biaya lainnya. Sebaiknya CV Kiniko Enterprise menggunakan metode full costing dalam penetapan harga pokok produksi karena kelebihan dan kekurangan dalam penetapan harga pokok produksi ini akan mempengaruhi harga jual dari kerabu saga.

5 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Menggunakan Metode Job Order Costing dalam Menentukan Harga Jual Pada CV. Usaha Baru Payakumbuh

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK FITRI. NIM 15301210042. Judul SKRIPSI:“Perhitungan Harga Pokok Pesanan (Job Order Costing) Dalam Menentukan Harga Jual Pada CV. Usaha Baru Payakumbuh”. Jurusan Ekonomi Syariah/Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Penelitian ini dilakukan pada CV. Usaha Baru Payakumbuh. Di dalam perhitungan harga pokok produksi, Pemilik CV. Usaha Baru Payakumbuh sudah melakukan perhitungan harga pokok produksinya, namun perhitungan yang dilakukan oleh CV. Usaha Baru Payakumbuh tersebut hanya berupa perhitungan seperti biasa yaitu penjumlahan pada setiap biaya yang dikeluarkan seperti biaya bahan baku biaya tenaga kerja dan biaya-biaya lainnya terkait dengan produk yang akan diproduksi. Sedangkan harga jual yang ditetapkan hanya sesuai dengan model dan ukuran yang dipesankan, sehingga sering kali terjadi kekeliruan serta terdapat ketidak sesuaian dari harga pokok dengan hasil penjualan yang di alami oleh CV. Usaha Baru Payakumbuh. Perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh CV. Usaha Baru Payakumbuh belum mengelompokan biaya-biaya yang ada di dalam proses prodeksi. Jenis penelitian yang penulis gunakan yaitu penelitian kuntitatif dengan Studi Lapangan (Field Research): pengumpulan data secara langsung ke lapangan dengan mempergunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut: wawancara dan Observasi. Hasil penelitian perbandingan perhitungan harga pokok produksi antara yang dihitung CV. Usaha Baru Payakukbuh dengan menggunakan metode Job Order Costing pada produksi pagar, teralis dan canopy sangat jauh berbeda dilihat bahwa terdapat perbedaan nilai dari hasil perhitungan harga pokok pesanan antara perhitungan CV. Usaha Baru Payakumbuh dengan perhitungan harga pokok pesanan metode job order costing. Perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode job order costing memiliki nilai lebih tinggi dibandingkan dengan perhitungan menggunakan metode perusahaan. Perbedaan ini terjadi karena CV. Usaha Baru Payakumbuh menghitung biaya tenaga kerja berdasarkan waktu penyelesaian, sedangkan metode job order costing menghitung biaya tenaga kerja berdasarkan jumlah pesanan. CV. Usaha Baru Payakumbuh menghitung seluruh tenaga kerja yang ada seperti bagian administrasi, perakitan, serta pemotongan. CV. Usaha Baru Payakumbuh juga telah menghitung biaya administrasi dan umum dan biaya listrik dan biaya telephon juga, tetapi pengelompokkan biayanya kurang tepat karena dimasukkan kedalam biaya kurang tepat.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGUNAKAN METODE FULL COSTING PADA USAHA KUE KACANG YANTI JORONG BUKIT GOMBAK NAGARI BARINGIN KECAMATAN 5 KAUM

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK IMAM SULTONY.F :15301210050, dengan judul skripsi “PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI MENGUNAKAN METODE FULL COSTING PADA USAHA KUE KACANG YANTI JORONG BUKIT GOMBAK NAGARI BARINGIN KECAMATAN LIMA KAUM” Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar 2019 Permasalahan dalam penelitian ini adalah menghitung harga pokok produksi usaha kue kacang yanti, masih melakukan perhitungan dengan metode yang sederhana, tidak membebankan kepada seluruh biaya yang terlibat selama proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan antara perhitungan yang telah dilakukan oleh perusahaan dengan perhitungan mengunakan metode full costing. Dalam melakukan penelitian yang berhubungan dengan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini, maka jenis penelitian yang digunakan adalah field research (penelitian lapangan) dengan mengunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat perbedaan perhitungan harga pokok produksi antara perhitungan perusahaan dengan metode full costing. Hasil perhitungan harga pokok produksi menurut metode full costing lebih kecil dari perhitungan yang dilakukan oleh perusahaan yang mana, terdapat selisih sebesar Rp.1.858, dalam satu kali produksi. Hal tersebut terjadi karena perusahaan tidak membebankan seluruh biaya-biaya yang terlibat selama produksi.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penerapan Metode Activity Based Costing (ABC) dalam Menentukan Harga Pokok Produksi pada Perusahaan Kipang Raja dan Puti

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Yulia Safitri, NIM. 15301210130, dengan judul skripsi: “PENERAPAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (ABC) DALAM MENENTUKAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA PERUSAHAAN KIPANG RAJA DAN PUTI”. Dibimbing oleh ibu Sri Amelia Rizki, SE., M.Si. Jurusan Ekonomi Syariah/Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam skripsi ini adalah perusahaan kipang raja dan puti masih menggunakan metode tradisional dalam menentukan harga pokok produksi dan bagaimana penetuan harga pokok produksi dengan menggunkan metode Activity Based Costing pada kipang raja dan puti. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengetahui harga pokok produksi dengan metode Activity Based Costing dan perbandingan metode selama ini digunakan pada perusahaan kipang raja dan puti. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan dengan metode kuantitatif. Metodekuantitatifdigunakanuntuk sebuah penelitianberdasarkanpada data. Data yang digunakan adalah data sekunder, yaitu berupa data harga pokok produksi yang dibuat dengan metode tradisional oleh perusahaan kipang raja dan puti dan kemudian dengan data yang ada penulis akan melakukan perhitungan dengan metode activity based costing (ABC). Berdasarkan penelitian yang dilakukan hasil yang diperoleh adalah dalam penentuan harga pokok produksi dengan metode activity based costing (ABC) terdapat perbedaan dengan metode tradisional yang diterapkan perusahaan. Perbedaan yang terjadi disebabkan karena pembebanan biaya overhead pada masing-masing produk. Pada metode tradisional biaya overhead pada masing-masing produk hanya dibebankan pada satu cost driver saja yaitu jumlah unit produksi. Sedangkan pada activity based costing mampu mengalokasikan biaya aktivitas ke setiap produk secara tepat berdasarkan konsumsi masing-masing aktivitas. Harga pokok produksi yang diterapkan pada kipang raja dan puti dengan metode tradisional untuk kipang jagung lebih rendah dari metode activity based costing, selisih adalah sebesar Rp.1.303 dan untuk kipang beras juga memiliki selisih yaitu sebesar Rp.1.303.

7 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE FULL COSTING DALAM PENENTUAN HARGA JUAL PADA USAHA TAHU GORENG IBU WIWINA DI PAYAKUMBUH

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

MARISSA ARDILA PUTRI, NIM 15 301 2100 61, dengan judul skripsi “Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Menggunakan Metode Full Costing Dalam Penentuan Harga Jual Pada Usaha Tahu Goreng Ibu Wiwina Di Payakumbuh” Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Negri (IAIN) Batusangkar. Dalam menghitung harga pokok produksi Usaha Tahu Goreng Ibu Wiwina belum memasukkan semua unsur biaya yang dikeluarkan secara terperinci dalam proses produksi. Seharusnya dalam menghitung harga pokok produksi perusahaan membebankan seluruh biaya yang terjadi selama proses produksi. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah field research (penelitian lapangan) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data primer yang diperoleh langsung dari pihak perusahaan seperti data hasil wawancara langsung dengan pemilik perusahaan serta dan data berupa informasi biaya produksi bulan Oktober tahun 2019.Sedangkan untuk data sekunder diperoleh dari loporan biaya produksi bulan Oktober tahun 2019 Usaha Tahu Goreng Ibu Wiwina. Perhitungan harga pokok produksi yang dilakukanoleh Usaha tahu goreng Ibu Wiwina adalah sebesar Rp. 250. Berdasarkan perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode full costing yang penulis lakukan, maka harga pokok produksi satu potong tahu goreng sebesar Rp. 284. Perhitungan yang dilakukan perusahaan terlalu kecil dibandingkan dengan perhitungan metode full costing yang dihitung penulis. Hal ini terjadi karena perusahaan tidak memasukkan seluruh unsur biaya kedalam penghitungan harga pokok produksi. Harga jual menurut perusahaan memiliki perbedaan dengan metode cost plus pricing method, pemilik menetapkan berdasarkan perkiraan atau estimasi sehingga tidak ada persentase khusus yang di tetapkan perusahaan untuk mencapai laba tertentu. Harga jual menurut perusahaan adalah sebesar Rp. 290 sedangkan menurut cost plus pricing method yang di perhitungkan oleh penulis adalah sebesar Rp.341 dengan persentase laba yang diharapkan adalah sebesar 20%.

7 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Berdasarkan Metode Prosess Costing Pada Penggilingan Padi Sumber Rezeki Kota Payakumbuh

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

YOGA MARTIN SAPUTRA, NIM: 15301210121. Dengan Judul Skripsi “ANALISIS PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI BERDASARKAN METODE PROSESS COSTING pada PENGGILINGAN PADI SUMBER REZEKI KOTA PAYAKUMBUH” Jurusan Ekonomi Syariah Konsentrasi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri Batusangkar,2019. Permasalahan dalam penelitian ini adalah dalam menentukan biaya produksi Penggilingan Padi Sumber Rezeki masih menggunakan cara yang tradisional, sehingga biaya produksi yang muncul tidak sesuai dengan biaya yang dikeluarkan sesungguhnya. Penggilingan Padi Sumber Rezeki dalam menentukan biaya produksinya hanya berdasarkan kebijakan dari pemiliknya saja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui perhitungan harga pokok produksi dengan menggunakan metode prosess costing pada Penggilingan Padi Sumber Rezeki Kota Payakumbuh. Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder, teknik pengumpulan data berupa dokumentasi data-data yang berkaitan dengan biaya produksi Penggilingan Padi Sumber Rezeki. Teknik analisis data yang penulis gunakan dalam skripsi ini yaitu dengan menggunakan metode prosess costing dalam menentukan harga pokok produksi Penggilingan Padi Sumber Rezeki. Penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan perusahaan lebih rendah dibadingkan dengan metode prosess costing, dengan selisih masing-masing produk yaitu untuk produk beras Sijunjuang Rp 1.556/kg, produk beras Anak Daro sebesar Rp 1.586/kg, dan untuk produk beras Siliah sebesar Rp 1.572/kg. Hal itu disebabkan karena perusahaan tidak memperhitungkan seluruh komponen biaya produksi seperti biaya overhead pabrik ( biaya listrik, biaya bahan bakar solar, biaya pemeliharaan kendaraan, biaya penyusutan peralatan, biaya penyusutan mesin penggiling, biaya penyusutan kendaraan, biaya penyusutan bangunan) sehingga biaya yang diperhitungkan perusahaan tidak mencerminka biaya sesungguhnya, hal ini menyebabkan perusahaan berpotensi kehilangan pendapatan.

7 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Penetapan Harga Pokok Produksi menggunakan Metode Full Costing sebagai Dasar Penentuan Harga Jual (Studi Kasus Adinda Furniture Pagaruyung)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANDRI YUSUF. NIM 15301210010. Judul Skripsi: Penetapan Harga Pokok Produksi menggunakan Metode Full Costing sebagai Dasar Penentuan Harga Jual (Studi Kasus Adinda Furniture Pagarayung). Program Sarjana Ekonomi Syariah/ Akuntansi Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah dalam menghitung harga pokok produksi Adinda Furniture Pagaruyung, masih melakukan perhitungan dengan metode yang sederhana, dimana perusahaan tidak membebankan seluruh biaya yang terlibat selama proses produksi. Hal ini telah berakibat, bahwa harga pokok berdasarkan perhitungan perusahaan belum menggambarkan harga pokok yang sesungguhnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah (Field Research) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi, data yang penulis peroleh berdasarkan wawancara dengan pihak perusahaan dan juga dokumentasi berupa data biaya produksi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penetapan harga pokok produksi dengan menggunakan metode Full Costing dapat dijadikan dasar dalam menentukan harga jual. Penelitian ini dilakukan pada Adinda Furniture Pagaruyung.. Berdasarkan hasil penelitian ini menunjukan dalam perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan perusahaan lebih rendah dibandingkan metode Full Costing, dengan selisih masing-masing produk yaitu untuk produk Meja Rp. 579.558/unit, Produk Sofa/Kursi Rp. 310.440/unit, Produk Set Kamar Rp. 1.943.669/pesanan dan Produk Interior Keluarga Rp. 578.944/pesanan. Hal itu disebabkan karena perusahaan tidak memperhitungkan seluruh komponen biaya produksi. Sehingga biaya yang diperhitungkan perusahaan tidak mencerminkan biaya sesunggguhnya, hal ini menyebabkan perusahaan berpotensi kehilangan pendapatan.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Perbandingan Metode Tradisional dan Activity Based Costing (ABC) pada Usaha Kerupuk Ubi Kubang Sawahlunto

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nurul Aisyah, NIM 2230403084. Judul Skripsi “Analisis Perbandingan Metode Tradisional dan Activity Based Costing (ABC) pada Usaha Kerupuk Ubi Kubang Sawahlunto”. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Tahun Akademik 2026. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Usaha Kerupuk Ubi Kubang Sawahlunto belum melakukan perhitungan biaya produksi secara sistematis sehingga pembebanan biaya overhead pabrik masih menggunakan satu dasar pembebanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan biaya produksi menggunakan metode tradisional dan metode Activity Based Costing (ABC), serta membandingkan hasil perhitungan kedua metode tersebut. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sumber data penelitian ini terdiri atas data primer dan data sekunder. Data dianalisis dengan menghitung biaya produksi menggunakan metode tradisional dan metode Activity Based Costing (ABC), kemudian membandingkan hasil perhitungan kedua metode. Berdasarkan hasil penelitian, biaya produksi menggunakan metode tradisional sebesar Rp15.379/kg untuk seluruh ukuran produk. Sementara itu, metode Activity Based Costing (ABC) menghasilkan biaya produksi sebesar Rp15.415/kg untuk kerupuk ubi ukuran jumbo, Rp15.340/kg untuk ukuran medium, dan Rp15.392/kg untuk ukuran kecil. Perbedaan tersebut disebabkan oleh metode ABC yang mengalokasikan biaya overhead berdasarkan konsumsi aktivitas pada masing-masing ukuran produk, sedangkan metode tradisional menggunakan satu dasar pembebanan biaya overhead. Meskipun selisih biaya produksi yang dihasilkan relatif kecil, metode Activity Based Costing (ABC) mampu memberikan informasi biaya yang lebih rinci dan akurat sehingga dapat menjadi alternatif dalam menentukan biaya produksi serta mendukung pengambilan keputusan pada Usaha Kerupuk Ubi Kubang Sawahlunto.

4 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Full Costing Sebagai Dasar Penetapan Harga Jual Pada UMKM Kaliki Cincau Simpang Damai Lima Kaum

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Wiwi Mustika Sari, Nim 2230403115, dengan judul skripsi: “Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Full Costing Sebagai Dasar Penetapan Harga Jual Pada UMKM Kaliki Cincau Simpang Damai Limo Kaum.” Skripsi Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing sebagai dasar penetapan harga jual pada UMKM Kaliki Cincau Simpang Damai Limo Kaum. Permasalahan yang dihadapi UMKM adalah penentuan harga jual yang masih didasarkan pada perkiraan dan harga pesaing tanpa memperhitungkan seluruh komponen biaya produksi, sehingga berpotensi menghasilkan harga jual yang kurang akurat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi,wawancara dan dokumentasi terhadap aktivitas produksi serta pencatatan biaya pada UMKM Kaliki Cincau. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi yang diterapkan oleh UMKM masih terbatas pada biaya bahan baku, sedangkan biaya tenaga kerja langsung, biaya overhead pabrik,penyusutan peralatan, dan biaya tetap lainnya belum diperhitungkan secara menyeluruh. Perhitungan biaya produksi menurut UMKM ditetapkan sebesar Rp 1.160.000, sedangkan perhitungan berdasarkan metode full costing menunjukkan jumlah sebesar Rp 1.403.524 sehingga terjadi selisih sebesar Rp 243.524. Perbedaan ini juga memengaruhi penetapan harga jual produk. UMKM mematok harga jual Rp 5.000 per cup, namun berdasarkan perhitungan dengan metode full costing, harga jual yang lebih akurat seharusnya Rp 5.053 per cup.

3 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Cost Volume Profit (CVP) Sebagai Alat Perencanaan Laba Pada UMKM Donat Madu Di Kabupaten Tanah datar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fani Eka Putri, Nim 2230403042, Judul Skripsi: Analisis Cost Volume Profit Sebagai Alat Perencanaan Laba Pada UMKM Donat Madu Di Tanah Datar. Program Studi Akuntansi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Cost Volume Profit (CVP) sebagai alat perencanaan laba pada UMKM Donat Madu di Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan metode Cost Volume Profit (CVP) yang meliputi perhitungan biaya tetap, biaya variabel, harga pokok produksi, margin kontribusi, contribution margin ratio, break even point, margin of safety, dan perencanaan laba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjualan UMKM Donat Madu sebesar Rp17.500.000 dengan laba bersih sebesar Rp3.065.833. Margin kontribusi yang diperoleh sebesar Rp10.260.000 dengan Contribution Margin Ratio (CMR) sebesar 58,63%. Break Even Point (BEP) tercapai pada 1.753 unit atau sebesar Rp12.270.809, sedangkan Margin of Safety (MOS) sebesar 29,88%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis Cost Volume Profit (CVP) dapat digunakan sebagai alat perencanaan laba karena membantu UMKM dalam menentukan target penjualan, mengendalikan biaya, dan meningkatkan laba usaha.

4 dilihat · 6 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Harga Pokok Produksi Untuk Penentuan Harga Jual Dengan Menggunakan Metode Full Costing (Studi Kasus Pada Usaha Rakik Maco Uni Yet)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Aysyah, Nim 2230403022, dengan judul skripsi Analisis Harga Pokok Produksi Untuk Penentuan Harga Jual Dengan Menggunakan Metode Full Costing (Studi Kasus Pada Usaha Rakik Maco Uni Yet)”. Skripsi Program studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisinis Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar,2026. Permasalahan dalam penelitian ini adalah Usaha Rakik Maco Uni Yet belum melakukan perhitungan harga pokok produksi secara sistematis dalam menentukan harga jual produk. Penetapan harga jual selama ini hanya berdasarkan harga pasar dan perkiraan modal secara sederhana, sehingga dikhawatirkan tidak mencerminkan biaya produksi yang sesungguhnya dan dapat memengaruhi tingkat keuntungan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perhitungan harga pokok produksi dan menentukan harga jual produk Rakik Maco menggunakan metode full costing. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menghitung harga pokok produksi menggunakan metode full costing yang memperhitungkan seluruh unsur biaya produksi, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik, kemudian digunakan sebagai dasar dalam penentuan harga jual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan harga pokok produksi (HPP) untuk produk Rakik Maco Uni Yet menggunakan metode full costing adalah sebesar Rp4.659 per bungkus. Nilai tersebut diperoleh dari pembagian total biaya produksi untuk satu kali proses produksi sebesar Rp629.016 dengan total output sebanyak 135 bungkus. Total biaya produksi tersebut terdiri dari biaya bahan baku langsung sebesar Rp366.577, biaya tenaga kerja langsung sebesar Rp150.000, dan biaya overhead pabrik (termasuk penyusutan aset peralatan dan bangunan secara sistematis) sebesar Rp112.439. Dengan diketahuinya HPP yang akurat sebesar Rp4.659 per bungkus, pemilik usaha dapat menetapkan harga jual yang lebih tepat dengan menambahkan biaya non-produksi (seperti biaya transportasi pengantaran sebesar Rp30.000 per produksi) beserta margin laba yang diharapkan guna meminimalkan risiko kerugian dan mengoptimalkan keuntungan usaha.

6 dilihat · 1 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi dengan Metode Variabel Costing sebagai Dasar Penetapan Harga Jual pada UMKM Tungku Dakak-dakak Upiak Ambia di Jorong Pariangan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nurhayati Dwi Armef NIM.2230403082 judul skripsi “Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Variabel Costing Sebagai Dasar Penetapan Harga Jual Pada UMKM Tungku Dakak-Dakak Upiak Ambia Di Jorong Pariangan”. Program studi Akuntansi Syariah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini merupakan pemilik belum menghitung harga pokok produksi secara lengkap sesuai dengan ketentuan akuntansi dan belum melakukan pencatatan. Pemilik hanya mengandalkan pengalaman sebelumnya dalam menghitung harga pokok produksi dan harga jual berdasarkan perkiraan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menetapkan harga jual pada UMKM Tungku Dakak-dakak Upiak Ambia melalui perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode variabel costing. Jenis penelitian yang digunakan yaitu field research dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah pemilik UMKM Tungku Dakak-Dakak Upiak Ambia sebagai sumber informasi utama serta data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dan dilakukan perhitungan dengan menggunakan metode variabel costing dan selanjutnya menentukan harga jual. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan diperoleh harga pokok produksi Tungku Dakak-Dakak Upiak Ambia sebesar Rp 1.082.773. Penetapan harga jual dilakukan dengan metode cost plus profit, yaitu menambahkan margin keuntungan sebesar 45% dari total biaya, kemudian membaginya dengan jumlah produksi sebanyak 35 kg. Dari perhitungan tersebut diperoleh harga jual dakakdakak sebesar Rp 44.857 per kg. Sementara itu, harga jual yang ditetapkan oleh pemilik sebesar Rp 40.000, sehingga harga jualnya lebih rendah dibandingkan hasil perhitungan metode cost plus profit dengan selisih sebesar Rp 4.857 per kg.

4 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Perhitungan Cost Volume Profit Pada Usaha Keripik Talas Dessy Padang Panjang

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Sri Rahmadani, NIM 2130403102, judul skripsi: Analisis Perhitungan Cost Volume Profit Pada Usaha Keripik Talas Dessy Padang Panjang. Program Studi Akuntansi Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar. Penelitian ini membahas tentang penerapan analisis cost volume profit pada usaha keripik talas dessy untuk membantu usaha dalam menghitung margin kontribusi, titik impas (BEP), batas keamanan (MOS), serta menentukan volume penjualan yang dibutuhkan untuk mencapai target laba. Sebelumnya usaha keripik talas Dessy masih menetapkan harga secara sederhana tanpa adanya perhitungan biaya yang rinci, dan belum memiliki perencanaan laba yang jelas. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif melalui observasi wawancara langsung dengan pemilik usaha serta dokumentasi data yang diperlukan. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan mengidentifikasi biaya-biaya ke dalam biaya tetap dan biaya variabel menghitung harga pokok produksi, margin kontribusi, titik impas (BEP), margin of safety, dan volume penjualan untuk mencapai laba yang ditargetkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan analisis cos volume profit (CVP), usaha keripik talas Desi dapat mengetahui struktur biaya yang lebih jelas dan menyusun perencanaan penjualan yang lebih akurat. Analisis ini sangat membantu usaha kecil dalam mengambil keputusan, merencanakan laba secara realistis serta meningkatkan efisiensi dan daya saing khususnya di industri makanan ringan.

3 dilihat · 2 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Perhitungan Harga Pokok Produksi Gambir Untuk Penentuan Harga Jual Di Usaha Gambir Mulia Nagari Talang Maur Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NUR FADILAH. NIM 2130403067. Judul Skripsi: “Perhitungan Harga Pokok Produksi Gambir Untuk Penentuan Harga Jual di Usaha Gambir Mulia Nagari Talang Maur Kecamatan Mungka Kabupaten Lima Puluh Kota”. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah dalam perhitungan harga pokok produksi gambir masih menggunakan perhitungan harga pokok produksi secara tradisional dan dalam penentuan harga jual terdapat biaya yang tidak diperhitungkan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung harga pokok produksi gambir untuk penentuan harga jual pada Usaha Gambir Mulia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian Field Research (penelitian lapangan) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini berasal dari data primer diperoleh dengan wawancara dengan Bapak Sabri Dt. Hitam sebagai pemilik Usaha Gambir Mulia dan sumber data sekunder diperoleh dari dokumen yaitu data-data terkait dengan produksi gambir dan data bahan baku.Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan yaitu melalui observasi, dokumentasi dan wawancara. Data yang didapatkan tersebut selanjutnya dianalisis dan dilakukan perhitungan harga pokok produksi gambir sebagai dasar dalam penentuan harga jual di Usaha Gambir Mulia. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Perhitungan harga pokok produksi yang dilakukan oleh perusahaan adalah Rp 271.500, dengan harga pokok produksi per kg sebesar Rp 108.600, dengan harga jual per kg sebesar Rp 125.000. Sedangkan perhitungan yang peneliti lakukan dengan menggunakan metode full costing menghasilkan harga pokok produksi sebesar Rp 294.689, dengan harga pokok produksi per kg sebesar Rp 117.876, dengan harga jual per kg Rp 129.663. Terdapat selisih dalam biaya produksi sebesar Rp 23.189, dalam harga pokok produksi per kg sebesar Rp 9.276, dan harga jual per kg sebesar Rp 4.663.

5 dilihat · 1 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Harga Pokok Produksi Dengan Menggunakan Metode Full Costing Sebagai Dasar Penetapan Harga Jual Ikan Bilih Goreng Akbar Ombilin

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Putri Marzuki, NIM. 2130403079. Judul Skripsi: “Analisis Harga Pokok Produksi Dengan Menggunakan Metode Full Costing Sebagai Dasar Penetapan Harga Jual Ikan Bilih Goreng Akbar Ombilin”. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Permasalahan dalam penelitian ini berfokus pada perhitungan harga pokok produksi menggunakan metode full costing untuk menentukan harga jual pada Usaha Ikan Bilih Goreng Akbar Ombilin. Pemilik Usaha Ikan Bilih Goreng Akbar Ombilin masih menggunakan sistem pencatatan yang sederhana dalam menghitung biaya produksi yang belum lengkap dan terperinci. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi dengan metode full costing pada Usaha Ikan Bilih Goreng Akbar Ombilin dan untuk mengevaluasi bagaimana perusahaan menentukan harga jual. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field Research) menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam perhitungan biaya produksi antara yang dilakukan oleh Usaha Ikan Bilih Goreng Akbar Ombilin dengan yang dihitung dengan metode full costing. Perhitungan biaya produksi menurut perusahaan ditetapkan sebesar Rp 89.761, sedangkan perhitungan berdasarkan metode full costing menunjukkan jumlah sebesar Rp 104.448 sehingga terjadi selisih sebesar Rp 14.689. Perbedaan ini juga memengaruhi penetapan harga jual produk. Usaha Ikan Bilih Goreng Ombilin mematok harga jual Rp 300.000 per kilogram, namun berdasarkan perhitungan dengan metode full costing, harga jual yang lebih akurat seharusnya Rp 135.782 per kilogram.

7 dilihat · 3 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Analisis Penetapan Harga Jual Ikan Bilih Pada Usaha Bunda Di Nagari Guguak Malalo

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jamilatul Laila, NIM. 2130403046, Judul Skripsi: Analisis Penetapan Harga Jual Ikan Bilih pada Usaha Bunda di Nagari Guguak Malalo. Program Studi Akuntansi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar. Pokok masalah dalam penelitian ini adalah Usaha Bunda diNagari Guguak Malalo belum menetapkan harga jual sesuai dengan dengan standar akuntansi seharusnya, yaitu belum memperhitungkan biaya produksi secara menyeluruh, Usaha Bunda hanya memperhitungkan Biaya Bahan Baku langsung dan Biaya Tenaga Kerja Langsung. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penetapan harga jual Ikan Bilih pada Usaha Bunda dengan cara memperhitungkan Harga Pokok Produksi menggunakan metode Full Costing dan menghitung harga jual dengan menggunakan metode Cost Plus Pricing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif deskriptif yang berbentuk jenis penelitian lapangan (Field Research). Sumber data primer atau sumber data utama berasal dari wawancara secara langsung dengan pemilik usaha yaitu Ibu Elvi Rita, serta sumber data sekunder yang diperoleh dengan melihat laporan keuangan yang berupa catatan sederhana untuk pencatatan bahan baku yang masuk setiap harinya. Pengguna kedua jenis data ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih terperinci dan lebih akurat mengenai perhitungan harga pokok produksi dengan tujuan untuk penetapan harga jual yang tepat untuk Usaha Bunda. Setelah melaukan penelitian dan analisis tentang penetapan harga jual Ikan Bilih pada Usaha Bunda, disimpulkan bahwa perhitungan yang dilakukan oleh Usaha Bunda sudah hampir benar yaitu sudah memperhitungan Biaya Bahan Baku langsung dan Biaya Tenaga Kerja Langsung namun belum memperhitungkan Biaya Overhead Pabrik. Sehingga harga jual yang Usaha Bunda tetapkan berpengaruh terhadap permintaan dan penawaran yang terjadi pada pasar ketika melakukan transaksi jual beli. Dilihat dari hasil penelitian juga ketika Usaha Bunda menambahkan margin dalam penetapan harga jual produknya maka harga jual yang ditawarkan kepada konsumen akan meraih keuntungan yang lebih besar untuk Usaha Bunda dan meminimalisir adanya kerugian.

6 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessPDF tersedia

Pengaruh Biaya Overhead (Overhead Cost), Biaya Risiko ( Risk Cost) Terhadap Pendapatan Bank Umum Syariah Periode 2021-2024

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Yenny Silvia, NIM 2130401147, Pengaruh Biaya Overhead ( Overhead Cost), Biaya Risiko ( Risk Cost ) Terhadap Pendapatn Bank Umum Syariah Periode 2021-2024. Skripsi, Program Studi Perbankan Syariah, Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar, 2025. Permasalahan skripsi ini adalah pendapatan pada beberapa bank umum syariah mengalami penurunan pendapatan dari tahun ketahun serta diringi dengan kenaikan biaya overhead dan risk cost secara terus menerus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh biaya overhead, biaya risiko terhadap pendapatan bank. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan data yang diperoleh dari laporan tahunan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi berupa laporan keuangan bank umum syariah yang terdiri dari 12 bank umum syariah. Teknik analisis data adalah analisis regresi linier berganda, asumsi klasik dengan menggunakan SPSS 26. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 sampel bank umum syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel independen overhead cost maka secara parsial overhead cost berpengaruh signifikan terhadap pendapatan bank. overhead cost memiliki dampak positif secara signifikan terhadap pendapatan bank. artinya overhead cost mengalami kenaikan maka pendapatan bank juga akan mengalami kenaikan.hasil ini menunjukkan bahwa variabel overhead cost mempunyai pengaruh terhadap pendapatan bank. secara parsial risk cost tidak berpengaruh terhadap pendapatan bank. artinya tidak terdapat pengaruh signifikan antara variabrl risk cost dengan pendapatan bank. Sementara hasil uji F menunjukkan bahwa nilai signifikan variabel independen overhead cost dan risk cost maka secara simultan overhead cost dan risk cost berpengaruh signifikan terhadap pendapatan bank.

5 dilihat · 4 unduhanSitasiDetail